cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN HASIL BELAJAR PPKN SISWA KELAS XI MIPA 2 DI SMA NEGERI 2 SINGARAJA Antayani, Kadek Dyah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 4, No 1 (2016): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i1.20841

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan keterampilan sosial pada pembelajaran PPKn, (2) penerapan model pembelajaran Think Pair Share dapat meningkatkan hasil belajar pada pelajaran PPKn dan (3) sarana dan prasarana yang digunakan untuk mempraktekkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada pelajaran PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam bentuk siklus yang terdiri dari peencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 2 di SMA Negeri 2 Singaraja yang berjumlah 30 orang. Objeknya meliputi keterampilan sosial dan hasil belajar siswa pada pelajaran PPKn dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan tes sedangkan dalam mengolah data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Keterampilan sosial pada siklus I perolehan skor rata-ratanya sebesar 67,43 dengan kategori cukup sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 79,73 dengan kategori tinggi dan mengalami peningkatan sebesar 12,3%. (2) Hasil belajar pada siklus I perolehan skor rata-ratanya sebesar 68,70 termasuk kategori cukup, daya serap siswa 68,70% dan ketuntasan klasikal 50% sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 80,20 yang termasuk kategori baik, daya serap siswa 80,20%, ketuntasan klasikal sebesar 96,67% dan mengalami peningkatan sebesar 11,50%. (3) Sarana dan prasarana yang digunakan untuk mempraktekkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share adalah meja, bangku, papan tulis, LCD, literatur yang baik seperti buku penunjang dan buku LKS, kertas kerja, tema yang akan dibahas, RPP, silabus, media pembelajaran seperti powerpoint dan peta konsep, modul, kertas bintang berwarna, nomor undi, instrumen keterampilan sosial, instrumen tes, dan instrumen wawancara. Kata Kunci: Model Pembelajaran Think Pair Share, Keterampilan Sosial, dan Hasil Belajar. Abstract The purpose of this study is to find out several things, such as: (1) the implementation of Think Pair Share can improve the social skill in Civic Education learning process, (2) the implementation of Think Pair Share can improve the learning outcomes in Civic Education lesson, (3) facilities and infrastructures used to apply Think Pair Share as cooperative learning model in Civic Education lesson. This study is a classroom action research which is conducted in the form of cycle consists of planning, implementing, observing, and reflecting. This study was conducted within 2 cycles. The subject of this study was 30 students in SMA Negeri 2 Singaraja Grade XI majoring in MIPA 2. Meanwhile, the object involved social skill and learning outcomes of the students who got Think Pair Share learning model treatment. The methods of data collection included observation, interview, and test. While, the methods of data processing that were used included descriptive qualitative and descriptive quantitative.            The result of this study shows, (1) The social skill on Cycle I got the mean score 67,43 with “Adequate” category, while the mean score on Cycle II had significant improvement 12,3% and become 79,73 with “High” category. (2) The learning outcomes on Cycle I got the mean score 68,70 with “Adequate” category which involved absorption of students 68,60% and classical mastery 50%, meanwhile the mean score of learning outcomes on Cycle II had significant improvement 11,50% become 80,20% with “Well” category which involved absorption of students 80,20% and classical mastery 96,67%. (3) The facilities and infrastructures used to apply Think Pair Share as cooperative learning model were chairs, board, LCD, guidebook, LKS, worksheet, the theme that would be discussed, lesson plan, syllabus, PowerPoint, concept map, module, colored star paper, lot number, social skills instrument, test instrument, and interview instrument. Keywords: learning method Think Pair Share, learning outcomes, social skill. 
