cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER APRESIASI SASTRA DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA I Gst Ayu Candra Puspita Dewi .; I Made Astika, S.Pd. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, (2) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, dan (3) kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan siswa yang terlibat dalam ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra. Data mengenai perencanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode dokumentasi dan wawancara. Data mengenai pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data mengenai kendala dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) perencanaan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan esktrakurikuler berbentuk program kerja. Hal-hal yang direncanakan dalam program kerja, yaitu bentuk-bentuk kegiatan, tempat, sarana, dan waktu pelaksanaan, (2) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra dilakukan dengan lima bentuk kegiatan apresiasi, yaitu membaca puisi, membaca dongeng, menulis puisi, musikalisasi puisi, dan drama, (3) kendala yang dihadapi pembina dalam melaksanakan kegiatan apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, yakni memilih bentuk-bentuk kegiatan dan melaksanakan beberapa kegiatan, seperti membaca dongeng, menulis puisi, musikalisasi puisi, dan drama. Hal itu dikarenakan keterbatasan pengetahuan pembina dalam membimbing bentuk-bentuk apresiasi sastra tersebut. Secara umum, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja belum berjalan maksimal karena dari lima kegiatan, hanya satu kegiatan yang terlaksana dengan baik, yaitu membaca puisi.Kata Kunci : apresiasi, sastra, ekstrakurikuler This study aimed to describe: (1) planning extracurricular activity literary appreciation in SMP N 3 Singaraja, (2) the implementation of the extracurricular activities literary appreciation in SMP N 3 Singaraja, and (3) constraints in literary appreciation activities in SMP N 3 Singaraja. This study used a qualitative descriptive design. The subjects were coaches and students involved in extracurricular literary appreciation in SMP N 3 Singaraja. The object of this research was the implementation of extracurricular activities appreciation of literature. Data was collected by observation, interviews, and documentation methods. The results of this study are: (1) the planning used in the implementation of extracurricular activities was in the form of work program. Things were planned in work program namely, literary appreciation extracurricular activities, places, facilities and timing of implementation, (2) the implementation of extracurricular activities literary appreciation was done with five activity forms of appreciation those are, reading poetry, reading fairy tales, poetry writing, poems musical and drama, (3) constraints faced by supervisors in conducting literature appreciation in SMP N 3 Singaraja are choosing other forms of literature appreciation activities and carry out several activities, such as reading stories, writing poetry, m. It was due to the limited knowledge of coaches in guiding the forms of literary appreciation. In general, the implementation of extracurricular activities literary appreciation in SMP N 3 Singaraja not running optimally because of the five activities, only one activity that is performing well, the reading of poetry.keyword : appreciation, literature, extracurricular
PUISI SISWA KELAS VIII A MTS AL-KHAIRIYAH TEGALLINGGAH: SEBUAH ANALISIS STRUKTUR FISIK DAN BATIN PUISI Solehatul Kamilah .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8084

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan struktur fisik puisi siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah dan (2) mendeskripsikan struktur batin puisi siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah yang berjumlah 28 siswa. Objek penelitian ini adalah struktur fisik dan struktur batin puisi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) berdasarkan hasil analisis struktur fisik puisi siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah, terdapat 1 (4%) puisi yang ideal, yakni memenuhi keenam struktur fisik puisi yang ada, 12 (43%) puisi yang hanya terdiri atas lima struktur fisik puisi, 13 (46%) puisi hanya terdiri atas empat struktur fisik puisi, dan 2 (7%) puisi hanya terdiri atas tiga struktur fisik puisi, dan (2) berdasarkan hasil analisis struktur batin puisi siswa kelas VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah, ke-28 (100%) puisi yang telah dibuat oleh siswa sudah memenuhi keempat struktur batin puisi yang ada.Kata Kunci : puisi, struktur fisik, struktur batin This descriptive research is aimed at (1) describing tthe surface structure of the poetry of students’ at class VIII A of MTs Al-Khairiyah Tegallinggah and (2) describing the deep structure of the poetry of students’ at class VIII A of MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The subjects of this research were 28 students at class VIII A MTs Al-Khairiyah Tegallinggah. The objects of the research were the poetry surface and deep structure. The data collection was done by using documentation method. The data was analyzed by using descriptive qualitative technique. The results of this research were (1) based on the poetry surface structure, students’ poetry at VIII A of MTs Al-Khairiyah Tegallinggah can be categorized as good since there was 1 (4%) ideal poetry, which required all six poetry surface structures, 12 (3%) poetry consisted of only five poetry surface structures, 13 (46%) poetry consisted of only four poetry surface structures, and 2 (7%) poetry only had three poetry surface structure, (2) based on the poetry deep structure, the students’ poetry at VIII A of MTs Al-Khairiyah Tegallinggah can be categorized as very good because all 28 (100%) of poetry that had been created by students contains all the poetry deep structures, which required all fourth the deep structures of the poetry.keyword : poetry, surface structure, deep structure
PELAKSANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN MENULIS BERITA DI KELAS VIII SMP NEGERI 3 GEROKGAK Putu Yudi Mahendra .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8085

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) langkah-langkah/pelaksanaan evaluasi yang dilakukan oleh guru dalam pembelajaran menulis berita di kelas VIII SMP Negeri 3 Gerokgak (2) bentuk evaluasi yang digunakan guru dalam pembelajaran menulis berita di kelas VIII SMP Negeri 3 Gerokgak (3) alasan guru memilih bentuk evaluasi dalam pembelajaran menulis berita di kelas VIII SMP Negeri 3 Gerokgak (4) kendala-kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan evaluasi pembelajaran menulis berita di kelas VIII SMP Negeri 3 Gerokgak. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif, subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VIII di SMP Negeri 3 Gerokgak.Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara,dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur sebagai berikut (1) identifikasi data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, (4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam langkah-langkah/pelaksanaan yang digunakan guru bahasa Indonesia menggunakan beberapa tahap yakni perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut evaluasi, (2) bentuk evaluasi yang digunakan sudah sesuai dengan aspek yang ingin dievaluasi yakni bentuk tes dan nontes (3) alasan guru dalam memilih bentuk evaluasi yang digunakan dalam penulisan berita sudah sesuai dengan aspek ingin dinilai. Tes digunakan untuk memperoleh hasil pengetahuan siswa, dan nontes untuk memperoleh hasil sikap dan keterampilan siswa (4) kendala-kendala yang ditemui oleh guru bahasa Indonesia dalam pelaksanaan evaluasi tidak hanya dikarenakan oleh guru, ataupun siswa, tetapi juga dikarenakan oleh sarana dan prasarana yang kurang mendukung.Kata Kunci : Evaluasi, pembelajaran, penulisan berita. This study attempts to described (1) steps/the implementation of the evaluation by teachers in learning writing news in class VIII junior high schools 3 Gerokgak (2) the form of evaluation used teachers in learning writing news in class VIII junior high schools 3 Gerokgak (3) reasons for teachers choose the form of evaluation in learning writing news in class viii junior high schools 3 Gerokgak (4) constraints that have been faced teachers in implementing evaluation learning writing news in class VIII junior high schools 3 gerokgak. To achieve this aim, researchers used design research descriptive qualitative, the subject of study this is teacher of language Indonesia class for junior high schools 3 Gerokgak. Collection the date used in this research uses the observation, interview, and documentation. Date analyzed by using a technique descriptive using a procedure as follows (1) identification of date, (2) reduction date, (3) the presentation of date, (4) withdrawal of conclusion. The result of this research showed that in steps/the implementation of the used teacher of language Indonesia use some steps, those are planning , the implementation of the, and follow-up evaluation, (2) the form of evaluation used is in line with the who want to evaluated namely the form of a test and nontes (3) reasons for teachers in choosing the form of evaluation used in writing news is in line with the want to considered. Test used to obtain the results of knowledge students, and nontes to be the attitudes and student skills (4) the constraints that have been was found by teacher of language Indonesia in the implementation of the evaluation not only caused by teachers, or student, but also caused by facilities and infrastructure less supportive.keyword : evaluation, learning, the writing of news.
