cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
ANALISIS BUTIR SOAL PILIHAN GANDA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SMK NEGERI 3 SINGARAJA ., Ni Putu Sintya Winata; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2988

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesesuaian kisi-kisi dengan butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia; (2) mendeskripsikan penerapan kaidah penyusunan butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia; (3) mendeskripsikan penerapan kaidah bahasa Indonesia pada butir soal pilihan mata pelajaran bahasa Indonesia. Subjek penelitian ini adalah soal ulangan umum semester ganjil tahun ajaran 2013/2014 mata pelajaran bahasa Indonesia di SMK Negeri 3 Singaraja. Subjek tersebut terdiri atas tiga berkas soal ulangan umum semester ganjil tahun ajaran 2013/2014. Objek penelitian ini adalah (1) kesesuaian kisi-kisi butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia; (2) penerapan kaidah penulisan soal pada butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia; (3) penggunaan kaidah bahasa Indonesia pada butir soal pilihan ganda mata pelajaran bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) kesalahan pada kisi-kisi soal yang ditemukan berupa kesalahan pada domain pengukuran indikator dan soal; (2) Penyimpangan penerapan kaidah penulisan soal yang ditemukan berupa pokok soal tidak jelas, ketidakhomogenan opsi, dan pernyataan “semua jawaban benar” pada opsi; (3) Penyimpangan penerapan kaidah bahasa Indonesia (ejaan) yang ditemukan, yaitu penyimpangan penerapan pemakaian huruf dan pemakaian tanda baca. Penyimpangan penerapan kaidah bahasa Indonesia (struktur) berupa kesalahan pembentukan kata, kalimat pleonastis, kalimat fragmentaris, dan partikel penegas –kah. Penyimpangan kaidah bahasa (diksi) yang ditemukan berupa kesalahan pemakaian pasangan tetap (idiom) dan pemakaian kata depan di, dari, dan pada. Kata Kunci : butir soal pilihan ganda, kisi-kisi, kaidah penulisan soal, kaidah bahasa Indonesia The aim of this qualitative deskriptive study are (1) describing the suitability of the lattice with multiple choice items Indonesian subjects; (2) describing the application of the rules of preparation of multiple-choice items were Indonesian subjects; (3) describing the application of Indonesian rule on item selection Indonesian subjects. The subjects were Indonesian subjects questions test semester in academic year 2013/2014 at SMK Negeri 3 Singaraja. The subject of the file consists of three general tests semester in academic year 2013/2014. The object of this study were (1) the suitability of the lattice points multiple-choices questions Indonesian subjects; (2) the application of the rule-writing multiple-choice questions items were Indonesian subjects; (3) the use of Indonesian rule in point of mulple-chouice question Indonesian subjects. Methods of data collection in this study were documentation method and interviews method. Data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The results of this study are (1) errors in the lattice form of question found in the domain of measurement error indicators and questions; (2) deviation of the application of the rules found in the form of writing about the subject matter is not clear, there are any irregularities in the option , and the statement of "all of the aswer are right" in option; (3) deviation of the application of Indonesian rule (spelling) found such as: deviation of application usage and the use of punctuation letters. Deviations of Indonesian application rules (sructure) in the form of word formation such as: errors in form of word, pleonastic sentences, fragmentary sentences, and whether emphatic particle. Deviations the rules of language (diction) found a regular partner usage errors (idioms) and the use of prepositions di, dari, and pada.keyword : multiple choice question, lattice form of question, rule of writing question, rule of language indonesian.
PENGGUNAAN TEKNIK REIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA KHUSUSNYA BERCERITA PADA SISWA KELAS VII 12 SMP NEGERI 2 SINGARAJA sriantini, komang ayu
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i1.284

