cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PERBANDINGAN NOVEL LASKAR PELANGI KARYA ANDREA HIRATA DENGAN NOVEL DUA BELAS PASANG MATA KARYA SAKAE TSUBOI, SERTA KONTRIBUSINYA BAGI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA ., Putu Agus Artayasa; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 6, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9379

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk (1) membandingkan unsur intrinsik yang terdapat pada novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata dengan novel Dua Belas Pasang Mata karya Sakae Tsuboi, (2) membandingkan unsur ekstrinsik yang terdapat pada novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata dengan novel Dua Belas Pasang Mata karya Sakae Tsuboi, dan (3) kontribusi kedua novel sebagai bahan pembelajaran sastra di kelas XII SMA. Subjek penelitian ini adalah novel Laskar Pelangi dan novel Dua Belas Pasang Mata. Data penelitian ini berupa unsur intrinsik, unsur ekstrinsik, dan kontribusi sebagai bahan pembelajaran. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan langkah-langkah: (1) penentuan subjek dan objek penelitian, (2) langkah kerja penelitian (pengumpulan data, pengolahan data, instrument penelitian, penyajian hasil data), dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) unsur intrinsik novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata dan novel Dua Belas Pasang Mata karya Sakae Tsuboi memiliki tiga persamaan, yaitu tema, alur, dan latar suasana. Dari segi tokoh, latar tempat, latar waktu, amanat, dan sudut pandang dari kedua novel ini memiliki perbedaan; (2) unsur intrinsik novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata dan novel Dua Belas Pasang Mata karya Sakae Tsuboi memiliki perbedaan yaitu tempat tinggal penulis yang dijadikan latar cerita, agama yang diangkat, latar belakang ekonomi masyarakat, latar belakang pendidikan, dan latar belakang penulis. Persamaan kedua penulis dari segi latar belakang sosial dan budaya; dan (3) kedua novel dapat di jadikan bahan pembelajaran sastra di kelas XII SMA sesuai dengan tingkat keterbacaan dan tingkat kesesuaian. Kata Kunci : Laskar Pelangi, Dua Belas Pasang Mata, sastra bandingan This research descriptive aims to (1) compare the intrinsic elements contained in novel Laskar Pelangi created by Andrea Hirata with novel Dua Belas Pasang Mata created by Sakae Tsuboi, (2) compare the extrinsic elements contained in novel Laskar Pelangi created by Andrea Hirata with novel Dua Belas Pasang Mata created by Sakae Tsuboi, and (3) the contribution of the novel as a literary learning material in class XII High School. Subjects of this study is novel Laskar Pelangi and novel Dua Belas Pasang Mata. The data of this research is in the form of an element intrinsic, extrinsic elements and contributions as learning materials. The data collection method used in this research is literature study. Researchers used a qualitative approach with the following steps: (1) determination of subject and object of research, (2) step research work (data collection, data processing, research instrument, presentation of the data), and (3) conclusion. The results of this study indicate that (1) the intrinsic elements of novel Laskar Pelangi created by Andrea Hirata and novel Dua Belas Pasang Mata created by Sakae Tsuboi have three equations, namely the theme, plot, and background situation. In terms of figures, a background, the background of the time, the mandate, and the viewpoints of both the novel has the distinction; (2) the intrinsic elements of novel Laskar Pelangi created by Andrea Hirata and novel Dua Belas Pasang Mata Sakae Tsuboi have different work that is dwelling writer who made the background story, raised religious, community economic background, educational background, and the background of the author. The second equation writer in terms of social and cultural backgrounds; and (3) can be made both novel literature learning materials in class XII based on the high school reading level and the level of conformity.keyword : Laskar Pelangi, Dua Belas Pasang Mata, comparative literature
DESKRIPSI PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA DENGAN TEKNIK PEMODELAN PADA SISWA KELAS VIII SMPLB B SLB NEGERI GIANYAR ., Ni Made Susilaningsih; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5412