Analisis Naskah Pidato Siswa Kelas IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Tahun Ajaran 2015/2016 Ditinjau Dari Prinsip-Prinsip Komposisi Ni Luh Sri Ernawati .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8137

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kesatuan naskah pidato (2) koherensi naskah pidato, dan (3) penekanan naskah pidato siswa kelas IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Tahun Ajaran 2015/2016. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah naskah pidato siswa kelas IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 37 orang. Objek dalam peneitian ini adalah kesatuan, koherensi dan penekanan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kesatuan naskah pidato siswa tergolong sangat tinggi, yakni 97%, (2) koherensi naskah pidato siswa tergolong tinggi, yakni 70%, dan (3) penekanan naskah pidato siswa tergolong sangat rendah, yakni 4%.Kata Kunci : kesatuan, koherensi, naskah pidato, penekanan This research aimed to describe (1) the unity of the speech script, (2) coherence speech script, and (3) emphasis student speech script class IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja year 2015/2016. To achieves these objectives, the research used a qualitative descriptive study design. The subject in this reseach is the speech script student class IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja year 2015/2016 who totaled 37 peoples. The object ini this research is the unity, coherence, and emphasis.The data collection methods used in this reseach is documentations method. Data were analyzed using descriptive technique with using the procedure of data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The result of this reseach show that (1) the unity of the student speech scrit classified as very hight, that is 97%, (2) coherence student speech script classified as hight, that is 70%, and (3) emphasis student speech script classified as very low, that is 4%.keyword : unity, coherence, speech script, emphasis
KEKOHESIFAN WACANA OPINI MAJALAH BALI POST Ni Putu Sri Lestari .; Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8138

Abstract

Ancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat kekohesifan wacana opini majalah Bali Post dan untuk mengetahui pemakaian piranti kohesi pada wacana tersebut. Data penelitian ini dikumpulkan melalui pencatatan dokumen. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif, sedangkan untuk menentukan tingkat kekohesifan wacana opini majalah Bali Post digunakan rumus kekohesifan antarkalimat yang diadaptasi dan dimodifikasi dari Nurkancana dkk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kekohesifan wacana opini majalah Bali Post tergolong tinggi yakni 94%. Sedangkan pemakaian piranti kohesinya yaitu: piranti konjungsi 234 (52%), referensi 153 (34%) piranti repetisi 17 (3,7%), piranti subtitusi 13 (2,8%), piranti hiponim 10 (2,2%), piranti kolokasi 9 (2,2%), piranti antonim 3 (0,6%), piranti sinonim 2 (0,4%), piranti elipsis 1 (0,2%) ekuivalensi (0), leksem generik (0), dan isotopi (0).Kata Kunci : pemakaian piranti kohesi, tingkat kekohesifan The design of this research was descriptive qualitative. The research objective was to determine the level of discourse cohesiveness of Opinion texts on Bali Post magazine to determine the usage of cohesion devices in the discourse. The research data was collected through documentation. Data analysis technique used in this study was descriptive qualitative, meanwhile to determine the level of discourse cohesiveness of Opinion texts on Bali Post magazine, among-sentence cohesiveness formula adapted and modfied from Nurkancana et. al was used. The results showed that the level of discourse cohesiveness of Opinion texts on Bali Post magazine was high at 94%. While the use of cohesion devices found were: conjunction device 234 (52%), reference 153 (34%) 17 repition (3.7%), substitution 13 (2.8%), hyponymy and hypernymy 10 (2.2%), collocation 9 (2.2%), antonyms 3 (0.6%), synonyms 2 (0.4%), ellipsis 1 (0.2%) equivalence (0), leksem generic (0) and isotopy (0).keyword : the use of cohesion, the level of cohesiveness
Pembelajaran Mengonversi Teks Eksposisi ke dalam Bentuk Puisi Bermuatan Pendidikan Karakter di Kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Singaraja Anak Agung Ayu Rahatri Ningrat .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8139

