cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
PROMOTOR
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN TERHADAP POSTUR KERJA DENGAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENGEMUDI BUS PUSAKA DI TERMINAL BARANANGSIANG KOTA BOGOR TAHUN 2018 Pratama, Septyan; Asnifatima, Andi; Ginanjar, Rubi
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (484.896 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2245

Abstract

Nyeri punggung bawah adalah keluhan yang sering dialami oleh pengemudi Bus. Keluhan nyeri  punggung dipengaruhi oleh faktor individu seperti usia, indeks masa tubuh, kebiasaan merokok, kebiasaan olahraga, dan masa kerja sedangkan faktor pekerja seperti postur kerja dan durasi kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengankeluhan nyeri punggung bawah pada pengemudi Bus Pusaka di Terminal Baranang Siang Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang menggunakan studi deskriptif analitik dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini ialah 50 responden dengan jumlah sampel 50 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Samplingyaitu sampel jenuh dengan analisa data dalam penelitian ini menggunakan metode REBA untuk mengukur postur kerja dan analisis data penelitian ini menggunakan uji statistic chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara kebiasaan merokok (p-value 0,957),kebiasaan olahraga (p-value 0,391), indeks masa tubuh (p-value 0,162), masa kerja (p-value 0,071) dengan keluhan nyeri punggung bawah. Sedangkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia (p-value 0,006), postur kerja (p-value 0,000), durasi kerja (p-value0,000) dengan keluhan nyeri punggung bawah, karena oleh sebab yang menyebabkan otot-otot yang berperan dalam mempertahankan keseimbangan seluruh tubuh.
GAMBARAN SISTEM MANAJEMEN DALAM PELAKSANAAN PROGRAM ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BOGOR UTARA KOTA BOGOR TAHUN 2019 Amelia, Elsa Novemi; Hidana, Rachma; Pujiati, Suci
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (741.238 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2525

Abstract

Puskesmas Bogor Utara adalah salah satu Puskesmas dengan cakupan ASI eksklusif masih rendah yaitu pada tahun 2017 sebesar 34,6%, cakupan tersebut belum memenuhi target pemberian ASI 80%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem manajemen dalam pelaksanaan program ASIEksklusif di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelaksana program ASI eksklusif di Puskesmas Bogor Utara Kota Bogor. Sampel dalam penelitian ini menggunakan Purposive Sampling, yaitu salah satu tekniksampling non random sampling dimana peneliti menentukan pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri-ciri khusus yang sesuai dengan tujuan penelitian. Informan dibagi menjadi 2 kriteria yaitu Informan Kunci adalah 4 orang ibu yang memiliki bayi 0-6 bulan yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara. Informan inti adalah Kepala Puskesmas, Petugas Gizi danBidan koordinator pemegang program KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) di Puskesmas Bogor Utara. Total sampel dalam penelitian ini berjumlah 7 informan. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan aspek input sudahmemadai, aspek proses sudah berjalan dengan baik, aspek output belum memenuhi target karena kurangnya kesadaran masyarakat. Saran yang diberikan meningkatkan peran dan fungsi petugasterutama petugas gizi, promkes dan KIA terutama dalam memberikan informasi tentang ASI eksklusif dan diharapkan semua pihak dapat mendukung pelaksanaannya
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN STUNTINPADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI PUSKESMAS CIBUNGBULAN KABUPATEN BOGOR PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2018 ., Nurgina; Mawati, Eny Dwi; Avianty, Ichayuen
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.519 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2241

Abstract

Stunting adalah pertumbuhan linier yang terhambat dan merupakan hasil dari ketidakcukupan gizi dalam jangka waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Cibungbulang tahun 2018. Desain penelitian yang digunakan adalah Cross Sectional. Populasi pada penelitian ini adalahbalita usia 24-59 bulan dengan sampel berjumlah 100 balita yang didapat dengan cara simple random sampling. Penelitian ini dilakuakan pada bulan september 2018. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran tinggi badan, wawancara kuesioner dan kuesioner food recall 24 jam.Analisis data dilakukan dengan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan proporsi balita yang stunting sebesar 43% dan balita yang status gizi TB/U normal sebesar 67%. Analisis uji statistik menunjukkan adanya hubungan antara asupan energi (p-value: 0,002), asupan protein (p-value0,003), dan praktik kebersihan (p-value 0,001) dengan kejadian stunting pada balita. Penelitian ini menyarankan agar Puskesmas bisa memberikan penyuluhan secara rutin terutama mengenai pengetahuan gizi dan pola asuh anak yang baik, selain itu menyarankan agar keluarga terutama ibu dapat memberikan asupan gizi yang adekuat sehingga dapat mengurangi resiko terjadinya stuntingpada balita.
GAMBARAN IMPLEMENTASI PROGRAM RUJUK BALIK (PRB) BPJS KESEHATAN DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA KECAMATAN TANAH SAREAL KOTA BOGOR TAHUN 2018 Rinata, Fajar; Arsyati, Asri Masitha; Maryati, Husnah
PROMOTOR Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.889 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i1.1785