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis teks berita dengan teknik pemodelan pada siswa kelas VIII SMPLB B SLB Negeri Gianyar yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala yang dihadapi guru dan siswa dalam pembelajaran menulis teks berita. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIII dan siswa kelas VIII SMPLB B SLB N Gianyar. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menulis teks berita dengan teknik pemodelan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) perencanaan pembelajaran menulis teks berita yang dibuat guru sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku, namun masih memiliki beberapa kelemahan, (2) pelaksanaan pembelajaran melewati empat fase pemodelan, yaitu fase atensi, retensi, reproduksi, dan motivasi, (3) guru menggunakan dua jenis evaluasi, yaitu penilaian hasil dan penilaian proses, (4) kendala guru dalam pembelajaran menulis teks berita dengan teknik pemodelan, yaitu kesulitan dalam mencari pedoman penulisan RPP; tidak ada sarana penunjang buku teks khusus untuk SLB; kesulitan dalam pemanfaatan waktu dan komunikasi dengan siswa; serta kendala dalam mengevaluasi, (5) kendala siswa dalam pembelajaran menulis teks berita dengan teknik pemodelan, yaitu kesulitan dalam menentukan judul berita dan penggunaan diksi (kata), ejaan, dan tanda baca yang tepat; tidak mengerti penjelasan materi tentang menulis teks berita dari guru; kesulitan dalam menggunakan contoh; dan terganggu dengan lingkungan sekitar kelas. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan refleksi pembelajaran menulis teks berita oleh guru.Kata Kunci : pembelajaran menulis, teks berita, teknik pemodelan This research aimed to describe the teaching of writing a news item with modeling techniques in eight grade student in SMPLB B SLB Negeri Gianyar consisting of: planning, implementation, evaluation, and constraints faced by teachers and students in learning to write a news item. The subjects were teachers who teach Indonesian in eight class and eight grade students in SMPLB B SLB N Gianyar. The object of this research was the planning, implementation, and evaluation of learning to write a news item with modeling techniques. The method of data collected in this research using observation, interviews, questionnaire, and documentation. The collected data was analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques. The results of this study showed that: (1) planning of learning to write a news item that made the teacher is in conformity with the applicable curriculum, but it still has some weaknesses, (2) the implementation of learning modeling through four phases, namely phase attention, retention, reproduction, and motivation, (3) the teacher used two types of evaluation, the assessment results and assessment processes, (4) the constraints of teachers in the teaching of writing a news item with modeling techniques, namely the difficulty in finding a writing RPP guidelines; no means of supporting special text books for SLB; difficulties in the use of time and communication with students; as well as constraints in evaluating, (5) the constraints of students in learning to write a news item with modeling techniques, namely the difficulty in determining the headlines and the use of diction (word), spelling, and proper punctuation; do not understand the explanation materials about writing a news item from the teacher; difficulties in using the example; and disturbed by the environment around the classroom. The results could be used as a reflection of learning to write news item by the teacher.keyword : learning to write, news item, modeling techniques
PENERAPAN TEKNIK PARAFRASA TERHADAP NASKAH DRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN SISWA KELAS IX D SMP NEGERI 5 AMLAPURA ., Ni Putu Esti Juniastuti; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2965

