cover
Contact Name
I Gede Arjana
Contact Email
igede.arjana@undiksha.ac.id
Phone
+6287701436225
Journal Mail Official
jurnalpendidikanfisikaundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha
ISSN : 25992554     EISSN : 25992562     DOI : 10.23887
As an international, multi-disciplinary, peer-refereed journal, the scope of this journal is in learning and instruction area which provides a platform for the publication of the most advanced scientific researches in the areas of learning, development, instruction and teaching of physic education in Ganesha University of Education(GUE). The journal welcomes original empirical investigation. The papers may represent a variety of theoretical perspectives and different methodological approaches. They may refer to any age level, from infants to adults and to a diversity of learning and instructional settings, from laboratory experiments to field studies. The major criteria in review and the selection process concerns the significance of the contribution to the area of learning and instruction. Instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational, technology, and educational development at physic Education
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2018)" : 9 Documents clear
PENGEMBANGAN QUIZ GAME FISIKA PADA TOPIK MOMENTUM DAN IMPULS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA I Wayan Ari Winata; I Nyoman Putu Suwindra; Ida Bagus Putu Mardana
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa quiz game fisika pada topik momentum dan impuls untuk meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian Research and Development (R&D). Subjek penelitian dipilih dengan purposive sampling yang terdiri dari satu orang ahli isi, satu orang ahli media, satu orang ahli desain, tiga orang guru fisika, siswa kelas X TAV 1 yang berjumlah 34 orang, 9 orang siswa pada uji coba kelompok kecil, dan 3 orang siswa pada uji coba perorangan. Uji lapangan menggunakan one group pre-post test design. Data dikumpulkan menggunakan angket dan tes prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Quiz game fisika pada topik momentum dan impuls telah memenuhi syarat validitas dengan skor yang diberikan ahli isi, ahli media, dan ahli desain berturut-turut adalah 108 dengan kualifikasi sangat valid, 77 dengan kualifikasi valid, dan 89 dengan kualifikasi sangat valid, sedangkan penilaian siswa pada uji coba perorangan dan kelompok kecil memberikan rata-rata skor 4,19 dan 4,20 dengan kategori valid, 2) Quiz game fisika telah memenuhi syarat kepraktisan dengan skor rata-rata yang diberikan oleh para guru fisika sebesar 4,10 dan respon siswa terhadap produk memberikan skor sebesar 40,76 dengan kategori praktis, dan 3) kriteria keberhasilan produk dapat dilihat dari hasil uji-t dengan perolehan nilai (t = 36,092 ; p < 0,05) yang artinya prestasi belajar siswa lebih baik setelah quiz game fisika diterapkan dalam proses pembelajaran fisika; peningkatan prestasi belajar dapat dilihat dari hasil gain score yang diperoleh sebesar 0,66 dengan kategori sedang. Hal ini mengindikasikan bahwa quiz game fisika pada topik momentum dan impuls dapat diterapkan untuk meningkatkan prestasi belajar fisika siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR DAN SIKAP ILMIAH SISWA DALAM PELAJARAN FISIKA KELAS X DPIB 1 DI SMKN 3 SINGARAJA Nur Syariah H; I W Sadia; A.A.I.A. Rai Sudiatmika
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20245