Abstract

Puskesmas sebagai fasilitator rujukan pasien, seringkali menerima rujukan balik pasien dari rumah sakit, namun tidak semua puskesmas melaksanakan program rujuk balik dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) di puskesmas meliputi penilaian beberapa aspek yang berperan dalam kelangsungan program rujukbalik diantaranya terdiri dari pengetahuan, pelayanan obat rujuk balik, struktur birokrasi, disposisi, komunikasi dan sumber daya.Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan uji analisis univariat pada masing-masing variabel yang diteliti melalui kuesioner sebagai instrumenpenelitian. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 responden petugas pelaksana program rujuk balik di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Tanah Sareal Bogor. Penentuan sampel menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian diperoleh persentase gambaran pelaksanaan Program Rujuk Balik (PRB) di Puskesmas Wilayah Kerja Kecamatan Tanah Sareal Bogor dalam aspekpengetahuan (80%), pelayanan obat PRB (80%), disposisi (65%), dan sumber daya (70%) sudah berjalan baik, sementara dalam aspek struktur birokrasi (50%) dan komunikasi (55%) belum berjalan baik dan perlu di kembangkan. Dalam pelaksanaan PRB di Puskesmas Wilayah KerjaKecamatan Tanah Sareal Bogor sudah cukup berjalan baik, namun diharapkan perlu dikembangkan upaya kordinasi dan komunikasi lebih baik lagi antara instansi terkait guna kelangsungan programberjalan lebih baik.
HUBUNGAN IKLIM LINGKUNGAN KERJA DENGAN KONDISI FISIOLOGIS PEKERJA DI HOME INDUSTRY PEMBUATAN SANDAL RW 04 KELURAHAN PAMOYANAN KECAMATAN BOGOR SELATAN KOTA BOGOR TAHUN 2019 Permana, Risma Auliya; Asnifatima, Andi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.776 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2530

Abstract

Iklim lingkungan kerja dengan kondisi yang tidak nyaman dapat mempengaruhi kondisi fisiologis tubuh seperti peningkatan suhu tubuh, tekanan darah dan keringat. Hal ini juga dapat dipengaruhi  oleh karakteristik pekerja seperti umur, laju metabolik,durasi kerja. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengidentifikasi faktor yang berhubungan dengan kondisi fisiologis pada pekerja home industry pembuatan sandal RW 04 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional. Populasi sebanyak 25 bengkel kerja dengan jumlah sampel 69 responden. Teknik nonprobability. Alat yang digunakanadalah lembar kuesioner dan alat untuk mengukur suhu tubuh yaitu thermometer infrared untuk tekanan darah spignomanometer serta Wet Bulb Globe Temperature mengukur iklim lingkungan kerja. Analisis data dilakukan dengan uji statistic chi-square. Hasil penelitian ini menunjukanbahwa hubungan indeks suhu basah dan bola (p-value=0,001), laju metabolik (p-value 0,002), durasi kerja (p-value=0,024) dengan kondisi fisiologis pekerja. Tidak ada hubungan umur (pvalue=0,751). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah semakin indeks suhu basah dan bola yang melebihi Nilai Ambang Batas (NAB) dan laju metabolik kategori sedang, beresiko terhadap penurunan kondisi fisiologis tubuh yaitu perubahan suhu tubuh,tekanan darah dan keringat. Disarankan agar pekerja memaksimalkan waktu istirahat optimal mungkin guna mengindari adanya perubahan pada kondisi fisiologis. Saran Memanfaatkan waktu istirahat sebaik mungkin agar stamina tetap terjaga guna menghindari hal yang dapat meningkatan perubahan pada kondisi  fisiologis.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS TEGAL GUNDIL KOTA BOGOR JAWA BARAT TAHUN 2018 Novitasari, Yusdiana; Mawati, Eny Dwi; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.52 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2246

