cover
Contact Name
Ida Ayu Sukma Wirani
Contact Email
idaayusukmawirani@gmail.com
Phone
+6287762000445
Journal Mail Official
idaayusukmawirani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11, Singaraja, Banjar Tegal, Kec. Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha
ISSN : 26141914     EISSN : 25992627     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jpbb.v6i2
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Balinese Language Education Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at PBalinese Language Education Undiksha
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "vol. 13 no. 2 (2026)" : 8 Documents clear
Paribasa Bali Pada Lagu-Lagu Reggae Berbahasa Bali Karya Joni Agung Luh Ayu Puspa Dewi; I Ketut Paramarta; Ida Bagus Putra Manik Aryana
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.113716

Abstract

Bahasa daerah merupakan identitas penting di Indonesia dengan jumlah mencapai 718 bahasa. Salah satu kekayaan bahasa daerah adalah peribahasa yang berasal dari budaya lokal dan berfungsi memperindah bahasa serta menyampaikan pesan. Dalam budaya Bali, peribahasa juga digunakan dalam lirik lagu, termasuk lagu reggae berbahasa Bali karya Joni Agung. Penggunaan peribahasa dalam lagu tidak hanya untuk estetika, tetapi juga sebagai media kritik sosial terhadap kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis dan makna peribahasa dalam lagu reggae Bali karya Joni Agung. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian tujuh album, yaitu Pocol (2003), Pul si no ge (2006), Melalung (2007), Perbedaan itu Indah (2014), Persahabatan tanpa Batas (2017), Cinta dan Kasih Sayang (2018), dan Semara Ratih (2020), yang mencakup 48 lagu. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dengan teknik membaca dan mencatat, lalu dianalisis melalui tahap pengurutan, pemilihan, penjelasan, perangkuman, dan uji validitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 12 jenis peribahasa, dengan jumlah terbanyak adalah sesenggakan (35), sesawangan (27), sesemon (27), sesonggan (21), sesimbing (19), wewangsalan (12), raos ngempelin (9), bebladbadan (9), peparikan (2), pepindan (1), cecimpedan (1), dan purwa kanti (1). Makna peribahasa tersebut beragam, seperti melambangkan perilaku masyarakat, membandingkan tindakan yang tidak sesuai nilai budaya, menyindir kebijakan pemerintah dan kondisi sosial, hingga sebagai sarana humor. Dengan demikian, peribahasa dalam lagu reggae Bali berfungsi sebagai media estetika sekaligus refleksi sosial budaya masyarakat Bali.
Meningkatkan Literasi Budaya Melalui Satua Bali Karya I Nengah Tinggen I Wayan Sujana; Ni Made Dwijasari; Ni Putu Novita Marayani; Ni Made Riska Widiastuti; Ni Putu Indriani
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114095

Abstract

Sastra Bali merupakan bagian dari warisan budaya yang memuat berbagai nilai kehidupan masyarakat yang berkembang secara turun-temurun. Salah satu bentuknya adalah satua Bali yang diwariskan melalui tradisi lisan dan berfungsi sebagai media penyampaian nilai budaya. Namun, perkembangan globalisasi menyebabkan menurunnya pemahaman generasi muda terhadap budaya lokal, sehingga diperlukan upaya untuk mengkaji kembali peran satua Bali sebagai sumber literasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk literasi budaya dalam kumpulan Satua Bali karya I Nengah Tinggen serta relevansinya dalam pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi. Sumber data penelitian adalah buku kumpulan Satua Bali karya I Nengah Tinggen yang dianalisis melalui tahap reduksi data, klasifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satua Bali mengandung berbagai bentuk literasi budaya yang mencerminkan kehidupan masyarakat Bali. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui tokoh, alur, dan latar cerita yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, satua Bali memiliki peran penting sebagai sumber literasi budaya yang dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran untuk memperkuat pemahaman budaya peserta didik.
Pengembangan Media Storybook Berbasis Satua Bali “Segara Rupek” Untuk Siswa Sekolah Dasar I Gusti Ngurah Bagus Mahendra Adhiputra; Sujana I Wayan; Yoga Swadnyana Ida Bagus; Trisna Dewi Ni Putu; Candra Kusuma Dewi Ni Kadek
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114275

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penggunaan media pembelajaran berbasis budaya lokal di sekolah dasar, sehingga pembelajaran kurang menarik dan kurang menanamkan nilai karakter. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media storybook berbasis Satua Bali Segara Rupek yang dilengkapi audio narasi serta memenuhi kriteria valid dan praktis. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli desain pembelajaran, ahli media, serta siswa kelas IV di SD Negeri 1 Ketewel. Data dikumpulkan melalui wawancara, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak dan sangat praktis. Media ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman cerita, serta mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna.
Media Komik Digital Berbasis Satua Bali ”Pan Balang Tamak” Untuk Siswa Kelas V Sekolah Dasar I Made Suardinata; I Wayan Sujana; Ida Bagus Yoga Swadnyana; I Kadek Dharma Jaya; I Putu Restya Mandala Diputra
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114454

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran satua Bali yang masih disampaikan secara konvensional tanpa menggunakan media yang menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran berupa komik digital berbasis satua Bali “Pan Balang Tamak” serta mengetahui tingkat kelayakan dan respons siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui angket validasi ahli dan uji coba kepada siswa, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh kualifikasi sangat baik berdasarkan hasil validasi ahli isi sebesar 92,3%, ahli desain pembelajaran sebesar 91,1%, dan ahli media sebesar 93,3%. Selain itu, hasil uji coba perorangan memperoleh persentase sebesar 92% dan uji coba kelompok kecil sebesar 91,7%, yang menunjukkan bahwa media mendapatkan respons positif dari siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media komik digital berbasis satua Bali “Pan Balang Tamak” layak digunakan dalam pembelajaran serta mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa.
E-Komik Edukatif Berbasis Satua Bali “Ni Diah Tantri” Sebagai Media Pembelajaran Nilai Karakter I Made Gde Darma Sanjaya; Ida Bagus Yoga Swadnyana; I Wayan Sujana; Kadek Helsa Kirana Apsari; Agnestia Arum Agata
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114497

