cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS TEMA MELALUI LAGU KREASI DI SEKOLAH DASAR Ratminingsih, Ni Made; Budasi, I Gede
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.547 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9127

Abstract

Tujuan utama kegiatan P2M  ini adalah  untuk meningkatkan kemampuan guru bahasa Inggris di sekolah dasar khususnya di Kecamatan Suksada dalam melaksanakan pembelajaran yang berorientasi PAKEM, yaitu melalui pemanfaatan lagu-lagu kreasi (Scripted Songs). Dengan prosedur in-service training, guru dapat menciptakan lagu- lagu kreasi berbasis tema, menentukan langkah-langkah pembelajaran berdasarkan lagu yang diciptakan, dan mengimplemtasikannya dalam pembelajaran
PELATIHAN MENDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN MODEL DICK AND CAREY BAGI GURU-GURU DI KECAMATAN PENEBEL Parwati, Ni Nyoman; Suparta, I Nengah
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.077 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9128

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) ini adalah Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para guru dalam mendesain media pembelajaran menggunakan  model  Dick  &  Carey  di  Kecamatan  Penebel.  Kegiatan  P2M  ini melibatkan 20 orang guru SD dan Kepala sekolah di Kecamatan Penebel yang dilaksanakan dalam bentuk pelatihan. Pelaksanaan kegiatannya, sebagai berikut: (1) Melaksanakan pelatihan desain media pembelajaran selama dua hari, meliputi: hari pertama pelatihan secara teoritis tentang desain media pembelajaran; hari kedua, pelatihan merancang beberapa contoh media pembelajaran yang akan dikembangkan. (2)  Membimbing  guru  dalam  mengembangkan  media  pembelajaran  menggunakan model   Dick & Carey selama dua bulan. (3) Melakukan penilaian terhadap media pembelajaran yang dihasilkan oleh para guru. Hasil yang diperoleh dari seluruh kegiatan P2M ini adalah draf media pembelajaran sebanyak 6 jenis untuk mata pelajaran matematika SD dengan kualitas “baik”, yaitu: luas daerah trapesium 3 set , luas daerah jajar genjang 3 set, luas daerah layang-layang 3 set,  luas daerah belah ketupat 3 set, luas daerah segitiga 3 set, dan alat peraga blok pecahan 2 set. Tanggapan guru-guru terhadap  pelaksanaan  kegiatan  P2M  ini  adalah  “sangat  positif”.  Usulan  program lanjutan yang diajukan terkait dengan pelaksanaan kegiatan P2M ini adalah pendampingan pelaksanaan pembelajaran berbantuan media eksploratif bagi guru-guru SD di Kecamatan Penebel. Hal ini dilakukan sebagai kegiatan lanjutan dari pengembangan draf bahan ajar yang telah dihasilkan pada kegiatan P2M ini
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI GURU KIMIA DI KABUPATEN KARANGASEM Redhana, I Wayan; Kirna, I Made; Suardana, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (73.819 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9129

