cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VIII 1 SMP NEGERI 4 TEJAKULA ., Komang Desy Fridayanti; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4128

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam menerapkan pembelajaran kooperatif teknik TSTS untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa, (2) keterampilan menyimak siswa dengan menerapkan pembelajaran kooperatif teknik TSTS, dan (3) respons siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Tejakula. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menyimak, keterampilan menyimak siswa, serta respons siswa mengenai penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan (1) metode tes (2) metode observasi, dan (3) metode angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat empat langkah utama dalam penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS, (2) keterampilan menyimak siswa kelas VIII 1 SMP Negeri 4 Tejakula meningkat dengan perolehan skor rata-rata refleksi awal yaitu 66 menjadi 72,8 pada siklus I dan menjadi 86,5 pada siklus II, dan (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap penerapan pembelajaran kooperatif teknik TSTS dalam pembelajaran menyimak dengan skor rata-rata respons siswa 44,7 pada siklus I dan menjadi 45,9 pada siklus II.Kata Kunci : kooperatif, TSTS, menyimak Classroom Action Research (CAR) aims to describe (1) the steps in applying appropriate learning TSTS cooperative learning techniques to improve students' listening skills, (2) listening skills of students by implementing cooperative learning techniques TSTS, and (3) the response of students to the TSTS implementation of cooperative learning techniques in teaching listening. The subjects were Indonesian teacher and eighth grade students of SMP Negeri 1 4 Tejakula. Object of this research is learning steps listening, listening skills of students, as well as the student's response on the application of cooperative learning techniques in teaching listening TSTS. Collecting data in this study using (1) the test method (2) the method of observation, and (3) the questionnaire method. The data obtained were analyzed by using descriptive-qualitative and quantitative-descriptive. The results of this study indicate that (1) there are four main steps in the application of cooperative learning techniques TSTS, (2) listening skills of eighth grade students of SMP Negeri 1 4 Tejakula increased with the acquisition of the average score early reflections is 66 to 72.8 in the first cycle and to 86.5 in the second cycle, and (3) students responded very positively to the implementation of cooperative learning techniques in teaching listening TSTS with an average score of a student's response in the first cycle and 44.7 to 45.9 in the second cycle.keyword : cooperative, TSTS, listening
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN MEDIA AUTENTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA PADA SISWA KELAS VIIIB SMP NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN Puspitawati, Ketut Ari
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1184

Abstract

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) DENGAN MEDIA AUTENTIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA PADA SISWA KELAS VIIIB SMP NEGERI 1 KUBUTAMBAHAN   Oleh Ni Ketut Ari Puspitawati 0612011042 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah dalam penerapan model pembelajaran Student Teams Acievement Division (STAD) dengan media autentik untuk meningkatkan kemampuan menulis berita, (2) mengetahui kemampuan menulis berita siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Kubutambahan melalui penerapan model pembelajaran STAD dengan media autentik, dan (3) mengetahui respons siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Kubutambahan terhadap penerapan model pembelajaran STAD dengan media autentik. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIB SMP Negeri 1 Kubutambahan, sebanyak 28 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) tes, dan (3) angket. Data yang didapatkan dari metode observasi dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif, sedangkan data yang didapatkan dari metode tes dan angket dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan oleh guru terdiri atas, (a) pengelompokan, (b) uraian materi, (c) pembagian surat kabar, (d) diskusi, (e) kuis, (f) komentar, dan penghargaan kelompok, (2) terjadi peningkatan nilai rata-rata kelas dalam penerapan model pembelajara STAD dengan media autentik, yaitu 70,25 pada siklus I meningkat menjadi 75,82 pada siklus II, dan (3) respons siswa positif terhadap penerapan pendekatan kontekstual dengan teknik pemodelan dalam pembelajaran menulis berita. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru bahasa Bali di SMP Negeri 1 Kubutambahan agar menerapkan model pembelajaran STAD dengan media autentik sesuai dengan langkah yang telah ditemukan dalam penelitian ini. Kata kunci: STAD, media autentik, menulis berita
PENERAPAN PENDEKATAN READER RESPONS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA NOVEL SISWA SMP MUTIARA SINGARAJA ., Ngurah Harsana; ., I Made Astika, S.Pd., M.A.; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14454

