cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal EDUTECH Undiksha
ISSN : 26148609     EISSN : 26152908     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Edutech Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh jurusan teknologi pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran teknologi. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Arjuna Subject : -
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2021): December" : 20 Documents clear
Dampak Penggunaan Gadget terhadap Hasil Belajar dan Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar Nikmawati, Nikmawati; Bintoro, Henry Suryo; Santoso, Santoso
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.38975

Abstract

Gadget merupakan alat elektronik yang digunakan sebagai media informasi, media belajar, dan sebagai hiburan. Manfaat gadget lainnya yaitu dapat tersambung dengan internet dan siswa sudah mengenal fungsi internet. Hal ini mengakibatkan banyak siswa yang menyalahgunakan penggunaan internet untuk hal negatif, sehingga siswa harus selalu dalam pengawasan orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan gadget terhadap minat belajar siswa kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan metode noneksperimen. Teknik penentuan sampel yang digunakan adalah teknik Non Probabiliti Sampling dan menggunakan sampling jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan subjek penelitian 24 orang siswa dan guru kelas 5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa. Pernyataan ini dibuktikan dari hasil penghitungan analisis regresi sederhana dengan perolehan t-hitung < t-tabel (0,539 < 2,06) dan signifikansi 0,596 > 0,05. Selanjutnya, penggunaan gadget berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar siswa. Pernyataan ini dibuktikan dengan perolehan t-hitung > t-tabel (5,044 > 2,063) dan signifikansinya 0,000 <0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan gadget tidak berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar siswa dan berpengaruh secara signifikan terhadap minat belajar siswa sekolah dasar.
Flipbook Kesehatan di Era Pandemi sebagai Literasi Siswa Sekolah Dasar Opidianto, Myo; Untari, Mei Fita Asri; Listyarini, Ikha
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.39143

Abstract

Literasi untuk siswa sekolah dasar merupakan hal yang sangat penting. Dalam masa pandemi seperti yang terjadi di Indonesia sejak tahun 2020 perlu adanya edukasi kesehatan untuk masyarakat, terutama siswa sekolah dasar sebagai bentuk pembahasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media flipbook bertema kesehatan untuk siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilaksanakan dengan menggunakan model Borg and Gall dengan penyesuaian tahapan pengembangan yaitu pendahuluan, perencanaan, pengembangan draf produk, validasi draf produk, uji coba lapangan awal. Subjek penelitian ini adalah 4 orang guru, 75 siswa dan 45 orang tua siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi, serta penyebaran angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yakni berupa lembar angket kebutuhan, angket validasi, dan angket respon. Berdasarkan hasil angket kebutuhan didapatkan hasil bahwa media flipbook dibutuhkan oleh guru, siswa, dan orang tua siswa dengan kriteria cover depan belakang serta halaman berwarna cerah dengan memilih teks yang lugas sederhana dan teks yang bervariasi. Berdasarkan hasil angket respon didapatkan hasil bahwa media flipbook kesehatan sangat cocok untuk menunjang pembelajaran daring di masa pandemi ini. Untuk memperoleh media flipbook bertema kesehatan, diesuaikan dengan hasil kebutuhan dan respon siswa, guru dan orang tua siswa. Nilai rata-rata validitas media flipbook yang diperoleh adalah 4.90 dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan analisis angket respon dan kebutuhan, maka dapat disimpulkan bahwa media flipbook bertema kesehatan untuk siswa sekolah dasar dinyatakan valid dan dapat digunakan dalam pembelajaran.
Quality of Service pada Virtual Local Area Network Bura, Endrico Kurniawan; Effendi, Rissal
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.39825

Abstract

VLAN adalah bagian jaringan yang independen secara logika. Paket menghabiskan banyak waktu berpindah ke tujuan dan sering berubah. Kualitas jaringan yang tidak baik dan alamat yang akan dituju memiliki delay yang tinggi. Oleh karena itu, jaringan ini dapat dikatakan tidak stabil. Tujuan penelitian ini yaitu untuk merancang sebuah sistem jaringan. Layanan internet di sekolah ini menggunakan Internet Service Provider (ISP). Jenis penelitian ini yaitu pengembangan. Metode perancangan yang dilakukan dalam penelitian menggunakan metode PPDIOO. Fase-fase yang ada dalam metode PPDIOO ini adalah Plan, Prepare, Design, Implement, Operate, Optimize. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner, observasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan jaringan virtual local area network (VLAN) didapatkan mean round-trip time tertinggi sebesar 19,16 ms. Jadi, rata-rata packet loss rate adalah 2,64%, hasil packet loss 2,64% termasuk dalam kategori (sangat baik). Selain itu, median survival time adalah 126,5 ms, sehingga dari hasil pengujian ini, perancangan virtual local area network (VLAN) layak untuk diimplementasikan.
Pengaruh Penggunaan Media Zoom Meeting dalam Pembelajaran Online terhadap Hasil Belajar Alfina, Maya Tahta; Susanto, Ratnawati
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.39967

Abstract

Kurangnya proses tatap muka antara guru dan siswa selama proses pembelajaran daring berdampak pada rendahnya hasil belajar siswa, sehingga untuk mengatasi hal tersebut guru berupaya untuk melaksanakan proses tatap muka virtual dengan menggunakan aplikas zoom meeting. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui pengaruh penggunaan media zoom meeting dalam pembelajaran online terhadap hasil belajar siswa kelas IV SD. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan media survey. Populasi dalam penelitian ini ialah siswa kelas IVA yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, serta penyebaran angket. Instrumen angket yang digunakan yakni berupa kuesioner intensitas penggunaan zoom meeting serta kuisioner hasil belajar siswa. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan uji parsial (uji t) untuk menentukan hipotesis. Hasil hipotesis yang diperoleh berdasarkan pengujian parsial (uju t) yaitu 3,088 > t_(tabel ) 2,042 dengan signifikan 0,000 < 0,005. Hasil tersebut menunjukkan bahwa H1 diterima dan Ho ditolak. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan media zoom meeting terhadap hasil belajar siswa kelas IVA SD.
Booklet sebagai Suplemen Bahan Ajar pada Materi Kingdom Animalia untuk Peserta Didik Kelas X SMA/MA Novianti, Putri; Syamsurizal, S.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.40438

Abstract

Booklet merupakan media pembelajaran berukuran kecil yang penyajiannya jauh lebih singkat daripada buku dengan satu topik materi, sehingga memudahkan peserta didik untuk dibawa kemana-mana. Berdasarkan hasil observasi didapatkan bahwa sebanyak 82% peserta didik kesulitan memahami materi Kingdom Animalia serta diketahui bahwa selama proses pembelajaran sudah digunakan media pembelajaran berupa buku paket dan LKPD. Namun, peserta didik masih membutuhkan sumber bahan ajar tambahan pada materi Kingdom Animalia dengan sebanyak 82% peserta didik setuju dalam pengembangan booklet dengan harapan dapat meningkatkan minat belajar peserta didik pada materi kingdom animalia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas booklet pada materi Kingdom Animalia kelas X SMA/MA yang telah dikembangkan dengan menggunakan tiga tahapan dari model pengembangan 4D (define, design, develop dan disseminate) yang dilakukan sampai tahap develop, yaitu uji validitas kepada dosen biologi dan guru biologi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen berupa angket. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis statistik deksriptif. Hasil rata-rata nilai validasi booklet adalah 97.66% dengan kategori sangat valid, dengan uraian dari 4 aspek penilaian yaitu 94,80% pada aspek kelayakan isi, 100% pada aspek kebahasaan, 95,83% pada aspek penyajian, dan 100% pada aspek kegrafikan. Kesimpulan uji validitas booklet pada materi Kingdom Animalia memnuhi kategori sangat valid dan dapat diujicobakan pada penelitian selanjutnya.
Efektivitas Pengembangan Modul Berbasis Proyek pada Mata Kuliah Kewirausahaan Akademi Komunitas Negeri Pesisir Selatan Natalia, Widya; Jalinus, Nizwardi
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.41036

Abstract

Belum tersedianya modul yang sistematis pada mata kuliah Kewirausahaan di Program Studi Teknik Fabrikasi dan Pengelasan Logam (TFPL) serta hasil belajar peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran dan menghasilkan modul yang valid, praktis dan efektif pada mata kuliah Kewirausahaan berbasis proyek untuk peserta didik Program Studi TFPL di Akademi Komunitas Negeri Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (penelitian dan pengembangan), dengan model pengembangan 4D. Prosedur pengembangan 4D yaitu Define (pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Teknik analisa data efektivitas dengan memakai skor N-Gain. Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini untuk efektivitas modul pembelajaran diperoleh dari nilai pretest dan posttest mahasiswa setelah menggunakan modul pembelajaran berada dalam kategori efektif. Kesimpulannya modul pembelajaran berbasis proyek yang dikembangkan dapat digunakan pada proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Efektivitas Media Pembelajaran Berbasis Android pada Mata Pelajaran Perawatan Wajah, Badan (Body Massage) dan Waxing di SMK Abiyoga, Bayu; Rahmiati, Rahmiati
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.41038

Abstract

Permasalahan yang sering terjadi di lapangan adalah kurangnya sarana prasarana penunjang peserta didik dalam proses belajar mandiri dan belum tersediannya aplikasi yang dapat diakses dan daring di kelas XI SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media pembelajaran berbasis Android yang valid, praktis, dan efektif pada mata pelajaran perawatan wajah, badan (body massage), dan waxing. Pengembangan media pembelajaran berbasis Android menggunakan metode penelitian R&D dengan prosedur pengembangan 4D (define, design, development, dan deseminate). Subjek yang terlibat dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMK. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan media pembelajaran berbasis Android dengan hasil uji ahli media diperoleh rata rata 89% dengan kategori valid. Hasil uji ahli materi diperoleh rata-rata sebesar 91% dengan kategori valid. Hasil uji angket praktikalitas guru diperoleh rata-rata 94,44 dengan kategori sangat praktis. Hasil uji angket praktikalitas peserta didik diperoleh rata-rata 76,54% dengan kategori praktis. Berdasarkan hasil temuan penelitian di atas di simpulkan bahwa media pembelajaran berbasis Android ini valid, praktis dan efektif untuk dimanfaatkan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran perawatan wajah, badan (body massage), dan waxing di SMK. Diharapkan kepada guru agar lebih inovatif dan kreatif mempergunakan media pembelajaran.
Independent Learning through Interactive Multimedia Based on Problem Based Learning Arifin, Zainul; Tegeh, I Made; Yuda Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.41292

Abstract

Penelitian ini didasari kurangnya penggunaan media pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Hal ini berdampak pada hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan multimedia pembelajaran interaktif. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian pengembangan ini yaitu 1 ahli isi mata pelajaran, 1 ahli desain pembelajaran, 1 ahli media pembelajaran, 3 siswa untuk uji perorangan, dan 9 siswa untuk uji kelompok kecil. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini yaitu metode wawancara, metode observasi, dan metode kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.  Hasil penelitian pengembangan ini multimedia pembelajaran interaktif ini dinyatakan valid dengan hasil review ahli isi mata pelajaran sebesar 98,46% dengan kualifikasi sangat baik.  Hasil review ahli desain pembelajaran sebesar 92 % dengan kualifikasi sangat baik. Hasil review ahli media pembelajaran sebesar 92,72% dengan kualifikasi sangat baik.  Hasil review dari uji perorangan sebesar 95% dengan kualifikasi sangat baik. Hasil review dari uji kelompok kecil sebesar 95,17% dengan kualifikasi sangat baik. Multimedia pembelajaran interaktif berbasis model pembelajaran problem-based learning (PBL) layak digunakan untuk proses pembelajaran.
Pengembangan Multimedia Interaktif dengan Metode EPIC 5C berbasis Model Case-Based Learning pada Materi Tematik Terpadu Kelas V Kurniawan, Budi; Basri K., Ivo; Widiastuti, Ni Putu Kusuma; Ahmad, Rizqy A. R.
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.41368

Abstract

Belum tersedianya modul yang sistematis pada mata kuliah Kewirausahaan di Program Studi Teknik Fabrikasi dan Pengelasan Logam (TFPL) serta hasil belajar peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran dan menghasilkan modul yang valid, praktis, dan efektif pada mata kuliah Kewirausahaan berbasis proyek untuk peserta didik Program Studi TFPL di Akademi Komunitas Negeri Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (penelitian dan pengembangan), dengan model pengembangan 4D. Prosedur pengembangan 4D yaitu Define (pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Teknik analisis data efektivitas dengan memakai skor N-Gain. Hasil yang diperoleh dari penelitian pengembangan ini untuk efektivitas modul pembelajaran diperoleh dari nilai pretest dan posttest mahasiswa setelah menggunakan modul pembelajaran berada dalam kategori efektif. Kesimpulannya, modul pembelajaran berbasis proyek yang dikembangkan dapat digunakan pada proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Leaders’ Communication Ethics in The Innovation Diffusion Process at School System: Investigated from Balinese Philosophy of Life Mahadewi, Luh Putu Putrini; Muslim, Suyitno; Tegeh, I Made; Astawa, Ida Bagus Made
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v9i2.42050

Abstract

Elemen penting difusi inovasi salah satunya adalah saluran komunikasi. Setiap saluran komunikasi memiliki etika dan strategi komunikasinya masing-masing dalam upaya memengaruhi anggota suatu sistem sosial tertentu dalam mengadopsi tidaknya suatu inovasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi peran etika berkomunikasi pimpinan dalam proses difusi inovasi pembelajaran digital dilihat dari filosofi hidup anggota sistem sosial tempat difusi inovasi terjadi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif (cross-sectional study) dengan menggunakan metode survey. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran etika berkomunikasi dalam proses difusi inovasi pembelajaran digital pada sistem persekolahan sangat urgen pada aspek-aspek: pihak yang wenang mengkomunikasikan, komunikasi interpersonal para pimpinan yang simetris, dan penghargaan terhadap lingkungan dan masyarakat melalui pendekatan konflik kepentingan, dan tanggung jawab sosial. Dapat disimpulkan bahwa ditinjau dari filosofi hidup masyarakat Bali, etika komunikasi pimpinan dalam proses difusi inovasi pada sistem persekolahan sangat nampak pada aspek penghargaan terhadap lingkungan yakni pendekatan konflik kepentingan difusi inovasi. Tulisan awal ini masih perlu disempurnakan dengan data empiris lebih lanjut di lapangan, sehingga dapat memberikan gambaran menyeluruh keterkaitan difusi inovasi dengan faktor-faktor yang potensial memengaruhi diadopsi tidaknya inovasi pada satu atau lebih sistem sosial persekolahan lainnya.

Page 2 of 2 | Total Record : 20