cover
Contact Name
Misbahul Munir
Contact Email
munirmisbahul1990@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnaltalimuna@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Ta`Limuna : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 20852975     EISSN : 26229889     DOI : -
Core Subject : Education,
TA`LIMUNA Journal of Islamic Education ISSN 2622-9889 (Print) and ISSN 2085-2975 (Online) is a journal published twice a year by STAI Ma’had Aly Al Hikam Malang. This journal emphasizes aspects related to Islamic Education, with special reference to applied research in Islamic education that can be focused on the components of learning including curriculum, methods, models, psychology, thought and several issues of Islamic education and its problems.
Arjuna Subject : -
Articles 275 Documents
EFEKTIVITAS STANDAR KECAKAPAN UBUDIYAH DAN AKHLAKUL KARIMAH (SKUA) DALAM MENCETAK KARAKTER RELIGIUS SISWA: The Effectiveness of Standard of Ubudiyah and Akhlakul Karimah Competence (SKUA) in Shaping Students' Religious Character Ali, Muhammad Fiqri; Mukharomah, Awwalina; Abdul Fattah
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/t068sx93

Abstract

This paper aims to analyze the effectiveness of the Ubudiyah and Akhlakul Karimah Competency Standards (SKUA) program in shaping the religious character of students at MAN 2 Mojokerto. The SKUA program is deemed appropriate to serve as a platform for students to develop their religiosity through activities that enhance knowledge and practice of worship and noble character. This research uses a descriptive quantitative type with a population of 11th-grade students from MAN 2 Mojokerto, with a sample taken at 10%. Data collection was conducted through a questionnaire using a Likert scale, which was structured based on four indicators of program success, including program understanding, targeting accuracy, timeliness, goal achievement, and real change. The research results show that the SKUA program has met the effectiveness criteria for each indicator, including 77% program understanding, 72% targeting accuracy, 75% timeliness, 79% goal achievement, and 76% real change. This shows that the SKUA program has been effective in accommodating students in shaping their religious character at MAN 2 Mojokerto. As for future research efforts, it is expected to expand the scope of research objects at different grade levels and develop the research through observation and interviews in order to obtain more comprehensive and in-depth data so that it can be a reference for the development of similar programs in a sustainable manner. Artikel ini bertujuan menganalisis efektivitas dari program Standar Kompetensi Ubudiyah dan Akhlakul Karimah (SKUA) dalam membentuk karakter religius siswa di MAN 2 Mojokerto. Program SKUA dipandang tepat untuk menjadi wadah bagi siswa dalam mengembangkan religiusitas mereka melalui kegiatan peningkatan pengetahuan dan praktik kemampuan ubudiyah dan akhlakul karimah. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif deskriptif, dengan populasi siswa kelas XI MAN 2 Mojokerto yang diambil sampel sebanyak 10%. Pengumpulan data dilakukan melalui angket menggunakan skala Likert yang disusun berdasarkan empat indikator keberhasilan program meliputi pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program SKUA telah mencapai kriteria efektif pada tiap indikatornya meliputi 77% pemahaman program, 72% ketepatan sasaran, 75% ketetapatan waktu, 79% tercapainya tujuan, dan 76% pada  perubahan nyata. Hal ini menunjukkan bahwa program SKUA efektif dalam mengakomodasi siswa dalam membentuk karakter religius siswa di MAN 2 Mojokerto. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat memperluas cakupan objek penelitian pada tingkat-tingkat kelas yang berbeda serta mengembangkan penelitian melalui observasi dan wawancara guna mendapatkan data yang lebih komprehensif dan mendalam, sehingga dapat menjadi acuan bagi pengembangan program-program serupa secara berkelanjutan. Kata Kunci : Karakter Religius; SKUA; Ubudiyah.
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK DI MIT AR-ROIHAN LAWANG MALANG: Analysis of Differentiated Learning Strategies in Akidah Akhlak Subject at MIT Ar-Roihan Lawang Malang Salamah, Umi; Hanis Ratnasari
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/j0csgz25

