cover
Contact Name
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Contact Email
qh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
qh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 24423726     EISSN : 25501143     DOI : -
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat p-ISSN 2442-3726 e-ISSN 2550-1143 diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Djuanda Bogor untuk mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang memuat hasil pengabdian kepada masyarakat serta gagasan atau model pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang aplikatif. Qardhul Hasan (QH) terbit dua kali dalam satu tahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 374 Documents
Pengenalan Budaya dan Edukasi Pembuatan Video Storytelling Ragam Budaya Lokal di Kalangan Remaja Pedesaan Neka Fitriyah; Rd. Nia Kania Kurniawati
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2026): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v12i2.25594

Abstract

Desa Tanara dan Desa Mancak merupakan desa yang memiliki potensi budaya lokal yang sangat beragam. Desa Tanara dengan kekuatan religius dan ritual keagamaan yang sudah membudaya, terkena, Desa Mancak juga memiliki berbagai potensi budaya yang khas. Persoalannya bahwa, remaja sebagai generasi penerus belum memiliki pengetahuan yang komprehensif terkait potensi ragam budaya lokal yang ada. Transfer pengetahuan, keterampilan dan skill dalam membuat storytelling adalah langkah awal agar remaja dapat dengan mudah mengenali dan mengeksplorasi ragam budaya yang dimiliki. Tujuan dari kegiatan ini adalah untukkegaiatan ini yakni untuk memberikan edukasi dan pengetahuan pada remaja pedesaan terkait ragam budaya lokal dan untuk memberikan keterampilan pembuatan video storytelling Metode dilakukan melalui empat tahap: (1) Pemberian Edukasi (2) Transfer Keterampilan dan Skill (3) Simulasi dan (4) Evaluasi. Hasil kegiatan edukasi ini yakni; Pertama, pengetahuan terkait ragam budaya lokal para peserta menjadi lebih komprehensif termasuk tumbuh motivasi peserta untuk turut melestarikan budaya dan sikap bangga terhadap produk lokal. Kedua, peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan baru dalam membuat video storytelling yang menarik dan mudah dipahami. Peserta menjadi mengetahui jenis-jenis video storytelling, menyusun alur cerita yang menarik dan mengetahui dengan pasti cara dan teknis pembuatan video meskipun dengan menggunakan media yang sederhana.
Penguatan Life Skills Remaja sebagai Strategi Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Rahayu Fuji Astuti; Jumadi; Dyah Kumalasari
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2026): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v12i2.26309

Abstract

Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja masih menjadi ancaman terhadap kualitas sumber daya manusia, termasuk di Kampung Emas Bumijo, Kota Yogyakarta. Keterbatasan literasi preventif dan penguatan life skills meningkatkan kerentanan remaja terhadap pengaruh lingkungan dan perilaku berisiko. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan literasi pencegahan penyalahgunaan narkoba, memperkuat life skills, dan mendorong partisipasi aktif remaja melalui pendekatan berbasis komunitas. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan partisipatif, pelatihan life skills, kampanye digital menggunakan flyer, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test terhadap 21 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman peserta telah berada pada kategori sangat tinggi sejak pre-test (94,8%) dan meningkat menjadi 95,2% pada post-test. Peningkatan paling menonjol terjadi pada aspek life skills dan pencegahan narkoba (+5,9%) serta kesadaran sejarah (+4,1%), yang menunjukkan efektivitas pelatihan dalam memperkuat kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan, komunikasi interpersonal, serta pemahaman mengenai bahaya narkoba. Selain itu, peserta berperan aktif menyebarluaskan pesan edukatif melalui media digital. Kegiatan ini menghasilkan kerangka konseptual Integrated Community Based Drug Prevention yang mengintegrasikan edukasi partisipatif, penguatan life skills, dan kampanye digital sebagai model pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis komunitas yang berpotensi direplikasi untuk memperkuat pemberdayaan remaja dan ketahanan masyarakat.
Inovasi Alat SIRATA (Sistem Iris Talas) Berbasis Teknologi Mekanis untuk Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas UMKM Sumber Rejeki di Desa Kedungrejo Makbul Muksar; Rachmad Hidayat; Hakkun Elmunsyah; Shabrina Az-zahra Putri Dahlan; Vincent Christian Purba
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2026): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v12i2.26448

Abstract

UMKM Sumber Rejeki, produsen keripik talas ALASA di Kabupaten Malang, menghadapi kendala pada proses perajangan talas yang masih dilakukan secara manual, membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengolah 100 kg talas, menghasilkan ketebalan irisan yang tidak seragam, serta membatasi kapasitas produksi dan jangkauan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan produktivitas produksi melalui penerapan SIRATA (Sistem Iris Talas) serta memperkuat kemampuan mitra dalam pengelolaan produksi dan pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan Teknologi Tepat Guna (TTG), meliputi observasi, identifikasi masalah, perancangan dan pengujian mesin, pelatihan, penyusunan SOP, pendampingan, serta fasilitasi pemasaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SIRATA mampu mempercepat proses perajangan 100 kg talas menjadi kurang dari satu jam, meningkatkan kapasitas produksi hingga 100–150 kg/jam, dan menghasilkan ketebalan irisan yang lebih seragam. Pendampingan juga meningkatkan kemampuan mitra dalam mengoperasikan dan merawat mesin serta mengelola pemasaran digital. Penerapan SIRATA terbukti meningkatkan efisiensi produksi dan mendukung keberlanjutan serta daya saing UMKM.
Pendampingan Digitalisasi Pantun Adat (Pisa’an) Melalui Media Audio Visual Sebagai Warisan Budaya Takbenda di Kabupaten Oku Timur Herni Fitriani; Indah Sulmayanti; Muhammad Albar
Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2026): Qardhul Hasan: Media Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/qh.v12i2.26503

Abstract

Pisa’an merupakan jenis sastra lisan atau puisi berlagu berbentuk pantun dalam budaya suku Komering di kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur provinsi Sumatera Selatan. Bentuk pantun adat lisan masyarakat Suku Komering di Kabupaten OKU Timur yang sarat akan nilai filosofis, norma sosial, dan identitas kultural. Tradisi ini biasanya dilantunkan oleh penutur adat menggunakan bahasa Komering dengan nada tinggi dan cengkok yang khas, serta diiringi alat musik tradisional Canang. l Namun keberadaannya kian terancam kepunahan akibat minimnya regenerasi penutur dan belum tersedianya dokumentasi digital yang sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pendampingan digitalisasi Pisa’an melalui media audio-visual sebagai upaya pelestarian Warisan Budaya Takbenda.. Mitra pengabdian ini adalah Lembaga Adat kabupaten OKU Timur yang bertempat di .kecamatan Martapura. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahapan utama: (1) tahap persiapan dan pemetaan karya Pisa’an, (2) tahap pelatihan dan produksi media audio-visual, serta (3) tahap publikasi digital dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan teknis pemuda karang taruna dalam teknik perekaman audio, pengambilan gambar, serta penyuntingan video sebesar 80%. Kegiatan ini berhasil memproduksi 10 dokumen audio-visual Pisa’an berdurasi 3–5 menit yang dilengkapi dengan teks terjemahan bahasa Indonesia dan diunggah ke kanal YouTube LPPM Universitas Nurul Huda. Pendampingan ini tidak hanya merevitalisasi aset budaya lokal dari kepunahan, tetapi juga membangun ekosistem digitalisasi budaya bagi generasi muda di Kabupaten OKU Timur.