cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS XI KRIA KAYU DAN KERAMIK SMK NEGERI 1 SUKASADA KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2012/2013 ASTAWAN, I MADE SEPTI
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 2, No 2 (2014): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i2.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas XI Kria Kayu dan Keramik semester genap SMK N1 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013 setelah diterapkannya model pembelajaran Problem Based Learning. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI semester genap SMK N1 Sukasada tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 21 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan metode tes. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknik analisis deskriptif . Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa. Pada siklus I hasil belajar siswa sebesar 73,09 dengan katagori Kurang Baik. Sedangkan pada siklus II menalami peningkatan menjadi 81,90 dengan katagori Baik.Peningkatan hasil belajar siswa juga berdampak pada peningkatan presentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal. Dimana pada siklus I presentase ketuntasan belajar siswa sebesar 61,90% dengan katagori Tidak Tuntas. Dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,71% dengan katagori Tuntas.   Kata-kata kunci: model pembelajaran Problem Based Instruction, hasil belajar, XI Kria Kayu dan Keramik, SMK N 1 Sukasada, PKn
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA GAMBAR DAN TEKA-TEKI SILANG UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PKN SISWA KELAS VIII.6 SMP NEGERI 3 BANJAR TAHUN AJARAN 2013/2014 Ratna Febriani, Ni Putu; Arya Sunu, I Gusti Ketut; Bagus Sanjaya, Dewa
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v7i2.22157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) meningkatkan motivasi belajar PKn (2) meningkatkan hasil belajar PKn, dan (3) mengetahui kendala-kendala yang dihadapi siswa dalam pembelajaran PKn melaui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua kali siklus tindakan. Tahapan-tahapan dalam setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, obeservasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII 6 SMP Negeri 3 Banjar yang berjumlah 29 orang yang terdiri dari 17 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Objek penelitian meliputi motivasi dan hasil belajar PKn siswa. Data motivasi belajar PKn siswa dikumpulkan dengan teknik observasi dan data hasil belajar siswa dikumpulkan melalui pemberian tes. Selanjutnya data yang telah dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa 1) terjadi peningkatan skor rata-rata motivasi belajar PKn siswa siklus I sebesar 46,8% dan tergolong cukup termotivasi sedangkan skor rata-rata motivasi belajar PKn siklus II sebesar 69,7% dan tergolong termotivasi, 2) terjadi peningkatan nilai rata-rata hasil belajar PKn siswa pada siklus I sebesar 74,4 dengan daya serap yaitu 74,4% dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 68,9%, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar PKn siswa pada siklus II sebesar 83,9 dengan daya serap yaitu 83,9% dan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 100%, 3) kemampuan siswa kurang dalam mengikuti tahapan-tahapan pembelajaran model Teams Games Tournament, sehingga tahapan pembelajaran harus dijelaskan secara bertahap dan intensif. Penelitian ini sudah dapat dikatakan berhasil karena sudah memenuhi kriteria keberhasilan penelitian, yaitu skor motivasi belajar PKn siswa minimal tergolong termotivasi, nilai rata-rata hasil belajar PKn siswa diharapkan mencapai ? 75, daya serap siswa mencapai ? 75 dan ketuntasan belajar siswa secara klasikal ? 85%. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan media gambar dan teka-teki silang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar PKn siswa kelas VIII.6 SMP Negeri 3 Banjar tahun ajaran 2013/2014. Kata-kata Kunci : Teams Games Tournament (TGT), media gambar, media teka-teki silang, motivasi, dan hasil belajar.
