cover
Contact Name
Misbahul Munir
Contact Email
munirmisbahul1990@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltalimuna@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20852975     EISSN : 26229889     DOI : -
Core Subject : Education,
TA`LIMUNA Journal of Islamic Education ISSN 2622-9889 (Print) and ISSN 2085-2975 (Online) is a journal published twice a year by STAI Ma’had Aly Al Hikam Malang. This journal emphasizes aspects related to Islamic Education, with special reference to applied research in Islamic education that can be focused on the components of learning including curriculum, methods, models, psychology, thought and several issues of Islamic education and its problems.
Arjuna Subject : -
Articles 292 Documents
CONFIRMATORY FACTOR ANALYSIS (CFA): ANALISIS INSTRUMEN LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM DAN EFIKASI DIRI MAHASISWA: Confirmatory Factor Analysis (CFA): Instrument Analysis Of Islamic Educational Environment and Student’s Self-Efficacy Ahmad Sayyidiman Hamidalloh; Ayu Utami
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/y3v9yq88

Abstract

This study aims to test the validity and reliability of the Islamic Education Environment and Student Self-Efficacy instruments using the Confirmatory Factor Analysis (CFA) approach. The study employed a quantitative survey method involving 192 STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang students selected purposively. CFA analysis showed that the Islamic Education Environment construct had a good model fit with a CFI value of 0.904, RMSEA 0.088, and SRMR 0.066, and all indicators were significant with factor loadings ranging from 0.538 to 0.806. In contrast, the Self-Efficacy construct showed a less than ideal model fit (CFI = 0.814; RMSEA = 0.118), with two indicators not significant, suggesting they should be eliminated in the next model. This results affirm that a conducive Islamic educational environment is an important external factor in shaping students' self-confidence, while self-efficacy as an internal factor is more complex and requires refinement of its measurement structure. This study recommends strengthening self-efficacy through simultaneous interventions in the family environment, campus institutions, and the community. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas dan reliabilitas instrumen Lingkungan Pendidikan Islam dan Efikasi Diri Siswa menggunakan pendekatan Analisis Faktor Konfirmatori (CFA). Penelitian ini menggunakan metode survei kuantitatif yang melibatkan 192 mahasiswa STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang yang dipilih secara purposif. Analisis CFA menunjukkan bahwa konstruk Lingkungan Pendidikan Islam memiliki model fit yang baik dengan nilai CFI 0,904, RMSEA 0,088, dan SRMR 0,066, dan semua indikator signifikan dengan muatan faktor berkisar antara 0,538 hingga 0,806. Sebaliknya, konstruk Efikasi Diri menunjukkan model fit yang kurang ideal (CFI = 0,814; RMSEA = 0,118), dengan dua indikator tidak signifikan, menunjukkan bahwa indikator tersebut harus dieliminasi pada model selanjutnya. Hasil ini menegaskan bahwa lingkungan pendidikan Islam yang kondusif merupakan faktor eksternal penting dalam membentuk kepercayaan diri siswa, sedangkan efikasi diri sebagai faktor internal lebih kompleks dan memerlukan penyempurnaan struktur pengukurannya. Studi ini merekomendasikan penguatan efikasi diri melalui intervensi simultan di lingkungan keluarga, lembaga kampus, dan masyarakat. Kata Kunci : Confirmatory Factor Analysis (CFA); Efikasi Diri; Lingkungan Pendidikan Islam.
KORELASI MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: The Correlation Between Learning Motivation and Students’ Learning Independence in Islamic Religious Education Learning Bintang Desi Triana; Deden Makbuloh; Muhammad Mustofa; Didik Wahyudi
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 15 No. 1 (2026): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/z47exe55

Abstract

Learning motivation and learning independence are crucial factors determining student success in the learning process. This study aims to examine learning motivation levels, learning independence levels, and their relationship among Islamic Religious Education (PAI) students at SMK Geomatika Lampung. Using a quantitative approach with an ex post facto correlational design, the sample consisted of 41 students selected through simple random sampling. Data were collected via questionnaires and analyzed using SPSS. Results show average scores of 38.20 for learning motivation and 39.00 for learning independence, both in the moderate category. Hypothesis testing yielded a significance value of 0.000 (< 0.05) with a correlation coefficient of 0.570, indicating a moderate relationship. The coefficient of determination (0.325) reveals that learning motivation contributes 32.5% to learning independence. These findings confirm a significant relationship between learning motivation and learning independence in PAI learning. Motivasi belajar dan kemandirian belajar merupakan dua aspek penting yang menentukan keberhasilan peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat motivasi belajar, tingkat kemandirian belajar, serta hubungan keduanya pada peserta didik mata dalam pembelajaran PAI di SMK Geomatika Lampung. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional ex post facto, sampel penelitian terdiri dari 41 peserta didik yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket dan dianalisis dengan SPSS. Hasil menunjukkan motivasi belajar rata-rata 38,20 dan kemandirian belajar 39,00, keduanya pada kategori sedang. Pengujian hipotesis menghasilkan signifikansi 0,000 (<0,05) dengan koefisien korelasi 0,570. Koefisien determinasi 0,325 menunjukkan motivasi belajar berkontribusi 32,5% terhadap kemandirian belajar. Temuan ini mengonfirmasi adanya hubungan signifikan antara motivasi belajar dan kemandirian belajar dalam pembelajaran PAI. Kata Kunci : Motivasi Belajar; Kemandirian Belajar; Pendidikan Agama Islam.