cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
PELATIHAN PENGEMBANGAN PENILAIAN KINERJA MENULIS BAHASA INGGRIS BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMA KECAMATAN BULELENG Marhaeni, AAIN
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1067.573 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9137

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk workshop berkelanjutan ini dilaksanakan berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan oleh Prof. Dr. A.A. Istri Ngurah Marhaeni, M.A (2009). Ada tiga tahap pelaksanaan kegiatan: pelatihan, implementasi, dan refleksi serat perencanaan tindak lanjut.bSecara umum, pelaksanaan P2M berjalan dengan baik, semua peserta: 17 orang guru Bahasa Inggris SMA dan 3 pengawas mata pelajaran Bahasa Inggris SMA Kecamatan Buleleng, hadir dalam setiap tahapan kegiatan. Guru-guru mampu mengimplemenasikan instrument penilaian kinerja menulis  dengan  baik  pula.  Instrument  tersebut  dapat  membantu  guru  untuk  lebih objektif  untuk  memberikan  penilaian  terhadap  kemampuan  menulis  siswa;  melatih siswa untuk bisa menjadi pebelajar mandiri, lebih teliti karena berpatokan pada instrument yang sangat rinci sehingga mereka   mampu mengevaluasi dirinya sendiri; dan adanya pemantauan dalam proses menulis membantu siswa untuk menghasilkan karya  yang lebih baik.  Namun, disisi lain, pengimplementasian instrument ini juga memiliki kelemahan. Instrumen yang rinci (analitik) terkesan rumit untuk diimplementasikan oleh beberapa orang guru pada awalnya sehingga perlu waktu yang lebih banyak untuk melakukan penskoran. Karena instrument ini digunakan juga untuk menilai proses, maka jumlah pertemuan pun jadi bertambah sedangkan keterampilan berbahasa yang lain juga harus diajarkan, dan input siswa yang rendah juga mempengaruhi kesuksesan penimplementasian instrument. Jadi disarankan, dengan kondisi  sekolah  yang  berbeda-beda,  terutama  dari  input  siswa,  guru  agar  tetap termotivasi untuk berlatih mengimplementasikan instrument tersebut agar dapat mendorong siswa untuk berprestasi. Instrumen tersebut bisa menjadi jalan keluar untuk bisa melatih diri menjadi objektif, melatih siswa untuk sadar akan dikelemahan dan kelebihan yang dimilikinya dalam menulis, serta mampu menghargai suatu proses dari pada hanya sekadar hasil.
PELATIHAN PERHITUNGAN PAJAK BERDASARKAN PP NOMOR 46 TAHUN 2013 KEPADA KOPERASI ANGGOTA GERAKAN KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG Musmini, Lucy Sri
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (43.222 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i1.9838

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan perhitungan pajak berdasarkan PP nomor 46 tahun 2013 kepada koperasi anggota gerakan koperasi Kabupaten Buleleng, sehingga dapat menghitung dan melaporkan pajak penghasilan final berdasrkan PP nomor 46 tahun 2013, pada koperasi masing-masing peserta pelatihan. Hasilkegiatan pengabdian ini memperlihatkan bahwa para peserta, terutama pengurus dan karyawan koperasi, menjadi lebih memahami tentang cara menghitung dan melaporkan melaporkan pajak penghasilan final berdasarkan PP nomor 46 tahun 2013.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MEMBUAT DAN MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013 DI GUGUS I DAN II KECAMATAN MARGA Wibawa, I Made Citra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.178 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9255

