cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
Analisis Pola Pengembangan Paragraf Pada Karangan Siswa Kelas Xi Bahasa 1 di SMA N 1 Seririt ., Ni Wayan Resmayani; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6790

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan pola pengembangan paragraf dalam karangan siswa kelas XI Bahasa I di SMA 1 Seririt.Subjek penelitian ini adalah karangan siswa kelas XI Bahasa 1 SMA N 1 Seririt.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi. Data yang diperoleh melalui keempat metode tersebut diolah melalui beberapa tahap, yaitu (1) identifikasi data, (2), klasifikasi data, (3), penyajian data, dan (4), penarikan kesimpulan.. Hasil penelitian secara umum membuktikan bahwa pola pengembangan paragraf dalam karangan siswa kelas XI Bahasa 1 di SMA N 1 Seririt sudah cukup baik.Dalam penelitian ini, data yang diperoleh adalah 29 buah karangan siswa kelas XI Bahasa 1 di SMA N 1 Seririt, dengan jumlah paragraf sebanyak 78.Dari 78 paragraf karangan siswa, jumlah paragraf yang mengandung pola pengembangan paragraf adalah 53 paragraf.Sementara itu, paragraf yang tidak menggunakan pola pengembangan paragraf berjumlah 25 paragraf.Kata Kunci : analisis, pola pengembangan paragraf, karangan siswa This descriptive research aimed to describe the patterns of paragraph development used by students in writing essays. The subject of this research was the essays written by students of Grade XI Bahasa in SMA N 1 Seririt. The data was collected by using documentation method and it was processed by following four certain steps. Those are (1) data identification, (2) data classification, (3) data presentation, and (4) conclusion. The result of this study generally showed that the essays written by students of Grade XI Bahasa in SMA N 1 Seriritwere already developed by using good paragraph development patterns. The data proved that from twenty nine essays written by students of Grade XI Bahasa in SMA N 1 Seririt which consisted of seventy eight paragraphs, there were fifty three paragraphs were written by using certain patterns of paragraph development. Meanwhile, there were twenty five paragraphs were written without following the patterns of paragraph development.keyword : analysis, patterns of paragraph development, student’s essay.
Peningkatan Keterampilan Membaca Pemahaman dengan Teknik POINT pada Siswa Kelas VIII A4 SMP Negeri 6 Singaraja ., Anak Agung Alit Sanjaya; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.; ., Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4088

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas belajar siswa dalam membaca pemahaman khususnya dalam meringkas dan menyimpulkan teks bacaan dengan menggunakan teknik POINT, (2) meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dalam meringkas dan menyimpulkan teks bacaan dengan menggunakan teknik POINT, (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap kegiatan pembelajaran, dan (4) mendeskripsikan implementasi penerapan teknik POINT dalam pembelajaran membaca pemahaman. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII A4 SMP Negeri 6 Singaraja, Tahun Ajaran 2014/2015 yang berjumlah 26 orang (14 orang laki-laki dan 12 orang perempuan). Data penelitian ini dikembangkan dengan metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data aktivitas siswa dan langkah-langkah pembelajaran membaca pemahaman. Data kemampuan membaca pemahaman yang dikumpulkan dengan metode tes. Data respons siswa yang dikumpulkan dengan metode angket. Data selanjutnya dianalisis dengan metode kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) skor aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan. Sebelum diadakan tindakan skor klasikal aktivitas belajar siswa adalah 45, kemudian meningkat menjadi 56 pada siklus I dan 60 pada siklus II; (2) nilai membaca pemahaman siswa juga mengalami peningkatan. Sebelum diadakan tindakan skor klasikal membaca pemahaman siswa adalah 68, 73 kemudian meningkat menjadi 72,88 pada siklus I, dan 80,08 pada siklus II; (3) siswa senang mengikuti pembelajaran tersebut; dan (4) membaca pemahaman dapat dilakukan berdasarkan langkah-langkah pembelajaran teknik POINT. Oleh karena itu, guru bahasa Indonesia hendaknya menerapkan teknik POINT dalam pembelajaran membaca pemahaman. Kata Kunci : teknik POINT, membaca pemahaman, SMP Negeri 6 Singaraja. This study was classroom action research which is aimed at (1) describing the students’ learning activity in reading comprehension especially in summarizing and drawing conclusion of the text by using POINT technique. (2) Improving students reading comprehension in summarizing and drawing conclusion of text by using POINT technique. (3) Describing the students’ response upon the learning teaching activity, and (4) describing the implementation of POINT