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya prestasi belajar dan sikap ilmiah siswa kelas X DPIB 1. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar dan sikap ilmiah siswa serta mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas X DPIB 1 sebanyak 35 siswa. Data prestasi belajar siswa dikumpulkan dengan tes, data sikap ilmiah dikumpulkan menggunakan lembar observasi, dan tanggapan siswa dikumpulkan dengan angket. Data tersebut dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dapat meningkatkan prestasi belajar dan sikap ilmiah siswa dalam pelajaran fisika kelas X DPIB 1 di SMK Negeri 3 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018. Peningkatan prestasi belajar terlihat dari skor rata-rata siswa lebih dari 70 dan ketuntasan klasikal lebih dari 65%. Pada siklus I, skor rata-rata sebesar 65,65 dengan standar deviasi 16,89 dan ketuntasan klasikal 50%, meningkat pada siklus II menjadi 76,94 dengan standar deviasi 9,08 dan ketuntasan klasikal 73,53% berada pada kategori baik. Sikap ilmiah siswa meningkat, pada siklus I skor rata-rata sikap ilmiah siswa 2,44 dengan standar deviasi 0,67 meningkat menjadi 2,71 dengan standar deviasi 0,48 pada siklus II. Siswa juga memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran fisika dengan skor rata-rata 80,38 dan standar deviasi 8,49.
STRATEGI PEMBLAJARAN GURU: RELEVANSINYA DALAM MEREDUKSI MISKONSEPSI DAN PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR SISWA Ni Kadek Heny S. D; I N. Putu Suwindra; I. B. P. Mardana
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru, (2) mendeskripsikan profil miskonsepsi siswa, (3) mendeskripsikan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, dan (4) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru relevansinya dalam mereduksi miskonsepsi siswa dan peningkatan belajar siswa. Jenis penelitian ini penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dokumentasi, triangulasi serta tes. Informan sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru fisika kelas XI MIPA, dan siswa kelas XI MIPA 2 dan XI MIPA 3 SMA Negeri 1 Busungbiu. Analisis data dilakukan secara periodik selama dan setelah pengumpulan data melalui tiga tahap, yaitu (1) reduksi data, (2) paparan data, (3) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut. (1) perencanaan dan penilaian pembelajaran yang dibuat oleh guru sudah sesuai dengan kurikulum 2013 yang diterapkan oleh sekolah. Namun pada pelaksanaan pembelajaran, guru belum sepenuhnya menerapkan strategi yang sesuai dengan yang tersusun dalam RPP. Aspek-aspek pendekatan saintifik yang ditunjukkan oleh guru secara konsisten selama proses pembelajaran adalah: mengamati, menalar, dan mengkomunikasikan. Strategi pembelajaran yang digunakan guru adalah strategi pembelajaran inkuiri. (2) Profil miskonsepsi siswa pada materi alat-alat optic sangat bervariasi. Terdapat dua sampai lebih konsepsi siswa yang ditemukan pada setiap konsep yang diujikan. Tingginya miskonsepsi siswa karena siswa tidak memahami dengan jelas prinsip kerja alat-alat optik. Terjadi penurunan miskonsepsi setelah strategi pembelajaran yang digunakan guru diterapkan. Penurunan tersebut tidak terlalu signifikan. (3) Pretasi belajar siswa mengalami peningkatan, 38,71% siswa sudah mencapai KKM untuk kelas XI MIPA 2 dan sebanyak 53,57% siswa sudah mencapai KKM untuk kelas XI MIPA 3. (4) Strategi yang digunakan guru dalam mereduksi miskonsepsi siswa dan peningkatan prestasi belajar siswa pada pembelajaran fisika belum optimal karena masih banyak siswa yang mengalami miskonsepsi dan masih banyak siswa yang nilainya di bawah KKM.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP BELAJAR FISIKA SISWA SMA Ni Kd. Aristawati; I Wayan Sadia; A. A. I. A. R. Sudiatmika
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20573

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan model problem based learning dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan desain penelitian one way non-equivalent pretes-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Susut Tahun Pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 5 kelas dengan jumlah populasi 173 siswa. Jumlah sampel penelitian terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 69 siswa yang ditentukan secara assigment random. Data pemahaman konsep fisika dikumpulkan dengan tes pilihan ganda diperluas 20 butir tes pemahaman konsep. Data analisis secara deskriptif dan statistik uji-t (independent sample). Pengujian hipotesis nol dilakukan pada taraf signifikansi 0,05. Semua analisis dilakukan dengan memanfaatkan SPSS 16.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep fisika antara siswa yang belajar dengan model problem based learning dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung (t = 4,577; p < 0,05). Kelompok siswa yang belajar dengan model problem based learning menunjukkan pemahaman konsep fisika yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung. Adapun saran untuk penelitian selanjutnya yaitu agar meneliti permasalahan ini secara lebih mendalam dengan sampel yang lebih luas dan variabel yang lebih bervariasi sehingga diperoleh hasil penelitian yang lebih baik.
IMPLEMENTASI MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH FISIKA SISWA KELAS X MIPA 2 MAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 S. N. Hidayah; N. M. Pujani; R. Sujanem
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20575

