cover
Contact Name
Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.
Contact Email
im-tegeh@undiksha.ac.id
Phone
+62817350209
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana No. 11 Singaraja, Bali Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar Ilmu
ISSN : 1829877X     EISSN : 26859033     DOI : 10.23887/mi
Core Subject : Education,
Mimbar Ilmu is published by Research and Community Service Institution Universitas Pendidikan Ganesha. Mimbar Ilmu aims at becoming the publication center of education researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. It is published twice a year in April and October.
Articles 568 Documents
Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa yang Diajar Dengan Model Problem Based Learning dan Discovery Learning Pasaribu, Surya Elita; Helendra, Helendra; Ristiono, Ristiono; Atifah, Yusni
Mimbar Ilmu Vol 25, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28918

Abstract

Berpikir kritis adalah kemampuan menalar seseorang dalam menilai, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan ilmiah. Berpikir kritis merupakan salah satu aspek yang dibutuhkan dalam implementasi Kurikulum 2013 dan mampu meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik dapat digunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Hasil observasi peneliti menunjukkan bahwa di SMPN 5 Panyabungan belum menerapkan penilaian kemampuan berpikir kritis siswa dan cenderung menggunakan model pembelajaran yang monoton sehingga minat peserta didik dalam mengikuti kagiatan belajar masih rendah, yang dimana tergambar dari nilai rata-rata ujian akhir peserta didik. penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan menggunakan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian The Statistic Group Comparison yang dimodifikasi karena tidak menggunakan kelas kontrol, tetapi menggunakan dua kelas sampel yaitu Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling sebanyak dua kelas berdasarkan selisih nilai rata-rata terkecil. Kelas Eksperimen I dan Kelas Eksperimen II ditentukan secara acak. Kemudian diperoleh VIII1 sebagai Kelas Eksperimen I dan VIII2 sebagai Kelas Eksperimen II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbandingan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang diajar dengan model Problem Based Learning dan Discovery Learning. Kelas Eksperimen I yang menggunakan model Problem Based Learning memiliki nilai rata-rata 77,9 dan Kelas Eksperimen II yang menggunakan model Discovery Learning memiliki nilai rata-rata 63,3.
Problem based learning dan Problem solving Berpengaruh Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Sampini, Sampini; Mustaji, Mustaji; Harwanto, Harwanto
Mimbar Ilmu Vol 26, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31501

Abstract

Rendahnya keterampilan menyelesaikan soal pemecahan masalah pada mata pelajaran matematika disebabkan karena guru kurang menggunakan model pembelajaran inovatif yang memudahkan siswa dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh model pembelajaran problem-based learning dan problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini yakni penelitian kuantitatif. Subjek penelitian berjumlah 143 siswa. Teknik pengumpulan menggunakan instrument berupa tes uraian. Data dianalisis melalui uji normalitas dan homogenitas, uji T, dan uji ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kemampuan siswa ditinjau dari metode pembelajaran sebesar 0,577 ≥ 0,05, analisis kemampuan siswa ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif, sebesar 0,000. Nilai signifikansi sebesar 0,000 ≤ 0,05, analisis interaksi antara metode pembelajaran dengan kemampuan berpikir kreatif sebesar 0,633 ≥ 0,05. Dapat disimpulkan tidak ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada siswa yang mengikuti kelas PBL maupun kelas Problem solving, ada perbedaan kemampuan pemecahan masalah pada siswa yang memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi dengan yang rendah, dan ada interaksi antara PBL dan Problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kemampuan berpikir kreatif. Implikasi penelitian ini memberikan dampak pada kemampuan pemecahan masalah pada siswa menjadi meningkat.
Peningkatan Hasil Belajar Tematik Melalui Problem Based Learning dalam Pembelajaran Daring Siswa Kelas IV SD Putri, Ratna Hapsari; Wardani, Naniek Sulistya
Mimbar Ilmu Vol 26, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.33195

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran tematik yang dilakukan secara daring berpusat pada guru sehingga membuat siswa tidak aktif saat mengikuti pelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas IV SD melalui Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran daring. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Model PTK yang digunakan adalah spiral dari C. Kemmis dan Mc Taggart. Prosedur penelitian minimal menggunakan 2 siklus dengan catatan apabila setiap siklus menunjukkan kenaikan hasil belajar, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes. Instrumen penelitian berupa butir soal dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji T dan uji N-Gain. Hasil dari penelitian menunjukkan model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh pada hasil belajar siswa kelas IV SD melalui PBL dalam pembelajaran daring. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi penelitian ini memberi dampak pada suasana belajar yang aktif dan menyenangkan sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Buku Ajar Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Pada Mata Pelajaran Komputer Akuntansi Accurate Ambarwati, Ida; Rochmawati, Rochmawati
Mimbar Ilmu Vol 25, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28931

