cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2023): Mei" : 20 Documents clear
Model Aligned and Skilled Learning pada Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar I Komang Wahyu Wiguna; Ni Putu Candra Prastya Dewi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.51993

Abstract

Pandemi Covid-19 mengakibatkan adanya proses belajar yang hilang (learning loss), degradasi karakter, dan kurangnya pemahaman terhadap materi pembelajaran yang bermuara pada rendahnya hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah pengembangan Model Aligned and Skilled Learning untuk Mahasiswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan desain dan produk (design and development) dengan menggunakan Model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementatian, Evaluation). Tahapan penelitian ini yaitu tahap Analysis, Design dan Development. Tahap analisis (analysis) bertujuan untuk menganalisa perlunya pengembangan model pembelajaran. Tahap desain (design) yaitu merancang produk yang akan dibuat serta konten yang akan diisi (dalam hal ini konten buku). Tahap pengembangan (development) adalah proses mewujudkan blue-print atau desain menjadi sebuah produk. Pada tahap ini dilakukan dengan penyusunan buku mengenai model pembelajaran aligned and skilled. Kemudian tahap pengembangan dilanjutkan dengan uji validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan Model Aligned and Skilled Learning dilakukan menghasilkan sebuah buku referensi berjudul “Teori dan Aplikasi Model Aligend and Skilled Learning”. Validitas model aligned and skilled learning memiliki kategori baik dengan hasil analisis data uji validitas ahli bahasa memperoleh nilai rata-rata (mean) sebesar 2,6 yang berada pada kategori cukup baik dan hasil analisis data uji validitas ahli konten memperoleh nilai rata-rata (mean) sebesar 3,8 yang berada pada kategori sangat baik. model aligned and skilled. learning memiliki kategori baik dan hasil kepraktisan model aligned and skilled learning memiliki kategori sangat baik. Efektivitas model aligned and skilled learning dapat dicermati melalui perbedaan secara signifikan capaian skor karakter mahasiswa pada kelompok eksperimen dan kelompok control.
Video Animasi Berpendekatan Saintifik pada Mata Pelajaran IPA Kelas VI Dina Athala; Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana; I Made Tegeh
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.57827

Abstract

Adanya pandemi Covid-19 guru memberikan penugasan melalui lembar kerja siswa seperti platform google form, telegram, whatsapp group. Guru masih menggunakan metode pembelajaran yaitu ceramah sehingga menimbulkan kebosanan pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan video animasi berpendekatan saintifik pada mata pelajaran IPA kelas VI. Model yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah model ADDIE. Subjek uji coba penelitian ini terdiri dari satu orang ahli isi pembelajaran, satu orang ahli desain pembelajaran, satu orang ahli media pembelajaran, tiga orang uji coba perorangan dan enam orang uji coba kelompok kecil. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan analisis deskriptif kuantitatif. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode kuesioner. Hasil penelitian yaitu uji ahli isi pembelajaran dengan validitas 95 %, ahli media dengan 89 % (Baik), ahli desain pembelajaran dengan 81 % (Baik), uji coba perorangan 93 % (sangat baik), dan uji coba kelompok keil 88 % (baik). Disimpulkan bahwa produk media video animasi berpendekatan saintifik ini layak digunakan pada proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini diharapkan media video video animasi berpendekatan saintifik dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Mengoptimalkan Hasil Belajar Matematika Siswa melalui Model Kooperatif Berbantuan Permainan Edukatif Lempar Dadu Anak Agung Istri Feby Mahadewi; Ni Wayan Suniasih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.58236

Abstract

Suasana belajar yang tidak interaktif berdampak pada kurang optimalnya hasil belajar siswa kelas II sekolah dasar. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis model kooperatif berbantuan permainan edukatif lempar dadu terhadap hasil belajar muatan materi matematika siswa sekolah dasar. Jenis penelitian yaitu kuantitatif desain kuasi eksperimen, dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 217 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang terkumpul dianalisis melalui statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data uji-t, diperoleh thitung = 4.36 dan pada taraf signifikansi 5% dengan dk sama dengan 78 diperoleh ttabel sama dengan 1.991. Dengan demikian, nilai thitung 4.36 lebih dari ttabel 1.991, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar muatan materi matematika antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol pada kelas II SD. Dengan demikian model pembelajaran kooperatif berbantuan permainan edukatif lempar dadu berpengaruh terhadap hasil belajar muatan materi matematika siswa kelas II SD. Implikasi penelitian ini diharapkan guru mampu menerapkan model pembelajaran inovatif dengan menggunakan model kooperatif berbantuan permainan edukatif lempar dadu dalam menunjang pembelajaran di kelas.
Sertifikasi Dosen, Motivasi Kerja dan Korelasinya dengan Kinerja Dosen P. Anggreni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.58635

