cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
PROMOTOR
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2022)" : 10 Documents clear
KEPATUHAN ANAK-ANAK TERHADAP PROTOKOL KESEHATAN COVID-19 SAAT PERGI BELAJAR MENGAJI DI RT.003 PERUMAHAN SARANA INDAH RESIDENCE 2020 Rahmah, Syifaur; Saputra Nasution, Ade
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.765 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6155

Abstract

Latar Belakang : Pandemi Novel Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang disebabkan oleh virus SARS CoV-2 ini berawal dari Wuhan, China, menyebar ke lebih dari 200 negara dan mengakibatkan puluhan ribu kematian termasuk anak-anak. Tanda dan gejala umum infeksi COVID-19 antara lain gejala gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan sesak napas. Masa inkubasi rata-rata 5-6 hari dengan masa inkubasi terpanjang 14    hari. Pada kasus COVID-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrom pernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian. Tujuan penyuluhan pengabdian ini adalah untuk mengetahui kepatuhan anak- anak terhadap protokol kesehatan Covid-19 saat pergi belajar mengaji di Rt.003 Perumahan Sarana Indah Residence. Metode : Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, Pengisian Pre-Test dan Post-Test melalui Google Formulir. Kuesioner dibagikan melalui pesan pribadi Whatsapp. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 orang, metode pengambilan sampel menggunakan total sampling. Program penyuluhan dilakukan secara lisan tentang etika batuk dan bersin, mencuci tangan yang baik dan benar dengan mengikuti 6 langkah, dan tentang protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak 1-2 meter, mencuci tangan pake sabun di air mengalir. Hasil : Setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi didapatkan hasil bahwa pengetahuan,  perilaku, dan sikap responden mengalami peningkatan yang cukup baik yaitu dengan presentase 70-95% (24-31 orang) dari jumlah responden sebanyak 34 orang.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI PUSKESMAS TEGAL GUNDIL KOTA BOGOR TAHUN 2020 Fauziyah, Adelina; Dewi Pertiwi, Fenti; Avianty, Ichayuen
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (743.149 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6146

Abstract

ASI Eksklusif merupakan makanan dan minuman yang diberikan pada bayi secara Eksklusif sejak dilahirkan selama enam bulan tanpa adanya cairan atau makanan padat lain. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional, populasi sebanyak 3.662 dan sampel sebanyak 97 ibu menyusui. Teknik sampling menggunakan random sampling. Instrument yang digunakan merupakan kuesioner. Analisis data yang dilakukan dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan persentase bayi yang diberikan ASI Eksklusif sebesar 76%. Analisis uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara Pemberian ASI Eksklusif dengan variabel pendidikan (p-value 0,041), pekerjaan (p-value 0,002), ketersediaan fasilitas ruang ASI (p-value 0,020), dan dukungan keluarga (p-value 0,037) dan adapun variabel yang menunjukkan tidak adanya hubungan yaitu pengetahuan (p-value 0,350), dan umur (p-value 0,651). Kesimpulan menunjukkan faktor-faktor yang memiliki kaitan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada bayi meliputi pendidikan, pekerjaan, ketersediaan fasilitas ruang ASI, dan dukungan keluarga. Saran untuk tenaga kesehatan untuk meningkatkan komunikasi dengan pihak keluarga mengingat bahwa dukungan keluarga berhubungan dengan ASI Eksklusif.
GAMBARAN PENERAPAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI SD NEGERI CIKURAY DESA CIBEBER I KECAMATAN LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2021 Novianti Djunaedi, Jihan; Listyandini, Rahma; Asnifatima, Andi
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.996 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6151

