cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
PELATIHAN SOFTBALL BAGI SISWA DAN GURU PENJASORKES DI KOTA NEGARA Budhiarta, I Made Danu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (926.044 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9941

Abstract

Kegiatan P2M ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bermain softball bagi siswa dan guru Penjasorkes di Kota Negara. Realisasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pelatihan dan  praktek lapangan bertempat di SMAN 1 Negara. Kegiatan dilaksanakan sebanyak 3 kali yaitu tanggal 4, 5 dan 11 Juni 2016. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pelatihan berjalan lancar. Penguasaan siswa dan guru-guru Penjasorkes terhadap teknik dasar bermain softball tergolong baik. Respon siswa dan guru-guru peserta adalah positif dan mereka sangat antusias mengikuti pelatihan. Kendala yang ditemui dalam pelaksanaan pelatihan adalah kurangnya waktu untuk praktek bermain softball.
SURVEI RESPON PESERTA PELATIHAN PENGOPERASIAN E-LEARNING DI SMKN 2 TABANAN Hartini, Nyoman Sugi; Agustini, Ketut; Pradnyana, Gede Aditra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.865 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9943

Abstract

Salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan kegiatan pelatihan dapat dilihat dari respon peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Kegiatan pelatihan pengoperasian elearning di SMKN 2 Tabanan merupakan kegiatan pengabdian berupa jasa, sudah semestinya melakukan pengukuran respon terhadap peserta pelatihan untuk mengetahui efektivitas dan efisiensi pelatihan. Hasil survey dapat dipergunakan sebagai acuan peningkatan kualitas penyelenggaraan pelatihan pada kegiatan pengabdian kedepannya. Tujuan kegiatan pengabdian ini meliputi: Penerapan Elearning di SMK N 2 Tabanan dan peningkatan pemahaman  guru-guru terhadap konsep Elearning. Metode yang digunakan untuk memperoleh respon peserta pelatihan adalah metode kuesioner, dengan memberikan angket kepada peserta setelah mengikuti pelatihan e-learning. Berdasarkan analisis angket respon yang disebarkan kepada 25 peserta pelatihan, diperoleh hasil: 68% memberikan respon sangat positif dan 32% memberikan respon positif.  Jadi dapat disimpulkan kegiatan ini telah memberikan kontribusi kepada guru-guru di SMK N 2 Tabanan, yakni : guru memperoleh wawasan tentang strategi pemanfaatan elearning untuk menunjang pembelajaran, serta dapat mengelola kelas online.Kata kunci: respon, pelatihan e-learning
PELATIHAN MATERI MEKANIKA BENDA LANGIT BAGI GURU-GURU IPA (FISIKA) DI KABUPATEN BULELENG Pujani, Ni Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (106.687 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9948

Abstract

Kegiatan P2M ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan Astronomi guru-guru SMP/SMA di Kabupaten Buleleng dalam bidang mekanika benda langit. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi rendahnya prestasi belajar siswa dalam bidang Astronomi serta sebagai persiapan menuju olimpiade Astronomi. Realisasi kegiatan dilakukan dengan memberikan pemantapan materi dan pelatihan penyelesaian soal-soal olimpiade Astronomi. Kegiatan dilaksanakan di Jurusan Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Ganesha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pelatihan berjalan baik. Kualitas penguasaan guru terhadap materi Mekanika benda langit setelah pelatihan mengalami peningkatan dari kategori sangat kurang menjadi baik (skor rata-rata pretest = 3,43 posttest =7,72). Respon peserta adalah positif dan guru-guru sangat antusias mengikuti pelatihan hingga selesai. 
PELATIHAN PENYUSUNAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU-GURU SD Jayanta, I Nyoman Laba; Rati, Ni Wayan; Diputra, Komang Sujendra; Wibawa, I Made Citra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.281 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i1.9957