Abstract

This study aims to analyze the implementation of differentiated learning strategies in the Akidah Akhlak subject for class II at MIT Ar-Roihan Lawang Malang. The primary focus of this study is to explore how the implementation of these strategies meets individual learning needs while enhancing motivation and learning outcomes. The research methodology used is a qualitative descriptive approach with data collection through observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that learning strategies tailored to students’ learning styles, such as kinesthetic, linguistic, musical, and spatial-visual, have a positive impact on student engagement and understanding of the material. The implications of this study suggest the need for the development of a curriculum based on students' needs and the adjustment of evaluation methods. This study provides a solid foundation for further innovations in value-based learning and supports the implementation of the Merdeka Curriculum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi pembelajaran berdiferensiasi pada pelajaran Akidah Akhlak kelas II di MI Ar-Roihan Lawang Malang. Fokus utama penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana penerapan strategi berdiferensiasi dapat memenuhi kebutuhan belajar individual siswa serta meningkatkan motivasi dan hasil pembelajaran mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa, termasuk kinestetik, linguistik, musikal, dan spasial-visual, memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan pemahaman materi siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan siswa yang lebih inklusif dan penyesuaian metode evaluasi. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan pembelajaran berbasis nilai di Indonesia dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.  Kata Kunci: Akidah Akhlak; Gaya Belajar; Multiple Intelligences; Pembelajaran Berdiferensiasi.
PENERAPAN STRATEGI PAIKEM DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDN 2 PALAPA UNTUK MENCEGAH DISTRAKSI  GAWAI: Implementation of PAIKEM Strategy in Islamic Religious Education Learning at SDN 2 Palapa to Prevent Gadgets Distractions Muhammad Ilham Jaya Kesuma; Ikhtiar Cahya Ajir; Imam Syafe’i; Eti Hadiati; Ratu Vina Rahmatika
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/wnkfw549

Abstract

At SDN 2 Palapa, the use of gadgets in Islamic Religious Education learning was initially intended to support learning activities, but often caused distractions due to free access to social media and online games. To overcome this, the PAIKEM strategy was implemented to increase participation and reduce learning disruptions. This study analyzes the effectiveness of the PAIKEM strategy in Islamic Religious Education learning with a qualitative descriptive approach using the case study method, data collection through observation, interviews, and documentation. Data validity is strengthened by triangulation of sources, techniques, and time. Data analysis was carried out through reduction, presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the PAIKEM strategy helps reduce distractions caused by gadgets and improves students' concentration and understanding of Islamic values through audiovisual media, discussions, and worship simulations. However, challenges such as teacher readiness and limited facilities are still faced. This study highlights the importance of the PAIKEM strategy based on Islamic digital literacy and synergy between schools, teachers, and parents in shaping the character of students in the digital era. Di SDN 2 Palapa, penggunaan gawai dalam pembelajaran PAI awalnya bertujuan mendukung kegiatan belajar, tetapi sering menyebabkan distraksi akibat akses bebas ke media sosial dan permainan daring. Untuk mengatasi hal ini, strategi PAIKEM diterapkan guna meningkatkan partisipasi dan mengurangi gangguan belajar. Penelitian ini menganalisis efektivitas strategi PAIKEM dalam pengajaran PAI dengan pendekatan kualitatif deskriptif metode studi kasus, pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi PAIKEM membantu dalam mengurangi distraksi yang ditimbulkan oleh gawai dan meningkatkan konsentrasi dan pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai Islam melalui media audiovisual, diskusi, dan simulasi ibadah. Namun, tantangan seperti kesiapan guru dan keterbatasan fasilitas masih dihadapi. Studi ini menyoroti pentingnya strategi PAIKEM berbasis literasi digital Islami serta sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam membentuk karakter peserta didik di era digital. Kata Kunci: Distraksi Gawai; PAIKEM; Pembelajaran Interaktif; Pendidikan Agama Islam; Sekolah Dasar.
CHARACTER REVITALIZATION THROUGH ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION IN SMPN 1 MANDAILING NATAL: Revitalisasi Karakter Melalui Pendidikan Agama Islam di SMPN 1 Mandailing Natal Kholidah Nur; Ali Masran Daulay; Junita Irawati
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/k5p07h05

