cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
gtm_jd@yahoo.co.id
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha
ISSN : 26141086     EISSN : 25993380     DOI : -
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of chemistry education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at Chemistry Education.
Articles 133 Documents
ANALISIS MODEL MENTAL SISWA DALAM PENGGUNAAN UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI TENTANG HIDROKARBON Eky, Vicky Enggy Clovidea Indra; Tika, Nyoman; Muderawan, I Wayan
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v2i1.21183

Abstract

Abstrak  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan model mental siswa tentang konsep-konsep hidrokarbon setelah dibelajarkan melalui penggunaan UKBM di SMA Negeri Bali Mandara. Penelitian ini dilakukan dengan teknik survei, melibatkan 82 orang siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes model mental dua tingkat (two-tier) dengan menggabungkan pilihan ganda dan tes uraian pada materi kimia kelas XI Kurikulum 2013. Analisis data berupa persentase jawaban siswa yang dikategorikan ke dalam empat tipe model mental yakni model mental ilmiah dan model mental alternatif (benar sebagian, miskonsepsi khusus, dan tidak ada tanggapan). Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa model mental siswa tentang konsep-konsep hidrokarbon setelah dibelajarkan melalui penggunaan UKBM di SMA Negeri Bali Mandara adalah 7,32% model mental ilmiah dan 92,69% model mental alternatif, yang terdiri atas 39,94% model mental benar sebagian, 35,37% model mental miskonepsi khusus, dan 17,38% tidak ada tanggapan. Hasil data tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami model mental alternatif karena tidak memiliki pemahaman terkait representasi ketiga level kimia dan interkoneksinya tentang materi hidrokarbon. Kata kunci:  Analisis, Model Mental Siswa, Senyawa Hidrokarbon, UKBM, SMA Negeri Bali Mandara.  Abstract  This research was quantitative research that aimed to describe student mental model about hydrocarbon concepts after being learned through the use of UKBM at SMA Bali Mandara. The research used survey technique, which 82 students as subject. The data collected through two-tier mental model test by combining multiple choices and description tests on chemistry matter in class XI Curriculum 2013. Analysis of existing data of students categorized in mental models type namely scientifically correct mental model and alternative mental model (partially correct, specific misconceptions, and no response). The results of this study indicate that the student mental model about the hydrocarbons concepts after learning from the use of UKBM at Bali Mandara High School was 7.32% scientifically correct mental model and 92.69% alternative mental model, consisting of 39.94% partially correct mental model, 35.37% specific misconception mental model, and 17.38% no responses. Data results indicate that most students had experience alternative mental models because they do not have an understanding of the representation of the three chemical and interconnected levels of hydrocarbon matter. Keywords: Analysis, Bali Mandara High School, Hydrocarbon Compound, Student’s Mental Model UKBM
DEGRADASI ZAT WARNA REMAZOL YELLOW FG DAN LIMBAH TEKSTIL BUATAN DENGAN TEKNIK ELEKTROOKSIDASI ., I Wayan Sapta Pratama Ariguna; ., Ni Made Wiratini, S.Pd.; ., Dr. I Dewa Ketut Sastrawidana,S.Si, M.
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i1.4447