Abstract

Tujuan kegiatan P2M ini adalah menghasilkan produk berupa artikel ilmiah yang siap diterbitkan  dalam  Jurnal  Pendidikan  Kimia  Indonesia  (JPKimIa).  Untuk  mencapai tujuan tersebut, dilakukan kegiatan pelatihan penulisan artkel ilmiah kepada guru-guru kimia yang tergabung dalam MGMP Kimia Kabupaten Karangasem. Kegiatan pelatihan yang dilakukan diawali dengan berkoordinasi dengan MGMP Kimia Kabupaten Karangasem mengenai jadwal dan tempat pelaksanaan P2M, pelatihan pencarian informasi atau browsing internet, pembekalan penulisan artikel ilmiah, pelatihan menganalisis artikel, dan pembuatan artikel ilmiah. Kegiatan dirancang selama satu bulan penuh dari tanggal 23 September sampai dengan tanggal 31 Oktober 2012 yang dilaksanakan  di   SMAN  1  Amplapura.  Kegiatan  pembekalan  tentang  pencarian informasi  atau  browsing  internet,  penulisan  proposal  penelitian  tindakan  kelas, penulisan artikel ilmiah, analisis artikel, dan pembuatan artikel ilmiah dilakukan pada tanggal 23 Septermber 2012. Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan pembekalan tersebut ini sebanyak 16 orang dari 30 orang yang diundang. Pada pembekalan ini, peserta sangat antusias bertanya, tidak saja berkaitan dengan artikel yang akan dibuat, tetapi juga berkaitan dengan penelitian tindakan kelas. Setelah itu dilanjutkan dengan penulisan artikel yang dibimbing oleh dosen-dosen yang terlibat dalam kegiatan P2M ini. Penulisan artikel dilanjutkan di rumah masing-masing selama satu bulan. Selama penulisan artikel ini, peserta dapat berkonsultasi melalui telepon atau email. Kemudian, pada tanggal 31 Oktober 2012 peserta hadir membawa artikel yang telah dibuat dalam kegiatan pembimbingan. Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 11 orang dari 30 orang yang diundang. Pada kegiatan ini peserta diberikan kesempatan untuk menanyakan  masalah-masalah  yang  dihadapi  berkaitan  dengan  penulisan  artikel. Jumlah artikel yang dapat dikumpulkan pada kegiatan ini sebanyak enam buah artikel
DISEMINASI HIV/AIDS BAGI MAHASISWA DI KABUPATEN BULELENG Sanjaya, Dewa Bagus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (37.85 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9130

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk: Mendiseminasi bahaya penyebaran HIV/AIDS sebagai penyakit   mematikan yang terus berkembang, khususnya kepada para mahasiswa di Kabupaten Buleleng. Agar mahasiswa memproleh informasi yang lebih komprehensif dalam menemukan, merumuskan, memecahkan, dan menanggulangi permasalahan HIV/AIDS. Kegiatan P2M ini dilaksanakan dengan mempergunakan metode ceramah, tanyajawab, dan diskusi Khalayak sasaran strategis dalam P2M ini adalah para mahasiswa di Kabupaten Buleleng. Diseminasi program P2M ini diawali dengan pengamatan real lapangan,  dilanjutkan dengan identifikasi masalah, need assessment, pelaksanaan langsung di lapangan, dan evaluasi kegiatan. Kabupaten Buleleng di akhir bulan Agustus 2011 menembus angka 1.200 penderita. Bahkan penyebaran virus mematikan tersebut kini bergeser dari Kecamatan Gerokgak ke wilayah Kota Singaraja. Penyebaran keganasan virus HIV tersebut dari catatan Komisi Penanggulangan Aids Daerah, KPAD Buleleng dan Yayasan Citra  Usada  Indonesia (YCUI) merata  di  9 Kecamatan  di  Kabupaten  Buleleng.  Kecamatan  Buleleng  berada  di  bagian  teratas dengan mencatat 280 penderita HIV/AIDS dan Kecamatan Gerokgak di kedua dengan jumlah 208, serta Kecamatan Sawan diurutan ke tiga dengan jumlah penderita mencapai 167. “Dalam jangka waktu sebulan terakhir, rata-rata di Buleleng dari tiga kecamatan tercatat 58 warga yang sudah positif, termasuk satu orang yang sering mangkal di dagang patokan atau dakocan. Perkembangan terkini penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng, Bali dari awal tahun hingga April 2012 tercatat sebanyak 1.263 warga  dinyatakan  positif. Data  menunjukkan  98%  perkembangan  HIV/AIDS  di Buleleng disebabkan oleh perilaku seks berresiko terutama hubungan seks dengan para PSK yang diduga 20% nya telah terinfeksi HIV/AIDS. Perilaku seks berresiko ini terutama melibatkan remaja dan generasi muda golongan usia 15 tahun sampai dengan 49 tahun
PELATIHAN KLASIFIKASI BUKU DAN PEMBUATAN KARTU KATALOG BUKU BAGI PETUGAS PERPUSTAKAAN SEKOLAH TINGKAT SEKOLAH DASAR (SD) DI KOTA SINGARAJA Artana, I Ketut
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.364 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9131