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Mutiara Singaraja ini bertujuan (1) mengidentifikasi langkah-langkah penerapan pendekatan reader respons dalam meningkatkan kemampuan membaca novel siswa SMP Mutiara Singaraja, (2) mengetahui peningkatan kemampuan membaca novel siswa dengan menggunakan pendekatan reader respons di SMP Mutiara Singaraja, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penerapan pendekatan reader respons dalam pembelajaran memahami buku novel. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dan menggunakan lima tahap penelitian tindakan kelas, yakni (1) refleksi awal, (2) perencanaan tindakan, (3) pelaksanaan, (4) observasi dan evaluasi, dan (5) refleksi. Data dikumpulkan dengan metode observasi, tes, angket/kuisioner, serta wawancara dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Dalam menerapkan pendekatan reader respons untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa dalam memahami novel remaja, terdapat beberapa langkah pembelajaran efektif yang digunakan. Langkah tersebut dimulai dari memberi umpan balik, menyampaikan materi dengan jelas, hingga memberikan pembelajaran kepada siswa dengan menerapakan pendekatan reader respons. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata siklus I adalah 69,05 atau mengalami peningkatan 8,35% dari nilai sebelumnya 60,70. Nilai rata-rata siklus II adalah 79,85 atau meningkat sebesar 10,8% dari siklus I dan meningkat 19,15% dari nilai rata-rata prasiklus. Perolehan rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 43,05 dalam kategori positif dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,6%, sehingga menjadi 44,65 dalam kategori positif.Kata Kunci : reader respons, membaca, novel. The classroom action research conducted at SMP Mutiara Singaraja aimed to (1) identify the steps of applying reader response approach in improving students 'novel reading ability at SMP Mutiara Singaraja, (2) know the improvement of students' novel reading skill by using response reader approach at SMP Mutiara Singaraja , and (3) know the students’ response toward the applied reader response approach in learning to understand novel. The study was conducted in two cycles and used five stages of classroom action research, namely (1) first reflection, (2) action planning, (3) implementation, (4) observation and evaluation, and (5) reflection. Data was collected by using observation method, test, questionnaire / questionnaire, and interview then analyzed descriptive quantitatively and qualitatively. In applying a response reader approach to improving students' reading comprehension in adolescent novels, there are several effective learning steps to be used. The steps start from giving feedback, delivering the material clearly, to provide learning to students by applying the to reader response approach. The results showed the average value of cycle I was 69.05 or increased by 8.35% from the previous value 60.70. The average value of cycle II was 79.85 or increased by 10.8% from cycle I and increased 19.15% from the average value of pre-cycle. The average of the achievement of student response in the first cycle is 43.05 in positive category and in cycle II had increased by 1.6%, thus increased by 44.65 in the positive category.keyword : reader response, reading, novel.
KEKOHESIFAN WACANA OPINI MAJALAH BALI POST ., Ni Putu Sri Lestari; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8138