Abstract

diversity makes it a nation that has its own character that is different from other nations. This character should be maintained through educational institutions in order to produce a generation of the nation that knows and preserves the character of the nation that has existed since their ancestors. This study uses a qualitative approach with a post-positivistic paradigm. Data collection through interviews, observations, and documentation. While data analysis with the Miles, Huberman & Saldana model. This study resulted in a shift in the character of the Indonesian nation that is classified as very complicated, this complexity is further complicated by the lack of public awareness that our national character has long been lost. The glittering currents of modernization and globalization are the main factors in the loss of the nation's character. The readiness of society to face the modern era forces them to fall asleep and be lulled by the strains of electronic sophistication without being able to fortify themselves with sufficient knowledge. Likewise, the sudden flow of globalization cannot be blocked by clarity of heart and mind so that it blinds the paradigm of long-term thinking. As a result, the character of the nation is now just a sweet memory when remembered and bitter when remembered. The development of national character in schools through Islamic religious education is carried out in several stages, namely familiarizing oneself with religious activities, action planning and giving awards. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki bermacam ras budaya yang bermacam-macam. Keanekaragaman ini menjadikannya sebagai bangsa yang memiliki karakter sendiri berbeda dengan bangsa yang lain. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal harusnya mampu menjadi benteng dalam internalisasi karakter bangsa ini ke dalam diri peserta didik sehingga melahirkan peserta didik yang berkarakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma post positivistik. Lokasi penelitian ini di SMPN 1 Mandailing Natal. Pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sementara analisis data dengan model Miles, Huberman & Saldana. Penelitian ini menghasilkan pergeseran karakter bangsa Indonesia tergolong sangat rumit, kerumitan ini dipersulit lagi dengan kurangnya kesadaran mayarakat bahwa karakter bangsa kita sudah lama hilang. Gemerlapnya arus modernisasi dan globalisasi menjadi faktor utama hilangan karakter bangsa tersbut. Kesiapan masyarakat menghadapi zaman modern memaksa mereka untuk larut tertidur dan dibuai manja oleh alunan kecanggihan elektronik tanpa mampu membentengi diri dengan pengetahuan yang cukup memadai. Demikian halnya dengan arus globalisasi yang serba dadakan tidak mampu dibendung dengan kejernihan hati dan pikiran, sehingga membutakan paradigma berpikir panjang. Akibatnya, karakter bangsa kini tinggal kenangan manis bila ingat dan pahit bila kenang. Pembangunan karakter bangsa di sekolah melalui pendidikan agama Islam dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu pembiasaan kegiatan keagamaan, perencanaan aksi dan pemberian penghargaan. Key Words : Character; Islamic Religious Education; Revitalization; School.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA AUDIO-VISUAL DALAM PEMBELAJARAN HAFALAN HADIS PADA ANAK DI TADIKA BIJAK BESTARI PENANG MALAYSIA: Effectiveness of Audio-Visual Media in Memorizing Hadith Learning for Children at Tadika Bijak Bestari Penang Malaysia Balqis Zain Umari; Mavianti
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/0ehw5m53

