Journal of Education Action Research
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Articles
861 Documents
Supervisi Akademik untuk Meningkatkan Kemampuan Menyusun RPP pada Guru SD
Kamardana, Gede
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.49526
Supervisi tentang RPP ternyata belum semua guru menguasai secara optimal. Pembiasaan guru yang sudah membudaya, kompetensi guru dalam proses pembelajaran di kelas masih rendah. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk menganalisis penerapan supervisi akademik untuk meningkatkan kemampuan menyusun RPP pada guru SD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Rancangan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian yang digunakan adalah guru SD yang jumlahnya 14 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kemampuan guru dalam menyusun RPP pada prasiklus sebesar 66,59 yang tergolong cukup, meningkat pada siklus I menjadi 70,16 yang tergolong cukup, dan pada siklus II meningkat lagi menjadi 76,75 yang tergolong baik. Berdasarkan data yang diperoleh bahwa penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan kemampuan guru SD dalam menyusun RPP. Implikasi penelitian ini diharapkan peserta didik, diharapkan mengadakan refleksi diri mengenai kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan untuk selanjutnya diadakan perbaikan-perbaikan dan peningkatan-peningkatan dalam rangka mencapai prestasi belajar yang memuaskan. Guru hendaknya mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilannya dalam persiapan melakukan layanan belajar.
Pendekatan Saintifik dengan Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas V SD
Suyasmini, Ni Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.50283
Keaktifan siswa dan ketertarikan yang masih kurang dalam pembelajaran merupakan salah satu indikator bahwa siswa masih kurang memiliki motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika pada siswa kelas V SD. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 14 orang siswa. Metode dan instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes belajar. Metode analisis data dengan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika dinyatakan mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II, dibuktikan terjadi perbedaan data hasil observasi motivasi belajar antara siklus I yaitu jumlah skor motivasi belajar 910 rata-rata 65 dan persentase 65% menjadi jumlah skor 1090 rata-rata 78 persentase menjadi 78% pada siklus II. Hasil belajar antara siklus I yaitu jumlah skor hasil belajar 900, rata-rata 69, daya serap 69%, ketuntasan belajar 71% menjadi jumlah skor hasil belajar 1050, rata-rata 75, daya serap 75%, dan ketuntasan belajar 86% pada siklus II. Penerapan pendekatan saintifik dengan metode pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas V SD dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar pendidikan Matematika.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas III
Ariasa, Putu
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.51245
Rendahnya mutu pendidikan dapat dilihat dari proses pembelajaran di sekolah minat siswa untuk memiliki ilmu pengetahuan yang diberikan masih sangat rendah. Sehingga mempengaruhi hasil belajar siswa Agama Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III SD melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini berjumlah 27 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan hasil nilai tes awal yang masih dibawah standar siswa kelas III diketahui 7 orang dari 27 siswa yang nilainya di bawah KKM dengan daya serap 65,76% dan ketuntasan belajarnya baru mencapai 46,15%. Nilai hasil tindakan siklus I dari 27 orang siswa 18 orang memperoleh nilai diatas KKM dengan daya serap 76,30% dan ketuntasan belajarnya mencapai 66,67%. Siklus II di peroleh hasil 23 orang dari 27 siswa mencapai nilai diatas KKM dengan daya serap 80,74% dan ketuntasan belajarnya mencapai 85,19 %. Hasil menunjukkan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD. Implikasi penelitian ini diharapkan guru mata pelajaran Agama Hindu dapat memilih model pembelajaran kooperatif tipe STAD sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran.
Model Pembelajaran STAD dengan Alat Peraga Manik-Manik dan LKS untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Sudarta, Gusti Komang
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.52102
Banyak siswa belum paham mengenai konsep operasi hitung bilangan bulat. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya hasil belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe stad dengan alat peraga manik-manik yang dilengkapi dengan LKS untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 19 orang siswa. Penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar matematika dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1185, rata-rata sebesar 62, daya serap sebesar 62%, ketuntasan belajar sebesar 63%) dan siklus II (jumlah 1330, rata-rata sebesar 70, daya serap sebesar 70%, ketuntasan belajar sebesar 95%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 8% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 32%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa. Pembelajaran dibantu dengan lembar kerja siswa akan mempengaruhi aktivitas belajar siswa.
