cover
Contact Name
Kadek Wirahyuni
Contact Email
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Phone
+6282236067235
Journal Mail Official
kadek.wirahyuni@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jalan Udayana No.11 Singaraja
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha
ISSN : http://u     EISSN : http://u     DOI : http://dx.doi.org/10.23887/jjpbs.v10i1
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Indonesia Language and Art Education. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Indonesia Language and Art Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,214 Documents
PERBEDAAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA ANTARA SISWA YANG MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA DAN SISWA YANG MENGGUNAKAN BAHASA BALI DI LINGKUNGAN KELUARGA (STUDI KASUS SISWA KELAS VIII SEMESTER GANJIL SMP LAB UNDIKSHA TAHUN AJARAN 2016/2017) Ni Made Sri Witari .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12003

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui prestasi belajar bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Indonesia di lingkungan keluarga, (2) mengetahui prestasi belajar bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Bali di dalam lingkungan keluarga, (3) mengetahui perbedaan prestasi belajar antara siswa menggunakan bahasa Indonesia dan siswa yang menggunakan bahasa Bali di dalam lingkungan keluarga 7. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ex post facto. Populasinya adalah semua siswa kelas VIII SMP Lab Undiksha Tahun Ajaran 2016/2017. Sampel penelitian adalah siswa yang menggunakan bahasa Indonesia dan siswa yang menggunakan bahasa Bali di lingkungan keluarga . Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode angket, metode wawancara, dan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Prestasi belajar bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Indonesia di dalam lingkungan keluarga bervariasi dengan rentangan nilai hasil belajar bahasa Indonesia pada raport siswa K1 yang terendah 80 dan nilai yang tertinggi 91 dengan rata-rata nilai 86, 71 dalam kategori sangat baik,(2) Prestasi belajar bahasa Indonesia siswa yang menggunakan bahasa Bali di dalam lingkungan keluarga beragam dengan rentangan nilai hasil belajar bahasa Indonesia pada raport siswa K2 yang terendah 80 dan nilai yang tertinggi 94 dengan rata-rata nilai 85,93 dalam kategori sangat baik, (3) Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa hasil perhitungan uji-t, diperoleh sebesar 1,13. Sementara, ttabel dengan taraf signifikansi 5% dan db = adalah 1,67. Ini berarti, t hitung lebih kecil dari t tabel sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikan, prestasi belajar bahasa Indonesia kedua kelompok tersebut tidak berbeda secara signifikan. Hasil perhitungan uji-t yang tidak signifikan, menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan prestasi belajar Indonesia antara siswa menggunakan bahasa Indonesia dan siswa yang menggunakan bahasa Bali di dalam lingkungan keluarga.Kata Kunci : penggunaan bahasa, prestasi belajar This study aimed (1) to find out the Indonesian learning achievement of students who use Indonesian language in the family, (2) to know the Indonesian learning achievement of students who use Balinese language in the family, (3) to investigate the difference of learning achievement between students who use Indonesian language and Balinese language in the family. This study was quantitative research in which the design was ex post facto design. The population of this study was all students of class VIII SMP Lab Undiksha in academic year 2016/2017. The samples of this study were students who use Indonesian language and Balinese language . The sample selection was done by using purposive sampling technique. The data collection methods used in this study was questionnaire method, interview method, and documentation method. The data were analyzed by using descriptive and inferential statistics (independent t-test). The results showed that (1) there are variance of Indonesian learning achievement of students who use Indonesian language in family in which the lowest score in report card is 80 and the highest one is 91 with the mean 86,71 in very good category, (2) There are differences of the Indonesian learning achievement of students who use Balinese language in family in which the lowest score in report card is 80 and the highest is 94 with thw mean 86,12 in very good category, (3) the result of the hypothesis testing shows that the result of t-test calculation is 1.13 in significance level of 5% and db = 1.67. It means that Tobs is smaller than Tcv which means that Ho is accepted and Ha is rejected. Thus, the Indonesian learning achievements of both groups are not significant and the result of t-test is not significant. It indicates that there is a not difference of learning achievement between students who use Indonesian language and Balinese language in the family.keyword : The use of language, learning achievement
