cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
IBM UNTUK GURU IPA SD DI KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG-BALI Agustiana, I G.A. Tri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.424 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i1.9117

Abstract

Mata pelajaran IPA bertujuan membekali peserta didik memiliki kemampuan mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep-konsep IPA yang bermanfaat dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mengembangkan rasa ingin tahu, sikap positif, dan kesadaran tentang adanya hubungan yang saling mempengaruhi antara  IPA, lingkungan, teknologi dan masyarakat, mengembangkan keterampilan proses untuk menyelidiki alam sekitar, memecahkan masalah dan membuat putusan. Oleh karena itu guru diharapkan mampu menggunakan media atau sumber belajar yang sebaik mungkin untuk menanamkan konsep yang baik dan benar kepada siswa. Namun selama ini guru IPA SD di Kecamatan Banjar, Buleleng Bali belum banyak yang memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar. Proses pembelajaran menggunakan metode ceramah, sehingga prestasi belajar dan aktivitas siswa relatif rendah. Inspirasi kegiatan ini adalah, (1) peningkatan keterampilan guru-guru IPA SD di kecamatan Banjar untuk membuat dan menggunakan KIT IPA, (2) peningkatan keterampilan guru IPA SD dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sesuai dengan Permendiknas 41 Tahun 2007, (3) Peningkatan penggunaan assesmen dan penelitian tindakan kelas (PTK) dalam mendiagnosa kesulitan belajar siswa.Metode yang digunakan adalah aplikasi ipteks khusus teknologi pendidikan dan pembelajaran, lewat workshop. Keberhasilan metode yang diterapkan diukur dengan menggunakan   pendekatan   proses   dan   produk   melalui   metode   observasi   dan wawancara setelah kegiatan berlangsung.Karya utama kegiatan ini adalah (1) KIT IPA berbahan baku lingkungan, (2) RPP pembelajaran inovatif, (3) assesment dan, (4) laporan penelitian tindakan kelas (PTK) dan artikel ilmiah bagi guru IPA SD. Ulasan karya utama adalah KIT IPA adalah media untuk belajar,yang dibuat untuk meningkatkan dan mempermudah pemahaman konsep IPA, KIT IPA yang dibuat dari bahan-bahan yang mudah didapatkan di sekitar Sekolah Dasar. RPP yang dibuat oleh para guru IPA SD se kecamatan Banjar sesuai dengan Permendiknas No.41/2007. Penelitian tindakan kelas dilakukan dengan menerapkan KIT IPA, yang didahului dengan penyusunan proposal PTK. Hasil penelitian tindakan kelas dari mitra, yang berperan sebagai guru model untuk kecamatan Banjar ternyata dapat meningkatkan prestasi belajar IPA siswa SD.Dampak dari kegiatan ini adalah para guru IPA SD di Kecamatan Banjar mulai kreatif membuat KIT IPA yang bersumber dari bahan-bahan yang ada di lingkungannya dan antusias untuk melakukan penelitian tindakan kelas bagi guru- guru IPA. Hasil penelitiannya, kemudian digunakan sebagai materi ajar, kemudian untuk dijadikan buku ajar. Ada beberapa guru telah menerima pesanan KIT IPA agar bisa diterapkan di sekolah yang berbeda. Kondisi kondusif ini harus tetap dipelihara untuk meningkatkan nilai tambah keterampilan guru dan sisi ekonomi guru sebagai sumber penghasilan baru
PELATIHAN PEMBELAJARAN PENJASORKES BERBASIS BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETRAMPILAN MENGAJAR GURU-GURU PENJASORKES SD SE-KOTAMADYA DENPASAR Satyawan, I Made; Sudarmada, I Nyoman; Muliarta, I Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.837 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9599