Abstract

Banyak ditemukan kasus Covid-19 pada pekerja termasuk juga pada guru. Saat ini sekolah banyak yang telah dibuka maka dari itu penerapan protokol kesehatan di sekolah harus diperhatikan dan perilaku yang baik terhadap protokol kesehatan selalu dijaga. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui gambaran perilaku tenaga kerja dan penerapan program disiplin protokol kesehatan selama pandemi Covid-19 di SD Negeri Cikuray Desa Cibeber I Kecamatan Leuwiliang Kabupaten Bogor Tahun 2021.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan informan penelitian terdiri dari 4 informan yang dipilih berdasarkan kesesuaian dan kecukupan data. Informan kunci terdiri dari satu orang yaitu kepala sekolah, kemudian untuk informan inti ada 3 orang yaitu 2 orang guru dan satu orang petugas kebersihan. Variabel yang terdapat dalam penelitian ini yaitu pengetahuan, sikap, fasilitas sanitasi dan higiene, ketersediaan APD, kebijakan protokol kesehatan, dan penerapan protokol kesehatan di Sekolah. Hasil yang didapat yaitu sebagian besar memiliki pengetahuan yang baik dan juga memiliki sikap positif, ketersediaan fasilitas sanitasi dan higiene sudah memadai, namun untuk APD yaitu masker belum tersedia, kemudian tidak adanya kebijakan tertulis mempengaruhi penerapan protokol kesehatan sehingga penerapan protokol kesehatan berdasarkan kebijakan di satuan pendidikan sudah cukup namun belum dapat dikatakan sangat baik namun perilaku penerapan protokol kesehatan tenaga kerja sudah baik.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRES DALAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH DI MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA ISLAM HASMI BOARDING SCHOOL KABUPATEN BOGOR ., Aisyah; Jayanti, Resty; Dwimawati, Eny
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (859.969 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6147

Abstract

Salah satu upaya pencegahan penularan pandemi Covid-19 yang dilakukan pemerintah adalah dengan penerapan kebijakan physical atau social distancing yang menimbulkan beberapa dampak. Salah satunya adalah penerapan kegiatan belajar-mengajar dengan sistem dalam jaringan (daring) atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada institusi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara karakteristik (usia menarche, riwayat keluarga, kebiasaan berolahraga) dan tingkat stres dalam pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19 dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Islam Hasmi Boarding School Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan populasi berjumlah 62 responden remaja putri. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling, yakni 61 siswi sebagai responden dikarenakan terdapat 1 siswi yang tidak sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner yang disebar secara online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia menarche (p-value 1,000 > 0,05), riwayat keluarga (p-value 0,765 > 0,05), kebiasaan berolahraga (p-value 0,000 < 0,05), dan stres dalam pembelajaran jarak jauh (p-value 0,599 > 0,05). Hal ini menujukkan bahwa usia menarche, riwayat keluarga, dan stres dalam pembelajaran jarak jauh tidak memiliki hubungan yang signifikan, sedangkan kebiasaan berolahraga memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Islam Hasmi Boarding School Kabupaten Bogor. Saran bagi remaja putri untuk meningkatkan tindakan preventif guna mencegah risiko terjadinya dismenore dan untuk pihak sekolah agar memberikan penyuluhan mengenai dismenore sebagai upaya mencegah atau mengurangi risiko.
MELAWAN COVID-19 DENGAN DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN DI MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU DI DESA CICANTAYAN KEC. CICANTAYAN KAB. SUKABUMI TAHUN 2020 Meriyadi, Novas; Asnifatima, Andi
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.482 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6152