Abstract

PENGGUNAAN TEKNIK REIS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA KHUSUSNYA BERCERITA PADA SISWA KELAS VII 12 SMP NEGERI 2 SINGARAJA Komang Ayu Sriantini (0812011080) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Pendidikan Ganesha ABSTRAK Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan (1) mengetahui peningkatan kemampuan berbicara khususnya bercerita, (2) mengetahui langkah-langkah penggunaan teknik REIS guna meningkatkan kemampuan berbicara khususnya bercerita, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penggunaan teknik REIS dalam pembelajaran berbicara khususnya bercerita. PTK ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII 12 SMP Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 40 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar atau keterampilan berbicara siswa, langkah-langkah pembelajaran, dan respons siswa dalam pembelajaran dengan penggunaan teknik REIS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, metode tes, metode angket/kuesioner, dan metode wawancara. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data mengenai langkah-langkah pembelajaran. Data metode penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Data mengenai peningkatan hasil belajar berbicara dikumpulkan dengan metode tes dan dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Data respons siswa dikumpulkan dengan metode angket/kuesioner dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) teknik REIS dapat meningkatkan kemampuan berbicara khususnya bercerita siswa, yakni pada siklus I, siswa memperoleh nilai rata-rata secara klasikal 74,5, sedangkan pada siklus II, nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 76,15, (2) terdapat beberapa langkah penggunaan teknik REIS untuk meningkatkan kemampuan berbicara khususnya bercerita siswa. Langkah-langkah tersebut menekankan pada pembelajaran yang menyenangkan siswa karena melibatkan kegemaran siswa sehingga penampilan siswa menjadi lebih baik, (3) siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan teknik REIS untuk meningkatkan kemampuan berbicara khususnya bercerita siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan oleh guru, siswa, dan peneliti lain sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran berbicara.  Kata kunci: teknik REIS dan kemampuan bercerita  
PENGGUNAAN MEDIA SANDIWARA BONEKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 5 SINGARAJA ., Putu Yoko Andriawan; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11269

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di SMP Negeri 5 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menyimak siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Singaraja dengan menggunakan media sandiwara boneka. (2) mendeskripsikan respons siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Singaraja terhadap penggunaan media sandiwara boneka untuk meningkatkan keterampilan menyimak. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dengan dua siklus dan menggunakan lima tahap dari penelitian tindakan kelas, ,yakni (1) refleksi awal, (2) perencanaan, (3) pelaksanaan, (4) observasi, dan (5) refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas VII A. Yang bernama Dra. Ni Wayan Suastika dan siswa kelas VII A SMP Negeri 5 Singaraja. Objek dalam penelitian ini adalah penggunaan media sandiwara boneka untuk meningkatkan keterampilan menyimak siswa kelas VII A dan respons siswa terhadapnya. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa tes, observasi, kuisioner dan wawancara. Berdasarkan kedua jenis data yang diperoleh, maka teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata siklus I adalah 71,1 atau mengalami peningkatan 3,9 dari nilai sebelumnya (Prasiklus) 67,2. Nilai rata-rata siklus II 79,46 atau meningkat 8,36 dari siklus I dan meningkat 12,26 dari nilai rata-rata prasiklus. Perolehan rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 39,23 dalam kategori setuju dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 48,6 dalam kategori sangat setuju. Dalam pembelajaran menyimak guru kreatif dalam memilih media pembelajaran, agar siswa tidak jenuh dalam belajar.Kata Kunci : keterampilan menyimak, sandiwara boneka. This classroom action research was conducted at SMP Negeri 5 Singaraja. This study aims to (1) describe the improvement of listening skills of students of class VII A SMP Negeri 5 Singaraja using the puppet theater media. (2) to describe the response of grade VII A students of SMP Negeri 5 Singaraja to the use of puppet plays to improve listening skills. This research is a classroom action research (PTK) conducted with two cycles and uses five stages of classroom action research, ie (1) initial reflection, (2) planning, (3) implementation, (4) observation, and (5) reflection . Subjects in this study are Indonesian language teachers in class VII A. Which named Dra. Ni Wayan Suastika and grade 5 students of SMP Negeri 5 Singaraja. The object of this research is the use of puppet theater media to improve listening skill of class VII A student and student's response to it. This study uses collection data methods in the form of tests, observations, questionnaires and interviews. Based on the two types obtained of data, the data analysis techniques used in this study is a quantitative descriptive data analysis techniques and qualitative descriptive data analysis techniques. The results showed the average value of cycle I was 71.1 or an increase of 3.9 from the previous value (Prasiklus) 67.2. The average value of cycle II 79.46 or increased 8.36 from cycle I and increased 12.26 from the average value of prasiklus. The average acquisition of student responses in cycle I was 39.23 in the agreed category and in cycle II increased by 48.6 in the category strongly agreed. In learning listening to creative teachers in choosing learning media, so students are not saturated in learning.keyword : listening skill, puppet show.
PENGGUNAAN VIDEO ANAK “PERTUALANGAN ALICE DI NEGERI AJAIB” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA MENULIS CERITA FANTASI DI KELAS VII H SMP NEGERI 2 SAWAN Saputra, Kadek Rudy; Sutama, I Made; Gunatama, Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20527

