cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PEMBELAJARAN MEMPRODUKSI TEKS CERITA PENDEK BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI KELAS XI IPB SMA NEGERI 1 SEMARAPURA Swandewi, Lita; Gunatama, Gede; Astika, Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20501

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran memproduksi teks cerita pendek berdasarkan kurikulum 2013 di kelas XI IPB SMA Negeri 1 Semarapura. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI IPB dan siswa kelas  XI IPB SMA Negeri 1 Semarapura. Objek penelitian ini adalah pembelajaran memproduksi teks cerita pendek. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan, pertama, perencanaan pembelajaran memproduksi teks cerita pendek berdasarkan kurikulum 2013 di kelas XI IPB SMA Negeri 1 Semarapura sudah sesuai dengan komponen dan sistematika penyusunan RPP kurikulum 2013. Kedua, pelaksanaan pembelajaran memproduksi teks cerita pendek berdasarkan kurikulum 2013 di kelas XI IPB SMA Negeri 1 Semarapura sudah menggunakan pendekatan saintifik.  Penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran sudah melibatkan lima keterampilan, yaitu mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan. Ketiga, evaluasi pembelajaran memproduksi teks cerita pendek  berdasarkan kurikulum 2013 di kelas XI IPB SMA Negeri 1 Semarapura sudah sesuai dengan penilaian autentik. Dalam penilaian autentik evaluasi, dilakukan melalui 3 jenis penilaian, yaitu penilaian sikap, keterampilan, dan  pengetahuan.
KISAH-KISAH TANTRI: NILAI, PERANAN DALAM PENDIDIKAN KARAKTER, DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS FABEL KELAS VII KURIKULUM 2013 ., KOMANG SUMANTINI; ., I Made Astika, S.Pd., M.A.; ., Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.15150

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) nilai karakter dalam Kisah-Kisah Tantri, (2) peranan Kisah-Kisah Tantri dalam pendidikan karakter, dan (3) relevansi Kisah-Kisah Tantri terhadap pembelajaran teks fabel kelas VII kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan ancangan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi dengan teknik membaca, mungutip, dan mencatat. Instrumen menggunakan kartu data dan catatan-catatan. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) nilai karakter dalam Kisah-Kisah Tantri meliputi: nilai peduli lingkungan, religius, mandiri, demokratis, jujur, disiplin, cinta damai, bersahabat/komunikatif, kerja keras, tanggung jawab, kreatif, rasa ingin tahu, dan peduli sosial. (2) Peranan Kisah-Kisah Tantri tampak dari segi Kisah-Kisah Tantri sebagai karya sastra lama dan dari segi muatan nilai. Kisah-Kisah Tantri sebagai karya sastra lama yaitu memiliki peran sebagai berikut: untuk mengembangkan aspek kepribadian dan mengembangkan karakter anak didik, sebagai sumber bacaan yang memperkaya khasanah bangsa, berperan untuk menyampaikan pesan tentang baik dan buruk dalam perilaku, berperan dalam pembelajaran sastra untuk menerapkan pendidikan karakter, dan berperan untuk mengenali berbagai karakter atau sifat manusia, sedangkan dari segi muatan nilainya berperan sebagai patokan atau kontrol perilaku sosial, berperan sebagai panutan atau contoh, dan dapat dijadikan sebagai bahan renungan tentang kehidupan. (3) relevansi Kisah-Kisah Tantri dalam pembelajaran teks fabel kelas VII kurikulum 2013 tampak pada ciri Kisah-Kisah Tantri sebagai teks fabel, kandungan nilai dalam Kisah-Kisah Tantri, dan struktur cerita (orientasi, koplikasi, resolusi, dan koda).Kata Kunci : Kisah-Kisah Tantri, pendidikan karakter, kurikulum 2013 This study aimed to review (1) the values of characters in Kisah-Kisah Tantri (2) the role of the Kisah-Kisah Tantri in character education, and (3) the relevance of Kisah-Kisah Tantri to the learning of fable text in class VII curriculum 2013. This research used descriptive qualitative approach. Data were collected by using documentation method with reading, quoting, and taking notes. The instruments used in data collection were data cards and field notes. The results of this study showed that (1) the character value in the Kisah-Kisah Tantri included: environmental awareness, religious, independent, democratic, honesty, discipline, tranquility, friendly/communicative, hard working, responsibility, creative, curiosity and social awareness. (2) The role of Kisah-Kisah Tantri appeared from the Kisah-Kisah Tantri can be seen as old literary works and from the value aspect. Kisah-Kisah Tantri as an old literary works had the