cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
WIDYA LAKSANA
ISSN : 14104369     EISSN : 25496859     DOI : -
Core Subject : Education,
Widya Laksana is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha twice a year; January and August
Arjuna Subject : -
Articles 652 Documents
Pelatihan Penyusunan Perangkat Pembelajaran K13 Di SDN Sudimoro 2 Kecamatan Bululawang Kabupaten MALANG Chrisyarani, Denna Delawanti; Werdiningtiyas, Ratih Kartika
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.711 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v7i1.12610

Abstract

SDN Sudimoro 2 merupakan salah satu sekolah dasar yang ditunjuk untuk menerapkan K13. K13 akan diterapkan secara menyuluruh pada tahun 2018 di semua wilayah kabupaten Malang. Saat ini SDN Sudimoro 2, mulai menerapkan K13 khususnya di kelas I dan IV,  belum ada pelatihan tentang penerapan kurikulum K13, sehingga guru masih meraba-raba tentang penerapannya. K13 di SDN Sudimoro 2 pernah diterapkan pada tahun 2014, tetapi akhirnya kembali ke KTSP karena mengalami kesulitan dalam penerapnnya. Pada dasarnya hal ini disebabkan oleh faktor terbatasnya pengetahuan guru tentang penyusunan dan prosedur pelaksanaan K13. Sadar akan pentingnya penerapan K13 dalam upaya meningkatkan profesionalisme, guru harus mulai mengetahui dan menyusun perangkat pembelajaran berbasis K13. Prioritas permasalahan dari mitra adalah memberikan pengetahuan tentang penyusunan perangkat pembelajaran K13 khususnya menegani penyusunan RPP dan bentuk penilaiannya melalui program pelatihan, penyusunan, dan pendampingan. Adapun metode yang digunakan dalam pelatihan berupa penyampaian materi dengan menggunakan ceramah, tanya jawab, penugasan, diskusi, praktik penyusunan RPP dan penilaian, evaluasi hasil pelatihan. Pelatihan ini melibatkan seluruh guru di SDN Sudimoro 2 Kabupaten Malang yang berjumlah 10 orang. Pelatihan penyusunan RPP dan penilaian ini dilaksanakan  selama dua hari, hari pertama penyampaian materi mengenai implementasi K13, komponen RPP K13, penyusunan RPP K13 berbasis penguatan pendidikan Karakter (PPK). Hari kedua, penyampaian materi tentang penilaian K13, praktik penyusunan penilaian K13.  Para peserta memahami impleentasi K13 dan berpatisipasi secara aktif dalam menyusun RPP serta penilaian k13 hal tersebut dapat dilihat pada setiap kegiatan dan hasil akhir berupa RPP dan penilaian K13 yang telah disusun secara berpasangan.
TANTANGAN DAN ANTISIPASI GURU GEOGRAFI DALAM MEMBINA OLIMPIADE GEOGRAFI Christiawan, Putu Indra; Atmaja, Dewa Made; Citra, I Putu Ananda
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.834 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v7i1.12632

Abstract

Geografi adalah bidang paling baru dalam OSN jenjang SMA. Kota Singaraja adalah ibukota dari Kabupaten Buleleng yang memiliki predikat kota pendidikan. Permasalahan utama yang dihadapi oleh guru adalah: guru Geografi yang mengajar di SMA yang ada di wilayah Kabupaten Buleleng masih banyak yang belum memiliki pengalaman di dalam membina siswa dalam rangka persiapan OSN Geografi. Di samping itu, kemampuan penguasaan materi dan keterampilan profesional guru dalam mengajar Geografi di SMA masih kurang, termasuk juga pada permasalahan bahan materi OSN yang tidak mutakhir. Maka solusi yang dilaksanakan adalah dengan upaya meningkatkan kualitas penguasaan bidang studi Geografi bagi guru-guru SMA di Kabupaten Buleleng dalam rangka mengantisipasi rendahnya prestasi belajar Geografi siswa serta sebagai persiapan menuju OSN bidang Geografi. Hasil pelaksanaan program P2M ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan Guru Geografi SMA dalam mempersiapkan diri untuk membina OSN. Guru menjadi lebih percaya diri untuk membina peserta menyongsong OSN Geografi
TEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN LIMBAH TEKSTIL BAGI INDUSTRI TENUN BINTANG TIMURTEKNOLOGI TEPAT GUNA PENGOLAHAN LIMBAH TEKSTIL BAGI INDUSTRI TENUN BINTANG TIMUR Yuningrat, Ni Wayan; Ayuni, Ni Putu Sri; Martiningsih, Ni Wayan; Gunamantha, I Made; Widana, Gede Agus Beni
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (275.317 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v7i1.12673