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menentukan kondisi optimum konsentrasi larutan NaCl, waktu elektrooksidasi dan jarak antara kedua elektroda grafit pada degradasi zat warna Remazol Yellow FG dengan teknik elektrooksidasi, (2) menentukan efisiensi degradasi zat warna Remazol Yellow FG pada kondisi optimum dengan teknik elektrooksidasi, (3) menentukan efisiensi degradasi limbah tekstil buatan pada kondisi optimum dengan teknik elektrooksidasi. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen. Subjek penelitian ini adalah zat warna tekstil Remazol Yellow FG dan limbah tekstil buatan. Obyek adalah konsentrasi zat warna Remazol Yellow FG dan absorbansi limbah tekstil buatan sebelum dan setelah degradasi pada kondisi optimum. Pengukuran konsentrasi Remazol Yellow FG dan limbah tekstil buatan setelah didegradasi dilakukan dengan menggunakan UV-VIS Shimadzu 1700 pada λmax 414 nm dan 598 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum untuk mendegradasi Remazol Yellow FG diperoleh pada konsentrasi larutan NaCl 0,5M, waktu elektrooksidasi selama 2,25 jam dan jarak antara kedua elektroda 0,1cm dengan efisiensi degradasi sebesar 99,77%. Efisiensi degradasi limbah tekstil buatan yang dielektrooksidasi pada kondisi optimum diperoleh sebesar 99,04%Kata Kunci : efisiensi degradasi, limbah tekstil buatan, Remazol Yellow FG, teknik elektrooksidasi This study is aimed to (1) determine the optimum condition of NaCl concentration, the electrooxidation time and the distance between electrode to degrade Remazol Yellow FG by using electrooxidation technique, (2) determine the degradation efficiency of Remazol Yellow FG at optimum condition, (3) determine the degradation efficiency of artificial textile wastewater based on the value of absorbance at optimum condition by using electrooxidation technique. This study was an experimental research. The subjects of this study were Remazol Yellow FG and artificial textile wastewater. The objects were concentration of Remazol Yellow FG dye and absorbance of artificial textile wastewater before and after degradation at optimum condition. Concentration of Remazol Yellow FG and absorbance of artificial textile wastewater after degradation were measured by using UV-VIS Shimadzu 1700 at λmax 414 nm and 598 nm. The results showed that the optimum condition to degrade Remazol Yellow FG dye are at concentration of NaCl 0.5M, electrooxidation time of 2.25 hour and distance between electrode 0.1 cm with the efficiency of degradation is 99.77%. The efficiency of artificial textile wastewater in optimum condition is 99.04%keyword : artificial textile wastewater, degradation efficiency, electrooxidation technique, Remazol Yellow FG
KONTRIBUSI TINDAKAN KREATIF PADA PENGUASAAN KONSEP SISWA MELALUI PROBLEM-BASED LEARNING PADA KONTEKS PENGAWETAN APEL Azizah, Farisa Nur; Rosbiono, Momo; Sopandi, Wahyu
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v3i1.16029

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh model PBL (Problem-based Learning) terhadap tindakan kreatif dan penguasaan konsep siswa serta kontribusi tindakan kreatif terhadap penguasaan kosep siswa dalam materi larutan penyangga. Penelitian ini menggunakan metode mix method. Subjek penelitian adalah 34 siswa di kelas XI yang diberikan pembelajaran model PBL. Lokasi penelitian dilakukan di salah satu SMA Negri Tasikmalaya. Data dikumpulkan menggunakan Lembar Pesertadidik (LKP), lembar observasi, tes soal pilihan berganda dan angket. Data dianalisis secara deskriptif dan diuji statistik menggunakan IBM SPSS statistik 22. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dampak positif model PBL pada tindakan kreatif siswa. Perbedaan signifikan antara rata-rata skor pretest dan posttest penguasaan konsep (p = 0,000) menunjukkan PBL juga memberikan pengaruh positif terhadap penguasaan konsep siswa. Terdapat kontribusi tindakan kreatif sebesar 8,3% pada penguasaan konsep siswa. Siswa menunjukkan ketertarikannya dengan model PBL sehingga membantunya lebih memahami konsep larutan penyangga
PENGEMBANGAN BUKU PEDOMAN PRAKTIKUM KIMIA RAMAH LINGKUNGAN UNTUK PEMBELAJARAN KIMIA SMA ., Ni Kd Ana Peratiwi; ., Dr. I Wayan Redhana,M.Si; ., Dra. Siti Maryam, M.Kes
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i1.3974

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan karakteristik buku pedoman praktikum kimia ramah lingkungan dan tanggapan ahli terhadap buku pedoman praktikum kimia ramah lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model Gall dan Borg. Tahapan penelitian yang dilakukan adalah: (1) analisis kebutuhan, (2) perencanaan, (3) pengembangan produk awal, (4) validasi ahli dan praktisi, (5) uji keterbacaan, dan (6) uji coba terbatas buku pedoman terhadap 12 orang siswa kelas XI IPA. Tahapan pengembangan produk awal meliputi tahap perancangan dan pengujian. Tahap perancangan produk merupakan tahap penentuan tampilan isi buku secara visual yang meliputi rancangan sampul dan rancangan isi buku. Pada tahap pengujian, buku diujicobakan terhadap 12 orang siswa. Buku pedoman ini terdiri atas 16 topik praktikum kimia yang menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Instrumen penilaian buku terdiri atas face validity, content validity, dan pengembangan diri siswa berdasarkan penilaian ahli dan praktisi. Hasil penelitian menunjukan bahwa buku pedoman kimia ramah lingkungan dikategorikan sangat baik berdasarkan penilaian ahli, praktisi, dan siswa. Kata Kunci : Praktikum Kimia, Kimia Ramah Lingkungan This study was aimed to describe characteristics of guidance book of green chemistry practicum and experts’ judgment toward the guidance book of green chemistry practicum. The study was Research and Development using Gall and Borg model. The steps that should be done in the study, namely (1) need analysis, (2) planning, (3) preliminary product development, (4) experts’ validation, (5) readability test, and (6) testing of guidance book to the twelve of the eleventh grade students of natural science. The preliminary product development involved two steps, namely designing and testing. The designing step of product was the determination step of content of the book visually including of cover design and content design. In the testing step, the book was tested to the twelve students. The book contained 16 topics of chemistry practicum using friendly environment chemicals. The instrument assessment of the product was reviewed from the face validity, content validity, and students’ self development based on the experts’ judgment and practitioners’ judgment. The result of the study showed that the guidance book of green chemistry practicum is categorized very good according to the judgment of experts, practitioners, and students. keyword : Chemistry Practicum, Friendly Environment Chemistry
KENDALA GURU DALAM PENYELENGGARAAN PENILAIAN SIKAP Sudiana, I. K.; Sastrawidana, I. D. K.; Antari, N. P. S.
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v2i2.21169