PROSESI PERCERAIAN MELALUI TRADISI MESAMSAM DI DESA ADAT MENYALI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG Mira Dewi, Ni Komang
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 5, No 1 (2017): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v5i1.22038

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui dasar filosofis dilaksanakannya tradisi mesamsam di Desa Adat Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng; (2) Untuk mengetahui prosesi perceraian melalui upacara mesamsam di Desa Adat Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng; (3) Untuk mengetahui implikasi tradisi mesamsam terhadap masyarakat Desa Adat Menyali, Kecamatan Sawan, Kababupaten Buleleng. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Teknik penentuan subyek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dan subyek penelitian ini adalah Jero Mangku Adat, Kelian Desa Adat, Kepala desa dan masyarakat yang melaksanakan perceraian melalui tradisi mesamsam di Desa Adat Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan: (1) Observasi; (2) Wawancara; (3) Pencatatan dokumen. Analisis data menggunakan analisa kualitatif yang secara spesifik tahapan pengumpulan data dan analisis data yang digunakan meliputi : Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) dasar filosofis tradisi mesamsam Krama Desa Adat Menyali umumnya menganut Siwa. Tradisi mesamsam dikembangkan oleh empu kuturan awalnya dari gunung semeru dan disanalah beliau bertapa memperoleh wahyu untuk mengembangkan ajaran membangun pura khayangan tiga sesuai ajaran rsi markandeya dari gunung raung untuk memberikan persembahan, (2) prosesi perceraian melalui upacara mesamsam menghaturkan piuning terlebih dahulu pelaksanaanya di pura dalem desa adat menyali yang dilaksanakan oleh jero mangku, prajuru banjar adat, orang tua dari kedua belah pihak. Alat bukti yang digunakan pada saat pelaksanaan tradisi mesamsam yaitu uang kepeng yang dibelah menjadi 2 bagian, (3) implikasi pelaksanaan tradisi mesamsam bagi masyarakat krama desa adat menyali sangat bermakna positif: hidup dalam kesadaran, sujud kepada ida sang hyang widhi wasa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA ., Ni Luh Budiani; ., Prof. Dr. I Made Yudana,M.Pd; ., Drs. I Wayan Landrawan,M.Si
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i1.7450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan aktivitas belajar yang akan dicapai siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, (2) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan hasil belajar yang dicapai setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran. dan (3) untuk mengetahui kendala-kendala dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw beserta alternatif pemecahan masalahnya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus yaitu : tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 42 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu : observasi, test objectif, wawancara dan pencatatan dokumen. Data dianalisis menggunakan menggunakan metode kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan : (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yaitu pada siklus I hanya sebesar 18,76 kemudian di siklus II meningkat menjadi 24,31. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 71,9 kemudian pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 85,2 yang berada pada kategori aktif. (3) kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran ini yaitu siswa masih belum terbiasa dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw karena pembelajaran seperti ini baru pertama kali diterapkan di kelas tersebut.Kata Kunci : Kooperatif Tipe Jigsaw, Aktivitas, Hasil Belajar This research purpose for: (1) to know how high increase of activity the students will reach after applying learning models cooperative jigsaw type, (2) to know how high increase of learning results will reach after applying learning models jigsaw type inside study. and (3) to find out a problems after applying learning models cooperative jigsaw type with alternative solutions problems.This research is classified in research of class action ( PTK ).The research will do with 2 ciclus,a ciclus design consist of step action plan,the implementstion of action,evaluation/observation,reflection.subject of this research is a studens XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 with totals 42 students.Data collected with technic as follows : observation guide,objective test,interview,and recorded document. The analysis data will use quantitative. Analysis results showed : (1) increased of students learning activity happen in XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 ciclus I only 18,76 then in ciclus II increase to 24,31. (2) increased of students learning results in ciclus I only 71,9 andthen in ciclus II a students leaning results increased to be 85,2 that is stand on active category. (3) problems faced when applying this leaning models is students still cannot adapted with leaning models cooperative jigsaw type because this leaning models is first times applied in this class. keyword : cooperative jigsaw type , activity , learning results