Analisis Perbandingan Unsur Intrinsik Siswa di Kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja Berdasarkan Jenis Kelamin Ida Ayu Candra Dewi .; Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12011

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbandingan unsur instrinsik yang digunakan oleh siswa di kelas IX di SMP Negeri 3 Singaraja dalam menulis cerpen berdasarkan jenis kelamin, (2) mengetahui perbedaan cerpen siswa berdasarkan jenis kelamin di kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini siswa sedangkan objeknya yakni cerpen siswa, jenis kelamin dan unsure intrinsic cerpen. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan instrument penelitian menggunakan kartu data. Hasil penelitian ini menunjukan tema yang digunakan oleh siswa perempuan cenderung mengarah pada tema tingkat egoik sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan tema tingkat sosial. Gaya bahasa yang cenderung digunakan oleh siswa perempuan adalah hiperbola, sedangkan siswa laki-laki tidak memiliki kecenderungan dalam menggunakan gaya bahasa. Siswa laki-laki lebih banyak menggunakan bahasa biasa daripada gaya bahasa. Bentuk tulisan yang digunakan oleh siswa perempuan adalah bentuk tulisan narasi-dialog, sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan narasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan-perbedaan antara siswa perempuan dan laki-laki dalam menulis karya sastra berupa cerpen. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan tema, gaya bahasa, dan bentuk tulisan yang digunakan dalam menulis cerpen.Kata Kunci : cerpen siswa, jenis kelamin, tema, gaya bahasa, bentuk tulisan This study conducted at SMP Negeri 3 Singaraja. This study aimed to (1) find out the comparison of instrinsic element used by the IX class at SMP Negeri 3 Singaraja in writing short story based on the sex of the students, (2) to know the different of students’ short story based to the sex in IX class at SMP Negeri 3 Singaraja. This study was a descriptive qualitative study. The subject of this study was the students while the objects were the short story, sex of the students’, and instrinsic element. This study used data collection method in the form of documentation and research instrument using data card. The results of this study shown the theme used by female students tend to use the theme of ego level while male students tend to use the theme of social level. The language style tends to be used by female students was hyperbole, whereas male students have no tendency to use language style. The male students more used common language than the style of language. The form of writing used by female students was a form of narrative-dialogue writing, while male students tend to use narration. Based on the results of the study, it can be concluded that there were differences between female and male students in writing literature in the form of short stories. It can be seen from the differences in theme, language style, and form of writing used in writing short stories.keyword : Short stories of students, Sex of the students, Theme, language style, Form of writing
AKTIVITAS BALAI BAHASA BALI DALAM MEWUJUDKAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BIDANG KEBAHASAAN SERTA KESASTRAAN INDONESIA DI BALI Komang Try Pradnya Paramitha Dewi .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12013

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali (2) implementasi program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali dan (3) evaluasi program kerja Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah Balai Bahasa Bali. Objek penelitian pada penelitian ini adalah aktivitas yang dilakukan Balai Bahasa Bali dalam mewujudkan pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia di Bali. Hasil penelitian ini adalah (1) Ada dua kecenderungan Balai Bahasa Bali dalam usaha pembinaan dan pengembangan bidang kebahasaan serta kesastraan Indonesia, yakni menyelenggarakan penilaian dan mengadakan lokakarya, (2) implementasi kerja Balai Bahasa Bali sudah memenuhi empat tahap kegiatan, yaitu tahap pendahuluan, tahap pengembangan, tahap kulminasi, dan tindak lanjut, dan (3) Evaluasi telah memenuhi komponen-komponen yang perlu dievaluasi antara lain meliputi pencapaian tujuan dan ketepatan tujuan dan isi