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis kearifan lokal di sekolah dasar yang menyebabkan pembelajaran nilai karakter kurang menarik dan belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media e-komik edukatif berbasis Satua Bali Ni Diah Tantri yang disajikan dalam bentuk teks dan ilustrasi visual, serta memenuhi kriteria valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas ahli isi muatan pelajaran, ahli desain instruksional, ahli media pembelajaran, serta siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan angket, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media e-komik edukatif yang dikembangkan berada pada kategori sangat layak berdasarkan penilaian para ahli dan sangat praktis berdasarkan hasil uji coba perorangan dan kelompok kecil. Media ini mampu meningkatkan keterlibatan siswa, mempermudah pemahaman terhadap nilai karakter, serta menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna. Dengan demikian, media e-komik edukatif berbasis kearifan lokal layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran dalam mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.
Analisis Nilai Moral dalam Cerita I Cangak Untuk Mengenalkan Sikap Waspada Pada Anak Sekolah Dasar Ni Komang Nandini; I Wayan Sujana; Ida Bagus Yoga Swadnyana; Ni Luh Rita Wulandari; Ni Putu Tika Widaputri
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114498

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemanfaatan cerita rakyat sebagai media pendidikan karakter bagi anak sekolah dasar. Cerita rakyat tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai moral yang dapat membantu anak memahami perilaku baik dan buruk dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu cerita rakyat Bali yang memiliki nilai edukatif adalah cerita I Cangak. Cerita ini memuat pesan tentang pentingnya sikap waspada agar seseorang tidak mudah tertipu oleh penampilan, perkataan, dan bujukan pihak lain. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam cerita I Cangak serta relevansinya dalam mengenalkan sikap waspada pada anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, kalimat, peristiwa, tindakan tokoh, dan pesan moral yang terdapat dalam teks cerita I Cangak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan observasi teks, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita I Cangak mengandung nilai moral sikap waspada, seperti berhati-hati terhadap perubahan perilaku orang lain, tidak mudah percaya, memeriksa kebenaran informasi, mengenali tanda bahaya, dan mengambil keputusan secara bijaksana. Dengan demikian, cerita I Cangak relevan digunakan sebagai media pembelajaran karakter berbasis budaya lokal bagi siswa sekolah dasar. 
Analisis Campur Kode Pada Konten Arsawijaya21 di Instagram Unggahan Tahun 2024 Made Julia; Ida Ayu Sukma Wirani; Ida Bagus Rai
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.114984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis campur kode dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode dalam konten komedi akun Instagram @arsawijaya21 tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data penelitian berupa tuturan yang mengandung campur kode dalam 77 video konten komedi yang diunggah selama periode Januari–Desember 2024. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan tiga jenis campur kode, yaitu campur kode ke dalam, campur kode ke luar, dan campur kode campuran. Campur kode tersebut muncul pada tataran morfem, kata, frasa, dan klausa. Bentuk yang paling dominan ialah campur kode ke dalam dan campur kode berbentuk kata. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode meliputi latar belakang kebahasaan penutur, penyesuaian bahasa dengan penonton, mempermudah penyampaian makna, perencanaan bahasa ketika membuat konten, spontanitas, serta gaya bicara dan daya tarik konten. Penggunaan campur kode dalam konten komedi tidak hanya berfungsi sebagai variasi bahasa, tetapi juga sebagai strategi komunikasi untuk membangun humor, memperjelas makna, dan menciptakan kedekatan dengan audiens media sosial.
Pemanfaatan Media Jam Aksara Bali Untuk Meningkatkan Minat dan Pemahaman Siswa SMP Bintang Persada I Gusti Ayu Putu Apsari Dewi; I Wayan Mandra; Putu Eddy Purnomo Arta
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v13i2.115576

Abstract

Penelitian yang berjudul ini memiliki tujuan untuk memaparkan mengenai bagaimana usaha guru dalam meningkatkan minat dan juga kemampuan siswa dalam pembelajaran aksara Bali dengan menggunakan media Jam Aksara Bali sebagai salah satu media pembelajaran yang inovatif dan juga interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan ilmiah kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah pembelajaran langsung dan juga pengaplikasian dari pembelajaran yang menyenangkan sebagai upaya untuk membangkitkan motivasi belajar para siswa. Adapun sumber data daripada penelitian ini adalah proses pembelajaran yang berlangsung di kelas VIIA yang berfokus pada materi Aksara Bali. Data pada penelitian ini dikumpulkan dengan cara mengadakan wawancara dengan guru bahasa Bali, menyebarkan kuesioner kepada para siswa dan juga meminta testimoni dari beberapa perwakilan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media yang interaktif seperti media Jam Aksara Bali merupakan tindakan yang tepat dan dapat menimbulkan perubahan yang positif dalam proses pembelajaran sampai ke hasil pembelajaran yang diharapkan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Jam Aksara Bali memberikan dampak yang baik dalam meningkatkan minat dan juga hasil pembelajaran pada siswa kelas VIIA. Penelitian ini diharapkan mampu dijadikan sebagai pedoman dalam pengelolaan pembelajaran dalam kelas yang memanfaatkan media yang sesuai dengan karakteristik dan juga kebutuhan para siswa.    

Page 1 of 1 | Total Record : 8