Abstract

Adapatasi Kebiasaan Baru adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh masyarakat dan semua institusi untuk melakukan pola hidup baru yang berbeda dengan sebelumnya agar kita bisa bekerja, belajar dan beraktifitas dengan produktif di era pandemic Covid-19. Dalam masa Adapatasi Kebiasaan Baru masyarakat diwajibkan untuk menerapkan Protokol Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 seperti pentingnya menggunakan masker, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, membawa hand sanitizer, menjaga jarak, makan makanan bergizi, rajin berolahraga di rumah, tidak bersalaman dulu, gunakan uang elektronik dan setibanya dirumah langsung mandi. Tujuan pegabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terutama para remaja terkait pentingnya Disiplin Protokol Kesehatan dimasa Adapatasi Kebiasaan Baru. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di Kampung Cibiru RT 006 / 003 Desa Cicantayan Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi yaitu mengedukasi mengenai pentingnya Disiplin Protokol Kesehatan dimasa Adapatasi Kebiasaan Baru. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meingkatnya pengetahuan dan kesadaran remaja yang berada di Kampung Cibiru RT 006 / RW 003 tentang pentingnya Protokol Kesehatan, Adapatasi Kebiasaan Baru, menerapkan Protokol Kesehatan di tempat umum, di tempat kerja, di tempat ibadah, saat keluar rumah , saat di pasar dan saat naik angkutan umum atau ojek online.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PRA LANSIA DI PUSKESMAS BOJONGGEDE TAHUN 2021 Oktaviani, Elsa; Noor Prastia, Tika; Dwimawati, Eny
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.895 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6148

Abstract

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi merupakan suatu keadaan peningkatan tekanan darah yang abnormal di dalam arteri yang menyebabkan suatu gangguan pada pembuluh darah yang dapat menimbulkan kerusakan lebih lanjut pada organ tubuh. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik, merokok, dan tingkat stres dengan hipertensi pada pra lansia di Puskesmas Bojonggede. Jenis metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 87 responden dan didapatkan sampel aktual berjumlah 90 responden dengan teknik pengambilan sampling yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar kuesioner FFQ, IPAQ, Indeks Brinkman, dan DASS 42. Analisis data yang digunakan yaitu analisis univariat dan bivariat (chi-square test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara aktivitas fisik (p-value = 0,014), merokok     (p-value = 0,002), dan tingkat stres (p-value = 0,012) dengan kejadian hipertensi pada pra lansia. Hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat pada usia pra lansia adalah dengan melakukan aktivitas fisik (olahraga) secara teratur, mengurangi bahkan menghentikan perilaku merokok serta mengendalikan stres.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PEKERJA DENGAN PERILAKU MENCEGAH PENULARAN COVID-19 DI PT. ARGATAMA MULTI AGUNG KECAMATAN CITEUREUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2021 Sukmawati, Rita; Ginanjar, Rubi; Fathimah, Ratih
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.897 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6153

Abstract

Ditemukannya kasus positif COVID-19 pada klaster perkantoran dan industri/perusahaan harus diwaspadai peningkatannya karena berpotensi memberikan dampak secara luas, untuk itu perlu penerapan protokol kesehatan dengan baik agar mencegah timbulnya kasus COVID-19 pada klaster industri/perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan pekerja dengan perilaku mencegah penularan COVID-19 menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 55 responden menggunakan teknik accidental sampling. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya diolah dan dianalisis dengan analisis data univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan secara statistik antara umur pekerja dengan perilaku mencegah penularan COVID-19 dengan p-value= 0,257. Terdapat hubungan yang signifikan secara statistik untuk variabel pengetahuan (p-value=0,003), sikap (p-value=0,005), dan variabel ketersediaan sarana prasarana (p-value=0,011) dengan perilaku mencegah penularan COVID-19 di PT. Argatama Multi Agung. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara umur dengan perilaku mencegah COVID-19 dan terdapat hubungan antara pengetahuan, sikap, ketersediaan sarana prasarana dengan perilaku mencegah penularan COVID-19 di PT. Argatama Multi Agung.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUNJUNGAN IMUNISASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI KAMPUNG CIBUNGBULANG DAN KAMPUNG LEUWEUNGKOLOT ., Irmalasari; Khodijah Parinduri, Siti; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.552 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6149

Abstract

Imunisasi merupakan upaya pencegahan yang telah berhasil menurunkan morbiditas (angka kesakitan) dan mortalitas (angka kematian) penyakit infeksi pada bayi dan anak. Pada masa pandemi COVID-19 diberbagai daerah jadwal imunisasi mengalami penundaan sehingga menyebabkan cakupan Imunisasi pada bulan Januari sampai April 2020 yang dibandingkan dengan 2019 pada kurun waktu yang sama menunjukan penurunan mulai dari 0.5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kunjungan imunisasi pada masa pandemi COVID-19. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional, jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 102 orang yang merupakan ibu yang memiliki bayi usia dari (0-2 tahun), pengambilan sampel menggunakan teknik propotional sample, instrument yang digunakan berupa kuesioner, analisis data menggunakan uji chi-square, hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh antara kategori pengetahuan (p-value = 0,027), sikap (p-value = 0,002), serta tidak ada pengaruh antara peran petugas kesehatan (p-value = 0,062), dan akses (p-value = 1,000) dengan kunjungan imunisasi pada masa pandemi COVID-19. Bagi Puskesmas disarankan Membuat iklan layanan petunjuk teknis pelayanan imunisasi pada masa pandemi COVID-19, bagi peran petugas kesehatan Melakukan promosi kesehatan ke dasa-desa mengenai pentingnya imunisasi pada masa pandemi COVID-19 dan penerapan protokol kesehatan dengan cara 5M, bagi mahasiswa Diharapkan dapat mengembangkan penelitian yang serupa dengan variabel dan jumlah sampel yang berbeda.
HUBUNGAN PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN SUMBER INFORMASI DENGAN PERILAKU SEKS PRANIKAH DI MA X KAB. BOGOR Nuryasita, Siti; Anggie Nauli, Humaira; Noor Prastia, Tika
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.286 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6154

Abstract

Perilaku seks pranikah merupakan perilaku yang dapat menimbulkan dampak negatif yang bersifat jangka panjang pada remaja diantaranya dampak psikologis, dampak sosial dan dampak fisik. Maka dari itu diperlukan perhatian khusus pada remaja, karena bila timbul dorongan-dorongan seksual yang tidak sehat akan menimbulkan perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab dan dapat merusak masa depan remaja. Banyak faktor yang mempengaruhi perilaku seks pranikah diantaranya pengetahuan kesehatan reproduksi dan sumber informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dan sumber informasi dengan perilaku seks pranikah pada remaja di MA X Kab. Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Sampel pada penelitian ini sebanyak 115 responden dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah (p value=0,274) dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sumber informasi dengan perilaku seks pranikah (p value=0,096). Kesimpulannya adalah tidak ada hubungan pengetahuan kesehatan reproduksi dengan perilaku seks pranikah dan tidak ada hubungan yang signifikan antara sumber informasi dengan perilaku seks pranikah.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA DI SMPN 12 KOTA BOGOR TAHUN 2021 Pratiwi, Irna; Masitha Arsyati, Asri; Nasution, Andreanda
PROMOTOR Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (578.526 KB) | DOI: 10.32832/pro.v5i2.6150

Abstract

Obesitas adalah keadaan terjadinya peningkatan ukuran dan jumlah sel lemak yang menyebabkan keadaan berat badan seseorang melebihi berat badan normal. Berdasarkan data RISKESDAS tahun 2018, proporsi obesitas pada usia 15 tahun di Indonesia mengalami kenaikan yaitu sebanyak 31,0%. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi pada penelitian ini berjumlah 303 siswa dan sampel sebanyak 66 orang. Teknik sampling menggunakan simpel random sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Analisis yang digunakan berupa chi-square. dari 66 responden 34.4% (22 orang) responden yang mengalami obesitas dan 65.5 (42 orang) responden yang tidak mengalami obesitas. Hasil analisis uji statistik menunjukan adanya hubungan antara pola makan dengan obesitas (p value 0.001) dan konsumsi junk food dengan obesitas (p value 0.003). Untuk itu berdasarkan hasil penelitian Sekolah dapat mengadakan program sosialisasi dan edukasi mengenai pola makan yang baik kepada siswa dan siswa dapat menerapkan pola hidup yang berih dan sehat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10