cover
Contact Name
Irfan Habibie Martanegara
Contact Email
irfanhabibie@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.tadibuna@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 22525793     EISSN : 26227215     DOI : -
Core Subject : Education,
Ta'dibuna : Jurnal Pendidikan Islam, ISSN: 2252-5793 (Print) 2622-7215 (Electronic) is a journal of Islamic education published twice a year (April-October) on Islamic education with the scope of study are fundamental of Islamic education (philosophy, history and the nature of Islamic education), development of Islamic educational institutions (development of Islamic education curriculum, Islamic learning method and Islamic education teacher and others) as well as studies of the concept of Islamic education (Islamic educational leading figure, Quran sunnah text, and others).
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 2 (2024)" : 5 Documents clear
Hubungan Self-Directed Learning dengan prokrastinasi akademik dan jumlah target hafalan Sabrina, Farah; Mardhiyah, Zahrina
TA`DIBUNA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i2.15486

Abstract

One of the factors of academic procrastination is self-directed learning (SDL), namely the individual's ability to build initiative and be responsible for the learning they have chosen. This research is a cross-sectional study, aiming to determine the relationship between SDL and academic procrastination in memorizing the Al-Quran with a quantitative approach using cluster random sampling on 94 class XII female students. Data collection used a Likert scale for academic procrastination (α 0.897; 32 items) and SDL (α 0.802; 13 items). The results of the research show that there is a relatively strong relationship between academic procrastination and self-directed learning (p 0.000<0.05; rxy -0.665), which means that the higher the SDL, the lower the level of academic procrastination. Vice versa. Self-directed learning can encourage individuals to become more motivated, and skilled at managing and evaluating themselves so that it tends to minimize the emergence of academic procrastination. This research implies that students can think critically, and independently in developing and implementing appropriate learning strategies, are disciplined, and are enthusiastic about showing their best academic achievements.   Abstrak Salah satu faktor prokrastinasi akademik adalah self-directed learning (SDL), yaitu kemampuan individu untuk membangun inisiatif dan bertanggungjawab atas pembelajaran yang telah dipilihnya. Penelitian ini merupakan cross sectional study, bertujuan untuk mengetahui hubungan antara SDL dengan prokrastinasi akademik hafalan Al-Quran dengan pendekatan kuantitatif menggunakan cluster random sampling pada 94 siswi kelas XII. Pengumpulan data menggunakan skala Likert untuk prokrastinasi akademik (α 0.897; 32 items) dan SDL (α 0.802; 13 items). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan kekuatan yang tergolong kuat antara prokrastinasi akademik dengan self-directed learning (p 0.000<0.05; rxy -0.665), yang berarti bahwa semakin tinggi SDL maka semakin rendah tingkat prokrastinasi akademiknya. Begitu pun sebaliknya. Self-directed learning mampu mendorong individu menjadi lebih termotivasi, terampil mengelola dan evaluasi diri sehingga cenderung meminimalisasi munculnya prokrastinasi akademik. Implikasi penelitian ini adalah siswa mampu berpikir kritis, mandiri dalam menyusun dan menerapkan strategi belajar yang tepat, disiplin, serta bersemangat menunjukkan prestasi akademik terbaiknya.
Penerapan media pembelajaran PAI berbasis Flipbook untuk penguatan literasi peserta didik di sekolah Ningrum, Annisa Eka Ayu Cahya; Hamid, Abdulloh; Tamwifi, Irfan
TA`DIBUNA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i2.15542