Abstract

Kurikulum merupakan alat yang sangat penting bagi keberhasilan suatu pendidikan. Tanpa kurikulum yang sesuai dan tepat, akan sulit untuk mencapai tujuan dan sasaran pendidikan yang diinginkan. Dalam sejarah pendidikan di Indonesia sudah beberapa kali diadakan perubahan dan perbaikan kurikulum yang tujuannya sudah tentu untuk menyesuaikannya dengan perkembangan dan kemajuan zaman, guna mencapai hasil yang maksimal. Perubahan kurikulum didasari pada kesadaran bahwa perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh perubahan global, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta seni dan budaya. Kurikulum 2013 menuntut pengimplementasian pembelajaran tematik integratif di sekolah dasar mulai kelas I sampai kelas VI. Pembelajaran tematik integratif merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan berbagai kompetensi dari berbagai mata pelajaran ke dalam berbagai tema. Pengintegrasian tersebut dilakukan dalam dua hal, yaitu integrasi sikap, keterampilan dan pengetahuan dalam proses pembelajaran dan integrasi berbagai konsep dasar yang berkaitan. Tema berasal dari makna berbagai konsep dasar sehingga peserta didik tidak belajar konsep dasar secara parsial. Dengan demikian pembelajarannya memberikan makna yang utuh kepada peserta didik. Jika seorang guru sudah bisa menerapkan pembelajaran tematik integratif dalam proses belajar mengajar tentunya hal ini akan dapat meningkatkan kompetensi seorang guru, terutama kompetensi paedagogiknya. Bentuk kegiatan pengabdian yang telah dilakukan adalah sebagai berikut. a) pelatihan pembuatan RPP Berorientasi Pendekatan Scientific dengan melibatkan guru-guru sekolah dasar yang ada di gugus I dan II Kecamatan Marga dengan aplikasi Microsoft Office Word 2007. Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, penugasan, dan simulasi dan, b) Pendampingan pembuatan dan implementasi RPP Berorientasi Pendekatan Scientific yang dilakukan oleh guru. Pendekatan yang digunakan dalam pendampingan adalah pendekatan kebiasaan dengan menerapkan metode drill. Karya utama kegiatan ini berupa RPP Berorientasi kurikulum 2013 yang dibuat oleh peserta latihan. Selain itu, luaran yang dihasilkan adalah kemampuan peserta latihan untuk membuat dan mengimplementasikan RPP Berorientasi kurikulum 2013 secara mandiri setelah proses pelatihan dan pendampingan. Kegiatan  P2M  ini  telah  mampu  memberikan  bekal  pengetahuan  dan keterampilan kepada para guru dalam membuat RPP dengan bantuan Microsoft Office Word 2007 dan mengiplementasikannya dalam pembelajaran di kelas. 
BALINISASI MASAKAN VEGETARIAN Suja, I Wayan; Retug, Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8113.008 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9142

Abstract

Kesadaran masyarakat untuk beralih kepada makanan alami, termasuk makanan vegetarian, sesungguhnya memberikan peluang bisnis bagi mereka yang bergerak dalam bidang usaha kuliner. Peluang tersebut semula hanya dimanfaatkan oleh warga keturunan dengan menyediakan masakan Cina, yang selain terasa aneh di lidah, juga tergolong mahal. Untuk itu, dipandang perlu untuk membalinisasi masakan vegetarian bekerja sama dengan mitra lokal yang bergerak dalam bidang usaha kuliner vegetarian. Dua mitra telah dilibatkan, yaitu Depot Vegetarian Bhoga Laksmi dan Depot Vegetarian Bu Krisna, yang masing-masing berlokasi di sebelah Timur dan Barat kota Singaraja, Bali. Dari wawancara dan observasi awal ditemukan bahwa kedua mitra masih perlu diberikan pemahaman berkaitan dengan seluk-beluk vegetarian dan dilatih membuat masakan vegetarian khas Bali, termasuk penggunaan bumbu-bumbu Bali (basa genep). Kegiatan IbM ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra dalam membuat masakan vegetarian dengan nuansa Bali menggunakan bahan-bahan dan  bumbu  lokal  dan  alami. Kegiatan  dilakukan  dengan  metode  pelatihan,  yang meliputi diskusi dan praktek.  Hasil kegiatan berupa pemahaman dan kemampuan mitra untuk mengkomunikasikan makanan vegetarian semakin mantap, serta terampil membalinisasi masakan vegetarian. Masakan vegetarian yang dihasilkan dalam kegiatan IbM ini memiliki karakteristik sebagai berikut. Pertama, jenis masakannya mengikuti makanan tradisional Bali atau sudah diadaptasi dalam khasanah budaya kuliner Bali. Jenis-jenis masakan tersebut, meliputi lawar, tum, sate, urutan, be siap sitsit, be kuah, rawon, ati, syobak, plecing, dan lain-lainnya. Kedua, menurut konsumen tekstur masakan vegetarian yang dibuat sudah sangat mirip dengan masakan produk daging hewani. Ketiga, bumbu yang digunakan merupakan produk sendiri menggunakan bahan-bahan alami lokal. Penggunaan bumbu lokal tersebut (terutama basa gede/basa genep) menyebabkan masakan  vegetarian  yang dihasilkan memiliki aroma dan rasa sesuai dengan selera masyarakat Bali. Ketiga spesifikasi tersebut merupakan keunggulan masakan vegetarian khas Bali yang dihasilkan, sebagai produk usaha kreatif untuk membalinisasi masakan vegetarian. Inovasi produk dan peningkatan pelayanan kepada pelanggan telah berdampak positif terhadap penghasilan harian mereka. Semula penghasilan per hari kedua mitra masing-masing berkisar antara Rp.150 – 200 ribu, setelah pelatihan mencapai Rp. 275 – 400 ribu rupiah.
IbM Kelompok PKK Desa Senggreng Hartatik, Hartatik; Yuniasih, Nury
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.537 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10101