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan (1) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam menulis cerpen dengan menggunakan teknik parafrasa terhadap naskah drama, (2) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran yang tepat dengan menerapkan teknik parafrasa terhadap naskah drama untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis cerpen, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan teknik parafrasa terhadap naskah drama untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis cerpen. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia dan siswa kelas IX D SMP Negeri 5 Amlapura yang berjumlah 26 orang. Objek penelitian ini adalah hasil peningkatan kemampuan menulis cerpen, langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen, serta respons siswa mengenai penerapan teknik parafrasa terhadap naskah drama dalam pembelajaran menulis cerpen. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes, metode observasi, dan metode angket. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik deskriptif-kualitatif dan deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) penerapan teknik parafrasa terhadap naskah drama mampu meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa IX D SMP Negeri 5 Amlapura yang ditandai dengan peningkatan perolehan skor rata-rata menulis cerpen siswa dari 66,23 pada siklus I menjadi 76,61 pada siklus II, (2) terdapat beberapa langkah yang tepat dalam penerapan teknik parafrasa terhadap naskah drama, dan (3) siswa memberikan tanggapan sangat positif terhadap penerapan teknik parafrasa terhadap naskah drama. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 5 Amlapura agar menerapkan teknik parafrasa terhadap naskah drama dalam menulis cerpen sesuai dengan langkah yang ditemukan dalam penelitian. Kata Kunci : teknik parafrasa, naskah drama, cerpen Classroom Action Research (CAR) aims to (1) describe student ability step-ups in write short story by use of techniques parafrasa to drama text, (2) describe learning steps in point by applying techniques parafrasa to drama text to increase student ability in writes short story, and (3) describe student response to paraphrasing techniques implements to drama text to increase student ability in writes short story. Subjek in observational it is student class IX D SMPN 5 Amlapura that total 26 person and indonesian subject teacher brazes IX D SMPN 5 Amlapura. This observational object is yielding increasing ability write short story, learning steps writes short story , and student response hit paraphrasing techniques implement to drama text in learning writes short story. Data collection methods used in this study is the observation method, the test method and questionnaire method. Data that gotten by dianalisis with techniques descriptive kualitatif and descriptive quantitative. The result of this study were (1) implements of paraphrasing techniques against drama text can improve students ability to write short story IX D SMPN 5 Amlapura characterized by increased acquisition average score of 66,23 students write short stories in cycle I to cycle II at 76,61, (2) there are some stages in point in paraphrasing techniques implement to drama text, and (3 ) student give comments so positives to paraphrasing techniques implements to drama text. Therefore, writer suggests to learn indonesian at SMPN 5 Amlapura that apply paraphrasing techniques to drama text in write short story according to stage which is found deep observational.keyword : paraphrasing techniques, drama text, short story
PENGEMBANGAN SILABUS PENGAJARAN BIPA BERBASIS TEKS Maharany, Elva Riezky
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v10i1.25987

Abstract

Pengajaran BIPA semakin berkembang, hal tersebut tampak salah satunya dari peningkatan jumlah peserta Darmasiswa RI yang mencapai 679 dari 94 negara. Salah satu negara yang memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap pengajaran BIPA adalah Thailand. Akan tetapi, berdasarkan analisis kebutuhan, pengajaran BIPA Thailand kurang ideal dikarenakan tidak adanya materi dan media yang cocok dengan kebutuhan pebelajar dan belum ada pendekatan khusus yang digunakan. Pengajaran BIPA hanya didasarkan pada kebutuhan pebelajar yang akan tinggal di Indonesia tanpa menggunakan pendekatan khusus. Hal tersebut menjadi dasar artikel ini untuk memilih pendekatan berbasis teks dalam pengajaran BIPA. Metode yang digunakan di sini adalah penelitian pengembangan dengan fokus pada dua hal yaitu (1) hal-hal yang harus diperhatikan pada persiapan awal pengajaran BIPA dan (2) gambaran umum tahapan kegiatan pengajaran BIPA yang tercermin pada pemanfaatan pendekatan berbasis teks dalam silabus. Saran juga diberikan pada artikel ini
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL PERAWAN REMAJA DALAM CENGKERAMAN MILITER KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER : PENDEKATAN SOSIOLOGI SASTRA DAN RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA ., Ni Wayan Widya Kumalayanti; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11252