Abstract

Pada umumnya industri tekstil khususnya tenun menggunakan zat warna sintetis untuk proses pencelupannya, dengan pertimbangan warna yang dihasilkan akan lebih menarik dan tidak mudah pudar. Zat warna yang telah selesai digunakan dalam pencelupan seringkali dibuang langsung ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu. Hal ini juga dilakukan oleh industri bintang timur, yang mana zat warna hanya ditampung dalam tanah yang digali sedalam 1 meter, sedangkan lokasinya dekat dengan persawahan. Kegiatan pengabdian diawali dengan identifikasi pengetahuan peserta tentang karakteristik, bahaya, penanggulangan dan penanganan awal zat warna tekstil melalui kuisioner. Sosialisasi alat pengolahan limbah dilakukan melalui penyerahan reaktor fotokatalitik fixed bed TiO2-batu apung dan dilanjutkan dengan demonstrasi pengoperasiannya menggunakan zat warna sisa pencelupan. Berdasarkan hasil kuisioner, sebagian besar peserta belum mengetahui karakteristik zat warna tekstil dan proses pengolahan yang diperlukan agar zat warna tekstil tidak mencemari lingkungan. Proses degradasi zat warna tekstil berjalan kurang efektif (26%) yang disebabkan kurangnya sinar matahari yang diperlukan untuk proses fotodegradasi tersebut. Pada umumnya industri tekstil khususnya tenun menggunakan zat warna sintetis untuk proses pencelupannya, dengan pertimbangan warna yang dihasilkan akan lebih menarik dan tidak mudah pudar. Zat warna yang telah selesai digunakan dalam pencelupan seringkali dibuang langsung ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu. Hal ini juga dilakukan oleh industri bintang timur, yang mana zat warna hanya ditampung dalam tanah yang digali sedalam 1 meter, sedangkan lokasinya dekat dengan persawahan. Kegiatan pengabdian diawali dengan identifikasi pengetahuan peserta tentang karakteristik, bahaya, penanggulangan dan penanganan awal zat warna tekstil melalui kuisioner. Sosialisasi alat pengolahan limbah dilakukan melalui penyerahan reaktor fotokatalitik fixed bed TiO2-batu apung dan dilanjutkan dengan demonstrasi pengoperasiannya menggunakan zat warna sisa pencelupan. Berdasarkan hasil kuisioner, sebagian besar peserta belum mengetahui karakteristik zat warna tekstil dan proses pengolahan yang diperlukan agar zat warna tekstil tidak mencemari lingkungan. Proses degradasi zat warna tekstil berjalan kurang efektif (26%) yang disebabkan kurangnya sinar matahari yang diperlukan untuk proses fotodegradasi tersebut.
PELATIHAN JARINGAN KOMPUTER MENGGUNAKAN MODUL SURVEILLANCE CAMERA DI SMK NEGERI 1 TEJAKULA Santo Gitakarma, Made; Indrawan, Gede; Sutaya, I Wayan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12720

Abstract

The security problem is an important issue in every aspect of human life. Surveillance Camera or monitoring camera is one of sollution for reliability and flexibility camera, even able to be accessed via the Internet. SMK Negeri 1 Tejakula not yet using the security system with CCTV or Surveillance Camera. The module donated to P2M was designed can be connected to a computer via cable, wireless and accessible via smartphone. This P2M is expected to increase student interest in computer networks (TKJ) and to provide a security system solutions for the convenience at SMK Negeri 1 Tejakula. The training was well implemented and successfully aroused students' interest in the field of computer networks and motivated teachers to provide practical materials using the modules provided. Overall mastery of basic competencies in this training is 80.11 which exceeds 70% of KK or has succeeded in accordance with expectations
IPM PELATIHAN MERANCANG INSTRUMEN PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA GURU-GURU SD DI SOLO RAYA Poerwanti, Yenny Indrastoeti
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12855