Abstract

Pendidikan Jasmani adalah suatu proses yang dilakukan secara sadar dan sistematik melalui berbagai kegiatan jasmani untuk memperoleh pertumbuhan jasmani, kesehatan dan kebugaran jasmani, kemampuan dan keterampilan, kecerdasan dan perkembangan watak serta kepribadian yang harmonis. Agar para pengajar Pendidikan Jasmani, Olahraga dan kesehatan pada berbagai jenjang sensitif terhadap perkembangan pengetahuan tentang pembelajaran masa depan, diperlukan serangkaian kegiatan untuk mengembangkan pembelajaran. Kegiatan ini sangat urgent dilakukan untuk memfasilitasi upaya peningkatan kualitas pembelajaran dengan menggunakan pembelajaran berbasis blended learning. Dengan pembelajaran berbasis blended learning akan memudahkan bagi pebelajar (learner) untuk mengakses pembelajaran penjas dengan menggunakan berbagai modus belajar. Melalui pembelajaran berbasis blended learning juga akan meningkatkan keterampilan soft skill (keterampilan memanfaatkan teknologi informasi) bagi pelajar dan mahasiswa. Melalui Pembelajaran Berbasis blended learning akan membangun jembatan antara konteks pembelajaran yang bersifat teaching-based, instructor-mediated ke arah konteks pembelajaran yang bersifat learning-based. Keuntungan yang akan diperoleh melalui pembelajaran ini terutama untuk menyediakan sumber-sumber belajar bagi mahasiswa yang berpeluang untuk mengembangkan setiap individu mencapai kemampuan optimal dalam keterampilan hard skill maupun soft skill.
SINERGI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN WISATA DESA, KERAJINAN DAN PERTANIAN BERKELANJUTAN DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG Swasta, Ida Bagus Jelantik
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (49.992 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v1i1.9122

Abstract

Program Ipteks bagi Wilayah di Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Propinsi Bali adalah program yang bertujuan untuk memberdayakan potensi masyarakat secara partisipatif melalui pemberian bantuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam  mengembangkan potensi-potensi unggul  yang ada  di  Kecamatan Kubutambahan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Bidang-bidang yang menjadi fokus perhatian dalam program ini adalah bidang pertanian dan peternakan, kerajinan dan wirausaha, pariwisata, lingkungan hidup, dan kesehatan. Sementara itu, beberapa desa yang menjadi sasaran dalam program ini adalah Desa Bukti, Desa Bulian, Desa Depeha, dan Desa Tunjung. Program ini dilaksanakan melalui metode PALS (Participatory Action and Learning System) yang diterjemahkan menjadi berbagai bentuk kegiatan seperti pendidikan dan pelatihan (diklat), penyuluhan, pembinaan dan pendampingan, pelayanan, pemberian bantuan modal, dan bakti sosial. Adapun hasil dari kegiatan ini adalah; 1) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat petani dalam budidaya tanaman kelapa unggul, tanaman obat, tanaman bumbu / rempah dapur; 2) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat peternak sapi dan babi dalam melakukan pemeliharaan dan membiakkan ternak mereka; 3) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan   masyarakat pesisir di Desa Bukti dalam bidang budidaya perikanan laut; 4)   meningkatnya pengetahuan dan keterampilan para pengrajin anyaman bambu dan kerajinan kertas dalam membuat disain dari kerajinan mereka; 5) meningkatnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat wirausaha desa dalam meningkatkan kualitas minyak VCO hasil produksi mereka; 6) meningkatnya status kesehatan masyarakat sebagai hasil kegiatan safari kesehatan dan penyuluhan di bidang kesehatan; 6)tertatanya dengan baik lingkungan dan hijaunya kembali sejumlah lahan kritis yang ada di empat desa sasaran; 7) tertatanya dengan baik taman-taman sekolah khususnya di sekolah-sekolah dasar yang ada di empat desa sasaran ; 8) terbentuknya kelompok pemandu wisata spiritual yang siap mendukung berkembangnya wisata spiritual di Kecamatan Kubutambahan; dan 9) adanya pengetahuan  dan  keterampilan  di bidang kepemanduan wisata spiritual pada sejumlah pemuda desa sebagai hasil diklat dibidang kepemanduan wisata spiritual
IbM KELOMPOK WANITA NELAYAN TIANYAR TIMUR Adnyani, Ni Ketut Sari; Sukerti, Ni Wayan; Wisnawa, I Gede Yudi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.646 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9605