Abstract

Hadith memorization learning often faces challenges in improving children’s memory and understanding. This research investigates the impact of utilizing audio-visual technologies for Hadith memorization education at Tadika Bijak Bestari Penang Malaysia. A qualitative descriptive method is used in this investigation. Information was gathered by means of observation, interviews, and documentation. The results show that audio-visual media helps children memorize Hadith faster, increases their interest in learning, and facilitates Hadith comprehension. Teachers also experience benefits in delivering material in a more engaging and interactive way. The outcomes emphasize the significance of incorporating technological tools within religious educational framework. Future research can explore other interactive media to enhance the effectiveness of hadith learning. Pembelajaran hafalan Hadis sering menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya ingat dan pemahaman anak. Penelitian ini menyelidiki dampak penggunaan media audio-visual untuk pembelajaran hafalan Hadis di Tadika Bijak Bestari Penang Malaysia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa media audio-visual membantu anak-anak dalam menghafal Hadis lebih cepat, meningkatkan minat belajar, dan memudahkan pemahaman Hadis. Guru juga merasakan manfaat dalam menyampaikan materi dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Hasil penelitian menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam kerangka pendidikan agama. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi media interaktif lain untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Hadis.  Kata Kunci : Efektivitas Media; Hafalan Hadis; Media Audio-Visual; Pendidikan Anak.
IMPLEMENTASI NILAI AGAMA MELALUI SIRAH NABAWIYAH DENGAN METODE STORYTELLING PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI: Implementation of Religious Values Through Sirah Nabawiyah Using the Storytelling Method in Early Childhood Education Institution Najwa Virana; Rizka Harfiani
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/wmjj7n40

Abstract

In the era of globalization, the development of science and technology has caused a tendency to decrease religious values and the lack of knowledge of children about the exemplary story of the Prophet Muhammad PBUH. This article aims to describe the implementation of religious values through Sirah Nabawiyah using the storytelling method at one of the early childhood education institutions abroad, namely Tadika Bijak Bestari Malaysia. This article uses a qualitative approach and narrative research type. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. While the data analysis technique uses the interactive model of Miles, Hurbeman and Saldana. The results showed that the storytelling method can improve the application and instill religious values in early childhood. Religious values that can be exemplified from Sirah Nabawiyah such as fairness, patience, steadfastness, sincerity, and always obeying the commands of Allah SWT. Supporting factors for the implementation of the storytelling method at Tadika Bijak Bestari are teacher qualifications, active participation of students, and supporting facilities and infrastructure. While the inhibiting factors are lack of parental support, the influence of social media and time constraints. This research can be followed up with comparative research that compares the effectiveness of the storytelling method between classes in early childhood education institutions. Di era globalisasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan kecenderungan penurunan nilai agama dan minimnya pengetahuan anak tentang kisah teladan Nabi Muhammad SAW. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan implementasi nilai agama melalui Sirah Nabawiyah dengan metode storytelling pada salah satu lembaga pendidikan anak usia dini di luar negeri, yaitu Tadika Bijak Bestari Malaysia. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian naratif. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Hurbeman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling dapat meningkatkan penerapan dan menanamkan nilai-nilai agama pada anak usia dini. Nilai agama yang bisa diteladani dari Sirah Nabawiyah seperti adil, sabar, tabah, ikhlas, dan senantiasa taat kepada perintah Allah SWT. Faktor pendukung implementasi metode storytelling di Tadika Bijak Bestari adalah kualifikasi guru, partisipasi aktif anak didik, serta sarana dan prasarana yang mendukung. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya dukungan orang tua, pengaruh media sosial dan keterbatasan waktu. Penelitian ini dapat ditindaklanjuti dengan penelitian komparatif yang membandingkan efektivitas metode storytelling antar kelas di lembaga pendidikan anak usia dini.  Kata Kunci : Metode Storytelling; Nilai Agama; Pendidikan Anak Usia Dini; Sirah Nabawiyah.
PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR DALAM PENINGKATAN KUALITAS HASIL BELAJAR SISWA DI TADIKA AL FIKH ORCHARD BANDAR PARKLAND SELANGOR MALAYSIA: The Use of Image Media in Improving the Quality of Student Learning Outcomes at Tadika Al Fikh Orchard Bandar Parkland Selangor Malaysia Rani Lestari; Hasrian Rudi Setiawan
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/j90hpd86