Abstract

 ABSTRAKTujuan pelatihan ini adalah (1) memberikan pengetahuan tentang asesmen proses dan hasil belajar  (2) membantu guru-guru sekolah dasar merancang instrumen  penilaian proses dan hasil belajar (3) meningkatkan objektiftas guru dalam menerapkan penilaian proses dan hasil belajarMetode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah ceramah, tanya jawab, diskusi, tugas dan monitoring. Hasil dari pelatihan adalah sebagai berikut: (1) guru-guru sudah memahami konsep penilaian dan evaluasi (2) guru-guru sudah dapat membedakan asesmen proses dan hasil belajar (3) guru-guru dapat merancang rubric instrument (4) guru-guru aktif bertanya dan memberikan ide-ide dalam pelaksanan  kegiatan (5) guru-guru termotivasi untuk merancang instrument proses dan hasil belajar (6) guru-guru berkomitmen untuk menerapkan penilaian proses dalam pembelajaran di sekolah dasar.Kesimpulan dari kegiatan pelatihan ini adalah: (1) kegiatan ini dapat terlaksana atas kerjasama kepala sekolah, pengawas dan guru-guru (2) kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan guru-guru dalam merancang dan menerapkan penilaian proses dan hasil belajar (3) mendorong guru-guru untuk lebih objektif dalam melaksanakan penilaian (4) guru-guru termotivasi untuk merancang dan melaksanakan penilaian dengan instrument yang bervariasi.Kata Kunci:Penilaian proses, penilaian hasil, sekolah dasarABSTRACTThe purpose of this activity are: (1) to provide knowledge about the assessment process,  assessment of product (2) to help, teachers of primary school design process instruments and instrument product (3) to increase the objectivity of teachers in implementing the learning assessment process in early childhood.The methods used in this activity are lectures, question and answer, discussion, assignments and mentoring. The results of this activity are (1) teacher already understand the concept of measurement, assessment and evaluation (2) teachers are able to understand the difference assessment process and results learning, (3) ) teachers are able to make an assessment rubric and their assessment instrument,  (4) teachers are excited ask questions and give ideas on the implementing of training, (5) teacher are motivated to make the instrument of process and product (6) teachers have committed to implement the assessment process at school.The conclusion of this activity is as follows: (1) These activities made possible by cooperation from principals and school supervisors (2) this activity can improve the ability of teachers in designing assessment instrument (3) can encourage teachers to carry out an objective assessment process, (4) teachers are motivated to use different forms of assessment instrumentsKey words: Assessment procces, assessment product, primary school
CETAK MONOPRINT DIPERMUKAAN AIR DENGAN CAT KAYU DI SEKOLAH DASAR SUMBER II KECAMATAN BANJARSARI SURAKARTA Shaifuddin, M.; Poerwanti, Yenny Indrastoeti
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12856

Abstract

AbstrakPengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pencerahan serta keterampilan bagi-guru-guru SDN di Kecamatan Banjar Sari Surakarta. Hal ini mengingat sebagai guru kelas dituntut tidak hanya mengajarkan pengetahuan kognitif saja namun juga keterampilan bagi peserta didik. Salah satu keterampilan yang dapat melatih bakat seni adalah cetak monoprint di permukaan air dengan cat kayu.Keterampilan mencetak monoprint ini dapat juga melatih kesabaran dan keterampilan menuangkan imajinasi seni yang dimiliki guru maupun peserta didik. Dengan dilaksanakannya pengabdian ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan seni, sebagai salah satu penanaman pondasi dasar ilmu pengetahuan, dalam melangkah ke depan untuk memajukan kualitas pendidikan di sekolah dasar.Kegiatan pengabdian ini meliputi penjelasan mengenai hal-hal sebagai berikut: (1) konsep cetak monoprint, (2) bahan –bahan cetak monoprint, (3) cara membuat motif  monoprint, (3) ekspresi warna pokok dan campuran, (4) finishing (penyelesaian) karya, (5) display (pameran)Metode pelaksanaan kegiatan  dilakukan dengan ceramah, praktek dan bimbingan langsung. Hal ini agar peserta dapat dengan mudah menyerap materi yang disampaikan dan terampil menunjukkan kreatifitas masing-masing peserta. Bimbingan secara langsung diharapkan membantu peserta latihan agar memiliki kesabaran dalam menuangkan campuran cat ke dalam cetak monoprint ketika diletakkan di atas permukaan air.Hasil dari pengamdian ini adalah sebagai berikut: (1) peserta latihan mengikuti dengan sangat antusias, mengingat pelatihan seperti ini belum pernah diperoleh sebelumnya, (2) daya seni peserta sangat baik, hal ini dapat dilihat dari hasil cetak karya monoprint yang dihasilkan peserta, (3) kesabaran peserta dalam berkreasi mencampur warna-warna sangat kreatif. Kata kunci: monoprint, siswa sekolah dasar AbstractDevotion to this community aims to provide knowledge and enlightenment and skills for elementary teachers in the District of Banjar Sari Surakarta. This is because as a class teacher is required not only to teach cognitive knowledge but also skills for learners. One of the skills that can train the artistic talent is a monoprint print on the surface of water with wood paint.These monoprint printing skills can also train the patience and skill of pouring the imagination of the art that the teacher and the learner have. With the implementation of this dedication, it is expected to increase the knowledge of art, as one of the basic foundations of science, in moving forward to improve the quality of education in primary schools.This devotional activity includes explanations of the following matters: (1) monoprint printing concepts, (2) monoprint printing materials; (3) how to create monoprint motifs; (3) primary and mixed color expressions; (4) finishing completion) works, (5) display (exhibition)Methods of conducting activities are carried out with lectures, practices and direct guidance. This is so that participants can easily absorb the material delivered and skillfully show the creativity of each participant. Direct guidance is expected to help trainees to have patience in pouring the paint mixture into monoprint prints when placed on top of the water.The results of this dedication are as follows: (1) the trainee participates enthusiastically, considering that such training has never been obtained before, (2) the participant's artistic ability is very good, it can be seen from the printed work of monoprint produced by the participants, 3) the patience of the participants in the creative mix of very creative colors. Key word: monoprint, elementary students
Pelatihan Pembuatan Artikel Jurnal Ilmiah bagi Guru IPS SMP di Kabupaten Lamongan Kurniawan, Riza Yonisa; Soejoto, Ady; Soesatyo, Yoyok; hakim, Luqman; Dewi, Retno Mustika
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12876