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian sikap sebagai dampak pengiring pembelajaran kimia. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kimia. Aktivitas dalam penelitian ini yaitu penilaian sikap yang dilaksanakan oleh guru meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data penelitian ini dianalisis menggunakan teknik kualitatif deskriptif. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini adalah menggunakan dua teknik triangulasi yaitu triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) guru kimia menyusun perencanaan penilaian sikap dengan mencantumkan semua sikap spiritual dan sikap sosial, serta merencanakan penilaian observasi, penilaian diri, dan penilaian antarteman. Namun mengalami hambatan dalam pelaksanaan sehingga tidak semua perencanaan penilaian sikap dapat dilakukan, (2) pada pelaksanaan guru melaksanakan pembelajaran tidak langsung yang berdampak pada pembentukan karakter siswa yang dilakukan dengan keteladanan, nilai karakter yang dimunculkan yaitu religius, toleran, disiplin, jujur, kerjasama, tanggung jawab, percaya diri, dan santun sedangkan guru menilai sikap hanya empat aspek nilai karakter yaitu tanggung jawab, rasa ingin tahu, disiplin, dan jujur, (3) penilaian sikap yang dilaksanakan oleh guru hanya menggunakan penilaian observasi dengan jurnal sedangkan penilaian antarteman dan penilaian diri tidak dilakukan karena hasil penilaian antarteman dan penilaian diri tidak sesuai dengan penilaian observasi yang dilaksanakan oleh guru saat pembelajaran, (4) proses pengawasan yang dilakukan didapatkan bahwa guru kimia mengalami kesulitan melakukan penilaian sikap karena instrumen yang berubah- ubah, jumlah siswa yang banyak, dan karakter siswa yang berbeda-beda.Kata kunci: penilaian sikap, dampak pengiring, karakterAbstractThis study aims to determine the assessment of attitude as an impact of chemistry learning accompaniment. This research uses qualitative research with a phenomenological approach. The subjects in this study were chemistry teachers. Activities in this research are attitude assessment carried out by teachers including aspects of planning, implementation, evaluation, and supervision. Data collection methods used in this study were observation, interviews, and document studies. The data of this study were analyzed using descriptive qualitative techniques. The data validity checking technique in this research is to use two triangulation techniques, namely source and method triangulation. The results of this study indicate that, (1) the chemistry teacher prepares an attitude assessment plan by listing all spiritual attitudes and social attitudes, as well as planning observations, self-assessments, and interpersonal assessments. But experience obstacles in implementation so that not all attitude assessment planning can be done, (2) the implementation of the teacher implements indirect learning that impacts on the formation of student character which is done by example, the character values that appear are religious, tolerant, disciplined, honest, cooperation, responsibility, confidence, and courtesy while the teacher assesses the attitude of only four aspects of character values, namely responsibility, curiosity, discipline, and honesty, (3) the attitude assessment carried out by the teacher only uses observation observation with journals while interpersonal assessment and assessment self is not done because the results of peer assessment and self-assessment are not in accordance with the assessment of observations carried out by the teacher during learning, (4) the monitoring process carried out found that chemistry teachers had difficulty doing attitudes because of changing instruments, the large number of students, and character s different iswa.Keywords: attitude assessment, accompaniment impact, character
IDENTIFICATION OF ETHYL ACETATE FRACTION COMPONENTS OF SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA) SEED EXTRACT BY GAS CHROMATOGRAPHY-MASS SPECTROMETRY ., Ni Putu Giyan Adnya Antari; ., Dr. I Wayan Muderawan,MS.; ., Dr. I Nyoman Tika,M.Si
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v1i2.3969

