cover
Contact Name
Risky Kusuma Hartono, SKM, MKM
Contact Email
Risky_kusuma@yahoo.com
Phone
+6285646814814
Journal Mail Official
jikes@stikim.ac.id
Editorial Address
Jl. Harapan No.50, RT.2/RW.7, Lenteng Agung, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12610
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan
ISSN : 14122804     EISSN : 23548207     DOI : https://doi.org/10.33221/jikes
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmiah Kesehatan mempersembahkan naskah original terkait perkembangan terkini isu kesehatan. Jurnal mendiskusikan tulisan-tulisan ilmiah terkait ilmu kesehatan masyarakat. Bidang keilmuwan jurnal mencakup medis, klinis, kesehatan masyarakat (manajemen dan kebijakan kesehatan, promosi kesehatan, kesehatan reproduksi, epidemiologi, maupun kesehatan lingkungan dan kesehatan kerja), Penelitian manajemen kebidanan atau yang terkait dengan kebijakan maupun upaya preventif dan promotif, Penelitian manajemen keperawatan atau yang terkait dengan keperawatan lingkungan dengan upaya promosi kesehatan. Naskah ilmiah dalam jurnal ilmiah kesehatan berisikan hasil riset, studi kasus, atau kondisi konseptual, Jurnal ini diterbitka oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju (STIKIM) dengan frekuensi terbit 4 bulanan yaitu 3 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret, Agustus dan Desember setiap tahunnya. Pengiriman artikel, serta proses peninjauan, tidak dikenakan biaya (GRATIS), tetapi biaya publikasi (HANYA jika dipublikasikan). Jurnal ini juga telah menjadi anggota CrossRef, serta pengecekan plagiat dengan similarity check turnitin Karena itu, semua artikel yang diterbitkan oleh jurnal ini akan memiliki nomor DOI yang unik.
Articles 136 Documents
KONFIRMASI LIMA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN PESERTA PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH (PBPU) BPJS KESEHATAN Maya Fitri Nuraeni
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.332 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i2.215

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan suatu pemenuhan harapan pelanggan yang dirasakan sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan. Tujuan penelitian Mengetahui pengaruh langsung dan tidak langsung serta besaranya antara faktor Customer Relation Management (CRM), Customer Engagement, Kualitas Layanan, Trust dan Costumer value Terhadap Kepuasan Peserta PBPU BPJS Kesehatan KC Depok Tahun 2018. Desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian keseluruhan peserta di BPJS Kesehatan KC Depok. jumlah sampel dalam penelitian ini adalah smpel 130 peserta PBPU yang berkunjung ke KC Depok. Metode analisis menggunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 16. Hasil penelitian menunjukkan variabel CRM 24,58%, Customer Engagement 19,50 %. Kualitas Layanan 11,93%, Trust 14,36%,Costumer value 6,13%. pengaruh langsung CRM terhadap Customer Engagement 49,96%, CRM terhadap kualitas layanan 66,42%, CRM terhadap Trust 4,38%, CRM terhadap customer value 30,80%, Customer Engagement terhadap kualitas layanan 4,58% Customer Engagement terhadap Trust 15,21%, Customer Engagement terhadap customer value 16,77 Kualitas Layanan terhadap Trust 30,66%, Kualitas Layanan terhadap customer value 11,01%, Trust terhadap customer value 14,54%. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa paling mempengaruhi Kepuasan Peserta PBPU BPJS Kesehatan KC Depok, dikarenakan CRM merupakan keseluruhan proses membangun dan memelihara hubungan peserta khususnya PBPU dengan BPJS kesehatan yang akan meminimalisir penurunan kualiatas pelayanan sehingga dapat meningkatkan pelayanan yang lebih baik. BPJS Kesehatan KC Depok diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik bagi npeserta sesuai dengan nilai dasar untuk tercapainya kepuasan pelanggan.
Pengembangan Matriks antar Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Akreditasi Perguruan Tinggi dan Akreditasi Program Studi Achmad Lukman Hakim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.095 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i2.219