materi pelatihan. Kata Kunci : Kata kunci: balai bahasa, aktivitas, program kerja, implementasi, dan evaluasi This study aimed at assessing 1) the work program of Balai Bahasa Bali in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali, 2) the implementation of Balai Bahasa Bali work program in actualzing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali, and (3 the evaluation of Balai Bahasa Bali work program in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali. This study used descriptive qualitative design. The subjects of this study were Balai Bahasa Bali in actualizing the coaching and development of language field and Indonesian literature in Bali. The results of this study were it was found that 1) there were two tendencies of Balai Bahasa Bali in the effort of coaching and develoving the language field and Indonesian literature, namely conducting assesment and helding workshop, 2) the implementation of Balai Bahasa Bali work program had fulfilled four stages of activity, namely the introduction stage, development stage, culmination stage, and follow up, 3) the evaluation had met the components that need to be evaluated including the achievement the objective and the accuracy of the objective and the content of the training materials. keyword : Key words: Balai Bahasa, activity,work program, implementation, and evaluation.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS 8.15 SMP NEGERI 2 SINGARAJA Ni Made Utari Krisna Dewi .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .; Prof. Dr. I Nengah Martha, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12020

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur pada siswa kelas 8.15 SMP Negeri 2 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru Bahasa Indonesia yang mengajar di kelas 8.15 SMP Negeri 2 Singaraja. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, perencanaan pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur yang telah dirancang oleh guru sudah mencakup komponen-komponen RPP yang sesuai dengan kurikulum 2013. Langkah-langkah pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur tersebut mencakup kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Evaluasi pembelajaran guru dalam menulis teks prosedur masih kurang dalam menerapkan tiga aspek penilaian autentik, yaitu penilaian sikap dan penilaian pengetahuan. Guru sudah mempersiapkan rubrik penilaian sikap dan lembar pengamatan sikap, serta rubrik penilaian pengetahuan dan pedoman pengeskoran, namun tidak melakukan penilaian seperti dalam pedoman pada saat proses pembelajaran menulis teks prosedur.Guru harus atau perlu berlatih lagi dalam menyusun dan menggunakan evaluasi autentik. Kata Kunci : Kata kunci: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, menulis teks prosedur Abstract This research aimed at described the planning, implementation, and evaluation of teacher learning in writing procedure text in class 8 SMP Negeri 2 Singaraja, grade 15.This study use a qualitative design. The subjects were Indonesian teacher who teach in class 8 SMP Negeri 1 Singaraja grade 15. The objects of this study were learning’s plan, implementation, and evaluation of teacher in writing learning of procedure text. Methods of data collection used in this study were observation, interviews, and documentation. The results of this study indicate already, teacher learning plan in writing procedure text that have been desighned by teacher, already includes components that correspond to the curriculum RPP 2013. Step of teacher learning in writing procedure text include preliminary activities, core activities, and closing activity. Evaluation teacher learning in writing procedure text. teachers are still lacking in implementing aunthentic there aspect of assessment, namely the attitude assessment and knoledge assessment. Teacher have prepared an assessment rubric attitude and attitude observation sheet, assessment rubric knoledge and Guidelines for inspection, but there is no judgment as guidelines during the learning process in writing procedure text. The teacher must training again to compuse and using of authentic asessment. keyword : Keyword: planning, implementation, evaluation, writing procedure text