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Dalam Pelajaran PKn Di Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sawan Tahun Ajaran 2012/2013 Sulasti, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i1.616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2012/2013. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 1 SMA Negeri 1 Sawan tahun ajaran 2012/2013  dengan jumlah siswa 25 orang yang terdiri dari 9 orang laki-laki dan 16 orang perempuan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus, masing-masing siklus tediri dari 4 kegiatan yakni: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap refleksi. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 60 dan termasuk ke dalam kategori cukup aktif, sedangkan Aktivitas belajar siswa pada siklus II yaitu sebesar 70 dengan kategori aktif. Jadi dapat disimpulkan bahwa aktivitas belajar dari siklus I ke siklus II telah mengalami peningkatan sebesar 10. Hasil belajar pada siklus I adalah sebesar 80 dan termasuk dalam kategori cukup dengan ketuntasan klasikal sebesar 44%, sedangkan hasil belajar pada siklus II sebesar 86.6 dan termasuk dalam kategori baik dengan ketuntasan klasikal sebesar 100%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) sebesar 6.6. Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation (GI) selama penelitian antara lain: Siswa belum terbiasa dengan model pembelajaran ini, Siswa tidak mempunyai keberanian dalam mengemukakan jawabannya sendiri.     Kata Kunci : Model Pembelajaran Kooperatif, Tipe Group Investigation (GI), Aktivitas dan hasil belajar, PKn SMA
Penerapan Model Pembelajaran Debat Untuk Meningkatkan Keterampilan Berdemokrasi Pada Pelajaran PPKn Siswa Kelas XI IBB4 SMA Negeri 3 Singaraja Tahun 2016/2017 Melani, Ni Nyoman
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 6, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i1.22056

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran debat untuk meningkatkan keterampilan berdemokrasi pada pelajaran PPKn siswa kelas XI IBB4 SMA Negeri 3 Singaraja tahun 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IBB4 SMA Negeri 3 Singaraja pada semester II tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 32 orang siswa. Objek penelitian ini meliputi keterampilan berdemokrasi siswa dan prestasi belajar siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dan metode wawancara Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa nilai rata-rata keterampilan berdemokrasi siswa pada siklus I yaitu dari 70,43 dengan kategori sedang, pada siklus II meningkat menjadi 80,26 dengan kategori tinggi. Sedangkan nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu dari 68,13 dengan kategori cukup, ketuntasan secara klasikal sebesar 40,62% menjadi 80,18 dengan kategori baik, ketuntasan secara klasikal mencapai 90,62% pada siklus II. Sehingga keterampilan berdemokrasi siswa dari siklus I ke siklus II mengalami peningkatan yang cukup tinggi yaitu sebesar 9,83. Sedangkan prestasi belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu mencapai 12,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran debat dapat meningkatkan keterampilan berdemokrasi siswa kelas XI IBB4 SMA Negeri 3 Singaraja.
PELAKSANAAN PERKAWINAN BEDA KASTA DI BANJAR DAUHWARU, KECAMATAN JEMBRANA, KABUPATEN JEMBRANA Herry Purnomo, I Made Dwi; Natajaya, I Nyoman; Sudiatmaka, Ketut
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v7i2.22160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perkawinan beda kasta di Banjar Dauhwaru, (2) kendala-kendala apa saja yang dihadapi dalam perkawinan beda kasta di Banjar Dauhwaru, serta (3) dapat mengetahui bagaimana pelaksanaan perkawinan beda kasta di Banjar Dauhwaru. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode yaitu : 1) Observasi, 2) Wawancara, 3) Pencatatan Dokumen, 4) Kepustakaan. Penelitian ini dilakukan pada masyarakat Banjar Dauhwaru, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Subjek penelitian ini adalah 1) Orang yang melakukan perkawinan beda kasta, 2) Lurah Dauhwaru, 3) Kepala Lingkungan, 4) Kelian Adat, 5) Tokoh masyarakat, 6) Tokoh Agama Banjar Dauhwaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1). Masyarakat yang melakukan perkawinan beda kasta di Banjar Dauhwaru secara umum disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor internal yang menyangkut tentang pribadi, dan perasaan seseorang dan faktor eksternal yang dimaksud disini adalah lingkungan, dimana baik buruknya pengaruh lingkungan akan mempengaruhi karakter atau kepribadian seseorang, serta perjodohan yang dilakukan oleh kedua pihak orang tua yang menyebabkan terjadinya perkawinan beda kasta tersebut. 2). Kendala-kendala yang dihadapi pelaku perkawinan beda kasta umumnya ialah kendala restu dari orang tua, sebagaimana diketahui restu orang tua merupakan hal yang paling penting dalam suatu perkawinan dan tanpa restu tersebut suatu perkawinan tidak akan bisa dikatakan sah. 3). Pelaksanaan perkawinan beda kasta di Banjar dauhwaru mengacu pada dua jenis perkawinan yang sering dilakukan di Banjar Dauhwaru yaitu perkawinan perkawinan pepadikan/meminang dan perkawinan ngerorod. Pada dasarnya kedua pelaksanaan perkawinan ini sama saja, terbukti dilakukannya upacara-upacara seperti upacara biakaonan, patiwangi/masepuh, maprayascita, dan pekala-kalaan, namun yang membedakan ialah tahap awal perkawinan tersebut. Bila perkawinan pepadikan diawali dengan meminang atau melamar calon mempelai serta pertemuan kedua belah pihak keluarga, sedangkan perkawinan ngerorod tahap awal yang dilakukan ialah melarikan calon mempelai tanpa sepengetahuan orang tua mempelai wanita. Kata-Kata Kunci : Perkawinan dan Kasta
