cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PENDIDIKAN POLITIK BERBASIS DESA ADAT BAGI KAUM PEREMPUAN DI DESA TIGAWASA KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Restini, Ni Ketut; Landrawan, I Wayan; Sari Adnyani, Ni Ketut
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 7, No 3 (2019): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v7i3.22170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Bagaimana proses pendidikan politik bagi kaum perempuan di desa Tigawasa ; (2) Untuk mengetahui bagaimana partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di desa Tigawasa sebelum dan sesudah diterapkan pendidikan politik ; (3) Untuk mengkaji bagaimana keberterimaan laki-laki terhadap partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di desa Tigawasa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah di desa Tigawasa Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Subyek penelitian ini adalah; Kepala desa dan stafnya, Prajuru desa adat, anggota masyarakat, kaum perempuan di desa Tigawasa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) Bahwa proses pendidikan politik di desa Tigawasa relatif sudah berjalan dengan sangat baik. Proses pendidikan politik ini, berjalan melalui proses pendidikan formal yang diakui oleh masyarakat, khususnya para perempuan di desa Tigawasa. Kesadaran para orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya, termasuk anak perempuan sudah relatif tinggi. Hal ini ditunjukan dengan terus meningkatnya tingkat pendidikan politik di masyarakat, proses pendidikan perempuan di desa Tigawasa di awali dari pendidikan di sekolah, keluarga, masyarakat dan di desa adat. (2) Bahwa partisipasi perempuan di desa Tigawasa sebelum adanya pendidikan politik relatif rendah, yaitu partisipasinya dalam kehidupan politik berkisar 30%. Setelah melalui pendidkan politik baik lewat pendidikan formal maupun informal, partisipasi perempuan di Tigawasa dalam kehidupan politik meningkat menjadi 75%. (3) Kaum laki-laki di desa Tigawasa sudah mengakui hak-hak kaum perempuan dalam partisipasinya di kegiatan politik seperti memberikan suara dalam pemilihan umum, menjadi anggota suatu partai politik atau kelompok kepentingan, mengadakan hubungan (contracting) dengan pejabat pemerintah atau anggota parlemen, dan mendukung bila nantinya akan ada perempuan yang menjadi pemimpin yang bisa membawa desa Tigawasa kearah yang lebih maju. Kata Kunci : Pendidikan politik, desa adat, kaum perempuan.
PERAN DESA PAKRAMAN PENGLIPURAN DALAM PELAKSANAAN PEMILU TAHUN 2014 ., Gusti Ayu Sri Martini; ., Drs. Dewa Bagus Sanjaya,M.Si; ., Drs. Ketut Sudiatmaka, M.Si
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 2, No 3 (2014): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i3.4700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peran Desa Pakraman Penglipuran dalam pelaksanaan pemilu tahun 2014, (2) Mengetahui bentuk sanksi yang terkandung di dalam pararem yang mengatur tentang pemasangan alat peraga kampanye (3) Menganalisis kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pararem tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian ini mempergunakan teknik purposive sampling dalam menentukan subjek penelitian. Adapun yang menjadi subjek penelitian adalah prajuru desa pakraman penglipuran, krama (warga), teruna-teruni dan lurah kubu. Teknik yang diterapkan dalam pengumpulan data adalah observasi, pencatatan dokumen dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, peran Desa Pakraman Penglipuran dalam pelaksanaan pemilu tahun 2014 adalah mengatur, mengawasi, memfasilitasi dan membina pemasangan alat peraga kampanye dalam pelaksanaan demokrasi. Hal ini tertuang dalam pararem tentang pemasangan alat peraga kampanye. Pararem tersebut merupakan sarana pengendalian dan pengintegrasian sosial bagi seluruh kegiatan politik, yang bertujuan untuk menciptakan keharmonisan. Setiap pelanggaran yang terjadi akan dikenakan sanksi dalam bentuk mengadakan ritual ?mecaru panca sata? pada empat tempat suci yaitu Pura Kahyangan Tiga dan Catuspata.. Kendala yang dihadapi adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat, dibuktikan dengan masih adanya pemasangan alat peraga kampanye oleh sebagian kecil masyarakat di daerah pemukiman. Upaya preventif dan represif ditempuh untuk mengatasi kendala dalam penerapan pararem tersebut Kata Kunci : Kata Kunci: Desa Pakraman, Eksistensi Pararem ABSTRACT The aims of this research are : (1) to determine the role of penglipuran?s traditional society in the process of placing the props or things that used in the election campaign in 2014, (2) to determine the form of sanctions contained in the traditional govermental law of placing the campaign props, (3) to analyze the problems in facing