following role such as: to develop personality aspect and develop the character of the students, as a source of reading that enriches the valuable object of the nation, as a role to convey the message of good and bad in terms of behavior, played a role in the study of literature to apply character education, and played as a role in recognizing various characters or human nature, while in terms of content value acted as a benchmark or control of social behavior, acted as role model or example, and can be used as a reflection into real life. (3) The relevance of the Kisah-Kisah Tantri in the fable text learning in class VII in curriculum 2013 appeared on the features of the Kisah-Kisah Tantri as fable texts, the content value in the Kisah-Kisah Tantri, and the generic structure of the story (orientation, complication, resolution, and the ending of the story)keyword : Kisah-Kisah Tantri, character education, curriculum 2013
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA KOMIK DALAM MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MENULIS PARAGRAF NARASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS X MADRASAH ALIYAH MANBAUL ULUM NEGARA ., Hasyamuddin Hadi; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media komik dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar menulis paragraf narasi siswa kelas X di MA Manbaul Ulum. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen quasi. Seluruh kelas X di MA Manbaul Ulum yang totalnya berjumlah 50 orang dijadikan populasi dalam penelitian ini. Penentuan sampel dari populasi tersebut dilakukan dengan cara random sampling dengan teknik undian. Dari hasil pengundian tersebut didapat kelas X.1 dengan 25 orang siswa untuk kelas eksperimen dan kelas X.2 dengan 25 orang siswa sebagai kelas kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) terdapat pengaruh penggunaan media komik terhadap aktivitas belajar siswa pada siswa kelas X di MA Manbaul Ulum. Siswa yang menggunakan media komik jauh lebih aktif dengan hasil aktivitas 81,6 daripada siswa yang menggunakan media teks cerita pendek yang hanya mendapatkan hasil aktivitas 67,2., (2) hasil uji t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media komik terhadap hasil belajar siswa pada siswa kelas X di MA Manbaul Ulum. Hasil perhitungan yang dilakukan secara manual didapatkan t hitung sebesar 2,65 dan harga t tabel dengan taraf signifikasi 5% adalah 2,06. Jadi harga t hitung lebih besar daripada harga t tabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima.Kata Kunci : media komik, aktivitas, hasil belajar The aim of this study is to know the differences of students’ activities and students’ achievement in writing narrative paragraph between students’ group that used comic and students’ group that used short story as learning media in MA Manbaul Ulum. This research is a quasy experiment in which fifty students were involved as overall ten grade students of the school to be the population. The samples were chosen randomly involving 25 students in X.1 class as the experimental group and 25 students in X.2 as the control group. The data collected was analyzed using t test of descriptive quantitative. The result of this study shows that there are significant differences between those two groups toward students‘ activity and students’ achievement. The t test results 81.6 for he experimental group which used comic as media, while the control group which used short story as media results 62.7. It means the experimental group was more active than control group. The t test also shows that there is significant difference between those two groups toward students’ achievement in which t observed is 2.65 and t table is 2.06 in significance level 5%. It means number of t observed is bigger than t table so that HO is rejected and H1 fails to be rejected.keyword : media comics, activities, result write
Implementasi Keterampilan Menjelaskan oleh Guru Bahasa Indonesia Kelas XI di SMA Negeri se-Kota Singaraja dalam Pembelajaran Menulis Naskah Drama berdasarkan Pengalaman Pribadi ., Ketut Desnaria; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5301