Abstract

Ancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kekohesifan wacana opini majalah Bali Post dan untuk mengetahui pemakaian piranti kohesi pada wacana tersebut. Data penelitian ini dikumpulkan melalui pencatatan dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif, sedangkan untuk menentukan tingkat kekohesifan wacana opini majalah Bali Post digunakan rumus kekohesifan antarkalimat yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Nurkancana dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekohesifan wacana opini majalah Bali Post tergolong tinggi yakni 94%. Sedangkan pemakaian piranti kohesinya yaitu: piranti konjungsi 234 (52%), referensi 153 (34%) piranti repetisi 17 (3,7%), piranti subtitusi 13 (2,8%), piranti hiponim 10 (2,2%), piranti kolokasi 9 (2,2%), piranti antonim 3 (0,6%), piranti sinonim 2 (0,4%), piranti elipsis 1 (0,2%) ekuivalensi (0), leksem generik (0), dan isotopi (0).Kata Kunci : pemakaian piranti kohesi, tingkat kekohesifan The design of this research was descriptive qualitative. The research objective was to determine the level of discourse cohesiveness of Opinion texts on Bali Post magazine to determine the usage of cohesion devices in the discourse. The research data was collected through documentation. Data analysis technique used in this study was descriptive qualitative, meanwhile to determine the level of discourse cohesiveness of Opinion texts on Bali Post magazine, among-sentence cohesiveness formula adapted and modfied from Nurkancana et. al was used. The results showed that the level of discourse cohesiveness of Opinion texts on Bali Post magazine was high at 94%. While the use of cohesion devices found were: conjunction device 234 (52%), reference 153 (34%) 17 repition (3.7%), substitution 13 (2.8%), hyponymy and hypernymy 10 (2.2%), collocation 9 (2.2%), antonyms 3 (0.6%), synonyms 2 (0.4%), ellipsis 1 (0.2%) equivalence (0), leksem generic (0) and isotopy (0).keyword : the use of cohesion, the level of cohesiveness
PENILAIAN AUTENTIK GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., I Gusti Ayu Komang Lili Absari; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pelaksanaan teknik penilaian autentik guru bahasa Indonesia kelas VII di SMP N 1 Singaraja dalam pembelajaran menulis dan (2) mendeksripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru bahasa Indonesia kelas VII di SMP N 1 Singaraja dalam melakukan penilaian autentik. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VII di SMP Negeri 1 Singaraja dan objek penelitian adalah penilaian autentik guru bahasa Indonesia. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Data pelaksanaan penilaian autentik guru bahasa Indonesia kelas VII di SMP Negeri 1 Singaraja dikumpulkan dengan metode observasi dan dokumentasi serta data kendala pelaksanaan penilaian autentik dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian guru bahasa Indonesia pada pembelajaran menulis kelas VII di SMP Negeri 1 Singaraja menggunakan teknik tes, nontes (portofolio dan performansi). Itu berarti penilaian sudah dilaksanakan secara autentik. Walaupun penilaian sudah dilakukan secara autentik, penilaian tersebut berlangsung kurang maksimal karena memiliki kendala-kendala dalam pelaksanaannya. Kendala-kendala yang dialami guru bahasa Indonesia dalam pelaksanaan penilaian autentik antara lain: (1) kesulitan dalam mengelola waktu, (2) kesulitan mengelola situasi kelas yang tidak kondusif, (3) fasilitas dan sarana prasarana yang kurang mendukung, dan (4) kurangnya penguasaan guru terhadap sistem penilaian yang dilaksanakan. Kendala-kendala ini dikarenakan penilaian autentik sangatlah kompleks yang menuntut keseimbangan penilaian antara pengetahuan, sikap, dan keterampilan.Kata Kunci : Penilaian, autentik, pembelajaran, menulis The purposes of this study are (1) to describe the process of authentic assessment by Bahasa Indonesia teacher in class VII in SMP Negeri 1 Singaraja and (2) describe the problem that faced by bahasa Indonesia teacher in class VII in SMP Negeri 1 Singaraja in implementing the authentic assessment. This study uses descriptive qualitative design. The subject of this study is the teacher in class VII SMP N 1 Singaraja and the object is authentic assessment bahasa Indonesia teacher. The method that used in collecting data were observation method, interview and documentation. Data from the process of authentic assessment bahasa Indonesia teacher in class VII SMP Negeri 1 Singaraja are collected by observation and documentation method, meanwhile the data that faced in authentic assessment problem are collected by observation and interview method. The result of this study indicated that the implementation of Bahasa Indonesia teachers’ assessment on teaching writing for grade seven in SMP Negeri 1 Singaraja used test technique, non-test (Portfolio and performance). It means that the assessment had done in authentic way. Although the assessment is done in authentic way, it happened less maximum because it had many problems in its application. The problem that faced by Indonesian teacher in authentic assessment are: (1) time management is difficult, (2) difficult in managing the class situation, (3) facilities and infrastructure that do not support completely, and (4) low ability in mastering authentic assessment. The problems occur because authentic assessment is complex, need a balance assessment between knowledge, attitude and skill.keyword : Assessment, authentic, learning, writing
PENERAPAN METODE CONNECTED BERBANTUAN MEDIA PEMBELAJARAN DRAMA ALIBABA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN PERAN SISWA KELAS VIIIA2 DI SMP NEGERI 3 SAWAN ., Ni Kadek Lestari; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.1867

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan kemampuan siswa pada pembelajaran bermain peran (drama) dengan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, (2) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan dan siswa kelas VIIIA2 di SMP Negeri 3 Sawan yang berjumlah 20 orang siswa. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, metode observasi, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar bermain peran (drama) siswa berkat diterapkannya penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 66, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 68, sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 75, (2) terdapat beberapa langkah penerapan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba untuk meningkatkan kemampuan bermain peran (drama). Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran bagaimana caranya agar siswa mampu menghayati karakter masing-masing tokoh yang ada dalam drama Alibaba, baik dari segi mimik wajah, bahasa tubuh, suara, serta penjiwaan pada setiap karakter tokohnya, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan penerapan metode connected berbantuan media pembelajaran drama Alibaba, sebagai salah satu model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kemampuan siswa, untuk mata pelajaran yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya.Kata Kunci : metode connected berbantuan media drama Alibaba This Classroom Action Research (CAR) aims (1) to describe the improvement of student learning outcomes so as to achieve the level of mastery learning outcomes of students in role-play activities (drama) connected with the adoption of media-assisted learning drama Alibaba, (2) describe the steps taken in apply the method of application of connected media-assisted learning Alibaba drama, and (3) describe the response of students to the application of the method application connected media-assisted learning Alibaba drama. Subjects in this study were teachers and students and classes at SMP Negeri 3 VIIIA2 Sawan, amounting to 20 students. Object of this research is the improvement of results, the steps, and the response of the students in the application implementation method connected media-assisted learning Alibaba drama. Data collection methods used in this study is the method of testing, observation, and questionnaire methods / questionnaires. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative descriptive. The results of this study were (1) to achieve mastery of learning outcomes play a role (drama) students thanks to the implementation of the application of media-assisted learning methods connected Alibaba drama, on average pre-action classical score 66, the cycle I gained an average score of 68 classical, while the second cycle the average value of a classical student becomes 75, (2) there are several steps the application implementation method connected media-assisted learning Alibaba drama to enhance the ability to play a role (drama). These steps emphasis on learning how to make students able to appreciate the character of each character in the drama Alibaba, both in terms of facial expressions, body language, voice, and inspiration on every character of her subjects, and (3) students responded very positively to the application of the method connected media-assisted learning Alibaba drama. Based on these results, other researchers suggested to apply the method of application of connected media-assisted learning Alibaba drama, as one of the innovative learning model to improve the students' ability, to other subjects in general and the Indonesian lesson, in particular.keyword : media-assisted method of drama connected Alibaba
Penerapan Metode Sugesti Imajinasi Menggunakan Media Gambar Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Pratiwi, Arlina; Nurjaya, I Gede; Asih, Sang Ayu Putu Sri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i1.20318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) penerapan metode sugesti imajinasi menggunakan media gambar berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi, 2) respon siswa kels VII C SMP Negeri 4 Kawan terhadap penerapat metode sugesti imajinasi menggunakan media gambar berbasis kearifan loka. Jenis Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan dengan metode tes, angket, dan observasi. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitataif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) Rata-rata skor keterampilan menulis teks deskripsi siswa pada siklus I adalah 74,22 dengan persentasenya 74,22%, sedangkan pada siklus II, rata-rata skor keterampilan menulis teks deskripsi siswa adalah 84,38 dengan persentase sebesar 84,38%. 2) terdapat peningkatan persentase kemampuan membaca pemahaman siklus I ke siklus II yaitu sebesar 10,16%, 3) terdapat peningkatan respon siswa setelah penerapan metode sugesti imajinasi menggunakan media gambar berbasis kearifan lokal, dari 74,22% menjadi 84,38%, yang berarti bahwa penerapan metode pembelajaran memperoleh respon yang sangat positif dari siswa. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode sugesti imajinasi menggunakan media gambar berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan keterampilan menulis teks deskripsi siswa.
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERCERITA) DENGAN MATERI CERPEN PADA SISWA KELAS IXD SMP NEGERI 3 SINGARAJA ., Kadek Desy Indah Sari; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8688

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) cara pelaksanaan evaluasi pembelajaran keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi pada siswa kelas IXD SMP Negeri 3 Singaraja, (2) hambatan guru dalam pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP Negeri 3 Singaraja, dan (3) upaya guru dalam mengatasi hambatan pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia. Objek penelitian ini adalah cara pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP N 3 Singaraja, hambatan guru dalam pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP N 3 Singaraja, upaya guru dalam mengatasi hambatan pelaksanaan evaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP N 3 Singaraja. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada tiga cara yang guru lakukan dalam mengevaluasi keterampilan berbicara (bercerita) (2) ada tiga hambatan guru dalam mengevaluasi keterampilan berbicara (bercerita) dengan materi cerpen pada siswa kelas IXD SMP N 3 Singaraja, yaitu a) kesulitan dalam mempersiapkan kesiapan siswa dalam mengikuti pembelajaran, b) kesulitan mengatur jam pelajaran, dan c) kesulitan mengatur kelas besar., (3) ada tiga upaya yang dilakukan guru dalam mengevaluasi keterampilan berbicara (bercerita). a) menerapkan strategi jitu untuk memotivasi siswa, b) mengefektifkan waktu, dan c) mengatur waktu berbicara siswa. Kata Kunci : evaluasi, keterampilan berbicara, cerpen This study describes (1) how the evaluation of learning conversational skills (storytelling) with the material in class IXD SMP N 3 Singaraja, (2) obstacles in the implementation of teacher evaluation speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD SMP N 3 Singaraja, (3) efforts of teachers in overcoming barriers to implementation evaluation speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD N 3 Singaraja. This study used a qualitative descriptive design. This research subject is the subject teachers Indonesian. The object of this study is how the evaluation of speaking skills (storytelling) presenting stories on students IXD SMP N 3 Singaraja, constraints in the implementation of teacher evaluation speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD SMP N 3 Singaraja, efforts of teachers in overcoming barriers to implementation evaluation speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD SMP N 3 Singaraja. Collecting data in this study using observation and interviews nalysis of the data used Miles and Huberman analysis model. The results of this study indicate that (1) there are three ways that teachers do in evaluating speaking skills (storytelling) (2) there are three barriers to teachers in evaluating speaking skills (storytelling) presenting stories in class IXD SMP N 3 Singaraja. These obstacles include a) difficulty in preparing the readiness of students in participating in learning, b) difficulty organizing classes, c) difficulty organizing large classes., (3) there are three efforts of teachers in evaluating speaking skills (storytelling). a) implement a strategy to motivate students, b) time-effective, and c) set the time speaking students.keyword : evaluation, speaking skills, short stories
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN DAP (DEVELOPMENTALLY APPROPRIATE PRACTICE) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA CERPEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 1 SERIRIT ., Nyoman Yogi Parama Putra; ., Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2188

