cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
PROMOTOR
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Arjuna Subject : -
Articles 260 Documents
HUBUNGAN RISIKO ERGONOMI DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA INFORMAL BENGKEL LAS DI KELURAHAN SAWANGAN BARU DAN KELURAHAN PASIR PUTIH KOTA DEPOK TAHUN 2019 Suryanto, Dwi; Ginanjar, Rubi; Fathimah, Anissatul
PROMOTOR Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (739.79 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3143

Abstract

Gangguan musculoskeletal merupakan salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan kerja dan kecacatan pekerja di negara-negara maju dan berkembang. Menurut International Labour Organization (ILO), setiap tahun terjadi 2,3 juta kematian yang disebabkan oleh kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara risiko ergonomi dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja bengkel las. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain studi Cross Sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik Non Random Sampling dengan metode Sampling Jenuh. Populasi pada penelitian ini berjumlah 40 responden dan sampel yang terpilih 30 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara risiko ergonomi (p=0,009) dan usia (p=0,001) dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Sedangkan variabel indeks masa tubuh (p=0,492), kesegaran jasmani (p=0,708), masa kerja (p=0,461) dan kebiasaan merokok (p=1,000) tidak ada hubungan dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara risiko ergonomi dan usia dengan keluhan MSDs.
GAMBARAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN DIABETES MELLITUS DI PUSKESMAS MEKAR WANGI KOTA BOGOR TAHUN 2019 Mualifah, Alfiyah Salma; Hidana, Rachma; Pujiati, Suci
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (610.303 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3134

Abstract

Mutu pelayanan menunjukkan tingkat kesempurnaan suatu pelayanan kesehatan yang akan berdampak pada  kesediaan pasien untuk mau menggunakan ulang pelayanan kesehatan tersebut. Puskesmas Mekar Wangi adalah salah satu Puskesmas di Kota Bogor yang menyediakan pelayanan diabetes mellitus. Pada tahun 2018 jumlah kunjungan pasien diabetes mellitus di Puskesmas Mekar Wangi mengalami penurunan cukup signifikan dari tahun sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mutu pelayanan kesehatan terhadap minat kunjungan ulang pasien diabetes mellitus di Puskesmas Mekar Wangi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pasien diabetes mellitus, penanggung jawab program Penyakit Tidak Menular (PTM), dokter, petugas pendaftaran, petugas laboratorium, petugas farmasi dan kepala puskesmas. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan wawancara mendalam dengan dibantu alat perekam, rancangan analisa dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam dan telaah dokumen. Kesimpulan penelitian ini adalah mutu pelayanan diabetes mellitus di Puskesmas Mekar Wangi sudah cukup bagus. Namun dari lima dimensi yang berpengaruh terhadap minat kunjungan ulang pasien, terdapat dua hal yang belum berjalan secara maksimal, yaitu lamanya proses administrasi dan pasien harus menunggu lama untuk diperiksa. Saran yang diharapkan untuk meningkatkan kinerja petugas dalam memberikan pelayanan dengan cepat.
PERLINDUNGAN HUKUM BAGI TENAGA KERJA TERHADAP KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (STUDI KOMPARASI ANTARA HUKUM ISLAM DAN PERUNDANG - UNDANGAN) DI PT UNITEX TBK TAHUN 2019 Marzullanenti, Qori; Ginanjar, Rubi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (742.796 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3148