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengetahui (1) perencanaan pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter, (2) pelaksanaan pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter, dan (3) evaluasi pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter. Subjek penelitian adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar kelas X MIPA 1 SMA Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi berbasis pendidikan karakter. Metode pengumpulan data yang digunakan: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) perencanaan pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke dalam bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter terlihat dari beberapa komponen dalam RPP yang telah mengandung nilai karakter, (2) pelaksanaan pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke bentuk puisi bermuatan pendidikan karakter telah dilaksanakan oleh guru dan sesuai dengan RPP. Nilai karakter muncul dalam kegiatan awal, inti dan penutup dengan porsi berbeda, dan (3) evaluasi pembelajaran mengonversi teks eksposisi ke bentuk puisi berbasis pendidikan karakter terlihat dari adanya penilaian sikap yang menilai sikap jujur, disiplin, tanggung jawab dan santun siswa, namun dalam pelaksanaannya di kelas, evaluasi sikap tidak dilaksanakan guru secara maksimal.Kata Kunci : teks eksposisi, puisi, pendidikan karakter This study used descriptive qualitative method which aimed at finding out (1) the learning arrangement of converting exposition text into form of poetry in character-based, (2) the learning execution of converting exposition text into form of poetry in character-based, and (3) the learning evaluation of converting exposition text into form of poetry in character-based. Subject of this study was the teacher of Bahasa Indonesia who taught the tenth grade students of MIPA program of SMA Negeri 1 Singaraja. The research object was the learning of converting exposition text into form of poetry in character-based. Data collection methods used were method of observation, documentation, and interview. Three steps were done in analyzing the data: data reduction, data display, and conclusion. The results of this study were (1) the learning arrangement of converting exposition text into form of poetry in character-based could be seen from the components of RPP that had contained character values. (2) The learning executions of converting exposition text into form of poetry in character-based had been done by the teacher and were appropriate to RPP. The character values appeared at the initial, core, and closing of activity in different portions. (3) The learning evaluation of converting exposition text into form of poetry in character-based could be seen from the assessment of attitude which assessed honesty, discipline, responsibility and politeness of students. In its implementation, the evaluation of the students’ attitude was not carried out intensely.keyword : exposition text, poetry, character education
PENERAPAN TEKNIK THINK-PAIR-SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DISKUSI SISWA KELAS VIII.2 SMP NEGERI 2 SINGARAJA Kadek Ria Ari Astini .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8140

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan mendeskripsikan hasil, langkah-langkah, dan respons kelas VIII.2 SMP Negeri 2 Singaraja terhadap penerapan teknik Think-Pair-Share dalam pembelajaran menulis teks diskusi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 37 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, tes, dan angket/kuesioner kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) kemampuan menulis teks diskusi siswa kelas VIII.2 SMP Negeri 2 Singaraja meningkat, hal ini tampak pada siklus I sebesar 75,78 dan pada siklus II sebesar 79,08; (2) langkah-langkah yang tepat dalam pembelajaran menulis teks diskusi adalah berpikir mengenai topik yang telah diberikan (think), mendiskusikannya bersama pasangannya (pair), dan sharing tentang hasil kerjanya; (3) penerapan teknik Think-Pair-Share untuk meningkatkan kemampuan menulis teks diskusi mendapatkan respons positif pada siklus I dengan skor 27,68, dan respons sangat positif terjadi pada siklus II dengan skor 29,67.Kata Kunci : kemampuan menulis, teks diskusi, teknik Think-Pair-Share Classroom Action Research aims to describe the results, the steps and responses VIII.2 grade SMP Negeri 2 Singaraja on the application of techniques Think-Pair-Share learning to write discussion text. The subjects were teachers and students of class VIII.2 SMP Negeri 2 Singaraja which amounted to 37 people. The data in this study were collected through observation, testing, and questionnaires/ questionnaire and then analyzed using descriptive qualitative and quantitative descriptive. The results showed (1) the ability to write text discussion VIII.2 grade students of SMP Negeri 2 Singaraja increase, it is shown in the first cycle of 75.78 and in the second cycle of 79.08; (2) the proper steps in learning to write text discussion is to think about a topic that has been given (think), discuss it with a partner (pair), and sharing the results of its work; (3) application of techniques Think-Pair-Share to improve the ability to write text discussion elicit a positive response in the first cycle with a score of 27.68, and a very positive response occurs in cycle II with a score of 29.67.keyword : writing skill, discussion text, techniques Think-Pair-Share
