cover
Contact Name
Ika Priantari
Contact Email
ichapriantari.83@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
ichapriantari.83@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Bioma : Jurnal Biologi dan Pembelajaran Biologi
ISSN : 25277111     EISSN : 25281615     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI adalah pupblikasi yang memuat artikel Pendidikan Biologi, Penelitian Murni Biologi, sumber, bahan, atau media pembelajaran Biologi / Sains (bahan pembelajaran Biologi di semua tingkat pendidikan dan aplikasi dalam masyarakat), Kurikulum Pendidikan Biologi di semua tingkatan, Penelitian Tindakan Kelas (CAR) dan Lesson Study, Penelitian Kualitatif Lainnya Pendidikan Biologi, Manajemen Sekolah dan Manajemen Laboratorium Biologi / Sains, Evaluasi Pembelajaran Biologi / Sains, Isu Profesional Guru / Tren Pendidikan Biologi. dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan di Terbitkan Oleh Universitas Muhammadiyah Jember.
Arjuna Subject : -
Articles 195 Documents
PENERAPAN PEMBELAJARAN RQA DIPADU TPS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR MAHASISWA IMPLEMENTATION OF RQA LEARNING COMBINED TPS TO IMPROVE STUDENTS’ ACTIVITIES Ika Priantari, Rayh Sitta Nurmala
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.445

Abstract

Tujuannya adalah meningkatkan aktivitas mahasiswa semester IVB mata kuliah Genetika Prodi Pendidikan Biologi Unmuh Jember tahun akademik 2015/2016 melalui penerapan RQA dipadu TPS. Metode yag dipakai dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri atas 2 siklus. Setiap satu siklus terdiri dari kegiatan pokok yaitu: (1) planning (perencanaan), (2) action (tindakan), (3) observing (pengamatan), (4) reflection (refleksi). Penerapan model RQA dipadu TPS meningkatkan aktivitas mahasiswa karena dalam kegiatan belajar mengajar tersebut peneliti merancang pembelajaran yang menuntut mahasiswa untuk berdiskusi dengan teman-teman sekelompoknya untuk memecahkan permasalahan untuk membangun konsep belajarnya dengan menggunakan Pertanyaan. Dengan demikian semua mahasiswa dalam kelompok kooperatif terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Di dalam satu kelompok, terdapat 2 siswa yang memiliki kemampuan akademik yang berbeda. Hal tersebut bertujuan supaya antarsiswa terjadi aktivitas diskusi dan saling bertukar pendapat untuk mencapai keberhasilan belajar secara bersama-sama. Jadi pengalaman belajar melalui model pembelajaran RQA dipadu TPS akan mendorong siswa untuk meningkatkan aktivitas belajar mereka. Kata Kunci : RQA, TPS, Aktivitas Mahasiswa
PENGEMBANGAN PETUNJUK PRAKTIKUM HISTOLOGI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI Nila Kartika Sari, Primadya Anantyarta
BIOMA Vol 3, No 2 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v3i2.1611

Abstract

Histologi merupakan salah satu matakuliah yang mempelajari struktur histologis penyusun organ terutama pada mamalia. Ketidaktersediaan bahan ajar berupa buku petunjuk praktikum, akan menghambat proses praktikum yang dilakukan oleh mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku petunjuk praktikum histologi pertama kali sebagai salah satu bahan ajar yang dapat membantu proses pembelajaran mahasiswa program studi pendidikan biologi IKIP Budi Utomo malang. Metode dalam pengembangan buku petunjuk praktikum ini menggunakan model ADDIE yang memiliki tahap analysis, design, development, implementation dan evaluation. Pengembangan dilakukan hingga tahap ketiga yaitu development. Tahap pertama dilakukan analisis kebutuhan bahan ajar yang dilanjutkan dengan tahap desain. Hasil pengembangan buku petunjuk praktikum terlebih dahulu divalidasi oleh ahli media serta ahli materi. Hasil validasi aspek media mendapatkan nilai 99% dan aspek materi mendapatkan nilai 89,3% yang termasuk dalam kategori sangat valid, sehingga buku petunjuk praktikum histologi dapat digunakan sebagai bahan ajar dalam praktikum. Kata kunci : Histologi, praktikum, ADDIE.
PELEPASAN KULIT ARI DAN SUHU PERENDAMAN TERHADAP PEMATAHAN DORMANSI BENIH PEPAYA RELEASE OF SARCOTESTA AND SOAKING TEMPERATURE DORMANCY BREAKING PAPAYA SEED Elfien Herrianto, Siti Aisah
BIOMA Vol 1, No 1 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v1i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh pelepasan kulit ari (sarcotesta) dan suhu air perendaman terhadap pematahan domansi benih pepaya (Carica papaya L.), Penelitian ini memiliki hipotesis yakni pelepasan kulit ari (sarcotesta) dan suhu air perendaman dapat mempengaruhi pematahan dormansi. Jenis penelitian eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan melalui analisis varian (Anava) dengan taraf kepercayaan 0.05 untuk mengetahui perbedaan masing-masing perlakuan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) dengan derajat kepercayaan α= 0,05. Penelitian dilakukan pada tanggal 16 Maret -16 Mei 2015 di Kebun percobaan Universitas Muhammadiyah Jember.Kesimpulan pelepasan kulit ari (sarcotesta) dan suhu air perendaman menunjukkan. Pelepasan kulit ari (sarcotesta) dan suhu air perendaman 60 oC menunjukkan pengaruh lebih baik terhadap pematahan dormansi (dari parameter daya tumbuh, kecepatan tumbuh, indeks vigor dan panjang hipokotil), Kata kunci: sarcotesta, suhu perendaman, dormansi,
EFEKTIVITAS BIOPESTISIDA DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara) TERHADAP HAMA KUTU DAUN Aphis sp TANAMAN CABAI Sarwo Danuji, Septarini Dian Anitasari
BIOMA Vol 3, No 1 (2018): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v3i1.1325

Abstract

Sebagai komoditas sayuran yang cukup strategis dan mempunyai nilai ekonomi tinggi, tanaman cabai (Capsicum annum L.) juga mempunyai permasalahan terhadap serangan hama. Salah satu hama utama yang menyerang tanaman cabai adalah kutu daun (Aphis sp) yang bersifat polifag dan menjadi vektor berbagai virus. Tujuan penelitian ini adalah menguji efektifitas biopestisida daun tembelekan (Lantana camara) terhadap kematian hama kutu daun Aphis sp. Penelitian dilaksanakan di Greenhouse dan laboratorium Biologi IKIP PGRI Jember mulai bulan Juni  2017 sampai dengan Agustus 2017. Percobaan terhadap kutu daun (Aphis sp.) dilakukan dalam Laboratorium menggunakan Rancangan Dasar Acak Lengkap (RAL) dengan faktor tunggal aplikasi biopestisida daun tembelekan terhadap kutu daun. Aplikasi biopestisida dilakukan sebanyak 5 perlakuan dengan rincian: 0 gr gilingan daun tembelekan/1000 ml air; 25 gr; 50 gr; 75 gr; dan 100 gr. Masing- masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi daun tembelekan 50 gr yang ditambahkan 1000 ml air (T2) paling efektif  dalam mematikan kutu daun Aphis sp. pada tanaman cabai dibandingkan konsentrasi yang lain (T1, T3, T4 maupun kontrol).  Kata kunci: Aphis sp, Lantana camara, Biopestisida
ANALISIS KANDUNGAN POLIFENOL PADA EKSTRAK TUNAS BAMBU BETUNG (Dendrocalamus asper) Eklopas Padamani; James Ngginak; Abner Tonu Lema
BIOMA Vol 5, No 1 (2020): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v5i1.3688

Abstract

Kelompok senyawa polifenol memiliki kemampuan sebagai antioksidan. Dalam tulisan ini peneliti melakukan skrining polifenol pada sampel tunas bambu betung (Dendrocalamus asper) yang diperoleh dari desa Mataru Kabupaten Alor. Pengukuran kadar polifenol secara kualitatif menggunakan larutan FeCl3 1% dan pengujian secara kuantitatif menggunakan metode spektrofotometeri UV-Vis (CE 2021). Hasil pengukuran secara kualitatif menunjukan bahwa pada sampel terkandung senyawa polifenol. Hal ini diperkuat dengan adanya indikator pembentukan warna coklat kehitaman yang pekat. Pengukuran secara kuantitatif menggunakan Spektrofotometri UV-Vis (CE 2021) menunjukan bahwa pada sampel terkandung senyawa polifenol dengan total kadar 8,065 mg/L. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi bidang farmakologi tentang tunas bambu betung sebagai salah satu sumber polifenol dan masyarakat tentang pemanfaatan tunas bambu betung sebagai salah satu sumber polifenol dalam pengawetan bahan makanan yang mudah teroksidasi.
KETERAMPILAN KOLABORATIF DAN METAKOGNITIF MELALUI MULTIMEDIA BERBASIS MEANS ENDS ANALYSIS Primadya Anantyarta, Ririn Listya Ika Sari
BIOMA Vol 2, No 2 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v2i2.821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecakapan kolaboratif dan  metakognitif  mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi IKIP Budi Utomo Malang pada matakuliah Genetika. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Data hasil penelitian diperoleh dengan melibatkan observer dalam Pembelajaran Genetika dengan menggunakan multimedia Autoplay berbasis Means Ends Analysis (MEA). Data hasil pengamatan dianalisis untuk dihitung rata-rata serta persentase kecakapan kolaboratif dan metakognitif mahasiswa. Hasil penelitian dari 20 mahasiswa menunjukkan bahwa pada kemampuan kolaboratif mahasiswa 60% dapat bekerja produktif, 85% memiliki sikap menghargai, 65% dapat berkompromi, dan 65% bertanggung jawab. Pada kemampuan metakognitif mahasiswa, 95% masih membutuhkan struktur visual dan bahasa untuk membantu berfikir mengenai pembelajaran, 85 %  mahasiswa merasa fikiran tidak fokus atau bercampur dengan hal lain dan membutuhkan waktu untuk berfikir lagi, 65%  mahasiswa mempunyai ide bagus tentang bagaimana berfikir dan belajar menggabungkannya dalam belajar, dan 60% mahasiswa kadang berhenti berfikir tentang proses pemikiran dan tidak menemukan hal yang  sangat membantu aktivitas sehari-hari. Kata kunci: Kolaboratif, Metakognitif, Autoplay, MEA. 
ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI SAINS SISWA SMP NEGERI 7 JEMBER BERBASIS MEDIA APLIKASI TES Aulya Nanda Prafitasari
BIOMA Vol 4, No 2 (2019): BIOMA: JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v4i2.3161

Abstract

Kemampuan siswa Indonesia dalam Literasi Sains dikategorikan pada "result of PISA 2015" masih sangat rendah. Kemampuan literasi sains merupakan salah satu keterampilan yang penting untuk diasah dan terus ditingkatkan. Kemampuan literasi sains adalah dasar dalam mencapai peningkatan kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi sains siswa dalam 4 kategori, yakni: Literasi Nominal, Literasi Fungsional, Literasi Konseptual/Prosedural, dan Literasi Multidimensional. Siswa SMP Negeri 7 Jember yang diuji berasal dari beberapa tingkat dengan total 40 siswa. Tes bersifat CBT dengan menggunakan bantuan media aplikasi game turnament "Kahoot!". Hasil uji kemampuan literasi sains menunjukkan bahwa hanya 85% siswa telah baik dalam literasi nominal. Selanjutnya sebanyak 70% siswa cukup mampu dalam literasi fungsional. Siswa pada ranah literasi konseptual dan multidimensional dengan kriteria kurang berturut-turut memiliki persentase sebesar 53% dan 40%.
EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KAKAO TERHADAP Phytopthora palmivora EFFECTIVENESS OF KAKAO LEAF EXTRACTS TO Phytopthora palmivora Masro’atun, Dwi Nur Rikhma Sari asni Ummul Hasanah
BIOMA Vol 2, No 1 (2017): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v2i1.590

Abstract

Pythopthora palmivora merupakan salah satu jenis fungi indegenous, yang bersifat patogen pada tanaman kakao (T. cacao L), sehingga perlu dilakukan alternatif untuk mengendalikan pertumbuhan fungi tersebut.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun Kakao (T. cacao L) terhadap pertumbuhan Phytopthora palmivora, secara in vitro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan metode difusi agar dengan 4 taraf perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak etanol tanaman kakao (konsentrasi 0%, 50%, 75% dan 100%) dan dilakukan pengulangan sebanyak 5 kali. Hasil penelitian ini dianalisis secara statistika dengan menggunakan SPSS 23 dengan menggunakan test Kruskal Wallis dan dilanjutkan dengan menggunakan Duncan's tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan, pemberian ekstrak daun kakao terhadap diameter zona hambat pertumbuhan fungi patogen Phytopthora Palmivora pada berbagai konsentrasi 0% (0,00 ± 0,000a), 50% (3,00 ± 1,581b), 75% (4,20 ± 2,950b) dan 100% (8,20 ± 1,483c), dengan konsentrasi yang tertinggi yaitu 100%. Kesimpulan penelitian ini yaitu semakin tinggi konsentrasi ekstrak daun kakao yang diberikan maka semakin besar diameter zona hambat yang terbentuk 100% (8,20 ± 1,483c ). Kata Kunci: Phytopthora palmivora, Theobroma cacao L., Indegenous
ANALISIS KETERAMPILAN BERIKIR KRITIS SISWA SMA DI KECAMATAN SAKO DAN ALANG-ALANG LEBAR Heni Kurniyasari; Saleh Hidayat; Binar Azwar Anas Harfian
BIOMA Vol 4, No 1 (2019): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v4i1.2646

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase tingkat penguasaan keterampilan berpikir kritis siswa SMA di Kecamatan Sako dan Kecamatan Alang-alang Lebar. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan nontes dan tes. Analisis data menggunakan Ms. Excel dengan menghitung persentase tingkat penguasaan. Hasil penelitian menunjukkan Kecamatan Sako terkategori rendah dengan persentase sebesar 38,99% dan Kecamatan Alang-alang Lebar terkategori sedang dengan persentase 52,99%. Indikator yang terkategori rendah di Kecamatan Sako adalah menganalisis 40,09%, mengevaluasi 25,82%, dan menjelaskan 34,97%. Indikator tertinggi adalah pengaturan diri 53,27%. Di Kecamatan Alang-alang Lebar indikator dengan persentase terendah adalah mengevaluasi 43,52% dan tertinggi adalah pengaturan diri 59,03%.
PENURUNAN JUMLAH BAKTERI KULIT MANUSIA DENGAN PERLAKUAN WUDHU DECREASING NUMBER OF HUMAN SKIN BACTERIA BY WUDHU TREATMENT Endah Prayekti
BIOMA Vol 1, No 2 (2016): BIOMA : JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARAN BIOLOGI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bioma.v1i2.441

Abstract

Wudhu sebagai aktifitas rutinitas yang dilakukan oleh muslim sebelum melakukan ibadah telah diteliti memiliki manfaat dalam menjaga kesehatan tubuh. Kulit sebagai bagian tubuh manusia yang terpapar langsung dengan perlakuan wudhu, merupakan barier pertama tubuh dari lingkungan luar dan dari masuknya mikroba yang berkolonisasi di permukaan kulit. Adanya proses membasuh kulit dengan air memungkinkan adanya terlepasnya bakteri dari kulit sebagai akibat kontak bakteri kulit dengan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan jumlah bakteri kulit pada sebelum dan sesudah perlakuan wudhu. Penelitian ini memiliki dua tahapan, tahapan pertama membandingkan jumlah bakteri kulit pada kelompok muslim dan non muslim. Pada tahap kedua, dilakukan penghitungan jumlah bakteri kulit responden muslim pada lima titik waktu pengamatan. Penghitungan bakteri kulit dilakukan dengan mengambil sampel usap dari permukaan kulit pada ventral lengan reponden untuk kemudian dilakukan penghitungan jumlah bakteri dengan seri pengenceran yang sesuai. Perbandingan data kelompok muslim dan non muslim dianalisis secara deskriptif. Sedangkan data pengamatan jumlah bakteri sebelum dan sesudah wudhu pada lima titik waktu kemudian dianalisis statistik menggunakan t-test berpasangan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh perlakuan sebelum dan sesudah wudhu terhadap jumlah bakteri kulit (p=0.006). Kata kunci: Wudhu, Bakteri Kulit, Hitungan Cawan.