Abstract

AbstrakPelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam penyusunan atau pembuatan artikel jurnal ilmiah yang dapat membantu memercepat proses peningkatan karir guru secara langsung maupun tidak langsung dan sebagai wujud keprofisionalan guru. Peserta yang terlibat merupakan guru MGMP IPS SMP Kabupaten Lamongan. Pelaksanaan telah dilakukan dengan pemaparan materi, demonstrasi, diskusi dan pendampingan dalam praktek penyusunan artikel jurnal ilmiah. Dari hasil angket yang disebarkan saat akhir kegiatan peserta memiliki respon yang baik dan antusias terhadap pelatihan pembuatan karya ilmiah. Kesimpulannya menujukkan bahwa pelatihan penulisan artikel jurnal ilmiah yang dilaksanakan oleh tim pengabdian pada masyarakat memberikan dampak langsung pada pengetahuan peserta terkait dengan artikel jurnal ilmiah dan keinginan peserta dalam pembuatan artikel jurnal ilmiah. Kata-kata Kunci: Artikel Jurnal Ilmiah, guru, MGMP, IPS AbstractThis training and mentoring to improve teachers' ability in the preparation or manufacture of scientific journal articles that can help speed up the process of teacher career improvement directly or indirectly and as a form of teacher professional. Participants involved are teachers of social science junior high school Lamongan District. Implementation that has been done with material exposure, demonstration, discussion and accompaniment in the practice of preparation of scientific journal articles. From the results of the questionnaire distributed at this time the activities have a good response and enthusiastic about the training of scientific papers. The conclusion shows a training of scientific journal articles carried out by the team of dedication to the community give a direct impact on knowledge interconnected with scientific journal articles and the desire in the making of scientific journal articles.Keywords: training, scientific journal articles, teachers, social science.
PELATIHAN MENULIS SOAL BAHASA INGGRIS BERBASIS TEKS BAGI GURU BAHASA INGGRIS SMP KOTAMADYA BANDAR LAMPUNG Nurweni, Ari; Mahpul, Mahpul; Munifatullah, Feni; Putrawan, Gede Eka
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12877

