cover
Contact Name
I Made Oka Riawan
Contact Email
made.oka@undiksha.ac.id
Phone
+62362-23884
Journal Mail Official
jurdikbiologiundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana, Kampus Tengah Undiksha, FMIPA. Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha
Jurnal Pendidikan Biologi adalah adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Articles 658 Documents
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS PERTANYAAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DALAM MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGANNYA DI KELAS VII DI SMP NEGERI 3 BANJAR Tutut Widyawati; P. Budi Adnyana; I. W. Sukra Warpala
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v6i2.21926

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mengetahui efektifitas penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis pertanyaan terhadap pemahaman konsep dan (2) mengetahui efektifitas penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis pertanyaan terhadap keterampilan proses sains siswa. Desain penelitian menggunakan one-shot case study. Populasi penelitian adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 3 Banjar. Sampel yang digunakan adalah kelas VII 5 yang berjumlah 32 siswa yang diperoleh dari teknik sampling sederhana. Data pemahaman konsep dengan metode tes dan keterampilan proses sains dengan metode observasi. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deksriptif dan statistik One Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis pertanyaan efektif terhadap pemahaman konsep, dan (2) penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis pertanyaan efektif terhadap keterampilan proses sains.
KAJIAN SPESIES TUMBUHAN KARAKTER MELALUI ANALISIS NP DAN SDR PADA VEGETASI HUTAN PUAKAN, DUSUN PUAKAN, DESA TARO, TEGALLALANG, GIANYAR Manuaba I.B.A; Arnyana, I. B. P; Santiasa, M. P. A
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v5i1.21927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui komposisi spesies tumbuhan, (2) mengetahui NP dan SDR spesies tumbuhan, (3) mengetahui spesies tumbuhan yang menjadi karakter pada vegetasi Hutan Puakan. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian eksporatif. Populasi ekosistem pada penelitian yaitu spesies tumbuhan yang ada di seluruh area hutan  Puakan  dan populasi sosiosistem yaitu masyarakat dusun Puakan dan Desa Taro. Sampel ekosistem dalam penelitian ini adalah vegetasi spesies tumbuahan yang tercover oleh kuadrat dengan ukuran 10x10 meter sebanyak 45 kuadrat yang dibagi menjadi 3 zona. Dan sampel sosiositem sebanyak 15 orang. Yang terdiri  atas Pengayah Banjar  dan Prejuru sejumlah 5 orang, kepala Desa dan staf  banyaknya 3 orang, tokoh masyarakat sejumlah 2 orang, dan masyarakat umum sebanyak 5 orang. Hasil penelitian ini (1) bahwa pada Hutan Puakan ada sebanyak 35 jenis spesies pohon yang ditemukan yang termasuk dalam 20 famili. Jumlah spesies pohon yang paling banyak yaitu pohon mahoni sebanyak 31 Pohon (2) NP dan SDR tertinggi tingkat pohon  pada vegetasi Hutan Puakan  adalah spesies tumbuhan Bunut  (Ficus altissima) dengan NP sebesar 27,1 %, dan  SDR sebesar 13,5 %,  untuk NP dan SDR terendah yaitu tumbuhan Kayu Taluh ( Vitex glabrata ) dengan NP sebesar 1,06 dan SDR sebesar 0,53.(3) Spesies tumbuhan yang menjadi karakter pada vegetasi hutan di Hutan Puakan adalah spesies tumbuhan Bunut  (Ficus altissima)
Kombinasi Pemberian Limbah Cair Pembuatan Tempe dan Media Tanam Ampas Teh Meningkatkan Pertumbuhan Tanaman Gemitir (Tagetes erecta L.) IAG Silvia Widyantika; IM Sutajaya; IGAN Setiawan
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v5i1.21928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) limbah cair pembuatan tempe dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman gemitir, (2) media tanam ampas teh dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman gemitir, (3) pemberian limbah cair pembuatan tempe dan media tanam ampas teh dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman gemitir. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan faktorial 3x3. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 45 sampel bibit gemitir. Variasi konsentrasi dalam penelitian ini adalah 25ml dan 50ml limbah cair pembuatan tempe dan 25gr dan 50gr ampas teh dengan 9 perlakuan.. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis dan Uji lanjut dengan Mann-Whitney pada taraf signifikansi 5% karena data tidak berdistribusi normal dan tidak homogen. Hasil analisis menunjukan bahwa  pertumbuhan tanamn gemitir yang paling efektif adalah dengan kombinasi pemberian limbah cair pembuatan tempe 50ml dan ampas teh 50gr, konsentrasi tersebut sudah menunjukan adanya pertumbuhan tanaman  gemitir yang ditinjau dari berat keringnya sebesar 68,14%. Simpulannya adalah pemebirian limbah cair pembuatan tempe yang dikombinasikan dengan ampas teh ternyata dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman gemitir (Tagetes erecta L.)
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KSPAN DI SMP IG Jaga Eka Bhuwana; IP Budi Adnyana; IGAN Setiawan
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v5i1.21929

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan model evaluasi CIPP (contex, input, process dan produk). Data variabel konteks, input, proses dan produk dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, ceklist, observasi, studi dokumentasi dan wawancara. Data di analisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan analisis univariat. Penelitianini secara umum bertujuan untuk (1) mengetahui kesesuaian pelaksanaan program KSPAN di SMP Lab ditinjau dari dimensi Konteks, Input, Proses dan Produk; (2) mengetahui efektivitas pelaksanaan program KSPAN di SMP Lab Undiksha ditinjau dari model evaluasi CIPP. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan program KSPAN di SMP Lab Undiksha termasuk kedalam kategori sangat efektif. Dari keempat variabel yang diteliti menunjukan bahwa variabel kontek, input, proses dan produk memiliki nilai positif (+). Berdasarkan hasil ini efektivitas pelaksanaan program KSPAN di SMP Lab Undiksha ditinjau dari model evaluasi CIPP termasuk kedalam kuadran I yaitu (sangat efektif).
EFEKTIVITAS PENERAPAN PENDEKATAN STM DALAM PEMBELAJARAN IPA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP PEDULI LINGKUNGAN KELAS VII DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA Ruhul Hadawiyah; P. Budi Adnyana; I. W. Sukra Warpala
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v6i2.21930

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui efektivitas penerapan sains teknologi masyarakat (STM) terhadap pemahaman konsep dan (2) mengetahui efektivitas penerapan sains teknologi masyarakat (STM) terhadap sikap peduli lingkungan. Desain penelitian menggunakan one-shot case study. Populasi peneitian adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 3 Singaraja dan sampel penelitian yang digunakan adalah kelas VII B yang berjumlah 32 siswa yang diperoleh dari teknik sampling sederhana. Data dari pemahaman konsep adalah dengan metode tes dan sikap peduli lingkungan adalah dengan metode kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan analisis deksriptif dan statistik One Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penerapan sains teknologi masyarakat (STM) efektif untuk pemahaman konsep dan (2) penerapan sains tekknologi masyarakat (STM) efektif untuk sikap peduli lingkungan.
AKTIVITAS ANTIFUNGI KOMBINASI EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle) DAN EKSTRAK KULIT BUAH JERUK (Citrus reticulata) UNTUK MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Candida albicans Ni Made Nita Setiari; Ni Putu Ristiati; I. W. Sukra Warpala
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v6i2.21931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Perbedaan diameter daerah hambat (DDH) pertumbuhan Candida albicans dengan variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata, (2) Variasi kombinasi ekstrak Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen sungguhan dengan rancangan penelitian randomized post test only control group design. Variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10%:10%; 10%:20%; 10%:30%; 10%:40% dan 10%:50%. Metode uji aktivitas antifungi menggunakan uji sumur difusi. Efek perlakuan ini adalah dengan adanya diameter daerah hambat (DDH) pertumbuhan Candida albicans. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Candida albicans  dari stok kultur yang dibiakkan kembali pada media SDA (Sabouraud Dextrose Agar), sedangkan sampelnya adalah Candida albicans yang diberi perlakuan variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata pada konsentrasi yang berbeda. Hasil penelitian ini adalah: (1) Ada perbedaan diameter daerah hambat pertumbuhan Candida albicans akibat pemberian variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata. Hal ini diperoleh dari hasil uji hipotesis bahwa nilai signifikansi 0,0001 < 0,05. 2) Variasi kombinasi ekstrak daun Piper betle dan kulit buah Citrus reticulata yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dalam penelitian ini adalah variasi kombinasi 10%:50%.
ANALISIS HABITAT DAN POPULASI JALAK BALI (Leucopsar rothschildi) DI RESORT TELUK BRUMBUN TAMAN NASIONAL BALI BARAT IW Yuliantara; IW Sukra Warpala; S Mulyadiharja
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v5i1.21932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi habitat dan kondisi populasi Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) di Resort Teluk Brumbun Taman Nasional Bali Barat. Subjek dari penelitian ini adalah Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) yang berada di Resort Teluk Brumbun Taman Nasional Bali Barat. Sedangkan Objek dari penelitian ini adalah kondisi habitat dan kondisi populasi Jalak Bali di habitat aslinya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi atau pengamatan, wawancara dan studi dokumen yang dilakukan melalui pengamatan langsung dilapangan dan melakukan wawancara dengan pihak pengelola Taman Nasional serta dengan melakukan studi dokumen untuk memperoleh data pendukung. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif dan didukung dengan analisis yang memenuhi prinsip-prinsip ekologi. Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah jalak bali yang ditemukan di Teluk Brumbun pada habitat aslinya sebanyak 32 ekor dengan katagori jantan sebanyak 14 ekor dan betina sebanyak 15 ekor serta anakan sebanyak 3 ekor yang menempati 15 sarang. Kondisi habitat Jalak Bali ditemukan tumbuhan jenis Pohon 14 jenis, 12 jenis tingkat Tiang, 15 jenis Pancang dan 10 jenis Semai. Habitat jalak bali di dominasi oleh kerasi (Lantana camara), Pilang (Acacia leucophloea) dan Kesambi (Schleichera oleosa), sesuai dengan Indeks Keanekaragaman Jenis diperoleh jenis Semai yaitu sebesar 1,66  yang dikatagorikan rendah, jenis Pancang memiliki indeks keanekaragaman jenis sebesar 2,41 yang di katagorikan sedang, jenis Tiang memiliki indeks keanekaragaman sebesar 2,41 yang dikatagorikan sedang, dan jenis Pohon memiliki  indeks keanekaragaman sebesar 2,32 yang dikatagorikan sedang. Hal ini menunjukan bahwa Resort Teluk Brumbun memiliki tingkat keanekaragaman dari tingkat rendang hingga sedang. Semua jenis tumbuhan tersebut dimanfaatkan oleh jalak bali sebagai tempat bertengger/ perching, mencari makan/ foraging, dan bersarang/ nesting.
HUBUNGAN STATUS GIZI DAN USIA MENARCHE DENGAN KEJADIAN DISMENORE SISWI SMP NEGERI 2 SAWAN N.P.W. Savitri; D.M. Citrawathi; N.P.S.R Dewi
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 6 No. 2 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v6i2.21933

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian dismenore pada siswi SMP (2) mengetahui hubungan usia menarche dengan  kejadian dismenore pada siswi SMP. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dengan responden berjumlah 65 orang yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Uji statistik menggunakan korelasi Product Moment pada taraf signifikansi 5%, hasil analisis statistik menunjukan bahwa nilai p = 0,008 dan r = 0,324 untuk hasil hubungan status gizi dengan kejadian dismenore, serta nilai p = 0,005 dan r = 0,341 untuk hasil hubungan usia menarche dengan kejadian dismenore. Simpulan penelitian yaitu terdapat hubungan antara status gizi dan usia menarche dengan kejadian dismenore dengan tingkat korelasi yang rendah. Disarankan untuk peneliti lain diupayakan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai dismenore dan untuk remaja putri untuk mengatur pola makan agar dapat mengurangi resiko dan mengetahui faktor penyebab dismenore agar dapat mengurangi peluang mengalami dismenore
ANALISIS POPULASI DAN HABITAT MONYET HITAM (Tracyphitchecus auratus) DI RESORT TELUK BRUMBUN TAMAN NASIONAL BALI BARAT IGD Angga Praditya; IW Sukra Warpala; S Mulyadiharja
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 5 No. 1 (2018)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v5i1.21935

