cover
Contact Name
Mohammad Rizki Fadhil Pratama
Contact Email
mohammadrizkifadhilpratama@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lp2m@umpalangkaraya.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Pedagogik: Jurnal Pendidikan
ISSN : 16937856     EISSN : 23553537     DOI : -
Core Subject : Education,
The publication of Pedagogik: Jurnal Pendidikan certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers especially from UM Palangkaraya and other universities. This edition contains 5 articles consisting of Education topics
Arjuna Subject : -
Articles 193 Documents
Proses Berpikir Mahasiswa Dalam Memecahkan Masalah Pertidaksamaan Dengan Pemberian Scaffolding: Student’s Thinking Process in Problem Solving Inequality by Providing Scaffolding Dewi Tri Wulandari
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4883

Abstract

Matematika berupa fakta, konsep, operasi dan prinsip tersusun secara hierarki, terstruktur, logis, dan sistematis mulai dari yang sederhana sampai yang paling kompleks, sehingga untuk meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah perlu pembelajaran matematika yang mengacu pada pendekatan kontruktivisme. Banyak penelitian berupaya meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, namun belum sampai ke tahap proses berpikir mahasiswa. Penelitian ini mengkaji proses berpikir mahasiswa dalam menyelesaikan masalah ketika mendapatkan scaffolding. Pemberian scaffolding mengacu pada tiga tingkat scaffolding, Selanjutnya dikaji perkembangan proses berpikir siswa dalam pemecahan masalah dengan berfokus pada kesulitan yang dialami oleh siswa pada empat langkah pemecahan masalah, yaitu kesulitan dalam hal: pemahaman masalah; menyatakan fakta dalam kalimat matematika; menggunakan konsep-konsep matematika yang telah dipelajari sebelumnya; dan memeriksa kembali hasil perhitungan serta mengkomunikasikan jawaban. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa proses berpikir mahasiswa dalam memecahkan masalah bersifat khusus, dan dapat berkembang dengan pemberian scaffolding. Kesulitan pada langkah pemahaman masalah hanya dialami oleh kelompok mahasiswa berkemampuan matematika rendah. Kelompok mahasiswa berkemampuan tinggi mengalami kesulitan pada langkah memeriksa kembali hasil perhitungan dan mengkomunikasikan jawaban. Akibatnya kelompok mahasiswa ini tidak menggunakan konsep-konsep matematika yang telah dipelajari sebelumnya secara lengkap dalam menyelesaikan masalah Banyaknya scaffolding yang diperlukan tergantung pada masing-masing individu. Dengan dasar temuan pada penelitian ini, peneliti menyarankan kepada guru pada umumnya untuk memahami proses berpikir siswa dalam pemecahan masalah, sehingga dapat memberikan bantuan yang diperlukan siswa untuk meningkatkan kemampuannya dalam pemecahan masalah.
Investasi Keterampilan Manajemen di SMP IT Al Ghazali Palangka Raya: Investment In Management Skills In Junior High School Unified Islam Al Ghazali Palangka Raya Edwina Rita Anggreini; Musyarafah Musyarafah
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4884

Abstract

Program Studi di SMP IT Al Ghazali di SMP IT AL Ghazali, teknik perencanaan praktis digunakan sebagai landasan perencanaan kurikulum terpadu yang disusun menjadi sumber belajar. Definisi lain dari organisasi adalah pendekatan manajemen umum yang memerlukan penggabungan individu di semua tingkatan dan memberi mereka tugas, tanggung jawab, dorongan, dan perasaan memiliki tujuan untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Di SMPIT AL Ghazali Palangka Raya, diterapkan kurikulum terpadu dengan memetakan (mengelompokkan) antar materi serum kemudian memadukannya dengan justifikasi akidah Islam serta yang menjalankan program ini. Evaluasi dilakukan menurut kriteria atau tujuan yang telah ditetapkan, kemudian dilanjutkan dengan pertimbangan terhadap obyek yang dievaluasi. Program-program yang dijalankan guru lebih menekankan pada metodologi pengajaran. Tujuan evaluasi adalah untuk memahami aspek program apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki sehingga setiap orang dapat segera mulai melakukan perbaikan. pelaksanaan dan alasannya Misalnya, salah satu faktor yang menghambat pelaksanaan program adalah perencanaan ulang program melalui strategi untuk mengevaluasi kembali relevansi program dengan mempertimbangkan perubahan kecil yang berdampak jangka panjang dan melemahkan tujuan yang diinginkan.
Penerapan Metode Demontrasi dan Drill Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik: Application of Demonstration and Drill Methods in Islamic Religious Education Subjects to Improve Student Learning Outcomes Faridah Faridah
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4885

