Journal of Education Action Research
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Articles
861 Documents
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas IV SD
Sukarsana, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.52114
Rendahnya hasil belajar siswa pada tes awal yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dapat meningkatkan hasil belajar Matematika pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas IV yang berjumlah 30 orang siswa. Pengumpulan data dengan tes hasil belajar. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS pada siswa kelas IV dinyatakan meningkat. Hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1930, rata-rata 64, daya serap 64%, ketuntasan belajar 60%) dan siklus II (jumlah 2235, rata-rata 75, daya serap 75%, ketuntasan belajar 87%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 11% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 27%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS pada siswa kelas IV SD dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu referensi guru maupun penelitian selanjutnya yang akan menggunakan model pembelajaran two stay two stray (TSTS) terhadap hasil belajar matematika, agar siswa dapat menyelesaikan permasalahan yang diberikan oleh guru.
Teknik Ice Breaking pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Algivari, Annisa;
Mustika, Dea
Journal of Education Action Reseach Vol 6 No 4 (2022): November 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v6i4.53917
Metode pembelajaran pada siswa sekolah dasar yang masih dengan cara metode ceramah dan membosankan bagi para siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis teknik Ice breaking pada pembelajaran tematik siswa pada sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, teknik wawancara dan teknik dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data dari Miles and Huberman terdiri dari reduksi data, penyajian data dan yang terakhir adalah tahap penarikan kesimpulan / verifikasi Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan penerapan teknik Ice breaking pada pembelajaran tematik sudah dilakukan pada kegiatan awal, kegiatan inti dan kegiatan akhir pembelajaran, sehingga menjadikan situasi pembelajaran menjadi menyenangkan dan dapat membuat siswa mudah memahami materi pembelajaran yang diberikan oleh guru dikelas. Simpulan penelitian menunjukkan teknik ice breaking dapat digunakan dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini guru dapat menerapkan teknik ice breaking dalam kegiatan pembelajaran, agar pembelajaran menjadi menyenangkan.
Metode Resitasi untuk Meningkatkan Hasil Belajar dan Aktivitas Siswa SMK selama Pandemik Covid-19
Sulastri, Sri
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i1.47280
Siswa masih mengalami kesulitan memahami tentang kompetensi dasar jurnal penyesuaian dan neraca lajur. Hal ini disebabkan karena proses pembelajaran yang kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode resitasi untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa SMK selama pandemik Covid-19. Jenis penelitian yang digunakan yaitu PTK model Kemmis dan McTaggart. Siklus penelitian sebanyak 2 kali dan setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Penelitian melibatkan 36 orang siswa perempuan kelas 11 sekolah menengah kejuruan. Metode pengumpulan data dengan tes. Instrument yang digunakan meliputi soal tes pengetahuan, lembar aktivitas guru dan siswa. Data hasil belajar dan aktivitas guru dan siswa dianalisis menggunakan teknik persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan siswa meningkat dari 85.28 pada siklus 1 menjadi 92 pada siklus 2. Jumlah siswa yang tuntas meningkat dari 88.9% pada siklus 1 menjadi 100.0% pada siklus 2. Rata-rata aktivitas guru meningkat dari 69.05% (Cukup Baik) pada siklus 1 menjadi 79.76% (Baik) pada siklus 2. Sedangkan Rata-rata aktivitas siswa meningkat dari 73.30% (Cukup Baik) pada siklus 1 menjadi 80.80% (Baik) pada siklus 2. Maka, metode resitasi dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa Implikasi penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa.
Penerapan Project Based Learning Berorientasi Peningkatan Hasil Belajar dan Kemampuan Membuat Laporan Keuangan pada Siswa Vokasi
Budiningsih, Sri Edi
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i1.48889
Rendahnya aktivitas belajar siswa menyebabkan kemampuan membuat laporan keuangan menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh siswa sekolah menengah kejuruan pada mata pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Keuangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat laporan keuangan dan hasil belajar melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini termasuk dalam jenis kuasi eksperimen dengan desain One Group Pretest-Postest. Responden terdiri atas 36 orang siswa perempuan kelas XI OTKP 1 SMK Negeri yang dipilih menggunakan teknik undian kelas yang diampu oleh peneliti. Instrumen yang digunakan berupa soal tes pilihan ganda dan lembar cek list. Hasil belajar siswa dianalisis menggunakan model deskriptif kuantitatif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL mampu meningkatkan hasil belajar kognitif dan kemampuan membuat laporan keuangan pada siswa SMK. Jadi, model PjBL sangat sesuai untuk diterapkan di sekolah kejuruan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif dan kemampuan membuat laporan keuangan.
Apakah Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achivements Division (STAD) Masih Mampu Meningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Menengah Atas?
