cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 861 Documents
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu pada Siswa Kelas VI SD I Made Astikajaya
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.52129

Abstract

Keaktifan siswa sangat rendah dan siswa hanya menunggu guru memberikan tugas yang kemudian didiskusikan dengan pola monoton. Hal ini menyebabkan rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar agama hindu pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 15 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan, observasi, dan metode tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS pada siswa kelas VI dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1075, rata-rata 72, daya serap 72%, ketuntasan belajar 73%) dan siklus II (jumlah 1215, rata-rata 81, daya serap 81%, ketuntasan belajar 93%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 20%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar agama Hindu. Implikasi penelitian ini diharapkan siswa dapat dengan mudah memahami materi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS).
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Picture and Picture sebagai Usaha Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu I Ketut Sudana
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.52130

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture pada siswa kelas V SD Negeri 1 Mekarsari semester I tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas V yang berjumlah 28 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar agama Hindu. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar mata agama Hindu dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I dengan jumlah 2020, rata-rata 72, daya serap 72%, ketuntasan belajar 39% dan siklus II  dengan jumlah 2250, rata-rata 80, daya serap 80%, ketuntasan belajar 86%. Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 8% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 47%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture pada siswa kelas V SD Negeri 1 Mekarsari semester I tahun pelajaran 2018/2019 dapat meningkatkan hasil belajar agama Hindu.
Penerapan Metode Drill untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika I Wayan Sukarsana
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.52131

Abstract

Rendahnya hasil belajar matermatik siswa yang disebebkan karena kurangnya penggunaan metode pembelajaran yang inivatif. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan metode drill. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa yang berjumlah 22 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar matematika. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika melalui penerapan metode drill pada siswa kelas IV semester I tahun pelajaran 2018/2019 dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1415, rata-rata 64, daya serap 64%, ketuntasan belajar 55%) dan siklus II (jumlah 1615, rata-rata 73, daya serap 73%, ketuntasan belajar 91%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 36%. Kesimpulan penerapan metode drill pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Perean Kangin semester I tahun pelajaran 2018/2019 dapat meningkatkan hasil belajar matematika.
Boosting Students’ Grammatical Competence through Group Work Activities during Covid-19 Pandemic Marsevani, Maya
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.52184

Abstract

Grammatical skills are components that students, particularly English Education students, must learn and master. Structure and written expression (SWE) of a TOEFL test is one of grammatical skills that students must understand. However, students had difficulties learning SWE on a TOEFL test. Some students struggled to grasp the subject and others were uninterested in mastering SWE. As a result, group work activities were conducted to assist students in improving their grammatical skills. The study employed Classroom Action Research (CAR) on an intermediate grammar class at a private university in Batam. The CAR was implemented in two cycles, with 14 students participating in group work activities for eight meetings. Despite an improvement in the first cycle, it was found that the class remained in the same category before the group work activities were implemented, which was “average." Next, the second cycle was done with a few changes to the activity. It was revealed that there was an improvement with an average of 72.65, which is “good.” it can be concluded that group work implementation in the grammar class had improved students' grammatical skills. The significant improvement was achieved by implementing two cycles of group work. It can be highlighted these group work activities are expected to be implemented to improve students’ other skills with different modifications.
Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu pada Siswa Kelas V Melalui Penerapan Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD di Sekolah Dasar I Gede Kari
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.52388

Abstract

Rendahnya prestasi siswa khusus bidang agama Hindu dapat berdasarkan nilai tes Ulangan Harian (UH) untuk kelas V. Khusus materi agama Hindu, menunjukkan bahwa baru sekitar 61% siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) dari 75 KKM yang ditetapkan. Hal ini menyebabkan siswa perlu meningkatkan pelaksanaan pembelajaran. Kenyataan ini menunjukkan bahwa sebenarnya masih perlu ada upaya-upaya yang harus dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas V SD melalui penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe STAD. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V dengan jumlah siswa yang beragama Hindu 13 orang. Metode pengumpulan data dengan metode tes. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif. Hasil menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa yang ditandai dari prasiklus rata-rata 67,69 dan persentase ketuntasan 23,08% dan rata-rata pada siklus I menjadi 74,62 dengan ketuntasan klasikal 69,23%, dan siklus II rata-rata menjadi 80,77 berada pada dengan ketuntasan klasikalnya 92,31%. Implikasi penelitian ini diharapkan guru tetap menerapkan model pembelajaran sehingga pembelajaran menjadi lebih efektif.
Artikel Upaya Meningkatkan Kemampuan Guru dalam Melakukan Pembelajaran Interaktif melalui Supervisi Akademik Ni Wayan Darti
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.52409