Abstract

Penelitian tindakan kelas yang dilakukan di SMP Negeri 2 Sawan ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi dengan penggunaan video anak “pertualangan Alice di negeri ajaib” pada siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Sawan, (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa menulis cerita fantasi melalui video anak “pertualangan Alice di negeri ajaib” pada siswa kelas VII H SMP Negeri 2 Sawan, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penggunaan video anak “pertualangan Alice di negeri ajaib” dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita fantasi di kelas VII H SMP Negeri 2 Sawan. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus dan menggunakan lima tahap penelitian tindakan kelas, yakni (1) refleksi awal, (2) perencanaan tindakan, (3) pelaksanaan, (4) observasi dan evaluasi, dan (5) refleksi. Data dikumpulkan dengan metode observasi, tes, angket/ kuisioner, serta wawancara dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata siklus I adalah 77,58 atau mengalami peningkatan 8,75 dari nilai sebelumnya (prasiklus) 68,83. Nilai ratarata siklus II adalah 81,58 atau meningkat 4 poin dari siklus I dan meningkat 12,75 dari nilai rata-rata prasiklus. Perolehan rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 41,51 dalam kategori setuju dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 46,77 dalam kategori sangat setuju.
KESANTUNAN BAHASA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SELEMADEG DALAM DEBAT PADA PEMBELAJARAN BERBICARA ., Ni Putu Ayu Nita Lestariani; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3289

