Articles
652 Documents
MEDIA ANTI BULLYING : PEMBIMBINGAN ANAK USIA DINI PADA TAMAN KANAK-KANAK DI KOTA SINGARAJA
widiyanthi, dewi arum
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 5, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (88.576 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v5i1.9101
AbstrakMeningkatnya kejadian bullying terhadap anak usia dini menuntut upaya preventif maupun kuratif yang melibatkan pihak-pihak terkait, di antaranya adalah sekolah Taman Kanak-kanak. Upaya yang efektif dapat dilakukan dengan dukungan media sebagai perantara pesan yang ingin disampaikan pada anak usia dini. Permasalahan di lapangan merujuk pada kondisi kurangnya pemahaman guru TK tentang bullying dan pentingnya media bimbingan konseling bermuatan anti bullying untuk anak usia dini. Tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan P2M ini adalah meningkatkan pemahaman dan meningkatkan kemampuan guru TK di Kota Singaraja dalam membuat media bimbingan konseling bermuatan anti bullying untuk anak usia dini.Khalayak sasaran yang dilibatkan dalam kegiatan P2M ini adalah para guru TK di Kota Singaraja, yang berasal dari beberapa gugus. Kegiatan P2M ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan workshop, sehingga dapat menghasilkan produk berupa media bimbingan konseling untuk menyampaikan pesan anti bullying bagi anak usia dini.Hasil kegiatan P2M menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru TK tentang perilaku bullying dan peran media BK sebagai sarana menyampaikan pesan yang menaik bagi anak usia dini dan juga pengetahuan tentang pembuatan media untuk menyampaikan pesan anti bullying pada anak usia dini. Pemahaman dan pengetahuan yang semakin bertambah dituangkan dalam pembuatan media. Hasil penilaian dari ahli media BK menunjukkan bahwa secara kuantitatif media yang dihasilkan oleh semua kelompok guru TK berada dalam kriteria sangat baik. Kata Kunci: pelatihan, media bimbingan konseling, anti bullying, anak usia dini.
DISEMINASI HAIV/AIDS BAGI MAHASISWA DI KABUPATEN BULELENG
Sanjaya, Dewa Bagus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.695 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v1i2.9281
Pengabdian ini bertujuan untuk: Mendiseminasi bahaya penyebaran HIV/AIDSSebagai penyakit mematikan yang terus berkembang, khususnya kepada para mahasiswa di Kabupaten Buleleng. Agar mahasiswa memproleh informasi yang lebih komprehensif dalam menemukan, merumuskan, memecahkan, dan menanggulangi permasalahan HIV/AIDS. Kegiatan P2M ini dilaksanakan dengan mempergunakan metode ceramah, tanyajawab, dan diskusi Khalayak sasaran strategis dalam P2M ini adalah para mahasiswa di Kabupaten Buleleng. Diseminasi program P2M ini diawali dengan pengamatan real lapangan, dilanjutkan dengan identifikasi masalah, need assessment, pelaksanaan langsung di lapangan, dan evaluasi kegiatan. Kabupaten Buleleng di akhir bulan Agustus 2011 menembus angka 1.200 penderita. Bahkan penyebaran virus mematikan tersebut kini bergeser dari Kecamatan Gerokgak ke wilayah Kota Singaraja. Penyebaran keganasan virus HIV tersebut dari catatan Komisi Penanggulangan Aids Daerah, KPAD Buleleng dan Yayasan Citra Usada Indonesia (YCUI) merata di 9 Kecamatan di Kabupaten Buleleng. Kecamatan Buleleng berada di bagian teratas dengan mencatat 280 penderita HIV/AIDS dan Kecamatan Gerokgak di kedua dengan jumlah 208, serta Kecamatan Sawan diurutan ke tiga dengan jumlah penderita mencapai 167. âDalam jangka waktu sebulan terakhir, rata-rata di Buleleng dari tiga kecamatan tercatat 58 warga yang sudah positif, termasuk satu orang yang sering mangkal di dagang patokan atau dakocan. Perkembangan terkini penyebaran penyakit HIV/AIDS di Kabupaten Buleleng, Bali dari awal tahun hingga April 2012 tercatat sebanyak 1.263 warga dinyatakan positif. Data menunjukkan 98% perkembangan HIV/AIDS di Buleleng disebabkan oleh perilaku seks berresiko terutama hubungan seks dengan para PSK yang diduga 20% nya telah terinfeksi HIV/AIDS. Perilaku seks berresiko ini terutama melibatkan remaja dan generasi muda golongan usia 15 tahun sampai dengan 49 tahun
IbM BIOGAS
Mariawan, I Made
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (43.559 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v1i1.9115
