cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
TIPE PERTANYAAN BACAAN DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA Junaedi, Risma
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.516

Abstract

TIPE PERTANYAAN BACAAN DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 SINGARAJA oleh I Gusti Ngurah Risma Junaedi, NIM 0912011009 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tipe pertanyaan bacaan yang diajukan guru dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, (2) cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) cara guru merespons jawaban siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII SMP Negeri 1 Singaraja yang berjumlah 1 orang, sedangkan objek penelitian ini adalah tipe pertanyaan bacaan yang digunakan dalam pembelajaran membaca di kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja, cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan tersebut, dan cara guru merespons jawaban siswa yang mengarah pada tipe pertanyaan bacaan yang diajukan guru. Data-data dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) guru menggunakan tipe pertanyaan bacaan literal dan inferensial dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja dan keberadaan tipe pertanyaan bacaan inferensial lebih mendominasi, (2) cara guru mengajukan tipe pertanyaan bacaan dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja adalah dengan cara tulis, (3) cara guru merespons jawaban siswa dalam pembelajaran membaca pemahaman pada siswa kelas VIII A1 dan VIII A9 SMP Negeri 1 Singaraja adalah dengan meminta pendapat lain. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa, tipe pertanyaan inferensial yang digunakan guru menjadikan kegiatan membaca pemahaman lebih bermakna bagi siswa, cara tulis yang digunakan guru dalam mengajukan pertanyaan bacaan dapat mengantisipasi faktor lupa dari siswa yang sewaktu-waktu bisa muncul ketika menyimak pertanyaan bacaan, dan cara guru merespons jawaban siswa dengan meminta kembali pendapat siswa yang lain akan dapat memberi kesempatan kepada siswa lain untuk unjuk pendapat dan aktif dalam diskusi. Untuk itu, disarankan kepada guru Bahasa Indonesia agar mempertahankan bahkan meningkatkan cara mengajar terkait dengan pembelajaran membaca pemahaman dengan menggunakan pertanyaan bacaan.   Kata Kunci      : tipe pertanyaan bacaan, pembelajaran, membaca pemahaman.
PELAKSANAAN PEMBBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PRAKTIK LANGSUNG UNTUK SISWA BIPA BEGINNER CLASS DI YAYASAN CINTA BAHASA INDONESIAN LANGUAGE SCHOOL ., I Made Artayasa; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11611

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perencanaan pembelajaran menggunakan metode praktik langsung BIPA di Cinta Bahasa Indonesian Language School, (2) mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran pembelajaran menggunakan metode praktik langsung BIPA di Cinta Bahasa Indonesian Language School, dan (3) mendeskripsikan evaluasi pembelajaran menggunakan metode praktik langsung BIPA di Cinta Bahasa Indonesian Language School. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah pengajar BIPA pada jenjang kelas Beginner dan siswa BIPA pada jenjang kelas Beginner di Yayasan Cinta Bahasa Indonesian Language School dan objek penelitian adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menggunakan metode praktik langsung untuk siswa BIPA Beginner Class di Yayasan Cinta Bahasa Indonesian Language School. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran BIPA menggunakan metode praktik langsung perlu dimaksimalkan lagi, karena terdapat komponen-komponen pada rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang belum sesuai. (2) pelaksanaan pembelajaran BIPA yang dilaksanakan pengajar sudah berlangsung baik dan sesuai RPP sehingga dapat membantu pebelajar berkomunikasi secara langsung dengan penutur asli bahasa Indonesia. (3) evaluasi pembelajaran BIPA yang dilaksanakan pengajar belum sepenuhnya memenuhi sasaran dalam kegiatan evaluasi, karena pengajar hanya menggunakan teknik evaluasi nontes saja.. Kata Kunci : pelaksanaan pembelajaran, menggunakan metode praktik langsung, bahasa Indonesia, BIPA ABSTRACT This study aims to (1) describe learning planning using BIPA's hand’s on learning method at Cinta Bahasa Indonesian Language School, (2) to describe the implementation of learning learning using BIPA's hand’s on learning method at Cinta Bahasa Indonesian Language School, and (3) to describe learning evaluation using BIPA's hand’s on learning method at Cinta Bahasa Indonesian Language School. This research uses descriptive qualitative research design. Subjects of this study were BIPA teachers in beginner class and BIPA students at beginner class at Yayasan Cinta Bahasa Indonesia Language School and the object of research is planning, implementation, and evaluation of learning using hand’s on learning method for BIPA Beginner Class students at Yayasan Cinta Bahasa Indonesian Language School. The method used to collect data is the method of observation, documentation, and interview. The results of this study indicate that (1) BIPA learning plan using hand’s on learning method needs to be maximized again, because there are components in the lesson plan of learning implementation (RPP) that is not yet appropriate. (2) the implementation of BIPA learning conducted by the teachers has been going well and according to the RPP so that it can help the learners communicate directly with native speakers of the Indonesian language. (3) BIPA learning evaluation conducted by teachers has not fully met the objectives in the evaluation activities, it is because the lecturer only uses non nontes evaluation techniques. keyword : implementation of learning, using hand’s on learning method, Indonesian language, BIPA
PENGUATAN VERBAL DAN NONVERBAL GURU BAHASA INDONESIA DALAM MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN TEKS CERPEN DI KELAS VIIG SMP N 1 BANJAR ., Ni Ketut Sri Utami; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6252