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud kesantunan bahasa yang digunakan oleh siswa kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg dalam debat, (2) kesantunan bahasa siswa yang hendak dicapai oleh guru dalam debat pada pembelajaran berbicara di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg, (3) aktivitas berbicara dalam debat di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah (1) guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengajar di kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg, dan (2) siswa kelas X SMA Negeri 1 Selemadeg. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah dengan menggunakan tiga metode pengumpulan data. Pertama, metode observasi atau pengamatan, yang kedua adalah metode wawancara, dan yang ketiga adalah metode dokumentasi untuk mendapatkan data yang dianggap perlu dan penting untuk diketahui. Data-data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan dan verifikasi data. Hasil penelitian ini 1.Wujud kesantunan bahasa yang digunakan oleh siswa kelas X SMA N 1 Selemadeg dalam debat adalah bahasa yang santun dan sesuai dengan prinsip kesantunan berbahasa. Siswa mampu mengungkapkan pendapat yang logis secara lancar dan sopan dengan memperhatikan aturan-aturan debat. 2.Kesantunan bahasa siswa yang hendak dicapai oleh guru adalah kesantunan berbahasa menurut (Leech, 1986). Empat prinsip tersebut adalah (1) prinsip kesopanan, (2) pemakaian kata tabu, (3) penggunaan eufemisme, (4) penggunaan kata honorifik. 3.Pada pembelajaran berbicara dalam debat yang dikembangkan guru, pada umumnya siswa aktif dan kritis. Di samping siswa yang aktif dan kritis, ada juga beberapa siswa yang pasif dan kurang berkontribusi dalam kelompok pada saat pembelajaran berbicara dalam debat berlangsungKata Kunci : kesantunan bahasa, debat, pembelajaran berbicara This descritive qualitative study aimed at describing (1) a form of politeness language used by tenth grader of SMA N 1 Selemadeg in debate (2) Student’s politeness language that want to be achieved by the teacher in debate on speaking class of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg (3) Speaking activity in debate of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg. To achieve the goal, this study used a descriptive qualitative study design. The subject of this study were: (1) Indonesian language teacher of tenth grader of SMA N 1 Selemadeg and (2) tenth grader students of SMA N 1 Selemadeg. The obtained were analyzed using descritive qualitative analysis model : (1) data reduction, data classification, data description and (3) data inference. The result of this study were : (1) the form of politeness language used by tenth grader of SMA N 1 Selemadeg in debate was polite language and based on the principles of language politeness. The students were able to express their opinions in logic and polite way and also they think about the rules of debate. (2) Students politeness language that want to be achieved by the teacher was polite language according to ( Leechc, 1986). Those foure principles are: (1) Politeness principle, (2) the use of taboo words, (3) the use of euphemisms, (4) the use of honorifics. (3) Speaking skill debate that developed by the teacher were active and critical thinking students. Moreover, not only active active and critical thinking students, there were also some pasif students who had less contribution among their group in speaking activity of debate. keyword : Politeness language, Debate, Speaking
TINGKAT KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS XI IPA 1 SMAN 1 BLAHBATUH MELALUI UJI TES RUMPANG Dewi, Trisna Kumala
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.502