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERDASARKAN MASALAH (PROBLEM BASED INSTRUCTION) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS VIIIA SEMESTER 2 SMP NEGERI 1 PEKUTATAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014 Mitha Susanthi Ariasih, Made
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 4, No 3 (2016): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i3.22036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah (PBI) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar Pkn siswa kelas VIIIA semester 2 SMP Negeri 1 Pekutatan tahun ajaran 2013/2014, (2) pendapat siswa terhadap penerapan model pembelajaran berdasarkan masalah (PBI) dalam pembelajaran Pkn. Penerapan model pembelajaran berbasis masalah dilaksanakan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitiannya berjumlah 32 siswa. Objek penelitiannya adalah aktivitas belajar dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dirancang dua siklus tindakan, dengan masing-masing 3 kali tatap muka. Adapun tahapan masing-masing siklusnya adalah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan pedoman observasi, sedangkan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang meliputi jenjang kognitif, aplikasi, analisis, sintesis, dan evaluasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis data dapat ditunjukkan bahwa aktivitas belajar PKn siswa terjadi peningkatan dengan rerataan sebesar 25,1 dikategorikan Aktif pada siklus I, menjadi 27,5 dikategorikan Sangat Aktif pada siklus II. Hasil belajar PKn siswa juga terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II, dengan rerata 73,3 dikategorikan Cukup menjadi 79,7 dikategorikan Baik. Perolehan nilai tertinggi 80 pada siklus I menjadi 90 pada siklus II. Perolehan nilai terendah 60 pada siklus I menjadi 65 pada siklus II. Daya serap siswa pada siklus I sebesar 73,3% dikategorikan Kurang menjadi 79,7% dikategorikan Baik pada siklus II. Ketuntasan belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 71,9% dikategorikan Belum Tuntas, menjadi 96,9% dikategorikan Tuntas pada siklus II. Kata Kunci:, Model pembelajaran berdasarkan masalah, ,aktivitas belajar dan hasil belajar PKn.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ANTI KORUPSI DALAM MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA ., Desak Gede Sasra Devayanti; ., Dr. I Gusti Ketut Arya Sunu, M.Pd.; ., Drs. I Wayan Kertih,M.Pd
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i1.7447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) implementasi pendidikan anti korupsi dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMK Negeri 1 Singaraja, (2) kontribusi sekolah dalam implementasi pendidikan anti korupsi dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMK Negeri 1 Singaraja dan (3) kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi pendidikan anti korupsi dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMK Negeri 1 Singaraja beserta upaya pemecahannya. Jenis penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini ialah guru-guru PKn, dan siswa-siswi SMK Negeri 1 Singaraja. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan anti korupsi dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMK Negeri 1 Singaraja masih belum efektif. Kendala yang dihadapi dalam pengimplementasian pendidikan anti korupsi di SMK Negeri 1 Singaraja terdiri dari: (1) kendala internal berupa kurangnya pemahaman guru serta siswa mengenai pendidikan anti korupsi, dan (2) kendala eksternal berupa faktor lingkungan, perkembangan teknologi serta kurangnya pelatihan untuk guru. Kendala internal dapat diatasi dengan mencari sumber-sumber tentang pendidikan anti korupsi, untuk menambah wawasan guru dan siswa mengenai teori maupun pengimplementasian pendidikan anti korupsi. Kendala eksternal dapat diatasi dengan guru secara aktif melakukan diskusi bersama guru lainnya tentang integrasi pendidikan anti korupsi dalam proses pembelajaran, guru maupun pihak sekolah dapat memaksimalkan peran keluarga dan masyarakat dalam dunia pendidikan. Kata Kunci : Implementasi, Pendidikan Anti Korupsi, Pendidikan Kewarganegaraan. This research purpose for find out about: (1) the implementation of anti – corruption study in civics education courses at SMK Negeri 1 Singaraja, (2) School contribution in implementation of anti – corruption study Civic Education courses at SMK Negeri 1 Singaraja, and (3) the problems faced in implementation of anti – corruption study at education of civics courses at SMK Negeri 1 Singaraja along with the solution effort. This kind of research is classified in descriptive,qualitative, subject of this research is a teachers of civic education and students of SMK Negeri 1 Singaraja. Data collected by interview, observation, and recorded document. Results of research showed in implementation of anti – corruption study at education of civics courses at SMK Negeri 1Singaraja, still not yet effective. The problems faced in implementation of anti – corruption study in education of civics courses at SMK Negeri 1 Singaraja as follow: (1) Internal problem is a lack understanding the teachers and students about education anti – corruption, and (2) External problem as environmental factor, technological developments, lack of training for teachers. Internal problem could be solving with searching the sources about education anti – corruption to increase insight of teachers and students about theory, or implementation education anti-corruption. External problem could be solving with doing active sharing discussion between teachers about education of integration anti – corruption inside learning process. Teachers or School should be maximizing contributions of family and public in the world of education. keyword : Implementation, Education of anti – corruption, Civics education.
PENERAPAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN MENUMBUHKAN RESPON POSITIF SISWA DALAM PELAJARAN PKN PERTIWI, DWI ANA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i3.485

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pekutatan pada siswa kelas XI IPS 1. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Meningkatkan hasil belajar, (2) Mengetahui respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran     kooperatif tipe  Group Investigation dalam pelajaran PKn, dan (3) Mengetahui kendala-kendala yang  mungkin terjadi dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe  Group Investigation. Prosedur kerja dalam pelaksanaan  tindakan     dilakukan melalui empat tahap kegiatan, yakni : perencanaan, pelaksanaan,  evaluasi, dan refleksi. Empat tahap kegiatan tersebut dilakukan dalam dua siklus.     Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah : (1) observasi, (2) tes, dan (3)     angket. Analisis data dengan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan : (1) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat meningkatkan hasil belajar dari rata-rata 73,4 dengan daya serap 73,4%, dan ketuntasan belajar 57,1% pada siklus I, meningkat menjadi rata-rata 76,1 dengan daya serap 76,1%, dan ketuntasan belajar 82,8% pada siklus II, (2) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dapat menumbuhkan respon positif siswa dengan rata-rata  respon siswa 36,8 pada  siklus I, menjadi 38,7 pada siklus II, (3) Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dalam pelajaran PKn mengalami beberapa kendala pada siklus I yaitu terdapat anggota kelompok yang kurang aktif dan ragu dalam mengemukakan pendapat.     Kata kunci : Kooperatif, Group Investigation, Hasil Belajar, Respon Positif    
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-TALK-WRITE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PKn SISWA Puspa Wiadnyana, I Wayan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 6, No 3 (2018): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i3.22071

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : Meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa dalam proses penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe think -talk- write siswa kelas XTK1 SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2012/2013; Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XTK1 SMK Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2012/2013. Objeknya meliputi aktivitas belajar dan hasil belajar PKn melalui penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe think-talk-write. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, pemberian tes dan kuisioner. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe think-talk-write. Kata Kunci : Strategi Pembelajaran Kooperatif, Tipe Think-Talk-Write,
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS XI IPA 4 SMA N 2 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2012/2013 RISKIANA DEWI, NI PUTU
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i2.402

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament terhadap aktifitas dan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas XI IPA 4 SMA N 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (class room action research) dalam pelaksanaannya sebanyak dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 4 SMA N 2 Singaraja yang berjumlah 32 orang dengan rincian laki-laki 12 orang dan perempuan 21 orang. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan kriteria tingkat penguasaan secara individu 76% dan 85% untuk ketuntasan secara klasikal. Data aktifitas siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, data hasil belajar siswa terdiri dari rata-rata kelas, daya serap, dan ketuntasan belajar secara klasikal dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar berbentuk soal obyektif. Sebelum dilaksanakan tindakan aktifitas dan hasil belajar siswa masih rendah. Pada siklus I aktifitas siswa mengalami peningkatan menjadi aktif dengan rata-rata skor 8,92. Rata-rata kelas mengalami peningkatan menjadi 79,68 dengan daya serap 79,68% dan ketuntasan belajar klasikal 68,75%. Pada siklus II rata-rata aktifitas siswa mengalami peningkatan sebesar 1,89 dari 8,92 pada siklus I menjadi 10.81 pada siklus II. rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 6,57 dari 79,68 pada siklus I menjadi 86,25 pada siklus II. Ketuntasan belajar secara klasikal mengalami peningkatan sebesar 31,25% dari 68,75% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar PKn pada siswa kelas XI IPA 4 SMA Negeri 2 Singaraja Tahun Pelajaran 2012/20113.Kata-kata kunci: Teams Games Tournament, Aktifitas, Hasil belajar PKn