the implementation of this govermental traditional law. The research is a qualitative descriptive study with a phenomenological approach. The study used purposive sampling technique in determining the subject of research. The subject of research is the people who hold the position in penglipuran?s traditional structure of society, the society of penglipuran it self, youth and the head of kubu village. The methode which is applied in collecting the data is the method of observation and listing the documents. The research showed that, the role of penglipuran?s traditional society in the election of 2014 was to set up, supervise, facilitate and encourage the campaign props in the implementation of democracy. This was stated in the traditional law about placing the campaign props. This traditional law is the way in controlling and also social integrating for all political activity, it has purpose to create harmonization of life. Every collision that happened will be penalized of sanction in the form of a traditional ritual ?mecaru panca sata? in the four holy places, namely pura kahyangan tiga and catus pata. Preventive and repressive effort taken to overcome the obstacles in the implementation of the traditional law. The obstacle or problems to be faced is the low level of awareness of the society, it is evidenced by presence of small percentage in placing the props by the peolpe in recidential areas. keyword : Keyword: Traditional Village, Existence Traditional Law
PENERAPAN MODEL PEMEBELAJARAN TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VII G ., I Wayan Doni; ., Prof. Dr. I Wayan Lasmawan,M.Pd; ., Drs. I Wayan Landrawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i1.7434

Abstract

Penilitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn di Kelas VII G SMP Negeri 5 Singaraja (2) Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn di Kelas VII G SMP Negeri 5, (3) Mengetahui Kendala-kendala yang di hadapi siswa dalam menerapkan model pembelajaran koperatif tipe STAD dan alternatif pemecahan masalahnya., Subjek penelitian ini adalah kelas VII G SMP Negeri 5 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 31 siswa dengan rincin 17 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Data hasil motivasi belajar siswa dikumpulkan melelui angket atau kuis sioner yang di bagikan k masing-masing siswa dan hasil belajar siswa dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas VII G SMP Negeri 5 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016. Motivasi belajar siswa mengalami peningkatana dari sebelum penarap rata-rata motivasi siswa sebesar 58,9 yang termasuk culup termotivasi sedangkan sesudah peneran menjadi 71,06 yang termasuk kategori termotivasi dan hasil belajar yang di peroleh siswa pada siklus I dengan nilai rata-rata sebesar 67,7 dan rata-rata hasil belajar pada siklus II meningkat menjadi sebesar 84,4. Dengan demikian maka Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division dapat dijadikan prediktor untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Kata Kunci : Model Pemebelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division,Hasil belajar, dan Motivasi This research aims to (1) improve students? learning outcome in PKn Subject of VII G class in SMP Negeri 5 Singaraja (2) improve the motivation of the students on Pkn Subject of VII G class in SMP Negeri 5 Singaraja, (3) Knowing the obstacles that faced by the students in implementing cooperative learning model for STAD type and the alternative way in problem solving. The subject of this research is VII G class in SMP Negeri 5 Singaraja academic year 2015/2016 which amounts 31 students namely 17 male students and 14 female students. Data of students? outcome were collected through questionnaire which was shared to each student and students? learning outcome was analyzed descriptively. The result of analysis showed that it occurred in increasing of motivation and students? learning outcome of VII G class in SMP Negeri 5 Singaraja academic year 2015/2016. The motivation of the students in learning were quite enough motivated, then, after the implementation become 71,06 which categorized motivated and student?s learning outcome which was gotten by the students on the cycle I with the average of 84,4. Thus, Cooperative Learning Model Type of Students Team Achievement Division can be used as predictor for increasing the motivation and students? learning outcome. keyword : Cooperative Learning Model Type of Students Team Achievement Division, Student?s learning outcome and Motivation
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA DAN SIKAP DEMOKRATIS SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN KELAS VIII B SMP MUTIARA SINGARAJA Diantari, N.L.P.G.