Abstract

Studi awal menunjukkan aktivitas belajar dan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa kelas X MIPA 2 MAN Buleleng rendah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan aktivitas belajar, (2) meningkatkan kemampuan pemecahan masalah fisika, dan (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerapan model PBL dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas X MIPA 2 (34 orang). Objek penelitian adalah model PBL, aktivitas belajar, kemampuan pemecahan masalah, dan tanggapan siswa. Instrumen penelitian adalah lembar observasi aktivitas belajar, tes kemampuan pemecahan masalah, dan angket tanggapan siswa. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) skor rata-rata aktivitas belajar siswa siklus I sebesar 17,7 dengan kategori tinggi dan siklus II sebesar 19,8 dengan kategori sangat tinggi, (2) nilai rata-rata kemampuan pemecahan masalah fisika siswa siklus I sebesar 77,5 dengan ketuntasan klasikal 88,2% dan siklus II sebesar 85,3 dengan ketuntasan klasikal 100%, (3) skor rata-rata tanggapan siswa terhadap penerapan model PBL dalam pembelajaran fisika sebesar 82,1 (SD = 4,2) dengan kategori positif. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model PBL dapat meningkatkan aktivitas belajar dan kemampuan pemecahan masalah fisika siswa kelas X MIPA 2 MAN Buleleng. Kata Kunci: aktivitas belajar, kemampuan pemecahan masalah fisika, model PBL
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN PRESTASI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SISWA KELAS X MIPA 4 SMA NEGERI A.T Parmila; I. W. Suastra; I Suswandi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20585

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan kecerdasan emosional siswa, (2) meningkatkan prestasi belajar siswa, dan (3) mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap penerpaan model GI dalam pembelajaran fisika. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 4 SMAN 3 Singaraja yang berjumlah 30 orang (laki-laki berjumlah 12 orang dan perempuan berjumlah 18 orang). Objek penelitian ini adalah model pembelajaran GI, kecerdasan emosional, prestasi belajar, dan tanggapan siswa terhadap penerapan model GI dalam pembelajaran fisika. Data kecerdasan emosional diperoleh melalui lembar observasi pada setiap pertemuan dan angket pada tiap akhir siklus. Data prestasi belajar diperoleh melalui tes essay tiap akhir siklus, sedangkan data tanggapan siswa diperoleh dari angket pada akhir siklus II. Data yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) skor rata-rata kecerdasan emosional siswa yang diperoleh melalui lembar observasi siklus I berada pada kategori cukup ( = 75,8) dan  skor rata-rata angket berada pada kategori tinggi ( =114,7), sedangkan pada siklus II yang diperoleh melalui lembar observasi  berada  pada kategori sangat tinggi ( = 86,4) dan skor rata-rata angket berada pada kategori sangat tinggi ( =117,3); (2) prestasi belajar fisika siswa pada siklus I berada pada kategori tinggi ( =79,0) dengan ketuntasan klasikal 63,3% dan pada siklus II berada pada kategori tinggi ( =83,1) dengan ketuntasan klasikal 90%, dan (3) tanggapan siswa terhadap penerapan model GI dalam pembelajaran fisika tinggi ( =80,3).   Kata kunci: kecerdasan emosional, prestasi belajar fisika, model GI. 
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN SOSIAL DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA 4 DAN X MIPA 5 SMAN Ni Putu Happy Rahayu; I W Suastra; Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20593