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SMP NEGERI 4 KUBUTAMBAHAN Ni Luh Ayu Gayatri .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8141

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini dilakukan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII SMP N 4 Kubutambahan dengan tujuan untuk: 1) mendeskripsikan jenis alih kode yang dilakukan guru dalam interaksi pembelajaran; 2) mendeskripsikan jenis campur kode yang dilakukan guru dalam interaksi pembelajaran; 3) mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan guru melakukan alih kode; 4) mendeskripsikan faktor-faktor yang menyebabkan guru melakukan campur kode; dan 5) mendeskripsikan pengaruh alih kode dan campur kode terhadap pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) jenis alih kode yang dilakukan guru adalah alih kode ke dalam; 2) campur kode yang dilakukan guru adalah campur kode ke dalam dan ke luar; 3) faktor-faktor yang melatarbelakangi guru melakukan alih kode adalah keinginan guru mengimbangi kemampuan berbahasa siswa, memberikan pujian kepada siswa, menegur atau memberikan nasihat, menghidupkan suasana belajar agar tidak tegang, dan kebiasaan guru menggunakan bahasa Bal; 4) faktor-faktor yang melatarbelakangi guru melakukan campur kode adalah penekanan pada kata-kata tertentu, ketidaksadaran guru, keterbatasan bahasa Indonesia, dan kesederahanaan struktur bahasa lain merupakan faktor penyebab guru melakukan campur kode kode; 5) pengaruh positif alih kode dan campur kode guru terhadap pemahaman siswa adalah lebih mudah memahami materi, sedangkan dampak negatifnya adalah dapat mengurangi proses pemerolehan bahasa Indonesia siswa dan dapat menyebabkan pemborosan waktu. Kata Kunci : alih kode, campur kode, pembelajaran Bahasa Indonesia This deskriptive qualitative study was done inIndonesian learning at VII grade students of SMP N 4 Kubutambahan with aims to: 1) describe the types of code switching done by the teacher learning interaction; 2) to describe types of code mixing done by the teacher learning interaction; 3) to describe the factors of code switching done by the teacher; 4) to describe the factors of code mixing done by the teacher; and 5) to describe the influence of code switching and code mixing to the students’ understanding learning. The method used observation and interview. The results of this study showed: 1) code switching done by the teacher was inner code switching; 2) code mixing done by the teacher was inner and outer code mixing; 3) the factors of code switching were to offset the students’ language skill, to give feedback, to give warning and advice, to cheer up the situation in the classroom, and teacher’s habit to use Balinese; 4) the factors of code mixing were the emphasis on certain words, teacher’s unconsciousness, limitation of Indonesian, and the simplicity of other language structure were the factors of code mixing done by the teacher; 5) The positive influence of code switching and code mixing to students’ understanding were the easily students understood the materials meanwhile the negative impact was it could decrease the students’ language acquisition process and it could waste time. keyword : code switching, code mixing, Indonesian learning
CAMPUR KODE DALAM TRANSAKSI JUAL BELI PADA MEDIA ONLINE SHOP DI SINGARAJA DAN DENPASAR Annisa .; Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan jenis campur kode yang terdapat dalam transaksi jual beli pada media online shop di Singaraja dan Denpasar, (2) mendeskripsikan bentuk campur kode yang terdapat dalam transaksi jual beli pada media online shop di Singaraja dan Denpasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah tuturan penjual dan pembeli yang terjadi selama proses jual beli berlangsung pada media online shop BBM dan facebook. Objek dari penelitian ini adalah jenis campur kode dan bentuk campur kode selama proses transaksi jual beli. Berdasarkan analisis data diperoleh deskripsi penggunaan campur kode jenis ke dalam (inner code mixing), campur kode ke luar (outer code mixing), dan campur kode campuran (hybrid code mixing), deskripsi penggunaan bentuk campur kode kata, frasa dan klausa.Kata Kunci : campur kode, jual beli online shop The purpose of this research (1) to describe the type of code mixing method in purchase and sale transaction to the online shop media in Singaraja and Denpasar, (2) to the forms of code mixing method in purchase and sale transaction to the online shop media in Singaraja and Denpasar. This research used descriptive qualitative design. The method used observation. The subjects used seller and buyer speech that occurs during the process in purchase and sale to the online shop BBM and facebook. The objects use the type of code mixing and code mixing form that occurs during the process in purchase and sale. Based on data analysis, obtain descriptions of the use of code mixing form of words, phrases and clauses, and descriptions of the type of inner code mixing, outer code mixing, and hybrid code mixing.keyword : code mixing, purchase and sale transaction online shop
KESULITAN BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS IXC SMP NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Ni Putu Eva Fransiska Dewi .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; Drs.I Wayan Wendra,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 5 No. 3 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8619

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan (1) kesulitan belajar keterampilan menulis cerita pendek dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang dialami oleh siswa kelas IXC di SMP Negeri 3 Singaraja, (2) faktor yang menyebabkan kesulitan belajar keterampilan menulis cerita pendek dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang dialami oleh siswa kelas IXC di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXC dan guru bahasa Indonesia. Objek penelitian ini adalah kesulitan dan faktor-faktor penyebab kesulitan belajar dalam keterampilan menulis cerita pendek siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni model analisis Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) ada delapan kesulitan belajar dalam keterampilan menulis cerita pendek yang dialami oleh siswa kelas IXC. Kesulitan tersebut yaitu a) kesulitan dalam menentukan topik, b) kesulitan dalam menentukan tema, c) kesulitan dalam membuat kerangka tulisan, d) kesulitan dalam mengembangkan kerangka, e) kesulitan dalam merangkai peristiwa menjadi alur cerita, f) kesulitan dalam menentukan konflik dari peristiwa, g) kesulitan dalam menyusun kalimat yang efektif, dan h) kesulitan dalam menyusun paragraf yang baik. (2) Ada tiga faktor yang menyebabkan adanya kesulitan belajar. a) Faktor yang bersumber dari lingkungan sekolah, b) faktor yang bersumber dari lingkungan keluarga, dan c) faktor yang bersumber dari lingkungan masyarakat. Secara umum, siswa memiliki kesulitan belajar dan faktor penyebab kesulitan belajar dalam keterampilan menulis cerita pendek. Dengan adanya kesulitan dan faktor penyebab kesulitan belajar tersebut, guru diharapkan mampu meretas kesulitan yang dialami oleh siswa dan mengatasi faktor penyebab kesulitan belajar tersebut. Kata Kunci : diagnosis, menulis, cerita pendek This study describes (1) the difficulty of learning the skills to write short stories in Indonesian language learning experienced by students in grade IXC at SMP Negeri 3 Singaraja, (2) factors that cause difficulty learning the skills to write short stories in Indonesian language learning experienced by students in grade IXC in SMP Negeri 3 Singaraja. This study used a qualitative descriptive design. The subjects were grade students and teacher Indonesian IXC. The object of this research is the difficulty and the factors that learning difficulties in students' skills of writing short stories. Collecting data in this study using observation and interviews. Analysis of the data used Miles and Huberman analysis model. The results of this study indicate that (1) there are eight learning difficulties in the skills of writing short stories experienced by students in grade IXC. These difficulties, namely the difficulty in determining the topic, making a writing frame, developing the framework, arranging the events into the storyline, determining a conflict of events, formulating an effective sentence, and compiling good paragraph. (2) There are three factors that cause learning difficulties. a) Factors to be sourced from school environment, b) factors derived from the family environment, and c) factors that originates from the environmental community. General, students have learning difficulties and the factors that cause learning difficulties short story writing skills. Given the difficulty and the factors causing learning difficulties, teachers are expected to pave the difficulties experienced by the students and address the factors that cause learning difficulties.keyword : diagnosis, writing, short story

Page 78 of 122 | Total Record : 1214