Abstract

TINGKAT KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA UNTUK SISWA KELAS XI IPA 1 SMAN 1 BLAHBATUH MELALUI UJI TES RUMPANG   oleh Pande Putu Trisna Kumala Dewi NIM 0812011016 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia     ABSTRAK     Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) tingkat keterbacaan buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (2) mendeskripsikan tingkat kemudahan/ kesukaran buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (3) mendeskripsikan tingkat keterpahaman buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (4) mendeskripsikankemenarikan buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, dokumentasi, tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tingkat keterbacaan menggunakan uji tes rumpang terhadap bacaan eksposisi dan persuasi dalam buku teks bahasa Indonesia kelas XI IPA 1 SMAN 1 Blahbatuh sudah memenuhi syarat. Tingkat keterbacaannya berada pada rentangan 47-58 yang tergolong sedang atau menunjukkan bahan bacaan sesuai bagi siswa, (2) tingkat kemudahan/ kesukaran buku teks tahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh diketahui bahwa pada umumnya buku teks pelajaran itu mudah dipahami karena penyajian suatu materi tersebut disertai gambar, dikaitkan dengan pengetahuan siswa, dan disesuaikan dengan pengalaman siswa, (3) tingkat keterpahaman buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh dalam hal ini diwakili bacaan eksposisi dan bacaan persuasi, maka ada 41 orang siswa yang mampu membaca teks persuasi dan  teks eksposisi dari bacaan 1 ada 33 orang, teks eksposisi bacaan 2 ada 36 orang dan  teks eksposisi dari bacaan 3 ada 38 orang siswa yang mampu membaca teks eksposisi, (4) kemenarikan buku teks bahasa Indonesia untuk siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh pada umumnya sangat menarik yang diungkapkan oleh 43 siswa yang menjadi responden. Adapun ketika dikonfirmasi kepada siswa alasan pernyataan tersebut dinyatakan bahwa buku teks pelajaran berstandar nasional menarik karena menggunakan gambar atau ilustrasi yang memperjelas isi materi yang disajikan dan menggunakan huruf/bacaan yang jelas dan terbaca.   Kata kunci: keterbacaan, tes rumpang   READABILITY LEVEL INDONESIAN TEXT BOOKS FOR STUDENTS CLASS XI IPA 1 SMAN 1 BLAHBATUH THROUGH TEST CLOZE by Pande Putu Trisna Kumala Dewi NIM 0812011016 Department of Language and Literature Education Indonesia ABSTRACT This study aims to describe (1) the level of legibility Indonesian textbooks for students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (2) describe the level of ease / difficulty Indonesian textbook for class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (3) keterpahaman level textbook describes the Indonesian language for students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh, (4) mendeskripsikankemenarikan Indonesian textbooks for students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh. The study used a descriptive qualitative research and quantitative descriptive. The subjects were students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh. Data collection in this study using observation, documentation, testing and interviews. The results of this study indicate that (1) the level of readability tests using test reading hiatus for exposition and persuasion in Indonesian textbooks XI IPA 1 SMAN 1 Blahbatuh already qualified. Readability levels are in the range of 47-58 were classified as moderate or demonstrate appropriate reading materials for students, (2) the level of ease / difficulty tahasa Indonesia textbook for class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh known that in general textbooks is easy to understand because the presentation of a material is accompanied by a picture, linked to student learning, and tailored to the student experience, (3) the level of Indonesian keterpahaman textbooks for students of class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh represented in this case reading passages of exposition and persuasion, then there 41 students were able to read the text of persuasion and exposition of the text there are 33 people reading 1, reading 2 text exposition there are 36 people and exposition of the reading text 3 there are 38 students who are able to read the text exposition, (4) kemenarikan Indonesian language textbooks class XI IPA 1 SMA Negeri 1 Blahbatuh generally very attractive expressed by the 43 students who were respondents. As for when it was confirmed to the students the reason the statement stated that a national standard textbooks interesting because it uses pictures or illustrations that clarify the content of the material presented and use letters / readings are clear and legible. Keywords: readability, tes close
PEMANFAATAN TEKS BERITA YANG MENGANDUNG FOTO UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS TEKS BERITA BERDASARKAN 5W + 1H PADA SISWA KELAS VIII C DI SMP NEGERI 4 KUBUTAMBAHAN ., Komang Trisna Dewi; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11598

Abstract

Penelitian ini merupakan classroom action research (Penelitian Tindakan Kelas) yang dilakukan dengan dua siklus. Tujuan penelitian ini, yaitu (1) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menganalisis teks berita yang mengandung foto pada siswa kelas VIII C di SMP Negeri 4 Kubutambahan; (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menganalisis teks berita yang mengandung foto dengan unsur 5W+1H efektif dalam peningkatan kemampuan siswa dalam menganalisis teks berita; dan (3) mengetahui tanggapan siswa terhadap pembelajaran menganalisis teks berita yang mengandung foto dengan unsur 5W+1H. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII C di SMP Negeri 4 Kubutambahan. Penelitian ini menggunakan tiga metode pengumpulan data, yaitu (1) metode observasi, (2) tes, dan (3) angket. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan teks berita yang mengandung foto dengan unsur 5W+1H dapat meningkatkan kemampuan menganalisis teks berita. Hal tersebut dapat dilihat dari skor rata-rata klasikal siswa 75,93 (tergolong baik) pada siklus I dan meningkat menjadi 85,93 (tergolong sangat baik) pada siklus II. (2) Ada tujuh langkah proses pelaksanaan kegiatan menganalisis teks berita yang efektif menggunakanteks berita yang mengandung foto dengan unsur 5W+1H. (3) Mengacu pada hasil kuesioner, siswa memberikan respons positif terhadap penggunaan teks berita yang mengandung foto dalam menganalisis teks berita dengan teknik 5W +1 H.Kata Kunci : teks berita yang mengandung foto, teks berita, unsur 5W + 1H This study was a classroom action research, which was conducted in two cycles. The objectives of the research were: (1) to know VIII C students improvement skill in analyzing the news text containing photos at SMP N 4 Kubutambahan; (2) to investigate learning stages to analyze the news text containing photos by using 5W + 1H technique in order to improve students’ skill on it; and (3) to figure out students’ perception toward learning activities in analyzing the news text containing photos by using 5W + 1H technique. This research was conducted at SMP N 4 Kubutambahan. The subjects of the study were the Indonesian teacher and the VIII C students at SMP N 4 Kubutambahan. This research used three data collection methods, namely, (1) observation, (2) test, and (3) questionnaire. The data was analyzed by using quantitative design. This study reveals that: (1) the use of news text containing photos and 5W + 1H technique are able to improve students’ ability in analyzing the news text. This can be seen from the students’ average score, 75,93 (good category) on the first cycle and goes to 85,93 (very good category) on the second cycle; (2) there are seven stages in analyzing the news text containing photos and 5W + 1H technique effectively; (3) considering on the questionnaire result, the students give positive perception toward learning activities in analyzing the news text containing photos by using 5W + 1H technique.keyword : news text containing photos , 5W + 1H technique.
PENERAPAN METODE ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERMAIN PERAN) PADA SISWA KELAS VIII B MTs AL-kHAIRIYAH TEGALLINGGAH ., Sri Devi Maharani; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6249