Abstract

Urgensi pengembangan sistem akreditasi nasional adalah untuk merespon dan mengantisipasi perubahan internal dan eksternal yang terkait dengan dunia pendidikan tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan matriks ke asosiasi antar standar nasional pendidikan tinggi, akreditasi perguruan tinggi dan akreditasi program studi. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penelitian dan pengembangan. Informan penelitian ini adalah kepala Penjaminan Mutu, Wakil Katua I STIKIM serta orang yang ahli di bidang standar pendidikan tinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari – Maret 2019 di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia Maju Jakarta. Pengembangan standar dilakukan dengan melihat aspek ketersediaan, yakni STIKIM saat ini telah mengambangkan yang awalnya tersedia 25 standar menjadi 30 standar. Berdasarkan aspek kecukupan, hasil studi literatur yang peneliti lakukan, 30 standar yang dikembangkan STIKIM sudah mencakup standar minimum dalam penilaian instrumen akreditasi perguruan tinggi 3.0 dan telah disesuaikan dengan penilaian instrumen akreditasi program studi 4.0. Berdasarkan aspek kemutakhiran, pernyataan standar yang dikembangkan sudah ditingkatkan selaras dengan matriks penilaian akreditasi institusi 3.0 dan akreditasi program studi 4.0. Diharapkan STIKIM dalam membuat program kerja menyesuaikan standar yang telah ditetapkan, yaitu pada indikator kinerja STIKIM.
Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Melalui Peran Keluarga Yusriani Yusriani; Muh. Said Mukharrim; Reza Aril Ahri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.924 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i2.222

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) is one of the important indicators of public health. AKI describes the number of women who die from a cause of death related to pregnancy disorders or treatment (excluding accident or incidental cases) during pregnancy, childbirth and during the puerperium (42 days after delivery) regardless of the length of pregnancy per 100,000 live births. South Sulawesi Province is one of the regions experiencing high maternal mortality problems, especially in Gowa Regency, namely in 2018 as many as 17 cases of maternal deaths, the highest cases of which were in the work area of Somba Opu Health Center, namely 5 cases. The general objective of this study is to analyze the role of the family in implementing the P4K program. The design of this study was qualitative with descriptive explanative design using purposive sampling technique with 33 informants consisting of 6 pregnant women, 4 husbands, 5 posyandu cadres, 3 village midwives, 1 coordinator midwife puskesmas, 8 heads environment and 6 village heads. The role of the family in implementing the P4K program in the work area of Somba Opu Health Center in Gowa Regency has been carried out but not optimally, there are still some indicators that have not been fulfilled.
HUBUNGAN STATUS IMUNISASI, UMUR DAN JENIS KELAMIN TERHADAP PENYAKIT CAMPAK DI KOTA TANGERANG SELATAN TAHUN 2018 Abdul Azis; Nur Rizky Ramadhani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.541 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v18i2.228

Abstract

Campak merupakan penyakit yang sangat menular dan sebagai penyebab utama kematian anak di negara berkembang termasuk Indonesia. Dari data Kemenkes (2017) angka kejadian campak cenderung meningkat dimana pada tahun 2016 terjadi 12.681 kasus, jumlah tersebut lebih tinggi dari sebelumnya yaitu tahun 2015 yang hanya terjadi 10.655 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status imunisasi, umur dan jenis kelamin terhadap kejadian campak di Kota Tangerang Selatan Tahun 2018. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analitik observasional dengan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode case control dan data yang digunakan adalah data sekunder. Populasinya adalah semua tersangka kasus campak yang bertempat tinggal di wilayah Kota Tangerang Selatan yang terdapat pada data form C1 campak yang tersedia di bagian surveilans Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Tahun 2016 - 2017. Teknik pengambilan sampel dengan metode random sampling, didapatkan 50 data kasus dan 100 data kontrol. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan antara status imunisasi dan umur terhadap kejadian campak, sedangkan jenis kelamin tidak ada hubungan. Untuk status imunisasi diperoleh p-value = 0.000, umur diperoleh p-value = 0.000 dan jenis kelamin diperoleh p-value = 0,094. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara status imunisasi dan umur terhadap kejadian campak di Kota Tangerang Selatan Tahun 2018. Diharapkan responden dapat melaksanakan imunisasi sejak usia dini untuk mencegah dan meminimalisir angka kejadian campak.
Analisis Penghematan Biaya Klaim Kesehatan PT. XYZ sebagai Upaya Peningkatan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Isna Auliana Khoirin; Fitri Amalia; Nano Saputra; Ryan Tejo Kusumo; Nova Ariyani; Ryan Yudo Widiyatmoko
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.02 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v17i02.263