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam materi Shalat berjamaah di Kelas VII F SMP Negeri 12 Banjarmasin melalui penerapan metode demonstrasi dan drill. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Penggunaan Metode demonstrasi dan drill dapat Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII F SMP Negeri 12 Banjarmasin pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) materi pokok Shalat berjamaah. Hal ini dibuktikan dengan hasil belajar Siswa Kelas VII F SMP Negeri 12 Banjarmasin pada Siklus II mengalami peningkatan dari hasil belajar pada siklus I yang dibuktikan dengan perolehan nilai atau hasil tes yang diperoleh siswa. Rata-rata nilai pada siklus I hanya 73,17 dengan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 90 dan pada siklus II meningkat menjadi 79,17 dengan nilai terendah 70 dan nilai tertinggi 100.
Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Terpadu Materi Penguatan Ekonomi Maritim Model Pembelajaran Snowball Throwing: Improving Learning Achievement in Social Studies Subjects Integrated Maritime Economic Strengthening Material Snowball Throwing Learning Model Hamidah Hamidah
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4886

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 13 Banjarmasin dalam pelajaran IPS Terpadu Materi Pokok Penguatan Ekonomi Maritim melalui penerapan model pembelajaran cooperative learning tipe Snowball Throwing. Hasil belajar siswa kelas VIII E SMP Negeri 13 Banjarmasin dalam mata pelajaran IPS Terpadu materi pokok Penguatan Ekonomi Maritim dapat meningkat, hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa selama mengikuti pembelajaran pada pra siklus, siklus I  hingga siklus II yang terus mengalami peningkatan. Pada prasiklus rata-rata nilai kelas adalah 60,71 meningkat menjadi 65,89 pada siklus I, dan siklus II mencapai 75,18. Ketuntasan belajar prasiklus 17,9%, pada siklus I meningkat menjadi 32,1%, siklus II ketuntasan belajar meningkat menjadi 89,3%.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX-I Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Pokok Kesebangunan dan Kekongruenan Melalui Penerapan Game Quizizz: The Effect of the Application of Quizizz Games on the Learning Motivation of Class IX-I Students in Mathematics Subjects on the Subject of Conformity and Congruence Erni Sri Lestari
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4887

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas IX-I pada Mata Pelajaran Matematika Materi Pokok Kesebangunan dan Kekongruenan Melalui Penerapan Game Quiziz di SMP Negeri 1 Palangka Raya pada Masa Pandemi Covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX-1 SMP Negeri 1 Palangka Raya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2021. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi. Temuan studi menunjukkan bahwa penerapan game Quiziz pada mata pelajaran matematika materi kesebangunan dan kekongruenan terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IX-1 SMP Negeri 1 Palangka Raya.
Analisis Gaya Bahasa Perbandingan dalam Novel The Shark Caller Karya Zillah Bethell: Analysis of Comparative Language Style in The Shark Caller Novel by Zillah Bethell Husni Dwi Syafutri; Siti Arnisyah
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4888