PEMBINAAN DAN PROSES KREATIF PENCIPTAAN MUSIKALISASI PUISI OLEH TEATER SOLAGRACIA SMAN 1 NEGARA I Kadek Yogi Periawan .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) jenis pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, (2) proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, dan (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan anggota Teater Solagracia SMAN 1 Negara. Objek penelitian ini adalah pembinaan dan proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) jenis pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara, yaitu prapembinaan, pembinaan orientasi, pembinaan kecakapan, pembinaan penyegaran, dan pembinaan lapangan. (2) proses kreatif penciptaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMAN 1 Negara dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu pemilihan puisi, penciptaan musikalisasi puisi, penentuan dan pengkolaborasian penggunaan alat musik, mengolah dan memadukan variasi vokal, menentukan dan mengembangkan karakter gaya pemanggungan, dan pemilihan kostum. (3) kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pembinaan musikalisasi puisi di Teater Solagracia SMA Negeri 1 Negara yaitu terjadi pada kendala nonteknis berupa keterbatasan waktu latihan dan padatnya kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah.Kata Kunci : pembinaan, proses kreatif, musikalisasi puisi. This research aimed to describe (1) Types of musical poetry training in Solagracia Theatre of SMA Negeri 1 Negara, (2) The creative process of creating musical poetry at Solagracia Theatre at SMA Negeri 1 Negara, and (3) The obstacles faced during the guidance of musical poetry in theater Solagracia at SMA Negeri 1 Negara. This research was descriptive qualitative research. The subject of this research was the supervisor and member of Solagracia Theatre at SMAN 1 Negara. The object of this research was the pattern of supervised and the creative process of the creation of musical poetry. The method used to collect data in this research was observation and interview method. The result of this research are (1) Types of musical poetry training in Solagracia Theatre of SMA Negeri 1 Negara, namely pre-guidance, orientation guidance, skill guidance, refresher guidance, and field guidance. (2) The creative process of the creation of musical poetry in Solagracia Theatre at SMAN 1 Negara country is performed with several steps such as the selection of poetry, the creation of musical poetry, determination and collaboration of the use of musical instruments, process and integrate vocal variety, define and collaborate the character of staging style, and the costume selection. (3) The obstacles encountered during the implementation of supervising musical poetry in Solagracia Theatre at SMA Negeri 1 Negara is nontechnical problems in terms of limited training time and the intensity of activities of the students inside and outside the school. keyword : Creative process, musical poetry, training.
APRESIASI SASTRA SECARA RESEPTIF TERHADAP TEKS PUISI SISWA KELAS X MIPA 9 DI SMA NEGERI 1 SINGARAJA Ni Luh Putu Yumi Kusuma .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12036

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan struktur teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja, (2) mendeskripsikan apresiasi sastra reseptif terhadap teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja, sedangkan objeknya adalah apresiasi sastra reseptif terhadap teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi teks puisi siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kartu data. Metode analisis data yang dilakukan ada tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja sudah cukup baik dalam memenuhi struktur fisik dan struktur batin puisi. Teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja sudah menggunakan struktur fisik berupa diksi (makna kias, simbol, dan rima), pengimajian, dan kata konkret. Teks puisi siswa kelas X MIPA 9 di SMA Negeri 1 Singaraja juga sudah menggunakan struktur batin berupa tema, nada dan suasana, serta amanat. Hasil apresiasi sastra secara reseptif terhadap teks puisi siswa ini adalah secara keseluruhan memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.Kata Kunci : apresiasi sastra reseptif, teks puisi This study took place in SMA Negeri 1 Singaraja. This study aimed to 1) describe text structure of poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja, 2) describe receptive literacy appreciation to poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja. This study was descriptive qualitative study. The subject was 10th grade MIPA 9 Students of SMA Negeri 1 Singaraja and the object was receptive literacy appreciation to poetry text of 10th grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja. This study used data collection method namely documentation. The instrument which used to obtain the data was data card. There were 3 steps of data analysis such as data reduction, data display and conclusion drawing. The result showed that poetry text of grade MIPA 9 Students in SMA Negeri 1 Singaraja was good enough in terms of physical (diction, symbol, rhyme) and internal (theme, tone, mental situation and moral value) aspect. The result of receptive literacy appreciation to poetry text of these students has strength and weaknesskeyword : receptive literacy apreciation, poetry
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MURDER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI KELAS X IPB DI MADRASAH ALIYAH NEGERI PATAS TAHUN AJARAN 2016-2017 Baiq Laily Septiana Anggraini .; Drs. I Wayan Wendra, M.Pd. .; Prof. Dr.Ida Bagus Putrayasa,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12037

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan peningkatan keterampilan menulis teks eksposisi (2)mendeskripsikan respon siswa kelas X IPB di Madrasah Aliyah Negeri Patas. Rancangan penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus dan menggunakan lima tahap penelitian tindakan kelas. yakni (1) refleksi awal, (2) perencanaan, (3) pelaksanaan, (4) observasi, dan (5) refleksi. Subjek penelitian ini adalah Guru bahasa Indonesia dan peserta didik kelas X IPB dan Objek dari penelitian ini adalah Penggunaan Model pembelajaran Kooperatif Murder untuk Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Kelas X IPB di Madrasah Aliyah Negeri Patas Tahun ajaran 2016-2017. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa tes, observasi, kuisioner dan wawancara. Berdasarkan kedua jenis data yang diperoleh, maka teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kuantitatif dan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini yaitu pada pratindakan mencpai skor 65,7 terauk dala kategori cukup, siklus I mencapai skor 71,15 termasuk dalam kategori baik naun belum mencapai KKM dan pada siklus II mencapai skor 80,88 termasuk dalam kategori baik dan sekaligus penelitian pun dihentikan karena sudah mencapai target. Perolehan rata-rata respons siswa pada siklus I sebesar 27,11 dalam kategori kurang positif dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 37.46 dalam kategori positif. Dalam pembelajaran menulis, Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Murder dapat Meningkatkan Hasil Belajar Keterampilan Menulis Teks Eksposisi kelas X IPB di Madrasah Aliyah Negeri Patas. Kata Kunci : Kata Kunci: Pembelajaran Kooperatif, Murder, dan hasil belajar ABSTRACT This study aims to (1) describe the improvement of writing skills of exposition texts (2) to describe the response of students of class X IPB at Madrasah Aliyah Negeri Patas. The design of this study is a Classroom Action Research which is conducted with two cycles and uses five stages of classroom action research. namely (1) initial reflection, (2) planning, (3) implementation, (4) observation, and (5) reflection. The subjects of this study are Indonesian teachers and students of class X IPB and Object of this study is the use of Cooperative Learning Model Murder to Improve Learning Outcomes Writing Skills Text Writing Exposure Class X IPB in Madrasah Aliyah Negeri Patas Teaching Year 2016-2017.. This study uses data collection methods such as tests, observations, questionnaires and interviews. Based on the two types of data obtained, the data analysis techniques used in this study is a quantitative descriptive data analysis techniques and qualitative descriptive data analysis techniques. The result of this research is pratindakan mencpai score 65,7 terauk dala enough category, cycle I reach score 71,15 including in good category naun not reach KKM and in cycle II reach score 80,88 including in good category and also research stopped because it has reached the target. The average acquisition of student response in cycle I was 27.11 in the less positive category and in cycle II increased by 37.46 in positive category. In writing study, Based on these results can be concluded that with the Application of Cooperative Learning Model type Murder can Improve the Learning Outcomes Writing Skills Text Exposition class X IPB in Madrasah Aliyah Negeri Patas. keyword : Keywords: Cooperative Learning, Murder, and learning outcomes
Implementasi Teknik Beriur Kata Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Siswa Wayan Somadana