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan konflik sosial yang terdapat dalam Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer karya Pramoedya Ananta Toer, dan (2) Untuk mengetahui relevansinya sebagai bahan pembelajaran sastra di SMA. Subjek penelitian ini adalah Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer. sedangkan objek penelitian ini adalah konflik sosial yang terdapat dalam Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer yang dianalisis dengan pendekatan sosiologi sastra dan relevansinya sebagai bahan pembelajaran sastra. Data penelitian ini berupa konflik sosial dan relevansinya sebagai bahan pembelajaran sastra. Pengumpulan data penelitian ini berupa studi pustaka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah: (1) Penentuan Subjek dan Objek Penelitian; (2) langkah kerja penelitian (pengumpulan data, pengolahan data, instrumen penelitian, penyajian hasil analisis data); dan (3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Konflik sosial yang terdapat dalam Novel Perawan Remaja dalam Cengkereman Militer karya Pramoedya Ananta Toer terbagi menjadi tiga jenis yaitu konflik sosial politik, konflik sosial ekonomi, dan konflik sosial yang berkaitan dengan tatanan masyarakat, dan (2) Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer Karya Pramoedya Ananta Toer dapat dijadikan bahan pembelajaran sastra di kelas XII SMA sesuai dengan kriteria pemilihan bahan ajar sastra. Kata Kunci : Konflik Sosial, Novel ,Pembelajaran, Bahan Ajar *This descriptif research is aimed to (1) Describe the social conflict in Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer novel by Pramoedya Ananta Toer, and (2) Know its relevance as a literature learning material in Senior High School. The Subject of this research is Novel Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer. Meanwhile, the object of this research is a social conflict in Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer. Which is analyzed by the approach of literature sociology and its relevance as a literature learning material. The data of this research is social conflict and its relevance as a literature learning material. The data collection of this research is a literature study. This research use descriptive qualitative research consists of some methods: (1) determination of subject and object of the research; (2) methods of the research (data collection, data processing, instrument of research, and presentation of data analysis result; and (3) conclusion. The result of this research shows that (1) social conflict in Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer novel by Pramoedya Ananta Toer is divided in to three kinds, those are: the social political conflict, social economic conflict, and this social conflict which is related to the public order, and (2) Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer Novel by Pramoedya Ananta Toer can be a literature learning material at class XII of Senior High School based on the criteria of literary materials selectionkeyword : *Social Conflict, Novel, Learning, Learning Materials.
PENGGUNAAN PENDEKATAN SAINTIFIK BERMEDIA VIDEO PETUALANGAN ANAK “SI BOLANG” UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS CERPEN PADA SISWA KELAS VII 15 SMP NEGERI 2 SINGARAJA ., Ni Putu Ayu Nila Purmita Sari; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5741

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah efektif penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, (2) mengetahui peningkatan kemampuan siswa menulis cerpen melalui pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah seorang guru dan siswa kelas VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, peningkatan kemampuan siswa menulis cerpen melalui pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang”, dan respons siswa terhadap penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dalam meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa observasi, tes, kuesioner, dan wawancara serta menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif-kuantitatif berupa refleksi awal, perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si Bolang” dilakukan dengan beberapa langkah sesuai dengan rencana pembelajaran yang dirancang, (2) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si bolang” dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja, (3) penggunaan pendekatan saintifik bermedia video anak “Si bolang” dalam pembelajaran menulis cerpen mendapat respons sangat positif dari siswa. Peningkatan skor menulis cerpen siswa dapat dilihat dalam perbandingan skor rata-rata klasikal. Sebelum diadakan tindakan, skor rata-rata klasikal 68. Skor tersebut meningkat menjadi 78 pada siklus I. Pada siklus II, skor rata-rata naik lagi menjadi 85.Kata Kunci : menulis cerpen, pendekatan saintifik, media video anak This classroom action research aims to (1) determine effective measures use the scientific approach of media video child "Si Bolang", (2) to increase the ability of students to write short stories through the scientific approach of media video child "Si Bolang", and (3) know the response of students to use the scientific approach of media video child "Si Bolang" in enhancing the ability to write short stories in class VII SMP Negeri 2 Singaraja. The subjects were a teacher and 15 students of class VII SMP Negeri 2 Singaraja. The object of this research is a step-by-step scientific approach to the use of media video child "Si Bolang", increase the ability of students to write short stories through the scientific approach of media video child "Si Bolang", and the response of the students to use the scientific approach of media video child "Si Bolang" in improving the ability to write short stories. This study used data collection methods such as observation, tests, questionnaires, and interviews and analysis method qualitative-quantitative descriptive data in the form of early reflection, action planning, implementation, observation and evaluation, and reflection. The results showed that (1) the use of the scientific approach of media video child "Si Bolang" done with a few steps in accordance with lesson plans designed, (2) use the scientific approach of media video child "Si bolang" can improve students' ability to write a short story class VII 15 SMP Negeri 2 Singaraja, (3) the use of the scientific approach of media video child "Si bolang" in learning to write short stories got a very positive response from students. Improved scores students to write short stories can be seen in a comparison of the average score classical. Prior to the act, the average score of classical 68. The score increased to 78 in cycle I. In the second cycle, the average score rose again to 85.keyword : writing short stories, scientific approach, media video child
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (BERCERITA) MELALUI PENERAPAN TEKNIK MENYELESAIKAN CERITA SISWA KELAS VII J SMP NEGERI 2 UBUD GIANYAR ., Ni Dewi Januria; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3286