Abstract

Kurangnya pembelajaran interaktif yang dilakukan pada pembelajarn daring berdampak terhadap semangat belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan pembelajaran interaktif pada masa moda daring di SD Negeri 3 Peguyangan semester II tahun ajaran 2021/2022. Kegiatan penelitian ini didasarkan atas keadaan yang dihadapi sekolah yang kembali harus melaksanakan pembelajaran secara daring karena masih tingginya angka orang sakit akibat pandemi Covid-19 yang melanda Kota Denpasar. Kepala sekolah ingin memastikan pembelajaran berlangsung secara efektif dan interaktif walaupun dilakukan secara daring melalui kelas virtual. Penulis mengadakan supervisi akademik sebanyak dua kali untuk memantau pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Kegiatan supervisi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan pembelajaran secara interaktif. Penelitian ini melibatkan 11 guru sebagai peserta. Waktu untuk melakukan kegiatan supervisi ini dari bulan Januari sampai dengan Juni 2022 dan dibagi menjadi dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan supervisi akademik telah dapat meningkatkan kemampuan guru dalam melakukan pembelajaran interaktif hingga memperoleh katagori tinggi. Kegiatan supervisi akademik ini sangat perlu dikembangkan oleh kepala sekolah untuk memetakan kemampuan guru agar mudah mencari solusi pemecahan seandainya ditemukan permasalahan pembelajaran. Terutama meningkatkan kemampuan guru dalam pembelajaran interaktif pada masa moda daring. Hal ini penting agar pembelajaran tetap nyata, mirip seperti luring, dan melayani siswa.
Model Pembelajaran Tipe JIGSAW Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Budi Syahri; M Giatman; Mukhlidi Muskhir; Hansi Effendi; Antoni Hilman
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.52429

Abstract

Kemajuan pembelajaran terlihat pada perolehan nilai keaktifan dan hasil belajar siswanya. Namun praktiknya, pembelajaran yang berlangsung kurang optimal. Metode pembelajaran biasanya berpusat pada guru dan monoton. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model pembelajaran tipe jigsaw berbasis problem based learning untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Penelitian berjenis classroom action research. Subjek penelitian siswa kelas X TPM berjumlah 22 orang. Pengumpulan data dengan observasi dan memberikan soal tes kepada siswa. Terdapat dua siklus dengan tiga pertemuan. Lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data perubahan keaktifan belajar peserta didik, dan lembar tes digunakan menilai hasil belajar. Teknik analisis yang digunakan yaitu kuantitatif dengan analisis persentase. Hasil Penelitian mengungkapkan aktivitas belajar meningkat dari 60,23% pada siklus I menjadi 81,25% pada siklus II. Hasil belajar terjadi peningkatan kesempurnaan klasikal. Pada siklus I ketuntasan klasikal sebesar 63,63 dengan jumlah 14 orang peserta didik, dan pada siklus II sebesar 81,81 dengan ketuntasan 18 orang peserta didik. Disimpulkan penggunaan model pembelajaran Jigsaw berbasis problem based learning dapat menaikkan aktivitas dan hasil belajar siswa mata pelajaran Teknik Elemen Mesin Mekanik Kelas X TPM. Implikasi penelitian ini diharapkan model pembelajaran tipe Jigsaw basis Problem Based Learning dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa.
Upaya Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Hasil Belajar PPKn melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament I Nyoman Sudiana
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.52519