Abstract

Penelitian yang berjudul “Penguatan Verbal dan Nonverbal Guru Bahasa Indonesia dalam Melaksanakan Pembelajaran Teks Cerpen di Kelas VIIG SMP Negeri 1 Banjar” bertujuan untuk mendeskripsikan (1) penguatan verbal guru dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIG SMP N 1 Banjar, (2) penguatan nonverbal guru dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIG SMP N 1 Banjar, serta (3) fungsi penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIG SMP N 1 Banjar. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIIG SMP N 1 Banjar dan objek penelitiannya adalah penguatan verbal dan nonverbal guru dalam pembelajaran teks cerpen di kelas VIIG SMP N 1 Banjar. Data penelitian dikumpulkan melalui metode observasi dan metode wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah (1) penguatan verbal yang digunakan guru berupa kata “bagus, tepat, benar, dan cukup bagus”; (2) penguatan nonverbalnya berupa ekspresi wajah, gerakan tangan, gerakan mendekati, penguatan tanda, dan sentuhan; (3) Tuturan penguatan verbal guru mengandung fungsi ekspresif, fungsi representatif, dan fungsi direktif, sedangkan tuturan penguatan nonverbal mengandung fungsi repetisi dan fungsi subtitusi; (4) Penguatan gabungan yang digunakan guru berupa kata “bagus dan benar” disertai dengan acungan jempol dan tepuk tangan. Kata Kunci : penguatan verbal, penguatan nonverbal, dan pembelajaran teks cerpen The study, entitled "Verbal and Nonverbal Reinforcement Teacher Indonesian Implement Learning Text Short Story in Class VIIG SMP Negeri 1 Banjar" aims to describe (1) the strengthening of verbal teachers in instructional text stories in class VIIG SMP N 1 Banjar, (2) strengthening nonverbal teachers in the classroom learning the short story text VIIG SMP N 1 Banjar, and (3) strengthening the functions of verbal and nonverbal teacher in the classroom learning the short story text VIIG SMP N 1 Banjar. This study used a qualitative descriptive design. Subjects were Indonesian teachers who teach in the classroom VIIG SMP N 1 Banjar and the object of research is the strengthening of verbal and nonverbal teacher in the classroom learning the short story text VIIG SMP N 1 Banjar. The research data were collected through observation and interview methods. Results of this study were (1) strengthening teachers used verbal form of the word "good, right, true, and good enough"; (2) strengthening nonverbal form of facial expressions, hand gestures, movement approaching, strengthening of the mark, and touch; (3) speech teacher verbal reinforcement containing expressive function, representative function, and the function of the directive, while strengthening the functions of nonverbal reps and function substitution; (4) Strengthening the combined used by teachers in the form of the word "good and right" accompanied by a thumbs up and applause. keyword : verbal reinforcement, reinforcement nonverbal, and text learning stories
Implementasi Pembelajaran Apresiatif Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Puisi Siswa Kelas VII B1 SMP Negeri 6 Singaraja ., Ana Rohana; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3449