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 11 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i1.12200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan  langkah langkah implementasi teknik beriur kata dalam pembelajaran menulis puisi siswa kelas X IBB 1 SMA Negeri 2 Singaraja, (2) mengetahui  dapat  tidaknya    langkah  implementasi  teknik  beriur  kata  dalam  pembelajaran menulis puisi siswa kelas X IBB 1 SMA Negeri 2 Singaraja, (3) Mengetahui respons siswa terhadap langkah implementasi teknik beriur kata dalam pembelajaran menulis puisi siswa kelas X IBB 1 SMA Negeri 2 Singaraja. Penelitian   ini   menggunakan   rancangan   penelitian   tindakan   kelas   (PTK)   yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas X IBB 1 SMA Negeri 2 Singaraja. Sementara itu, objek dalam penelitian ini terbagi menjadi (1) objek yang mencerminkan proses, yakni langkah-langkah teknik beriur kata dalam pembelajaran menulis puisi; (2) objek yang mencerminkan hasil, yakni peningkatan kemampuan menulis siswa, (3) respons siswa terhadap implementasi teknik beriur kata dalam pembelajaran menulis puisi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, angket/kuesioner, observasi, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) implementasi teknik beriur kata dalam pembelajaran menulis puisi dilakukan dengan beberapa langkah sesuai dengan rencana pembelajaran yang dirancang. (2) ) implementasi teknik beriur kata dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis puisi; Peningkatan kemampuan tersebut terlihat pada hasil pengeskoran pada tulisan siswa. Pada siklus I , ketuntasan klasikal yang dicapai sebesar 61,53%, sedangkan pada siklus II, mengalami peningkatan menjadi 80,76%. Skor rata-rata kelas juga mengalami peningkatan dari 70,76 pada siklus I menjadi 77,30 pada siklus II. Dari segi respons, pada siklus I, sebanyak 73,07% siswa memberikan respons positif. Sementara itu, pada siklus II, sebanyak 88,47% siswa memberikan respons positif. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan klasikal dan respons siswa sudah memenuhi kriteria keberhasilan yang ditetapkanKata Kunci : Teknik Beriur Kata, Teks Puisi, Menulis
PENERAPAN MODEL PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS X MIA 6 SMA NEGERI 1 MENGWI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 I Gusti Ayu Bintang Yuniari .; Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd., M.Pd. .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12407

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan (1) mengetahui peningkatan kemampuan menulis puisi dengan menerapkan model picture and picture pada siswa kelas X MIA 6 SMA N 1 Mengwi dan (2) mengetahui aktivitas siswa kelas X MIA 6 SMAN 1 Mengwi terhadap penggunaan model picture and picture. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA 6 SMA Negeri 1 Mengwi yang berjumlah 37 orang. Objek penelitian ini adalah penggunaan model picture and picture dalam peningkatan menulis puisi siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tes dan observasi. Metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil kemampuan menulis puisi dengan model picture and picture dan metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data aktivitas siswa dalam menulis puisi dengan model picture and picture. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif-kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu data awal skor rata-rata klasikal 50,27% dengan kategori rendah. Siklus I diperoleh skor rata-rata klasikal 64,17% dengan kategori cukup baik, sedangkan pada siklus II skor rata-rata klasikal siswa menjadi 79,16% dengan kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model picture and picture dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa di kelas X MIA 6 SMAN 1 Mengwi dan model picture and picture dapat membuat siswa kelas X MIA 6 SMAN 1 Mengwi menjadi lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran yang dapat dibuktikan dengan hasil observasi terhadap aktivitas belajar siswa.Kata Kunci : model picture and picture, menulis puisi. This CAR (Classroom Action Researh) aimed to 1) to know the improvement of poetry writing skill by implementing picture model into X MIA 6 students of SMA N 1 Mengwi, 2) to know the X MIA 6 students’ activity related to the use of picture model. The subjects of this study were 37 X MIA 6 Students of SMA N 1 Mengwi. The object of this study was the use of picture model to improve students’ poetry writing skill. The methods of this study were test and observation. Test used for obtaining data about the result of poetry writing skill with picture model. Observation used for obtaining the data about student’s poetry writing’s activity by using picture model. Those data analyzed by using descriptive quantitative qualitative technique. The result of this study explained that the classical average data in the beginning was 50.27% and belonged to low category. 1st cycle obtained 64.17 % and it belonged to quite good, but 2nd cyclw obtained 79.16% and it belonged to good. Based on the result, it concluded that picture model could improve students’ poetry writing competency in X MIA 6 class of SMAN 1 Mengwi and the students could participate actively which could be seen by the result of the observation itself.keyword : picture model, poetry writing
