Articles
652 Documents
PENDAMPINGAN KELOMPOK PETERNAK UDANG GALAH DI DESA BEDULU BLAHBATUH GIANYAR
Lestari, Kadek Dwipayani
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i2.11863
Prospek pengembangan budidaya udang galah diperkirakan lebih baik dari pada ikan konsumsi dan jenis udang lainnya. Peluang inilah yang dilihat oleh Bapak I Wayan Gunawan dan Bapak Putu Agus Ciptayasa peternak tambak udang galah di Banjar Margasengkala, Desa Bedulu, Blahbatuh Gianyar Bali. Daerah Banjar margasengkala Desa Bedulu, banyak lahan sawah yang sudah tidak produktif, maka bendesa adat setempat berinisiatif untuk membuat kelompok ternak udang galah. Ternak udang galah mulai dimulai sejak tahun 2010 hingga sekarang, dan kelompok ini aktif mensuplai udang galah kepada tengkulak, yang akan dipasarkan di restoran – restoran di wilayah Gianyar (Gianyar kota, ubud, tegalalang dan lainnya). Kelompok udang galah ini pun semakin menjamur di wilayah ini, banyak yang mengikuti untuk menjadi peternak udang yang sekarang menjadi 2 kelompok yang diketuai oleh Bapak I Wayan Gunawan dan Bapak Putu Agus Ciptayasa .Kendala utama yang dihadapi oleh peternak udang galah di Banjar Margasengkala yaitu bibit udang yang tidak membesar sesuai dengan ukuran penjualan sebelumnya yaitu hingga mencapai 40 gram. Pengetahuan tentang budidaya udang galah masih minim dan kesediaan alat untuk membantu kegiatan operasional pun masih kurang. Solusi dari hasil diskusi dengan kelompok mitra dan tim IbM yaitu pendampingan teknik budidaya pembesaran udang galah yang tepat dari segi syarat kolam dan kualitas air dan tanah, pemilihan bibit udang yang tepat. Kedua,pendampingan transfer ilmu mengenai pemilihan pakan udang galah yang tepat dan pakan alami alternatif serta vitamin.
Ibm USAHA BAKSO DI LINGKUNGAN GLADAK PAKEM JEMBER
Ningsih, Wiwik Fitria;
Maspufah, Hayatul
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (280.596 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i1.11870
The goal to be achieved in this IbM program is to improve the economic capability of IbM partners by speeding up the process of improving human resources capability in the field of meatball sales of Mitra IbM. Approach method offered to solve partner problem that is by using method of PLA / Participatory Learning And Action. The PLA method is used in solving the problems of related partners in designing and running the production of meatball products to be sold, designing new media for its marketing system and also to supervise and evaluate the program of Ibm Usaha Bakso in Gladak Pakem Jember. The indicator of success of Ibm program are the increasing number of meatball products offered, bakso tripe and mushroom meatballs; The increasing of marketing media used is using banner with striking color to take the attention of consumer; And increased sales turnover.