Abstract

Desa senggreng memiliki potensi alam yang sangat baik, hal ini ditunjukkan dari banyaknya tanaman markisa yang dapat tumbuh dengan subur di desa tersebut. Potensi buah markisa yang dimiliki oleh Desa Senggreng, jika dapat dioptimalkan akan dapat meningkatkan perekonomian serta taraf  hidup masyarakat di desa tersebut. hampir seluruh penduduk di desa tersebut memiliki tanaman markisa di perkarangan rumahnya, namun kebanyakan tidak dimanfaatkan dan dibiarkan hingga membusuk. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan nilai guna dari buah markisa seperti mengubah buah markisa menjadi minuman sari buah. Upaya yang dilakukan agar ibu-ibu rumah tangga dapat mengolah buah markisa menjadi minuman sari buah adalah sebagai berikut : a) Melakukan penyuluhan mengenai usaha pengolahan buah markisa, b) melakukan pelatihan tentang pembuatan minuman sari buah, c) melakukan kemasan label minuman sari buah yang higienis dengan pewarna alami, ijin perdagangan dan kehalalan, d) pemasaran.
PELATIHAN PENYUSUNAN FINANCIAL REPORT BERDASARKAN STANDAR AKUNTANSI ETAP PADA KOPERASI DI KABUPATEN BULELENG Sulindawati, Ni Luh Gede Erni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.402 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v3i1.9147

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para pengurus atau pegawai koperasi dalam menyusun  laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP di Kabupaten Buleleng. Laporan keuangan meliputi Neraca, laporan sisa hasil usaha dan laporan arus kas. Untuk mencapai tujuan digunakan metode dalam bentuk pelatihan penyusunan laporan keuangan berdasarkan SAK ETAP bagi pengurus atau pegawai koperasi Adapun tahapan kegiatan yang dilaksanakan terdiri dari tahapan persiapan, tahap implementasi dan tahap monitoring. Dari hasil evaluasi terhadap 23 orang peserta yang mengikuti pelatihan, 83% sudah mampu menyusun laporan keuangan (financial report) berdasarkan SAK ETAP, dengan melihat kemampuan menghitung akun-akun laporan keuangan, kemampuan membuat format laporan keuangan, kemampuan mengkalsifikasikan akun-akun dalam laporan keuangan, kemampuan melakukan langkah-langkah dalam menyusun laporan keuangan, dan kemampuan menganalisis aktivitas-aktivitas yang ada dalam laporan arus kas.
Pelatihan Penyusunan Program Latihan Olahraga Bagi Guru Penjasorkes se-Kecamatan Karangasem Kusuma, Ketut Chandra Adinata; Suratmin, Suratmin; Kardiawan, I Kadek Happy
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.034 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10750

Abstract

Kegiatan P2M ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru penjasorkes dalam menyusun program latihan olahraga. Peserta kegiatan ini adalah guru penjasorkes SD, SMP, dan SMA/SMK yang berada di Kecamatan Karangasem yang berjumlah 30 orang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, pertama seminar tentang konsep periodisasi latihan dan ilmu penunjangnya, tahap kedua pelatihan penyusunan program latihan olahraga untuk atlet tingkat pelajar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pelatihan berjalan sesuai rencana. Para guru memahami konsep periodisasi dan mampu menyusun program latihan. Sehingga kegiatan ini memberikan kontribusi yang positif bagi guru penjasorkes sebagai salah satu modal untuk membina olahraga di Kecamatan Karangasem.
PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KARAKTER BAGI GURU PENJASORKES DI KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Dharmadi, Made Agus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.931 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v3i1.9152

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan 1) pengetahuan dan pemahaman para guru penjasorkes terhadap model pembelajaran penjasorkes yang berbasis karakter, 2) perasaan dan tindakan yang berkarakter bagi siswa  di sekolah dasar, sekolah menengah pertama  dan  sekolah  menengah  atas  melalui  penerapan pembelajaran  penjasorkes berbasis karakter oleh guru. Adapun sasaran dalam penelitian ini adalah para guru penjasorkes yang ada di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 60 orang, yang dilaksanakan di SD 6 Banjar. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan. Dari hasil pelasanaan P2M ini dapat disimpulkan 1) adanya peningkatan  pengetahuan dan pemahaman para guru  penjasorkes terhadap model pembelajaran penjasorkes yang berbasis karakter, 2) perasaan  dan tindakan yang berkarakter dapat terwujud  melalui penerapannya secara berkelanjutan.
PELATIHAN PEMBUATAN STIK SUSU BAGI IBU-IBU PKK DI KECAMATAN JABUNG Wahyuningtyas, Dyah Tri; Hartatik, Hartatik; Iswahyudi, Didik
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.11649

