cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 924 Documents
Industrial Training, Theoretical Achievement, and Practical Achievement in Productive Subjects on the Work Readiness of Culinary Expertise Students Ni Wayan Suartiningsih; Ni Luh Gede Erni Sulindawati; Ni Wayan Sukerti
Journal of Education Action Reseach Vol 10 No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v10i1.111354

Abstract

Students’ work readiness in vocational education still shows varying levels of achievement that are not fully aligned with industry demands. This condition indicates that the influence of industrial training, theoretical achievement, and practical achievement in productive subjects on students’ work readiness has not yet been comprehensively examined. This study aims to analyze, evaluate, and examine the contribution of industrial training, theoretical achievement, and practical achievement in productive subjects to the development of work readiness among students in the culinary skills competency program. The research employed a quantitative approach with a correlational design. The research subjects consisted of 115 twelfth-grade students in the culinary skills competency program who had completed industrial training. Data were collected through questionnaires to measure industrial training and work readiness, as well as report card documentation to assess theoretical and practical achievement in productive subjects. The research instruments were tested for validity and reliability prior to data collection. Data analysis was conducted using descriptive analysis, simple linear regression, and multiple linear regression. The findings revealed that industrial training, theoretical achievement, and practical achievement partially and simultaneously have a positive and significant effect on work readiness, with industrial training emerging as the most dominant variable. In general, it can be concluded that students’ work readiness is the result of the integration of knowledge mastery, practical skills, and authentic work experience. The implications of this study highlight the importance of strengthening collaboration with industry and continuously integrating theoretical and practical learning to enhance students’ work readiness.
Early Elementary School Teachers' Knowledge of Deep Learning in Terms of Certified and Non-Certified Teacher Status I Wayan Agus Ariasa; Putu Nanci Riastini; Rendy Setyowahyudi
Journal of Education Action Reseach Vol 10 No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v10i1.111651

Abstract

Twenty-first-century learning demands that teachers have a strong conceptual understanding of deep learning. However, empirical mapping of early elementary school teachers' knowledge levels and differences by teacher status remains very limited. This study aims to analyse and evaluate early elementary school teachers' knowledge of deep learning and compare it across teacher status. The study used a quantitative descriptive design. The study subjects were 32 early elementary school teachers, including 16 certified and 16 non-certified teachers. Data were collected using a 15-item multiple-choice objective test and analysed using descriptive statistics. The results showed an average score of 14.59, with 90.625% of teachers in the very high category and 9.375% in the high category. The average score for certified teachers was 14.19, while for non-certified teachers it was 15. In conclusion, early elementary school teachers' knowledge of deep learning falls in the very high category and shows no significant differences by teacher status. The implication is that professional development programs need to focus on strengthening the implementation of deep learning in the classroom, not just on conceptual aspects.
Implementasi Penggunaan Media Pembelajaran Melalui Permainan Wordwall untuk Meningkatkan Minat dan Fokus Belajar Siswa Sekolah Dasar Caecilia Berliningrum; Gusti Ayu Putu Sukma Trisna; Dewa Ayu Novi Kusumawardani
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.86392

Abstract

Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kecerdasan bangsa, namun masih terdapat kendala dalam proses pembelajaran, terutama pada siswa sekolah dasar yang sering mengalami kesulitan dalam fokus dan kurangnya semangat belajar. Faktor-faktor seperti genetika, usia, makanan, dan lingkungan dapat mempengaruhi konsentrasi siswa. Guru memiliki peran aktif dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, salah satunya dengan memanfaatkan media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan Wordwall sebagai media pembelajaran dalam meningkatkan fokus dan semangat siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner untuk mengukur perubahan fokus serta semangat siswa sebelum dan setelah menggunakan Wordwall. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk melihat efektivitas media pembelajaran ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall dalam pembelajaran memperoleh respons positif dari siswa dengan capaian efektivitas sebesar 83,89%. Dapat disimpulkan bahwa Wordwall efektif dalam meningkatkan fokus dan semangat belajar siswa sekolah dasar, sehingga dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif dan menarik. Implikasinya, penggunaan media pembelajaran berbasis permainan Wordwall dapat menjadi strategi efektif bagi guru untuk meningkatkan minat dan fokus belajar siswa sekolah dasar sehingga mendukung tercapainya tujuan pembelajaran secara optimal.
Media Permainan Monopoli Berbasis Etnosains Bali untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Ida Ayu Gde Sutha Maharani; I Wayan Suastra; Ni Ketut Suarni
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.92466