Abstract

Resort Teluk Brumbun merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Bali Barat yang menjadi salah satu habitat alami monyet hitam yang terdapat di Pulau Balu. Kondisi habitat dan populasi monyet hitam di Resort Teluk Brumbun belum diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi habitat monyet hitam, dan (2) kondisi populasi monyet hitam di Resort Teluk Brumbun Taman Nasional Bali Barat. Subjek dalam penelitian ini yaitu monyet hitam (Tracyphitchecus auratus). Objek penelitian adalah habitat dan populasi monyet hitam di Resort Teluk Brumbun. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui metode observasi yang di analisis menggunakan statistik deskriptif yang memenuhi prinsip-prinsip ekologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi habitat monyet hitam pada kedua lokasi di Resort Teluk Brumbun mendapatkan hasil yaitu lokasi pertama di Waka Sorea di temukan 8 jenis tumbuhan pada tingkat semai, 9 jenis tumbuhanpada tingkat pancang, 8 jenis pada tingkat tiang dan 6 jenis pada tingkat pohon. Pada lokasi kedua di Teluk Brumbun di peroleh 10 jenis semai, 11 jenis pancang, 12 jenis tiang dan 11 jenis pohon. Perbedaan ini disebabkan karena perbedaan tipe ekosistem. Ekosistem pada lokasi pertama yaitu hutan musim dan ekosistem lokasi kedua yaitu hutan musim, savanna, dan hutan pantai sehingga lebih banyak di temukan jenis tumbuhan pada lokasi kedua.  Jumlah populasi monyet hitam yang ditemukan berjumlah 44 individu yang terdiri dari dua kelompok. Kelompok I ditemukan di Waka Sorea sebanyak 23 individu, kelompok II ditemukan di Teluk Brumbun sebanyak 21 individu. Perbedaan ini disebabkan oleh ketersediaan pakan di masing-masing habitat. Dalam sistem perkawinannya monyet hitam merupakan primate poligami. Perbandingan sex ratio monyet hitam pada kelompok I sebesar 1:4 dan kelompok II sebesar 1:3 dengan jumlah betina lebih banyak dari jantan.
SENAM ERGONOMIK MENURUNKAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL DAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA JARA MARAPATI BULELENG Ni Luh Putu Julia Purnama Dewi; I Made Sutajaya; Ni Putu Sri Ratna Dewi
Jurnal Pendidikan Biologi undiksha Vol. 6 No. 3 (2019)
Publisher : Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v6i3.21936

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa senam ergonomik dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal pada lansia penderita hipertensi dan menurunkan tekanan darah sistolik pada lansia penderita hipertensi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan randomized pre and post test control group design (treatment by subject). Perlakuan yang diberikan pada penelitian ini berupa senam ergonomik. Penelitian ini menggunakan teknik sampling acak bertingkat atau multistage random sampling. Populasi target dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi di Panti Sosial Tresna Werdha Jara Marapati Buleleng, populasi terjangkau sebesar 36 orang yang memenuhi kriteria sampel. uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji deskriptif, uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan t paired test, dengan taraf signifikansi 5% (α = 0,05). Instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner Nordic Body Map, Tensimeter, dan Environment meter. Berdasarkan hasil uji hipotesis didapatkan nilai p= 0,0001 (p< 0,05). Itu berarti bahwa terdapat penurunan yang signifikan pada keluhan muskuloskletal sebesar 84,29% dan tekanan darah sistolik sebesar 85,14%. Berdasarkan analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa senam ergonomik dapat menurunkan keluhan muskuloskeletal dan tekanan darah sistolik..