cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru
ISSN : 26215713     EISSN : 26215705     DOI : -
Core Subject : Education,
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha. The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Undiksha.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Materi Pengolahan Data Berbasis Pendekatan PMRI Gede Sarwa Merta Dana Winaya; I Ketut Dibia; Ni Wayan Rati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29733

Abstract

Prangkat pembelajaran yang digunakan oleh guru sering tidak cocok maupun belum tepat sasaran dalam suatu penerapannya. Mengingat hal tersebut dirasa perlu untuk mengembangkan perangkat pembelajran berbasis Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) untuk dapat diterapkan dalam melaksanakan proses pembelajaran di SD. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran PMRI pada mata pelajaran matematika meteri pengolahan data siswa kels V SD. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D dengan tahapan yaitu: Pendefinisian, Perancangan, Pengembangan, penyebarluasan. Instrument yang digunakan untuk mengukur tingkat validitas perangkat pembelajaran adalah rating scale berupa lembar penilaian ahli. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data penelitian ini adalah metode kuesioner dengan menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Kegiatan uji coba menghasilkan data berupa angka yang dihitung nilai rata-rata kemudian dikonversikan dengan tabel PAP skala lima. Hasil penelitian ini adalah 1) perangkat pembelajaran PMRI mata pelajaran matematika pada materi pengolahan data meliputi RPP dan LKPD, 2) produk ini sudah divalidasi oleh ahli matematika, ahli asesmen pembelajaran dan dua orang guru kelas V dari SD yang berbeda. Nilai dari empat orang ahli perangkat RPP mendapatkan skor 4,33 dan perangkat LKPD skor 4,32, sehingga dikategorikan sangat baik. Implikasi dari penelitian ini adalah perangakat pembelajaran matematika materi pengolahan data berbasis pendekatan PMRI yang teruji validitas isinya dan siap untuk digunakan.
Peran Guru Kelas dalam Pembentukan Karakter Disiplin pada Siswa Yayuk Setyaningrum; Rahmat Rais; Eka Sari Setianingsih
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29752

Abstract

Rendahnya kemampuan karakter disiplin siswa kelas V SD diduga karena kurangnya perhatian kepada siswa. Teknik yang digunakan dalam pembentukan karakter adalah peran guru kelas lebih ditekankan lagi. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru kelas dalam pembentukan karakter disiplin pada siswa kelas V SD. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dalam bentuk studi kasus. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V, siswa kelas V, serta kepala sekolah. Objek dari penelitian ini adalah pembentukan karakter disiplin pada siswa. Data dari penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan angket. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa guru kelas sangat berperan (menentukan) dalam pembentukan karakter disiplin pada siswa dengan menggunakan tiga teknik yaitu; teknik inner control yaitu keteladanan dalam segala aspek kehidupan sekolah sebagaimana dituangkan dalam peraturan sekolah, teknik external control yaitu menegakkan peraturan sekolah dengan dua cara, memberikan hukuman yang bersifat mendidik kepada siswa yg melanggar peraturan (tidak disiplin) dan memberi pujian/hadiah/respon positif bagi siswa yang disiplin (tidak melanggar peraturan), teknik cooperatif control yaitu mengadakan kerjasama yang di wujudkan dalam bentuk kontrak kerja yang berisi peraturan disiplin sekolah berupa tata tertib dan sanksinya bagi yang melanggarnya.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar PPKn I Made Sukerta
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29760

Abstract

 Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa kelas XII IPS pada pembelajaran PPKn melalui metode pembelajaran kooperatif tipe team games tournament. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan subyek penelitian adalah siswa kelas XII IPS 1 SMA berjumlah  27 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunkan adalah observasi dan tes. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode analisis deskriptif dengan tingkat ketuntasanan sebesar ≥ 75. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat peningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa setelah diterapkanya model kooperatif tipe team games tournament hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan tiap siklus ditunjukan dengan perolehan rata-rata skor dua pengamat sebesar 40.5 atau 62.37% dan masuk dalam kategori kurang atau rendah, selanjutnya aktivitas belajar pada siklus 1 menunjukan bahwa perolehan skor observasi sebesar 47.5 atau nilai rata-rata tabel 73.07 dan masuk dalam kategori cukup, dan pada siklus II aktivitas belajar memperoleh skor sebesar 54 atau nilai rata-rata 83.07 dan masuk dalam kategori baik. Jadi, model kooperatif tipe team games tournament berdampak positif terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa.
Analisis Pembelajaran Matematika Materi Bangun Ruang Kubus dan Balok dengan Menggunakan Model Konstruktivisme Berbasis Lingkungan Abdillah Halimi; Wijonarko Wijonarko; Ferina Agustini
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.29859

Abstract

This research is motivated by the students' scores in learning mathematics on the subject of cube and block shapes and students' interest in mathematics. This study aims to analyze the model of environmental-based constructivism in mathematics learning materials for building blocks and cubes in elementary schools. The design of this research is a quantitative descriptive research design that is directed to analyze the application of the environmental-based constructivism learning model conducted by teachers in mathematics. Interview, observation, and documentation methods are data collection techniques used by researchers. Validation of data using triangulation of sources and techniques. While the data analysis technique is by collecting, reducing, presenting, and drawing conclusions of data. The results showed that there was a fairly good increase from 10 students who scored well to 18 students who had good grades so that if the percentage was made, it was 78,3% for students with good grades and 21,7% for children whose grades were not good or not. can meet the KKM. Based on the results of these studies, it can be concluded that the use of environmental-based constructivism learning models can influence student learning outcomes well.
Pengembangan Instrumen Asesmen Berbasis Literasi Sains Tentang Materi Sistem Ekskresi dan Sistem Pernapasan Helendra Helendra; D. Ratna Sari
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.29860

Abstract

The 2013 curriculum which focuses on improving scientific literacy, assessment is an integral part of the science learning process. However, based on the results of measurements carried out by PISA (Program for International Student Assessment), Indonesian scientific literacy is still relatively low. This study aims to produce an assessment instrument based on scientific literacy on the excretory system and respiratory system material. This research is Research and Development using the Plomp development model which consists of the initial investigation stage, the development stage or the prototyping stage, and the assessment stage. The subjects of the small-scale research product test were 9 students, and the field trial was 32 students. The results showed that the average value of the logical validity of the instrument was 87,23% which was declared very valid and the empirical validity value was 80,00%. The results of the practicality test of the assessment instrument by teachers scored 89,52% and by students 88,43%. The reliability of the scientific literacy-based assessment instrument shows a very high category with a reliability value of 0,93, 80 % questions with moderate difficulty criteria and 66,00% questions with good discriminating power. So, it can be concluded that the scientific literacy-based assessment instrument for the excretory system and respiratory system material can be declared very valid, very practical, and the reliability of the questions is very high.
Penggunaan Metode Pembelajaran Eksperimen untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Materi Pengukuran Siswa Agus Susilo
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29861

Abstract

Kurangnya penggunaan metode pembelajaran dalam proses pembelajaran membuat hasil belajar siswa dalam belajar menjadi rendah. Aspek kompetensi meliputi tiga ranah yaitu, pengetahuan, sikap dan keterampilan ketiga aspek tersebut harus terintegrasi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar, kemampuan pengetahuan, dan keterampilan siswa melalui penerapan metode eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) pada kelas X SMK kompetensi keahlian multimedia, dengan materi pokok/kompetensi dasar molekul. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah eksperimen/praktik pada pembelajaran fisika.Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang bersifat kolaborasi antara peneliti dan guru.Data yang digunakan untuk mengetahui kemampuan awal siswa adalah nilai rata-rata raport pada saat siswa masuk ke SMK serta untuk mengetahui proses dan hasil pembelajaran dengan rata nilai test pada setiap siklus dengan menggunakan metode eksperimen/praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil test tiap siklus. Dengan jumlah siswa sebanyak  32 orang sebelum pra siklus nilai rata-rata 6,03, siklus I nilai rata-rata 6,25, pada siklus ke II nilai rata-rata 7,58,. Berdasarkan analisa data tersebut dapat dilihat bahwa penerapan metode eksperimen/praktik dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Implementasi Model Problem Based Learning Bermediakan Slide Presentasi Berbasis Unjuk Kerja untuk Meningkatkan Kompetensi Pengetahuan IPA I Md. Adi Arnawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.29916

Abstract

Science learning in elementary schools in achieving optimal knowledge competencies has not been carried out optimally. This study aims to analyze science knowledge competencies through the implementation of a problem-based learning model using performance-based presentation slides in online learning. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The research subjects were students of class VIB, totaling 36 students. Science knowledge competency data were collected using tests. The collected data were analyzed by quantitative descriptive statistical analysis. The results showed that in the pre-cycle the average percentage of science knowledge competence was 64% categorized as low with classical completeness reaching 25%. After improving learning in the first cycle, the average percentage of science knowledge competence became 68% categorized as moderate with classical completeness reaching 67%. In the second cycle, it increased to 81% which was categorized as high with classical completeness reaching 83%. Based on the results of the study, it can be concluded that the implementation of the problem-based learning model using performance-based presentation slides in online learning can improve the scientific competence of class students.
Korelasi Antara Disiplin Belajar Dengan Prestasi Belajar Siswa Luh Saka Nirmala Dewi; Ndara Tanggu Rendra; I Ketut Dibia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 3 No. 3 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v3i3.29965

Abstract

Penelitian ini didasari karena siswa masih kurang disiplin dalam belajar, seperti siswa berbicara dengan teman sebangku saat guru memaparkan materi di kelas. Hal membuat membuat terhambatnya prestasi belajarnya. Karena sikap disiplin sangat penting dimiliiki siswa, karena dengan siswa memiliki sikap disiplin dalam belajar yang tinggi, maka siswa akan memiliki prestasi belajar yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara disiplin belajar dengan prestasi belajar Siswa Kelas V. Jenis dari penelitian in adalah Ex Post Facto. Besar populasi siswa Kelas V dalam penelitian ini adalah 176 siswa, sedangkan untuk jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 144 siswa. Data yang di ambil untuk sikap disiplin belajar adalah kuesioner, sedangkan data yang di ambil untuk prestasi belajar adalah pencatatan dokumentasi. Dalam penelitian ini teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik statistik deskriptif. Dari hasil penelitian terdapat korelasi antara disiplin belajar dengan prestasi belajar Siswa, dengan koefesienan korelasi rxy hitung 0.89 > r tabel 0.138, yang artinya bahwa terdapat korelasi yang positif dengan kategori hubungan yang sangat kuat dan nilai arah koefisensi regresi dinyatakan bernilai positif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi disiplin belajar dengan prestasi belajar Siswa. Sehingga dengan adanya penelitian ini, dapat dijadikan sebagai acuan dalam menambah pengetahuan tentang hubungan disiplin belajar dengan dengan prestasi belajar siswa.
Profil Konsep Diri Terhadap Motivasi Belajar Siswa Lucky Adelia Apriani; Eka Sari Setianingsih; Joko Sulianto
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.29978

Abstract

There are still students who do not know the importance of the concept of self-development, lack of discipline in learning, discipline in going to class, and discipline in doing assignments. Another problem is that students do not appreciate time in doing assignments and also attending class. The purpose of this research is to analyze the profile of self-concept on the learning motivation of fifth-grade elementary school students. This type of research is qualitative research, using the methods of observation, interviews, questionnaires, and documentation. Data analysis can be done by collecting data (data collection), data presentation (data display), data reduction (data reduction), verification of conclusion drawing (conclusion drawing/verification. Research collects data in the form of research observations during research such as the results of interviews). with teachers, principals, and students. The results show that self-concept development has been implemented through habituation activities. Students are trained to be able to develop the concept of self-development in every learning activity that takes place for the formation of student character. This is very important for students to develop self so that it can achieve learning objectives. Based on the results of the study, it can be concluded that self-concept affects students' learning motivation.
Efektivitas Model Pembelajaran TSTS (Two Stay Two Stray) Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa SD I Putu Windu Pratama; Ign. Wayan Suwatra; I Made Citra Wibawa
Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru Vol. 4 No. 1 (2021): Mei 2021
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jippg.v4i1.29991

Abstract

There have been many studies examining the effect of the two stay two stray learning model on the science learning outcomes of elementary school students, but the results of these studies have not received further studies to summarize and retest the effectiveness of the effect of the learning model used. This study aims to determine the effect of the two stay two stray learning models on the science learning outcomes of elementary school students. This research is library research with a meta-analysis data analysis technique. The subject of this research is a research article totaling 13 articles from various Sinta accredited research journals. Data collection using the library study technique was continued by conducting a study on articles related to the research topic. The data that has been obtained is reprocessed using quantitative methods. Based on the results of the analysis of the use of the two stay two stray learning models in learning, it is proven that it can improve student learning outcomes, the lowest is 0.41 and the highest is 2.67. Based on the results of the study, it can be concluded that the Two Stay Two Stray learning model can improve students' science learning outcomes in the experimental group which is larger than the control group. This shows that the Two Stay Two Stray learning model has an effective influence on science learning.