PENERAPAN METODE TPS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS VII B MTSN PATAS TSAURI, SOFYAN
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v2i1.613

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peningkatan hasil belajar PKn setelah diterapkan metode tink-pair-share (2) Mengetahui peningkatan motivasi belajar siswa dan (3) Mengetahui kendala-kendala dalam penerapan metode tink-pair-share di kelas VIIIB MTsN Patas. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model siklus yang dilaksanakan selama dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Siklus I terdiri dari tiga pertemuan (tiga kali tatap muka), demikian pula halnya dengan Siklus II. Adapun subjek dari penelitian ini adalah siswa-siswi kelas VIIB MTsN Patas dan objek penelitiannya adalah motivasi dan hasil belajar PKn. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan instrumen tes hasil belajar, dan angket Motivasi Belajar. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pemaknaan kualitatif, yaitu landasan teori digunakan sebagai pemandu agar fokus penelitian sesuai dengan fakta di lapangan dengan pemaknaan kualitatif pada data (hasil penelitian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan pada Motivasi Belajar siswa, hal ini dibuktikan dari analisis data pada observasi awal dengan skor 13,21% pada kategori Rendah meningkat di Siklus I sebesar 65,06% pada kategori Tinggi kemudian meningkat pada Siklus II sebesar 82,13% pada kategori Sangat Tinggi dengan peningkatan presentase dari Siklus I ke Siklus II sebesar 17,07%. (2) Hasil Belajar PKn mengalami peningkatan dari siklus I sebesar 63,3% yang masih dalam kategori belum tuntas karena berada pada rentang 62 % - 71 % dengan predikat cukup, kemudian menjadi 100% pada siklus II dengan peningkatan presentase sebesar 36,7%. (3) terdapat kendala-kendala pada penerapan metode tink-pair-share.  Kata-kata Kunci: Motivasi Belajar dan Hasil Belajar PKn.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI (GROUP INVESTIGATION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN AKTIVITAS BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS VII 2 SMP NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2012/2013 NOVI SUARINI, NI PUTU
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Februari
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i1.375

Abstract

ABSTRACTThis research is aimed at a class action: (1) to improve learning outcomesCivics class VII 2 SMP Negeri 2 Singaraja, (2) to enhance learning activitiesCivics class VII 2 SMP Negeri 2 Singaraja, (3) to determine the constraintsconstraints experienced by students in the application of cooperative learningmodel type Group Investigation (GI). The research was conducted in two cycles,each cycle consisting of four phases are: planning, implementation, and evaluationphases of reflection phase. The subjects were students of class VII 2 SMP Negeri2 Singaraja, the number of students 42 people consisting of 22 male students and20 female students. Data analysis using quantitative descriptive method withqualitative meaning. The results in the first cycle, the average value of studentlearning outcomes is at 79.28 and categorized simply by the absorption of 79.28%and 78.57% for classical completeness, the results on the second cycle, theaverage value of student learning outcomes is equal to 90, and included in bothcategories with 90% absorption and 100% classical completeness. Activities ofstudents in the first cycle included in the category is quite active, whereas activityof students in the second cycle included in the category of very active. Some ofthe obstacles encountered in the implementation of cooperative learning model GItype, the first students are not familiar with cooperative learning model GI type,both students' ability to express their opinions is relatively less, and there are threegroups the ability to present and clarify the results of the discussion are lesssuccessful. Based on the above results, it is suggested to teachers who seekimprovement Civics outcomes and learning activities to apply the learning modelGI Cooperative Study on Civics learning as an alternative to improve learningoutcomes and learning activities Civics.Key Words: Group Investigation, Results and Learning Activities
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN KETERAMPILAN SOSIAL DALAM MATA PELAJARAN PPKN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 SAWAN Dwi Widi Prditya, Kadek