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini adalah untuk:1) Meningkatkan pemenuhan taraf kesejahteraan masyarakat pesisir terkait dengan keberadaan hasil tangkapan ikan yang diharapkan mampu menopang kehidupan anggota kelompok. 2) Meningkatkan penciptaan lapangan pekerjaan baru, ditinjau dari segi pelaksanaannya dapat menyerapan tenaga kerja lebih meluas dan diorganisir sesuai kesepakatan dan ketentuan bersama. 3) Meningkatkan kemampuan bekerjasama dalam kelompok, Kelompok Wanita Nelayan Tianyar Timur yang di dalamnya tergabung kumpulan wanita nelayan mengorganisir anggotanya untuk bekerjasama sesuai dengan kesepakatan dan ketentuan bersama untuk membangun program wirausaha mandiri dari kalangan perempuan pesisir, dan terdapat pula pembagian tugas yang jelas dalam kelompok yang diatur dan disepakati melalui ketentuan bersama. 4) Menyediakan wadah pemasaran produksi yang sifatnya koordinatif melibatkan kelompok wanita nelayan termasuk menginventarisasi jenis sarana dan prasarana pendukung yang akan diperlukan dalam pemasaran ikan sehingga dapat melahirkan usaha bersama kelompok (UBK) yang sifatnya rintisan; dan 5) Meningkatkan target sasaran marketing programme, pemasarannya dapat dikategorikan dalam 2 jenis, yaitu berupa bahan baku tangkapan dan olahan kuliner. Untuk kepentingan pencapaian tujuan program ini, maka dilakukan model pendampingan pengurusan SIUP merupakan kombinasi kegiatan antara bidang hukum, tata boga dan budidaya kelautan, serta keseluruhan proses transfer iptek yang telah dilaksanakan dengan pola pelatihan maupun pendampingan kepada wanita nelayan desa Tianyar Timur dan pengelolaan manajemen usaha secara terpadu dan terarah sehingga peserta pelatihan mendapatkan informasi yang jelas dan utuh mengenai hakekat pemberdayaan masyarakat dari segi pengetahuan dan keterampilan pengelolaan komoditi pesisir secara produktif dan tepat guna. Pelaksanaan program dikemas dalam 3 (tiga) tahapan yakni: alur pelaksanaan program IbM ini dimulai dari, 1) Tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan, dan 3) tahap evaluasi.Hasil kegiatan menunjukkan tingkat partisipasi yang tinggi dari mitra dalam pelaksanaan pelatihan dan pendampingan Tata Boga, diklat pengelolaan kawasan pesisir bagi nelayan,serta pengurusan ijin usaha perdagangan (SIUP).
PELATIHAN MENDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL DICK AND CAREY BAGI GURU-GURU DI KECAMATAN PENEBEL Parwati, Ni Nyoman; Suparta, I Nengah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.077 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9128