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan: (1) strategi pembelajaran guru fisika, (2) kecerdasan sosial siswa, (3) prestasi belajar siswa, dan (4) relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan kecerdasan sosial dan prestasi belajar fisika siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SMA Negeri 2 Singaraja pada Tahun Pelajaran 2017/2018.  Jumlah guru yang diteliti adalah satu orang guru fisika yang mengajar di kelas X MIPA 4 dan X MIPA 5. Jumlah siswa yang diteliti sebanyak 66 orang dan diwawancarai sebanyak 18 orang yang terdiri dari 9 orang siswa kelas X MIPA 4 dan 9 orang siswa kelas X MIPA 5 dipilih melalui teknik purposive sampling.  Instrumen penelitian ini yaitu pedoman observasi, pedoman wawancara, dan dokumentasi nilai siswa. Data dianalisis dengan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi, paparan, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) strategi pembelajaran guru gunakan adalah ekspositori dengan menerapkan dimensi strategi pembelajaran, yaitu perencanaan pembelajaran, pelaksanaan interaksi mengajar dan penilaian. (2) kecerdasan sosial siswa yang muncul saat pelaksanaan interaksi mengajar adalah kesadaran sosial, kecakapan sosial, keterampilan membina hubungan pribadi, keterampilan analisis sosial, keterampilan sosial. (3) prestasi belajar siswa pada pembelajaran fisika tergolong rendah dengan rata-rata diperoleh siswa X MIPA 4 adalah 50,9 dan rata-rata nilai siswa X MIPA 5 adalah 47,8 dengan Ketuntasan Klasikal (KK) 17,6 % dan 12,5% (4) strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru dapat mengembangkan kesadaran sosial, kecakapan sosial, keterampilan membina hubungan pribadi, keterampilan analisis sosial, keterampilan sosial dan, belum dapat mengembangkan prestasi belajar fisika secara optimal. Kata-kata kunci: Strategi Pembelajaran, Kecerdasan Sosial, Prestasi Belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA SMA NEGERI Gede Elen Merta JuliYasa; Ni Ketut Rapi; Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20595

Abstract

Masalah utama yang dikaji pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar fisika siswa kelas X MIPA SMAN 4 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaaan hasil belajar fisika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan one way pretest-posttest non-equivalentcontrol group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X MIPA SMAN 4 Singaraja yang berjumlah 187 siswa. Sampel berjumlah 72 siswa yang ditentukan secara random assignment. Data hasil belajar dikumpulkan dengan tes yang memiliki reliabilitas 0,935. Data dianalisis secara deskriptif dan ANAKOVA. Hasil penelitian menunjukan nilai rata-rata hasil belajar akhir siswa yang belajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dibandingkan model pembelajaran konvensional pada hasil tes hasil belajar setelah perlakuan. Uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap hasil belajar siswa (F* = 276,867 dengan p = 0,000), yang berarti hipotesis penelitian diterima. Uji lanjut menunjukan terdapat perbedaan antara dua kelompok secara signifikan (LSD = 0,411; |∆μ|=15,423). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensionalKata-Kata Kunci: model pembelajaran inkuiri terbimbing, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION FLIPPED CLASSROOM TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA Ni Kadek Ardiani Rahajeng; I W Santyasa; I Suswandi
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i1.20606

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan berpikir kreatif antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran group investigation flipped classroom, model pembelajaran traditional flipped classroom, dan model pembelajaran direct instruction. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain one way pretest-posttest non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kelas X IPA yang terdistribusi dalam 4 kelas yang berjumlah 109 orang. Sampel dalam penelitian terdiri dari 3 kelas yang berjumlah 84 orang. Data kemampuan berpikir kreatif siswa dianalisis dengan analisis deskriptif dan ANAKOVA satu jalur (=0,05). Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa karena model pembelajaran. Kemampuan berpikir kreatif  yang lebih tinggi dicapai oleh model pembelajaran group investigation flipped classroom (F = 57,582; α <0,05). Hasil uji LSD menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa dalam kelompok MPGIFC lebih tinggi dari MPTFC, kemampuan berpikir kreatif kelompok MPGIFC lebih tinggi dari MPDI, dan kemampuan berpikir kreatif kelompok MPTFC lebih tinggi daripada MPDI. Kata Kunci: group investigation flipped classroom, berpikir kreatif, pembelajaran fisika

Page 1 of 1 | Total Record : 9