Krisis energi yang membuat harga minyak dunia melonjak semakin menghimpit kehidupan masyarakat tani di pedesaan. Dalam situasi seperti ini, pencarian, pengembangan, dan penyebaran teknologi energi yang ramah lingkungan menjadi hal yang sangat penting, terutama keluarga miskin sebagai golongan yang banyak terkena dampak kenaikan BBM. Salah satu teknologi energi yang sesuai dengan persyaratan tersebut adalah teknologi biogas. Kegiatan ini, membangun satu unit teknologi biogas yang dilakukan bersama masyarakat desa melalui kegiatan IbM. Kegiatan ini dilakukan di Desa Wongaya Betan dengan melibatkan 4 kelompok tani ternak yang masing-masing anggotanya terdiri dari 4 orang. Hasil yang diperoleh adalah rancangan satu unit biogas sederhana dengan memanfaatkan limbah ternak. Kegiatan ini diperkirakan bisa berkembang selanjutnya mengingat potensi desa yang cukup potensial
IbM SONGKET JINENGDALEM
Adiputra, Pradana;
Susila, Agus Jana;
Darmawiguna, Mahendra
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.691 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9597
Songket merupakan jenis kain hasil tenunan tradisional yang setiap daerah memiliki ciri khas dan corak sendiri, tak terkecuali songket Bali. Sampai saat ini songket Bali yang sangat dikenal oleh masyarakat luas baik dalam dan luar negeri adalah yang dihasilkan oleh Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Karangasem, sedangkan songket yang dihasilkan oleh Kabupaten Buleleng kalah bersaing di pasaran karena disebabkan desain motif, produksi dan pola pemasaran dan promosi yang lebih baik secara kualitas dan kuantitas. Desa Jinengdalem oleh beberapa masyarakat Bali khususnya masyarakat Buleleng mengenalnya sebagai desa penghasil kerajinan tenun songket yang sangat dikenal. Harga bahan yang terus naik, sementara harga songket yang terus menurun sehingga minat pengrajin songket di desa ini untuk menggeluti usaha tersebut juga ikut menurun.tak adanya pola produksi dan pemasaran produksi songket yang efektif dan rendahnya harga jual tenun songket sebagai bagian dari kurang pahamnya manajemen produksi dan perencanaan bisnis pengrajin turut berkontribusi akan turunnya produksi songket. Dengan tujuan dan metode kegiatan IbM yang telah dibuat maka telah dilaksanakan kegiatan pengabdian yaitu pembentukan pola kemitraan pengrajin dengan pemerintah daerah melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Propinsi/Kabupaten dengan dibuatnya sentra industri songket Jinengdalem, pemberdayaan pengrajin tenun songket melalui penguatan pemasaran produksi tenun songket melalui dibuatnya media informasi dan teknologi web songket Jinengdalem, pendampingan dan pelatihan perencanaan bisnis usaha tenun songket kepada para pengrajin melalui penyusunan buku panduan perencanaan bisnis, pendampingan dan pelatihan pembukuan (akuntansi) sederhana bagi para pengrajin dengan disusunnya buku pembukuan (akuntansi) sesderhana dan melakukan penyusunan Buku Profil âSongket Jinengdalemâ
LAYANAN TERHADAP GURU: PEMBELAJARAN SAINS ASPEK KIMIA PADA GURU-GURU IPA SMP
Sudria, Ida Bagus Nyoman
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.514 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v1i1.9121
Hampir semua  guru mengalami  kesulitan dalam  pembelajaran kimia  untuk siswa SMP yang mulai memberdayakan kajian mikroskopik untuk menjelaskan fenomena kimia konkrit dan representasi simbol kimia (rumus kimia). Kegiatan pelatihan pembelajaran sains aspek kimia SMP ini bertujuan 1) meningkatkan penguasaan konsep-konsep dasar kimia, (2) meningkatkan kemampuan merancang, mengimplementasikan, dan menyempurnakan sejumlah model-model pembelajaran yang saling menguatkan dalam pembelajaran sains kimia,  dan (3)  meningkatkan apresiasi guru-guru IPA SMP dalam pemeblajaran sains aspek kimia, serta mengidentifikasi kendala-kendala dalam pelaksanaan program pelatihan. Strategi pencapaian tujuan melibatkan sosialisasi dan pembuatan kesepakatan jadwal pelaksanaan program,  pembekalan  materi  aspek  kimia  SMP, pelatihan  analisis konsep, pelatihan/pendampingan pengembangan tiga jenis model pembelajaran (RPP dan kelengkapannya) melalui workshop, pendampingan implementasi model pembelajaran di kelas, dan melakukan refelksi dan penyempurnaan model pembelajaran yang dihasilan berdasarkan data implemnetasi di kelas. Metode pengumpulan data hasil kegiatan disesuaikan jenis data yang diperlukan pada setiap tahapan kegiatan. Karya utama dari kegiatan ini berupa (1) program pelatihan, (2) hasil identifikasin dan analisis konsep, dan (3) tiga jenis model pembelajaran sains aspek  kimia  yang  merepresentasikan variasi  karakteristik  konsep  sains.  Analisis semua data dilakukan secara deskriptif. Kegiatan P2M ini secara keseluruhan cukup berhasil dilihat dari antusiasme, tingkat partisifasi, peningkatan pengetahuan yang secara tidak langsung dapat dilihat dari produk analisis konsep dan RPP dari hasil kegiatan pelatihan, dan tanggapan positif dari guru peserta pelatihan dan siswa yang mengikuti pembelajaran di kelas dengan model pembelajaran yang dihasil dalam program pelatihan guru.