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab yang diemban oleh seorang guru. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah dengan meningkatkan mutu proses belajar mengajar di kelas, dimana upaya tersebut dapat dilakukan melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Melalui PTK guru dapat terus menerus meningkatkan dan memperbaiki mutu proses belajar mengajar di kelas. Untuk mendukung upaya tersebut, maka dilaksanakan kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (P2M). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru dalam menyusun dan melaksanakan PTK. Kegiatan P2M ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 6 Marga yang mana peserta berasal dari guru Sekolah Dasar yang ada di Gugus III Kecamatan Marga Tabanan. P2M ini dilaksanakan melalui tiga tahap kegiatan dimana kegiatan pertama diawali dengan seminar tentang konsep dasar PTK, kegiatan kedua dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan draf penyusunan PTK, dan kegiatan ketiga yaitu mendampingan penyusunan draft proposal PTK. Kegiatan P2M ini telah berjalan sesuai dengan rencana dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman guru-guru yang ada di Gugus III Kecamatan Marga tentang penyusunan proposal PTK. Selain hal tersebut, kegiatan ini dapat menambah wawasan guru tentang pokok-pokok pikiran yang harus dibuat dalam latar belakang penelitian PTK, walaupun beberapa pokok-pokok pikiran belum dikembangkan menjadi paragraf secara rinci.
IbM Kelompok PKK Desa Senggreng Hartatik, Hartatik; Yuniasih, Nury
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10101

Abstract

Desa senggreng memiliki potensi alam yang sangat baik, hal ini ditunjukkan dari banyaknya tanaman markisa yang dapat tumbuh dengan subur di desa tersebut. Potensi buah markisa yang dimiliki oleh Desa Senggreng, jika dapat dioptimalkan akan dapat meningkatkan perekonomian serta taraf  hidup masyarakat di desa tersebut. hampir seluruh penduduk di desa tersebut memiliki tanaman markisa di perkarangan rumahnya, namun kebanyakan tidak dimanfaatkan dan dibiarkan hingga membusuk. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan menambahkan nilai guna dari buah markisa seperti mengubah buah markisa menjadi minuman sari buah. Upaya yang dilakukan agar ibu-ibu rumah tangga dapat mengolah buah markisa menjadi minuman sari buah adalah sebagai berikut : a) Melakukan penyuluhan mengenai usaha pengolahan buah markisa, b) melakukan pelatihan tentang pembuatan minuman sari buah, c) melakukan kemasan label minuman sari buah yang higienis dengan pewarna alami, ijin perdagangan dan kehalalan, d) pemasaran.
PENGEMBANGAN NILAI KARAKTER ANAK USIA DINI MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS KOMUNIKASI EMPATIK Tirtayani, Luh Ayu; Asril, Nice Maylani; Lestari, Ni Gusti Ayu Made Yeni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.011 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10533

Abstract

 AbstrakKasus-kasus anak usia dini dengan permasalahan emosi dan perilaku ditemukan di TK Gugus VI Singaraja. Fenomena ini menunjukkan bahwa pengembangan nilai karakter yang selama ini dilakukan oleh pendidik belum mencapai hasil optimal. Sebagaimana diketahui, masa awal adalah saat penting dalam stimulasi nilai-nilai karakter. Namun demikian, masing-masing anak usia dini adalah unik, sehingga proses pengembangan nilai karakter perlu memperhatikan kebutuhan khas tersebut. Hasil pengamatan di lapang menunjukkan bahwa para guru belum mampu menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak didiknya. Berdasarkan permasalahan itu, pengabdian pada masyarakat ini bertujuan melatihkan para guru TK di Gugus VI Singaraja untuk mampu mengembangkan nilai karakter anak usia dini melalui pembelajaran berbasis komunikasi empatik. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah menggunakan pendampingan berbasis aset. Pendampingan ini meliputi penerapan pelatihan, penyusunan program, pelaksanaan open class dan refleksi, serta revisi program. Hasil kegiatan pendampingan ini terlihat dari meningkatnya keterampilan guru-guru TK Gugus VI Singaraja dalam menerapkan pembelajaran berbasis komunikasi empatik untuk mengembangkan nilai-nilai karakter anak usia dini. Seiring dengan peningkatan keterampilan tersebut, terjadi interaksi yang positif antara guru dan anak didik, guru lebih mudah dalam mengorganisasikan kegiatan kelas, dan keterlibatan anak dalam pembelajaran meningkat. Kata-kata Kunci: nilai karakter, pembelajaran berbasis komunikasi empatik, anak usia dini  
PENANGGULANGAN BALAPAN LIAR MELALUI DISEMINASI UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2009 TENTANG LALU LINTAS DAN ANGKUTAN JALAN DI KALANGAN REMAJA KOTA SINGARAJA Yuliartini, Ni Putu Rai; Windari, Ratna Artha; Pursika, I Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.39 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10587