Suwondo, Agustinus
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i1.49862
Hasil belajar fisika siswa masih belum optimal. Hal ini disebabkan pembelajaran ceramah dan diskusi kelompok adalah dua pendekatan yang dipilih untuk digunakan saat menyampaikan materi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar fisika siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD). Jenis penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain One Group Pretest-Postest. Sample berasal dari siswa kelas XI MIPA yang dipilih menggunakan simple random cluster sampling. Data hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan instrumen tes pilihan ganda dan didasarkan pada nilai pretest dan posttest. Data hasil belajar siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Peningkatan hasil belajar siswa dianalisis menggunakan model N-Gain. Hasil analisis menunjukkan jumlah siswa yang memiliki N-Gain lebih dari 40% sebesar 9%. Jumlah siswa yang memiliki N-Gain kurang 40% dan lebih dari 30% sebesar 9%. Sedangkan jumlah siswa yang memiliki nilai N-Gain antara 20% sampai 30% sebesar 23% dan jumlah siswa yang memiliki N-Gain kurang dari 20% sebesar 59%. Hasil menunjukkan ada peningkatan hasil belajar siswa secara individu maupun secara klasikal. Pembelajaran kooperatif tipe student team achievement division (STAD) dapat meningkatkan pemahaman fisika siswa.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Hasil Belajar Penjasorkes Siswa Kelas VI SD
Ketut Tanaya
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i1.52120
Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Penjasorkes melalui Kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VI SD Negeri 6 Selat semester II tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 20 orang. Objek penelitian ini adalah hasil belajar Penjasorkes. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan lembar unjuk kerja, metode analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran pendidikan penjasorkes mengalami peningkatkan, ini dibuktikan peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1467, rata-rata sebesar 73, daya serap sebesar 73%, ketuntasan belajar sebesar 60%) dan siklus II (jumlah 1617, rata-rata sebesar 81, daya serap sebesar 81%, ketuntasan belajar 100%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap sebesar 8% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 40%. Kesimpulan penerapan kooperatif tipe STAD pada siswa kelas VI SD Negeri 6 Selat semester II tahun pelajaran 2017/2018 dapat meningkatkan hasil belajar Penjasorkes.
Model Pembelajaran Aktif Tipe Small Group Work untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VI SD
Ni Luh Somertini
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i1.52124
Proses pembelajaran kenderungan guru menerapkan metode pembelajaran dengan monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menguji model pembelajaran aktif tipe Small Group Work dapat meningkatkan hasil belajar agama Hindu pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 27 orang siswa. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar.Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran agama Hindu melalui penerapan model pembelajaran aktif tipe Small Group Work pada siswa kelas VI dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1930, rata-rata 71, daya serap 71%, ketuntasan belajar 63%) dan siklus II (jumlah 2175, rata-rata 81, daya serap 81%, ketuntasan belajar 93%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 10% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 30%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran aktif tipe Small Group Work pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar agama Hindu. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat menjadi strategi pembelajaran yang dapat membantu guru dalam proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan aktivitas siswa menjadi lebih baik.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Pkn pada Siswa Kelas VI SD
Ni Ketut Tambun
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i1.52125
Guru belum menggunakan strategi dalam pembelajaran sehingga kegiatan pembelajaran PKn berlangsung monoton dan mengakibatkan kebosanan siswa dalam mengikuti kegiatan di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas VI yang berjumlah 29 orang siswa, terdiri dari 14 orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Teknik pengumpul data yang dilakukan pada penelitian ini adalah teknik tes dan teknik non tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa aktivitas belajar mengalami peningkatan dari 36%, pada siklus I meningkat menjadi 59%, dan pada siklus II meningkat menjadi 85%. Hasil belajar Pkn juga mengalami peningkatan dari 57 pada hasil belajar Prasiklus menjadi 70 pada siklus I, kemudian meningkat menjadi 80 pada siklus II. Nilai daya serap siswa juga mengalami peningkatan dari 57% pada Prasiklus menjadi 70% pada siklus I, meningkat menjadi 80% pada siklus II. Ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan dari 14% pada hasil belajar Prasiklus, naik menjadi 55% pada siklus I, meningkat menjadi 86% pada siklus II. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe NHT pada siswa kelas VI SD dapat meningkatkan hasil belajar PKn.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Penerapan Pembelajaran Aktif Tipe Quiz Team Pada Siswa Kelas IV SD
Ni Wayan Resmi
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i1.52127
Rendahnya hasil belajar matematika disebabkan karena guru hanya menggunakan metode ceramah yang mungkin dianggap mudah dan efisien dilaksanakan tanpa persiapan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar matematika melalui penerapan pembelajaran aktif tipe quiz team pada siswa kelas IV SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang siswa. Metode pengumpulan data dengan tes hasil belajar. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Matematika melalui penerapan pembelajaran aktif tipe quiz team pada siswa kelas IV dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1895, rata-rata 68, daya serap 68%, ketuntasan belajar 61%) dan siklus II (jumlah 2150, rata-rata 77, daya serap 77%, ketuntasan belajar 93%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 9% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 32%. Kesimpulan penerapan pembelajaran aktif tipe quiz team pada siswa kelas IV SD dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Implikasi penelitian ini diharapkan model ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa
Ni Nyoman Wedi
Journal of Education Action Reseach Vol 7 No 1 (2023): February 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v7i1.52128
Kurangnya penggunaan metode pembelajaran yang inovatif berpengrauh terhadap rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar Matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa yang berjumlah 25 orang siswa. Objek penelitian ini adalah hasil belajar Matematika. Dalam penelitian ini data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan tes hasil belajar, metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil belajar mata pelajaran Matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS pada siswa dinyatakan meningkat, hal dibuktikan terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I (jumlah 1645, rata-rata 56, daya serap 56%, ketuntasan belajar 60%) dan siklus II (jumlah 1895, rata-rata 76, daya serap 76%, ketuntasan belajar 88%). Terjadi peningkatan hasil belajar antara siklus I dan siklus II, menunjukan kenaikan rata-rata daya serap 10% dan pada ketuntasan belajar mengalami kenaikan sebesar 28%. Kesimpulan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TPS dapat meningkatkan hasil belajar Matematika siswa.