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v6i2.22067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap motivasi belajar dan keterampilan social PPKn. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Single Factor Indefendent Group Design.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIISMP Negeri 2 Sawan.Penentuan sampel dilakukan dengan teknik random sampling pada anggota populasi.Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuesioner.Data yang dikumpulkan berupa nilai motivasi belajar dan keterampilan social PPKn. Data dianalisis dengan menggunakan analisis Manova berbantuan SPSS 17.00 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti pelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan dengan F hitung 118,660 dengan signifikansi 0,000. Apabila ditetapkan taraf signifikansi = 0,05, maka nilai signifikansi lebih kecil dari pada ? sehingga F signifikan. Kedua, terdapat perbedaan keterampilan social anatara siswa yang mengikuti pelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan dengan F hitung 89,326 dengan signifikansi 0,000. Apabila ditetapkan taraf signifikansi = 0,05, maka nilai signifikansi lebih kecil dari pada ? sehingga F signifikan. Ketiga, secara simultan terdapat perbedaan motivasi belajaran dan keterampilan social anatara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Sawan dengan F hitung sebesar 65,100 dengan nilai signifikan 0,000. Apabila ditetapkan taraf signifikan ? = 0,05, maka nilai signifikansi lebih kecil dari pada ? sehingga F signifikan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS MEMECAHKAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN PKN SISWA KELAS VIIIA MTS.AL-KHAIRIYAH TEGALLINGGAH TAHUN AJARAN 2012/2013 Astini Asih, Ni Made
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 1, No 3 (2013): September
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v1i3.492

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk     pembelajaran Think Pair Share pada PKn, (2) peningkatan aktivitas memecahkan     masalah  dengan menggunakan model pembelajaran Think Pair Share, (3)     peningkatan hasil belajar PKn dengan menggunakan model pembelajaran Think     Pair Share dan (4) kendala-kendala dalam penerapan model pembelajaran Think     Pair Share serta solusinya. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas     (class room action research) yang dilakukan dalam bentuk siklus yang terdiri dari     perencanaan, tindakan, evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dilakukan dalam dua     siklus. Yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA di     MTs. Al-Khairiyah Tegallinggah yang berjumlah 28 orang. Objeknya meliputi     aktivitas memecahkan masalah dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn     dengan     pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes sedangkan dalam     mengolah     menunjukan bahwa, (1) ada tiga langkah utama dalam model pembelajaran TPS     yaitu tahap think (berpikir), tahap pair (berpasangan) dan tahap Share (berbagi).     (2) Aktivitas memecahkan masalah pada siklus I nilai rata-ratanya sebesar  56,28     yang berada pada kategori cukup baik sedangkan pada siklus II nilai rata-ratanya     sebesar 79,71 yang berada pada kategori baik dan mengalami peningkatan sebesar     23,43% . (3) Hasil belajar siswa siklus I nilai rata-ratanya sebesar 69,11 dengan     kategori cukup dan ketuntasan belajar siswa 46,43% sedangkan pada siklus II     nilai rata-ratanya sebesar 82,32 dengan ketuntasan belajarnya sebesar 89,28% dan     mengalami peningkatan sebesar 13,22%. (4) Adapun kendala dalam penerapan     model pembelajaran TPS adalah keterbatasan sumber belajar, minat belajar siswa     dan tingkat intelegensi siswa. Solusinya yaitu peneliti menyiapkan materi     tambahan dan melakukan pendekatan kepada siswa yang kurang aktif serta     melakukan pengawasan yang lebih seksama.       Kata- kata  kunci : Model Pembelajaran Think Pair Share,  Aktivitas     Memecahkan Masalah, Hasil Belajar    
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI AP A DI SMK NEGERI 1 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2015/2016 Budiani, Ni Luh; Yudana, I Made; Landrawan, I Wayan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 3, No 2 (2015): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v3i2.20780

