cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PENGGUNAAN ADVERTORIAL DI TV UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PARAGRAF PERSUASI SISWA KELAS X UPW DI SMK NEGERI 2 BANGLI ., I Komang Sugi Partawan; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang efektif melalui penggunaan advertorial di TV untuk meningkatkan kemampuan menulis paragraf persuasi di kelas X UPW SMK Negeri 2 Bangli, (2) mengetahui peningkatan kemampuan menulis paragraf persuasi siswa kelas X UPW SMK Negeri 2 Bangli setelah mengikuti pembelajaran menulis paragraf persuasi dengan menggunakan advertorial di TV, dan (3) mengetahui respons siswa kelas X UPW di SMK Negeri 2 Bangli terhadap penggunaan advertorial di TV dalam pembelajaran menulis paragraf persuasi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X UPW SMK Negeri 2 Bangli. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menulis paragraf persuasi, kemampuan menulis paragraf persuasi siswa, dan respons siswa terhadap pembelajaran menulis paragraf persuasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan advertorial di TV dalam pembelajaran menulis paragraf persuasi (1) dilakukan melalui beberapa langkah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh peneliti dan guru, (2) dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis paragraf persuasi, dan (3) direspons positif oleh siswa.Kata Kunci : advertorial di TV, paragraf persuasi, dan menulis This study aimed to (1) describe the steps for effective learning through the use of Advertorial on TV to improve the ability to write persuasive paragraph in tenth grade UPW SMK Negeri 2 Bangli, (2) find out the increase of students' writing ability of tenth grade UPW at SMK Negeri 2 Bangli after participating in learning to write persuasive paragraph using the advertorial on TV, (3) determine the response of students of tenth grade UPW at SMK Negeri 2 Bangli upon the use of TV advertorial in learning to write persuasive paragraph. The study was conducted using classroom action research design (CAR). The subject was students of tenth grade UPW SMK Negeri 2 Bangli and the objects were the steps in learning to write persuasive paragraph, students' writing skill in persuasive paragraph and their response toward learning to write persuasive paragraph. The data collection used were observation method, test and questionnaire. The data obtained were analyzed using descriptive qualitative and descriptive quantitative analysis. The results of this study indicated that the use of advertorial on TV in learning to write persuasive paragraph (1) was conducted through several steps based on the lesson plan which had been designed by the researcher and the teacher, (2) the strategy enabled the students to improve their skill in writing persuasive paragraph and (3) it provided positive response from the students.keyword : advertorial on TV, persuasive paragraph, and writing
KISAH-KISAH TANTRI: NILAI, PERANAN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER, DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS FABEL KELAS VII KURIKULUM 2013 ., KOMANG SUMANTINI; ., I Made Astika, S.Pd., M.A.; ., Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15156

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) nilai karakter dalam Kisah-Kisah Tantri, (2) peranan Kisah-Kisah Tantri dalam pendidikan karakter, dan (3) relevansi Kisah-Kisah Tantri terhadap pembelajaran teks fabel kelas VII kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan ancangan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi dengan teknik membaca, mungutip, dan mencatat. Instrumen menggunakan kartu data dan catatan-catatan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) nilai karakter dalam Kisah-Kisah Tantri meliputi: nilai peduli lingkungan, religius, mandiri, demokratis, jujur, disiplin, cinta damai, bersahabat/komunikatif, kerja keras, tanggung jawab, kreatif, rasa ingin tahu, dan peduli sosial. (2) Peranan Kisah-Kisah Tantri tampak dari segi Kisah-Kisah Tantri sebagai karya sastra lama dan dari segi muatan nilai. Kisah-Kisah Tantri sebagai karya sastra lama yaitu memiliki peran sebagai berikut: untuk mengembangkan aspek kepribadian dan mengembangkan karakter anak didik, sebagai sumber bacaan yang memperkaya khasanah bangsa, berperan untuk menyampaikan pesan tentang baik dan buruk dalam perilaku, berperan dalam pembelajaran sastra untuk menerapkan pendidikan karakter, dan berperan untuk mengenali berbagai karakter atau sifat manusia, sedangkan dari segi muatan nilainya berperan sebagai patokan atau kontrol perilaku sosial, berperan sebagai panutan atau contoh, dan dapat dijadikan sebagai bahan renungan tentang kehidupan. (3) relevansi Kisah-Kisah Tantri dalam pembelajaran teks fabel kelas VII kurikulum 2013 tampak pada ciri Kisah-Kisah Tantri sebagai teks fabel, kandungan nilai dalam Kisah-Kisah Tantri, dan struktur cerita (orientasi, koplikasi, resolusi, dan koda).Kata Kunci : Kisah-Kisah Tantri, pendidikan karakter, kurikulum 2013 This study aimed to review (1) the values of characters in Kisah-Kisah Tantri (2) the role of the Kisah-Kisah Tantri in character education, and (3) the relevance of Kisah-Kisah Tantri to the learning of fable text in class VII curriculum 2013. This research used descriptive qualitative approach. Data were collected by using documentation method with reading, quoting, and taking notes. The instruments used in data collection were data cards and field notes. The results of this study showed that (1) the character value in the Kisah-Kisah Tantri included: environmental awareness, religious, independent, democratic, honesty, discipline, tranquility, friendly/communicative, hard working, responsibility, creative, curiosity and social awareness. (2) The role of Kisah-Kisah Tantri appeared from the Kisah-Kisah Tantri can be seen as old literary works and from the value aspect. Kisah-Kisah Tantri as an old literary works had the following role such as: to develop personality aspect and develop the character of the students, as a source of reading that enriches the valuable object of the nation, as a role to convey the message of good and bad in terms of behavior, played a role in the study of literature to apply character education, and played as a role in recognizing various characters or human nature, while in terms of content value acted as a benchmark or control of social behavior, acted as role model or example, and can be used as a reflection into real life. (3) The relevance of the Kisah-Kisah Tantri in the fable text learning in class VII in curriculum 2013 appeared on the features of the Kisah-Kisah Tantri as fable texts, the content value in the Kisah-Kisah Tantri, and the generic structure of the story (orientation, complication, resolution, and the ending of the story)keyword : Kisah-Kisah Tantri, character education, curriculum 2013
PENERAPAN PENDEKATAN READER RESPONS DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA NOVEL SISWA SMP MUTIARA SINGARAJA Harsana, Ngurah; Artika, I Made; Sudiana, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20590

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Mutiara Singaraja ini bertujuan (1) mengidentifikasi langkah-langkah penerapan pendekatan reader respons dalam meningkatkan kemampuan membaca novel siswa SMP Mutiara Singaraja, (2) mengetahui peningkatan kemampuan membaca novel siswa dengan menggunakan pendekatan reader respons di SMP Mutiara Singaraja, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penerapan pendekatan reader respons dalam pembelajaran memahami buku novel. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dan menggunakan lima tahap penelitian tindakan kelas, yakni (1) refleksi awal, (2) perencanaan tindakan, (3) pelaksanaan, (4) observasi dan evaluasi, dan (5) refleksi. Data dikumpulkan dengan metode observasi, tes, angket/kuisioner, serta wawancara dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata siklus I adalah 69,05 atau mengalami peningkatan 8,35% dari nilai sebelumnya 60,70. Nilai rata-rata siklus II adalah 79,85 atau meningkat sebesar 10,8% dari siklus I dan meningkat 19,15% dari nilai rata-rata prasiklus. Perolehan rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 43,05 dalam kategori positif dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 1,6%, sehingga menjadi 44,65 dalam kategori positif.
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS BERITA PADA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK DI SMA NEGERI 1 KINTAMANI ., I Wayan Endriana; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5302

Abstract

Penelitian deskriptif-kualitatif ini bertujuan mendeskripsikan (1) strategi guru dalam pembelajaran menulis berita pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Kintamani, (2) respons siswa terhadap strategi guru dalam pembelajaran menulis berita pada ekstrakurikuler jurnalistik di SMA Negeri 1 Kintamani, dan (3) kendala-kendala guru dalam menerapkan strategi pembelajaran menulis berita pada ekstrakurikuler jurnlistik di SMA Negeri 1 Kintamani. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa pada ekstrakurikuler jurnalistik dan objek dalam penelitian ini adalah strategi guru dalam pembelajaran menulis berita. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian ini, yaitu (1) guru menggunakan pendekatan yang berpusat pada guru dengan strategi ekspositorik dan pendekatan yang berpusat pada siswa dengan strategi heuristik. Kedua strategi tersebut ditempuh dengan tiga tahapan kegiatan pembelajaran yaitu kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan penutup; (2) respons siswa terhadap strategi yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis berita berkategori positif (87.22%) ;dan (3) Kendala-kendala yang dihadapi guru bersumber dari alokasi waktu. siswa, sarana prasarana, media pembelajaran dan lingkungan, khususnya dalam pengorganisasian dalam kelas Kata Kunci : strategi pembelajaran, menulis berita, ekstrakurikuler jurnalistik This qualitative descriptive study was aimed to describe (1) the learning strategy of teachers to write news in extracurricular journalism in SMA Negeri 1 KIntamani(2) the response of students to teachers in teaching writing news strategies in extracurricular journalism in SMA Negeri 1 Kintamani, and (3) the obstacles faced by the teacher in implementing the learning strategy to writing news in extracurricular journalism in SMA Negeri 1 Kintamani. The subjects of this study were teachers and students in extracurricular journalism and the object of this study is the learing strategy of teachers to writing news. The data were collected through observation, interview and questionnaire. The results of this study, are (1) the teachers used teacher-centered approach expository strategy and student centered approach with heuristic strategy. Both of the strategy pursued by the three stages of the learning activitiy that areinitial activity, core activity and closing; (2) the response of the students to the strategies that used by teachers in teaching writing news categorized as positive (87.22%); and (3) the obstacles faced by teachers came from the time alocationr. students, facilities, instructional media and the environment, particularly in organizing in the class. keyword : learning strategy, writing news, extracurricular of journalism
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN PARTISIPATIF BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI SISWA KELAS VIIIA SMP NEGERI 3 MENDOYO ., Gusti Ayu Putu Intan Pradnyani Dewi; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2943

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan menulis karangan narasi dengan penerapan metode pembelajaran partisipatif berbantuan media gambar berseri, (2) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam menerapkan metode pembelajaran partisipatif berbantuan media gambar berseri, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode pembelajaran partisipatif berbantuan media gambar berseri. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIIIA SMP Negeri 3 Mendoyo yang berjumlah 35 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah, dan respons siswa dalam penerapan metode pembelajaran partisipatif berbantuan media gambar berseri. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes, observasi, angket/kuesioner, dan wawacara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tercapainya ketuntasan hasil belajar menulis karangan narasi siswa berkat diterapkannya metode pembelajaran partisipatif berbantuan media gambar berseri, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 70, siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 73, dan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 81, (2) terdapat beberapa langkah penerapan metode pembelajaran parisipatif berbantuan media gambar berseri untuk meningkatkan keterampilan menulis karangan narasi, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan metode pembelajaran partisipatif berbantuan media gambar berseri dalam pembelajaran menulis karangan narasi. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk menerapkan metode pembelajaran partisipatif dan media gambar berseri, sebagai salah satu metode dan media pembelajaran yang inovatif, pada mata pelajaran bahasa yang lain pada umumnya dan pada pelajaran Bahasa Indonesia, pada khususnya.Kata Kunci : metode pembelajaran partisipatif, gambar berseri, narasi This Classroom Action Research (CAR) was aimed to (1) describe the improvement of student achievement in attain the students mastery level of learning outcomes in writing a narrative text by using participatory learning methods aided by media named picture series, ( 2 ) describe the steps taken in applying the participatory learning method aided by picture series as the media, and ( 3 ) describe the response of students through the application of participatory learning methods aided by picture series as the media. Subjects in this study were the teachers and 35 students of class VIIIA of SMP Negeri 3 Mendoyo. Object of this study was the increase of students learning outcomes, the steps, and the response of students in the application of participatory learning methods iaded by picture series. The methods of data collection used in this study are test, observation, questionnaires, and interview. Data were analyzed using descriptive techniques of quantitative and qualitative description. The results of this study were ( 1 ) the achievement of students mastery level of learning outcomes in writing a narrative text through the implementation of participatory learning methods aided by picture series as he media, those were: the average of students score before implementing the method and media were 70, in first cycle the average of students score were 73, and second cycle the average of students score were 81, ( 2 ) there are several steps in implementing participatory learning methods aided by picture series as the media to improve students ability in writing narrative text, and ( 3 ) students responded very positively to the implementation of participatory learning methods aided by picture series in writing narrative text. Based on those results, researcher suggests to implement the participatory learning methods aided by picture series, as one of methods of learning and innovative media, in teaching language in general and particularly in teaching Bahasa Indonesian.keyword : participatory learning methods, picture series, narrative
KRITIK PENGARANG TERHADAP PEMBALAKAN HUTAN PADA NOVEL NYANYIAN KEMARAU DAN TANGISAN BATANG PUDU: KAJIAN EKOKRITIK DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA Syamil, Imaduddin; Yasa, I Nyoman; Sriasih, Sang Ayu Putu
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.24538

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) eksploitasi hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu, (2) kritik pengarang terhadap pembalakan hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu serta (3) relevansi kritik pengarang terhadap pembalakan hutan pada novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu dalam pembelajaran sastra di SMA. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini yaitu novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu dan objek penelitian yakni (1) eksploitasi hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu, (2) kritik pengarang terhadap pembalakan hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu, serta (3) relevansi kritik pengarang terhadap pembalakan hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu. Data dikumpulkan dengan metode studi pustaka dan metode observasi. Adapun hasil penelitian, yaitu (1) eksploitasi hutan dalam novel Nyanyian Kemarau dan Tangisan Batang Pudu meliputi penebangan hutan, pembakaran di kawasan hutan dan pembangunan di kawasan hutan, (2) kritik pengarang dalam novel ini, antara lain (a) menyatakan tokoh, alur, latar dan amanat yang difungsikan sebagai kritik, (b) menunjukkan perilaku para pengusaha yang melakukan eksploitasi hutan, (c) menghadirkan dampak buruk akibat adanya eksploitasi hutan, (3) relevansi penelitian ini terhadap pembelajaran sastra di SMA adalah (a) terintegrasinya materi pembelajaran sastra di SMA meliputi cerpen, novel, dan puisi, (b) menanamkan nilai luhur untuk menjaga kelestarian alam. Implementasi penelitian ini adalah melakukan tindakan nyata sebagai wujud menjaga kelestarian alam
STRATEGI DAN PROSES KREATIF PRODUKSI PEMENTASAN DRAMA DALAM PEMBELAJARAN DRAMA KELAS XI SMA NEGERI BALI MANDARA Mahendra, Putu Arya; Gunatama, Gede; Suandi, Nengah
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) strategi pengajaran drama kelas XI SMA Negeri Bali Mandara, (2) proses kreatif produksi pementasan drama dalam pembelajaran drama kelas XI SMA Negeri Bali Mandara, dan (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan proses kreatif produksi pementasan drama dalam pembelajaran drama kelas XI SMA Bali Mandara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara. Metode dokumentasi digunakan untuk melengkapi metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) strategi pengajaran drama kelas XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap penjelajahan, tahap intepretasi dan tahap rekreasi, (2) proses kreatif produksi pementasan drama dalam pembelajaran drama kelas XI IPS 2 dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap latihan dan tahap pementasan, (3) kendala yang dihadapi saat proses kreatif pementasan drama dalam pembelajaran drama kelas XI IPS 2 SMA Negeri Bali Mandara, yaitu  terjadi pada kendala nonteknis berupa keterbatasan waktu latihan dan padatnya kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah.
ANALISIS CITRA DAN PENCITRAAN BERITA KISAH ANTOLOGI LIPUTAN MENDALAM DAN MEMIKAT ., Noval Amanda Firdaus; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) citra yang digunakan oleh wartawan, (2) cara wartawan membangun citra dan pencitraan, dan (3) kecenderungan pemanfaatan citra dan pencitraan dalam berita kisah Antologi Liputan Mendalam dan Memikat. Ancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian delapan judul berita kisah dalam Antologi Liputan Mendalam dan Memikat. Adapun objek penelitian ini adalah citra, pencitraan, dan kecenderungan wartawan dalam menggunakan citra tertentu. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) dari delapan berita kisah ditemukan 327 citra dengan rincian 108 citra penglihatan, 54 citra pendengaran, 4 citra penciuman, 4 citra pencecapan, 109 citra gerak, 47 citra perasaan, dan 1 citra perabaan. Di antara delapan wartawan, Alfian Hamzah paling banyak menggunakan citra dalam karyanya yaitu berjumlah 121 citra sedangkan Coen Husain Pontoh paling sedikit menggunakan citra yaitu hanya 5 citra, (2) wartawan membangun citra dengan sejumlah cara yaitu dengan melukiskan peristiwa secara terperinci, menggunakan frasa yang menggambarkan situasi penuh citra, menggunakan kata onomatope (peniruan suara), serta menggunakan kata yang sudah identik dengan citra, dan (3) kecenderungan yang ditemukan adalah wartawan lebih banyak menggunakan citra gerak dan penglihatan. Hal ini disebabkan karena sifat media cetak menuntuk seorang wartawan untuk menyajikan gambaran yang hidup kepada pembaca. Di antara citra (penglihatan, pendengaran, penciuman, pencecapan, gerak, perasaan, dan perabaan), citra perabaan tidak terlalu signifikan digunakan.Kata Kunci : berita kisah, citra, pencitraan this research aims to reviewing: (1) image used by journalists, (2) how journalist build an image and imagery, and (3) the tendency of use imagery and imagery of feature in Antologi Liputan Mendalam dan Memikat. The research design used is descriptive qualitative with research subjects eight tittle of feature in Antologi Liputan Mendalam dan Memikat. This research object is an image, imagery, and the tendency of journalists in using a particular image. The method used to collecting data is book study method. The result shows: (1) from eight feature found 327 images with details 108 visual imagery, 54 auditory imagery, 4 smeel imagery, 4 gustatory imagery, 109 kinaesthetic imagery, 47 feeling imagery, and 1 tactile imagery. Among the eight journalists, Alfian Hamzah most widely used imagery in his work amounted to 121 image while Coen Husain Pontoh at least use the image that is only 5 image, (2) journalist build an image with some ways, namely by describing the event in detail, using a phrase that describes the full image situation, using onomatopoeic word (imitation sound), as well as using a word that is synonymous with the image, (3) trends found were journalists more use kenaesthetic imagery and visual imagery. This is because the nature of the print media demanding a reporter to present a vivid picture to the reader. Among the image (visual, auditory, smell, gustatory, kinaesthetic, feeling and tactile), tactile image is not too significant palpability used.keyword : feature, image, imagery
ANALISIS NILAI-NILAI KEMANUSIAAN NOVEL “BEKISAR MERAH” KARYA AHMAD TOHARI DAN KESESUAIANNYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA ., Kadek Adi Wira Permata; ., Drs. I Wayan Rasna,M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3268

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari, dan (2) kesesuaian novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari sebagai bahan pembelajaran sastra. Subjek penelitian ini adalah novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari dan kesesuaiannya sebagai bahan pembelajaran sastra. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) nilai-nilai kemanusiaan dalam novel “Bekisar Merah” sangat beragam yang terdiri atas, nilai hedonik, nilai artistik, nilai kultural, nilai etis, moral, dan religius, serta nilai praktis. Selain nilai-nilai tersebut, ada beberapa nilai kemanusiaan yang peneliti temukan dalam novel tersebut, diantaranya kasih sayang, tolong-menolong, keyakinan, jujur, tenggang rasa, rela berkorban, tanggung jawab, tata karma, dan bijaksana, semua nilai kemanusiaan tersebut sangat tepat bagi pengembangan karakter siswa. (2) novel “Bekisar Merah” karya Ahmad Tohari tersebut dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran sastra karena menggunakan kata-kata yang mudah dipahami dan terdapat banyak nilai pendidikan karakter yang bisa diterapkan dalam pembelajaran sastra khususnya dalam membahas novel. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk meneliti lebih mendalam lagi tentang nilai-nilai kemanusiaan yang terdapat dalam karya sastra khusnya novel.Kata Kunci : nilai kemanusiaan, novel “Bekisar Merah”, Ahmad Tohari, pembelajaran, sastra. This study aimed at describing (1) the values of humanity contained in the novel entitled “Bekisar Merah” by Ahmad Tohari, and (2) the appropriateness of the novel entitled “Bekisar Merah” by Ahmad Tohari as a material for teaching literature. The subject of this study was a novel entitled “Bekisar Merah” by Ahmad Tohari. The object was values of humanity contained in the novel Bekisar Merah by Ahmad Tohari and its appropriateness as a material for teaching literature. The data collection method used in this study was documentation. The data were then analyzed using a descriptive qualitative technique. The results of this study were (1) the values of humanity in the novel "Bekisar Merah" were very diverse consisting of hedonic value, artistic value, cultural value, ethical, moral, religious, as well as practical value. In addition to these values, there were some values of humanity that the researcher observed within the novel, including affection, mutual help, confidence, honesty, tolerance, sacrifice, responsibility, manners, and thoughtful, all of the values of humanity were very precise for the character development of the students. (2) the novel entitled "Bekisar Merah" by Ahmad Tohari could be used as material for teaching literature as it used simple and understandable words and there were many values of character education that could be applied in the study of literature especially in discussing the novel itself. Based on these results, other researchers were advised to examine more deeply about values of humanity found in literature especially novel.keyword : values of humanity, a novel entitled "Bekisar Merah", Ahmad Tohari, learning, teaching literature.
PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK DI KELAS XI SMA NEGERI 1 TEJAKULA karmayasa, gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i1.278

Abstract

PENERAPAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENYIMAK DI KELAS XI SMA NEGERI 1 TEJAKULA oleh Gede Karmayasa, NIM 0812011076 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perencanaan guru sebelum menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran menyimak di Kelas XI SMA Negeri 1 Tejakula, (2) pelaksanaan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran menyimak di Kelas XI SMA Negeri 1 Tejakula, dan (3) kendala-kendala yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran menyimak di Kelas XI SMA Negeri 1 Tejakula. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian adalah dua guru Bahasa Indonesia yang mengajar di Kelas XI. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, pencatatan dokumen, dan wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi, pedoman wawancara, dan lembar pencatatan. Hasil penelitian ini adalah (1) Perencanaan yang dibuat oleh guru sebelum menerapkan model pembelajaran menyimak tidak berpedoman dengan Permen 41 Tahun 2007. Guru masih lemah dalam merancang perencanaan pembelajaran, (2) Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran aspek menyimak di Kelas XI, SMA Negeri 1 guru selalu melaksanakan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Dalam kegiatan inti, guru melaksanakan kegiatan eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Dalam kegiatan eksplorasi guru menerapkan komponen konstruktifisme dalam pembelajaran. Dalam kegiatan elaborasi, guru melaksanakan pembelajaran inkuiri, masyarakat belajar, dan bertanya melalui tanya jawab. Kegiatan konfirmasi tidak tergambar dengan jelas pelaksanaannya. Penerapan CTL dalam pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru belum berjalan dengan baik. (3) Kandala-kendala yang dihadapi guru dalam menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran aspek menyimak di Kelas XI, SMA Negeri 1 Tejakula adalah (1) keterbatasan buku penunjang, (2) pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di kelas, (3) waktu yang digunakan untuk menerapkan model Contextual Teaching and Learning masih kurang. Kata kunci: model Contextual Teaching and Learning, guru, pembelajaran menyimak.

Page 24 of 122 | Total Record : 1214