cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
PROMOTOR
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
GAMBARAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMK X KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 Darusman, Muhammad; Nasution, Andreanda; ., Supriyanto
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (719.368 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2527

Abstract

Isu seksualitas dan kesehatan reproduksi yang tabu untuk di bicarakan menjadikan remaja  cenderung ingin mencoba-coba sehingga remaja menjadi berisiko pada perilaku seks yang berdampak pada kehamilan yang tidak di inginkan dan masih banyak lagi. Penelitian ini dilakukanuntuk mengetahui Gambaran perilaku seksual pranikah pada remaja di SMK X Kabupaten Bogor Tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang di lakukan dengan metode wawancara mendalam dan menggunakan pedoman wawancara, informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang dan proses pengambilan data dilakukan pada bulan maret 2019. Dari hasilpenelitian didapatkan pengetahuan informan dalam hal ini cukup baik, hanya saja informan menjelaskan perilaku seksual secara umum yang sering di lihat atau di ceritakan tidak secara medalam, dalam peran orangtua sebenarnya sudah baik, tetapi masih banyak dari orangtua dan informan yang di teliti masih tabu untuk di bicarakan, dalam ketaatan agama di dapatkan bahwabanyak yang hanya mengikuti agenda kegamaan di sekolah dan di lingkungan masyarakat tidak ada kegiatan keagamaan lainya
INTENSITAS PENCAHAYAAN DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA PEKERJA KOPERASI KARYAWAN INDOKARLO PERKASA DI BAGIAN PRODUKSI TAHUN 2018 ., Supriyanto; Isniyani, Rinda; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.616 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2243

Abstract

Intensitas pencahayaan merupakan aspek penting di tempat kerja, berbagai masalah akan timbul ketika kualitas penerangan tidak sesuai dengan Nilai Ambang Batas yang akan berdampak pada kecelakaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas pencahayaan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja Koperasi Karyawan Indokarlo Perkasa di bagian produksi tahun 2018.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan studi deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi penelitian berjumlah 87 dengan menggunakan teknik pengambilan non probability sampling (sampel jenuh) dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Pengukuran intensitas pencahayaan menggunakan lux meter dan pengumpulan data pekerja dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Cara analisis data penelitian ini menggunakan perangkat lunak aplikasi statistik (SPSS 16.0) dengan menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,015 ), sikap (p=0,022), intensitas pencahayaan (p=0,000) dengan kejadian kecelakaan kerja. dan tidak adanya hubungan antara usia (p=0,191), lama kerja (p=0,498) dengan kejadian kecelakaan kerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pekerja yang memiliki tingkat pengetahuan yang rendah, sikap yang negatif serta ruang kerja dengan intensitas pencahayaan yang kurang memiliki peluang tinggi terhadap kejadian kecelakaan kerja. Disarankan kepada pemilik perusahaan untuk memperhatikan kondisi pencahayaan di setiap ruangan kerja agar tidak menimbulkan risiko terjadinya kejadian kecelakaan kerja.
GAMBARAN PELAKSANAAN PROGRAM TRIAS UKS DAN SARANA PRASARANA UKS TERHADAP KUALITAS PELAYANAN UKS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA KECAMATAN TANAH SAREAL KOTA BOGOR TAHUN 2018 Syira, Zakia Arranur; Arsyati, Asri Masitha; Maryati, Husnah
PROMOTOR Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (576.304 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i1.1792