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru dalam mendesain media pembelajaran menggunakan  model  Dick  &  Carey  di  Kecamatan  Penebel.  Kegiatan  P2M  ini melibatkan 20 orang guru SD dan Kepala sekolah di Kecamatan Penebel yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan. Pelaksanaan kegiatannya, sebagai berikut: (1) Melaksanakan pelatihan desain media pembelajaran selama dua hari, meliputi: hari pertama pelatihan secara teoritis tentang desain media pembelajaran; hari kedua, pelatihan merancang beberapa contoh media pembelajaran yang akan dikembangkan. (2)  Membimbing  guru  dalam  mengembangkan  media  pembelajaran  menggunakan model   Dick & Carey selama dua bulan. (3) Melakukan penilaian terhadap media pembelajaran yang dihasilkan oleh para guru. Hasil yang diperoleh dari seluruh kegiatan P2M ini adalah draf media pembelajaran sebanyak 6 jenis untuk mata pelajaran matematika SD dengan kualitas “baik”, yaitu: luas daerah trapesium 3 set , luas daerah jajar genjang 3 set, luas daerah layang-layang 3 set,  luas daerah belah ketupat 3 set, luas daerah segitiga 3 set, dan alat peraga blok pecahan 2 set. Tanggapan guru-guru terhadap  pelaksanaan  kegiatan  P2M  ini  adalah  “sangat  positif”.  Usulan  program lanjutan yang diajukan terkait dengan pelaksanaan kegiatan P2M ini adalah pendampingan pelaksanaan pembelajaran berbantuan media eksploratif bagi guru-guru SD di Kecamatan Penebel. Hal ini dilakukan sebagai kegiatan lanjutan dari pengembangan draf bahan ajar yang telah dihasilkan pada kegiatan P2M ini
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BUSUNGBIU KABUPATEN BULELENG Rendra, Ndara Tenggu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.206 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i1.9829

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat (P2M) ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi guru SD di Kecamatan Busungbiu dalam menulis karya ilmiah dan (2) meningkatkan kemampuan guru SD di Kecamatan Busungbiu dalam menulis karya ilmiah berupa laporan penelitian. Pencapaian tujuan tersebut dilakukan melalui pelatihan dengan metode ceramah, tanya jawab, demontrasi, dan latihan (tutorial). Setelah kegiatan pelatihan dilaksanakan monitoring atau evaluasi oleh panitia pelaksanaan untuk melihat dan mendampingi guru dalam penulisan karya ilmiah. Hasi penelitian menunjukkan bahwa bahwa program P2M berlangsung dengan baik dan lancar. Program ini mampu memberi motivasi kepada guru dalam menulis karya ilmiah dan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan penelitian serta menulis laporan penelitian. Kendala-kendala yang muncul pada tahap penelitian dan penulisan hasil penelitian dapat diatasi dengan metode pendampingan. Adapun saran yang dapat diajukan dari hasil program P2M, bagi guru-guru SD diharapkan memiliki motivasi dan senantiasa membudayakan kegiatan menulis ilmiah. Bagi praktisi pendidikan diharapkan senantiasa dapat membantu guru-guru SD dalam kegiatan menulis ilmiah. Bagi LPM melalui DIPA UNDIKSHA hendaknya selalu menjebati program sejenis untuk terus dapat dilaksanakan dan dikembangkan.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI I2M3 DALAM UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU SD DI GUGUS XIV KECAMATAN BULELENG Margunayasa, I Gede
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.431 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9133

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini, yaitu 1) untuk meningkatkan pemahaman guru- guru di Gugus XIV Kecamatan Buleleng dalam pembuatan perangkat pembelajaran berbasis  I2M3,  2)  untuk  meningkatkan  keterampilan  guru-guru  di  Gugus  XIV Kecamatan Buleleng dalam mengimplementasikan perangkat pembelajaran berbasis I2M3. Pendekatan yang digunakan dalam pendampingan adalah pendekatan kebiasaan dengan menerapkan metode drill. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 27 orang guru dari SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu ditinjau dari kegiatan pelatihan yang telah dilakukan, seluruh peserta telah mengikuti  dengan  baik.  Peserta  telah  memahami  tentang  pembelajaran  berorientasi I2M3 sesuai Permendiknas No. 41 Tahun 2007. Peserta telah mampu menghasilkan perangkat pembelajaran berorientasi I2M3. Dari segi implementasi perangkat, peserta mampu memgimplementasikan RPP pembelajaran berorientasi I2M3 yang telah dibuat dan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang I2M3. Ditinjau dari jalannya acara pelatihan  pembuatan  dan  implementasi  perangkat  pembelajaran  berorientasi  I2M3, acara telah berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Peserta pun merasa puas terhadap acara yang diikuti dan servis yang didapatkan. Akan tetapi, peserta masih bermasalah dalam  pengetikan  dokumen.  Peserta  mengaku  kesulitan  untuk  pengetikan  pada komputer. Dengan demikian, peserta mengharapkan diadakannya pelatihan mengenai penggunaan microsoft word untuk menunjang tugas-tugas guru.
PENDIDIKAN PELATIHAN PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU DENGAN PENDEKATAN SCIENTIFIC BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR GUGUS III KEAMATAN KUBU DALAM RANGKA IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 Ardana, I Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.3 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i1.9834