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan metode role playing untuk meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran) pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah dengan menggunakan metode role playing; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah terhadap penerapan metode role playing dalam upaya meningkatkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada tiga hal, yaitu penegasan cara berekspresi, memperbaharui media belajar yang terjadi dekat dengan kehidupan siswa, dan mengacak urutan kelompok dan memberi peluang untuk siswa menentukan sendiri perannya; (2) penerapan metode role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara (bermain peran). Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal 80,5 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pembelajaran berbicara (bermain peran) melalui penerapan metode role playing. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di MTs Al-Khairiyah Tegallinggah agar menerapkan pembelejaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : metode role playing, berbicara, bermain peran This research aims to (1) describe the implementation steps of the method of role playing to improve speaking skills (role playing) in Class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah; (2) describe an increase in learning speaking skills play a role in class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah using role playing; and (3) describe the response of the students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah to the application of the method of role playing in order to improve speaking skills in learning to speak. This study design was used classroom action research (PTK). This research subject teachers and students of class VIII B MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The data collection method used is the method of observation, methods of test, questionnaire and interview method. Data were analyzed using descriptive techniques of qualitative and quantitative descriptive analysis techniques. The results showed that, (1) measures appropriate learning in this study focused on three things, that assertion means of expression, renewing media learning that occurs close to student life, and randomize the order of the group and provide opportunities for students define their own role; (2) the application of the method of role playing can improve speaking skills (playing a role). On average scores pratindakan classical 65 (enough), the first cycle to obtain an average score of 74.5 classical (good), while the second cycle of the average value of classical 80.5 (good); (3) The students responded very positively to learning to speak (play a role) through the application of the method of role playing. Therefore, it is expected that Indonesian teachers in MTs Al-Khairiyah Tegallinggah order to implement this pembelejaran appropriate steps are found in the study. keyword : method of role playing, talking, playing the role of
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL SEPATU DAHLAN KARYA KHRISNA PABICHARA DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGAJARAN PENDIDIKAN KARAKTER SEKOLAH DI INDONESIA ., Ni Luh Lina Agustini Dewi; ., Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3438