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya bahasa perbandingan yang digunakan oleh Zillah Bethel dalam novel The Shark Caller. Penelitian ini berbentuk deskriptif kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah metode content analysis. Sumber data adalah novel The Shark Caller. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan dalam novel The Shark Caller digunakan beberapa gaya bahasa perbandingan. Gaya bahasa perbandingan tersebut yaitu hiperbola, metonimia, personifikasi, perumpamaan, dan pleonasme. Gaya bahasa yang paling dominan dipakai dalam novel The Shark Caller adalah perumpamaan. Hal tersebut disebabkan karena perumpamaan sangat dibutuhkan dalam membangun cerita di dalam novel The Shark Caller yang dipenuhi dengan aksi petualangan Blue Wing dan Maple. Sehingga cerita menjadi lebih hidup dan menambah variasi serta menghindari hal-hal yang bersifat monoton yang dapat membuat pembaca bosan. Selain itu, menggunakan perumpamaan juga dapat membuat pembaca lebih mengerti tentang situasi yang terjadi di dalam cerita.
Motivasi Tokoh Utama Berdasarkan Teori Abraham Maslow Pada Novel Kisah Untuk Geri Karya Erisca Febriani: Motivations of the Main Character Based on Abraham Maslow’s Theory on Novel untuk Geri by Erisca Febriani Paul Dimas; Albertus Purwaka; Yogari Agung Chrissandy
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4889

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan motivasi dalam pemenuhan kebutuhan tokoh utama berdasarkan teori Abraham Maslow yang terdapat pada novel Kisah untuk Geri karya Erisca Febriani. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis isi. Data diperoleh menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara baca, simak, dan catat. Data dianalisis dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya motivasi pemenuhan kebutuhan dasar pada tokoh utama dengan ditemukan motivasi pemenuhan kebutuhan fisiologis berjumlah 19 data, kebutuhan akan rasa aman berjumlah 21 data, kebutuhan cinta dan memiliki dimiliki berjumlah 16 data, kebutuhan penghargaan berjumlah 17 data, dan kebutuhan aktualisasi diri berjumlah 6 data. Motivasi pemenuhan kebutuhan akan rasa aman lebih mendominasi pada tokoh Dinda. Hal tersebut dikarenakan Dinda banyak mengalami berbagai permasalahan dalam hal kekerasan, baik secara psikis maupun fisik. Novel ini menceritakan tentang bagaimana tokoh utama menyelamatkan dirinya dari gangguan orang lain yang membuat dirinya tidak aman, karena saat ayahnya menjadi tahanan karena kasus korupsi Dinda sering di-bully oleh teman satu sekolahnya. Terlebih lagi Dinda harus hidup sendiri karena ibunya harus bekerja menjadi TKW.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Membuat Media Pembelajaran Berbasis Canva Melalui In House Training (IHT) Pada Sekolah Binaan di SMP Negeri 9 Palangka Raya: Increasing Teacher Competence in Making Canva-Based Learning Media Through In House Training (IHT) in Target Schools at Junior High School Negeri 9 Palangka Raya Made Agustus
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4890

Abstract

Pelatihan mengacu pada upaya yang direncanakan oleh perusahan untuk mengfasilitasi pembelajaran pada karyawan tentang kompetensi kerja terkait, kompetensi kerja meliputi keterampilan pengetahuan atau perilaku yang penting untuk kinerja yang sukses). Kesimpulannya, in House Training yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pelatihan guru yang dilaksanakan berdasarkanpermintaan pihak madrasah, pesertanya berasal dari satu madrasah, dengan materi pelatihan yang disesuaikan oleh pihak madrasah khususnya dalam penggunaan alat peraga, dan dilaksanakan di madrasah tempat guru tersebut bekerja. In House Training (IHT) dalam meningkatkan kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran berbasis canva di SMP Negeri 9 Palangka Raya dapat dilakukan sesuai kondisi sekolah yang ada. Dari hasil analisis diperoleh hasil bahwa, In House Training (IHT) sangat efektif untuk meningkatakan Kompetensi guru dalam membuat media pembelajaran berbasis canva, karena guru memiliki kesempatan mendiskusikan secara bersama-sama untuk mengkaji dan memecahkan permasalahan berdasarkan keadaan di lapangan, kemudian dapat memperbaikinya atau melakukan tindak lanjut pada siklus berikutnya secara terus menerus apabila masalah belum terselesaikan.
Pemanfaatan Media Barang Bekas Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Makanan dan Minuman Halal Haram : Utilization of Used Goods Media to Increase Motivation and Student Learning Outcomes on Halal Haram Food and Beverage Materials Edi Maryanto
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 1 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i1.4891