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah yang ditempuh dalam implementasi pembelajaran apresiatif membaca puisi; (2) mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam kemampuan membaca puisi siswa; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap implementasi pembelajaran apresiatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII B1 SMP Negeri 6 Singaraja. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran, kemampuan membaca puisi siswa, dan respons siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, tes, dan kuesioner. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini dititikberatkan pada tiga hal, yaitu pemberian poin, mengacak urutan siswa, dan penggunaan tes puisi yang sesuai; (2) implementasi pembelajaran apresiatif dapat meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa. Hal ini dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal, yakni pada pratindakan skor rata-rata klasikal 69 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 71,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 79,6 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap implementasi pembelajaran apresiatif untuk meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 6 Singaraja agar menerapkan pembelajaran apresiatif dalam pembelajaran membaca puisi sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : pembelajaran, apresiatif, membaca puisi There are some goals in this classroom based action research. They are (1) to describe the steps used in implementing appreciative learning of reading poem; (2) to describe the increasing of students learning results in this case is their ability in reading poem itself; (3) to describe the students responses towards the appreciative learning implementation. Subjects on this research are both teacher and B1 junior highschool students of SMP N 6 Singaraja. Meanwhile the object of this research are the steps taken in learning ability, capability of reading poem, and the students response themeselves. The method of data collection which is used in this research are obsecrvation, test, and also questioner. These data would be analyzed in form of descriptive – qualitative and descriptive – quantitative technique. The result of the research shows that; (1) the right steps of learning in this research is more concern on three aspects such as; the way how to give the correct poin, random the students arrangement, and the appropriate poem whis is being used; (2) the apreciative learning implementation can increase the students’ ability in reading poem. It can be seen on classical students’ average that on pre-action classical average is 69 (mediate), the classical average of Ist cyclus is 71,5 (good), while on the 2nd cyclus they get 79.6 which is much more better than before; (3) students give a positive responses toward the implementation of apreciative learning in order to increase the students’ ability in reading poem. Therefore, Bahasa Indonesia teacher of SMP N 6 Singaraja hopefully applies the appreciative learning in reading poem as this research has found.keyword : Learning, Appreciative, Reading poem
PEMANFAATAN VIDEO KARTUN ANIMASI BANG ONE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS OPINI SISWA KELAS XI IPB 1 DI SMA NEGERI 1 UBUD Suarjaya, Wayan
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.987

Abstract

PEMANFAATAN VIDEO KARTUN ANIMASI BANG ONE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS OPINI SISWA KELAS XI IPB 1 DI SMA NEGERI 1 UBUD oleh I Wayan Suarjaya, NIM 0912011061 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan langkah-langkah dalam pembelajaran menulis opini dengan pemanfaatan video kartun animasi Bang One di kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Ubud, (2) mendeskripsikan dapat atau tidaknya pemanfaatan video kartun animasi Bang One meningkatkan keterampilan menulis opini siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Ubud, dan (3) mendeskripsikan respons siswa dalam pembelajaran menulis opini dengan pemanfaatan video kartun animasi Bang One di kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Ubud. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI IPB 1 SMA Negeri 1 Ubud, sedangkan objeknya adalah langkah-langkah dan respons siswa dalam penggunaan video kartun animasi Bang One sebagai media pembelajaran, hasil belajar menulis opini siswa kelas XI IPB 1 di SMA Negeri 1 Ubud. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode kuesioner, dan metode wawancara. Data-data dari tes dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif, data dari observasi dianalisis secara kualitatif, serta data dari kuesioner dan wawancara dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ada 19 langkah yang dapat ditempuh dalam pemanfaatan video kartun animasi Bang One untuk meningkatkan kemampuan menulis opini siswa, (2) pemanfaatan video kartun animasi Bang One dapat meningkatkan kemampuan siswa menulis opini. Hal ini ditandai oleh peningkatan perolehan skor rata-rata siswa. Sebelum diberikan tindakan skor rata-rata siswa yaitu 74, setelah pelaksanaan tindakan siklus I meningkat menjadi 81,5, dan pada siklus II menjadi 86,7, dan (3) Siswa memberikan respons positif terhadap pembelajaran pemanfaatan video kartun animasi Bang One untuk meningkatkan kemampuan menulis opini siswa. Kata kunci: video kartun animasi Bang One, menulis opini
APRESIASI SASTRA SECARA RESEPTIF TERHADAP TEKS PUISI SISWA KELAS X MIPA 9 DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Luh Putu Yumi Kusuma; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12036

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan struktur teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan apresiasi sastra reseptif terhadap teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja, sedangkan objeknya adalah apresiasi sastra reseptif terhadap teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi teks puisi siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kartu data. Metode analisis data yang dilakukan ada tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja sudah cukup baik dalam memenuhi struktur fisik dan struktur batin puisi. Teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja sudah menggunakan struktur fisik berupa diksi (makna kias, simbol, dan rima), pengimajian, dan kata konkret. Teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja juga sudah menggunakan struktur batin berupa tema, nada dan suasana, serta amanat. Hasil apresiasi sastra secara reseptif terhadap teks puisi siswa ini adalah secara keseluruhan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.Kata Kunci : apresiasi sastra reseptif, teks puisi This study took place in SMA Negeri 1 Singaraja. This study aimed to 1) describe text structure of poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja, 2) describe receptive literacy appreciation to poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja. This study was descriptive qualitative study. The subject was 10th grade MIPA 9 Students of SMA Negeri 1 Singaraja and the object was receptive literacy appreciation to poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja. This study used data collection method namely documentation. The instrument which used to obtain the data was data card. There were 3 steps of data analysis such as data reduction, data display and conclusion drawing. The result showed that poetry text of grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja was good enough in terms of physical (diction, symbol, rhyme) and internal (theme, tone, mental situation and moral value) aspect. The result of receptive literacy appreciation to poetry text of these students has strength and weaknesskeyword : receptive literacy apreciation, poetry
*Implementasi Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Teks Diskusi Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 4 Singaraja ., Siti Lutfiyah; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6757

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja, (2) hambatan-hambatan implementasi pendekatan saintifik pada teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja, hambatan-hambatan implementasi pendekatan saintifik pada teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi melalui beberapa tahap yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan data, mencoba dan mengomunikasikan, dari kelima tahapan pendekatan saintifik tersebut tahapan mengumpulkan informasi dan mengolah informasi/mengasosiasikan tidak maksimal diterapkan oleh guru. (2) hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik tahap mengumpulkan informasi yakni kurangnya fasilitas yang memadai bagi siswa membuat siswa hanya mengandalkan fasilitas yang ada. Siswa hanya dapat mengandalkan pengetahuan mereka melalui buku paket siswa yang sudah disediakan. Hambatan tahap mengolah informasi juga dialami guru saat guru telah menjelaskan kepada siswa tentang tugas yang akan mereka kerjakan, masih banyak siswa yang bertanya dan hal tersebut membuat guru berulang kali menjelaskan. Kurangnya informasi dan sosialisasi tentang pendekatan saintifik, rendahnya keterampilan guru mengelola pembelajaran teks diskusi dengan penerapan pendekatan saintifik. Karakteristik dan kemampuan siswa yang berbeda sehingga, menyulitkan guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik. Kata Kunci : pendekatan saintifik, Kurikulum 2013 pembelajaran teks diskusi *This research aims to describe (1) implementation of the scientific approach to the study of the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja, (2) barriers implementation of scientific approach on the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja. The subject of this research is the teacher who teaches the class VIII SMP Negeri 4 Singaraja. The object of this research is a scientific approach to the study of the implementation of the text of the discussion grade VIII SMP Negeri Singaraja, 4 barriers implementation of scientific approach on the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Data collection methods used in this research is a method of observation, and interviews. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The results of this research indicate (1) the implementation of a scientific approach to the study of the text of the discussion through several stages, namely to observe, ask yourself, collect data, try and communicating, from the fifth stage of the stages of a scientific approach to information gathering and processing information/associate not optimally applied by teachers. (2) obstacles faced by teachers in implementing the scientific approach to information gathering stage of the lack of adequate facilities for the students to make students only rely on existing facilities. Students can only rely on their knowledge through the books that you have prepared students Pack. The resistance stage of processing the information also experienced teacher when the teacher has explained to the students about the task they are working on, there are still many students asked and this makes the teacher repeatedly explained. Lack of information and the dissemination of scientific approach, low skill teachers manage learning text discussion with the application of the scientific approach. The characteristics and capabilities of the different students so that, difficult teachers in implementing the scientific approach. keyword : *Curriculum, scientific approach to 2013 text learning discussion
Permasalahan Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL) 3 SMK Negeri 3 Singaraja Berdasarkan Kurikulum 2013 ., Roselina Anjeni; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3956