Abstract

PT. XYZ merupakan suatu perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri farmasi. Rata-rata angka kejadian kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja pada perusahaan tersebut pada tahun 2013-2016 mencapai 92 kejadian per tahun dan mengakibat biaya klaim kesehatan sebesar Rp 125.221.840 (per tahun). Untuk melindungi keselamatan tenaga kerja guna mewujudkan produktiitas kerja yang optimal diselenggarakan upaya keselamatan dan kesehatan kerja serta diadakannya jaminan sosial bagi pekerja. Selama tahun 2017 PT. XYZ menyelenggarakan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerjanya, setelah empat tahun terakhir mengeluarkan dana yang besar untuk biaya klaim kesehatan pekerjanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penghematan biaya klaim kesehatan PT. XYZ setelah melaksanakan BPJS Ketenagakerjaan. Dari penelitian dengan mengunakan metode yuridis-empiris dan juga kuantitatif, didapatkan hasil biaya klaim Kesehatan PT. XYZ terjadi penurunan Rp 77.334.058 atau eisiensi mencapai 23,64%. Masih ada kecelakaan kerja atau penyakit akibat kerja sebesar 63 kejadian. PT. XYZ perlu mengadakan APD terutama masker, sarung tangan, helm pelindung dan sepatu safety serta perlu diadakan sosialisasi mengenai pentingnya SMK3.
Karakteristik Individu dan Perilaku Berisiko terhadap Kejadian DM Tipe II Indra Riris Delima Siregar
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.674 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v17i02.264

Abstract

Diabetes mellitus adalah merupakan suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang yang disebabkan oleh karena peningkatan kadar glukosa darah akibat penurunan sekresi insulin Prevalensi DM di Asia Tenggara pada tahun 2014 adalah sebesar 8,3% dengan kasus tidak terdiagnosa sebesar 52,8%. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain case control. Populasi kasus adalah pasien yang menderita DM Tipe II di RSU Full Bethesda Deli Serdang. Populasi kontrol adalah pasien yang tidak menderita DM Tipe II di RSU Full Bethesda Deli Serdang dan sampel sebanyak 96 orang dengan Nonprobability sampling yaitu consecutive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi variabel penelitian, bivariat dengan uji chisquare, dan multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh umur (p=<0,001), pola makan (p= <0,001), aktivitas isik (p= <0,001), obesitas terhadap kejadian DM Tipe II (p= <0,001). Tidak ada pengaruh riwayat keluarga terhadap kejadian DM Tipe II (p=0,285). Variabel yang dominan berpengaruh terhadap kejadian DM Tipe II adalah variabel pola makan (p= <0,001;OR=8,3 95%CI 2,05353,683) yang berarti bahwa respondenyang memiliki pola makan tidak seimbang berpeluang berisiko 8,3 kali lebih besar mengalami DM Tipe II dibanding dengan responden yang memiliki pola makan yang seimbang. Kepada penderita DM Tipe II agar dapat menghindari faktor risiko terhadap DM Tipe II seperti melakukan aktivitas fisik yang cukup, teratur dan berkesinambungan sebanyak 3-4 kali/minggu selama ≥30 menit serta memperhatikan pola makan yang memicu terjadinya DM Tipe II jika dikonsumsi melebihi dari ukuran rumah tangga.
Kualitas Kerja Bidan dalam Program Pencegahan Penularan HIV Ibu ke Anak di Kota Depok Hani Rosiana; Irma Jayatmi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.655 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v17i02.265