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan teknik menyelesaikan cerita untuk meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar; (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar dengan menggunakan teknik menyelesaikan cerita; dan (3) mendeskripsikan respons siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar terhadap penerapan teknik menyelesaikan cerita dalam upaya meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini guru dan siswa kelas VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket, dan metode wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajaran yang tepat dalam penelitian ini ditekankan pada tiga hal, yaitu penegasan cara berekspresi, memperbaharui media belajar yang terjadi dekat dengan kehidupan siswa, dan mengacak urutan kelompok dengan memberi peluang siswa yang menentukan sendiri bercerita; (2) penerapan teknik menyelesaikan cerita dapat meningkatkan kemampuan bercerita dalam pembelajaran berbicara. Pada pratindakan skor rata-rata klasikal 65 (cukup), siklus I memperoleh skor rata-rata klasikal 74,5 (baik), sedangkan pada siklus II nilai rata-rata klasikal siswa menjadi 79,7 (baik); (3) siswa memberikan respons sangat positif terhadap pembelajaran berbicara (bercerita) melalui penerapan teknik menyelesaikan cerita. Oleh karena itu, diharapkan kepada guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Ubud Gianyar agar menerapkan pembelajaran ini sesuai langkah yang ditemukan dalam penelitian.Kata Kunci : teknik menyelesaikan cerita, berbicara, bercerita This study is aimed to (1) describe the series of story completion technique in increasing story telling skill at grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar; (2) describe the improvement of story telling in speaking class in grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar by using the story completion technique; and (3) describe the students responses in grade VII J SMP Negeri 2 Ubud Gianyar, toward the aplication of story completion technique in improving the story telling skill at speaking class. This study uses Penelitian Tindakan Kelas (PTK) technique. The subjects of this study are the teachers and grade VII J students of SMP Negeri 2 Ubud Gianyar. The methods used in collecting the data are observation, test, questionnaire, and interview methods. The data was analyzed by using descriptive qualitative and descriptive quantitative technique. The results of this study showed that (1) the suitable learning series in this study was stressed in three catagories, they are how to show exspresion, to update learning media which closed happened to the students daily life, and to random group turn by giving an apportunity to the students to tell his story; (2) the aplication of story completion technique can increase the ability of story telling at speaking class. The preaction score was 65 (fair), the first cycle got classical average score 74,5 (good), on the other hand at the second cycle the students classical average score become 79,7 (good); (3) the students gave very good responses for speaking class (story telling) through the application of story completion technique. Therefore, the Indonesian teachers at SMP Negeri 2 Ubud Gianyar are supposed to apply the suitable learning process fourd in the study.keyword : story completion technique, speaking, story telling.
PELESAPAN UNSUR KALIMAT RAGAM BAHASA TULIS PADA BUKU HARIAN SISWA KELAS VII A2 SMP N 4 SINGARAJA Sona, Pande Putu
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 4 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i4.500