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan perencanaan guru bahasa Indonesia kelas XI SMA di Negeri se-Kota Singaraja dalam pembelajaran menulis naskah drama berdasarkan pengalaman pribadi, (2) mendeskripsikan implementasi keterampilan menjelaskan guru bahasa Indonesia, dan (3) mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia. Objek penelitian ini adalah perencanaan, implementasi, dan kendala guru dalam keterampilan menjelaskan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) hal-hal yang dipersiapkan guru dalam merencanakan keterampilan menjelaskan adalah silabus dan RPP, (2) implementasi keterampilan menjelaskan guru bahasa sudah tergolong baik, dan (3) kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan keterampilan menjelaskan adalah kurangnya minat dan perhatian siswa, kondisi fisik guru, dan sumber belajar yang terbatas.Kata Kunci : keterampilan menjelaskan, guru bahasa Indonesia, menulis naskah drama, dan pengalaman pribadi The purposed of this research are (1) to describe bahasa Indonesia teachers plan at the grade of the 11th senior high school student in Singaraja in the study of writing drama script based on their own experience, (2) to describe the implementation of their explaining skill, and (3) to describe difficulty which is faced by bahasa Indonesia teachers. This research use descriptive qualitative observation method. Subject in this research is bahasa Indonesia teachers. Object in this research are plan, implementation, and difficulty teachers in explaining skill. The methods of collecting data which are used are observation, interview, and documentation. Data is analyzed by using descriptive qualitative analysis. The results of this research are to show (1) things which are prepared in planning about explaining skill is syllabus and lesson plan, (2) the implementation of bahasa Indonesia teachers skill which is categorized good, (3) the difficulty which is faced is the lack of students desire and attention, condition of teachers physically, and the lack of facilities.keyword : explaining skill, bahasa Indonesia teachers, drama script, self-experience
PENERAPAN METODE INKUIRI UNTUK PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS XI IPS.2 SMAN 2 MENGWI ., Ni Putu Ayu Yuliantini; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., Drs. I Nyoman Merdhana, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2770

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui ketuntasan hasil belajar membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi dengan penerapan metode inkuiri, (2) mengetahui kiat-kiat guru dalam mengimplementasikan metode inkuiri dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi, dan (3) mengetahui respons siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi terhadap penerapan metode inkuiri dalam pembelajaran membaca pemahaman. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi dengan menerapkan metode inkuiri. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi yang berjumlah 27 siswa, sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca pemahaman siswa. Data tentang hasil belajar siswa dalam pembelajaran membaca dikumpulkan dengan metode tes yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitastif, kiat-kiat guru dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskripstif kualitatif dan kuantitatif, data tentang aktifitas siswa dalam pembelajaran dikumpulkan dengan metode observasi yang dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif, dan respons siswa dikumpulkan dengan metode kuesioner yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Sebelum dilaksanakan kedua siklus tersebut, terlebih dahulu dilaksanakan kegiatan tes awal. Kegiatan tes awal ini bertujuan mengetahui nilai awal kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode inkuiri dapat (1) meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi, (2) guru mempergunakan kiat-kiat pembelajaran yang tepat dalam mengimplementasikan metode inkuiri untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, dan (3) menumbuhkan respons positif siswa terhadap pembelajaran membaca. Kata Kunci : : inkuiri, hasil belajar, dan membaca pemahaman This study aims to ( 1 ) determine mastery of learning outcomes eleventh grade students 'reading comprehension IPS.2 SMAN 2 Mengwi with the application of the method of inquiry , ( 2 ) know the tips teachers in implementing inquiry method in improving students' reading comprehension ability of class XI IPS.2 SMAN 2 Mengwi , and ( 3 ) determine the response class XI student of SMAN 2 Mengwi IPS.2 the application of inquiry methods in teaching reading comprehension . This research is Classroom Action Research (CAR ) to increase the activity and learning reading comprehension class XI student of SMAN 2 Mengwi IPS.2 by applying the method of inquiry . Classroom Action Research (CAR ) is