Abstract

Tujuan utama kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta kesadaran hukum para remaja di Kota Singaraja, orang tua dan pihak sekolah selaku pendidik terhadap regulasi yang mengatur tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan guna meminimalisir kegiatan balapan liar (Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009), sehingga dikemudian hari jika terjadi kegiatan balapan liar seluruh komponen masyarakat dapat bertindak secara aktif selaku pengawas dan nantinya mampu mengetahui tindakan hukum yang tepat untuk para remaja yang melakukan kegiatan balapan liar tersebut. Untuk kepentingan pencapaian tujuan program ini, maka rancangan yang dipandang sesuai untuk dikembangkan adalah “RRA dan PRA” (rapid rural appraisal dan participation rural appraisal). Di sisi lain, program ini juga diarahkan pada terciptanya iklim kerjasama yang kolaboratif dan demokratis dalam dimensi mutualis antara dunia perguruan tinggi dengan masyarakat secara luas di bawah koordinasi pemerintah Kabupaten setempat, khususnya dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan wawasan para remaja, orang tua dan pihak sekolah selaku pendidik terkait minimalisasi kegiatan balapan liar di Kota Singaraja. Lama pelaksanaan kegiatan adalah 6 (enam) bulan  yang dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sampai pada proses evaluasi dengan melibatkan para remaja, orang tua, keluarga, dan pihak sekolah yang ada di kota Singaraja, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa setelah diberikan diseminasi oleh tim pengabdian kepada masyarakat, para remaja, orang tua, keluarga, dan pihak sekolah yang ada di kota Singaraja menjadi memiliki pengetahuan yang jelas dan utuh mengenai: (1) pengetahuan tentang larangan balapan liar menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, (2) pengetahuan tentang penegakan hukum bagi remaja yang melakukan kegiatan balapan liar. Kata-kata Kunci: Diseminasi, Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Minimalisasi,  Balapan Liar.
PEMBERDAYAAN PEMUDA KARANG TARUNA DI LINGKUNGAN RW 19 KELURAHAN UNYUR SERANG SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI KREATIF MELALUI KERAJINAN DARI LIMBAH BAN BEKAS (UPCYCLING) Damanhuri, Damanhuri; Nurtanto, Muhammad; Nurhaji, Soffan; Ramdani, Sulaeman Deni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.613 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10590