Model Pembelajaran STAD Berbantuan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu pada Siswa Kelas IV
Somertini, Ni Luh
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.52103
Mata pelajaran pendidikan agama Hindu merupakan salah satu mata pelajaran yang kurang disukai oleh siswa. Agama Hindu dianggap sulit dan banyak istilah-istilah yang harus dihafalkan, juga banyak materi yang rumit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media gambar dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas IV yang berjumlah 27 orang siswa. Penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukan terjadi perbedaan hasil belajar antara siklus I (jumlah 2010, rata-rata 74, daya serap 74%, ketuntasan belajar 70%) dan siklus II (jumlah 2300, rata-rata 85, daya serap 85%, ketuntasan belajar 89%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan Siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 11% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 19%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media gambar pada siswa kelas IV SD dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu. Impikasi penelitian ini adalah diharapkan dalam proses pembelajaran guru mampu memilih dan menerapkan model pembelajaran yang tepat yang sesuai dengan karakteristik dan kemampuan siswa sehingga tercipta proses pembelajaran yang inovatif dan bermakna.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together Meningkatkan Hasil Belajar PKn Pada Siswa Kelas V SD
Tambun, Ni Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.52105
Rendahnya hasil belajar siswa tidak terlepas dari beberapa faktor yang mempengaruhinya. Perlu guru kreatif yang dapat membuat pembelajaran menjadi lebih menarik dan disukai oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe NHT untuk meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 33 orang siswa.Pengumpulan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar. metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran PKN melalui melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT dinyatakan meningkat, dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 2325, rata-rata sebesar 70, daya serap sebesar 70%, ketuntasan belajar sebesar 58%) dan siklus II (jumlah 2570, rata-rata sebesar 78, daya serap sebesar 78%, ketuntasan belajar sebesar 91%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan Siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata 8% dan kenaikan ketuntasan belajar sebesar 33%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas V SD dapat meningkatkan hasil belajar PKn. Impikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan hasil belajar.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Resmi, Ni Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.52106
Hasil belajar matematika siswa dalam kategori rendah. Hal ini disebabkan pembelajaran kurang memberikan kesempatan kepada siswa meningkatkan kemampuan berfikir dan berargumentasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas IV yang berjumlah 30 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas IV dinyatakan meningkat. Hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1980, rata-rata 66, daya serap 66%, ketuntasan belajar 73%) dan siklus II (jumlah 2245, rata-rata 75, daya serap 75%, ketuntasan belajar 97%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 24%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas IV SD dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Impikasi penelitian ini diharapkan guru dapat merapkan model kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran lainnya.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Pada Siswa Kelas Iv SD
Wedi, Ni Nyoman
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.52107
Rendahnya minat dan motivasi belajar siswa dalam memahami konsep matematika dapat menimbulkan ketidaksenangan siswa terhadap matematika dan menganggap bahwa matematika sebagai pelajaran yang sulit dan susah untuk dimengerti, hasil belajar siswa menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada siswa kelas. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas IV yang berjumlah 22 orang siswa. Pengumpulan data menggunakan metode tes. Metode analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1515, rata-rata 69, daya serap 69%, ketuntasan belajar 64%) dan siklus II (jumlah 1695, rata-rata 77, daya serap 77%, ketuntasan belajar 91%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 8% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 27%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw pada siswa kelas IV SD dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu referensi guru maupun peneliti selanjutnya yang akan menggunakan model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar pada pembelajaran matematika, agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan oleh guru.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Astikajaya, I Made
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.52109
Rendahnya hasil belajar siswa disebabkan karena lingkungan belajar yang diciptakan oleh guru tidak berhasil membuat siswa sebagai peserta didik dalam belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dapat meningkatkan hasil belajar agama Hindu pada siswa kelas VI SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 13 orang siswa. Pengumpulan data hasil belajar siswa dengan tes hasil belajar. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking stick pada siswa kelas VI dinyatakan meningkat. Hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 945, rata-rata 73, daya serap 73%, ketuntasan belajar 69%) dan siklus II (jumlah 1075, rata-rata 83, daya serap 83%, ketuntasan belajar 100%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 10% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 31%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Talking stick pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu guru dalam proses pembelajaran dan membantu siswa untuk meningkatkan hasil belajar melalui model pembelajaran yang menyenangkan.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu pada Siswa Kelas VI Sekolah Dasar
Sudana, I Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.52111
Guru masih mengajar dengan menggunakan metode ceramah sebagai metode pembelajaran utama ketika menyampaikan materi pelajaran. Hal ini menyebabkan hasil belajar Agama Hindu menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran koperatif tipe Team Games Tournament dapat meningkatkan hasil belajar agama Hindu siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 29 orang siswa. Data penelitian dikumpulkan dengan metode tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar agama Hindu dinyatakan meningkat, hal diMekarsarikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 2040, rata-rata 70, daya serap 70%, ketuntasan belajar 76%) dan siklus II (jumlah 2310, rata-rata 80, daya serap 80%, ketuntasan belajar 93%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 10% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 17%. Kesimpulan model pembelajaran kooperatif tipe TGT pada siswa kelas VI SD Negeri 1 Mekarsari dapat meningkatkan hasil belajar agama Hindu. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar melalui model pembelajaran yang inovatif.