Abstract

Dalam pembelajaran, guru memiliki tugas untuk merancang pembelajaran pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, dan mengevaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakannya. Untuk dapat melakukan tugas tersebut guru harus memiliki kompetensi yang berkaitan hal-hal tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini  bertujuan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru Bahasa Inggris SMP dalam menulis butir soal yang berbasis teks Inggris dari segi bahasa dan meningkatkan kemampuan guru Bahasa Inggris SMP dalam menulis butir soal yang berbasis teks Inggris yang memenuhi construct validity. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian yang berupa pelatihan penulisan soal Bahasa Inggris berbasis teks ini meliputi: (1) ceramah yang diikuti dengan diskusi antara instruktur dengan peserta, dan peserta dengan peserta; (2) pemberian contoh dan analisis; (3) praktik membuat soal tes berbasis teks secara kelompok; (4) pemberian umpan balik dan diskusi  hasil praktik membuat soal tes berbasis teks; dan (5) pemberian tugas membuat soal tes berbasis teks secara individu. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini telah mencapai sasaran yaitu dapat memberi pengetahuan dan wawasan kepada para guru peserta pelatihan tentang assessment planning, assessment of reading, assessment of listening, assessment of speaking, dan assessment of writing yang dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test. Para peserta pelatihan antusias dalam mengikuti setiap pemaparan materi yang diberikan oleh narasumber. Berdasarkan hasil interview dengan para peserta pelatihan terlihat bahwa pemahaman mereka tentang materi pelatihan juga meningkat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa para guru peserta pelatihan ini merasakan manfaat yang besar setelah mengikuti pelatihan ini. Kata kunci: butir soal, teks, guru Bahasa Inggris, assessmentIn teaching learning process, it is a must for teachers to design, implement, and evaluate the process. To be able to perform the responsibility, they are required to have a competence related to the matters. This community service was aimed at improving the ability of English teachers of junior high school in writing text-based question items correctly and appropriately in terms of linguistics and construct validity. It was conducted through (1) lecture and discussion; (2) example of analysis; (3) practice of making text-based test questions; (4) feedback; (5) task of constructing text-based test questions. It could be concluded that the aims of this activity were successfully achieved in terms of insight and knowledge transfers to the participants on assessment planning, assessment of reading, assessment of listening, assessment of speaking, and assessment of writing which could be seen from the results of their pre-test and post-test. The participants were enthusiastic in following each part of this activity. Based on the interviews with the participants, they stated that their understanding also increased. Thus, it can be concluded that the teacher participants obtained great benefits after attending this activity. Keywords: question items, text, English teachers, assessment
PENYULUHAN PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH RUMAH TANGGA MENGGUNAKAN KOMPOSTER DI KELURAHAN KEBUN BUNGA PALEMBANG Mardwita, Mardwita; Yusmartini, Eka Sri; Kalsum, Ummi; Rifdah, Rifdah; Angkasa, Zuber
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12897

Abstract

Meningkatnya jumlah sampah dilingkungan masyarakat memberikan dampak negatif bagi kesehatan masyarakat, seperti masalah kesehatan dan polusi udara (bau) yang dihasilkan oleh sampah. Sampah organik seperti sayur-sayuran dan buah-buahan yang telah membusuk dan banyak dihasilkan dari rumah tangga dapat diolah menjadi pupuk kompos. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengajarkan pada masyarakat khususnya ibu rumah tangga untuk dapat memisahkan antara sampah organik dan anorganik dan selanjutnya dapat mengolah sampah organik tersebut menjadi pupuk kompos. Pengomposan sampah organik tersebut menggunakan komposter dan Effective Microorganism 4 (EM4). Hasil pengomposan berupa pupuk kompos padat dan cairan lindi. Cairan lindi dapat digunakan kembali sebagai biang dan dapat digunakan sebagai pupuk cair tanaman. 
PKM MIKROTEKNIKK KELOMPOK GURU DAN SISWA SMK KESEHATAN GANA HUSADA KUTA SELATAN, BADUNG Sari, Ni Kadek Yunita
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jwl.v7i2.12952

Abstract

Mikroteknik  adalah ilmu yang mempelajari metode atau prosedur pembuatan preparat mikroskopik organ, jaringan atau sel. Organ, jaringan atau sel dapat berasal dari hewan, tumbuhan dan mikroba. Sekolah Menengah Kejuruan Kesehatan Gana Husada  adalah satu-satunya sekolah yang berada ditengah-tengah kawasan pariwisata Kuta selatan yang lokasinya  terletak di jalan By Pass  I Gusti Ngurah Rai Nusa Dua, Kelurahan Benoa, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Keterampilan mikroteknik di SMK Kesehatan Gana Husada kurang diperhatikan karena terbatasnya alat dan bahan penunjang praktikum di bidang Sains. Sehingga kelompok guru dan siswa belum bisa melaksanakan praktikum khususnya untuk pengamatan sel, jaringan, organ pada tumbuhan, hewan dan mikroba. Mitra belum mengetahui konsep dasar mikroteknik, belum memiliki keterampilan dalam membuat preparat dan belum memiliki keterampilan dalam mengidentifikasi preparat. Hasil PKM menunjukkan mitra mengetahui dan memahami konsep dasar mikroteknik, mitra memiliki keterampilan dalam membuat preparat sel mikroba, sel, jaringan dan organ tumbuhan dan hewan serta mitra memiliki keterampilan mengidentifikasi preparat preparat sel mikroba, sel, jaringan dan organ tumbuhan dan hewan