Abstract

PELESAPAN UNSUR KALIMAT RAGAM BAHASA TULIS PADA BUKU HARIAN SISWA KELAS VII A2 SMP N 4 SINGARAJA oleh Pande Putu Sona Putra, NIM 0912011079 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan variasi pelesapan unsur kalimat ragam bahasa tulis buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja dan (2) mendeskripsikan perbandingan variasi pelesapan unsur kalimat ragam bahasa tulis buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja. Untuk mencapai tujuan itu, penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja, sedangkan objeknya adalah pelesapan unsur-unsur kalimat di dalam penulisan buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja. Data-data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan model analisis deskriptif kualitatif melalui (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan data. Adapun hasil penelitian ini adalah (1) para siswa sudah menggunakan variasi pelesapan  dalam menulis buku harian. Pelesapan itu terjadi pada beberapa unsur-unsur kalimat seperti pada subjek, predikat, objek, keterangan,  maupun gabungan dari beberapa unsur kalimat yang lainnya, yaitu subjek –predikat (S-P), subjek-objek (S,O) dan subjek-keterangan (S-K).Sedangkan untuk unsur lainnya seperti: predikat-keterangan dan subjek-predikat-keterangan belum ditemukan adanya pelesapan. Selain itu, pelesapan unsur-unsur kalimat majemuk hubungan koordinasi pun paling banyak ditemukan dengan menggunakan konjungsi dan. Kebanyakan dalam tulisan buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja, unsur kalimat yang dilesapkan tergolong ke dalam pelesapan anaforis, sedangkan pelesapan kataforis hanya sedikit jumlahnya. 2) Perbandingan variasi pelesapan unsur kalimat ragam bahasa tulis pada buku harian siswa kelas VII A2 SMP N 4 Singaraja yaitu paling banyak ditemukan pada unsur subjek sebanyak 15 kalimat atau 38,46 %, predikat ditemukan 1 kalimat atau 2,56%, objek ditemukan 3 kalimat atau 7,70% , keterangan ditemukan adanya pelesapan sebanyak 10 kalimat atau 25,64%. Sedangkan untuk unsur-unsur gabungan, seperti gabungan unsur subjek dan predikat (S,P)  ditemukan 3 kalimat atau 7,70%, unsur subjek dan keterangan(S, K)  ada 6 kalimat atau 15,38%, dan unsur gabungan subjek dan objek (S,O) ada 1 kalimat atau 2,56%, Berbeda halnya dengan gabungan unsur predikat dan keterangan(P,K), dan, unsur subjek, predikat, keterangan (SPK) ternyata tidak ditemukan adanya pelesapan, jadi siswa belum pernah menggunakan pelesapan gabungan predikat-keterangan (P,K), dan subjek, predikat, keterangan (S,P,K) dalam menulis sebuah buku harian.   Kata kunci: pelesapan, buku harian
PENGGUNAAN PIRANTI KOHESI DALAM KARANGAN NARASI OLEH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BLAHBATUH Prasetia, Prapta
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1221

Abstract

PENGGUNAAN PIRANTI KOHESI DALAM KARANGAN NARASI OLEH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 BLAHBATUH oleh I Made Prapta Prasetia, NIM 0912011008 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penggunaan piranti kohesi dalam karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Blahbatuh dan tingkat kekohesifan karangan tersebut. Melalui teknik proportional random sampling, sampel yang diteliti adalah karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Blahbatuh. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode tes dan studi dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif, sedangkan untuk menentukan tingkat kekohesifan karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Blahbatuh tersebut digunakan rumus kekohesifan antarkalimat yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Nurkancana dkk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan piranti kohesinya yaitu: piranti kohesi konjungsi 49%, referensi 47,5%, elipsis 1,8%, repetisi 0,9%, dan hiponimi 0,9%. Sedangkan tingkat kekohesifan karangan narasi siswa kelas VII SMP Negeri 1 Blahbatuh tergolong rendah. Melihat betapa rendahnya tingkat kekohesifan karangan narasi siswa tersebut dapat disarankan agar guru hendaknya memberikan perhatian khusus terhadap kompetensi siswa dalam menggunakan piranti kohesi, serta penelitian ini juga disarankan bagi siswa untuk lebih banyak berlatih menggunakan piranti kohesi saat menulis sebuah karangan narasi.   Kata Kunci : Piranti Kohesi, Karangan Narasi, Tingkat Kekohesifan
PEMANFAATAN PORTAL/WEB E-LEARNING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA Lailia, Firda; Utama, I Dewa Gede Budi; Wisudariani, Ni Made Rai
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i1.20263

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan e-learning pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru bahasa Indonesi kelas XI dan siswa kelas XI (XI IPA 2 dan XI IPA 3). Objek penelitian ini adalah pemanfaatan e-learning. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan angket. Tahapan analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan, penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan e-learning pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SMA Negeri 4 Singaraja dilakukan dengan memanfaatkan 3 portal/web (Rumah Belajar, Edmodo, dan Email).

Page 30 of 122 | Total Record : 1214