implemented through two cycles . Subjects in this study is a class XI student of SMAN 2 Mengwi IPS.2 totaling 27 students , while becoming the object of this research is the ability of students' reading comprehension . Data on student learning outcomes in learning to read is collected with the test method were analyzed with descriptive methods kuantitastif , tips collected by the teacher in the learning method that is analyzed by the method of observation deskripstif qualitative and quantitative data about students in learning activities collected by observation methods analyzed with descriptive qualitative and quantitative methods , and student responses were collected by questionnaire were analyzed using descriptive quantitative and qualitative methods . Implemented before the second cycle , first held early test activities . This initial test activities aimed at knowing the initial value of reading comprehension ability IPS.2 class XI student of SMAN 2 Mengwi . The results showed that the use of the method of inquiry can ( 1 ) increase the ability of reading comprehension class XI student of SMAN 2 IPS.2 Mengwi , ( 2 ) teachers use instructional tips right in implementing inquiry method to improve students' reading comprehension , and ( 3 ) foster positive response of students towards learning to read . keyword : inquiry, learning, and reading comprehension
ANALISIS POSTER HASIL KREATIVITAS SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 3 SINGARAJA DARI ASPEK BAHASA DAN ISI Antari, Ni Putu Veni; Indriani, Made Sri; Artawan, Gde
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20386

Abstract

Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini yaitu: (1) Bagaimanakah aspek bahasa dalam poster hasil kreativitas siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja?, (2) Bagaimanakah aspek isi yang terdapat pada poster hasil kreativitas siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja?. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis bahasa dalam bentuk penggunaan kalimat efektif pada poster hasil kreativitas siswa, (2) menganalisis aspek isi yang terdapat pada poster hasil kreativitas siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah poster hasil kreativitas siswa kelas VIII A SMP Negeri 3 Singaraja . Objek dalam penelitian ini adalah bahasa dan isi poster. Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa ciri-ciri penggunaan kalimat efektif dalam poster hasil kreativitas siswa yaitu: (1) kesepadanan, (2) ketegasan, (3) kehematan. Terdapat aspek isi yang mengacu pada (1) menarik perhatian pembaca, (2) komposisi dasar, (3) kesesuaian gambar dengan pernyataan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sebanyak 23 siswa yang berhasil menggunakan kalimat efektif dalam bentuk kesepadanan, 27 siswa yang berhasil menggunakan kalimat efektif dalam bentuk penekanan dan 20 siswa yang berhasil menggunakan kalimat efektif dalam bentuk kehematan. (2) Sebanyak 23 siswa yang berhasil menulis poster dikriteria menarik, 24 siswa berhasil dalam komposisi poster dan 29 siswa yang berhasil mengaitkan gambar dengan pernyataan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VISUAL BAGI PEBELAJAR BIPA PEMULA DI UNDIKSHA Lestari, Ni Made Candra Puspita; Sutama, I Made; Utama, I Dewa Gede Budi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjabarkan desain pengembangan media pembelajaran visual bagi pebelajar BIPA pemula, (2) menguji validitas hasil pengembangan media pembelajaran visual, dan (3) mengetahui respon pebelajar BIPA terhadap media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan  (Research and Development), dan menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa BIPA tingkat pemula di Undiksha. Objek penelitian adalah media pembelajaran flashcard. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode pencatatan dokumen, wawancara, dan angket. Untuk menganalisis data hasil penelitian, dalam penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu, analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) desain pengembangan media pembelajaran flashcard sesuai dengan prosedur dan prinsip-prinsip media pembelajaran dan telah dikembangkan dengan model pengembangan ADDIE. (2) Hasil uji validitas ahli media pembelajaran menunjukkan bahwa media pembelajaran flashcard layak untuk dikembangkan dan digunakan dalam pembelajaran BIPA. (3) Respon peserta didik BIPA di Undiksha terhadap media pembelajaran flashcard mendapat kategori respon positif dengan rata-rata persentase 85,65%.