Abstract

ASI merupakan makanan tambahan bayi terbaik dan setiap bayi berhak mendapatkan ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-kaktor yang berhubungan dengan perilaku pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini menggunakan Desain Cross Sectional dengan responden ibuyang mempunyai bayi di Puskesmas Tegal Gundil sejumlah 80 orang, instrumen yang digunakan  berupa kuesioner, penelitian dilakukan pada bulan september 2018. Analisis data meliputi univariat, bivariat dan multivariat dengan menggunakan Chi Squaere, terdapat 3 (tiga) variabel yang bermaknadengan nilai P<0,05 yaitu variabel paritas P-value = 0,029, RR = 2,382 (95%CI= 1,252-4,535), Pendidikan P-value 0,035, RR= 0,460 (95%CI= 212-996), dan Pekerjaan P-value= 0,012, RR= 2,749(95%CI=1,480-5,106). Dan terdapat variabel yang tidak bermakna dengan nilai P>0,05 yaitu variabel umur P-value=0,08, RR = 1,216 (95%CI = 564-2.622), pengetahuan P-value= 1,000, RR = 1,013 (95%CI= 508-2,021), tempat bersalin P-value= 1,000, Penolong bersalin P-value= 1,000, RR = 1,411(95%CI= 1,225-1,625), dukungan petugas kesehatan P-value=0,304, RR= 0,318 (95%CI= 0482,109) dan Dukungan keluarga P-value= 0,239, RR= 1,696 (95%CI= 812-3,546). Hasil penelitian didapatkan presentase ibu yang memberi ASI Eksklusif 71,2%. Saran untuk puskesmas tegal gundil agar memberikan penyuluhan mengenai pentingnya ASI eksklusif kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan kepada anggota keluarga lainnya seperti suami dan orang tua. Sehingga diharapkan dengan adanya dukungan dari anggota keluarga sejak trimester I kehamilan dapat lebih meningkatkan pemberian ASI eksklusif.
GAMBARAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENJARINGAN KESEHATAN PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIPAKU KOTA BOGOR Haryati, Anita; Muchlisoh, Lilis; Hidana, Rachma
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.719 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2237

Abstract

SPM (Standar Pelayanan Minimal) penjaringan kesehatan pada SD (Sekolah Dasar) adalah SPM yang harus dilaksanakan sesuai standar oleh puskesmas. Menurut laporan penjaringan kesehatan anak sekolah tahun 2017 bahwa Puskesmas Cipaku telah melaksanakan penjaringan kesehatan ke12 sekolah dari 13 sasaran sekolah. tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran standar pelayanan minimal penjaringan kesehatan pada anak SD di Wilayah Kerja Puskesmas Cipaku Kota Bogor Pada Tahun 2018. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode pengumpulan data berupawawancara, observasi dan telaah dokumen. Informan penelitian ini terdiri dari 7 orang yaitu Ketua Koordinasi Penjaringan Kesehatan Sekolah, Staf Kesehatan Keluarga Dinkes Bogor, Kepala Puskesmas Cipaku, 2 Petugas Penjaringan Kesehatan dan 2 Perwakilan Guru UKS. Instrumen yangdigunakan yaitu pedoman wawancara mendalam, daftar ceklis observasi dan daftar ceklis telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjaringan kesehatan pada anak SD yang dilakukan hanya penilaian status gizi, penilaian kesehatan gigi dan mulut, penilaian ketajamanindera penglihatan, dan penilaian ketajaman indera pendengaran. Kesimpulan dari peneliti adalah pelaksanaan penjaringan kesehatan pada anak SD di wilayah kerja Puskesmas Cipaku Kota Bogor belum dilaksanakan secara optimal yaitu belum melaksanakan penilaian tanda vital oleh petugaskesehatan. Disarankan puskesmas melakukan evaluasi agar mengetahui hambatan - hambatan dalam melaksanakan SPM penjaringan kesehatan pada anak SD
GAMBARAN IKLIM LINGKUNGAN KERJA DI HOME INDUSTRY PEMBUATAN SANDAL RW 04 KELURAHAN PAMOYANAN KECAMATAN BOGOR SELATAN KOTA BOGOR TAHUN 2019 Afriza, Faiz Rizki; Asnifatima, Andi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 2 No 5 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (604.706 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i5.2526