Abstract

Dosen yang bersertifikasi dan tunjangan profesi yang diterima belum banyak memberikan dampak terhadap peningkatan kinerja. Selain itu kompetensi dosen juga terlihat masih rendah, sehingga kinerja mereka belum mencapai hasil yang diharapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak sertifikasi dan motivasi dosen terhadap kinerja dosen. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Subyek penelitiannya adalah pimpinan (5 orang), dosen (25 orang), dan mahasiswa (40 orang). Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Kuesioner dibagi menjadi 3 bagian yaitu kuesioner untuk pimpinan, dosen, dan mahasiswa. Teknik analisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif antara sertifikasi dosen dengan kinerja dosen r = 0,441. Terdapat korelasi positif antara motivasi kerja dengan kinerja dosen r = 0,52. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa dengan sertifikasi dosen, dosen dapat membuat silabus, SAP, dan bahan ajar yang lebih baik; adanya waktu luang untuk mengoreksi hasil ujian maupun kuis mahasiswa; membuat evaluasi saat semester berakhir; menghadiri seminar atau pelatihan guna meningkatkan khasanah ilmu pengetahuan. Dengan sertifikasi, dosen juga bisa menyisihkan dana untuk pembelian buku-buku sebagai referensi mengajar, melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat menunjang profesionalismenya sebagai dosen. Implikasi penelitian ini diharapkan dosen tersertifikasi menyadari pentingnya meningkatkan kualitas diri sebagai tenaga pendidik yang profesional.
Media Komik Digital Berbasis Problem Based Learning Muatan IPA (Ekosistem) Kelas V Sekolah Dasar I Dewa Ayu Tria Waisakanitri; Ni Nyoman Ganing; I Gusti Agung Ayu Wulandari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.58651

Abstract

Kurangnya pemanfaatan media penunjang pembelajaran berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang sudah dilaksanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media komik digital berbasis problem based learning pada muatan IPA (ekosistem) kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE terdiri dari analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, serta evaluasi. Subjek uji pada penelitian pengembangan ini terdiri dari 1 ahli isi/materi pelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 orang siswa untuk uji coba perorangan, dan 9 orang siswa untuk uji coba kelompok kecil. Pengumpulan data menggunakan metode tes dan angket. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan statistik inferensial. Hasil uji ahli rancang bangun sebesar 90,9% (sangat baik), uji ahli isi/materi pelajaran sebesar 93,3% (sangat baik), uji ahli desain pembelajaran sebesar 90,9%, uji ahli media pembelajaran sebesar 90% (sangat baik), uji coba perorangan sebesar 95,83% (sangat baik), dan uji coba kelompok kecil 91,1% (sangat baik). Berdasarkan hasil uji-t diperoleh nilai thitung sama dengan 3,69, sedangkan ttabel dengan taraf signifikansi 5% diperoleh hasil sebesar 2,021. Hal ini berarti thitung lebih dari ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa pengembangan media komik digital berbasis model problem based learning efektif diterapkan pada muatan IPA (ekosistem) kelas V.
The Relationship of Coping Strategies, Self-Efficacy, and Scientific Attitudes towards Science Learning Outcomes of Fifth Grade Elementary School Students Made Meilinda Dwi Lestari; I Gede Margunayasa; Diki
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59271

Abstract

Lack of facilities and infrastructure limited teacher in utilizing science and technology and science become a factor causing learning loss. Strong and simultaneous collaboration between all educational personnel must be improved to realize the freedom of learning in Indonesian. The purpose of the study was to analyze the influence of coping strategies, self-efficacy, and scientific attitudes on science learning outcomes. The population in this study was 270 grade V elementary school student. The study sample totaled 159 students who were determined by proportional random sampling technique. Coping strategy data, self-efficacy data and scientific attitude data were collected with questionnaire sheets. Data on science learning outcomes are collected with an objective test in the form of a multiple choice test. Data were analyzed using SPSS 20 program-assisted multiple liner regression. The rcount value of coping strategies, self-efficacy, scientific attitudes and simultaneously greater than the rtable value. This shows that there is a significant positive influence between coping strategies on science learning outcomes. There is a significant positive influence between self-efficacy on science learning outcomes. There is a significant positive influence on scientific attitudes towards science learning outcomes. Simultaneously there is a significant positive influence of coping strategies, self-efficacy, and scientific attitudes on student science learning outcomes. Thus, it was concluded that there was a significant influence between coping strategies, self-efficacy and scientific attitudes on the results of science learning for fifth grade students of elementary school.
Dampak Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Tingkat Kecemasan Siswa Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD Ni Nyoman Budhi Suryanti; I Gede Margunayasa; Diki
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59272

Abstract

Kualitas pendidikan dalam bidang IPA di Indonesia masih tergolong rendah dan perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran berbasis masalah dan tingkat kecemasan siswa terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 356 siswa. Sampel penelitian berjumlah 93 siswa yang ditentukan melalui teknik random sampling, kemudian dilanjutkan dengan pengundian kelas untuk menentukan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Metode pengumpulan data dengan metode tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis masalah lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model konvensional (nilai FA=9,45 dengan signifikansi 0,003). Terdapat interaksi antara model pembelajaran berbasis masalah dengan tingkat kecemasan dalam pengaruhnya terhadap hasil belajar IPA siswa (nilai FA*B sama dengan 41,56 dengan signifikansi 0,000. Hasil belajar IPA siswa yang memiliki tingkat kecemasan rendah lebih tinggi ketika mengikuti model pembelajaran berbasis masalah (Qhitung sama dengan 9,54 lebih dari Qtabel sama dengan 2,82). Hasil belajar IPA siswa yang memiliki tingkat kecemasan tinggi lebih tinggi ketika mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung sama dengan 3,37 lebih dari Qtabel sama dengan 2,82). Simpulan penelitian menunjukkan model pembelajaran berbasis masalah dan tingkat kecemasan siswa berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.
Mind Set dan Sikap Ilmiah dan Pengaruhnya terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas V Sekolah Dasar I Nyoman Adi Saputra; I Ketut Gading; Siti Aisyah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59273

Abstract

Sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan dalam mengembangkan kemampuan berfikir menggunakan penalaran, belum memiliki kebiasaan membaca sambil berpikir dan bekerja untuk memahami informasi esensial atau strategis dalam menyelesaikan soal atau permasalahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola pikir (mind set) dan sikap ilmiah terhadap kemampuan literasi sains siswa kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian adalah jenis Expose facto. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 428 orang siswa. Sampel penelitian berjumlah 171 siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji korelasi product moment, dan uji F Regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: terdapat kontribusi negatif pola pikir tetap terhadap kemampuan literasi sains siswa yang ditunjukkan dengan nilai korelasi sebesar -0,820, hal ini dapat diartikan bahwa pola pikir tetap berbanding terbalik terhadap kemampuan literasi sains siswa. Secara simultan, terdapat kontribusi pola pikir berkembang dan sikap ilmiah terhadap kemampuan literasi sains siswa, dengan hasil F hitung sama dengan 389,396 dengan signifikansi 0,000 kurang dari 0,05. Disimpulkan bahwa terdapat kontribusi pola pikir dan sikap ilmiah terhadap kemampuan literasi sains siswa. Implikasi penelitian ini dharapkan guru dalam meningkatkan kemampuan literasi sains siswa hendaknya juga mempertimbangkan factor internal yang dimiliki oleh siswa berupa pola pikir dan sikap ilmiah.
Dampak Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar IPA dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Ni Made Budhi Mulyanti; I Ketut Gading; Diki
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.59276

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa juga sering ditemui pada kegiatan pembelajaran di sekolah-sekolah. Hal ini akan mempengaruhi hasil belajar yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar IPA dan kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan design yang digunakan yaitu pretest-post test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah 110 orang siswa, sampel penelitian sejumlah 39 orang ditentukan dengan menggunakan teknik random sampling terpilih 20 orang siswa kelas 5 dan 19 orang siswa kelas 5. Metode pengumpulan data menggunakan tes.  Data dianalisis menggunakan Uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan hasil belajar IPA dan kemampuan berpikir kritis siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing dipadukan dengan multimedia digital lebih baik dibandingkan dengan siswa yang tidak mendapatkan perlakuan tersebut, dengan nilai Fhit sebesar 5,047 dan nilai signifikansi kurang 0,01. Sehingga dapat disimpulkan pembelajaran dengan model inkuiri terbimbing dipadukan dengan multimedia digital secara simultan mampu meningkatkan hasil belajar IPA dan kemampuan berpikir kritis  siswa kelas 5 SD. Implikasi penelitian ini diharapkan penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang telah terbukti secara empiris dan berkontribusi positif dalam peningkatan hasil belajar dan kemampuan berpikir kritis.
Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan Matematika dengan Model Pembelajaran RESIK berbantuan Media Komik Ni Komang Ayu Tri Pramana Putri; I Wayan Wiarta; I Komang Ngurah Wiyasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 6 No. 1 (2023): Mei
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v6i1.58808

Abstract

Matematika merupakan pembelajaran yang mempelajari logika, susunan, bentuk, besaran, dan konsep yang saling berkaitan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang dilakukan pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi, diperoleh bahwa hasil belajar siswa pada ulangan harian masih berada di bawah KKM. Hal ini menunjukkan bahwa kompetensi pengetahuan Matematika siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk membuktikan pengaruh yang signifikan model Realistic Setting Kooperatif (RESIK) berbantuan media komik terhadap kompetensi pengetahuan Matematika siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini merupakan seluruh siswa kelas V SD Negeri di Gugus Srikandi sebanyak 376 orang siswa dan sampel pada penelitian ini sebanyak 61 orang siswa. Sampel penelitian ini ditentukan dengan teknik Cluster Random Sampling. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan metode tes, instrumen yang digunakan berupa tes objektif pilihan ganda biasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan rerata gain skor ternomalisasi kompetensi pengetahuan matematika kelompok eksperimen (0,701) lebih besar daripada rerata gain skor ternomalisasi kompetensi pengetahuan matematika kelompok kontrol (0,554). Berdasarkan analisis uji-t diperoleh thitung (4,595) lebih besar daripada ttabel (2,000) dengan dk 59 dan taraf signifikansi 5%, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Realistic Setting Kooperatif (RESIK) berbantuan media komik terhadap kompetensi pengetahuan matematika pada siswa kelas V SD Negeri Gugus Srikandi.

Page 1 of 2 | Total Record : 20