Abstract

Penggunaan metode pembelajaran konvensional menyebabkan rasa bosan pada siswa yang berpengaruh terhadap rendahnya aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa pada pembelajaran PPKn melalui metode pembelajaran kooperatif tipe team games tournament. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan 2 siklus.  dengan subyek penelitian siswa yang berjumlah 35 orang siswa. Data dan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dikumpukan dengan teknik observasi instrument. Sedangkan hasil belajar siswa diambil pada setiap akhir siklus yang diberikan dengan teknik pengumpulan data dengan cara memberikan tes akhir. Untuk aktivitas belajar siswa dianalisis dengan Lembar observasi, instrumen ini dirancang peneliti berkolaborasi dengan guru mitra. Dan hasil tes akhir dianalisis menggunakan statistic deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan aktivitas serta hasil belajar siswa pada setiap siklusnya. Sehingga dapat disimpulkan d bahwa penerapan metode pembelajaran Kooperatif tipe Teams Game Tournament (TGT) dapat meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar PPKN pada materi pokok Kasus-kasus Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam perspektif Pancasila siswa.
The Implementation of the Inquiry Method in Improving Student Learning Outcomes in the Social Science Subject in Elementary Schools: Classroom Action Research Wati, Dita Prihatna; Nurwahyuni, Nurwahyuni; Fatayan, Arum
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.53396

Abstract

This tudy aims to improve student learning outcomes in the social science subject using the inquiry method in elementary schools. Because student learning outcomes for social studies subjects are still relatively low and can be said to have not reached the minimum score or have not succeeded. Therefore, teachers are required to make changes. In this study, the researchers employed Classroom Action Research (CAR) which consisted of 3 cycles. Furthermore, each cycle had four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were fourth-grade students, totaling 27 people consisting of 14 male students and 13 female students. The tools used to collect data were learning outcome tests, documentation devices, observation sheets, and field notes. The results of this study showed as follows. At the 1st meeting of cycle I, only 5 students (18%) got a score above the Minimum Completeness Criteria. At the 2nd meeting, there was an increase to 7 students (25%). Because it did not meet the criteria for completeness, the researchers then decided to continue to cycle II. At the 1st meeting of this cycle, 9 students (33%) got a score above the Minimum Completeness Criteria. Furthermore, at the 2nd meeting, there was an increase to 10 students (37%). These results were still considered insufficient. Therefore, the researchers continued to cycle III. At the 1st meeting of this cycle, 18 students (66%) got a score above the Minimum Completeness Criteria. Moreover, at the 2nd meeting, it increased to 23 students (85%). In cycle III, the obtained learning outcomes were very good and have reached indicators of success that have been set so that learning completeness has been achieved As a result of this research, learning with the inquiry learning method is a method that can improve Student Learning Outcomes. The application of the inquiry learning method makes the learning process more enjoyable because students can better understand the material clearly. In addition, it can also help students to be more confident and active in developing their potential to show their abilities.
Teachers' Actions in Optimizing Children's Creativity by Promoting Their Ideas Through Image Media Post the Covid-19 Pandemic Salma, Sitti; Pahenra, Pahenra; Kabiba, Kabiba; Rusli, Tri Indah; Saranani, Muhammad Safiuddin
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v7i1.53458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kreativitas anak usia dini melalui menggambar bebas sesuai dengan gagasannya. Methode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. meliputi: (a) perencanaan, (b) tindakan, (c) observasi, (d) refleksi. Kemudian dilanjutkan dengan perencanaan ulang, tindakan, pengamatan dan refleksi untuk siklus berikutnya, dan seterusnya sehingga membentuk spiral. Temuan: Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian yang menunjukkan bahwa, sampai dengan siklus II peserta didik yang memperoleh nilai ketuntasan adalah sebanyak 13 anak atau sebesar 81%. Sedangkan yang belum tuntas sebanyak 3 anak atau sebesar 19%. Kesimpulan: Dengan demikian Kegiatan menggambar berdasarkan gagasannya sangat cocok untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini oleh karena itu seharusnya pendidik untuk Kembali melakukan pembelajaran dengan metode dan media Pembelajaran yang bervariasi seperti menggambar sesuai dengan gagasan anak This research aims to improve creativity skills of early childhood through free drawing according to their ideas. Methods: The method used in this research is classroom action research. includes: (a) planning, (b) action, (c) observation, (d) reflection. Then proceed with re-planning, action, observation, and reflection for the next cycle, and so on to form a spiral. Findings: The results obtained in this study are that it can be seen from the results of the study which showed that, up to cycle II, students who obtained completeness scores were 13 children or 81%. While those who have not completed as many as 3 children or 19%. Conclusion: Thus, the drawing activity based on the idea is very suitable for increasing the creativity of early childhood, therefore educators should return to doing learning with various learning methods and media such as drawing according to the child's ideas

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue