cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 ABIANSEMAL TAHUN 2012/2013 Ernawati, Ni Made Ernawati
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 2, No 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran Mind Mapping dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional di SMA N.1 Abiansemal.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan menggunakan rancangan Post-test-only Control Group Design.Sampel penelitian menggunakan dua kelas siswa yang dipilih dengan teknik random kelas, yaitu kelas X4 sebagai kelas eksperimendan kelas X6 sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar PKn dan dianalisis secara statistik menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang belajar dengan menggunakan strategi pembelajaran Mind Mapping dengan siswa yang belajar dengan metode konvensional di SMA N.1 Abiansemal. Siswa yang belajardengan menggunakan strategi pembelajaran Mind Mapping lebih baik hasil belajarnya secara signifikan dari pada siswa yang belajar dengan metode konvensional . Kata kunci  : Mind Mapping, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJAN PKN KELAS VIII A DI SMP NEGERI 1 BANJAR Nopiani, Putu; Arya Sunu, I Gusti Ketut; Bagus Sanjaya, Dewa
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v7i2.22159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di kelas VIIIA SMP Negeri 1 Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, dan peneliti sebagai guru dalam melaksanakan pembelajaran. Masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Banjar dengan jumlah siswa 38 orang yang terdiri dari 26 orang perempuan dan 12 orang laki-laki. Analisi data yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan deskriftif kualitatif dan deskritif kuantitatif. Hasil pada siklus I, persentase aktivitas belajar siswa secara klasikal 65% (kurang aktif) dan tingkat ketuntasan hasil belajar 36,84% (sangat kurang baik). Data siklus II, persentase aktivitas belajar siswa secara klasikal sebesar 8,07% (aktif) dan tingkat ketuntasan hasil belajar sebesar 91,43% (Sangat baik). Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar 15,7% dan hasil belajar 18,8% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Banjar tahun pelajaran 2014/2015. Disarankan kepada guru PKn untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn. Kata-kata Kunci: Model Pembelajaran Kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT), Aktivitas dan Hasil belajar
PENERAPAN SOLIDARITAS DALAM MEMPERTAHANKAN DAN RELIGI TERHADAP TRADISI NAMPIOG (PERANG API) DESA PEKERAMAN MANUKAYA LET, KECAMATAN TAMPAKSING, KABUPATEN GIANYAR-BALI Yuniantari, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 5, No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v5i1.22037

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) Bagaimanakah kajian terhadap sudut religi Tradisi Nampiog (Perang Api) di Desa Pekeraman Manukaya Let, (2) Bagaimanakah tingkat partisipasi masyarakat di Desa Pekraman Manukaya Let terhadapa Tradisi Nampiog (Perang Api), (3) Bagaimanakah cara mempertahankan Tradisi Nampiog (Perang Api) di Desa Pekraman Manukaya Let Penelitian ini tergolong penelitian deskritif kualitatif. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan puposive sampling. Subjek ini adalah para pengelingsir, bedesa adat, kelian banjar, tokoh-tokoh adat, jro mangku, masyarakat umum serta pihak- pihak lain yang nantinya bisa membantu memberikan data dalam penelitian ini, dalam mengumpulkan data metode yang digunakan adalah metode pengamatan/observasi, metode wawancara, metode dokuntasi dan metode kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan, (1) kajian terhadap sudut religi Tradisi Nampiog (Perang Api) di Desa Pekeraman Manukaya Let dengan dilaksanakanya tradisi Nampiog dapat meningkatkan kepercayaan akan adanya tuhan dan adanya peningkatan sepiritual dalam kehidupan masyarakat. Kerna masyarakat manukaya let percaya akan adanya tuahan. (2) Tingkat partisipasi masyarakat di Desa Pekraman Manukaya Let terhadapa Tradisi Nampiog (Perang Api) salah satu Partisipasi masyarakat dalam mengikuti tradisi Nampiog (perang api) sangat maksimal, karena tradisi ini memiliki kedudukan yang sangat penting bagi masyarakat desa Manukaya Let, dimana tradisi ini merupakan warisan dari leluhur yang harus dilaksanakan setiap satu tahun sekali dan slah stu bentuk partisifasi ini adalah dapat dilihat pada pelaksanaan tradisi ini sumua masyarakt bersemangat untuk datang menyasikan tradisi ini walaupun hanya sebagai penonton saja. (3) cara mempertahankan Tradisi Nampiog (Perang Api) di Desa Pekraman Manukaya Let cara memberikan pengarahan, bahwa trisisi ini harus dilaksanakan setiap tahun sekali, tentang betapa pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi yang telah diwariakan oleh nenek moyang. Kata kunci: Tradisi, Nampiog, Religi