Abstract

Limbah ban bekas merupakan permasalahan yang serius dan berdampak pada pencemaran lingkungan bila dibiarkan begitu saja terlebih dilakukan pembakaran. Karakteristik ban bekas yang tidak mudah terurai, diperlukan kreatifitas yang mampu merubah nilai jual dalam bentuk peningkatan ekonomi kreatif bagi masyarakat. Sehingga diperlukan alternative berupa upcycling yaitu cara mengatasi limbah secara cepat dan mudah menjadi produk. Melalui kegiatan PPM limbah ban bekas dapat diberdayagunakan oleh sekelompok pemuda karang taruna dalam peningkatan ekonomi, pelengkapan property rumah tangga dan kebersamaan bermasyarakat. Tujuan dari kegiatan ini diantarannya (1) menciptakan aktivitas warga yang mampu meningkatkan perkonomian; (2) memanfaatkan limbah ban bekas menjadi industry kerajinan rumah tangga dalam upanya membangun ekonomi kreatif pada masyarakat, dan; (3) meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kelompok mitra peduli pada lingkungan. Metode pelaksanaan yang dilaksanakan meliputi: (1) ceramah, tanya jawab, dan diskusi melalui kegiatan sosialisasi dan pengarahan; (2) simulasi dan praktik melalui kegiatan pelatihan, dan pendampingan; serta (3) observasi melalui kegiatan monitoring kemajuan. Hasil pengabdian tahap sosialisasi dan pengarahan dengan rerata 4,4 pada kategori sangat baik dalam memberikan wawasan dan pemahaman, jumlah peserta yang bertanya sebanyak 8 (24) orang antausias bertanya dan hasil diskusi diperoleh tahapan pembuatan dan rancangan desain, sedangkan kegiatan pelatihan dan pendampingan diikuti dan dilakukan seluruh pemuda dengan baik, sampai tahap produksi. Setelah dilakukan analisis produk berdasarkan aspek produksi masih menggunakan tenaga manual dengan jumlah 10/minggu dan aspek kualitas dalam kategori rendah. Hal ini diperlukan penguatan pada bidang pengemasan dan pemasaran. Secara keseluruhan pemanfaatan limbah ban bekas memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya pemuda.Kata kunci: limbah ban bekas, upcycling, pemberdayaan pemuda, ekonomi kreatif
Pengayaan Materi dan Pelatihan Penyelesaian Soal-Soal Olimpiade Matematika bagi Siswa Berbakat SD N 3 Sambangan. Suryawan, I Putu Pasek; Gita, I Nyoman; Hartawan, IGN Yudi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.894 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10704

Abstract

Materi olimpiade matematika SD pada dasarnya bersumber pada kurikulum mata pelajaran matematika yang mengujikan soal-soal non rutin dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi untuk ukuran siswa SD, dan bahkan soal-soal demikian cukup merepotkan siswa yang berbakat dalam mata pelajaran matematika. Faktor penyebabnya adalah lemahnya penguasaan materi olimpiade oleh siswa sehingga mereka belum sampai pada tahap memikirkan bagaimana strategi dalam penyelesaian soal-soal bertaraf olimpiade tersebut. Adapun tujuan program pengabdian ini, yaitu untuk meningkatkan kemampuan siswa berbakat SD N 3 Sambangan dalam menyelesaikan soal-soal bertaraf olimpiade, sehingga partisipasi dan prestasi siswa SD N 3 Sambangan dalam ajang olimpiade matematika SD meningkat.  Program pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pengayaan materi olimpiade dan pelatihan penyelesaian soal-soal olimpiade yang dapat mengembangkan berpikir tingkat tinggi siswa. Secara keseluruhan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan berhasil meningkatkan kemampuan siswa berbakat SD N 3 Sambangan dalam menyelesaiakan soal-soal olimpiade matematika. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata persentase kehadiran peserta sebesar 93,75% dan seluruhnya secara penuh mengikuti pelatihan. Peningkatan persentase penguasaan materi pelatihan adalah dari 28,75% menjadi 66,25%. Peserta juga menanggapi positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini dengan persentase skornya sebesar 80%. Kata-kata kunci: materi olimpiade matematika, siswa berbakat, pengayaan, pelatihan.
Pelatihan Penyusunan Program Latihan Olahraga Bagi Guru Penjasorkes se-Kecamatan Karangasem Kusuma, Ketut Chandra Adinata; Suratmin, Suratmin; Kardiawan, I Kadek Happy
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.034 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v6i2.10750

Abstract

Kegiatan P2M ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru penjasorkes dalam menyusun program latihan olahraga. Peserta kegiatan ini adalah guru penjasorkes SD, SMP, dan SMA/SMK yang berada di Kecamatan Karangasem yang berjumlah 30 orang. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap, pertama seminar tentang konsep periodisasi latihan dan ilmu penunjangnya, tahap kedua pelatihan penyusunan program latihan olahraga untuk atlet tingkat pelajar. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan pelatihan berjalan sesuai rencana. Para guru memahami konsep periodisasi dan mampu menyusun program latihan. Sehingga kegiatan ini memberikan kontribusi yang positif bagi guru penjasorkes sebagai salah satu modal untuk membina olahraga di Kecamatan Karangasem.