Abstract

Menurut laporan Sistem Informasi Rumah Sakit (SIRS) tahun 2014, sebagian besar kematian yang terjadi pada anak usia sekolah mengacu pada kematian karena kurangnya PHBS di sekolah maupun rumah. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh informasi secara mendalam tentang faktorfaktoryang berhubungan dengan kualitas pelayanan usaha kesehatan sekolah pada tingkat sekolah dasar se-Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor tahun 2018. Rancangan pada penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh sekolah yang ada di Kecamatan Tanah Sareal yang berjumlah 41 sekolah dengan teknik purposive sampling. Alat yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu daftar tilik observasi dan pedoman wawancara dengan cara analisa data menggunakan prosedur cek ulang (rechecking) secara cermat. Hasil penelitian didapatkan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kualitas pelayanan UKS pada tingkat sekolahdasar yaitu pengetahuan yang dimiliki kepala sekolah dan guru masih kurang mengenai kegiatan pokok UKS, sikap kepala sekolah dan guru masih belum terlalu mementingkan kualitas UKS namun hanya memberikan seadanya. Kurangnya sarana prasarana yang disubsidikan daripemerintah masih terlalu minimal sehingga masih banyak sarana prasarana yang dirasa kurang. Umur sasaran utama UKS pada umumya seluruh kelas tidak ada klasifikasi umur dalam sasaran utama UKS, serta kurangnya dukungan dari pihak pemerintah, petugas kesehatan serta wargasekolah mengenai kualitas UKS. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan, sikap, sarana prasarana, umur, dan dukungan dari pihak terkait sangat berpengaruh terhadap kualitas pelayananUKS terutama sarana prasarana. Saran yang dapat diberikan untuk sekolah di Kecamatan TanahSareal dapat dijadikan masukan dalam rangka menyusun perencanaan program UKS yang lebihbaik lagi.
GAMBARAN STATUS GIZI BERDASARKAN LINGKAR LENGAN ATAS DAN INDEKS MASSA TUBUH PADA MAHASISWI FIKES UIKA BOGOR TAHUN 2019 Adha, Chyntia Nurul; Prastia, Tika Noor; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.988 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2523

Abstract

Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Dampak jangka panjang dari masalah gizi pada WUS yang mengalami KEK adalah mempunyai risiko yang lebih besar untuk melahirkan bayi dengan BBLR, sedangkan dampak masalah gizi padaWUS yang mengalami obesitas adalah berisiko mengalami penyakit degeneratif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran status gizi berdasarkan Lingkar Lengan Atas dan Indeks Massa Tubuh pada mahasiwi Fikes UIKA Bogor. Metode penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswi FikesUIKA yang berjumlah 310 orang, dan sampel pada penelitian berjumlah 107 orang dengan menggunakan tekhnik Proportional Random Sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar pengukuran dan lembar panduan pengukuran antropometri. Analisa data menggunakan software pengolah data dengan uji univariat untuk melihat distribusi frekuensi variabel yang diteliti.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata responden berumur 20 tahun, 23,4% mengalami KEK, 20,6% mengalami status gizi kurang, dan 23,4% mengalami status gizi lebih. Kesimpulan penelitian adalah mahasiswi dengan status gizi berat badan lebih cukup banyak dibandingkan mahasiswi dengan status gizi kurus, maka dari itu disarankan untuk menerapkandeteksi status gizi secara berkala kepada seluruh mahasiswa untuk mencegah gizi kurang dan gizi lebih.
FAKTOR- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK PADA PESERTA KB AKTIF DI KELURAHAN MEKARWANGI KECAMATAN TANAH SAREAL KOTA BOGOR TAHUN 2019 Kusnadi, Nadya Resti; Rachmania, Wina; Pertiwi, Fenti Dewi
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.744 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2528

Abstract

Kontrasepsi suntik merupakan metode kontrasepsi yang mengandung hormone progestin dan esterogen yang merupakan salah satu cara atau alternative untuk mencegah ataupun menunda kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi suntik pada peserta KB aktif di Kelurahan Mekarwangi Kecamatan TanahSareal Kota Bogor tahun 2019. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan desain studi cross sectional dengan cara penyebaran kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah 110 responden yang merupakan peserta Kb aktif di wilayah Kelurahan Mekarwangi dengan metode acak sederhana(system random sampling). Hasil penelitian ini menunjukkan 72, 7% memilih memakai kontrasepsi suntik.Analisis Bivariat yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi suntik adalah umur denganp value= 0,006, Jumlah anak dengan p value= 0,001, dan Biaya pelayanan dengan p value = 0,007. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, disarankan bagi PLKB Kelurahan Mekarwangi diharapkanuntuk membuat progam yang berkaitan dengan partisipasi suami dan peran gender dengan meningkatkan akses suami terhadap informasi, konseling dan pelayanan KB
GAMBARAN KEPATUHAN PETUGAS LABORATORIUM TERHADAP PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI DI RUMAH SAKIT SALAK BOGOR TAHUN 2017 Afrilyani, Rizka; ., Supriyanto; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.921 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2244

Abstract

Laboratorium klinik di rumah sakit merupakan salah satu fasilitas medik yang disediakan sebagai penunjang diagnosis penyakit. Petugas laboratorium mempunyai risiko terpajan bahaya biologiseperti virus dan bakteri. Oleh karena itu, diperlukan upaya pengendalian untuk melindungi pekerja dari risiko tertular penyakit. Salah satu caranya dengan menggunakan alat pelindung diri. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi Gambaran Tingkat Kepatuhan Petugas LaboratoriumTerhadap Pengunaan Alat Pelindung Diri di RS Salak Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskiriptif dengan metode wawancara terstruktur, observasi dan telaah dokumen langsung di lapangan untuk menganalisis Gambaran Kepatuhan petugas laboratorium, pengetahuan, sikap,ketersediaan Alat pelindung diri, pelatihan, pengawasan serta peraturan mengenai Alat Pelindung Diri di Rumah Sakit dengan jumlah informan sebanyak 10 informan . Kepatuhan ini diukur dari hasil observasi terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri, petugas dikatakan patuh apabila sudahlengkap memakai Alat Pelindung Diri yang diwajibkan saat bekerja dan tidak patuh apabila tidak lengkap memakai Alat Pelindung Diri yang diwajibkan saat bekerja. Berdasarkan observasi yang dilakukan pada semua informan didapatkan hasil bahwa terdapat beberapa sebagian informan yangmasih tidak patuh dalam menggunakan Alat Pelindung Diri pada saat bekerja, ketersediaan alat pelindung diri kurang lengkap, tidak adanya pelatihan mengenai alat pelindung diri serta pengawasan yang kurang optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepatuhan petugas dalampenggunaan alat pelindung diri kurang baik dikarenakan tidak adanya pelatihan khusus penggunaan alat pelindung diri, ketersediaan alat pelindung diri kurang lengkap serta pengawasan yang kurangoptimal.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECELAKAAN KERJA TERTUSUK JARUM SUNTIK ATAU BENDA TAJAM LAINNYA PADA PERAWAT DI RSUD LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Puspitasari, Sylvia; ., Supriyanto; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (402.226 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i2.1803

Abstract

Petugas kesehatan berisiko tertular penyakit dari darah/cairan tubuh (bloodborne pathogen) melalui berbagai cara, salah satunya melalui luka tusuk jarum atau yang dikenal dengan istilah Needle Stick Injury (NSI). Risiko yang dapat terjadi jika tertusuk jarum dapat menimbulkan infeksi HBV(Hepatitis B Virus), HCV (Hepatitis C Virus) dan HIV (Human Immunodeficiency Virus). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja tertusuk jarum suntik atau benda tajam lainnya pada Perawat di RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah responden sebanyak 71 orang. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan menganalisis data dengan uji statistik chisquaremenggunakan perangkat lunak aplikasi statistic (SPSS 16). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tindakan tidak aman (p-value = 0,461), kondisi tidak aman (p-value = 0,301, masa kerja (p-value = 0,757), pengetahuan (p-value = 0,190), pengawasan (p-value = 0,090)dengan kecelakaan kerja tertusuk jarum suntik atau benda tajam lainnya. Sedangkan untuk variabel lainnya, ada hubungan antara keterampilan (p-value = 0,010) OR = 0,237 (95% CI: 0,085-0,662), pelatihan (p value = 0,022) OR = 3,566 (95% CI: 1,313-9,688) dengan kecelakaan kerja tertusukjarum suntik atau benda tajam lainnya. Kesimpulan penelitian ini adalah kurangnya keterampilan dan pelatihan mempengaruhi perawat dalam kecelakaan kerja, karena keterampilan dan pelatihan dibutuhkan seseorang dalam setiap pekerjaan untuk meningkatkan kemampuan dan keahliannyasehingga mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan dapat terhindar dari risiko kecelakaan kerja
GAMBARAN KETERPAPARAN MEDIA BERKONTEN PORNOGRAFI PADA ANAK-ANAK PESERTA DIDIK KELAS 4, 5 DAN 6 DI SDN KAYU MANIS 2 KOTA BOGOR Rochmawati, Dwi; Arsyati, Asri Masitha; ., Supriyanto
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.627 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2524

Abstract

Kemudahan dalam mengaskes internet dan keberagaman media saat ini memudahkan anak-anak  terpapar media informasi termasuk konten pornografi. Konten pornografi dapat memicu anak melakukan kekerasan seksual. KPAI berpendapat bahwa kerentanan anak saat ini tidak lagi hanyamenjadi korban tetapi juga menjadi pelaku. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan instrumen penelitian berupa kuesioner dan desain penelitian cross-sectional dengan metode analisis univariat. Populasi berjumlah 113 siswa dengan sampel sebanyak 87 responden. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 81,6% responden telah terpapar media berkonten pornografi. Sebanyak17,2% responden terpapar ringan, 18,4% responden terpapar sedang dan 46% responden terpapar berat. Sebanyak 53,8% responden terpapar dari media sosial seperti facebook, google, instagram, tiktok, twitter dan youtube. Sedangkan 12,8% responden lainnya terpapar dari Televisi (TV) dan3,9% responden mengaku pernah melihat langsung adegan berkonten pornografi. Keterpaparan tersebut dapat dipengaruhi karena adanya stimulus dari ajakan teman sebaya meskipun pengetahuan dan sikap responden dapat dikategorikan baik. Perlu adanya sinergitas dari berbagai sektor untukaktif mengkampanyekan gerakan anti terhadap ajakan pornografi. Orang tua dan guru berperan penting dalam mendidik, mengawasi, dan menanamkan nilai-nilai agama agar anak terhindar daripaparan konten pornografi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KARADENAN KECAMATAN CIBINONG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Matondang, Maya Rahmayati; Madjid, T Abdul; Chotimah, Indira
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.3 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2240

Abstract

Service quality yang tinggi merupakan faktor terpenting agar tercapainya mutu pelayanan kesehatan. Beberapa faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan adalah faktor tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan emphaty.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan mutu pelayanan kesehatan di puskesmaskaradenan kecamatan cibinong kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 2.449 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 responden dengan teknik purposive sampling.Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Cara yang digunakan dalam menganalisa data menggunakan perangkat lunak aplikasi statistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor tangibles (p-value = 0,372), faktor reliability (p-value = 0,176), dan faktor responsiveness(p-value = 0,594) tidak terdapat hubungan dengan mutu pelayanan kesehatandi puskesmas karadenan. Sedangkan faktor assurance (p-value = 0,001), dan faktor emphaty (pvalue = 0,001) terdapat hubungan dengan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas karadenan. Simpulan dalam penelitian ini yaitu pada variabel faktor tangibles, faktor reliability, dan faktor responsiveness tidak terdapat hubungan dengan mutu pelayanan kesehatan. Sedangkan pada variabel faktor assurance dan faktor emphaty terdapat hubungan dengan mutu pelayanan kesehatan di puskesmas karadenan.
GAMBARAN PELAKSANAAN SURVEILANS EPIDEMIOLOGI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH LEUWILIANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2018 Akbar, Putri Sholihat; Parinduri, Siti Khodijah; Hidana, Rachma
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.242 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2529

Abstract

Rumah sakit merupakan unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di sebagian wilayah. Pelaksanaan surveilans epidemiologi merupakan salah satu upaya untuk mengatasi masalah penyakit menular maupun penyakit tidak menular, mengurangi kesakitan, mencegah kematian, penyembuhan penderita danmencegah terjadinya peningkatan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pelaksanaan surveilans epidemiologi di RSUD Leuwiliang Tahun 2018. Jenis penetian ini adalah penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah petugas yang melaporkan data surveilansdengan jumlah informan 4 orang. Rancangan analisa menggunakan triangulasi data, triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian komponen masukan masih belum memadai dan cukup untuk mendukung kegiatan surveilans, tenaga surveilans yang masih memegang tugasrangkap, belum adanya buku pedoman. Komponen proses masih terdapat kendala terutama dalam proses pelaporan surveilans, laporan yang tidak lengkap sebanyak 75% dan ketepatan laporan yangtepat hanya 25% di tahun 2018. Komponen keluaran mengumpulkan menggunakan sofcopy.

Page 6 of 26 | Total Record : 260