Abstract

This research aims to determine planning, implementation, supporting and inhibiting factors when using PAI-based learning media Flipbook to strengthen students' literacy in the field of Islamic cultural history at SD Negeri Mergosari II Sidoarjo. This research uses a qualitative research method, field research type (field research). This research data collection technique uses observation, interviews, documentation. The data analysis techniques for this research are guided by Miles and Huberman, including data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. The results of this research show that the planning and implementation of PAI learning using learning media Flipbook at SD Negeri Mergosari II it is running well and can increase student literacy as evidenced by the enthusiasm of students when learning. Supporting and inhibiting factors during implementation were from the media and learning management aspects, however the school was able to overcome these inhibiting factors because of support from infrastructure and the school.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, penerapan, faktor pendukung dan penghambat ketika penggunaan media pembelajaran PAI berbasis Flipbook untuk penguatan literasi peserta didik dalam bidang sejarah kebudayaan Islam di SD Negeri Mergosari II Sidoarjo  Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Teknik analisa data penelitian ini berpedoman pada Miles dan Huberman yang di antaranya pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan, perencanaan pembelajaran PAI bidang sejarah kebudayaan Islam dengan menggunakan media pembelajaran Flipbook di SD Negeri Mergosari II berjalan dengan baik serta mampu meningkatkan literasi peserta didik yang dibuktikan dari antusias peserta didik ketika pembelajaran. Faktor pendukung dan penghambat selama pelaksanaan yaitu dari aspek media, manajemen pembelajaran akan tetapi sekolah mampu mengatasi faktor penghambat tersebut karena adanya dukungan dari sarana prasarana serta pihak sekolah.
Telaah kritis pemikiran J. Mark Halstead mengenai konsep pendidikan Islam dalam artikel “An Islamic Concept of Education” Murniasih, Eri; Wahyuddin, Wawan; Muhajir
TA`DIBUNA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i2.15690

Abstract

The concept of Islamic education continues to develop and is very interesting to study because many thoughts on Islamic education continue to emerge both from Muslim circles and from Western thinkers. This article aims to examine J. Mark Halstead's thoughts from his work entitled "An Islamic Concept of Education". By using literature reviews sourced from these articles, books, and other related journals. The results of the research are that this paper discusses; First, philosophical problems in Islamic education. Second, examine the sources available to systematically explore the principles of Islamic education, namely the Al-Qur'an, Al-Hadith, and writings from the time of Islamic civilization that discuss educational issues in general. The third discusses educational terms in Arabic, namely, tarbiyah, ta'dib and ta'lim as well as the three dimensions of Islamic education, namely individual development, social and moral education, and the acquisition of knowledge. According to Halstead, the concept of Islamic education, if juxtaposed in creative interaction with Western thought concepts, will create innovative and solution base thinking.   Abstrak Konsep Pendidikan Islam terus mengalami perkembangan dan sangat menarik untuk dikaji karena banyaknya pemikiran pendidikan Islam yang terus muncul baik dari kalangan muslim maupun dari pemikir barat. Artikel ini bertujuan untuk menelaah pemikiran J. Mark Halstead dari karyanya yang berjudul “An Islamic Concept of Education”. Dengan menggunakan kajian pustaka bersumber dari artikel tersebut, buku dan jurnal lainnya yang berkaitan. Hasil dari penelitian adalah tulisan ini membahas tentang; pertama, permasalahan filsafat dalam Pendidikan Islam. Kedua mengkaji sumber yang tersedia untuk mengeksplorasi secara sistematis prinsip-prinsip pendidikan Islam yakni Al-Qur’an, Al-Hadist, dan tulisan pada masa peradaban Islam yang membahas masalah pendidikan secara umum. Ketiga membahas istilah-istilah pendidikan dalam Bahasa Arab yaitu, tarbiyah, ta’dib dan ta’lim serta tiga dimensi Pendidikan Islam yaitu pengembangan individu, pendidikan sosial dan moral, dan perolehan pengetahuan. Konsep Pendidikan Islam menurut Halstead jika disandingkan dalam interaksi kreatif antara dengan konsep pemikiran Barat akan menciptakan pemikiran yang inovatif dan solutif.
Fasilitas dan aktivitas pendidikan anak perempuan muslimah di rumah menurut Khalid Ahmad Al-Shantoot ‘Aliyah, Naily Khuriyatul; Khurniawati , Shinta
TA`DIBUNA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i2.16349