Abstract

Latar Belakang: Banyak perusahaan yang tidak memasukan pasal-pasal terkait kesehatan dan keselamatan kerja di dalam buku Perjanjian Kerja Bersama dan ternyata banyak sekali didalam Al-Quran beserta Hadist yang membahas mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam aspek lingkungan kerja, aspek manajemen, aspek tenaga kerja. Tujuan: Untuk mengetahui keselarasan antara hukum islam dan peraturan perundangan dalam aspek lingkungan kerja, aspek manajermen dan aspek tenaga kerja yang tertuang dalam Buku Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di PT.Unitex Tbk tahun 2019. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan studi Gap Analisis yaitu perencanaan kegiatan di masa depan pada suatu perusahaan dan dekstop study yaitu melihat dokumen internal maupun eksternal milik perusahaan kemudian pengisian lembar checklist dalam melakukan pengambilan data serta wawancara mendalam dengan ahli agama, ahli hukum, HRD perusahaan, serikat pekerja, dinas tenaga kerja. Hasil: Penelitian ini menunjukan bahwa dari ketiga aspek didalam buku Perjanjian Kerja Bersama (PKB) PT Unitex pada umumnya sudah selaras dengan hukum perundangan dan hukum islam. Kesimpulan: Adanya keselarasan 100% dalam aspek lingkungan kerja dengan hukum perundangan dan hukum islam, adapun dalam aspek manajemen pada umumnya 80% sudah selaras dengan hukum perundangan dan hukum islam, serta dalam aspek tenaga kerja kurang selaras dengan hukum islam dan hukum perundang-undangan karena presentase keselarasannya hanya 40% (rendah). Saran: Maka PT Unitex Tbk perlu lebih banyak lagi memasukan pasal terkait Kesehatan dan Keselamatan Kerja di dalam buku Perjanjian Kerja Bersama dan lebih memperhatikan tenaga kerjanya terutama tenaga kerja wanita.
GAMBARAN FAKTOR SOSIO DEMOGRAFI PADA AKSEPTOR KB MKJP DI KELURAHAN CIBOGOR KECAMATAN BOGOR TENGAH TAHUN 2019 Andriyani, Rini; Prastia, Tika Noor; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.511 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3139

Abstract

Ledakan penduduk merupakan masalah penting yang dialami oleh negara berkembang terutama di Indonesia. Besarnya jumlah dan laju pertumbuhan penduduk mengakibatkan tingkat kesehatan memburuk, tingkat pendidikan rendah, dan pengangguran meningkat. Untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dilaksanakan program KB untuk mengatur kelahiran anak dan mewujudkan keluarga yang berkualitas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi yaitu pasangan usia subur yang menggunakan KB MKJP berjumlah 91 orang. Besar sampel penelitian sama dengan total populasi. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan data sekunder dari PK BKKBN. Teknik analisis yaitu univariat dengan menggunakan software pengolah data statistik. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa mayoritas masyarakat di Kelurahan Cibogor menggunakan IUD (84,6%), tingkat pendidikan istri tamat SMA (45,1%), tingkat pendidikan suami tamat SMA (52,7%), pekerjaan istri paling banyak lain-lain (39,6), pekerjaan suami pegawai swasta (38,5%), usia kawin pertama yaitu usia ≥ 21 tahun, paritas 2 anak (58,2%), dan tempat pelayanan di puskesmas (59,3%). Mayoritas masyarakat di Kelurahan Cibogor menggunakan kontrasepsi IUD dibanding MOW, MOP dan implan maka disarankan perlu analisis lebih lanjut untuk mengetahui hubungan sosio demografi dengan  penggunaan KB MKJP.
HUBUNGAN PENGGUNAAN LEM DENGAN KONDISI FISIOLOGI PEKERJA HOME INDUSTRY DI RW04 KELURAHAN PAMOYANAN KOTA BOGOR TAHUN 2019 sugiri, Bayu; Asnifatima, Andi; Listyandini, Rahma
PROMOTOR Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (633.416 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3120