Abstract

ABSTRAK. Mayoritas penduduk di dusun gunung kunci dan boro jabung kondisi perekonomiannya masih rendah, dimana pendapatan penduduk dari hasil perkebunan yang diterima dari hasil kerja per hari sifatnya tidak tetap serta keuntungan hasil susu sapi perah per harinya yang kecil dirasa masih belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Hasil susu sapi yang disetorkan atau dijual ke penampungan belum tentu diterima oleh KUD, karena KUD melakukan proses standardisasi untuk menjaga kualitas susu dari peternak. Akibat proses standarisasi tersebut mengakibatkan tidak semua susu yang sudah masuk ke KUD lolos dari uji parameter kualitas susu, sehingga banyak susu yang dibuang begitu saja ke lingkungan. Menanggapi permasalahan bahwa susu yang tidak diterima oleh KUD dengan kualitas rendah belum dikelola secara maksimal.  Sehingga diperlukan suatu program yang dapat memanfaatkan susu kualitas rendah yang tidak diterima oleh KUD menjadi produk olahan susu yang lebih bernilai ekonomis. Iptek yang akan diterapkan yaitu pengolahan produk makanan berbahan dasar susu misalnya pembuatan stik susu. Program pengolahan produk makanan berbahan dasar susu ini terdiri dari dua tahap yaitu pelatihan pengolahan aneka makanan berbahan dasar susu dan pelatihan pembuatan stik susu, (4) pengemasan dan pemasaran produk. Diharapkan melalui program ini mampu menciptakan lapangan kerja sampingan bagi para peternak dan secara langsung diharapkan dapat meningkatkan tingkat perekonomian di dusun Gunung Kunci dan dusun Boro Jabung. Selain itu diharapkan pembuatan produk makanan berbahan dasar susu ini dapat meningkatkan nilai guna suatu bahan menjadi produk yang dapat digunakan sebagai bahan perbaikan gizi bagi masyarakat secara umum dan juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi mitra.Kata kunci: Stik susu, PKK, Gunung Kunci, Boro Jabung ABSTRACT. The majority of villagers in the hamlet and boro jabung are still low, where the income from the plantation received from the work per day is not fixed and the small dairy cow milk yield per day is considered to be unable to meet the needs of the community. The results of cows milk that is deposited or sold to the shelter is not necessarily accepted by the KUD, because KUD conducts standardization process to maintain milk quality from breeders. As a result of the standardization process, not all milk that has entered KUD has passed the milk quality parameter test, so that many milk is thrown away to the environment. Responding to the problem that milk that is not received by KUD with low quality has not been managed optimally. So we need a program that can take advantage of low-quality milk that is not accepted by the KUD into dairy products that are more valuable economical. Science that will be applied is processing milk-based food products such as making milk sticks. Dairy food processing program consists of two stages of training the processing of various foods made from milk and training of milk sticks, (4) packaging and marketing of products. It is hoped that through this program can create side job for farmers and directly expected to increase economic level in Gunung Kunci hamlet and Boro Jabung hamlet. In addition it is expected that the manufacture of dairy-based food products can increase the value of use of a material into a product that can be used as a nutritional improvement for the community in general and also foster entrepreneurial spirit for partners.Keywords: Milk Stick, PKK, Gunung Kunci, Boro Jabung
PELATIHAN PERMAINAN TONNIS BAGI GURU PENJASORKES SD DAN SMP SE-KABUPATEN JEMBRANA Wijaya, Made Agus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.103 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v3i1.9157

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan  kepada guru penjasorkes  SD dan SMP se-Kabupaten  Jembrana  tentang permainan tonnis melalui pelatihan. Pelatihan dilaksanakan tepatnya pada Jumat, 26 Juli 2013 di SMP Negeri 4 Mendoyo-Jembrana,  mulai pukul 08.30 sampai dengan 16.00 wita. Peserta yang berpartisipasi aktif pada pengabdian kepada masyarakat (P2M) ini berjumlah  61 orang, berasal dari Guru Penjasorkes SD dan SMP se-Kabupaten Jembrana. Metode yang digunakan dalam kegiatan P2M ini adalah metode praktek yang disertai dengan ceramah dan diskusi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan lancar.. Peserta nampak semangat dan antusias selama kegiatan pemaparan materi dan praktek permainan tonnis.

Page 9 of 66 | Total Record : 652