cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
jpppjournal@undiksha.ac.id
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
gtm_jd@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 19797109     EISSN : 26154498     DOI : 10.23887/jppp.v4i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. p-ISSN : 1979-7109 (Print) and e-ISSN : 2615-4498 (Online)
Articles 675 Documents
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Group Investigation Berbantuan Media Konkret Arsita, Diana Rai; Dibia, Ketut; sukmana, wayan ilia yuda
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 2 (2020): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v4i2.27342

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Group Investigation berbantuan media konkret terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD  di Gugus II Kecamatan Bangli Tahun Pelajaran 2019/2020. Jenis penelitian ini yaitu eksperimen semu dengan desain penelitian Quasi Eksperimen Nonequivalent Posttest Only Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Negeri Gugus II Kecamatan Bangli yang berjumlah 180 siswa. Sampel yang digunakan pada penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Bebalang yang berjumlah 28 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Kawan yang berjumlah 30 orang. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan metode tes. Instrumen pengumpulan data berupa tes pilihan ganda. Data Hasil Belajar IPA dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistic deskriptif dan uji prasyarat analisis. Berdasarkan hasil perhitungan nilai rata-rata, diperoleh nilai rata-rata pada kelompok eksperimen sebesar 21 dan kelompok control sebesar 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung sebesar 5,63, sedangkan, ttabel dengan dk 56 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,02. Hal ini berarti, thitung lebih besar dibandingkan ttabel (thitung = 5,63 > ttabel = 2.02) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model Group Investigation berbantuan media konkret dengan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan menggunakan model Group Investigation berbantuan media konkret pada siswa kelas IV SD di Gugus II Kecamatan Bangli.
Korelasi antara Sikap Ilmiah dalam Belajar dengan Kompetensi Inti Pengetahuan IPA Suryantini, Putu
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v2i1.15338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi yang signifikan antara sikap ilmiah dalam belajar dengan kompetensi inti pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2017/2018.Jenis penelitian ini adalah penelitian ex post facto dengan korelasi yang bersifat asimetris.Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus Kapten Kompyang Sujana, Denpasar Barat Tahun Pelajaran yang berjumlah 637 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling dengan taraf signifikansi 5% dan diperoleh banyak sampel dari populasi adalah 227 orang. Data kompetensi inti pengetahuan IPA diperoleh dari pencatatan dokumen dan sikap ilmiah dalam belajar diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Sebagai uji persyarat adalah uji normalitas sebaran data.Selanjutnya data dianalisis dengan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis maka r_(xy hitung) diperoleh sebesar 0,202 dan untuk n = 227 pada taraf signifikansi 5%, maka diperoleh r_(xy tabel) sebesar 0,138 sebagai pembanding. Karena r_(xy hitung)>r_(xy tabel) = 0,202 > 0,138 maka dapat diartikan bahwa H_0 yang berbunyi tidak terdapat korelasi yang signifikan antara sikap ilmiah dalam belajar dengan kompetensi inti pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2017/2018 ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara sikap ilmiah dalam belajar dengan kompetensi inti pengetahuan IPA siswa kelas V SD Gugus Kapten Kompyang Sujana Denpasar Barat Tahun Pelajaran 2017/2018, dengan arah korelasi positif, artinya semakin tinggi sikap ilmiah siswa dalam belajar maka semakin tinggi pula kompetensi inti pengetahuan IPA yang diperoleh siswa.
Deskripsi Penggunaan Aplikasi Google Classroom Dalam Proses Pembelajaran Salamah, Wiladatus
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 4, No 3 (2020): Oktober
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v4i3.29099