Abstract

Abstrak Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) permasalahan guru dalam perencanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja, (2) permasalahan guru dalam pelaksanaan pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja, dan (3) permasalahan guru dalam evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia di kelas X TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah permasalahan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan, yaitu metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah, lembar observasi, catatan lapangan, dan wawancara tidak terstruktur. Hasil penelitian ini adalah (1) Permasalahan guru dalam pembelajaran bahasa Indonesia didapat dari tiga komponen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Permasalahan dalam perencanaan pembelajaran, yaitu terletak pada dua Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada komponen Identitas, Kompetensi Inti, Kompetensi Dasar dan Indikator, Tujuan Pembelajaran, Metode pembelajaran, Media, Alat dan Sumber Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran dan Penilaian. Permasalahan dalam pelaksanaan pembelajaran adalah pada kegiatan pendahuluan guru tidak memberikan apersepsi kepada siswa. Pada kegiatan inti pembelajaran, guru tidak menggunakan media sebagai alat bantu dalam pelaksanaan pembelajaran, dan tidak terlaksananya tahapan pembelajaran saintifik dengan baik. Permasalahan pada kegiatan akhir pembelajaran adalah guru tidak melakukan evaluasi langsung setelah pembelajaran berakhir Kata Kunci : Permasalahan guru, Pembelajaran bahasa Indonesia, kurikulum 2013 Abstract This research uses qualitative descriptive research design that aim to describe : (1) the teachers' problems in Indonesian learning plan in X class TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja, (2) the teachers' problems in Indonesian learning implementation in X class TITL 3 SMK Negeri 3 Singaraja, and (3) the teachers' problems in Indonesian learning evaluation in X class TITL SMK Negeri 3 Singaraja. This research object is teachers' problems in Indonesian learning. The data gathering methods are observation, documentation, and interview method. The research instruments that used in this research are observation sheets, field notes, and unstructured interview. The research instruments that used in this research are observation sheets, field notes, and unstructured interview. The research results are (1) the teachers' problems in Indonesian learning got from three components, that are plan, implementation, and learning evaluation. The problems in learning plan are at two Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) in the identities, main competentions, media, tools and learning resources, learning and judging activity steps. The problems in learning implementation are at teachers' pilot activity that don't give the . The problems in learning plan are at two Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) in the identities, main competentions, media, tools and learning resources, learning and judging activity steps. The problems in learning implementation are at teachers' preliminary activities that don't give the apperception to the students. In the main implementation learning activity, teachers don't use media as the tools in learning implementation and the scientific learning isn't well done. The problems in the end of learning are the teachers don't evaluate directly after the learning ends keyword : Teacher problems, Indonesian learning, 2013 curiculum
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUNTING PARAGRAF ARGUMENTATIF DARI SEGI BAHASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS X.4 SMA SARASWATI SERIRIT Narwianti, Eka
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 7 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i7.1168

Abstract

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYUNTING PARAGRAF ARGUMENTATIF DARI SEGI BAHASA DENGAN MENGGUNAKAN METODE INKUIRI PADA SISWA KELAS X.4 SMA SARASWATI SERIRIT oleh Ni Putu Eka Narwianti, NIM 0912011045 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa menyunting paragraf argumentatif dengan penerapan metode inkuiri, (2) mendeskripsikan langkah-langkah yang tepat dalam penerapan metode inkuiri, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan metode inkuiri. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X.4 SMA Saraswati Seririt yang berjumlah 33 orang. Objek penelitian ini adalah peningkatan hasil, langkah-langkah penerapan metode inkuiri dan respons siswa terhadap penerapan metode inkuiri dalam pembelajaran menyunting paragraf argumentatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, dan metode angket/kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuntitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penerapan metode pembelajaran inkuiri meningkatkan kemampuan siswa menyunting paragraf argumentatif, (2) terdapat 11 langkah penerapan metode inkuiri untuk meningkatkan kemampuan siswa menyunting paragraf argumentatif. Langkah-langkah tersebut menekankan pada siswa untuk berpikir dan bekerja keras atas inisiatif sendiri, bersikap objektif, jujur dan terbuka dalam pembelajaran menyunting paragraf argumentatif, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap penerapan metode inkuiri dalam pembelajaran menyunting paragraf argumentatif. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran inkuiri menunjukkan hasil yang positif, baik itu hasil belajar menyunting paragraf argumentatif, langkah-langkah penerapan metode pembelajaran, maupun respons yang diberikan oleh siswa. Kata kunci: metode pembelajaran inkuiri, menyunting, paragraf argumentatif
ANALISIS NASKAH DRAMA KARYA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 7 SINGARAJA DIKAJI DARI SEGI STRUKTUR DRAMATIK DAN PANDANGAN PARA TOKOH ., NI KADEK TRISNA W; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14355