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PKN VIIC ., Gede Agus Gunawan; ., Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd; ., Dr. I Gusti Ketut Arya Sunu, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i1.7449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn siswa kelas VIIc SMP Negeri 2 Sawan melalui penerapan model pembelajaran Example Non Example, dan untuk mengetahui kendala-kendala dalam penerapan model pembelajaran Example Non Example beserta solusinya. Jenis penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan rancangan siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIc SMP Negeri 2 Sawan tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 42 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu, pedoman observasi, test objectif, Data dianalisis menggunakan menggunakan metode kuantitatif. Data Kemampuan berpikir kritis siswa dikumpulkan dengan menggunakan pedoman observasi, sedangkan data hasil belajar siswa didapatkan melalui hasil test yang dilakukan pada setiap akhir siklus. Hasil analisis menunjukkan : (1) terjadi peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran PKn siswa kelas VIIc SMP Negeri 2 Sawan tahun pelajaran 2015/2016. Hasil belajar pada siklus I adalah 69,59 dalam ketegori cukup, sedangkan hasil belajar pada siklus II meningkat menjadi 80,6 dalam kategori baik. Kemampuan berpikir kritis pada siklus I adalah 12,1dalam kategori cukup kritis, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 17,15 dalam kategori kritis. Dengan demikian maka model pembelajaran Example Non Example dapat dijadikan prediktor untuk meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis siswa Kata Kunci : Model Example Non Example, berpikir kritis, Hasil Belajar This research is aimed at enhancing the students? study result and critical thinking skill in civic education subject for students of VII C Class at SMP Negeri 2 Sawan through the implementation of Example Non Example Learning Model, and knowing the problems in implementing Example Non Example Learning Model with their solutions. This research is Classroom Action Research (CAR). This research was done by 2 cycles with the planning of cycle including planning, implementation, evaluation/observation, and reflection step. The subjects of this research was the students of VIIC Class of SMP Negeri 2 Sawan at academic year 2015/2016 with the number of students is 42 students. Techniques of collecting data that used was observation guidance and Multiple Choice Test. The Data were analyzed by using quantitative method. Data of critical thinking skill were collected by using observation guidance, meanwhile, the data of students? study result were collected through the result of the test that was done at the end of each cycle. The result of analysis shows that: (1) there is an enhancement on students? study result and critical thinking skill in civic education subject of students of VIIC Class at SMP Negeri 2 Sawan at academic year 2015/2016. The study result of Cycle I is 69.59 in fairly active category. Meanwhile, the students? study result of cycle II has enhanced to 80.6 and belonged to good category. The critical thinking skill in cycle I is 12.1 in fairly critical category, meanwhile in cycle II has enhanced to 17.15 and belonged to critical category. Due to that, the Example Non Example Learning Model can be used in enhancing students? study result and critical thinking skill.keyword : Example Non Example Learning Model, Critical Thinking, Study Result
PENERAPAN METODE PROBLEM SOLVING DALAM PEMBELAJARAN PKN DI KELAS VIII.6 SMP NEGERI 3 BANJAR UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA TAHUN AJARAN 2012/2013 WIDYANI, NYOMAN
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i3.486

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan     aktivitas belajar siswa di kelas dan meningkatkan hasil belajar siswa dengan penggunaan     metode problim solving pada pembelajaran PKN  di Kelas VIII.6 Semester Genap SMP     Negeri 3 Banjar Kabupaten Buleleng. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.6 yang     berjumlah 32 orang siswa, yang terdiri dari 19 orang laki-laki dan 13 orang perempuan.     Penelitian tindakan kelas  ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus terdiri dari     empat tahapan yaitu : perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi.     Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif.      Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PKN dengan penggunaan Metode     problim solving pada pada siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 3 Banjar Semester Genap tahun     pelajaran 2012/2013.dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Aktivitas belajar siswa     pada siklus I sebesar 3,94 dan termasuk dalam kategori cukup aktif, sedangkan aktivitas     belajar siswa pada siklus II yaitu sebesar 6,31 dengan katagori sangat aktif. Jadi dapat     disimpulkan peningkatan aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 2,37      Hasil belajar siswa pada siklus I adalah rata-rata 76,25 ada di atas KKM yang     ditetapkan sekolah dengan nilai 70. Hasil belajar itu berada kategori cukup baik dengan     ketuntasan klasikal sebesar 65,6 %.  Sedangkan hasil belajar pada siklus II sebesar 86,88 dan     termasuk kategori baik dengan ketuntasan klasikal 100%. Dengan demikian dapat     disimpulkan bahwa peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dengan     penggunaan Metode problim solving  sebesar 10,63. Kendala-kendala yang dihadapi dalam     penggunaan Metode problim solving  selama penelitian antara lain : (1) masih melekatnya     kebiasaan siswa  menerima pelajaran dari guru dengan metode cermah, dan mengerjakan     tugas-tugas yang berpatokan pada LKS, sehingga keberanian siswa untuk mengemukakan     pendapat relatif masih kurang. (2) Relatif masih kurangnya buku pelajaran yang dimiliki oleh     siswa, siswa hanya belajar materi pelajaran dari materi ringkas yang ada pada LKS.      Kata-Kata Kunci : Metode Problim Solving, Aktivitas belajar dan Hasil Belajar    
POSISI PEREMPUAN DALAM PROSESI PENGUBURAN MAYAT DAN PENGABENAN DI DESA ADAT TERUNYAN KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI Wisnawa Putra, I Putu Dibya
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i1.374

Abstract

?ABSTRACThis study aims to find out: 1) the foundation fhilosofi of banning women participated in the procession to the cemetery burial and cremation Village district of Kintamani district Terunyan Bangli, 2) the position of women in the procession and burial cremtion at the traditional vilage Terunyan Kintamani district Bangli, 3) what values are to be maintained rohibiting women participate to the grave in the burial procession and cremation in the traditional village Terunyan Kintamani district Bangli. The research was conducted in the Terunyan village of Kintamani district Bangli, that the object of study is the position of women in the procession and cremation burials bodies. This research is a qualitative descriptive research methods with empirical approach. Data collection techniques to perform interviews, document recording and observation techniques. Technique of determining sample with engineering purposive sampling the technique is done with a specific purpose. Data processing techniques with a qualitative descriptive analysis techniques the authors attempted describe the data that have been collected in a systematic then analyze it, so it can be concluded in general are accompanied by arguments. The results showed that: 1) foundation filosophy of prohibiting women participate to the grave in the burial procession and cremation is a public trust that meraga istri who holds Ida Ratu Ayu Dalem Pingit and the presence of an inscription in the form temaga, 2) the position of women in the procession and cremation burial pradana remain as obligations like a woman and be a major helper, 3) values to be maintained prohibiting women participate in the procession to the cemetery of burial and cremation in the traditional Terunyan village of Kintamani district Bangli including : a) religious values or beliefs of the worshiping ida Betara meraga istri and the existence of a inscription the form temaga, b) cultural values of gender Potition and cultural mores are owned by the Terunyan village, c) value of advice pengelingsir believed to be hereditary and, d) concept value solidarity, segilik seguluk sebayantaka.Keywords: Women, Procession Burial Bodies and Cremation
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN NILAI MULTIKULTUR DALAM MATA PELAJARAN PPKN PADA KELAS VIII DI SMPN 2 SINGARAJA Sukmanjaya, D.