PENERAPAN STRATEGI DIRECTED READING THINKING ACTIVITY (DRTA) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA CERPEN PADA SISWA KELAS VII E SMP NEGERI 4 KUBUTAMBAHAN ., Ni Made Rusni Bunadi; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3247

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar untuk meningkatkan keterampilan membaca cerpen pada Siswa Kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, (2) mendeskripsikan dapat tidaknya penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar meningkatkan keterampilan membaca cerpen pada siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar pada siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan.Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII E SMP Negeri 4 Kubutambahan, sedangkan objeknya adalah keterampilan membaca cerpen dengan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar dalam membaca cerpen (1) dilakukan melalui beberapa langkah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh guru, (2) dapat meningkatkan kemampuan membaca cerpen siswa. Peningkatan tersebut terlihat pada hasil kemampuan membaca cerpen siswa setelah digunakannya penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar. (3) Siswa memberikan respons yang positif dalam mengikuti pembelajaran membaca cerpen dengan penerapan strategi DRTA berbantuan media gambar.Kata Kunci : strategi directed reading thinking activity (DRTA), membaca cerpen. This study aims to (1) describe the application of media-assisted image DRTA strategies to improve reading skills in the short story Seventh Grade Students of SMP Negeri 4 Kubutambahan E, (2) whether or not the implementation of the strategy described DRTA media aided drawing skills improve reading short stories in class VII E SMP 4 Kubutambahan country, and (3) describe the response of students to the application of image media strategy aided DRTA on class VII E SMP N 4 Kubutambahan. This study uses action research design (TOD), which is conducted in two cycles. The subjects were teachers and students of class VII E SMP N 4 Kubutambahan, while the object is the application of skills to read short stories DRTA strategy aided drawing media. Data collection method used is the method of observation, test methods, and questionnaire method. The data obtained were analyzed using qualitative descriptive analysis techniques and quantitative descriptive analysis techniques. The results of this study indicate that the application of media-assisted image DRTA strategies in reading short stories (1) is done through several steps in accordance with a learning plan that has been designed by teachers, (2) to improve students' ability to read short stories. The increase was seen in the results of students' ability to read short stories after the implementation strategy used DRTA aided drawing media,(3) the students give positive response in learning of short story reading through the implementation of DRTA strategy with media of pictures. keyword : strategy directed reading thinking activity (DRTA), read short stories
HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MENULIS CERPEN irwandani, uliana dewi
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i1.279

Abstract

HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN MENULIS CERPEN DAN KEMAMPUAN MENULIS BERITA FITUR SISWA PESERTA EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK SMA/SMK DI SINGARAJA oleh Uliana Dewi Irwandani Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan (1) tingkat keterampilan menulis cerpen, (2) tingkat kemampuan menulis berita fitur, dan (3) hubungan antara keterampilan menulis cerpen dan kemampuan menulis berita fitur siswa peserta ekstrakurikuler jurnalistik SMA/SMK di Singaraja. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode penugasan. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tingkat keterampilan menulis cerpen siswa peserta ekstrakurikuler jurnalistik SMA/SMK di Singaraja tergolong tinggi dengan raihan skor rata-rata sebesar 83; (2) tingkat kemampuan menulis berita fitur siswa peserta ekstrakurikuler jurnalistik SMA/SMK di Singaraja tergolong sangat tinggi dengan skor rata-rata sebesar 86,56, dan (3) terdapat hubungan positif yang sangat tinggi antara keterampilan menulis cerpen dan kemampuan menulis berita fitur siswa peserta ekstrakurikuler jurnalistik SMA/SMK di Singaraja. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengujian nilai ro=0,996 yang menurut tabel interpretasi sederhana Guilford berada pada kisaran antara 0,90-1,00 yang menunjukkan adanya korelasi yang sangat kuat atau sangat tinggi antara keterampilan menulis cerpen (variabel X) dan kemampuan menulis fitur (variabel Y) siswa peserta ekstrakurikuler jurnalistik SMA/SMK di Singaraja. Hal ini juga dapat dilihat berdasarkan nilai “r” Product Moment (rt) yang menunjukkan bahwa ro>rt atau 0,996>0,666 pada taraf signifikansi 5% dan 0,996>0,798 pada taraf signifikansi 1%. Jika terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam berlatih menulis berita fitur, guru pembina ekstrakurikuler disarankan untuk menggunakan latihan menulis cerpen sebagai salah satu cara untuk melatih kemampuan menulis siswa. Kata kunci: menulis, cerpen, berita fitur, ekstrakurikuler, jurnalistik
Penggunaan Media Audio Visual Dalam Pembelajaran Menulis Teks Pidato di Kelas X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara ., Made Rospita Pradnya Dewi; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Drs.I Wayan Wendra,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penggunaan media audio visual dalam pembelajaran menulis pidato di kelas X IPA 8 SMA Negari 1 Kuta Utara, (2) mendeskripsikan hasil penggunaan media audio visual dalam pembelajaran menulis pidato di kelas X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif-kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara dan siswa kelas X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta. Objek penelitian ini adalah penggunaan media audio visual dalam pembelajaran menulis pidato. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran menulis pidato di kelas X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara dilakukan dengan tiga tahap kegiatan pembelajaran, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan dibagi menjadi lima tahapan, yaitu guru membuka pelajaran dengan mengucapkan salam, menyanyikan lagu Indonesia Raya, guru mengecek kehadiran siswa, guru melakukan apersepsi, dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Pada kegiatan inti ini, guru menerapkan 5M (mengamati, menanya, mengekslorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan). Pada kegiatan penutup guru menanyakan kesulitan yang dihadapi siswa dalam memahami materi yang telah dipelajari, guru dan siswa menyimpulkan materi pelajaran. (2) Kemampuan siswa dalam mengikuti pelajaran menulis pidato yang dibantu dengan menggunaan media audio visual sangat tinggi. siswa mampu memenuhi KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) yang telah ditentukan pihak sekolah, yaitu 85. Kata Kunci : penggunaan media audio visual, menulis pidato This research aimed at (1) describing the use of audio visual media in speech writing learning in class X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara, (2) describing the result of the use of audio visual media in speech writing learning in class X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara. This research used the descriptive qualitative-quantitative research design. The subject of this study were Indonesian language teacher who taught in class X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara and the students in class X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara. The object of this study was the use of audio visual media in speech writing learning. The data in this research was gathered by using observation and documentation method. The result of this study showed that (1) the use of audio visual media in speech writing learning in class X IPA 8 SMA Negeri 1 Kuta Utara done within three steps of learning process which were introduction, core activity, and closing activity. The introduction activity was divided into five steps, they were teacher began the learning by greeting the students, sang the Indonesia Raya song, teacher checked the students’ attendance, teacher did the apperception, and told students the purpose of the learning. In this core activity, the teacher applied 5M (mengamati – observing, menanya – questioning, mengeksplorasi – exploring, mengasosiasi – associating, and mengkomunikasikan – communicating). The closing activity, teacher asked the difficulty that faced by students in understanding the material that had learnt, teacher and students concluded the material of learning. (2) Students ability to attend speech-assisted lessons by using audio-visual media is very high. Students could reach the KKM (KriteriaKetuntasan Minimum – The Criteria of Minimum Completeness) that has been determined by the school parties, that was 85.keyword : the use of audio visual media, speech writing

Page 8 of 122 | Total Record : 1214