Abstract

Angka prevalensi dan penularan HIV dari ibu ke bayi masih terbatas, jumlah ibu hamil yang terinfeksi HIV cenderung meningkat. Infeksi HIV dari ibu ke anak dapat dicegah, melalui upaya pencegahan penularan dari ibu ke anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kerja bidan dalam program pencegahan penularan HIV ibu ke anak di Kota Depok tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian kuantitatif, desain penelitian cross sectional dan metode SEM. Sampel dari penelitian ini sebesar 65 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan instrumen penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh langsung antara dukungan oganisasi terhadap kualitas kerja bidan sebesar -39,76%. Lingkungan kerja berpengaruh secara langsung terhadap kualitas kerja bidan sebesar 83,23%. Sarana dan prasarana berpengaruh secara langsung terhadap kualitas kerja bidan sebesar 11,89%. Demikian juga untuk variabel persepsi berpengaruh secara langsung terhadap kualitas kerja bidan sebesar 22,69%. Nilai Q square adalah 82,25% dan sisanya sebesar 17,75% dijelaskan variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Dapat disarankan bahwa Dinas kesehatan dan kepala Puskesmas berperan aktif untuk memberikan konseling dan informasi tentang program pencegahan penularan HIV ibu ke anak serta mengevaluasi secara berkelanjutan sehingga dapat mengetahui sampai dimana kekurangan bidan dalam melaksanakan
Penerapan Sistem Informasi Manajemen di Rumah Sakit Putri Hijau Medan Muhammad Sidiq
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.001 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v17i02.266

Abstract

Sistem informasi dalam rumah sakit sangat penting. Karena rumah sakit bertujuan untuk melayani masyarakat. Untuk itu, diperlukan informasi yang akurat dalam pengolahan data dan sistem yang ada pada rumah sakit digunakan untuk mempermudah pelayanan terhadap masyarakat. Dari survey pendahuluan yang dilakukan dengan mewawancarai 7 orang petugas kesehatan di Rumah Sakit Putri Hijau Medan menunjukkan bahwa sistem informasi kesehatan belum berfungsi baik. Kenyataan ini menunjukkan bahwa pengumpulan data tentang kesehatan di Rumah Sakit Putri Hijau Medan masih terasa sangat sulit, sehingga informasi kesehatan yang cepat, tepat dan akurat masih sangat langka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penerapan sistem informasi manajemen di Rumah Sakit Putri Hijau Medan Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah survei yang bersifat kuantitatif dengan penelitian Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan yang menangani SIM sebanyak 67 orang dan sampel sebanyak 67 orang. Metode analisa data dengan cara analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat dengan uji regresi logistik ganda. Hasil penelitian secara statistik menunjukkan pengetahuan, keterampilan, hardware, sotware, LAN, dan metode berhubungan dengan sistem informasi manajemen (p< 0.05). Hasil uji regresi logistik berganda diketahui variabel yang berhubungan dengan sistem informasi manajemen adalah keterampilan, hardware, dan metode. Keterampilan merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan sistem informasi manajemen. Disarankan pihak rumah sakit, mengadakan kebijakan di program pendidikan dan pelatihan SIMRS secara berkala dalam jangka waktu yang relatif dekat serta mewajibkan SDM-nya mengikuti pendidikan/pelatihan tersebut sehingga keterampilan SDM tentunya akan meningkat dan penambahan kemampuan memori komputer yang digunakan.
Pengaruh Pengetahuan Perawat, Ability dan Budaya Kerja terhadap Kinerja Perawat Pelaksana di Rawat Inap Rumah Sakit Umum 2 Kata Kunci Pengetahuan, Ability, budaya, kinerja perawat. ABSTRACT Daerah Al Ihsan Bandung Meilirianta Meilirianta; Haizurrachman Haizurrachman
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.001 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v17i02.267

Abstract

RSUD Al Ihsan Bandung, memiliki sarana pelayanan yang memadai, dan petugas yang profesional, juga berkualitas pelayanan yang bermutu, tetapi belum optimal. Perawat pelaksana dalam melaksanakan tugasnya harus mampu memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan. Kenyataannya ada beberapa perawat tidak melaksanakan tugas asuhan. Desain penelitian cross sectional, data diolah dengan SmartPLS untuk membuktikan hipotesis pada 2 variabel laten yang memiliki 3 - 4 indikator yang mempengaruhi variabel ability dan kinerja serta mencari besaran hubungan antara variabel tersebut (nilai rho), terbentuk persamaan matematis. Sampel 125 responden diambil secara random sampling. Pengambilan informasi melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukan semua indikator berpengaruh secara langsung, (23.3 %) dari semua variabel yang terdapat pada model itu. Sedangkan pengaruh paling besar adalah budaya terhadap ability sebesar 44.9 %. Jadi variabel budaya sangat tinggi dengan nilai koeisien sebesar 0.319 dan signiikan pada 5 % (nilai Thitung = 5.708 > ttabel 1.96). Saran perawat pelaksana diharap dapat meningkatan budaya keramahan dan suka menolong pada perawat pelaksana karena memiliki kelebihan dalam pelayanan di ruang rawat inap pada kinerja perawat pelaksana di Rawat Inap RSUD Al Ihsan Bandung.
Determinan Terhadap Efektivitas Pemberdayaan Keluarga Dalam Pendewasaan Usia Perkawinan di Kota Tangerang Selatan Rossi Septina; Astrid Novita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : STIKIM Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.532 KB) | DOI: 10.33221/jikes.v17i01.269