Abstract

Kurangnya literasi sains mengenai konsep IPA serta belum optimalnya pengembangan media pembelajaran di sekolah berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media permainan monopoli berbasis etnosains Bali untuk meningkatkan literasi sains siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model pengembangan ADDIE. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa kuesioner dan tes hasil belajar. Data validitas media bersumber dari ahli media pembelajaran, dan ahli materi pembelajaran IPA SD. Data kepraktisan media bersumber dari 5 praktisi pembelajaran di sekolah dasar, dan siswa kelas IV SD. Pengujian efektivitas dilakukan dengan menggunakan desain one group pretest-posttest yang melibatkan 28 orang siswa kelas IV. Data dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan monopoli berbasis etnosains Bali untuk meningkatkan literasi sains siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD dinyatakan valid dengan nilai CVI sebesar 1,00 dengan kriteria istimewa. Kedua, praktis ditinjau dari perspektif praktisi (guru) dengan skor rata-rata sebesar 49 dan peserta didik dengan skor rata-rata sebesar 46,5. Ketiga, efektif dalam meningkatkan literasi sains peserta didik dengan taraf signifikansi sebesar 0,010 dengan menggunakan paired sample t-test. Disimpulkan bahwa Media Permainan Monopoli Berbasis Etnosains Bali Untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan literasi sains.
Media Buku Cerita Bergambar Berorientasi Tri Hita Karana untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Made Diah Prabaswari Putri; I Nyoman Dantes; Sariyasa
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.92468

Abstract

Rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sering kali disebabkan oleh kesulitan memahami konsep abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media buku cerita bergambar berorientasi Tri Hita Karana untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah media buku cerita bergambar, sedangkan subjek uji coba mencakup dua ahli (media dan materi), satu guru kelas IV, dan 30 siswa kelas IV sebagai peserta uji coba. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, angket, dan tes hasil belajar. Instrumen yang digunakan meliputi instrumen validasi ahli berbasis Learning Object Review Instrument (LORI), angket kepraktisan guru dan siswa, serta soal tes. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan uji-t untuk mengukur efektivitas media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan tergolong sangat valid menurut penilaian ahli, dinilai praktis berdasarkan tanggapan guru dan siswa, serta terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Disimpulkan bahwa media buku cerita bergambar berorientasi Tri Hita Karana efektif digunakan dalam pembelajaran IPAS untuk membantu siswa memahami konsep fotosintesis dan meningkatkan hasil belajar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pengembangan media pembelajaran berbasis budaya lokal yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dengan materi sains secara menarik dan kontekstual.
Media Pembelajaran Berbasis Web Google Sites pada Pembelajaran IPAS untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Maharani Ayu Ningrum; I Made Ardana; I Nyoman Jampel
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.92469

Abstract

Penggunaan media pembelajaran digital yang terintegrasi sangat minim digunakan di sekolah dasar. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis web Google Sites yang valid, praktis dan efektif pada pembelajaran IPAS topik Sistem Gerak pada Manusia Kelas VI untuk meningkatkan motivasi belajar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian dan pengembangan model ADDIE dengan kuesioner dan tes. Subjek penelitian ini adalah media pembelajaran berbasis web Google Sites pada pembelajaran IPAS dan objek penelitian ini adalah validitas, kepraktisan dan efektivitas. Uji coba produk dilaksanakan oleh uji ahli, guru dan siswa. Instrumen penelitian ini berupa kuesioner validitas, kuesioner kepraktisan dan tes hasil pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian adalah validitas isi instrumen melalui ahli materi 97% dan validitas ahli media 95%. Tingkat kepraktisan media pembelajaran berbasis web Google Sites oleh guru dengan beracuan tabel kriteria kepraktisan media pembelajaran termasuk kriteria excellent untuk digunakan dalam pembelajaran siswa Kelas VI SD. Sehingga dapat dinyatakan layak dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil uji-t menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar sebelum dan setelah penerapan media pembelajaran Berbasis Web Google Sites pada Pembelajaran IPAS Topik Sistem Gerak Pada Manusia. Disimpulkan media pembelajaran berbasis web Google Sites yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis dan efektif meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VI Sekolah Dasar.
Model Pembelajaran Penemuan Berbasis Masalah Kontekstual terhadap Motivasi dan Prestasi Belajar IPAS Siswa Kelas V Eka Wardhana; I Nyoman Dantes; Sariyasa
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.92472

Abstract

Masih banyak siswa kelas V yang memiliki motivasi belajar rendah dan kesulitan dalam memahami konsep IPAS karena metode pembelajaran yang kurang melibatkan mereka secara aktif. Model pembelajaran yang digunakan saat ini belum sepenuhnya menghubungkan materi dengan konteks kehidupan sehari-hari, sehingga prestasi belajar siswa belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran penemuan berbasis masalah kontekstual terhadap motivasi dan prestasi belajar IPAS siswa kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V, yang terdiri dari 11 kelas dengan banyak 322 orang siswa. Sebanyak 2 kelas dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling intac group. Pengumpulan datanya menggunakan metode non tes berupa kuesioner untuk mengukur motivasi belajar siswa dan metode tes objektif berupa pilihan ganda untuk mengukur prestasi belajar IPAS siswa. Data dianalisis dengan menggunakan analisis MANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pertama, terdapat pengaruh secara simultan model pembelajaran penemuan berbasis masalah kontekstual terhadap motivasi belajar dan prestasi belajar IPAS siswa kelas V. Kedua, terdapat pengaruh model pembelajaran penemuan berbasis masalah kontekstual terhadap motivasi belajar siswa kelas V. Ketiga, terdapat pengaruh model pembelajaran penemuan berbasis masalah kontekstual terhadap prestasi belajar IPAS siswa kelas V. Dapat disimpulkan, model pembelajaran penemuan berbasis masalah kontekstual berpengaruh terhadap motivasi dan prestasi belajar IPAS siswa kelas V.
Modul Pembelajaran Berorientasi Case Method Berbantuan Augmented Reality pada Topik Cahaya dan Bunyi untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ni Putu Oktawiryati; Nyoman Dantes; Sariyasa
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.92514

Abstract

Rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS pada topik cahaya dan bunyi menunjukkan bahwa pendekatan dan media pembelajaran yang digunakan belum sepenuhnya efektif. Pembelajaran yang masih dominan berbasis buku teks cenderung membuat siswa kurang aktif dan sulit memahami konsep-konsep abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan dan mengevaluasi modul pembelajaran berorientasi case method berbantuan augmented reality yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada topik cahaya dan bunyi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media, dua guru kelas sebagai praktisi, dan 32 siswa kelas V sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui angket dan tes. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi, angket skala Likert, dan soal tes objektif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan uji-t untuk mengukur efektivitas serta effect size untuk mengetahui tingkat efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran berorientasi case method berbantuan augmented reality memenuhi kriteria valid berdasarkan penilaian ahli, sangat praktis menurut guru dan siswa, serta efektif meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan. Sehingga dengan demikian, modul ini layak digunakan sebagai alternatif bahan ajar inovatif yang mendukung pembelajaran aktif, bermakna, dan kontekstual. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi pendekatan pembelajaran case method dengan teknologi augmented reality dapat memperkuat keterlibatan siswa, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan pemahaman konsep dalam pembelajaran IPAS.
Project Based Learning Model Box Sifcay Assistance in Improving Science Learning Outcomes I Made Gabriel Sirman; Widdy H.F. Rorimpandey; Susan N.H. Jacobus
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.92606

Abstract

The lack of active involvement and in depth understanding of concepts causes the low learning outcomes of students in science subjects. Conventional learning methods are considered less able to stimulate critical thinking skills. This study examines the effectiveness of applying project based learning models with Box Safety Media to improve student learning outcomes in science subjects. This type of research uses Classroom Action Research (CAR) design; each cycle consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The total number of students is 33, consisting of 17 boys and 16 girls. The methods used in data collection are observation and testing. The research instrument is in the form of questionnaires and tests. Data analysis techniques use qualitative and quantitative descriptive analysis. The results show that using the Sifcay Assisted Project Based Learning improves the learning outcomes of fifth grade students. This can be seen from the learning outcomes of students who have increased from cycle I to cycle II, from 72.2% to 90.6%. It is concluded that the Box Sifcay Project Based Learning Assistance learning model can improve science learning outcomes in fifth grade students. The implication is that applying the Box Sifcay project based learning model can effectively improve students' science learning outcomes through more contextual and meaningful learning experiences.
Bahan Ajar Literasi Berbasis Canva untuk Pembelajaran Keterampilan Membaca pada Anak Usia Dini Naim Hidayaturrohmah; Mukti Widayati; Suwarto Suwarto
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.93589

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan anak saat mengenal huruf dan bunyi. Masih banyak anak yang belum mampu mengenali huruf-huruf dan suara, sehingga mempengaruhi proses belajar membaca mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar literasi berbasis canva dan menganalisis kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar literasi berbasis Canva guna meningkatkan keterampilan membaca anak usia dini. Metode penelitian R&D menggunakan model Borg and Gall. Sumber data yang dilibatkan antara lain guru, siswa, serta ahli media dan materi untuk validasi serta pengujian keefektifan produk. Metode pengumpulan data melalui observasi dan kuesioner. Dilanjutkan dengan analisis data melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa bahan ajar yang dikembangkan termasuk dalam kategori sangat layak, dengan perolehan skor validasi media sebesar 86,90% dan materi 82,62%. Setelah revisi, produk diujicobakan pada skala mikro dan makro dengan menghasilkan kepraktisan yang sangat tinggi (95,68% untuk guru dan 81,20% untuk siswa pada uji coba skala mikro serta 94,86% untuk guru dan 84,78% untuk siswa pada uji coba skala makro). Berdasarkan penelitian, mengindikasikan bahwa bahan ajar literasi berbasis Canva berbentuk flipbook Heyzine memiliki kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan sangat baik. Oleh karena itu, bahan ajar tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan ajar bagi anak usia dini.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2026): February Vol 9 No 4 (2025): November Vol 9 No 3 (2025): August Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 More Issue