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) struktur dramatik dalam naskah drama karya siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja, dan (2) pandangan para tokoh dalam naskah drama karya siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah naskah drama karya siswa kelas VIIIA SMP Negeri 7 Singaraja. Objek dalam penelitian ini adalah struktur dramatik dan pandangan para tokoh. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode dokumentasi. Data yang dikumpulkan berupa struktur dramatik dan pandangan para tokoh. Hasil penelitian ini adalah (1) sebagian besar siswa kelas VIII A SMP Negeri 7 Singaraja sudah mampu membuat naskah drama dengan struktur dramatik yang lengkap dimulai dari bagian awal (eksposisi), komplikasi (konflik), bagian tengah (klimaks/krisis), bagian akhir (resolusi), dan simpulan (konklusi). Selain itu, terdapat siswa yang membuat naskah drama hanya terdiri atas empat bagian, tiga bagian, dan dua bagian struktur dramatik. (2) Naskah drama yang ditulis oleh siswa sebagian besar sudah menunjukkan pandangan tokoh yang terdapat pada dialog para tokoh. Siswa sudah mampu membuat pandangan para tokoh dengan baik. Siswa mengemas pandangan tersebut sesuai dengan yang mereka alami, lihat, ataupun dengar. Pandangan-pandangan yang ada pada naskah drama siswa meliputi: pandangan mengenai arti persahabatan, anak yang durhaka, pertengkaran, tolong menolong (sosial), kesehatan, dan tidak menyakiti makhluk hidup lainnya. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan sumbangan pengetahuan, dijadikan masukan mengenai pembelajaran menulis naskah drama di sekolah, dan memudahkan siswa dalam belajar menulis naskah drama yang memiliki struktur drama yang jelas dan pandangan pada tokoh.Kata Kunci : struktur dramatik, pandangan para tokoh, naskah drama This study was aimed at describing (1) dramatic structure of drama scenario of VIIIA class students in SMP Negeri 7 Singaraja and (2) views of characters in drama scenario which created by VIIIA class students in SMP Negeri 7 Singaraja. This study was descriptive qualitative research. The subject of this study was the drama scenario created by the students of class VIIIA SMP Negeri 7 Singaraja. The object of this study was dramatic structure and views of the characters. The method of data collection was conducted through documentation method. The data was collected in the form of dramatic structure and views of the characters. The results of this study are (1) most of the students of VIII A class in SMP Negeri 7 Singaraja have been able to make drama scenario with complete dramatic structure which is started from the beginning (exposition), the compilation (conflict), the middle (climatic/crisis), the end (resolution), and the conclusions (conclusions). In additional, there are students create drama scenario which only consist of four parts, three parts and two parts of dramatic structure. (2) Drama scenario that is created by the students mostly had showed characters' view on the characters' dialogue. Students are able to create characters' view well. Students wrap that characters' view based on what they have experienced, seen or listened. The views on the students' drama scenario cover: view about the meaning of friendship, the rebellious child, the quarrel, helping each other (social), health, and not to harm other creatures. This research findings are hoped could give knowledge contribution, could be a suggestion in learning about drama scenario writing at school and the students could be easy in learning about drama scenario writing with a clear structure and characters' views.keyword : dramatic structure, views of characters, drama scenario

Page 28 of 122 | Total Record : 1214