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM SERTIFIKASI GURU TERHADAP PROFESIONALISME GURU (STUDI PADA GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA) Priandari, Ni Putu Krisna; Kertih, I Wayan; Adyani, Ni Ketut Sari
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20770

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini adalah : (1) mengetahui bagaimana implementasi program sertifikasi guru pada guru PKn di SMK Negeri 1 Singaraja; (2) mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru PKn terhadap profesionalisme guru dengan adanya implementasi program sertifikasi guru di SMK Negeri 1 Singaraja; dan (3) menganalisis solusi terhadap permasalahan yang di hadapi guru PKn sehubungan  dengan profesionalisme guru di SMK Negeri 1 Singaraja.Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah para guru PKnyang sudah bersertifikasi yang berjumlah 3 (tiga) orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, pencatatan dokumen, dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan : (1) implementasi program sertifikasi guru di SMK Negeri 1 Singaraja sudah berjalan dengan baik dimana sertifikasi berpengaruh terhadap sikap profesionalisme guru PKn yang tercermin dari adanya peningkatan kinerja guru; (2) kendala yang dihadapi guru PKn di SMK Negeri 1 Singaraja yaitu penyediaan fasilitas pendidikan yang masih terbatas seperti LCD; masalah terhadap administrasi penilaian siswa sebagai implikasi dari penerapan kurikulum 2013. (3) analisis solusi terhadap kendala yang terjadi yaitu : sekolah dapat mengupayakan pemenuhan kebutuhan fasilitas pendidikan yang memadai dan relevan dengan pembelajaran terkini secara bertahap melalui perencanaan, pengeloalaan dan pemanfaatan dana yang tersedia, baik dari swadaya atau subsidi pemerintah; penyediaan tenaga TI professional untuk memberikan pelatihan guna membantu guru yang masih kesulitan mengerjakan administrasi penilaian siswa karena kendala pengoprasian ICT; perlunya pengaturan intensitas pertemuan MGMP PKn secara rutin, guna membangun komunikasi yang efektif antar guru mata pelajaran PKn. Kata-kata kunci : Guru PKn, Program Sertifikasi Guru, Profesionalisme Guru   Abstract The aims of this study are: (1) to find out how the implementation of the teacher certification program to the Civics teachers at SMK Negeri 1 Singaraja; (2) to identify the constraints faced by Civic teachers toward teacher professionalism with the implementation of teacher certification program at SMK Negeri 1 Singaraja; and (3) analyze the solutions to the problems that the Civic teachers often found in the relation of teachers professionalism at SMK Negeri 1 Singaraja This research was conducted at SMK Negeri 1 Singaraja. The subjects of this research were 3 Civics teachers who are already certified. This study used observation, interview, and record-keeping when collecting the data, and then the data were analyzed descriptively.  This study found that; (1) the implementation of the teacher certification program at SMK Negeri 1 Singaraja has been done well and the certification is affecting the Civics teacher professionalism which reflected in the improvement of teacher performance; (2) the problems that Civics teacher at SMK Negeri 1 Singaraja often faced is the educational facilities supplies  that are still limited such as the LCD and the administration of student assessments problems as the affect of the implementation of the 2013 curriculum. (3) The Solution to problems that occur are: the school should be able to plan and manage the school budget either from governmental or government subsidies for gradually fulfilling the supply of educational facilities which relevant with the recent learning program; The provision of professionals IT to provide training for helping the teachers who are still working on the administration of student assessments difficulties because of the application of ICT program; the management of regular meeting  of the Civics MGMPs, in order to establish effective communication among teachers of Civics. Keywords: Civics Teacher, Teacher Certification Program, Teacher Professionalism 

Page 10 of 90 | Total Record : 896


Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol 6, No 3 (2018): September Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol 4, No 3 (2016): September Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol 1, No 1 (2013): Februari Vol. 1 No. 1 (2013): Februari More Issue