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khirsna Pabichara (2) mengetahui relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jenis penelitian yang tergolong penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data tersebut dengan kalimat-kalimat kualitatif. Subyek penelitian adalah novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara, sedangkan objeknya adalah nilai-niai pendidikan karakter dalam novel Sepatu Dahlan karya Khrisna Pabichara serta relevansi novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam novel Sepatu Dahlan ada 14 yaitu, nilai karakter religius, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, jujur, mandiri, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab , (2) terdapat relevansi atau hubungan yang terkait antara nilai-nilai pendidikan karakter novel Sepatu Dahlan terhadap pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia. Jadi dalam novel Sepatu Dahlan terdapat nilai-nilai karakter yang dapat dikaitkan dengan pengajaran pendidikan karakter sekolah di Indonesia Kata Kunci : nilai, karakter, relevansi, dan pengajaran This study aimed at (1) finding out the character education value in Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara and (2) finding out the relevance of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. This study was descriptive qualitative stud, in which the data were described qualitatively. The subject of the study was Sepatu Dahlan novel written by Khrisna Pabichara. The object of the tudy were the character education value in Sepatu Dahlan novel and the relevancy of Sepatu Dahlan novel toward the teaching of character education at school in Indonesia. The method of data collection used in this study was documentation. Then, the data were analyzed descriptively. The findings of the study showed that (1) there were 14 values of character education in Sepatu Dahlan novel such as religious, tolerant, discipline, hard work, creative, appreciating achivement, friendly, /communicative, avid reader, care for the environment, social care, honest, independent, courious, and responsible, (2) there was relevancy between the values of character education in Sepatu Dahlan novel and the theaching of character education at school in Indonesia. So, in Sepatu Dahlan novel, there were character values which was relevant to the teaching pf character education at school in Indonesia.keyword : : value, character, relevancy, and teachig
PENGGUNAAN KARIKATUR PADA KORAN BALI POST SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS OPINI SISWA KELAS XII BAHASA 2 SMA PGRI 1 AMLAPURA Prayudi, Kadek Jaya
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i5.595

Abstract

PENGGUNAAN KARIKATUR PADA KORAN BALI POST SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS OPINI SISWA KELAS XII BAHASA 2 SMA PGRI 1 AMLAPURA Oleh   I Kadek Jaya Prayudi, NIM 0812011083 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni   ABSTRAK   Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan (1) untuk mengetahui dapat tidaknya penggunaan karikatur pada koran Bali Post meningkatkan kemampuan menulis opini siswa kelas XII Bahasa 2 SMA PGRI 1 Amlapura, (2) untuk mengetahui langkah-langkah yang ditempuh agar penggunaan karikatur pada koran Bali Post dapat meningkatkan kemampuan menulis opini siswa kelas XII Bahasa 2 SMA PGRI 1 Amlapura, (3) untuk mengetahui respons siswa mengenai penggunaan karikatur pada koran Bali Post untuk meningkatkan kemampuan menulis opini. Jenis penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan dalam dua siklus. Penelitian tindakan kelas ini  berlatar di kelas XII Bahasa 2 SMA PGRI 1 Amlapura. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII Bahasa 2 SMA PGRI 1 Amlapura. Objek penelitian ini yaitu penggunaan karikatur dari koran Bali Post dalam pembelajaran menulis opini dan respons siswa mengenai penggunaan karikatur pada koran Bali Post untuk meningkatkan kemampuan menulis opini. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi dokumentasi, metode penugasan, metode observasi, metode angket/kuesioner, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) penggunaan karikatur pada koran Bali Post mampu meningkatkan kemampuan menulis opini siswa kelas XII Bahasa 2 SMA PGRI 1 Amlapura yang ditandai dengan perolehan skor rata-rata menulis opini siswa  68,51 pada siklus 1 dan meningkat menjadi 80,03 pada siklus 2, (2) ada beberapa langkah yang dapat ditempuh dalam penggunaan karikatur pada koran Bali Post untuk meningkatkan kemampuan menulis opini, dan (3) siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan pembelajaran penggunaan karikatur pada koran Bali Post untuk meningkatkan kemampuan menulis opini.     Kata kunci: karikatur, menulis opini

Page 32 of 122 | Total Record : 1214