IbM Calon Pengusaha Produk Makanan Berbasis Rumput Laut di Nusa Penida
Oviantari, Made Vivi;
Sukerti, Ni Wayan;
Parwata, I Putu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (298.431 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9603
Tujuan umum Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini adalah memberdayakan potensi yang dimiliki oleh kelompok tani rumput laut di Nusa Penida. Target program IbM ini adalah terbentuknya unit usaha yang mengembangkan produk makanan dari bahan baku rumput laut sebagai oleh-oleh khas dari Nusa Penida. Secara khusus, program ini bertujuan untuk melatih dua kelompok tani rumput laut dari Nusa Penida menjadi pengusaha produk makanan khas dari rumput laut. Produk makanan yang akan diproduksi adalah kerupuk rumput laut yang akan dikembangkan oleh mitra I dari kelompok tani Tunas Harapan di Desa Ped dan dodol rumput laut yang akan dikembangkan oleh mitra II dari kelompok tani Merta Sari di Desa Nyuh Kukuh. Pelatihan akan diberikan mulai dari teknik produksi, pengemasan, pemasaran, sampai pada teknik manajemen usaha. Metode yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan/target program IbM ini adalah kombinasi dari beberapa pendekatan yaitu melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta pemberian bantuan peralatan produksi. Luaran utama kegiatan ini adalah 1) kerupuk rumput laut yang renyah, gurih dan bercita rasa khas rumput laut yang dikembangkan oleh kelompok tani Tunas Harapan di Desa Ped dan 2) dodol rumput laut yang bertekstur kenyal, lembut dan beraroma khas rumput laut yang dikembangkan oleh kelompok tani Merta Sari di Desa Nyuh Kukuh. Kedua produk tersebut juga bisa dikemas dengan baik sehingga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas Nusa Penida. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah 1) bantuan peralatan produksi yang diberikan sangat membantu dan cukup memadai bagi kedua kelompok tani tersebut dalam melakukan proses produksi. 2) Pelatihan yang diberikan telah memberikan kemampuan terampil bagi kedua kelompok tani tersebut untuk membuat produk yang berkualitas dari rumput laut. 3) Setelah diberikan pelatihan dalam mengemas hasil produksi secara menarik, pihak mitra mampu memberikan ciri khas yang dapat meyakinkan calon pembeli.
PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS TEMA MELALUI LAGU KREASI DI SEKOLAH DASAR
Ratminingsih, Ni Made;
Budasi, I Gede
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (70.547 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9127
Tujuan utama kegiatan P2M  ini adalah  untuk meningkatkan kemampuan guru bahasa Inggris di sekolah dasar khususnya di Kecamatan Suksada dalam melaksanakan pembelajaran yang berorientasi PAKEM, yaitu melalui pemanfaatan lagu-lagu kreasi (Scripted Songs). Dengan prosedur in-service training, guru dapat menciptakan lagu- lagu kreasi berbasis tema, menentukan langkah-langkah pembelajaran berdasarkan lagu yang diciptakan, dan mengimplemtasikannya dalam pembelajaran
PEMANFAATAN JEJARING SOSIAL FACEBOOK DALAM INFORMATION SHARING BAGI PENGELOLA PERPUSTAKAAN DI KABUPATEN BULELENG
Utami, Ni Putu Pramita;
Purwa, Ida Bagus Gede;
Suparmini, Kadek Etik
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.605 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9609
Penggunaan facebook sebagai media sosial sangat digemari terutama oleh kalangan muda untuk pertemanan, update status terkini sampai ajang komersial. Situs sosial ini menawarkan suatu ikatan yang relevan antar individu yang dibangun dibawah group atau kelompok tertentu untuk berbagi informasi. Fenomena berbagi informasi atau dalam istilah asingnya information sharing melalui facebook sangat digemari generasi muda saat ini karena informasi dapat tersebar dengan cepat dan mudah. Berdasarkan hasil pengamatan, pengguna facebook sangat banyak baik dari tingkat sekolah dasar sampai jenjang pendidikan tinggi. Hampir seluruh siswa sudah terdaftar pada akun facebook tersebut. Potret seperti inilah yang menginspirasi Utami (2011) untuk memanfaatkan facebook sebagai media notifikasi bagi pemustaka di perpustakaan Undiksha. Hasil penelitian Utami (2011), menyatakan facebook sangat efektif dalam pemberian notifikasi pengembalian buku bagi pemustaka. Dari 100 orang responden, rerata 95% pemustaka menyatakan bahwa program notifikasi melalui facebook sangat relevan, efektif, akurat dan memuaskan. Berdasarkan hasil ujicoba, menunjukkan bahwa tingkat keterlambatan pemustaka dapat ditekan sedemikian rupa sampai 11,2% dari angka 85% sebelumnya. Pemustaka sangat menyukai perpustakaan menggunakan situs jejaring sosial facebook dalam memberikan layanan. Sehingga sikap terhadap notifikasi melalui facebook sangat positif. Dalam ujicoba tersebut tanpa disadari terjadi interaksi antara perpustakaan sebagai agen informasi dan pemustaka sebagai konsumennya. Tidak jarang pemustaka yang sudah diundang sebelumnya menjadi group FB perpustakaan Undiksha, bertanya seputar koleksi yang dapat menunjang referensi ilmiah dalam pembuatan tugasnya dan bertanya masalah teknis layanan di perpustakaan Undiksha.
PELATIHAN PEMBELAJARAN BERBASIS KARAKTER BAGI PENGAWAS SD SE KECAMATAN BULELENG
Subratha, Nyoman;
Suma, I Ketut;
Mardana, I.B. Putu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 2, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (45.11 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v2i1.9132
Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru SD se Kecamatan Buleleng melalui peningkatan pengawas SD  se  Kecamatan  Bulelng dalam  hal  pengelolaan proses  pembelajaran  berbasis karakter. Permasalahan pokok yang dialami guru-guru SD adalah bagaimana membuat program pembelajaran berbasis karakter agar proses pembelajaran dapat menunjang terbentuknya karakter peserta didik sesuai tujuan pendidikan karakter. Metoda pelaksanaan kegiatan yang ditempuh adalah melalui kegiatn pelatihan yang meliputi: ceramah,  diskusi  dan  tanya  jawab  tentang pembelajaran  berbasis  karakter  dan dilanjutkan latihan membuat program pengajaran berbasis karakter. Hasil kegiatan kepada masyarakat ini adalah: (1) pengetahuan dan pemahaman para pengawas SD se Kecamatan Buleleng mengalami peningkatan, dan (2) pengawas SD peserta pelatihan sudah dapat menghasilkan contoh perencanaan pembelajaran berbasis karakter untuk tingkat SD.
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH (PTS) PEMBELAJARAN TERPADU KEPALA SEKOLAH DAN PENGAWAS SD DENGAN REFLECTIVE MODEL
Nitiasih, Putu Kerti
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (207.602 KB)
|
DOI: 10.23887/jwl.v4i1.9833
Keberhasilan sebuah sekolah salah satunya ditentukan oleh kualitas manajerial dan pengawasan yang baik terhadap segala proses yang dilaksanakan disekolah dimaksud. Manajerial dan pengawasan yang baik dimungkinkan dengan adanya fungsi manajemen dan pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah secara terarah dan berkesinambungan. Perbaikan dilakukan secara berkala dan diperlukan evaluasi terhadap pelaksanaan manjerial dan pengawasan yang dimaksud. Perbaikan melalui evaluasi yang berkelanjutan dapat dilakukan melalui penelitian tindakan sekolah. namun faktanya, pengetahuan dan kemampuan para kepala sekolah dan pengawas SD terkait PTS dan pelaksanaanya dilapangan masih perlu ditingkatkan. Oleh karna itu, program pelatihan Penelitian Tindaka Sekolah untuk para Kepala Sekolah dan Pengawas SD Se-Kecamatan Banjar dilaksanakan. Metode pelatihan dan pendampingan menggunakan metode Reflective Model.