Abstract

Kurangnya bahan ajar menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam belajar secara mandiri. Selain itu belum adanya bahan ajar inovatif yang menarik minat siswa dalam belajar. Tujuan Penelitian ini adalah mengembangkan buku ajar berbasis CTL pada mata pelajaran komputer akuntansi accurate. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah Four-D yang terdiri dari empat langkah yaitu define, design, develop, and disseminate. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah wawancara, observasi dan kuesioner. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data adalah analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data didapatkan bahwa validator memperoleh presentase rata-rata kelayakan materi 86,18%, kelayakan bahasa 85,24% dan kelayakan grafis 94,92% sehingga kesimpulan kelayakan buku ajar adalah 88,78% dengan kriteria “sangat layak”. Buku ajar berbasis CTL pada mata pelajaran komputer akuntansi accurate mendapat respon peserta didik sebesar 94,5% dengan krteria “sangat memahami”. Sehingga, penelitian ini  menyimpulkan bahwa buku ajar berbasis CTL pada mata pelajaran komputer akuntansi accurate “sangat layak” dimanfaatkan dalam pembelajaran
Hubungan Sikap Belajar dan Kebiasaan Belajar dengan Hasil Belajar Mata Pelajaran Teknologi Dasar Otomotif (TDO) Fauzan, Fauzan; Maksum, Hasan; Purwanto, Wawan; Indrawan, Eko
Mimbar Ilmu Vol 26, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.31347

Abstract

Kurangnya minat siswa dalam belajar membuat hasil belajar siswa dibawah rata-rata nilai ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan sikap belajardan kebiasaan belajar dengan hasil belajar mata pelajaran Teknologi Dasar Otomotif (TDO) Kelas X TAB. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif melalui pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X berjumlah 36 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data pada penelitian ini adalah angket. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu uji normalitas, reliabilitas, dan uji prasyarat data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan sikap belajar dengan hasil belajar TDO siswa kelas X TAB berada pada kategori kuat. Kontribusi sikap belajar terhadap hasil belajar TDO siswa kelas X TABK sebesar 56,1%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan kebiasaan belajar dengan hasil belajar TDO siswa kelas X TAB berada pada kategori kuat. Kontribusi kebiasaan belajar terhadap hasil belajar TDO siswa sebesar 32,4%. Dapat disimpulkan bahwa kebiasaan belajar dengan hasil belajar berpengaruh pada hasil belajar siswa.
Peningkatan Motivasi Belajar Berbasis Spiritual Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Rianita, Ni Made; Trisnawati, Ni Luh De Erik; Nopiyani, Putu Eka
Mimbar Ilmu Vol 25, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28312

Abstract

Rendahnya hasil belajar Bahasa Inggris pada mahasiswa disebabkan karena kurangnya motivasi mahasiswa dalam belajar. Selain itu tidak adanya peningkatan hasil belajar Bahasa Inggris yang telah didapatkan dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar berbasis spiritual terhadap hasil belajar mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanasi asosiatif yang menguji hubungan antar variabel. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Component based SEM, Partial Least Square (PLS). Jumlah populasi dalam penelitian adalah 887. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 130. Teknik yang digunakan dalam pengambilan sampal adalah Stratified Random Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi belajar berbasis spiritual berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar mahasiswa yaitu ditunjukan dengan nilai T statistics >1.96 yaitu 19,359 atau p-values adalah signifikan < 0.05. Dengan adanya dorongan atau motivasi dalam pembelajaran, mahasiswa mampu meningkatkan nilai akademisnya. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah peningkatan motivasi belajar berbasis spiritual mampu mempengaruhi hasil belajar mahasiswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Multimedia Interaktif dengan Model Hannafin and Peck pada Muatan IPA Kelas IV Saputra, I Made Pebiana; Putra, DB. Kt. Ngr Semara
Mimbar Ilmu Vol 26, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.32085