Abstract

Pemberdayaan keluarga merupakan upaya untuk memandirikan keluarga lewat perwujudan potensi kemampuan yang mereka miliki. Adapun pemberdayaan keluarga senantiasa menyangkut dua kelompok yang saling terkait, yaitu keluarga sebagai pihak yang diberdayakan dan pihak yang menaruh kepedulian sebagai pihak yang memberdayakan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung serta besarannya antara fasilitas kesehatan, peran tenaga kesehatan, lingkungan keluarga, fungsi keluarga terhadap efektivitas pemberdayaan keluarga dalam pendewasaan usia perkawinan di Tangerang Selatan Tahun 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang menggunakan desain cross-setional (potong lintang). Sampel yang digunakan sebanyak 60 responden. Metode analisis yang digunakan adalah Structural Equation Model (SEM) mengunakan SmartPLS 2.0 dan SPSS 15. Hasil penelitian menghasilkan temuan yaitu variabel variabel efektivitas pemberdayaan keluarga dipengaruhi oleh fasilitas (0,58%), peran tenaga kesehatan (4,66%), lingkungan keluarga (45,11%) dan fungsi keluarga (21,87%). Total pengaruh langsung terhadap efektivitas pemberdayaan keluarga sebesar 72,21% dan pengaruh tidak langsung sebesar 1,22%. Total pengaruh langsung dan tidak langsung terhadap efektivitas pemberdayaan keluarga sebesar 73,44%. Model hasil analisis dapat menjelaskan 99,87% keragaman data dan mampu mengkaji fenomena yang dipakai dalam penelitian, sedangkan 0,13% dijelaskan komponen lain yang tidak ada dalam penelitian ini. Saran penelitian tenaga kesehatan perlu meningkatkan sosialisasi pendewasaan usia perkawinan di lingkungan keluarga dengan memperhatikan beberapa aspek dalam upaya pemberdayaan keluarga yang perlu ditingkatkan lagi agar kegiatan pemberdayaan keluarga dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Page 2 of 14 | Total Record : 136


Filter by Year

2017 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 23 No 03 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 23 Nomor 03 Tahun 2024 Vol 23 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 23 Nomor 02 Tahun 2024 Vol 23 No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Terbitan Maret Volume 23 Nomor 01 Tahun 2024 Vol 22 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 22 Nomor 03 Tahun 2023 Vol 22 No 02 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 22 Nomor 02 Tahun 2023 Vol 22 No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 22 Nomor 01 Tahun 2023 Vol 21 No 03 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 21 Nomor 03 Tahun 2022 Vol 21 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 21 Nomor 02 Tahun 2022 Vol 21 No 1 (2022): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 21 Nomor 01 Tahun 2022 Vol 20 No 3 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 20 Nomor 03 Tahun 2021 Vol 20 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 20 Nomor 02 Tahun 2021 Vol 20 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 20 Nomor 01 Tahun 2021 Vol 19 No 03 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 19 Nomor 03 Tahun 2020 Vol 19 No 02 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 19 Nomor 02 Tahun 2020 Vol 19 No 01 (2020): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 19 Nomor 01 Tahun 2020 Vol 18 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 18 Nomor 3 Tahun 2019 Vol 18 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 18 Nomor 2 Tahun 2019 Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 18 Nomor 1 Tahun 2019 Vol 17 No 02 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 17 Nomor 2 Tahun 2018 Vol 17 No 01 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 17 Nomor 1 Tahun 2018 Vol 17 No 3 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 17 Nomor 3 Tahun 2018 Vol 16 No 03 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Desember Volume 16 Nomor 3 Tahun 2017 Vol 16 No 02 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Agustus Volume 16 Nomor 2 Tahun 2017 Vol 16 No 01 (2017): Jurnal Ilmiah Kesehatan terbitan Maret Volume 16 Nomor 1 Tahun 2017 More Issue