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 6, No 1 (2018): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i1.22059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan sikap demokratis siswa kelas VIII B SMP Mutiara Singaraja melalui penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) dalam proses pembelajaran PKn. Jenis penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilakukan sebanyak 2 siklus dengan rancangan siklus terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII B SMP Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2017/2018 dengan jumlah siswa 20 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, angket dan dokumentasi. Data yang didapat selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriftif kualitatif dan deskriftif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis kelas VIII B SMP Mutiara Singaraja tahun pelajaran 2017/2018 dan terjadi peningkatan sikap demokratis siswa yang berada pada kategori tinggi. Kata Kunci : GI (Group Investigation), kemampuan berpikir kritis, sikap demokratis.
MEGIBUNG DALAM PEMERTAHANAN TRADISI ADAT DAN BUDAYA DI DESA ADAT KEMONING KECAMATAN KLUNGKUNG KABUPATEN KLUNGKUNG DILIHAT DARI DIMENSI NILAI MORAL PANCASILA PERMANA, I NYOMAN BAYU
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i1.369

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to describe (1) the philosophical foundations megibung tradition, (2) the procession megibung tradition, and (3) indigenous traditions megibung terms of moral values of Pancasila. What this research is in thetraditional village Kemoning, Klungkung district, Klungkung regency. This study used purposive sampling technique so that the subject of research is the traditional village heads, community leaders, and youth. Data was collected through interviews, literature, observation, and recording of documents. The data were analyzed by descriptive qualitative data were analyzed by using words. These results indicate (1) the foundation of the tradition megibung philosophy is to instill a pattern of togetherness, mutual cooperation, unity, justice, democracy, humanity and divinity in life, (2) be gradual procession megibung the preparation, processing, presentation, megibung, and stage finishes megibung, and (3) in the tradition of megibung when viewed from the moral values of Pancasila. All the moral values of Pancasila was conducted in the tradition megibung. It can be concluded that megibung tradition has a very close correlation with the moral values of Pancasila and also very pronounced nuances.Keywords: Megibung and Indigenous Traditions
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL BERBANTUAN POWER POINT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN WIDYA YANTI, NI WAYAN
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i2.404

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran PBL berbantuan power point. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS SMA Bhaktiyasa Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Data hasil belajar diperoleh dari tes akhir Siklus yang dianalisis dengan metode deskriptif kuantitatif dan untuk hambatan-hambatan yang ditemui dalam penelitian dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua Siklus pembelajaran dengan tahapan meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi tindakan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan hasil belajar siswa yaitu dari 75,90 dengan ketuntasan klasikal 54% pada Siklus I menjadi 81,13 dengan ketuntasan klasikal 100% pada siklus II, hambatan-hambatan yang ditemui dalam proses pembelajaran yaitu siswa belum sepenuhnya dapat mengikuti model pembelajaran yang diterapkan, fasilitas yang masih terbatas untuk penggunaan media power point di SMA Bhaktiyasa Singaraja, alokasi waktu yang terbatas untuk setiap pertemuan, keterbatasan buku penunjang yang dimiliki siswa, adapun solusi yang dapat diberikan untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut yaitu menekankan kembali langkah-langkah pembelajaran yang diterapkan, menyusun jadwal untuk penggunaan ruangan multimedia, menyusun RPP dengan baik, dan setiap akhir pertemuan guru memberikan siswa tugas untuk mencari materi di internet maupun buku penunjang lainnya.Kata Kunci: Model pembelajaran problem based learning, media power point, Hasil belajar.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS X SMA LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Saputra, Edi; Lasmawan, I Wayan; Kertih, I Wayan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 3 (2015): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i3.20795