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk 1) Meningkatkan pemahaman konsep guru-guru SD Gugus III Kecamatan Kubu tentang pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan scientific dan 2) Meningkatkan kemampuan guru-guru SD Gugus III Kecamatan Kubu untuk membuat perencanaan dan melaksanakan pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan scientific. Program ini diinspirasi oleh rencana implementasi Kuikulum 2013 di SD Gugus III Kecamatan Kubu namun di sisi lain pihak sekolah khususnya para guru merasa belum siap untuk melaksanakannya. Permasalahan utama yang dihadapi GUgus III Kecamatan Kubu saat ini adalah kurangnya pemahaman dn kemampuan guru-guru SD Gugus III Kecamatan KUbu dalam membuat perencanaan dan melaksanakan pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan scientific. Progra pengabdian ini telah dilaksanakan pada tanggal 18 Juli 2014 di SD N 4 Tianyar dalm bentuk pendidikan dan pelatihan yang terdiri dar sesi pemaparan materi, diskusi, pengembangan perangkat pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan scientific dan pelatihan peer teaching. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah terjadi peningkatan pemahaman dan kemampuan guru-guru SD di Gugus III Kecamatan Kubu dalam membuat perencanaan dan melaksanakan pembelajaran tematik terpadu dengan pendekatan scientific.
P2M PELATIHAN PEMBUATAN MOU POKDARWIS TUNJUNG MEKAR DI DESA SAMBANGAN Dini Andiani, Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (947.178 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9138

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pembuatan contract agreement latter kepada anggota POKDARWIS Tunjung Mekar, sebagai langkah awal menciptakan kerjasama yang profesional antara pihak pengelola potensi Desa Sambangan dengan pihak travel perjalanan wisata, yang nantinya akan membawa wisatawan untuk berkunjung ke Desa Sambangan. Selain sebagai suatu ikatan kerjasama, adanya MOU ini, merupakan satu kesatuan sales kit. Metode yang digunakan dalam Program Pengabdian pada Masyarakat ini adalah  metode kerja kolaborasi antara dosen, dan masyarakat sasaran (dalam hal ini adalah anggota POKDARWIS Tunjung Mekar). Di samping itu, dalam melaksanakan Program Pengabdian pada Masyarakat ini, tim P2M juga menggunakan metode observasi, metode penyuluhan dan pelatihan, serta metode wawancara dan evaluasi kegiatan.
PELATIHAN SOFTBALL BAGI SISWA DAN GURU PENJASORKES DI KOTA NEGARA Budhiarta, I Made Danu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.044 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9941

Abstract

Kegiatan P2M ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bermain softball bagi siswa dan guru Penjasorkes di Kota Negara. Realisasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pelatihan dan  praktek lapangan bertempat di SMAN 1 Negara. Kegiatan dilaksanakan sebanyak 3 kali yaitu tanggal 4, 5 dan 11 Juni 2016. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pelatihan berjalan lancar. Penguasaan siswa dan guru-guru Penjasorkes terhadap teknik dasar bermain softball tergolong baik. Respon siswa dan guru-guru peserta adalah positif dan mereka sangat antusias mengikuti pelatihan. Kendala yang ditemui dalam pelaksanaan pelatihan adalah kurangnya waktu untuk praktek bermain softball.

Page 11 of 66 | Total Record : 652