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan aktivitas belajar yang akan dicapai siswa setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw, (2) untuk mengetahui seberapa tinggi peningkatan hasil belajar yang dicapai setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran. dan (3) untuk mengetahui kendala-kendala dalam penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw beserta alternatif pemecahan masalahnya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak 2 siklus yaitu : tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, evaluasi/observasi, refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 dengan jumlah siswa 42 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu : observasi, test objectif, wawancara dan pencatatan dokumen. Data dianalisis menggunakan menggunakan metode  kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan : (1) terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa kelas XI AP A SMK Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yaitu pada siklus I hanya sebesar 18,76 kemudian di siklus II meningkat menjadi 24,31. (2) terjadi peningkatan hasil belajar siswa yaitu pada siklus I sebesar 71,9 kemudian  pada siklus II hasil belajar siswa meningkat menjadi 85,2 yang berada pada kategori aktif. (3) kendala yang dihadapi dalam penerapan model pembelajaran ini yaitu siswa masih belum terbiasa dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw karena pembelajaran seperti ini baru pertama kali diterapkan di kelas tersebut. Kata Kunci : Kooperatif Tipe Jigsaw, Aktivitas, Hasil Belajar  Abstract This research purpose for: (1) to know how high increase of activity the students will reach after applying learning models cooperative jigsaw type, (2) to know how high increase of learning results will reach after applying learning models jigsaw type inside study. and (3) to find out a problems after applying learning models cooperative jigsaw type with alternative solutions problems.This research is classified in research of class action ( PTK ).The research will do with 2 ciclus,a ciclus design consist of step action plan,the implementstion of action,evaluation/observation,reflection.subject of this research is a studens XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 with totals 42 students.Data collected with technic as follows : observation guide,objective test,interview,and recorded document. The analysis data will use quantitative. Analysis results showed : (1) increased of students learning activity happen in XI AP A class at SMK Negeri 1 Singaraja period 2015/2016 ciclus I only 18,76 then in ciclus II increase to 24,31. (2) increased of students learning results in ciclus I only  71,9 andthen in ciclus II a students leaning results increased to be  85,2 that is stand on active category. (3) problems faced when applying this leaning models is students still cannot adapted with leaning models cooperative jigsaw type because this leaning models is first times applied in this class.   Keywords : cooperative jigsaw type , activity , learning results
TRADISI MAKEPUNG DALAM PEMERTAHANAN BUDAYA LOKAL DI KABUPATEN JEMBRANA (STUDI KASUS DI DESA KALIAKAH, KECAMATAN NEGARA, KABUPATEN JEMBRANA) Anggariyana, I Kade
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v5i2.22047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) asal mula munculnya tradisi makepung di Desa Kaliakah; (2) pelaksanaan tradisi makepung di Desa Kaliakah; (3) strategi pemertahanan tradisi makepung di Desa Kaliakah; (4) kendala-kendala yang dihadapi dalam pemertahanan tradisi makepung di Desa Kaliakah dan Bagaimana alternatif pemecahannya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ditentukan secara purposive, yang terdiri dari; (1) Pemilik Kerbau pepadu di Desa Kaliakah; (2) Prebekel Desa Kaliakah; (3) Pengurus makepung di Desa Kaliakah. Data dikumpulkan dengan menggunakan; (1) metode observasi; (2) metode wawancara; (3) metode dokumentas; (4) metode kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) tradisi makepung di Desa Kaliakah berawal dari tahapan proses pengolahan tanah sawah menjadi lumpur. Kegiatan makepung di tanah sawah di Desa Kaliakah pertama kali dilakukan sekitar tahun 1930. Tradisi makepung di jalan sawah di Desa Kaliakah berkembang sekitaran tahun 1960 hingga sekarang. (2) tradisi makepung di Desa Kaliakah dilakukan dengan cara meletakan satu pasang kerbau di depan dan satu pasang di belakang dengan jarak 10 m. Jika pasangan kerbau yang berada di depan berjarak lebih dari 10 m dari pasangan kerbau yang berada di belakang maka pasangan kerbau yang di depan yang menjadi pemenangnya dan jika berjarak kurang dari 10 m, maka pasangan kerbau yang di belakang yang menjadi pemenangnya; (3) strategi pemertahanan tradisi makepung di Desa Kaliakah yaitu; a) menyediakan sarana berupa lintasan makepung, b) setiap tahunnya menyelenggarakan tradisi makepung, c) menggratiskan seluruh biaya dalam tradisi makepung; (4) kendala- kendala yang dihadapi dalam pemertahanan tradisi makepung di Desa Kaliakah yaitu; a) masalah modal, b) susahnya mencari bibit-bibit kerbau pepadu, c) sulitnya mencari rumput segar pada musim kemarau. Alternatif pemecahannya yaitu; a) adanya bantuan dana dari Pemerintah kepada para pemilik kerbau pepadu, b) bantuan penyediaan bibit-bibit kerbau pepadu dari pihak Pemerintah, c) mencari dan membeli pakan rumput segar dan pakan alternatif keluar Desa Kaliakah.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol 1, No 3 (2013): September Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 1 (2013): Februari Vol 1, No 1 (2013): Februari More Issue