Abstract

Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M) Undiksha bidang perpustakaan dalam bentuk Pelatihan Klasifikasi Buku dan Pembuatan Kartu Katalog Buku Bagi Petugas Perpustakaan Sekolah Tingkat Sekolah Dasar (SD) di Kota Singaraja bertujuan untuk meningkatkan kemampuan (pengetahuan dan pemahaman) dan keterampilan petugas perpustakaan dilaksanakan pada hari Selasa, 25 September 2012 bertempat di Gedung Perpustakaan Pusat Undiksha dihadiri sebanyak 18 orang tenaga perpustakaan sekolah tingkat Sekolah Dasar di kota Singaraja. Metode kegiatan pelatihan meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi (peragaan) dan praktik kerja bidang klasifikasi dan katalogisasi buku.Respon peserta pelatihan terhadap kegiatan pelatihan klasifikasi dan katalogisasi buku termasuk kategori positif. Terjadi peningkatan kemampuan (pengetahuan dan pemahaman) dan keterampilan peserta dalam bidang klasifikasi dan katalogisasi buku. Peserta berharap agar kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara terprogram dalam rangka peningkatan pengelolaan buku guna meningkatkan kunjungan dan pemanfaatan perpustakaan sekolah khususnya di tingkat Sekolah Dasar di kota Singaraja.
PELATIHAN PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER BAGI PENGAWAS SD SE KECAMATAN BULELENG Subratha, Nyoman; Suma, I Ketut; Mardana, I.B. Putu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.11 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9132

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru SD se Kecamatan Buleleng melalui peningkatan pengawas SD  se  Kecamatan  Bulelng  dalam  hal  pengelolaan  proses  pembelajaran  berbasis karakter. Permasalahan pokok yang dialami guru-guru SD adalah bagaimana membuat program pembelajaran berbasis karakter agar proses pembelajaran dapat menunjang terbentuknya karakter peserta didik sesuai tujuan pendidikan karakter. Metoda pelaksanaan kegiatan yang ditempuh adalah melalui kegiatn pelatihan yang meliputi: ceramah,  diskusi  dan  tanya  jawab  tentang  pembelajaran  berbasis  karakter  dan dilanjutkan latihan membuat program pengajaran berbasis karakter. Hasil kegiatan kepada masyarakat ini adalah: (1) pengetahuan dan pemahaman para pengawas SD se Kecamatan Buleleng mengalami peningkatan, dan (2) pengawas SD peserta pelatihan sudah dapat menghasilkan contoh perencanaan pembelajaran berbasis karakter untuk tingkat SD.
PELATIHAN PEMBUATAN DAN IMPLEMENTASI PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI I2M3 DALAM UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU SD DI GUGUS XIV KECAMATAN BULELENG Margunayasa, I Gede
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.431 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9133

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian ini, yaitu 1) untuk meningkatkan pemahaman guru- guru di Gugus XIV Kecamatan Buleleng dalam pembuatan perangkat pembelajaran berbasis  I2M3,  2)  untuk  meningkatkan  keterampilan  guru-guru  di  Gugus  XIV Kecamatan Buleleng dalam mengimplementasikan perangkat pembelajaran berbasis I2M3. Pendekatan yang digunakan dalam pendampingan adalah pendekatan kebiasaan dengan menerapkan metode drill. Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 27 orang guru dari SD di Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Hasil dari kegiatan pengabdian ini yaitu ditinjau dari kegiatan pelatihan yang telah dilakukan, seluruh peserta telah mengikuti  dengan  baik.  Peserta  telah  memahami  tentang  pembelajaran  berorientasi I2M3 sesuai Permendiknas No. 41 Tahun 2007. Peserta telah mampu menghasilkan perangkat pembelajaran berorientasi I2M3. Dari segi implementasi perangkat, peserta mampu memgimplementasikan RPP pembelajaran berorientasi I2M3 yang telah dibuat dan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang I2M3. Ditinjau dari jalannya acara pelatihan  pembuatan  dan  implementasi  perangkat  pembelajaran  berorientasi  I2M3, acara telah berjalan dengan lancar dan tepat waktu. Peserta pun merasa puas terhadap acara yang diikuti dan servis yang didapatkan. Akan tetapi, peserta masih bermasalah dalam  pengetikan  dokumen.  Peserta  mengaku  kesulitan  untuk  pengetikan  pada komputer. Dengan demikian, peserta mengharapkan diadakannya pelatihan mengenai penggunaan microsoft word untuk menunjang tugas-tugas guru.
KERAJINAN WAYANG KACA DAN “SAAB MOTE” Sujanem, Rai
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (829.099 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9134

Abstract

Desa Nagasepaha merupakan pusat berbagai kerajinan seperti kerajinan perak, kayu, seruling, tenun, “saab mote”, dan lukisan kaca. Dari sejumlah kerajinan tersebut, kerajinan “saab mote” dan lukisan kaca merupakan “ciri khas yang unik” dan sekaligus kerajinan andalan Desa Nagasepaha. Produk kerajinan lukisan wayang kaca banyak diminati para seniman karena keunikan lukisan wayang Nagasepaha ini. Keunikannya yang terletak pada unsur kepribadian Buleleng gaya dekoratif dan naturalistiknya. Lukisan wayang kaca tidak saja diminati oleh para seniman, tetapi juga diminati oleh para kolektor seni baik dari dalam Negeri maupun dari manca negara. Untuk kerajinan “saab mote” banyak dipesan untuk hiasan dinding dan cindra mata. Masalah utama dalam bidang produksi dan managemen. Untuk bidang produksi wayang kaca dan “saab mote” adalah berkaitan dengan fasilitas penunjang produksi yang mencakup meja standar, aneka warna, alat pemotong kaca, dan aneka kuas, dan variasi desain. Untuk kerajian saab mote, permasalahan yang dihadapi yaitu masalah kain bludru, daun lontar, aneka warna, aneka baut, dan variasi bentuk. Dalam bidang managemen masalah yang dihadapi adalah belum tersusunnya pembukuan dengan baik, serta masalah dalam pemasaran produksinya. Untuk mengatasi permasalahan yang muncul pada pengerajin ini, maka dilaksanakan kegiatan IbM Kerajinan Wayang Kaca dan “Saab Mote”. Melalui kegiatan IbM ini, beberapa alat dan bahan penunjang produksi seperti meja standar, aneka warna, alat pemotong kaca, dan aneka kuas, dan variasi desain. Untuk kerajinan “saab mote“, telah diadakan kain bludru, daun lontar, aneka warna, aneka baut, dan variasi bentuk. Setelah pengadaan bahan dat alat penunjang bidang produksi, selanjutnya dilakukan pembinaan dan pelatihan pembuatan berbagai disain kerajinan. Dalam bidang managemen telah diberi pembinaan pembuatan pembukuan dengan baik. Di samping telah dibuatkan sebuah website dengan alamat http://lukisan.kaca-nagasepaha.com. Pada website tersebut ditampilkan produk kerajinan wayang kaca dan “saab mote”. Website ini sekaligus digunakan sebagai sarana promosi dan sekaligus pemasaran produk kerajinan wayang kaca dan “saab mote”.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN ASESMEN FISIKA BERBASIS OSN BAGI GURU SMP DI KOTA TABANAN Suardana, I Kade; Sudiatmika, AAIA Rai; Oktofa, Dewi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.144 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9135