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i2.22066

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pembelajaran nilai multikultur di SMPN 2 Singaraja (2) implementasinilai multikultur di SMPN 2 Singaraja (3) wawasan, sikap dan ketrampilan multikultur siswa kelas VIII di SMPN 2 Singaraja. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 2 Singaraja serta Guru yang mengajar dikelas VIII SMPN 2 Singaraja. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, angket/ kuisioner. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pedoman observasi, pedoman wawancara, pedoman angket/kuisioner. Data yang telah terkumpul tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran nilai multikultur di SMPN 2 Singaraja dilakukan sejak siswa masuk di sekolah SMPN 2 Singaraja melalui proses pembelajaran di dalam kelas dan di luar kelas (2) transformasi nilai multikultur di SMPN 2 Singaraja berjalan sangat baik, siswa sangat suka dengan teman-teman yang beragam (3) wawasan, sikap dan ketrampilan multikultur siswa kelas VIII di SMPN 2 Singaraja dalam kehidupan bermasyarakat dilingkungan sekolah sudah sangat baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS XI ILMU SOSIAL 1 SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA CHRISTINA, KETUT ANGGA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i3.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan hasil belajar mata pelajaran PKn melalui     model pembelajaran kooperatif STAD; (2). Meningkatkan sikap sosial melalui model pembelajaran     kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD); (3) untuk mengetahui kendala-kendala     dan alternatif pemecahan masalah dalam mata pelajaran PKn melalui model pembelajaran     kooperatif STAD. Penelitian ini menggunakan rancangan  penelitian tindakan kelas yang dilakukan     dalam dua siklus tindakan. Tahapan-tahapan dalam tiap siklus adalah merencanakan, melaksanakan,     observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI-IS1 SMA Laboratorium Undiksha     Singaraja. Kemudian objek penelitian ini adalah model pembelajaran kooperatif STAD, Hasil     Belajar dan Sikap Sosial siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan observasi,     wawancara, kuisioner/angket, dan pemberian tes. Selanjutnya, data yang telah dikumpulkan     dianalisis secara deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan Model     Pembelajaran Kooperatif (STAD) dalam pembelajaran PKn dapat meningkatkan hasil belajar dan     sikap sosial siswa kelas XI Ilmu Sosial 1 SMA Labotarium Undiksha Singaraja. Hal ini dapat     dilihat dari peningkatan hasil belajar siswa yaitu dari 73,33% pada siklus I dengan kategori Cukup     baik, menjadi 96,66 pada siklus II dengan kategori sangat baik, dan terjadi peningkatan sikap sosial     siswa yaitu dari 58,1 dengan kategori baik pada siklus I menjadi sebesar 59,16 dengan kategori baik     pada siklus II. Dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD terdapat beberapa kendala     yaitu siswa belum memahami tentang model pembelajaran kooperatif STAD, siswa masih tidak     berani untuk bertanya dan mengemukakan pendapat.Untuk mengatasi kendala-kendala tersebut     adapun     pembelajaran kooperatif STAD, memberikan motivasi dan semangat kepada seluruh siswa untuk     lebih berani untuk bertanya maupun mengemukakan pendapat.      Kata-Kata kunci: Model Pembelajaran Kooperatif STAD, Hasil Belajar, Sikap Sosial.    