Abstract

This study aims to explore the use of image media in improving the quality of student learning outcomes at Tadika Al Fikh Orchard Bandar Parkland Selangor Malaysia. In the context of education, image media is expected to increase students' interest and understanding of the material being taught. The method used in this study is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that the use of image media can strengthen the attractiveness of learning, increase student engagement, and facilitate understanding of basic concepts. In addition, the interaction between teachers and students also increases, creating a more dynamic learning atmosphere. Thus, this study concludes that image media is an effective tool in improving the quality of student learning outcomes at Al Fikh Kindergarten, as well as providing recommendations for wider application in the learning process in educational institutions.  Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan media gambar dalam peningkatan kualitas hasil belajar siswa di Tadika Al Fikh Orchard Bandar Parkland Selangor Malaysia. Dalam konteks pendidikan, media gambar dapat meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dapat memperkuat daya tarik pembelajaran, meningkatkan keterlibatan siswa, serta memfasilitasi pemahaman konsep-konsep dasar. Selain itu, interaksi antara pengajar dan siswa meningkat dan menciptakan suasana belajar yang lebih dinamis. Dengan demikian, artikel ini menyimpulkan bahwa media gambar merupakan alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas hasil belajar siswa di Tadika Al Fikh, serta memberikan rekomendasi untuk penerapan yang lebih luas dalam proses pembelajaran di lembaga pendidikan. Kata Kunci : Hasil belajar; Media Gambar; Tadika.
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING OLEH GURU FIKIH PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI KOTA BIMA NUSA TENGGARA BARAT: Implementation of Problem-Based Learning Method by Fikih Teachers for Students of Madrasah Ibtidaiyah Negeri Bima City Nusa Tenggara Barat Ardaniansyah; Nasaruddin; Irwan
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/wnq44p32

Abstract

This study examines the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) method in learning Jurisprudence at MIN Bima City. PBL is known to be effective in improving concept understanding and critical thinking skills. This research is different from previous studies which mostly discuss PBL in the context of general education, while the focus of this research is learning Jurisprudence at the madrasah ibtidaiyah level. The method used in this research is qualitative. While data collection techniques through classroom observation, interviews with teachers, and documentation. The results showed that the implementation of the PBL method in learning Jurisprudence at MIN Bima City was in the form of project-making tasks, such as making ablution and prayer guides. PBL proved to be effective as shown by a number of indicators: Student Involvement, Student Enthusiasm, Understanding of Jurisprudence Concepts, Student Learning Experience and Teacher's Role as Facilitator. While the challenges of applying the PBL method include limited facilities, teacher readiness and time management. The implication of this research is the need for training for teachers in designing and adapting the PBL method, so that it is more effective in improving the quality of Jurisprudence learning in madrasah ibtidaiyah. Penelitian ini mengkaji implementasi metode Problem-Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Fikih di MIN Kota Bima. PBL dikenal efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak membahas PBL dalam konteks pendidikan umum, sedangkan fokus penelitian ini adalah pembelajaran Fikih di tingkat madrasah ibtidaiyah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode PBL dalam pembelajaran Fikih di MIN Kota Bima berupa tugas pembuatan proyek, seperti Membuat Panduan Wudhu dan Shalat. PBL terbukti efektif yang ditunjukkan oleh sejumlah indikator: Keterlibatan Siswa, Antusiasme Siswa, Pemahaman Konsep Fikih, Pengalaman Belajar Siswa dan Peran Guru sebagai Fasilitator. Sedangkan tantangan penerapan metode PBL antara lain keterbatasan fasilitas, kesiapan guru dan manajemen waktu. Implikasi penelitian ini adalah perlunya pelatihan bagi guru dalam merancang dan mengadaptasi metode PBL, agar lebih efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Fikih di Madrasah Ibtidaiyah. Kata Kunci :  Fikih; Madrasah Ibtidaiyah; Metode PBL; Problem Based Learning.
PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK DI TAMAN ASUHAN KANAK-KANAK (TASKA) JUNIOR KHALIFAH UL HUSNA SELANGOR MALAYSIA: Children’s Character Development at Taman Asuhan Kanak-Kanak (Taska) Junior Khalifah Ul Husna Selangor Malaysia Mariyatul Qibthiyyah; Abd Rahman
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/873rwx18