Abstract

Iklim kerja adalah hasil perpaduan antara suhu, kelembaban, kecepatan gerakan udara dan panas  radiasi dengan tingkat pengeluaran panas dari tubuh tenaga kerja sebagai akibat pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Iklim Lingkungan Kerja di Home Industry Pembuatan Sandal RW 04 Keluraan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor Tahun2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain analisis deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara Total Sampling dengan responden sebanyak 69 orang pekerja yang bekerja di Home Industry pembuatan sandal RW 04. Pengambilandata menggunakan lembar pengukuran dan alat Wet Bulb Globe Temperature. Analisis penelitian ini menggunakan analisis univariat. Hasil pengukuran iklim lingkungan kerja ISBB (Indeks Suhu Basah dan Bola) didapatkan hasil rata-rata yaitu 29,93 ºC. Laju metabolik didapatkan bahwamayoritas pekerja laju metaboliknya ringan sebanyak (65.2%). Durasi kerja didapatkan bahwa mayoritas pekerja durasi kerjanya melebihi 8 jam dan istirahat hanya 30 menit (75 – 100%) sebanyak (66.7%). Jenis pakaian kerja didapatkan bahwa seluruh responden menggunakan pakaiankerja biasa sebesar 100%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Hasil pengukuran iklim lingkungan kerja ISBB (Indeks Suhu Basah dan Bola) dengan menggunakan alat WBGT (Wet Bulb Globe  Temperature) didapatkan hasil rata-rata yaitu 29,93 ºC sedangkan pengukuran ISBB (Indeks Suhu Basah dan Bola) paling rendah 25,93 ºC dan hasil ISBB (Indeks Suhu Basah dan Bola) paling tinggi sebesar 33,22 ºC. Disarankan kepada pemilik Home Industry harus menyediakan satu ruangan khusus untuk produksi pembuatan sandal dengan ventilasi yang memenuhi standar sesuai denganluas ruangan tersebut
EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMAN PUSKESMAS (SIMPUS) MELALUI METODE PIECES LAYANAN KUNJUNGAN RAWAT JALAN PUSKESMAS BOGOR UTARA TAHUN 2018 Fikri, Rahmatia Laelatul
PROMOTOR Vol 2 No 4 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (616.556 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i4.2242

Abstract

Sebagai salah satu pelayanan kesehatan masyarakat pemerintah, Puskesmas Bogor Utara telah menggunakan Informasi Rekam Medis. Sistem untuk mencatat semua informasi dan data kesehatanmasyarakat. Puskesmas Bogor Utara menerapkan Sistem Informasi Manajeman Puskesmas (SIMPUS) pada bulan April 2016. Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan evaluasi Sistem Informasi Manajeman Puskesmas (SIMPUS) melalui metode PIECES Information, Economic, Control, Effeciency, Service kunjungan rawat jalan puskesmas Bogor utara tahun 2018. Jenis penelitian adalah penelitian deskriftif kuantitatif digunakan melalui kuesioner dengan pendekatancross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 42 orang tenaga puskesmas. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini didapat dengan teknik pengambilan sampel (teknik sampling) Nonprobability Sampling, Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat uji Chi Square padatingkat kemaknaan 95% (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukan sistem informasi manajeman puskesmas memiliki keamanan kurang terkontrol, pelayanan yang dilakukan kurang maksimal karenapada saat proses pengambilan resep obat belum dilakukan secara cepat yang mengakibatkan pasien menunggu saat berobat. Penerapan Sistem Informasi Manajeman Puskesmas di Bogor Utara telah berjalan dengan baik. Peneliti menyarankan agar sistem informasi puskesmas lebih meningkatkanproses pelayanan kepada pasien agar pasien tidak menunggu terlalu lama dalam pengambilan resep obat. Untuk itu perlu ditingkatkan pelayanan SIMPUS agar lebih baik untuk kedepannya.
HYGIENE PENJAMAH MAKANAN MENYEBABKAN KONTAMINASI ESCHERICHIA COLI PADA JAJANAN PASAR TRADISIONAL Nasution, Ade Saputra
PROMOTOR Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.626 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3119

Abstract

Makanan jajanan pasar tradisional banyak diminati oleh masyarakat Indonesia karena rasa yang enak, murah, mudah dijumpai dan kaya akan zat gizi. Pembuatan makanan jajanan harus diperhatikan hygiene penjamah makanan karena sangat penting untuk menjaga kualitas dari makanan dan menghindari kontaminasi Escherichia coli. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan hygiene penjamah makanan dengan kontaminasi Escherichia colipada jajanan pasar tradisional Batujajar Kabupaten Bandung Barat.Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Data primer yang diperoleh melalui observasi dan hasil laboratorium. Pengambilan sampel menggunakan total sampling yaitu terhadap 10 responden. Hasil penelitian diketahui bahwa lebih dari setengahnya penjamah makanan tidak hygiene sebanyak 6 orang (60%), lebih dari setengahnya ada kandungan Escherichia colisebanyak 7 orang (70%) dan terdapat hubungan hygiene penjamah makanan dengan kontaminasi Escherichia colipada jajanan pasar tradisional Batujajar Kabupaten Bandung Barat.

Page 7 of 26 | Total Record : 260