Abstract

Tujuan utama kegiatan P2M ini adalah 1) meningkatkan kemampuan guru pendamping pembina olimpiade OSN fisika di SMP di kota Tabanan dalam menyusun dan mengembangkan asesmen fisika berbasis olimpiade, dan 2) meningkatkan  respon para peserta pelatihan terhadap pelaksanaan pendampingan penyusunan dan pengembangan asesmen  fisika berbasis OSN.  Untuk mencapai tujuan di atas, telah dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pendampingan yang diselenggarakan pada tanggal 27 Oktober 2012 bertempat di SMP N 2 Tabanan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 orang guru (sains- fisika) SMP N Kota Tabana. Data yang telah dikumpulkan dengan teknik tes, observasi, teknik angket dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif. Dari  hasil  analisis  data  dapat  disimpulkan bahwa  1)    kemampuan  guru pendamping pembina OSN fisika di SMP N di kota Tabanan dalam menyusun dan mengembangkan asesmen fisika berbasis olimpiade meningkat setelah kegiatan pendampingan, dan 2) para guru pendamping pembina OSN fisika di SMP N di kota Tabanan sebagai peserta pelatihan menunjukan respon positif terhadap pelaksanaan kegiatan pendampingan ini. Beberapa hal positif yang diperoleh setelah kegiatan pendampingan ini adalah 1) para guru pendamping pembina olimpiade fisika memperoleh pendalaman materi-materi fisika dalam tataran OSN, 2) para guru peserta pelatihan mengetahui teknik penyusunan dan pengembangan asesmen fisika berbasis OSN yang secara langsung dapat diterapkannya dalam membina kegiatan olimpiade, dan 3) tersedianya asesmen fisika  SMP berbasis OSN yang akan dapat digunakan oleh para guru pembina dan para siswa sebagai salah satu acuan sumber belajar dalam persiapan menghadapi OSN
SOSIALISASI DAN DESIMINASI UNDANG-UNDANG PERKAWINAN (UU NO. 1 TAHUN 1974) DALAM PRAKTEK PERKAWINAN POLIGAMI PADA MASYARAKAT DESA SONGAN KECAMATAN KINTAMANI Windari, Ratna Arta
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2 No 2 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1113.829 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v2i2.9136

Abstract

Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan tentang UU. No. 1 Tahun 1974 pada karang taruna Desa Songan Kecamatan Kintamani. Program ini merupakan program yang bersifat terminal dalam rangka peningkatan wawasan dan pengetahuan karang taruna di  Desa Songan Kecamaan Kintamani dalam memahami syarat, asas, tujuan dan makna perkawinan sesuai dengan UU. No. 1 Tahun 1974 dengan sistim jemput bola. Untuk kepentingan pencapaian tujuan program ini, maka rancangan yang dipandang sesuai untuk dikembangkan adalah “RRA dan PRA” (rural rapid appraisal dan participant rapid appraisal). Setelah diberikan sosialisasi oleh tim Pakar Hukum dari Undiksha Singaraja karang tarunan Desa Sosngan memiliki pengetahuan yang jelas dan utuh mengenai hakekat perkawinan, makna perkawinan, dan syarat-syarat perkawinan sesuai dengan UU No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan, karang taruna peserta pelatihan memperoleh gambaran yang jelas mengenai syarat-syarat perkawinan, termasuk syarat- syarat perkawinan poligami yang selama ini banyak dilangsungkan tidak sesuai dengan asasnya, peserta pelatihan juga mendapatkan gambaran yang jelas mengenai status dan kedudukan perempuan dan anak-anak yang terlahir dari perkawinan yang sah dan implikasi hukumnya bagi kaum perempuan dan anak-anak yang terlahir dari perkawinan yang  tidak  sah,  dan  karang tarunan  memperoleh  pengetahuan  yang jelas  mengenai proses dan prosedur pelaksanaan pembatalan perkawinan, bila tidak memenuhi syarat- syarat sebagaimana yang diatur dalam UU No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan.