cover
Contact Name
M. Rudi Irwansyah
Contact Email
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
rudi.irwansyah@undiksha.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha
ISSN : 25991418     EISSN : 25991426     DOI : -
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha published by Undiksha Press managed by Department of Economic Education Universitas Pendidikan Ganesha in collaboration with Asosiasi Profesi Pendidik Ekonomi Indonesia. A blind peer-reviewed and open access journal published twice a year (June and December). Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha has an objective to help researchers publish their work for a wider audience and discover new connections. Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha considers original research articles and review articles in any research areas of Economic Education.
Arjuna Subject : -
Articles 1,287 Documents
ANALISIS PENGENDALIAN PRODUK CACAT DENGAN METODE CONTROL CHART PADA PT. ITAL FRAN'S MULTINDO FOOD INDUSTRIES DI KABUPATEN TABANAN TAHUN 2013 ., Luh Lena Riyanthi; ., Drs. I Made Nuridja, M.Pd.; ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4064

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian produk cacat pada tahun 2013, apakah proses produksi masih berada dalam batas pengendalian atau berada di luar batas pengendalian serta mencari bagaimana upaya pengendalian produk cacat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala bagian produksi dan karyawan serta objek penelitian adalah jumlah produk cacat yang ada di PT. Ital Fran’s Multindo Food Industries. Data dikumpulkan dengan wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis dengan analisis control chart menggunakan software SPSS 16,0 for windows. Hasil penelitian ini, dengan menggunakan metode control chart menunjukkan bahwa pengendalian dalam proses produksi berada dalam batas terkendali, namun proses produksi belum dikatakan sempurna karena titik-titik yang berada di antara UCL dan LCL tidak sejajar dengan garis CL. Upper Control Limit (UCL)/batas kendali atas sebesar 3.526.969, Lower Control Limit (LCL)/batas kendali bawah sebesar 1.317.363 dengan rata-rata sebesar 2.422.166. Pada bulan Januari sampai November proses produksi masih berada diantara UCL dan LCL, ini berarti proses produksi berada pada batas pengendalian, sedangkan pada bulan terakhir yaitu Desember proses produksi melewati batas UCL yang menunjukkan adanya penyimpangan, dari hasil wawancara penyimpangan tersebut disebabkan oleh faktor manusia dan mesin. Kata Kunci : pengendalian, produk cacat, control chart This study aimed at determine the control prodects defect in the year 2013, are production process still be within control limits or are outside the control limits and how the control efforts defective products. This study was descriptive quantitative research. The subjects in this study were the section chief production’s and employee's as well as the object was the amount of prodects defect in the PT. Ital Fran’s Multindo Food Industries. The Data were collected using a interviews and documentation, and then the data ware analyzed control chart by using the software SPSS 16.0 for windows. The results of the study showed that control in the production process are in a limits of control, but the production process isn’t said to be perfect because the points which between the UCL and LCL are not parallel to the CL line. Upper Control Limit (UCL) of 3.526.969. Lower Control Limit (LCL) of 1.317.363 with an average of .422.166. In January until November production process is still between the UCL and LCL, this means that the production process is on control limits, while in the last month i.e. December production process over the limit UCL indicating deviation, from interviews of such deviations caused by human factors and machine. keyword : Control, prodects defect, control chart
KERUSAKAN PERALATAN DALAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PERUSAHAAN LISTRIK NEGARA AREA PELAKSANA PEMELIHARAAN BALI 2012 Belinda, 1Ni Luh Jeshika
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 3, No 1 (2013): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v3i1.1245

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerjasesuai Standard Operating Procedure perusahaan, (2) sesuai standar internasional, (3) adanya alatpengontrol otomatis untuk mengetahui kondisi Pemutus Tenaga di Perusahaan Listrik Negara AreaPelaksana Pemeliharaan Bali tahun 2012. Data dikumpulkan dengan metode wawancara, kuesioner dandianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaanKeselamatan dan Kesehatan Kerja sudah sesuai dengan Standard Operating Procedure perusahaandan sudah sesuai dengan standar internasional namun perusahaan belum memiliki alat pengontrolotomatis untuk mengetahui kondisi Pemutus Tenaga. Dalam hal ini perusahaan belum memiliki alatpengentrol otomatis untuk mengetahui kondisi mekanik penggerak yang ada di dalam Pemutus Tenaga.Kata Kunci: analisis K3, kondisi yang aman dan kondisi tidak aman
ANALISIS PEMANFAATAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MISKIN DI KECAMATAN BULELENG TAHUN 2011-2015 Indriani, Kadek Dina
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v10i2.20099

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ketepatan sasaran penerima Program Keluarga Harapan khususnya dalam dimensi kesehatan dan pendidikan masyarakat miskin (RTSM/KSM) di  Kecamatan  Buleleng  dan  pemanfaatan Program  Keluarga  Harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat miskin (RTSM/KSM) di Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Teknik analisis data yang digunakan analisis  deskriptif.  Hasil  penelitian  ini  menunjukkan  bahwa  1)  ketepatan  sasaran penerima  PKH  khususnya  dalam  dimensi  kesehatan  dan  pendidikan  menunjukkan bahwa sudah tepat sasaran dengan hasil pelaksanaan PKH menunjukkan hasil 14.364 dikategorikan cukup baik terutama hasil dalam bidang pendidikan dan kesehatan yakni 4.980 dan 3.762 dengan keadaan peserta program keluarga harapan berdasarkan besaran bantuan, tingkat usia, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan, dan pekerjaan 2) pemanfaatan Program Keluarga Harapan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin di Kecamatan Buleleng mampu memberi konstribusi yang serius dan signifikan dalam  upaya membantu keluarga sangat miskin, dengan adanya Program Keluarga Harapan ini masalah pendidikan dasar, kesehatan dasar, bahkan tingkat penghasilan keluarga dapat diperhatikan, dilihat dari penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 32% dari pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Buleleng bersumber dari data BPS Kabupaten Buleleng.
KETERSERAPAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI PARIWISATA DI KABUPATEN BULELENG TAHUN 2011-2015 ., Made Ari Punarbawa; ., Drs. I Made Nuridja, M.Pd.; ., Kadek Rai Suwena, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 6, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v6i1.7215

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) keterserapan tenaga kerja pada industri pariwisata di Kabupaten Buleleng 2011-2015, dan (2) perkembangan keterserapan tenaga kerja pada industri pariwisata di Kabupaten Buleleng 2011-2015. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif, dengan subyek dalam penelitian ini yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Buleleng dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Buleleng serta obyek dalam penelitian ini adalah jumlah tenaga kerja yang bekerja pada industri pariwisata di Kabupaten Bueleng. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara, selanjutnya dianalisis dengan analisis deskriptif dan deret waktu (Time Series Periode). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyerapan tenaga kerja pada masing-masing sektor industri pariwisata tahun 2011-2015, akomodasi perhotelan menyerap tenaga kerja sebanyak 11.231 jiwa, jasa angkutan wisata jumlah tenaga kerja yang terserap yaitu sebanyak 104 jiwa, souvenir shop menyerap tenaga kerja sebanyak 1.367 jiwa, sedangkan pada restoran dan bar menyerap tenaga kerja sebanyak 2.967 jiwa, dan (2) perkembangan penyerapan tenaga kerja pada sektor industri pariwisata di Kabupaten Buleleng periode tahun 2011-2015 mengalami perkembangan yang positif atau terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2011 menyerap tenaga kerja sebanyak 2.052 orang meningkat menjadi 2.736 orang pada tahun 2012, selanjutnya pada tahun 2013 meningkat menjadi 3.180 orang. Pada tahun 2014 sebanyak 3.550 orang kemudian meningkat menjadi 3.701 orang pada tahun 2015. Kata Kunci : Tenaga Kerja dan Industri Pariwisata. Research aims to understand (1) the absorption of workers on tourism industry in Buleleng Regency 2011-2015, and (2) development of employment in tourism industry in Buleleng Regency 2011-2015. This research using design descriptive , to the subject in this research were dept. of tourism and culture Buleleng Regency and the central bureau of statistics Kabupaten Buleleng and objects in this research was the amount of labor who worked on tourism industry in Buleleng Regency. Technique data collection used is documentation and interview, next analyzed by descriptive analysis and the time series periods. The research results show that (1) the absorption of workers on each the tourism sector 2011-2015 year, accommodation hospitality absorb jobs for 11.231 soul , transport service tourism the number of workers absorbed with 104 soul, souvenirs shop absorb jobs for 1.367 soul, while in restaurants and bars absorb jobs for 2.967 soul, and (2) development of employment in the industrial sector tourism in Buleleng Regency a period of the year 2011-2015 undergo development positive or continues to increase .In 2011 absorb jobs for 2.052 the increased to 2.736 people in 2012, next in 2013 increased to 3.180 people .In 2014 as many as 3.550 people then increased to 3.701 people in 2015. keyword : labor and the tourist industry.
ANALISIS COST-VOLUME-PROFIT (CVP) SEBAGAI ALAT BANTU PERENCANAAN LABA PADA HOTEL SUNARI SINGARAJA TAHUN 2013 ., L Eka Sri Widiantini; ., Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.4441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) volume penjualan jasa Hotel yang harus diperoleh agar memperoleh target laba yang diinginkan pada tahun 2013, (2) volume penjualan jasa Hotel yang harus dicapai agar perusahaan mncapai titik impas pada tahun 2013, (3) tingkat Operating leverage pada Hotel Sunari pada tahun 2013, dan (4) mengetahui margin keamanan bagi Hotel Sunari yang harus dicapai agar perusahaan kerugian pada tahun 2013. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah Hotel Sunari Singaraja, dan objek penelitian ini adalah analisis cost-volume-profit sebagai alat bantu perencanaan laba. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode dokumentansi, selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis statistik yang dilanjutkan dengan analisis Cost-Volume-Profit (CVP). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) analisis target laba, jumlah penjuala jasa Hotel yang harus diperoleh agar memperoleh target laba yang diinginkan tahun 2013 adalah sebesar Rp. 3.698.833.508,00, (2) vjumlah penjualan jasa Hotel yang harus dicapai agar perusahaan mencapai titik impas pada tahun 2013 adalah sebesar Rp. 3.079.412.384,00, (3) tingkat operating leverage pada Hotel Sunari adalah sebesar 5,69 kali. (4) besar margin keamanan pada Hotel Sunari yang harus dicapai agar tidak mengalami kerugian pada tahun 2013 adalah sebesar Rp. 619.421.124,00 atau sebesar 16,74%.Kata Kunci : Cost-Volume-Profit (CVP), dan Perencanaan Laba This research aim to knows (1) the sales of hotel services which must be obtained in order to obtain the desired profit target in 2013, (2) the sales of hotel services that must be achieved in order the company get reach break even point in 2013, (3) the level of operating leverage at Sunari Hotel in 2013, and (4) determine the safety margin for Sunari Hotel that must be achieved in order to harm the company in 2014. This research is a descriptive with a quantitative approach. The subject of this research is Sunari Hotel at Singaraja, and the object of this research is the analysis of cost volume profit as profit planning tool. Data of this research collected by method of documentation, and than analyzed using statistical analysis followed by the analysis of cost volume profit (CVP). The result of the study showed that. (1) profit target which desired in 2013 is equal to Rp. 3.698.833.508,00, (2) sales of hotel services that must be achieved in order the company get reach break even point in 2013 amount Rp. 3.079.412.384,00, (3) The level of operating leverage at Sunari Hotel is 5,69 times, (4) Large margin of safety in Sunari Hotel which must be achieved in order not experience losses in 2013 amounted to Rp. 619.421.124,00 or sebesar 16,74%.keyword : Cost volume profit (CVP) and profit planning
ANALISIS REALISASI KINERJA KEUANGAN DISPENDA KABUPATEN BADUNG BERDASARKAN VALUE FOR MONEY TERHADAP PHR TAHUN 2008-2012 ., Ni Made Vitri Udhiyani; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.; ., Drs. Anjuman Zukhri, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.1892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang objektif tentang kinerja keuangan Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Badung terhadap pajak Hotel dan Restoran yang ditinjau melalui pengukuran value for money yakni (1) sudut ekonomi, (2) sudut efisiensi, dan (3) sudut efektivitas tahun 2008-2012. Pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan wawancara. Data dianalisis dengan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) dari sudut ekonomis pada tahun 2008 105,65%, tahun 2009 sebesar 108,65%, tahun 2010 dan 2011 mengalami penurunan sebesar 106,32% dan 103,48%, sedangkan pada tahun 2012 mengalami peningkatan sebesar 104,55%, (2) dari sudut efisiensi diperoleh hasil pada tahun 2008 sebesar 2,52%, tahun 2009 yaitu sebesar 2,57%, 2010 dan 2011 masing-masing memiliki sebesar 2,39% dan 2,04%, sedangkan tahun 2012 yaitu 1,78% (3) dari sudut efektivitas pada tahun 2008 mencapai 115,59%, pada tahun 2009 dan 2010 menurun yaitu sebesar 103,83% dan 103,37%, dan tahun 2011 dan 2012 mengalami peningkatan menjadi 112,17% dan 113,8%.Kata Kunci : kinerja keuangan, pajak hotel dan restaurant, value for money This research is held in order to get the real information about Value For Money of Local Revenue Offices in Badung regency for Hotel and Restaurant taxes. Which is observed through by some points of view, such as: (1) Ekonomic, (2) Efficiency (3) Effectivity for the period of 2008 – 2012. I have the datas through by documentary and interviewing. All the datas are analised through by descriptive and quantitative. From this analysis, I could make the conclusion that the analysis of hotel and restaurant taxes of Dispenda Badung Regency could be seen from many aspects: (1) economic in 2008 is 105, 65 %, in 2009 is 108,65 % in 2010 and 2011 it had decrising up to 106,32% and 103,48%, while in 2012 it had growth is 104,55 % (2) Ratio aspect: it could have ratio efficiency in 2008 is 2,52 %, in 2009 is 2,57 %, in 2010 is 2,39 % in 2011 is 2,04 % while in 2012 is 1,78 % (3) Effectivity aspect: in 2008 it can reach up to 115,59 %, in 2009 is 103,83 %, in 2010 is 103, 37 % in 2011 and 2012, it had increasing up to 112,17 % and 113,8 %.keyword : performance financial, Hotel and Restaurant taxes, value for money
PENGARUH PENGALAMAN PRAKERIN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA SISWA KELAS XI JURUSAN PEMASARAN SMKN 1 KLUNGKUNG 2012/2013 ., I Wayan Edi Gunawan; ., Drs. I Made Nuridja, M.Pd.; ., Prof. Dr. Naswan Suharsono, M.Pd
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.2071

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kausalitas yang bertujuan untuk mengetahui (1) pengalaman praktik kerja industri, (2) minat berwirausaha, (3) pengaruh pengalaman praktik kerja industri terhadap minat berwirausaha. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74 siswa, sedangkan yang dijadikan sampel berjumlah 74 siswa yang ditetapkan dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner yang dianalisis menggunakan analisis uji t dan koefisien determinasi (R2). Data diolah menggunakan SPSS versi 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengalaman praktik kerja industri tergolong dalam kategori cukup baik, sedangkan minat berwirausaha tergolong dalam kategori cukup tinggi, (2) pengalaman praktik kerja industri berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha yang ditunjukkan dengan nilai thitung = 9,863 > ttabel = 1,666 atau p-value = 0,000 < α = 0,05, (3) besarnya pengaruh pengalaman praktik kerja industri (X) terhadap minat berwirausaha (Y) adalah 57,3 % dilihat dari (R2) sebesar 0,573.Kata Kunci : pengalaman praktik kerja industri, minat berwirausaha This research is a causality research that was aimed to determine (1) experience of industrial work practice, (2) interest in entrepreneurship, and (3) the effect of industrial work practice toward interest in entrepreneurship. The population consisted of 74 students, while the samples used were 74 students who were established using total sampling technique. The data was collected using questionnaire and was analyzed by using t-test and coefficient of determination (R2). The data were processed using SPSS version 17.0 for Windows. The results of study showed that (1) the experience of industrial work practice classified into quite good category, (2) the interest in entrepreneurship was classified into quite high category, (3) there was a significant effect of industrial work practice toward interest in entrepreneurship that was shown by tvalue = 9.863 > ttable = 1.666 or p-value = 0.000 < α = 0.05, and (4) the amount of industrial work practice experience influence (X) towards the interest in entrepreneurship (Y) was 57.3% seen from (R2) of 0.573.keyword : experience of industrial work practice, interest in entrepreneurship
TINGKAT KESEHATAN KOPERASI SIMPAN PINJAM PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM MANDALA AMERTA SEDANA (KSP MAS) KELURAHAN BANJAR JAWA KECAMATAN BULELENG TAHUN 2015 ., Ni Km Ike Yasa Dewi; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.; ., Dr. Iyus Akhmad Haris,M.Pd
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 8, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v8i3.8704

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Mandala Amerta Sedana (KSP MAS) Kelurahan Banjar Jawa Kecamatan Buleleng Tahun 2015. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif yang berpedoman Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor: 14/Per/M.KUKM/XII/2009. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan Koperasi Simpan Pinjam Mandala Amerta Sedana (KSP MAS) berada pada predikat “Kurang Sehat”. Hal ini dapat dilihat skor total yang diperoleh adalah sebesar 59,40. Berdasarkan Peraturan Menteri Koperasi dan UKM Nomor: 14/Per/M.KUKM/XII/2009, jika skor yang didapat sama dengan atau lebih kecil dari 40 sampai lebih kecil dari 60 (40 ≤ x < 60) mendapatkan predikat “Kurang Sehat”.Kata Kunci : Tingkat Kesehatan, Koperasi Simpan Pinjam This research aimed at understanding the health level of Mandala Amerta Sedana (MAS) Savings and Loan Cooperative of Banjar Jawa Village, Buleleng District in 2015. Data collection method used in this research was documentation method. The data were analyzed by using qualitative and quantitative technique which is guided by the Regulation of Cooperative Minister and Small- and Medium-scale Business Number: 14/Per/M.KUKM/XII/2009. The results of this research showed that the health level of Mandala Amerta Sedana (MAS) Savings and Loan Cooperative was in “Less Healthy” predicate. This could be seen from the obtained total score that was 59.40. According to the Regulation of Cooperative Minister and Small- and Medium-scale Business Number: 14/Per/M.KUKM/XII/2009, if the obtained score was similar with or higher than 40 until less than 60 (40 ≤ x < 60), predicated as “Less Healthy keyword : Health level, Savings and Loan Cooperative
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN METODE EVA STUDI PADA PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2013 ., Ni Made Tatsani Widi Arini; ., Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 5, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v5i1.5202

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) nilai NOPAT pada perusahaan telekomunikasi yang telah tercatat di BEI tahun 2013, (2) nilai biaya modal pada perusahaan telekomunikasi yang telah tercatat di BEI tahun 2013, dan (3) kinerja keuangan perusahaan telekomunikasi yang telah tercatat di BEI tahun 2013 ditinjau dengan metode EVA. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi dan dianalisis dengan analisis EVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) nilai NOPAT PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. adalah Rp 20.987.000.000.000, PT Indosat Tbk. sebesar Rp 841.838.000.000, PT Smartfren Tbk. sebesar Rp -1.784.682.909.136, PT XL Axiata Tbk. sebesar Rp 1.301.438.000.000, PT Bakrie Telecom sebesar Rp 27.320.180.033. (2) Biaya modal untuk PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. sebesar Rp 10.284.848.546.016, PT Indosat Tbk. sebesar Rp 3.273.701.158.489, PT Smartfren Tbk. sebesar Rp 790.441.706.857, PT XL Axiata sebesar Tbk. Rp 1.670.800.564.235, dan biaya modal PT Bakrie Telecom sebesar Rp 196.585.006.260. (3) Hasil analisis EVA menunjukkan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. memililki nilai EVA>0, hal ini berarti kinerja keuangan perusahaan telah mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Sedangkan PT Smartfren Tbk. PT Indosat Tbk., PT XL Axiata Tbk. and PT Bakrie Telecom Tbk. memiliki nilai EVA 0, this indicates that the financial performance of the company has been able to create added value for the company. Meanwhile, PT Smartfren , PT Indosat, PT XL Axiata and PT Bakrie Telecom have a value of EVA
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI CAREER PLATEAU (KEMANDEGAN KARIR) GURU PADA SMPN 1 DENPASAR ., I Nyoman Bagus Tri Permana Putra; ., Dra. Lulup Endah Tripalupi,M.Pd; ., Made Ary Meitriana, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha Vol 4, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpe.v4i1.3021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi career plateau (kemandegan karir) guru pada SMPN 1 Denpasar, dan faktor yang paling dominan mempengaruhi career plateau (kemandegan karir) guru pada SMPN 1 Denpasar. Penelitian ini dilaksanakan di SMPN 1 Denpasar dengan jumlah responden sebanyak 38 orang. Data yang dikumpulkan dengan metode kuesioner, dianalisis dengan analisis faktor melalui Statistical Program Social Scence (SPSS) 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat delapan faktor yang mempengaruhi career plateau kemandegan karir guru pada SMPN 1 Denpasar, yaitu faktor usia, faktor lama bekerja, faktor tingkat pendidikan, faktor keinginan belajar, faktor eksplorasi karir, faktor keterlibatan bekerja, faktor dukungan atasan dan faktor gaji atau upah. Faktor usia, faktor lama bekerja, dan faktor tingkat pendidikan menjadi faktor yang dominan yang memiliki variance explained tertinggi yaitu masing-masing sebesar 31,205%, 17,818% dan 13,709%, artinya total nilai varianced explained dari ketiga faktor keseluruhan mampu mempengaruhi career plateau (kemandegan karir) guru pada SMPN 1 Denpasar sebesar 62.732%. Kata Kunci : kemandegan karir guru This study aims to find the factors that influence the teacher’s career plateau in SMPN 1 Denpasar, and the most dominant factor influencing the teacher’s career plateau in SMPN 1 Denpasar. This research was conducted in SMPN 1 Denpasar, involving of 38 people as the respondents. Data were collected by questionnaire, were analyzed by factor analysis through Social Scence Statistical Program (SPSS) 16.0 for Windows. The results of this study showed that there were eight factors which influence the teacher career plateau in SMPN 1 Denpasar, namely the age, the period to work’s, level of education, motivation to study, career exploration, involved to the work, support from head master, and salary factor’s. Age factor, the period to work factor, and level of education factor became the most dominant factor that has the highest explained variance in the amounted of 31,205%, 17,818% and 13,709%, meaning that the total value of the three factors influence varianced overall the teacher career plateau in SMPN 1 Denpasar of 62.732%.keyword : teacher’s career plateau

Page 49 of 129 | Total Record : 1287