Abstract

Kurangnya media pembelajaran sehingga siswa kurang mampu memahami materi pembelajaran secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan rancang bangun dan validitas pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif pada kelas IV SD muatan. Penelitian ini dikembangkan menggunakan model pengembangan Hannafin and Peck yang meliputi tiga tahapan, yaitu (a) penilaian kebutuhan, (b) desain/perancangan, (c) pengembangan dan implementasi. Subjek penelitian berjumlah 9 orang peserta didik kelas IV. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan angket. Instrumen penelitian terdiri dari lembar angket penilaian produk. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Tahap pengujian kelayakan media ini dilakukan dengan cara validasi produk oleh pakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai validitas produk dengan kategori sangat baik dengan: (a) Hasil review ahli isi mata pelajaran menunjukkan hasil sangat baik (92,8%), (b) Hasil review ahli desain pembelajaran dengan hasil sangat baik (92,8%), (c) Hasil review ahli media pembelajaran menunjukkan hasil sangat baik (93,1%), (d) Hasil uji coba perorangan sangat baik (94,2%), hasil uji coba kelompok kecil dengan hasil baik (89,75%). Implikasi penelitian ini dapat mrmbuat siswa menjadi tertarik dengan materi yang diberikan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran multimedia interaktif ini sangat baik digunakan dalam proses pembelajaran.
Hubungan Antara Interaksi Sosial Teman Sebaya dengan Penerimaan Sosial Siswa Kelas XI Andangjati, Maria Winayang; Danny Soesilo, Tritjahjo; Windrawanto, Yustinus
Mimbar Ilmu Vol 26, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v26i1.33360

Abstract

Masih banyak dijumpai remaja yang belum dapat menyesuaikan diri dengan baik di lingkungan sosialnya. Hal tersebut menjadi salah satu penyebab terjadinya penolakan remaja dari kelompok teman sebayanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara interaksi sosial teman sebaya dengan penerimaan sosisal siswa kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang bertujuan untuk membuktikan ada tidaknya hubungan antara variabel Interaksi Sosial dengan Penerimaan Sosial. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Subjek yang diteliti sebanyak 52 orang. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan teknik uji korelasi Pearson Product Moment. Sebelum melakukan pengujian korelasi, perlu dilakukan pengujian asumsi terlebih dahulu dengan melakukan uji normalitas data menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, dan uji linearitas dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.001. Dengan demikian, hipotesis dalam penelitian ini diterima, yaitu ada hubungan positif antara interaksi sosial teman sebaya dengan penerimaan sosial siswa. Hubungan positif pada hasil uji memiliki makna jika semakin tinggi interaksi sosial teman sebaya, maka akan semakin tinggi pula penerimaan sosial siswa dan sebaliknya. Implikasi penelitian ini memberika dampak pada interaksi sosial siswa yang semakin membaik
Metode Pembelajaran Paired Storytelling Berbantuan Pop-Up Book Efektif Meningkatkan Keterampilan Bercerita Lestari, Dea; Pratiwi, Anggia Suci; Sunanih, Sunanih
Mimbar Ilmu Vol 25, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28914

Abstract

Rendahnya keterampilan berbicara siswa disebabkan karena kurang optimalnya penggunaan model pembelajaran sehingga siswa kesulitan untuk memahami pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbedaan kemampuan keterampilan bercerita siswa antara kelas yang diajar dengan menggunakan metode paired storytelling dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan metode paired storytelling. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuasi eksperimen. Desain penelitian ini adalah pre-test and post-test group. Populasi penelitian ini berjumlah 22 peserta didik. Sampel diambil menggunakan tenik random sampling yang terdiri dari dua kelas yakni kelas eksperimen sebanyak 11 peserta didik dan kelas kontrol sebanyak 11 peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, dokumentasi, observasi dan wawancara. Teknik analisis data meliputi tahap persiapan, tabulasi, dan penerapan data. Data penelitian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai thitung>ttabel yaitu 9,775>3,900 dengan df 20 pada taraf signifikansi 0.05. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada prestasi keterampilan bercerita antara kelas yang diajar dengan menggunakan metode paired storytelling dengan kelas yang diajar tanpa menggunakan metode paired storytelling; Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode paired storytelling lebih efektif dalam pembelajaran keterampilan bercerita siswa.
Korelasi Antara Lingkungan Keluarga dan Gaya Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar IPS Krisna, Rizky; Mahadewi, Luh Putu Putrini; Widiana, I Wayan
Mimbar Ilmu Vol 25, No 3 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mi.v25i3.28984

Abstract

Penelitian ini didasari oleh beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis korelasi yang signifikan secara simultan antara lingkungan keluarga dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar IPS. Penelitian ini adalah penelitian expost-facto dengan metode non tes yang dianalisis menggunakan uji analisis regresi sederhana dan berganda. Berdasarkan hasil analisis pada taraf signifikansi 5% = (0,189), diperoleh bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara lingkungan keluarga dan hasil belajar IPS dengan rx1y = 0,724 (52,4%), terdapat korelasi yang signifikan antara gaya belajar siswa dan hasil belajar IPS dengan rx2y = 0,614 (37,7%), dan secara simultan terdapat korelasi yang signifikan antara lingkungan keluarga dan gaya belajar siswa terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Buleleng dengan rx1x2y = 0,764 (58,4%). Dengan demikian, baik buruknya hasil belajar IPS siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor lingkungan keluarga dan gaya belajar siswa.