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komponen ekstrak biji srikaya (Annona squamosa) dalam fraksi etil asetat dengan instrumen kromatografi gas-spektrometri massa. Subjek penelitian ini adalah biji Annona squamosa dan objek penelitian ini adalah komponen yang terkandung dalam ekstrak biji Annona squamosa. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan larutan etanol 70% selama seminggu. Hasil ekstraksi difraksinasi dengan silika kolom kromatografi dengan kenaikan polaritas dari eluen kloroform, etil asetat, dan metanol. Hasil GC-MS analisis dari fraksi etil asetat mengidentifikasi sembilan belas senyawa, antara lain 15-heptadekenal (0.13%), asam heksadekanoat (22.28%), asam tetradekanoat (5.60%), asam heptadekanoat (0.84%), asam oktadek-9-enoat (49.54%), asam oktadekanoat (8.45%), asam 2,4-Ikosadienoat (6.98%), siklotetrakosana (0.29%), bis(2-etilheksil) heksanadioat (0.66%), 5,15,24-trihidroksi bistetrahidrofuran asetogenin (2.78%), dan sembilan senyawa tidak teridentifikasi.Kata Kunci : Annona squamosa, fraksi etil asetat, komponen, kromatografi gas- spektrometri masa The aim of this study is to determine the ethyl acetate fraction components of srikaya (Annona squamosa) seed extract by gas chromatography-mass spectrometry. The subject of the study is Annona squamosa seed, meanwhile the object is the components of Annona squamosa seed extract. The air-dried powder of seed was macerated with ethanol 70% within a week then fractionated by using silica column chromatography with increasing eluent polarities of chloroform, ethyl acetate, and methanol. The gas chromatography and mass spectrometry analysis of the ethyl acetate fraction reveals the existence of nineteen components, namely 15-heptadecenal (0.13%), n-hexadecanoic acid (22.28%), tetradecanoic acid (5.60%), heptadecanoic acid (0.84%), octadec-9-enoic acid (49.54%), octadecanoic acid (8.45%), 2,4-Icosadienoic acid (6.98%), cyclotetracosane (0.29%), bis(2-ethylhexyl) hexanedioate (0.66%), 5,15,24-trihydroxy bistetrahydrofuran acetogenin (2.78%), and nine unidentified compounds.keyword : Annona squamosa, component, ethyl acetate fraction, gas chromatography-mass spectrometry
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA KIMIA SMA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE PADA TOPIK ASAM BASA Abidah, Firry; Tika, I Nyoman; Selamat, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v2i1.21179

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendeskripsikan lembar kerja siswa (LKS) berbasis model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada topik asam basa sehingga dihasilkan LKS yang valid. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menurut Borg and Gall. Penelitian ini dibatasi sampai empat tahap, yaitu 1) penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan, 3) pengembangan rancangan produk, 4) uji coba terbatas. Penelitian ini menghasilkan LKS yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share layak digunakan untuk pembelajaran kimia topik asam basa. Hal tersebut ditunjukkan oleh: 1) karakteristik LKS dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dapat membuat siswa berpikir, menjawab dan berbagi jawaban untuk meningkatkan pola interaksi siswa, 2) Tahap validasi menghasilkan data hasil validasi LKS dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share pada topik asam basa dari validator ahli dan praktisi dengan nilai rata-rata 3,6 yang menunjukkan kriteria sangat valid, 3) hasil uji keterbacaan yang dilakukan oleh 10 orang siswa terhadap produk LKS dengan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share topik asam basa, menunjukkan kriteria sangat baik dengan nilai rata-rata 33% baik (B) dab 67% sangat baik (SB). Kata-kata kunci: asam basa, Think Pair Share, penelitian dan pengembangan Abstrack This study aims to develop and describe student worksheets (LKS) based on cooperative learning model type Think Pair Share on acid base topics which a valid worksheet is produced. This type of research using Research and Development (R & D) according to Borg and Gall. This research is limited to four stages, namely 1) research and information gathering, 2) planning, 3) product design development, 4) limited trials. This study produced LKS using the cooperative pair type Think Pair Share model. The results of the study showed that worksheets with the Think Pair Share cooperative learning model are appropriate to be used in studying chemistryon topic acid base. This is indicated by: (1) the characteristics of LKS with cooperative learning models of the Think Pair Share type can make students think, answer and share answers to improve student interaction patterns, (2) the result of validation student worksheet with Think Pair Share cooperative learning models on acid base topics in terms of professional and practitioner with average rating 3.6 showed that gotten very valid, (3) the results of readability tests conducted by 10 students on LKS products with cooperative learning models of Think Pair Share acid base topics, show criteria very good with value on average 33% good (B) and 67% very good (SB). Keywords: acid base, Think Pair Share, research and development
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR DAN DISIPLIN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA Reda Boro, Marthen; Muderawan, I Wayan; Suja, I Wayan
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v5i1.32405