ANALISIS STRUKTUR DAN KAIDAH KEBAHASAAN TEKS ANEKDOT DALAM BUKU MATI KETAWA CARA DARIPADA SOEHARTO SEBAGAI ALTERNATIF PEMILIHAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA DI SMA Ni Putu Vina Novita Sari .; Dra. Made Sri Indriani, M.Hum. .; Dr. Gde Artawan,M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12408

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) analisis struktur teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; (2) analisis kaidah kebahasaan teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; dan (3) analisis kelayakan teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto menjadi bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Penelitian ini berjenis deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode dokumentasi. Data dipilih dengan teknik sampel bertujuan. Hasil penelitian ini adalah (1) struktur teks anekdot dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto dapat dibedakan atas teks anekdot berstruktur lengkap dan teks anekdot berstruktur tidak lengkap. Dari 30 anekdot, 26 anekdot berstruktur lengkap dan 4 anekdot berstruktur tidak lengkap; (2) Kaidah kebahasaan teks anekdot yang ada dalam buku Mati Ketawa Cara daripada Soeharto, yaitu penggunaan kalimat langsung, kalimat perintah, kalimat seru, kalimat retoris, kalimat yang menyatakan waktu lampau, kata kerja aksi, konjungsi penanda hubungan waktu, dan konjungsi penanda akibat. Satu anekdot paling banyak mengandung enam ciri kebahasaan dan paling sedikit mengandung dua ciri kebahasaan; (3) Ditemukan 24 anekdot yang memenuhi kriteria sebagai bahan ajar berdasarkan struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot. Ditinjau dari segi kebahasaan dan psikologi perkembangan remaja, dari 24 data, hanya 21 data yang layak dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA, yaitu “Obral Otak”, “Yang Boleh dan yang Tidak”, “Masker”, “Sesama Setan”, “Sumbangan Terbesar untuk Rakyat Indonesia”, “Ingin Sampaikan Kabar Gembira”, “Nanti Saya Laporkan”, “Teka-Teki Suksesi”, “Jendral Kuper”, “Cita-cita”, “Dibyo Jaga Traffic Light”, “Prabowo Jadi Intel”, “Ah, Bukan Urusan Kita!”, “TV dan Menteri”, “Harmoko Bingung”, “Kiat Sukses Oom Liem”, “Kabar Buat Bung Gafur”, “Ralat Bohong”, “Neraka Ganjarannya”, “SDM yang Paling Berharga”, dan “Uang Lebih Penting”. Pembelajaran struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot termuat dalam KI 3 dan KD 3.1: Memahami struktur dan kaidah teks anekdot, laporan hasil observasi, prosedur kompleks, eksposisi, dan negosiasi, baik melalui lisan maupun tulisan.Kata Kunci : teks anekot, bahan ajar, pembelajaran This study aims to describe (1) anecdotal text structural analysis in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; (2) the analysis of the linguistic rules of the anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto; and (3) anecdotal text analysis of feasibility in the book Mati Ketawa Cara daripada Soeharto of being used as teaching material in the Indonesian language High School. This research is descriptive type using qualitative approach. The data in this study were collected by documentation method. Data were selected by purposive sampling technique. The results of this study are (1) the structure of anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto can be distinguished over the text of anecdotes with complete structure and anecdotal text of incomplete structures. Of the 30 data, 26 data structures complete and 4 data structures incomplete; (2) The rules of the language of anecdotal text in the book of Mati Ketawa Cara daripada Soeharto is characterized by the use of direct sentences, command phrases, intriguing sentences, rhetorical phrases, phrases expressing the past, action verbs, time-linking conjunctions, and consequential marker conjunctions. An anecdote contains at most 6 linguistic features and at least contains two linguistic features; (3) Found 24 eligible data based on the structure and rules of the language. In terms of linguistic and psychology of adolescent development, from 24 data, 21 data worthy of being used as teaching material in the Indonesian language high school. Learning the structure and rules of language of anecdotal text contained in basic competencies 3.1: Understanding the structure and rules of anecdotal text, observation reports, complex procedures, expositions, and negotiations, both through oral and written.keyword : anecdotal text, teaching materials, learning

Page 86 of 122 | Total Record : 1214