Abstract

Penelitian Tindakan kelas dilakukan, memperbaiki pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas VIII.3 SMP Negeri 4 Palangka Raya pada Materi Makanan dan Inuman Halal Haram, dengan tujuan: (1) melakukan perbaikan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam; (2)  meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran Pendidikan Agama Islam. Subjek penelitian sebanyak 24 orang siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 4 Palangka Raya. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi dan wawancara bebas mendalam. Hasil penelitian diperoleh:  (1) peningkatan motivasi belajar pada materi makanan dan minuman halal haram sebelum diterapkan strategi pembelajaran dengan pemanfaatan barang bekas, dari pra tindakan yaitu sangat baik 16.67%, baik 25%, cukup 25%, kurang 33%, pada siklus I menjadi 50% sangat baik, 29.17% baik, 20.83% cukup dan kategori kurang tidak ada. Sedangkan pada  siklus II untuk ketegori sangat baik naik menjadi 58.33%, kategori baik 37.50%, kategori cukup 4.17% dan kategori kurang tidak ada. (2) hasil belajar materi makanan dan minuman halal haram menunjukkan peningkatan terlihat dari pra tindakan untuk kategori sangat baik  tidak ada kategori baik 20.8%, cukup 25%, kategori kurang 54.16%. Pada siklus I kategori sangat baik yaitu 45.83%, kategori baik  29.17%, kategori cukup 20.83% serta kategori kurang 4.17%. Pada siklus II kategori sangat baik yaitu 50%, kategori baik  41.7%, kategori cukup 8.33% serta kategori kurang tidak ada, artinya pembelajaran dengan penerapan pemanfaatan barang bekas efektif untuk materi makanan dan minuman yang halal dan haram.
Meningkatkan Disiplin Guru Dalam Mengajar Melalui Penerapan Pengkondisian Operan di SMP Negeri 1 Jenamas Kabupaten Barito Selatan : Improving Teacher Discipline in Teaching Through the Implementation of Operant Conditioning at Jenamas 1 Public Middle School, South Barito Regency Nurul Nurul
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 18 No. 2 (2023): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v18i2.5426

Abstract

Peningkatan mutu pembelajaran di sekolah bergantung pada banyak faktor. Unsur yang sangat penting adalah terwujudnya budaya sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan mutu. Budaya sekolah merupakan budaya positif yang harus dipelihara dan dipraktikkan oleh setiap orang di sekolah tanpa ada paksaan. Salah satu budaya sekolah yang perlu dipupuk adalah masalah kedisiplinan, termasuk kedisiplinan guru ketika hadir di kelas pada saat proses belajar mengajar. Berbagai inisiatif dapat dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan guru. Dalam penelitian Tindakan sekolah ini dilakukan tindakan berupa reward dan punishment kepada guru SMP Negeri 1 Jenamas Kabupaten Ballito Selatan. Subyek penelitian ini adalah guru SMP Negeri 1 Jenamas. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Temuan dan analisis data menunjukkan bahwa pada Siklus 2, kedisiplinan guru dalam menghadiri kelas selama proses belajar mengajar meningkat dan mencapai 75% dari target yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antar guru pada dua siklus yang peneliti laksanakan. Analisis data yang dilakukan menunjukkan bahwa tingkat keterlambatan partisipasi guru dalam pembelajaran akibat hukuman dan penghargaan terus meningkat.