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) motivasi belajar siswa kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017, (2) hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 dan (3) hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegraan Kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Expost facto. Adapun jenis penelitiannya adalah korelasional. Penelitian ini merupakan penelitian yang melibatkan populasi dengan jumlah 250 siswa dan pengambilan sampel menggunakan purposive random sampling yang berpedoman pada tabel Sampel Krejcie dan Morgan terpilih sebanyak 152 siswa. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan dokumen niali guru. Data dianalisis dengan korelasi produk moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) rata-rata/mean motivasi belajar siswa kelas X SMA SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 adalah 134,1 atau dalam kategori sedang, (2) rata-rata/mean hasil belajar siswa kelas X SMA SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 adalah 85 atau dalam kategori sedang, dan (3) terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegraan Kelas X SMA Laboratorium Undiksha Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata kunci : Motivasi Belajar, Hasil BelajarAbstract            The purposes of this research are 1) knowing the students? learning motivation in 10th  grade at SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in academic year 2016/2017, 2) knowing the students? achievement in civics subject in 10th grade at SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in academic year 2016/2017, 3) knowing the correlation between learning motivation and students? achievement in learning civics in 10th grade of SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in academic year 2016/2017. This research used expost facto method. It is a kind of correlation this research also involves a population in which the students? is 250. This research also takes sampling which uses purposive random sampling based on table krajcie and morgan with the total 152 students. The date were collacted by using quistionaire and teacher value documents. The data were analyzed using product moment correlation. The result of this research are 1) the average of students? learning motivation in 10th grade at SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in academic year 2016/2017 is 134,1 which is categorized as medium. 2) the average of students? achievement in 10th grade at SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in academic year 2016/2017 is 85 which is categorized as medium, and 3) there is positive and significant correlation between learning motivation and students? achievement in civic subject in 10th grade at SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in academic year 2016/2017. Keywords : learning motivation, achievement.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAN 1 SINGARAJA TAHUN 2013/2014 Hariawan Citra, Fransiskus Made
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v4i2.22025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti dengan strategi pembelajaran kooperatif tipe investigasi kelompok dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pengajaran konvensional pada siswa kelas XI SMAN 1 Singaraja Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMAN 1 Singaraja Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 255 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas XI IA3 SMAN 1 yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas XI IA4 SMAN 1 Singaraja yang berjumlah 30 orang. Data mengenai hasil belajar PKn siswa diperoleh melalui tes tertulis yang dilakukan pada akhir pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dikumpulkan dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 13,20 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model discovery learning dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pengajaran langsung. Diperoleh rata-rata ( X ) hitung, kelompok eksperimen adalah 26,9 dan kelompok kontrol adalah 16,73. Hal ini berarti bahwa X eksperimen > X kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa kelas XI SMAN 1 Singaraja kabupaten Buleleng
PENGANGKATAN ANAK DAN AKIBAT HUKUMNYA MENURUT HUKUM PERDATA DAN HUKUM ADAT BALI (STUDI KASUS DI BANJAR GEMPINIS DESA DALANG KECAMATAN SELEMADEG TIMUR KABUPATEN TABANAN Bawananta, I Ngurah Primayuda
