Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Articles
20 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 7 No. 1 (2024): May"
:
20 Documents
clear
Model Pembelajaran Problem Solving Berbantuan Permainan Mino Card terhadap Berpikir Kritis pada Pembelajaran Matematika
Gangga Dewi, Putri Ayu;
I Wayan Wiarta;
M. G. Rini Kristiantari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75141
Model pembelajaran yang kurang bervariatif menyebabkan suasana pembelajaran menjadi pasif karena lebih sering menggunakan pendekatan saintifik. Selain itu, sarana dan prasarana yang terdapat di sekolah belum dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat pula menyebabkan pembelajaran kurang kondusif dan siswa kurang termotivasi dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model pembelajaran problem solving berbantuan permainan Mino Card terhadap berpikir kritis pada pembelajaran matematika siswa kelas IV SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi ekperimen dengan desain penelitian yaitu nonequivalent control group design dan metode yang digunakan adalah tes. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 240 dari 7 sekolah dasar. Teknik analisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan uji-t diperoleh thitung 4,062 sedangkan nilai ttabel pada taraf signifikansi 5% menunjukkan nilai ttabel sebesar 2,000. Perolehan hasil analisis thitung 4,062 lebih dari ttabel 2,000 maka Ho ditolak. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir Matematika antara kelompok yang dibelajarkan menggunakan model problem solving dengan kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas IV SD. Implikasi penelitian ini yaitu model problem solving berbantuan permainan Mino Card baik diterapkan dalam proses pemeblajaran dan juga berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis matematika siswa kelas IV SD.
Implementasi Model Project Based Learning: Dampaknya terhadap Sikap Nasionalisme dan Prestasi Belajar IPS
Made Bagiada;
Nyoman Dantes;
Sariyasa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75166
Aktivitas belajar yang terpusat pada guru (teacher centered) berdampak pada rendahnya ketercapaian nilai mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), rendahnya sikap nasionalisme siswa yang ditinjau dari sikap siswa yang suka bercanda ketika menyanyikan lagu wajib nasional, sikap kurang sempurna ketika hormat kepada sang saka merah putih, dan tidak memiliki rasa saling tolong menolong dalam mengerjakan tugas. Kajian ini bermaksud untuk mencari tahu 1) perbedaan hasil belajar IPS; 2) perbedaan sikap nasionalisme, 3) perbedaan hasil belajar IPS dan sikap nasionalisme secara simultan antara kelompok siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi kajian ini berjumlah 231 siswa. Sampelnya ialah siswa kelas V sekolah dasar sejumlah 46 orang. Data penelitian dalam bentuk hasil belajar IPS diperoleh melalui tes obyektif dan sikap nasionalisme diperoleh melalui kuesioner. Validasi pada instrumen hasil belajar mempergunakan formulasi Gregory, rumus korelasi Point Biserial, rumus KR-20, taraf kesukaran, dan daya beda. Validasi pada instrumen sikap nasionalisme menggunakan rumus Gregory, rumus korelasi Product Moment, dan Alpha Cronbach. Data yang telah dihimpun dianalisa mempergunakan Test of Between-Subjects Effects dan analisis MANOVA. Hasil penelitian menyatakan terdapat perbedaan hasil belajar IPS dan sikap nasionalisme secara parsial maupun simultan antara kelompok siswa.
Self Regulated Learning dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD dengan Model Pembelajaran Numbered Head Together
I Ketut Eli Wartama;
I Made Ardana;
Ni Ketut Suarni
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75204
Kurangnya inovasi dan kreasi dalam mengajar menjadi masalah pendidikan saat ini. Salah satu akibatnya adalah self regulated dan hasil belajar siswa saat ini rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis self regulated learning dan hasil belajar IPA dengan model Numbered Head Together (NHT). Jenis peneltian adalah eksperimen semu dengan desain post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD yang berjumlah 101 siswa. Banyaknya sampel berjumlah 81 siswa untuk dua kelas yang diambil dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan angket dan tes pilihan ganda. Data dianalisis dengan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan self regulation learning siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT secara signifikan lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (Fhitung 65,277 lebih dari Ftabel 3,96 dengan signifikansi 0,000 kurang 0,05). Hasil Belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT secara signifikan lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (Fhitung 4,628 lebih dari Ftabel 3,96 dengan signifikansi 0,035 kurang 0,05). Secara simultan kemampuan self regulation learning dan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT secara signifikan lebih baik daripada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Disimpulkan bahwa model pembelajaran Numbered Head Together memberikan pengaruh yang signifikan terhadap self regulated learning dan Hasil Belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar. Implikasi penelitian ini adalah terciptanya inovasi dengan menggunakan model NHT yang berdampak pada self regulated dan hasil belajar siswa.
Komik Digital Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD
Mardiana, I Nyoman Aditya;
Anak Agung Gede Agung
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75366
Terbatasnya variasi media pembelajaran digital yang dimiliki guru untuk menunjang proses pembelajaran berdampak pada rendahnya hasil belajar IPAS siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komik digital berbasis masalah mata pelajaran IPAS. Penelitian pengembangan komik digital ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan tes. Data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian pengembangan ini menyimpulkan bahwa komik digital berbasis masalah yang dikembangkan layak dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran dibuktikan dari hasil uji ahli rancang bangun diperoleh skor 90,90% (sangat baik), ahli materi pembelajaran diperoleh skor 100% (sangat baik), ahli desain pembelajaran dan ahli media pembelajaran diperoleh skor 97,50% (sangat baik), uji perorangan diperoleh skor 93,33% (sangat baik), uji kelompok kecil diperoleh skor 89,72% (baik), serta hasil uji efektivitas produk menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah menggunakan media komik digital berbasis masalah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa produk media komik digital berbasis masalah layak dan efektif untuk diterapkan pada mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial), khususnya pada materi Indonesiaku kaya hayatinya kelas V SD.
The Importance of Individual Education Plan (IEP) in Communicative Development of Children With Speech Delay: A Systematic Literature Review
Yuniari, Ni Made;
Made Hery Santosa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75397
Lack of time with parents and lack of awareness of a child's potential can cause speech delays. This research aims to analyze the role of Individual Education Plans (IEPs) on the communicative development of deaf children. This type of research is qualitative research. This study included a systematic literature review that included 14 studies on IEPs and speech delays. Collecting relevant data using systematic observation techniques. Systematic observation techniques were used to collect relevant data from several articles. The data analysis technique uses qualitative descriptive analysis. These findings underscore the need for IEPs to address the special needs of children with speech delays, the importance of individualized methods, the availability of appropriate resources and supports, and the participation of parents and other stakeholders in the IEP process. This study emphasizes the need to develop and implement high-quality IEPs, provide resources and assistance, and involve parents and stakeholders in help childrenhelpingh speech delays successfully. This study also briefly highlights the limitations and recommendations of the research evaluated, highlighting the need for collaborative and strengths-based IEPs, early intervention, family participation, and good communication with stakeholders. It can be concluded by emphasizing the importance of different interpretations, further research, and a holistic approach to inclusive education and the development of children's speech abilities.
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw pada Siswa Kelas V SD
I Nyoman Sita Setiawan;
Ketut Suma;
I Wayan Suastra
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75654
Rendahnya hasil belajar IPA disebabkan karena metode pembelajaran yang digunakan guru belum optimal dan belum bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siswa kelas V SD. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 40 orang siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, tiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Tiap siklus terdiri atas dua kali tatap muka dan satu kali tes hasil belajar. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Metode analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tife Jigsaw pada siswa kelas V dinyatakan meningkat. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas sebesar 69, daya serap 69%, dan ketuntasan belajar 63%. Pada siklus II, nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 79, daya serap 79%, dan ketuntasan belajar sebesar 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tife Jigsaw pada siswa kelas V SD. Implikasi penelitian ini dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat mendukung aktivitas pembelajaran yang mampu meningkatkan hasil belajar IPA.
Implementasi Literasi Digital pada Siswa Sekolah Dasar
Naimah;
Muhammad Fauzan Muttaqin;
Meilina
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.75992
Literasi digital di sekolah dasar sangat penting karena siswa lebih tertarik pada hiburan atau bermain game online serta Rendahnya budaya literasi yakni kurangnya referensi, media, motivasi dan sulit untuk memunculkan berbagai macam ide untuk di tulis dan di ceritakan kembali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi literasi digital di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, serta wawancara dengan beberapa sumber informasi, termasuk kepala sekolah, 2 guru, dan 3 siswa. Selain itu, studi dokumentasi juga digunakan untuk mendukung pengumpulan data. Teknik keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Adapun analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa program literasi digital mampu memberikan informasi kepada siswa terkait dampak positif dan negatif dari penggunaan media sosial. Faktor keberhasilan program ini ialah sekolah bekerja sama dengan wali murid. Implikasinya untuk sekolah melalui literasi digital ialah pengetahuan dalam penggunaan media sosial, pemanfaatan untuk mencari sumber informasi, etika bermedia sosial, kesadaran umum tentang media sosial, bahayanya permainan yang membuat candu, korban media sosial dan pengabaian manajemen waktu. Siswa sekolah dasar harus dididik tentang penggunaan yang diperlukan untuk menghindari intimidasi.
Media Pembelajaran Power Point Berbasis Classpoint Dalam Membaca Permulaan
Evi Hanafiah;
Amaliyah, Nurrohmatul
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.76493
Kurangnya media pmebelajaran seringkali menjadi hambatan bagi siswa dalam belajar sehingga proses pembelajaran tidak berjalan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran powerpoint berbasis classpoint dalam membaca permulaan siswa kelas I SD. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Borg and Gall modifikasi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu obervasi, angket, dan tes. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil penilaian dari ahli materi yaitu 86% (sangat baik). Penilaian dari ahli media pembelajaran yaitu yaitu 89% (sangat baik). penilaian ahli pembelajaran yaitu 100% (sangat baik). Penerapan media pembelajaran powerpoint berbasis classpoint di sekolah memberikan hasil yang bagus dalam penelitian tersebut dan mampu meningkatkan hasil belajar pembaca pemula pada siswa kelas I. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji perbandingan rata-rata rata hasil pretest dengan jumlah nilai 60,22 dan hasil posttest dengan jumlah nilai 78,73. Hasil tersebut dapat diartikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar saat siswa sebelum dan sesudah diberikan powerpoint sebagai media pembelajaran. Disimpulkan bahwa media pembelajaran powerpoint berbasis classpoint dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Komik Digital Berbasis Problem Based Learning pada Muatan IPAS Materi Kekayaan Budaya Indonesia
I Made Surya Artanegara;
Anak Agung Gede Agung;
Didith Pramunditya Ambara
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.76917
Banyak pendidik masih belum menggunakan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik gaya belajar siswa, dan kurangnya pemahaman teknologi menyebabkan minimnya penggunaan media pembelajaran berbasis digital. Hal ini menyebabkan pembelajaran menjadi satu arah, serta membuat siswa jenuh dan kurang aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media komik digital berbasis problembased learning muatan IPAS kekayaan budaya Indonesia siswa kelas IV SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model ADDIE. Subjek uji coba menggunakan 24 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan tes. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda dan lembar kuesioner. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan analisis statistik inferensial uji t. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan sebelum dan sesudah belajar menggunakan media komik digital. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media komik digital berbasis problem based learning efektif digunakan dalam proses pembelajaran muatan IPAS materi kekayaan budaya Indonesia siswa kelas IV SD. Implikasi penelitian ini yaitu penggunaaan media komik digital mendorong minat baca siswa dan meningkatkan keinginan mereka untuk berliterasi.
Penerimaan Diri dan Kesejahteraan Subjektif pada Guru Honorer
Pamungkas, Destariza Akbar Dwi;
Doddy Hendro Wibowo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 7 No. 1 (2024): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jippg.v7i1.77065
Kesejahteraan merupakan suatu impian dan harapan bagi setiap orang diseluruh dunia, begitu juga bagi seorang guru honorer di Indonesia. Guru PNS dan guru honorer memiliki tugas yang sama, tetapi terdapat kesenjangan seperti rendahnya perhatian pemerintah kepada guru honorer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerimaan diri dengan kesejahteraan subjektif pada guru honorer. Jenis dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik non- probability sampling yaitu quota sampling. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 101 guru honorer dengan rentang usia minimal 25 tahun dan sudah bekerja sebagai guru honorer minimal 4 tahun. Metode pengumpulan data menggunakan Skala Penerimaan Diri dan skala kesejahteraan subjektif yang terdiri dari Satisfaction with Life Scale (SWLS), Positive Affect and Negative Affect Schedule (PANAS). Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi Spearman rank correlation. Dari hasil analisis data, diperoleh terdapat hubungan yang positif signifikan antara penerimaan diri dan kesejahteraan subjektif pada guru honorer. Dengan demikian, guru honorer sebaiknya mampu menyesuaikan dirinya dengan baik agar dapat memiliki kesejahteraan subjektif yang baik.