Abstract

Adanya wabah virus covid-19 di Indonesia yang menyebabkan segala aktivitas harus di lakukan dari rumah. Sehingga dalam dunia pendidikan semua guru harus mampu membuat sedemikian media pembelajaran yang dapat di operasikan secara efektif peserta didik dari rumah. Permasalahan dari penelitian ini adalah penggunaan aplikasi google classroom dalam proses pembelajaran di SD N Giling 01 Pati.  Tujuan yang hendak di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan aplikasi google classroom dalam proses pembelajaran di SD N Giling 01 Pati. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan datadalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah; guru kelas IV, V dan VI; serta diambil sejumlah 4 peserta didik dari masing-masing kelas IV,V, dan VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi google classroom merupakan media pembelajaran yang sangat fleksibel tempat maupun waktu. Penggunaan aplikasi google classroom juga efektif dalam penyampaian materi maupun pengumpulan tugas karema tidaklah menggunakan alat tulis. Setiap guru dapat dengan mudah mengupload power point, video maupun soal-soal dengan menggunakan google classroom. Berdasarkan penelitian ini kesimpulan yang dapat saya sampaikan adalah pembelajaran melalui aplikasi google classroom merupakan sarana yang tepat yang di pilih guru di SD N Giling 01 di masa pandemi covid-19 guna mencegah penyebaran virus tersebut. Aplikasi google classroom juga merupakan aplikasi terbaik yang bisa di gunakan untuk pembelajaran karena pembelajaran yang di sajikan seperti pembelajaran yang dilakukan di kelas ofline, hanya saja dalam google classroom pembelajaran kelas online tidak bertatap muka secara langsung.
Hubungan Antara Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Guru SD Pratiwi, Ni Kadek Ayu Pande; Wiyasa, I Komang Ngurah; Ganing, Ni Nyoman
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i1.32907

Abstract

Kinerja guru memang merupakan sesuatu yang kompleks dan melibatkan berbagai faktor. Kinerja yang optimal merupakan harapan semua pihak, namun kenyataan dilapangan menunjukkan masih belum optimal sehingga menjadi masalah utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sekolah dasar. Sehingga jenis penelitian yang digunakan yakni penelitian “ex-post facto”. Dalam penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh atau seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 47 orang guru. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan pencatatan dokumen. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik regresi sederhana dan regresi ganda. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa: (1) terdapat hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah terhadap Kinerja Guru 0,662. (2) terdapat hubungan antara motivasi kerja terhadap Kinerja Guru sebesar 0,671. (3) terdapat hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sebesar 0,746.  Sehingga, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja terhadap kinerja guru sekolah dasar.
Booklet Bernuansa Spiritual pada Materi Virus untuk Peserta Didik Kelas X SMA/MA Rahmi, Dini; Sumarmin, Ramadhan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.35641

Abstract

Motivasi belajar peserta didik yang secara keseluruhan masih tergolong rendah. Hal ini dicirikan dengan kurangnya semangat peserta didik dalam pembelajaran biologi, kurang fokus sehingga perhatian terhadap pembelajaran mudah teralihkan, dan tidak sedikit peserta didik yang menunjukkan sikap malas berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media booklet bernuansa spiritual pada materi virus. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh langsung dari tiga orang validator. Data dianalisis menggunakan teknik statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil pengujian validitas secara keseluruhan mencapai nilai dengan persentase sebesar 93,86. Nilai tersebut merupakan hasil perhitungan uji validitas yang ditinjau dari empat aspek dengan rekapitulasi perolehan nilai sebesar 94,44% pada aspek kelayakan isi/materi, 94,44% pada aspek kebahasaan, 95,83% pada aspek penyajian, dan 90,74% pada aspek kegrafikan. Hal ini mengindikasikan bahwa booklet bernuansa spiritual pada materi virus untuk peserta didik kelas X SMA/MA dinyatakan sangat valid karena telah memenuhi setiap indikator penilaian pada keempat aspek yang ditinjau. Penelitian ini dapat memberikan implikasi berupa manfaat bagi siswa dan guru dalam meningkatkan motivasi belajar dan hasil belajar.
Aplikasi Pembelajaran IPS Berbasis Pendekatan Konstektual Permana, I Made Juni; Sujana, I Wayan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i1.32445