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 5, No 3 (2017): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v5i3.22052

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimanakah tata cara pengangkatan anak menurut hukum perdata dan hukum adat Bali di Banjar Gempinis Desa Dalang Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan. dan (2) untuk mengetahui bagaimanakah hak waris anak angkat menurut hukum adat Bali di Banjar Gempinis, Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode yaitu : (1) Obsrvasi, (2) wawancara, (3) pencatatan dokumen, (4) kepustakaan. penelitian ini dilakukan pada masyarakat Banjar Gempinis, Desa Dalang, Kecamatan, Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Subjek penelitian ini adalah (1) pengurus adat Banjar Gempinis, (2) tokoh masyarakat Banjar Gempinis, (3) tokoh agama Banjar Gempinis, (4) warga Banjar Gempinis yang melakukan pengangkatan anak, yang ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian mengenai tata cara pelaksanaan pengangkatan anak dan akibat hukumnya menurut hukum Perdata dan hukum adat Bali di Banjar Gempinis Desa Dalang Kecamatan Selemadeg Timur Kabupaten Tabanan yaitu (1) dimulai dari kesepakatan dari keluarga yang akan melaksanakan pengangkatan anak, apabila telah sepakat dilakukan upacara pemerasan menurut hukum adat di Banjar Gempinis, Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan maka pengangkatan anak bisa dilaksanakan, setelah upacara pemerasan selesai maka dilanjutkan dengan permohonan penetapan pengangkatan anak di Pengadilan Negeri. (2) hak waris anak angkat menurut hukum adat Bali di Banjar Gempinis, Desa Dalang, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan yaitu jika anak angkat diangkat secara sah menurut hukum Negara dan hukum adat Bali maka ia akan menjadi pewaris dari orang tua angkatnya.
PENDIDIKAN POLITIK BERBASIS DESA ADAT BAGI KAUM PEREMPUAN DI DESA TIGAWASA KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Restini, Ni Ketut
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 5, No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v5i1.22042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ; (1) Bagaimana proses pendidikan politik bagi kaum perempuan di desa Tigawasa ; (2) Untuk mengetahui bagaimana partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di desa Tigawasa sebelum dan sesudah diterapkan pendidikan politik ; (3) Untuk mengkaji bagaimana keberterimaan laki-laki terhadap partisipasi perempuan dalam kehidupan politik di desa Tigawasa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah di desa Tigawasa Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng. Subyek penelitian ini adalah; Kepala desa dan stafnya, Prajuru desa adat, anggota masyarakat, kaum perempuan di desa Tigawasa. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik pencatatan dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa; (1) Bahwa proses pendidikan politik di desa Tigawasa relatif sudah berjalan dengan sangat baik. Proses pendidikan politik ini, berjalan melalui proses pendidikan formal yang diakui oleh masyarakat, khususnya para perempuan di desa Tigawasa. Kesadaran para orang tua untuk menyekolahkan anak-anaknya, termasuk anak perempuan sudah relatif tinggi. Hal ini ditunjukan dengan terus meningkatnya tingkat pendidikan politik di masyarakat, proses pendidikan perempuan di desa Tigawasa di awali dari pendidikan di sekolah, keluarga, masyarakat dan di desa adat. (2) Bahwa partisipasi perempuan di desa Tigawasa sebelum adanya pendidikan politik relatif rendah, yaitu partisipasinya dalam kehidupan politik berkisar 30%. Setelah melalui pendidkan politik baik lewat pendidikan formal maupun informal, partisipasi perempuan di Tigawasa dalam kehidupan politik meningkat menjadi 75%. (3) Kaum laki-laki di desa Tigawasa sudah mengakui hak-hak kaum perempuan dalam partisipasinya di kegiatan politik seperti memberikan suara dalam pemilihan umum, menjadi anggota suatu partai politik atau kelompok kepentingan, mengadakan hubungan (contracting) dengan pejabat pemerintah atau anggota parlemen, dan mendukung bila nantinya akan ada perempuan yang menjadi pemimpin yang bisa membawa desa Tigawasa kearah yang lebih maju.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol 2, No 3 (2014): September Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol 1, No 1 (2013): Februari Vol. 1 No. 1 (2013): Februari More Issue