Abstract

This study aims to analyze the parenting pattern applied at Khalifah Ul Husna Junior Kindergarten (Taska) Selangor Malaysia, and its impact on children's character development. The method used is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results showed that the parenting pattern applied at Taska prioritizes affection, positive discipline, and values-based approaches. This parenting style contributes significantly to children's character development, such as social skills, empathy, and moral values. In addition, good interactions between educators and parents play an important role in supporting the parenting process. Further research can be conducted by comparing the effectiveness of this program with similar programs in other institutions. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola asuh yang diterapkan di Taman Asuhan Kanak-Kanak (Taska) Junior Khalifah Ul Husna Selangor Malaysia, serta dampaknya terhadap pengembangan karakter anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang diterapkan di Taska mengedepankan pendekatan kasih sayang, disiplin positif, dan berbasis nilai-nilai. Pola asuh ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan karakter anak, seperti keterampilan sosial, empati, dan nilai-nilai moral. Selain itu, interaksi yang baik antara pendidik dan orang tua berperan penting dalam mendukung proses pengasuhan. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan membandingkan efektifitas program ini dengan program yang serupa di lembaga lain. Kata Kunci : Pengembangan Karakter; Pola Asuh; Taska.
TRANFORMASI MADRASAH DI ERA DIGITAL: MEMBANGUN GENERASI EMAS: Madrasah Transformation in the Digital Era: Building the Golden Generation Ibnu Ruslanil Fajri; Samsul Aripin
TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 1 (2025): MARET
Publisher : STAI Ma'had Aly Al-Hikam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32478/p7e3v886

Abstract

Transforming madrasas in the digital era is no longer an option, but a necessity to build Indonesia's golden generation. The transformation of madrasas touches many things, from infrastructure, curriculum to teaching and education personnel. This article was prepared using qualitative methods and library research. The data source is literature relevant to the theme of the discussion. The findings of the article are: 1) The significance of madrasah transformation includes: Improving the quality of learning; Differentiated learning; Administrative efficiency; Relevant to the times; 2) The benefits of madrasah transformation are felt by students, teachers and education personnel, such as interactive and flexible learning; 3) Madrasah transformation strategies include: Infrastructure provision; Digital training; Digital curriculum; and Budget allocation; 4) The challenges of madrasah transformation include:  Infrastructure limitation; Digital divide; Budget limitation and Resistance to change; 5) Solutions to the challenges of madrasah transformation are developing Partnerships, Innovation, Advocacy and Education. Transformasi madrasah di era digital bukan lagi pilihan, tetapi keharusan untuk membangun generasi emas Indonesia. Transformasi madrasah menyentuh banyak hal, mulai dari infrastruktur, kurikulum hingga tenaga pendidik dan kependidikan. Artikel ini disusun menggunakan metode kualitatif dan jenis penelitian pustaka. Sumber datanya adalah literatur yang relevan dengan tema bahasan. Temuan artikel adalah: 1) Signifikansi transformasi madrasah meliputi: Meningkatkan kualitas pembelajaran; Pembelajaran berdiferensiasi; Efisiensi administrasi; Relevan dengan perkembangan zaman; 2) Manfaat transformasi madrasah dirasakan oleh siswa, guru dan tenaga kependidikan, seperti pembelajaran yang interaktif dan fleksibel; 3) Strategi transformasi madrasah meliputi: Penyediaan infrastruktur; Pelatihan digital; Kurikulum digital; dan Pengalokasian Anggaran; 4) Tantangan transformasi madrasah antara lain:  Keterbatasan infrastruktur; Kesenjangan digital; Keterbatasan anggaran  dan Resistensi terhadap perubahan; 5) Solusi atas tantangan transformasi madrasah adalah mengembangkan Kemitraan, Inovasi, Advokasi dan Edukasi. Kata Kunci :  Era Digital; Generasi Emas; Transformasi Madrasah.