Abstract

This research discusses girls' activities at home as Muslims according to Khalid Ahmad Al-Shantoot. This research uses library research. Primary data comes from the Book of Tarbiyah Banat fi al-Bait al-Muslim, while secondary data comes from articles relating to girls' activities at home as Muslims. Research data sources were analyzed using content analysis. The results of this research are girls' activities at home such as historical play activities through activities at home that have positive value and develop children's creative imagination by providing play activities, homework activities, training children's sewing skills from an early age to develop fine motoric skills and increase children's concentration, creating a comfortable learning environment, providing a comfortable place to study, training children to play with computers, and providing children with a place to study. All of this can support the development of children's creativity, motor skills, entertainment, and learning to learn new things according to their age to provide positive encouragement for children's development.   Abstrak Penelitian ini membahas tentang aktivitas anak perempuan di rumah sebagai seorang muslim menurut Khalid Ahmad Al-Shantoot. Penelitian ini menggunakan library research. data primer berasal dari Kitab Tarbiyah Banat fi al-Bait al-Muslim sedangkan data sekunder berasal dari artikel yang berkaitan dengan aktivitas anak perempuan di rumah sebagai seorang muslim. sumber data penelitian dianalisis menggunakan content analisis. hasil penelitian ini adalah aktivitas anak perempuan di rumah seperti kegiatan bermain secara historis melalui kegiatan di rumah yang bernilai positif dan mengembangkan kreativitas imajinasi anak dengan memberikan fasilitas kegiatan bermain, kegiatan pekerjaan rumah, melatih ketrampilan menjahit anak sejak dini untuk mengembangkan motorik halus dan meningkatkan konsentrasi anak, menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, memberikan tempat belajar yang nyaman, melatih anak bermain komputer, dan menyediakan tempat belajar anak. Keseluruhan hal tersebut dapat mendukung dalam mengembangkan kreativitas, keterampilan motorik, hiburan dan pembelajaran anak mengenal hal baru sesuai usianya untuk memberikan dorongan positif bagi perkembangan anak.
Penerapan model Contextual Teaching and Learning berdasarkan tahap kognitif siswa pada pembelajaran Bahasa Arab Kafahulloh, Muhammad
TA`DIBUNA Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i2.16385

Abstract

This research aims to see whether some differences or interactions occur in Arabic language learning by applying the Contextual Teaching and Learning model based on the cognitive stage of students who are still at the concrete, transitional, or formal thinking stage. This research was carried out at Roudlotul Ulum Middle School with a quantitative research approach and used survey methods and Two Way ANOVA test analysis to see the relationship between Arabic language learning outcomes, learning models, and students' cognitive levels on concrete, transitional, and formal thinking criteria in class VIII A, B, and C as many as 23, 25, and 22 students. In this research, it was found that there were no differences in Arabic language learning outcomes based on learning models using Contextual Teaching and Learning and the application of conventional-based learning, as well as based on students' cognitive levels in formal, transitional, and concrete categories, but there was no interaction between learning models and students' cognitive levels. in determining Arabic language learning outcomes.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat ada tidaknya perbedaan maupun interaksi yang terjadi pada pembelajaran bahasa arab dengan penerapan model Contextual Teaching and Learning berdasarkan tahap kognisi peserta didik yang masih berada pada tahap berpikir konkret, transisi, maupun formal. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Roudlotul Ulum dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode survei dan analisis uji Two Way ANOVA untuk melihat keterkaitan antara hasil belajar bahasa arab, model pembelajaran, dan tingkat kognitif siswa pada kriteria berpikir konkret, transisi, dan formal pada kelas VIII A, B, dan C sebanyak 23, 25, dan 22 siswa. Pada penelitian ini diperoleh bahwa tidak adanya perbedaan hasil belajar bahasa arab berdasarkan model pembelajaran menggunakan Contextual Teaching and Learning dan penerapan pembelajaran berbasis konvensional, serta berdasarkan tingkat kognitif siswa pada kategori formal, transisi, dan konkret, namun tidak terdapat interaksi model pembelajaran dan tingkat kognitif siswa dalam menentukan hasil belajar bahasa arab.

Page 1 of 1 | Total Record : 5