Pelatihan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba bagi Siswa-Siswi SMA Muhammadiyah 2 dan 3 Yogyakarta
Widyaningsih, Wahyu;
Wahyuningsih, Iis
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (702.878 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i1.11876
Penyalahgunaan narkoba pada akhir tahun ini dirasakan semakin meningkat. Angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai kurang lebih 5 juta jiwa, sedangkan di Yogyakarta sudah mencapai 60.182 jiwa pada tahun 2014. Penyalahhgunaan narkoba menjangkiti semua lapisan masyarakat, tidak terkecuali siswa sekolah. Hal ini terjadi biasanya terjadi karena penawaran, bujukan, atau tekanan seseorang atau sekelompok orang kepadanya. Didorong rasa ingin tahu, ingin mencoba, atau ingin memakai, siswa mau menerima tawaran tersebut, yang selanjutnya tidak sulit baginya untuk menerima tawaran berikutnya. Program pengabdian ini merupakan bagian dari Iptek bagi Masyarakat (IbM) dengan tema Swamedikasi Teman Sebaya, bertujuan melatih siswa SMA untuk mengidentifikasi dan mengenal bahaya penyalahgunaan narkoba dan miras di kalangan teman sebaya. Metoda pelaksanaan dilakukan dengan pendidikan masyarakat melalui penyuluhan, pelatihan dan focus group discussion (FGD). Pelatihan diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi DIY. Masyarakat sasaran tanggal 24-25 juli 2017, bertempat di Ruang Multi Media SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta. Tingkat partisipasi peserta 100% dan tingkat kemampuan penguasaan peserta terhadap materi pembelajaran bahaya narkoba meningkat setelah dilakukan pelatihan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA AJAR BERBASIS VIDEOGRAFIS SEBAGAI LEARNING OBJECT PADA SISTEM GARSUPATI BAGI GURU SMA DAN SMK KABUPATEN BULELENG
Resika Arthana, S.T., M.Kom, I Ketut;
Tirtayani, Luh Ayu;
Adnyani, Kadek Eva Krishna;
Mahayanti, Ni Wayan Surya
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (545.233 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i1.11884
Pengembangan media ajar inovatif sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar. Sesuai dengan diskusi dengan beberapa guru, dibutuhkan pelatihan untuk bisa mengembangkan media ajar. Sejalan dengan itu, penelitian kami sebelumnya yang mengembangkan sistem Garsupati sebagai portal berbagi sumber ajar membutuhkan media ajar sebagai Learning Object. Berdasarkan kondisi tersebut, maka dilaksanakan P2M “Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Mengembangkan Media Ajar Berbasis Videografis Sebagai Learning Object Pada Sistem Garsupati Bagi Guru Sma Dan Smk Kabupaten Buleleng”. P2M ini dilaksanakan pada tanggal 21-22 Agustus 2017 di lab Timur UPT-TIK Undiksha. Kegiatan ini dihadiri oleh 24 guru SMA/SMK se-kabupaten Buleleng. Kegiatan ini terdiri dari pemaparan materi konsep media ajar, pemaparan Garsupati, pelatihan pembuatan media ajar videografis dan pelatihan video editing. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 91.7% peserta pelatihan setuju bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan 8.3% menyatakan bermanfaat. Selain itu 100% peserta menyatakan akan menerapkan hasil pelatihan ini di sekolah masing-masing. Sebanyak 66% menyatakan bahwa perlu pendampingan secara online, sebanyak 29.2% menyatakan perlu pendampingan secara lagsung (offline) dan sisanya menyatakan tidak perlu pendampingan lagi.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK) DALAM BIDANG PENDIDIKAN MELALUI PENERAPAN SMART SCHOOL
Resika Arthana, I Ketut;
Dantes, Gede Rasben;
Dantes, Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (786.904 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i1.11885
Tujuan dari Iptek Bagi Masyarakat (IBM) ini adalah untuk menerapkan teknologi Smart School dan memberikan pelatihan serta pendampingan kepada guru-guru di SMA Negeri 1 Kuta dan SMA Negeri 4 Singaraja. Manfaat penerapan Smart School adalah bisa mempermudah manajemen sekolah dan guru untuk melakukan kegiatan terkait akademik dan kemahasiswaan. Smart School yang diterapkan dalam pengabdian ini berupa hasil penelitian yang terdiri dari Sistem Informasi Akademik (SIAK) Sekolah, Sistem Informasi Inventarisasi Sekolah, Sistem Informasi Perpustakaan Sekolah, Elearning dan Sistem Computerized Based Testing (CBT). IBM ini menjawab permasalahan guru-guru yang disibukkan dengan penyusunan laporan akademik dan kemahasiswaan sehingga menganggu fokus dalam pelaksanaan proses belajar mengajar. Dengan diterapkan sistem Smart School ini dan dipahami cara pemanfaatannya, diharapkan bisa mempermudah guru dalam melakukan kegiatannya serta mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Sasaran dari program IBM ini adalah SMA Negeri 1 Kuta dan SMA Negeri 4 Singaraja, hal ini berdasarkan kesiapan teknologi dan keinginan pihak sekolah untuk menerapkan Smart School ini. Sekolah-sekolah ini diharapkan menjadi role model bagi sekolah lainnya dalam menerapkan Smart School. Tahapan IBM ini terdiri dari Persiapan, Pelaksanaan, Pendampingan dan Evaluasi. Hasil dari IBM ini berupa terimplementasinya Smartschool di SMA Negeri 1 Kuta dan SMA Negeri 4 Singaraja.
IbM Ampas Olah Basah Kopi Desa Wanagiri Buleleng
Indrawan, Gede
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i2.11889
Salah satu hasil pertanian/perkebunan di Desa Wanagiri adalah kopi arabika dengan luas wilayah perkebunan ±126 hektar. Sistem olah basah kopi hanya dilakukan pada kopi yang sudah matang/masak, ditandai dengan buah kopi berwarna merah. Setiap tahun produksi kopi hasil olah basah yang dihasilkan oleh petani di desa ini semakin meningkat. Namun seiring dengan peningkatan hasil kopi olah basah dari petani ini, limbah yang dihasilkan juga semakin banyak. Selama ini pengolahan limbah yang dilakukan oleh para petani belum ada. Tujuan program IbM pembuatan kompos di Desa Wanagiri, Buleleng, Bali ini adalah untuk memberdayakan kelompok petani dalam mengolah limbah hasil olah basah kopi untuk dikembangkan usahanya secara mandiri dan juga memberdayakan perekonomian lokal yang sudah ada. Pengembangan ini berupa bidang produksi dan manajemen. Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pembuatan kompos dan pembukuan sederhana, terlaksana dengan baik karena adanya motivasi dan partisipasi yang sangat efektif dari semua petani kopi kelompok Subak Abian Giri Merta dan kelompok Unit Usaha Produksi Leket Sari di Desa Wanagiri, Buleleng, Bali. Hal ini dapat dilihat dari wawasan dan pengetahuan para petani kopi yang sebelumnya tidak mampu dan tidak mengerti membuat kompos setelah diadakan pelatihan menjadi mengerti dan tahu.
TOED Preservation (TOED Education) at Adiwiyata School As an Effort to Implement Healthy Lifestyle
Yasa, Arnelia Dwi;
Sulistyowati, Prihatin
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (462.099 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i1.12241
AbstractSDN Tanjungrejo 2 is an Adiwiyata school located in Kecamatan Sukun Malang. SDN Tanjungrejo 2 page is filled with shade trees and ornamental plants whereas TOGA is not found there. Students do not know the type, benefits. This devotion aims to improve students' understanding of the types, benefits, ways of planting and processing of toga into herbal medicine through TOGA preservation program in Adiwiyata School.TOGA preservation as an effort to back to nature movement, increasing space green field at SDN Tanjungrejo 2 Malang, live pharmacy learning media and herbal medicine. The TOGA preservation activities at SDN Tanjungrejo 2 begin with the introduction of TOGA type and benefit, TOGA processing into herbal medicine, TOGA planting on the vertical shelf. Activity is said to be successful because of the N-Gain score score, students' understanding of TOGA in medium and high category. Keywords: TOED, adiwiyata school, healthy lifestyle
IbM MANAJEMEN PENGELOLAAN KEUANGAN LPD BERBANTUAN SIMPeDe
Wirawan, I Made Agus;
Suwendra, I Wayan;
Sugihartini, Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12365
LPD is the micro finance institution which aims to develop the economy of the rural communities, especially in Bali. This micro finance institution has been built in some places in Bali such as in Desa Adat Penatahan and Desa Adat Tangkas. However, there are some hindrances faced by those institutions, such as; (1) Unavailability of the computer infrastructure to support the financial operations, (2) Unavailability of qualified system/software in the transaction and financial management, and (3) The administrative and financial management skills of the officer are low.Based on the analysis of the situation and the problem above, the proposer's team offer some solutions: (1) Implementing hardware and Software SIMPeDe to support LPD financial transaction process. (2) Implementing SIMPeDe hardware and Software to support LPD financial transaction process. (3) Implementing SIMPeDe hardware and Software to support LPD financial transaction process.This training program is divided into several processes, namely: (1) Planning and preparation process which includes software installation. (2) The training for operating SIMPeDe. (3) Implementation of application to the customer and socialization to the community. (4) The evaluation process includes the evaluation of LPD performance and response of the community as a customer.
IbPE UMKM KERAJINAN ANTING DAN LIONTIN ORGANIK KHAS BALI DARI LIMBAH TANDUK DAN TULANG HEWAN DI BALI
Kadyanan, I Gusti Agung Gede Arya
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (6335.199 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i1.12472
Mitra program IbPE ini adalah ”Wayan Tiki organic earring and Pendant” yaitu UMKM kerajinan ukiran anting dan liontin organik khas Bali (Organic Earring and Pendant). Tujuan dari pelaksanaan program ipteks bagi produk ekspor ini adalah untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan UMKM mitra melalui pembinaan, pelatihan, pendampingan di bidang teknologi pemasaran dan manajemen usaha. Di tahun pertama akan difokuskan untuk meningkatkan pengetahuan mitra tentang pentingnya sistem pemasaran secara online, serta mangatur lay out stasiun kerja sehingga terjadi efektivitas proses kerja dan sekaligus dapat meningkatkan efisiensi sekaligus dapat meningkatkan produktivitas. Metode pelaksanaan program IbPE ini telah dilaksanakan dengan cara: FGD (Focus Group Discussion) yaitu dengan cara menggali semua permasalahan mitra melalui diskusi yang difokuskan atas kelompok masalah yang dihadapi mitra. Metode Partisipatory Research Action (PRA) yaitu metode yang melibatkan partisipasi semua komponen dalam pelaksanaan program IbPE seperti partisipasi tim pelaksana, UKM mitra dan masyarakat lainnya sehingga hasil yang dicapai dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan bermanfaat bagi masyarakat pada umumnya melalui publikasi ilmiah. Metode Pelatihan (workshop) dan pendampingan, yaitu pemberian pelatihan kepada UKM mitra tentang berbagai topik sesuai dengan masalah yang dihadapi UKM mitra.Kata kunci: UMKM Kerajinan, Focus Group Discuss, Partisipatory Research Action, Anting dan Liontin Organik
Peningkatan Dan Pengembangan Pengajaran Berbasis Teknologi Bagi Guru-Guru Di SMK Pariwisata Margarana
Supriana, I Wayan;
Sukmana, IWK.Teja
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (407.604 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v7i1.12564
Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak yang besar pada berbagai bidang kehidupan manusia seperti pada bidang industri, kesehatan, pemerintahan dan bidang-bidang lainnya. Khususnya pada bidang pendidikan penggunaan teknologi masih belum dapat di manfaatkan secara optimal pada pendidikan menengah yang letaknya di pinggiran kota. Seperti halnya SMK Pariwisata Margarana proses pendidikan yang masih dilakukan secara konvensional dengan maraknya perkembangan teknologi saat ini. Hal ini mendorong program kemitraan masyarakat (PKM) Universitas Dhyana Pura melaksanakan program pelatihan pengembangan bahan ajar berbasis teknologi bagi para guru di SMK Pariwisata Margarana. Tujuan pelaksanaan program adalah peningkatan pemahaman pembuatan materi ajar berbasis teknologi serta pengembangan pemahaman konsep manajemen perhotelan. Program PKM dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan bagi peserta. Secara menyeluruh kegiatan program ini terlaksana dengan baik dan mampu meningkatkan pengetahuan guru SMK Pariwisata Margarana. Kondisi ini ditunjukkan dengan persentase kehadiran guru sebesar 81% selama program ini dilaksanakan dan peningkatan kemampuan sebesar 80%.