technique in reading comprehension. This study was done through two cycles. The subject of this study was students of class VIII A4 at SMP Negeri 6 Singaraja in the academic year of 2014/2015 in which the number of students were 26 students consisted of 14 males and 12 females. The data was done by observation, test, and questionnaire. Observation was used to collect the data of students’ activity and steps in learning reading comprehension. The data of students’ competency in reading comprehension was collected through test. The data of students’ response was collected through questionnaire. The collected data was analyzed quantitatively and qualitatively. This study showed that (1) the score of students’ learning activity was improved. Before the treatment was conducted, the mean score of the students was 45, then it improved to 56 in the cycle I, and 60 in the cycle II; (2) the score of students’ reading comprehension was also improved. Before the treatment was conducted, the mean score of the students was 68.73, then it improved to 72.88 in the cycle I, and 80.08 in the cycle II; (3) the students were happy in following the learning activity; (4) reading comprehension could be done by following the steps of learning activity in POINT technique. On that account, the teacher of Bahasa Indonesia ought to apply POINT technique in reading comprehension.keyword : POINT technique, reading comprehension, SMP Negeri 6 Singaraja
TINDAK TUTUR GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TK WANGUN SESANA PENARUKAN SINGARAJA Ratminingsih, Made
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1183

Abstract

TINDAK TUTUR GURU DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR DI TK WANGUN SESANA PENARUKAN SINGARAJA oleh Made Ratminingsih, NIM 0712011084 Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Bahasa dan Seni ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menggambarkan dan menjelaskan (1) bentuk tindak tutur guru dalam proses belajar mengajar di TK Wangun Sesana Penarukan Singaraja dan (2) fungsi tindak tutur guru dalam proses belajar mengajar di TK Wangun Sesana Penarukan Singaraja. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dalam proses belajar mengajar di TK Wangun Sesana Penarukan Singaraja. Data penelitian ini adalah ujaran yang terjadi pada guru selama proses belajar mengajar di kelas. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif melalui prosedur sebagai berikut (1) reduksi data, (2) klasifikasi dan deskripsi data, dan (3) penyimpulan data. Hasil penelitian ini adalah (1) bentuk tindak tutur yang dinyatakan guru. (1) Bentuk tindak tutur yang dinyatakan oleh guru adalah tuturan bermodus deklaratif (5,4%), interogatif (36%), dan imperatif (58,5%). Bentuk tuturan yang digunakan tersebut sesuai dengan fungsi tuturan yang dinyatakan guru yaitu fungsi asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. (2) Fungsi tindak tutur yang digunakan oleh guru adalah 5 fungsi makro dan 13 fungsi mikro yang terdiri atas fungsi asertif yang meliputi menginformasikan (4,5%); fungsi direktif yang meliputi memerintah (24.3%), meminta (27%), bertanya (25,2%), mempersilakan (2,7%), menegur (2,7%), mengingatkan (1,8%), menyuruh (1,8%), dan memberi nasihat (1,8%); fungsi komisif (0%); fungsi ekspresif yang meliputi menyapa (0,9%), mengancam (2,7%), dan memotivasi (1,8%); dan fungsi deklaratif yang meliputi melarang (2,7%). Tuturan yang dinyatakan sebagian besar merupakan tuturan langsung dan lugas. Sesuai dengan hasil penelitian ini disarankan kepada sekolah, pendidik, calon pendidik, dan siswa untuk menyeimbangkan proses komunikasi dalam pembelajaran sesuai dengan tuntunan kurikulum. Kata kunci: bentuk dan fungsi tindak tutur guru dalam proses belajar mengajar
PEMBINAAN DAN PENGGUNAAN BAHASA DALAM MENULIS KARYA ILMIAH PADA EKSTRAKURIKULER KARYA ILMIAH REMAJA (KIR) DI SMA LABORATORIUM UNDIKSHA ., Ni Nyoman Dewi Narayukti; ., Dr. I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum; ., Prof. Dr. Drs. I Wayan Rasna, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.14452

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) proses pembinaan menulis karya ilmiah dalam ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (KIR) di SMA Laboratorium Undiksha, (2) penggunaan bahasa dalam karya ilmiah siswa pada ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (KIR) di SMA Laboratorium Undiksha, dan (3) keterkaitan pembinaan menulis karya ilmiah dengan penggunaan bahasa dalam karya ilmiah siswa pada ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (KIR) di SMA Laboratorium Undiksha. Penelitian ini menggunakan ancangan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara, pedoman observasi, kartu data, serta alat perekam suara, dan kamera. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) proses pembinaan menulis karya ilmiah pada ekstrakurikuler karya ilmiah remaja (KIR) di SMA Laboratorium Undiksha, yang meliputi (a) pemberian materi dasar karya ilmiah, (b) berlatih menulis karya ilmah, dan (c) berlatih presentasi. (2) Ditemukan kesalahan penggunaan bahasa dalam karya ilmiah siswa, yakni kesalahan (a) ejaan dan (b) tata kalimat. (3) Penggunaan bahasa karya ilmiah siswa berkaitan dengan pembinaan yang diberikan oleh pembina. Hal tersebut dikarenakan oleh pengetahuan siswa terhadap penggunaan bahasa yang telah diberikan dalam pembinaan diterapkan ketika menulis karya ilmiah. Simpulan penelitian ini (1) dalam proses pembinaan ekstrakurikuler KIR pembina juga memberikan pembinaan penggunaan bahasa, (2) masih ditemukannya kesalahan penggunaan bahasa walaupun telah diberikan pembinaan, (3) keterkaitan pembinaan dan penggunaan bahasa dapat dilihat dari lebih sedikitnya ditemukan kesalahan penggunaan bahasa. Adapun saran dalam penelitian ini, yaitu kegiatan pembinaan harus dilakukan lebih intensif dengan mengikuti forum-forum ilmiah.Kata Kunci : pembinaan, penggunaan bahasa, ekstrakulikuler, karya ilmiah remaja (KIR) This study aims to review (1) the process of writing scientific in extracurricular KIR at Undiksha Laboratory High School, (2) the use of language in students scientific work on extracurricular KIR at Undiksha Laboratory High School, and (3) the correlation of scientific writing with the use of language in students scientific work on extracurricular KIR at Undiksha Laboratory High School. This research was descriptive qualitative approach. The data were collected by observation, interview, and documentation.The instruments were used, namely interview guides, observation guides, data cards, as well as voice recorders, and cameras. The results of this study show (1) the process of writing scientific papers on extracurricular KIR at Undiksha High School Laboratory, which includes (a) giving KIR basic material, (b) practicing writing scientific papers, and (c) presentation exercise. (2) The use of language in students scientific works were found language errors include (a) spelling and (b) sentences. 3) The correlation of coaching relationship with the use of language in writing scientific papers. It because students knowledge of the use of language that has been given in coaching is applied when writing scientific papers. It can be concluded that (1) in the process of coaching extracurricular KIR the coach also provide guidance of the use of language, (2) it still found discovery errors in the use of language even though it has been given coaching, (3) the linkage of coaching and language usage can be seen from the fewer errors of language use. As for suggestion in this research, that the coaching should be done more intensively by following scientific forums.keyword : coaching, language use, extracurriculars, KIR
Analisis Naskah Pidato Siswa Kelas IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Tahun Ajaran 2015/2016 Ditinjau Dari Prinsip-Prinsip Komposisi ., Ni Luh Sri Ernawati; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8137

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) kesatuan naskah pidato (2) koherensi naskah pidato, dan (3) penekanan naskah pidato siswa kelas IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Tahun Ajaran 2015/2016. Untuk mencapai tujuan tersebut, peneliti menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah naskah pidato siswa kelas IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja Tahun Ajaran 2015/2016 yang berjumlah 37 orang. Objek dalam peneitian ini adalah kesatuan, koherensi dan penekanan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kesatuan naskah pidato siswa tergolong sangat tinggi, yakni 97%, (2) koherensi naskah pidato siswa tergolong tinggi, yakni 70%, dan (3) penekanan naskah pidato siswa tergolong sangat rendah, yakni 4%.Kata Kunci : kesatuan, koherensi, naskah pidato, penekanan This research aimed to describe (1) the unity of the speech script, (2) coherence speech script, and (3) emphasis student speech script class IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja year 2015/2016. To achieves these objectives, the research used a qualitative descriptive study design. The subject in this reseach is the speech script student class IX SMP Katolik Santo Paulus Singaraja year 2015/2016 who totaled 37 peoples. The object ini this research is the unity, coherence, and emphasis.The data collection methods used in this reseach is documentations method. Data were analyzed using descriptive technique with using the procedure of data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The result of this reseach show that (1) the unity of the student speech scrit classified as very hight, that is 97%, (2) coherence student speech script classified as hight, that is 70%, and (3) emphasis student speech script classified as very low, that is 4%.keyword : unity, coherence, speech script, emphasis
ANALISIS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI KELAS X IIS.1 SMAN 1 MENDOYO ., Ni Putu Eka Puspita Dewi; ., Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd; ., Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4768

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) penerapan model pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi kelas X IIS.1 SMAN 1 Mendoyo dan (2) respons siswa X IIS.1 SMAN 1 Mendoyo terhadap penerapan model pembelajaran problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Subjek penelitian ini adalah satu orang guru kelas 1 SMAN I Mendoyo dan siswa X IIS. 1 berjumlah 36 orang. Objek penelitian adalah penerapan dan respons terhadap model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) penerapan model problem based learning pada siswa kelas X. IIS 1 SMAN 1 Mendoyo tergolong baik dan berhasil dilihat dari pemenuhan kriteria keterlaksanaan langkah pembelajaran dan skor yang dihasilkan siswa. Kunci keberhasilan keterlaksanaan model problem based learning adalah guru mampu merangsang keingintahuan siswa dengan permasalahan di sekitar siswa, mampu dalam mengarahkan siswa untuk bertanya, memberikan semacam penugasan dengan penggunaan waktu yang efisien, pembentukan kelompok heterogen. (2) Respon siswa terhadap penerapan model problem based learning dikatakan positif. Hal ini disebabkan oleh adanya situasi yang memungkinkan terjadinya kegiatan belajar optimal, pembelajaran dibangun dengan suasana dialogis dan proses tanya jawab terus menerus, pembelajaran dialog interaktif, model pembelajaran tidak monoton serta pemilihan materi yang otentik. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti lain disarankan untuk meneliti lebih mendalam lagi tentang model problem based learning dan guru disarankan mampu menerapkannya sebagai salah satu alternatif dalam pembelajaran.Kata Kunci : problem based learning, menulis, teks, laporan hasil observasi This study was aimed at describing (1) the implementation of problem based learning instructional model in observation report text writing instruction in class X IIS.1 of SMAN 1 Mendoyo and (2) the response of the students in class X IIS.1 of SMAN 1 Mendoyo toward the implementation of problem based learning instructional model in observation report text writing instruction. The subjects of the study were a teacher of SMAN 1 Mendoyo teaching in class X and 36 students of SMAN 1 Mendoyo who were enrolled in class X IIS.1. Meanwhile, the objects of the study were the implementation of problem based learning instructional model in observation report text writing instruction and the students’ response toward it. The methods of data collection applied in this study were observation, documentation and interview. All the gathered data were then analyzed using descriptive-qualitative analysis. The result of the study revealed that (1) the implementation of problem based learning instructional model in observation report text writing instruction in class X IIS.1 of SMAN 1 Mendoyo could be categorized “good”. Moreover, regarding the fulfillment of the success criteria for the application of the instruction steps and the students’ scores, the implementation of problem based learning instructional model in observation report text writing instruction in class X IIS.1 of SMAN 1 Mendoyo was successful. The key of the success of the implementation of problem based learning instructional model was the fact that the teacher could stimulate the students’ curiosity toward surrounding problems, guide the students to question, give assignments to the students within efficient time and form heterogeneous students groups. (2) The response of the students in class X IIS.1 of SMAN 1 Mendoyo toward the implementation of problem based learning instructional model in observation report text writing instruction was positive. It was due to the fact that there was a situation that enabled the optimum learning process to happen, a situation that enabled dialogue among the students to happen, an interactive situation and ongoing question-and-answer process during the instructional process. It was also due to the instruction was not monotonous and the materials used were authentic. Concerning the result of the present study, it is suggested to other researchers to conduct deeper studies on problem based learning instructional model. It is also suggested to teachers to implement this model in their instruction as one alternative. keyword : problem based learning, writing, text, observation report
ANALISIS KESALAHAN GRAMATIKA DALAM MAKALAH MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SEMESTER V TAHUN AJARAN 2012/2013 ., Gusti Ayu Nyoman Juliartini; ., Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd; ., Ni Made Rai Wisudariani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 1, No 8 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v1i8.1654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaiamana kesalahan struktur kalimat dalam makalah mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester V tahun ajaran 2012/2013 dan (2) mengetahui bagaimana kesalahan pembentukan kata dalam makalah mahasiswa jurusan pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia semester V tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu makalah mahasiswa semester V jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun ajaran 2012/2013, sedangkan objek penelitiannya adalah kesalahan struktur kalimat serta kesalahan pembentukan kata pada makalah mahasiswa semester V jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia tahun ajaran 2012/2013. Data dikumpulkan melalui metode dokumentasi dan dianalisis menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kesalahan struktur kalimat yang terdapat dalam makalah terjadi karena mahasiswa sering melakukan kesalahan penggunaan kata sehingga kalimat-kalimat tersebut menjadi pragmentaris, pleonastis, kontaminasi, ambigu, tidak ringkas, dan tidak padu dan (2) kesalahan pembentukan kata yang terjadi dalam makalah yang diteliti terjadi karena kesalahan penggabungan kata dasar yang berawalan [k], [p], [t], dan [s] dengan awalan meN-.Kata Kunci : Kata kunci : analisis kesalahan, kalimat, pembentukan kata This study aims to (1) know how your sentence structure errors in student papers Indonesian Language and Literature Education V semester of academic year 2012/2013 and (2) know how to word formation errors in student papers Indonesian language and literature education in fifth semester of the school year 2012/2013. This research is a qualitative descriptive study. The research subjects paper V semester students majoring in Indonesian Language and Literature Education academic year 2012/2013, while the study object is the grammatical errors as well as errors of word formation in paper V semester students majoring in Indonesian Language and Literature Education academic year 2012/2013. Data were collected through documentation methods and analyzed using qualitative descriptive methods of data analysis. Results of this study indicate that (1) sentence structure errors contained in the paper occurred because students often make the mistake of using the word so that the sentences be pragmentaris, redundant, contamination, ambiguous, not quick, and not coherent and (2) errors of word formation which occurs in a paper that studied due to incorrect merging basic word with [k], [p], [t], And [s] with the prefix meN-.keyword : Keywords: analysis of errors, sentence, word formation
Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dalam Menulis Resensi Novel di Kelas XI A MA Sunan Ampel Sumberkima Jabbar, Mohammad Malik; Indriani, Made Sri; Artawan, Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i1.20324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis resensi novel menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Compositions (CIRC), di kelas XI A MA Sunan Ampel Sumberkima. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah yang ditempuh dalam penerapan metode pembelajaran Coperative Integrated Reading and Composition (CIRC), (2) peningkatan hasil belajar siswa hingga tercapainya tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada kegiatan menulis resensi novel, (3) respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran Coperative Integrated Reading and Composition (CIRC). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penenelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI A MA Sunan Ampel Sumberkima dan objek yang dikaji adalah langkah-langkah penerapan model pembelajaran Coperative Integrated Reading and Composition (CIRC), kemampuan siswa menulis resensi novel, dan respons siswa terhadap penggunaan model pembelajaran Coperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dalam pembelajaran menululis resensi novel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) langkah-langkah pembelajran yang tepat dalam penelitian ini dititikberatkan pada tiga hal, yaitu pemberian contoh yang sesuai dengan jumlah masing-masing anggota kelompok, pemberian contoh resensi novel yang dekat dengan lingkungan siswa, dan mengajak siswa menganalisis contoh tersebut; (2) penerapan model pembelajaran Coperativve integrated reading and composition (CIRC) dapat meningkatkan hasil belajar menulis resensi novel siswa. Penelitian menyarankan agar hasil penenelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa indonesia untuk menuingkatkan hasil belajar siswa dalam menulis resensi novel.
PEMBELAJARAN MENULIS CERPEN DI KELAS XI IBB SMA SARASWATI SINGARAJA ., Eni Nur Anita; ., Drs.Gde Artawan,M.Pd; ., Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8687

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen di kelas XI IBB SMA Saraswati Singaraja. Ancangan penelitian ini deskriptif kualitatif dengan subjek guru bahasa Indonesia kelas XI dan siswa. Objek penelitian berupa perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran menulis cerpen. Ada tiga metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data di analisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPP guru terdiri atas komponen-komponen seperti: identitas RPP, kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator pencapaian, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, alokasi waktu, metode pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran, media dan sumber belajar, dan evaluasi pembelajaran. Ada beberapa kelemahan dalam RPP tersebut seperti: (1) materi pelajaran masih terlalu umum, (2) guru hanya menggunakan satu sumber belajar, (3) guru belum mencantumkan media yang digunakan. Namun demikian, secara umum pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah mengikuti langkah-langkah yang terdapat dalam RPP yang mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup. Ditemukan sejumlah kelemahan dalam pelaksanaan pembelajaran seperti: (1) guru masih menyelipkan kegiatan mencatat materi pelajaran yang seharusnya dihindari dalam pendekatan saintific. (2) guru sama sekali tidak melaksanakan penilaian sikap. Pencantuman instrumen penilaian sikap dalam RPP ternyata hanya formalitas. Kata Kunci : pembelajaran, menulis, cerpen This research aims to analyze the planning and implementation of write short stories in senior high school XI IBB SMA Saraswati Singaraja. The sujects of this qualitative descriptive study were Indonesian teachers and students in class XI. The object of this research were planning and implementation in writing short stories. There were three methods of data collection used in this study, the methods were observation, interview and documentation. Data were analyzed by using descriptive analysis techniques. The results of this study indicated that teacher’s lesson plan include learning components such as: identity of the lesson plan, core competencies, basic competencies, indicators of achievement, learning objectives, instructional material, the allocation of time, learning methods, the steps of learning activities, media and learning resources, and evaluation of learning. There were some weaknesses in the lesson plan, such as: (1) matterial was still general, (2) the teacher used only one learning resource, (3) teacher had not specified media in used. However, In general the study conducted by already following the steps that contained in the lesson plan, the preliminary activities, main activities, and clossing. There were found several weaknesses in the implementation of learning such as: (1) the teacher still noted the activites that should be avoid in the saintific approach, (2) teachers did not implement the attitude asssessment. The inclusion of attitude assessment instruments in the lesson plan just a formality. keyword : learning, writing, short stories
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NEGOSIASI BERDASARKAN KURIKULUM 2013 DI KELAS X.B AKUNTANSI SMK NEGERI 1 SINGARAJA ., Putu Novita Susiyanti Dewi; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi,M.Hum; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5058

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran menulis teks negosiasi berdasarkan kurikulum 2013 di kelas X.B Akuntansi SMK Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajarkan mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas X.B Akuntansi SMK Negeri 1 Singaraja dan objek penelitian ini adalah implementasi pembelajaran menulis teks negosiasi berdasarkan kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi, observasi, dan wawancara serta menggunakan metode analisis data deskriptif kualitatif berupa tabulasi data, reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian ini, yaitu (1) perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan kurikulum 2013, hanya saja pada bagian materi pelajaran, metode pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik, program pengayaan serta remidi ini perlu diperbaharui; (2) pelaksanaan pembelajaran sudah menggunakan pendekatan saintifik dan sudah sesuai dengan langkah-langkah saintifik; (3) pelaksanaan evaluasi pembelajaran sudah sesuai dengan penilaian autentik.Kata Kunci : menulis, teks negosiasi, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. This descriptive qualitative study was aimed at describing the planning, implementation, and evaluation of writing lesson on negotiation text based on Curriculum 2013 at Grade X.B of Accounting at SMK Negeri 1 Singaraja. The subject of this study was the teachers who were teaching Indonesian language at Grade X.B of Accounting at SMK Negeri 1 Singaraja and the object of this study was the implementation of negotiation text in writing based on Curriculum 2013. This study used the methods of collecting data such as documentation, observation, and interview and the method of analyzing descriptive qualitative data such as data tabulation, data reduction, data presentation, and data conclusion. The findings of this study were that (1) the lesson plan made by the teacher its appropriate with the curriculum2013, only the part of the subject matter, methods of teaching, learning steps, activities done by learners, enrichment and remedial programa need to be updated; (2) the learning activities already used scientific approach and its appropriate with scientific measures; (3) the evaluation was already using authentic assessment.keyword : writing, negotiation text, planning, implementation, and evaluation

Page 7 of 122 | Total Record : 1214