Abstract

Keluhan gangguan fisiologis pekerja dapat terjadi di lingkunan kerja home industry yakni keluhan kesehatan berupa gangguan fisiologis seperti mengantuk, sakit kepala, tremor, kebingungan dan ketidaksadaran. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui hubungan penggunaan lem dengan kondisi fisiologis pekerja di home industry bengkel sandal yang ada di RW 04 Kelurahann Pamoyanan, Kota Bogor. Desain penelitian ini menggunakan studi cross sectional dengan metode pengambilan sampel total sampling dengan responden sebanyak 69 pekerja. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara umur dengan kondisi fisiologis pekerja (p= 0,000), tingkat pendidikan (p= 0,000) dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) (p= 0,018) dengan kondisi fisiologi pekerja. Sedangkan variabel kebiasaan merokok, lama lama pajanan, frekuensi pajanan dan personal hygiene tidak ada hubungan dengan kondisi fisiologis pekerja. Kesimpulan penelitian ini semakin tinggi umur pekerja, semakin rendah tingkat pendidikan pekerja, dansemakin rendah tingkat penggunaaan Alat Pelindung Diri (APD) maka semakin tinggi risiko mengalami gangguan fisiologis. Disarankan penggunaan alat pelindung, pengaturan jam kerja terutama pada pekerja usia lebih dari 30 tahun dan sosialisasi bahaya benzene yang terkandung dalam lem yang digunakan dilingkungan home industry.
GAMBARAN STATUS GIZI BERDASARKAN ANTROPOMETRI PADA MAHASISWA FAKULTAS ILMU KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS IBN KHALDUN BOGOR Dwimawati, Eny
PROMOTOR Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.334 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3144

Abstract

Masalah gizi yaitu gizi kurang maupun gizi lebih, akan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit, khususnya risiko terjadinya penyakit tidak menular. Bila masalah ini berlanjut hingga dewasa dan menikah akan berisiko mempengaruhi kesehatan janin yang dikandungnya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat gambaran status gizi berdasarkan antropometri tubuh. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bersifat observasional. Pengambilan sampel dilakukan secara probability sampling yaitu dengan teknik acak berdasarkan area (cluster random sampling). Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Ibn Khaldun Bogor semester 2 yang berjumlah 85 responden. Hasil penelitian menunjukkan  sebagian besar responden adalah remaja, yakni sebesar 88,2% dengan status gizi kurang sebesar 41,7% dan gizi normal/baik sebesar 47%, dan sisanya masuk dalam kategori dewasa yaitu 11,8% dengan status gizi kurang sebesar 4,7% dan yang mempunyai gizi normal/baik sebesar 7,1%. Sedangkan hasil penelitian berdasarkan perhitungan Body Mass Index (BMI) kategori underweight (10,6%), normal (54,1%), overweight (20%), dan obesitas (15,3).
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI REMAJA DI SMK IT AN NABA KOTA BOGOR TAHUN 2019 Nurholilah, Amelia; Prastia, Tika Noor; Rachmania, Wina
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1024.514 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3135

Abstract

Pola makan adalah berbagai informasi yang memberikan gambaran mengenai macam dan jumlah bahan makanan yang dimakan setiap hari oleh satu orang dan merupakan ciri khas untuk suatu kelompok masyaraka tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dengan status gizi pada siswa SMK IT AN NABA Kota Bogor.Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SMK IT AN NABA Kota Bogor yang berjumlah 118 siswa, dan sampel pada penelitian ini berjumlah 118 orang dengan menggunakan tekhnik Total Sampling. Penelitian ini menggunakan lembar frekuensi makan dan lembar panduan pengukuran. Analisa data dengan uji chi square. Hasil penelitian ini adanya hubungan pola makan dengan status gizi dengan nilai P Value 0,023. Kesimpulan dari penelitian ini adalah disarankan untuk mencegah melakukan pemantuan pola makan dan status gizi terhadap siswa untuk terjadnya masalah gizi diharapkan memberikan informasi terhadap siswa mengenai pola makan seimbang dan status gizi.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA PEMBUAT TUSUK SATE DI DESA DAGO KECAMATAN PARUNGPANJANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019 Amalia, Shinta Bonita
PROMOTOR Vol 2 No 6 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (721.401 KB) | DOI: 10.32832/pro.v2i6.3140

Abstract

Upaya perlindungan pada pekerja pembuat tusuk sate terhadap risiko bahaya Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) dan Penyakit Akibat Kerja (PAK) seperti Low Back Pain (LBP) merupakan kebutuhan yang mendasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor- faktor yang berhubungan dengan keluhan LBP pada pekerja pembuat tusuk sate di Desa  Dago Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, populasi 37 pekerja dengan metode sampling jenuh yaitu semua anggota populasi digunakan sebagai sample. Instrumen penelitian yaitu kuesioner, alat timbangan dan microtoise (alat mengukur tinggi badan). Cara analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara usia (P Value 0,384), IMT (P Value 0,603), kebiasaan merokok (P Value 0,773), aktivitas fisik (P Value 0,211) dan faktor pekerjaan (P Value 0,410) dengan keluhan Low Back Pain (LBP). Sedangkan masa kerja (P Value 0,037) dengan keluhan Low Back Pain (LBP) terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini adalah pekerja yang masa kerja ≥ 5 tahun memiliki risiko mengalami Low Back Pain (LBP) dibandingkan dengan pekerja yang memiliki masa kerja ≤ 5 tahun. Disarankan agar adanya edukasi terkait penyakit akibat kerja seperti ergonomi dalam sektor informal khususnya pada pekerja pembuat tusuk sate.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PUSKESMAS (SIMPUS) DENGAN MODEL HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY (HOT)-FIT DI PUSKESMAS TANAH SAREAL KOTA BOGOR TAHUN 2019 Fitriana, Bella Rizki Dwi; Hidana, Rachma; Parinduri, Siti Khodijah
PROMOTOR Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.197 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3121

Abstract

Puskesmas Tanah Sareal merupakan salah satu pelayanan kesehatan masyarakat di Bogor yang sudah menerapkan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) pada pertengahan tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) dengan model Human Organization Technology (HOT)-Fit di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif, desain cross sectional dengan jumlah sampel 35 responden. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini di dapat dengan teknik pengambilan sampel (teknik sampling) Nonprobability Sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuisioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square. Hasil analisa Chi Square menunjukan bahwa ada hubungan antara variabel kualitas sistem (p=0,009), penggunaan sistem (p=0,035) dan kepuasan pengguna (p=0,025) dengan Kinerja SIMPUS. Kinerja Sistem Informasi Manajemen Puskesmas di Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor telah berjalan dengan baik. Peneliti menyarankan SIMPUS di terapkan secara menyeluruh pada setiap bagian pelayanan agar SIMPUS dapat dimanfaatkan oleh seluruh petugas Puskesmas Tanah Sareal Kota Bogor.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TERHADAP KEBERSIHAN ORGAN GENITAL DI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM KABUPATEN BOGOR Avianty, Ichayuen
PROMOTOR Vol 3 No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.387 KB) | DOI: 10.32832/pro.v3i1.3145

Abstract

Rendahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi memungkinkan remaja kurang higienis dalam menjaga kebersihan organ genitalnya. Pondok pesantren merupakan salah satu institusi pendidikan yang berinteraksi selama 24 jam dengan teman sebaya dan guru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor-faktor dengan tingkat pengetahuan mengenai kebersihan organ genital pada remaja putri di Pondok Pesantren Darussalam Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional.Sampel dalam penelitian ini sebanyak 137 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara faktor interaksi teman sebaya (p-value = 0,030) tetapi tidak terdapat hubungan bermakna antara faktor sumber informasi (p-value = 0,593), dan faktor dukungan guru (p-value = 0,625) dengan tingkat pengetahuan remaja putri mengenai kebersihan organ genital.Saran yang dapat diberikan adalah sebaiknya di lingkungan pondok pesantren perlu memberikan tambahan pelajaran terkait kesehatan khususnya kesehatan reproduksi karena masih minimnya pengetahuan remaja tentang hal ini.

Page 8 of 26 | Total Record : 260