Abstract

Motivasi belajar dan disiplin diri merupakan faktor intrinsik dari keberhasilan proses belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan hubungan antara motivasi belajar dan disiplin diri terhadap hasil belajar kimia siswa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasi serta menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI MIA di SMA Negeri 1 Seririt yang terdiri atas 108 orang siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode angket dan dokumentasi. Data hasil penelitian berupa hasil belajar kimia, skor kuisioner motivasi belajar, dan skor kuisioner disiplin diri yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif, analisis korelasi ganda dan analisis regresi ganda dua prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif motivasi belajar dan disiplin diri dengan hasil belajar kimia siswa. Berdasarkan uji korelasi ganda, nilai koefisien korelasi ganda yang diperoleh yaitu 0,663 yang menunjukkan tingkat kekuatan hubungan tergolong kuat. Sumbangan efektif kedua variabel terhadap hasil belajar kimia adalah sebesar 40%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dan disiplin diri dengan hasil belajar kimia siswa.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA DALAM MEMPELAJARI KIMIA KELAS XI Priliyanti, Anggi; Muderawan, I Wayan; Maryam, Siti
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v5i1.32402

Abstract

Ilmu kimia menjadi salah satu ilmu yang dianggap sulit oleh siswa sekolah menengah atas.Masih terdapat banyak siswa yang tidak mampu memahami konsep kimia dengan baik, hanya saja permasalahan-permasalahan yang dialami oleh siswa tersebut tidak sepenuhnya diketahui oleh tenaga pendidik.Sehingga tujuan dari penelitian ini yakni untuk mendeskripsikan dan menjelaskan kesulitan belajar serta faktor-faktor kesulitan belajar kimia yang dialami siswa SMA.Subjek penelitian ini adalah 44 orang siswa dari seluruh kelas XII MIA dan 1 orang guru kimia.Jenis penelitian yang digunakan adalah fenomenologi dan pendekatan penelitian kualitatif.Pengambilan data dilakukan dengan cara studi dokumen, observasi, kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesulitan belajar siswa tergolong sedikit sulit dengan persentase sebesar 43%, tergolong cukup sulit dengan persentase 48%, dan yang tergolong sulit dengan persentase sebesar 9%, dan faktor internal penyebab kesulitan belajar meliputi pemahaman terhadap materi kimia, kemampuan matematika rendah, dan kurangnya motivasi belajar kimia. Faktor eksternal penyebab kesulitan belajar meliputi metode mengajar yang diterapkan guru, pengaruh negatif teman sebaya, keadaan dan waktu pembelajaran yang kurang kondusif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA MATERI HIDROKARBON Kartini, Ketut Sepdyana; Putra, I Nyoman Tri Anindia
Jurnal Pendidikan Kimia Undiksha Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpk.v5i1.33520

Abstract

Kimia menjadi salah stau mata pelajaran yang tidak disenangi oleh siswa karna dianggap sulit serta kegiatan pembelajaran yang terkesan.Kegiatan pembelajaran yang cenderung dilakukan dengan metode ceramah menjadi siswa lebih cepat bosan.Berdasarkan permasalahan tersebut adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu media berbasis android untuk siswa SMA kelas XI, khususnya pada materi Hidrokarbon.Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan yang dilakukan dengan menggunakan metode R&D. Metode R&D terdiri atas 3 tahapan yang terdiri dari tahap perencanaan, tahap perancangan, dan tahap pengembangan. Subjek penelitian ini adalah 5 orang ahli  yang teridiri dari 3 ahli materi dan 2 ahli media dengan objek penelitian adalah media pembelajaan interaktif berbasis android pada materi Hidrokarbon. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah alpha testyang kemudian dianalisis menggunakan skala guttman. Hasil penelitian yang diperoleh dari pengujian media dengan instrument alpha test I dihasilkan presesntase rata-rata sebesar 73,67 %, pada alpha test II mendapatkan presentase rata-rata sebesar 95,81 % dan alpha test III mendapatkan presentase rata-rata sebesar 100%. Adanya hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa media yang di hasilkan dapat dikategorikan sangat baik dan dapat digunakan sebagai media dalam penunjang kegiatan pembelajaran.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis android layak digunakan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.

Page 4 of 14 | Total Record : 133