IMPLEMENTASI KEGIATAN PATROLI KEAMANAN SEKOLAH (PKS) DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA SISWA DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA Sari, Ni Made Purnamita; Kertih, I Wayan; Sanjaya, Dewa Bagus
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20772

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) bagaimana model pengembangan kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS) di SMK Negeri 1 Singaraja; (2) bagaimana peranan Patroli keamanan sekolah (PKS) dalam pengembangan karakter bangsa di SMK Negeri 1 Singaraja; dan (3) Apa saja hambatan kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS) dalam pengembangan karakter bangsa di SMK Negeri 1 Singaraja.Lokasi penelitian yaitu di SMK Negeri 1 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah anggota patroli keamanan sekolah (PKS) di  SMK Negeri 1 Singaraja dan pihak-pihak lain yang nantinya bisa membatu memberikan data dalam penelitian. Penentuan informan dilakukan dengan pengambilan sampel dengan sembarangan sesuai dengan jumlah sampel yang sudah ditentukan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, pencatatan dokumen, dan data dianalisis secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan: (1) model pengembangan kegiatan patroli keamanan sekolah di SMK Negeri 1 Singaraja merupakan program OSIS yang dilaksanakan oleh perwakilan dari masing-masing kelas yang dilaksanakan sesuai dengan jadwal piket yang telah disepakati; (2) peranan patroli keamanan sekolah dalam pengembangan karakter di SMK Negeri 1 Singaraja yaitu sangat memiliki peran yang sangat penting karena dalam pelaksanaan patroli keamanan sekolah, akan menumbuhkan nilai-nilai berani, disiplin, mandiri, bertanggung jawab dan peduli sosial. Nilai-nilai tersebut merupakan nilai-nilai dasar pembentuk karakter pada seseorang; dan (3) kendala kegiatan patroli keamanan sekolah dalam pengembangan karakter di SMK Negeri 1 Singaraja yaitu kurangnya tenaga pelatih yang professional dalam melatih calon anggota PKS; anggota PKS yang tidak melaksanakan tugasnya karena mendadak tidak masuk sekolah; sikap acuh tak acuh siswa terhadap anggota PKS. Kata-kata kunci : Implementasi, Kegiatan Patroli keamanan sekolah, Pendidikan Karakter   AbstractThis research was aimed in order to know: (1) the models of develoving school security patrol activities in SMK Negeri 1 Singaraja; (2) the roles of school security patrol in developing nation character in SMK Negeri 1 Singaraja; and (3) the obstacles which were faced by school patrol in develoving character in SMK Negeri 1 Singaraja.Research was done in SMK Negeri 1 Singaraja. Where, the subjects were the members of school security patrol of SMK Negeri 1 Singaraja and the others who could give supporting data for this research. The informants were chosen by random sampling technique with quantity that was already decided. Meanwhile, the collection used some techniques, such as: observation, interview, and document record. Then, data was analyzed qualitative descriptively.After that, the result of research showed: (1) the modelsof deveoving school security patrol activities in SMK Negeri 1 Singaraja were the student?s organization program which was held by the candidates of every class according to schedule which has been decided; (2) The roles of school security patrol in developing nation character in SMK Negeri 1 Singaraja was very important means that, by conducting school security patrol, it would grow some good values were the base of someone?s character development; and (3) The obstacles which were faced in school security patrol activities in SMK Negeri 1 Singaraja, such as: it had less professional trainers in training new members of school security patrol, it could be found some members who were not on duty because of their absence at school, and the last, students who were not care to the school security patrol?s existence. Key words: The implementation, school security patrol activities, character education
PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM POLITIK PASCA UU NO. 2 TAHUN 2008 TENTANG PARTAI POLITIK DI KECAMATAN BULELENG KABUPATEN BULELENG LESMANA UDAYANA, KOMANG FERRY
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v5i2.22048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui partisispasi perempuan pasca UU No 2 Tahun 2008 di kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng, (2) mengetahui alasan dan motivasi perempuan untuk ikut berpartisipasi di dunia perpolitikan, (3) mengetahui kendala-kendala yang dihadapi perempuan untuk berpartisipasi dalam partai politik. Rancangan penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, lokasi penelitian di kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Subjek penelitian ini adalah kaum perempuan yang terlibat dalam kepengurusan politik di kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng. Metode pengumpulan data menggunakan metode wawancara, kuesioner, observasi, kepustakaan, dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengelompokan data. Hasil penelitian menunjukan: (1) keterlibatan perempuan dalam perpolitikan sudah tinggi, ini terlihat dari hasil bahwa yang perempuan yang terlibat mencapai 32, 62% melebihi kuota 30 % yang telah ditentukan, (2) alasan dan motivasi perempuan untuk berpartisipasi dalam politik yaitu hati nurani untuk memeperbaiki masalah bangsa, ingin memiliki kekuatan yang sama dengan laki-laki, (3) kendala yang dihadapi perempuan dalam perpolitikan yaitu: kesadaran berorganisasi yang kurang, adanya anggapan dunia politik penuh dengan kekerasan, tidak punya kepercayaan diri, dan perempuan kurang memanfaatkan potensinya.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 6, No 3 (2018): September Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 1 (2013): Februari Vol 1, No 1 (2013): Februari More Issue