Abstract

Kurangnya inovasi dalam proses pembelajaran seperti rendahnya penggunaan media serta model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa menyebabkan siswa mudah merasa jenuh pada saat mengikuti proses pembelajaran, kususnya pada mata pelajaran IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan aplikasi pembelajaran IPS berbasis pendekatan kontekstual bagi siswa sekolah dasar. Subjek dalam penelitian pengembangan ini adalah ahli isi pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli media pembelajaran dan siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode observasi, kuisioner dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan teknik analisis data kuantitatif. Berdasarkan hasil uji coba produk meliputi aplikasi pembelajaran dinyatakan layak oleh ahli isi pembelajaran memperoleh skor (94,44%) dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli desain pembelajaran memperoleh persentase skor (92,85%) dengan kualifikasi sangat baik, hasil penilaian ahli media pembelajaran memperoleh skor (93,18%) dan hasil penilaian siswa melalui uji perorangan memperoleh persentase skor (92,5%) dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil uji coba produk aplikasi pembelajaran IPS dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Media Pembelajaran Powtoon untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Ekonomi Putri, Ervina Febriani
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.34339

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran cenderung menggunakan media yang kurang bervariasi, guru cenderung memakai Powerpoint. Oleh karena itu, peserta didik menganggap kurang menarik dan lebih memilih untuk tidak memperhatikan pada saat dijelaskan oleh guru. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan media pembelajaran powtoon, menganalisis kepraktisan dan keefektifan media pembelajaran powtoon untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi. Model pengembangan 4-D yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Pengumpulan data menggunakan kueisioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang diperoleh hasil bahwa pengembangan media pembelajaran powtoon mendapatkan persentase 81.4% (Layak). Hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan perolehan skor nilai minimal 73 dan nilai maksimal 100. Dengan uji gain menyebutkan bahwa 13 peserta didik dengan memperoleh kriteria nilai tinggi dan 7 peserta didik memperoleh kriteria nilai sedang. Mendapatkan prosesntase sebesar 97.7% (Sangat Layak) pada respon peserta didik. Dengan demikian, dapat dinyatakan media pembelajaran powtoon layak untuk digunakan dalam pembelajaran ekonomi. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu siswa maupun guru dalam proses pembelajaran.
Dampak Positif Penggunaan Google Classroom Terhadap Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran TIK di Masa Pandemi Covid-19 Baser, Afdhal; Rizal, Fahmi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i1.31629

Abstract

Dalam pembelajaran daring digunakan berbagai platform pembelajaran seperti google classroom dan grup whattsapp pada semua mata pelajaran termasuk TIK. Namun penggunaan platform tersebut tidak sepenuhnya dapat membantu siswa dalam belajar kususnya pada pembelajaran TIK yang lebih membutuhkan banyak praktek. Sehingga diperlukan adanya penyesuain terhadap proses pembelajarannya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hasil belajar serta motivasi belajar TIK siswa dengan menggunakan Google Classroom dan pembelajaran berbasis WA. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan jumlah populasi sebanyak 375 siswa. Sampel diambil dengan menggunakan teknik Cluster Random Sampling.Terdapat 2 metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni instrumen angket motivasi belajar instrumen tes objektif. Analisis data dilakukan melalui tes hasil belajar dan kuesioner motivasi belajar yang dianalisis dengan uji-t dan Anova. Hasil penelitian mengungkapkan adanya interaksi antara antara penggunaan Google Classroom dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan dari hasil penelitian yang di dapat dapat disimpulakan bahwa media Google Classroom dapat meningkatkan hasil belajar serta motivasi belajar TIK siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Powerpoint Interaktif Pada Mata Pelajaran IPA Siswa Kelas VI SD Dewi, Ni Luh Putu Sintia; Manuaba, Ida Bagus Surya
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 1 (2021): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i1.32760

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam proses pelaksanaan pembelajaran kusunya di masa pandemi saat ini. Namun pada kenyataannya masih sedikit guru yang menggunakan media dalam proses pembelajaran sehingga menyebabkan hasil belajar siswa semakin menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan rancang bangun dan mengetahui kelayakan dari pengembangan media pembelajaran powerpoint interaktif pada mata pelajaran IPA. Model penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu model DDD-E (Decide, Design, Develop, dan Evaluate. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan metode observasi, wawancara, dan kuesioner atau angket. Pada uji rancang produk dilakukan oleh beberapa ahli serta siswa yang meliputi: (1) ahli isi mata pelajaran, (2) ahli desain pembelajaran, (3) ahli media pembelajaran, dan (4) uji coba perorangan yang dilakukan terhadap tiga orang siswa dengan kategori memiliki pengetahuan tinggi, sedang, dan rendah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Dari data hasil penelitian menunjukkan tingkat persentase kelayakan dari media pembelajaran powerpoint interaktif menurut ahli isi mata pelajaran yaitu sebesar 100%, tingkat kelayakan persentase dari ahli desain pembelajaran yaitu sebesar 95,00%, tingkat kelayakan persentase dari ahli media pembelajaran yaitu sebesar 89,2% dan menurut hasil uji coba perorangan tingkat persentase yang diperoleh yaitu 91,66% dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran powerpoint interaktif layak untuk dipergunakan pada kegiatan pembelajaran dengan muatan pelajaran IPA bagi siswa kelas VI SD.
Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Muatan Pelajaran Ipa Siswa Kelas IV SD Novi, Novi Purwita; Suarjana, I Made; Sudarmawan, Gede Agus
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 5, No 2 (2021): Juli
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v5i2.37427

Abstract

Kurang terlibatnya siswa dalam kegiatan pembelajaran dan pembelajaran yang dilaksanakan berpusat pada guru. Hal ini menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatkan hasil belajar tematik muatan pelajaran IPA siswa kelas IV SD melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari 14 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrument berupa tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif kuantitatif dengan mencari rata-rata, daya serap, dan ketuntasan belajar. Berdasarkan hasil analisis data pada siklus I diperoleh rata-rata 67,33 dan ketuntasan belajar 63,33% yang berada pada kategori cukup. Siklus II diperoleh rata-rata 79 dan ketuntasan belajar 83,33% yang berada pada kategori tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD. Implikasi penerapan model pembelajaran problem based learning yaitu siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): July Vol. 9 No. 1 (2025): April Vol. 8 No. 3 (2024): October Vol. 8 No. 2 (2024): Juli Vol. 8 No. 1 (2024): April Vol. 7 No. 3 (2023): October Vol. 7 No. 2 (2023): Juli Vol. 7 No. 1 (2023): April Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober Vol. 6 No. 2 (2022): Juli Vol. 6 No. 1 (2022): April Vol 5, No 3 (2021): Oktober Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober Vol. 5 No. 2 (2021): Juli Vol 5, No 2 (2021): Juli Vol 5, No 1 (2021): April Vol. 5 No. 1 (2021): April Vol 4, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 4, No 1 (2020): April 2020 Vol 4, No 3 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020): Oktober Vol 4, No 3 (2020): Oktober Vol 4, No 2 (2020): Juli Vol. 4 No. 2 (2020): Juli Vol 4, No 1 (2020): April Vol. 4 No. 1 (2020): April Vol 3, No 3 (2019): Oktober 2019 Vol 3, No 2 (2019): Juli 2019 Vol 3, No 1 (2019): April 2019 Vol 3, No 3 (2019): Oktober Vol. 3 No. 3 (2019): Oktober Vol. 3 No. 2 (2019): Juli Vol 3, No 2 (2019): Juli Vol 3, No 1 (2019): April Vol. 3 No. 1 (2019): April Vol 2, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol 2, No 3 (2018): Oktober Vol. 2 No. 3 (2018): Oktober Vol. 2 No. 2 (2018): Juli Vol 2, No 2 (2018): Juli Vol 2, No 1 (2018): April Vol. 2 No. 1 (2018): April Vol 1, No 3 (2017): Oktober 2017 Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol 1, No 3 (2017): Oktober Vol. 1 No. 3 (2017): Oktober Vol. 1 No. 2 (2017): Juli Vol 1, No 2 (2017): Juli Vol 1, No 1 (2017): April Vol. 1 No. 1 (2017): April More Issue