Abstract

ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) Mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran dengan menggunakan media cerita pendek di dalam menerapkan strategi pembelajaran DAP untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman. (2) Mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman melalui penerapan media cerita pendek di dalam menerapkan strategi pembelajaran DAP. (3) Mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan media cerpen melalui strategi pembelajaran DAP. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII C SMP Negeri 1 Seririt yang berjumlah 30 orang. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah, peningkatan hasil, dan respons siswa terhadap penerapan strategi pembelajaran DAP dengan menggunakan media cerpen dalam pembelajaran membaca pemahaman. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Terdapat beberapa langkah penerapan strategi pembelajaran DAP dengan menggunakan media cerpen untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan media cerpen disertakan dengan (contoh) membuat siswa melakukan kegiatan membaca pemahaman dengan lebih baik, (2) Tercapainya peningkatan kemampuan siswa dalam membaca pemahaman melalui penerapan media cerita pendek di dalam menerapkan strategi pembelajaran DAP, dan (3) Siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan strategi pembelajaran DAP dengan menggunakan media cerpen dalam pembelajaran membaca pemahaman. Kata kunci: Strategi pembelajaran DAP, membaca pemahaman, cerpen Kata Kunci : Kata kunci: Strategi pembelajaran DAP, membaca pemahaman, cerpen ABSTRACT Classroom Action Research (CAR) aims (1) To describe the learning steps using the medium of the short story in the DAP implementing learning strategies to improve students' skills in reading comprehension. (2) Describe increase students' skills in reading comprehension through the implementation of short stories in the media in applying learning strategies DAP. (3) Describe the student's response to media stories through the use of learning strategies DAP. This study consisted of two cycles. Subjects in this study were the teacher and eighth grade students of SMP Negeri 1 Seririt C, amounting to 30 people. Object of this study is a step-by-step, improved outcomes, and student responses to the application of learning strategies DAP using media in teaching reading comprehension short stories. Data collection methods used in this study is the observation method, test methods, and methods of inquiry / questionnaire. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative description. The results of this study were (1) There are a few steps to the application of learning strategies using media stories DAP to improve students' skills in reading comprehension. Such measures reading comprehension emphasize learning by using media stories included with (example) make students do activities with better reading comprehension, (2) Achievement of increasing students' skills in reading comprehension through the implementation of short stories in the media in applying learning strategies DAP, and (3) Students responded very positively to the application of learning strategies DAP using media in teaching reading comprehension short stories. Keywords: Strategy DAP learning, reading comprehension, short stories keyword : Keywords: Strategy DAP learning, reading comprehension, short stories
PEMBELAJARAN TEKS FABEL BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA SISWA KELAS VII.A1 SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Putu Dianty Dewi; ., Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd., M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran, (3) kendala-kendala yang dialami guru dalam pembelajaran teks fabel berdasarkan Kurikulum 2013 di SMP Negeri 4 Singaraja. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa bahasa Indonesia kelas VII.A1. Objek penelitian yaitu (1) rencana pelaksanaan pembelajaran, (2) pelaksanaan pembelajaran, dan (3) kendala-kendala yang dialami guru. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan motode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Teknik analisis data pada penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) alokasi waktu pada rencana pembelajaran 2 x 40 menit tidak sesuai dengan silabus, (2) guru menerapkan langkah-langkah yang tidak sesuai dengan pendekatan berbasis teks, (3) pelaksanaan pembelajaran tidak sesuai dengan rencana pembelajaran, guru meminta siswa berdiskusi di luar kelas, (4) kendala yang dialami, guru belum memahami pendekatan pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini meliputi, (1) rencana pelaksanaan pembelajaran belum sesuai dengan silabus, (2) pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan sudah sesuai dengan pendekatan yang diterapkan, meskipun pada perencanaan tidak sesuai, (3) kendala yang dialami guru adalah keterbatasan pengetahuan mengenai pendekatan pembelajaran. Peneliti penyarankan (1) guru perlu menyusun RPP sesuai dengan pedoman penulisan, langkah-langkah pembelajaran harus sesuai dengan pendekatan pembelajaran, dan pelaksanaan sesuai dengan RPP, (2) kepala sekolah perlu memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti pelatihan, (3) peneliti lain hendaknya melakukan penelitian dengan kajian yang lebih luas.Kata Kunci : pembelajaran, teks, fabel, kurikulum 2013 This research has purposes to describe (1) the lesson plan, (2) learning activity, (3) the obstacles which happen to the teacher in learning fable text based on the Curriculum 2013 at SMP Negeri 4 Singaraja. The research design which is used is descriptive qualitative design. The subjects of the research are the teacher and the Indonesian students of VII A1. The objects of the research are (1) the lesson plan, (2) learning activity, (3) the obstacles which happen to the teacher. The research data are collected through documentation method, observation, and interview. The technique of data analysis in this research are data reduction, data display, and conclusion. The results of the research show that (1) the time allotment on the lesson plan (2 x 40) is not appropriate to the syllabus, (2) the steps which are applied by the teacher are not appropriate to the text-based approach, (3) the learning activity is not appropriate to the lesson plan, the teacher asks the students to discuss outside the classroom, (4) the obstables which happen to the teacher, the teacher cannot understand the learning approach. The results of this research are, (1) the lesson plan is not appropriate to the syllabus yet, (2) the learning activity which is done has been appropriate to the approach which is already applied, although on the planning is not appropriate, (3) the obstacles which happen to the teacher is the knowledge limitation of the learning approach. The researcher suggests (1) the teacher needs to arrange the lesson plan based on the writing guideline, the learning steps should appropriate to the learning approach, and the implementation should appropriate to the lesson plan, (2) the headmaster should give a chance to the teacher to join the training, (3) the other researchers should do a research with a broaden study.keyword : learning, text, fable, Curriculum 2013

Page 26 of 122 | Total Record : 1214