cover
Contact Name
JURNAL SOSIAL HUMANIORA
Contact Email
jsh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora
ISSN : 20874928     EISSN : 25500236     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Sosial Humaniora (JSH) mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang sosial humaniora melalui penerbitan karya ilmiah berbasis hasil penelitian (orisinal).
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
IMPLEMENTASI USULAN STRATEGI PEMBELAJARAN EFEKTIF BERDASARKAN SISTEM PEMBELAJARAN ALAMIAH OTAK (BRAIN BASED TEACHING) UNTUK PESERTA DIDIK KELAS SD PADA PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 Rasmitadila Rasmitadila
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (89.303 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i1.531

Abstract

Brain based teaching adalah salah satu pendekatan yang dapat digunakan pada strategi pembelajaranberdasarkan sistem pembelajaran alamiah otak (sistem pembelajaran emosional, sistempembelajaran fisik, sistem pembelajaran kognitif, sistem pembelajaran sosial, dan sistempembelajaran reflektif) yang dapat diimplementasikan pada kurikulum 2013. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa strategi pembelajarn efektif berdasarkan sistem pembelajaran alamiah otak(Brain based teaching) dapat diimplementasikan dan sesuai dengan pencapaian ketuntasan belajar(mastery learning) pada kurikulum 2013. Guru dapat lebih kreatif merancang suatu pembelajaransesuai dengan subtema menggunakan metode media pembelajaran berdasarkan sistempembelajaran alamiah otak sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.
STRATEGI BALAI TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI DALAM UPAYA KONSERVASI SUMBER DAYA HUTAN PASCA ERUPSI 2010 ginung pratidina; RD Rahmawati
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.661 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i1.499

Abstract

Gunung Merapi dikenal sebagai gunung berapi yang aktif, namun keberadaan dan pesonanya sebagai destinasi pariwisata menarik minat wisatawan untuk mengunjunginya. Pasca erupsi tahun 2010 banyak kerusakan terjadi di wilayah sekitar Gunung Merapi. Hal ini memerlukan kebijakan baru terhadap strategi Balai Taman Nasional Gunung Merapi sebagai upaya konservasi sumber daya hutan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi pengelolaan Taman Nasional Gunung Merapi dan peran serta masyarakat dalam upaya konservasi sumber daya hutan pasca erupsi 2010. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, selanjutnya menganalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kelestarian sumber daya alam hayati serta keseimbangan ekosistemnya belum optimal dan masyarakat cenderung nerima sehingga memerlukan strategi yang lebih komperehensif dalam mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mutu kehidupan manusia di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Merapi.
STRATEGI INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS IT (INFORMATION TECHNOLOGY) UNTUK PESERTA DIDIK Omon Abdurakhman; Rasmitadila Rasmitadila
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.141 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v7i2.490

Abstract

Kenyataan yang terjadi dalam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan aplikasi informasi dan teknologi (IT) berbasis jaringan, para peserta didik yang melakukan penelurusan berita tanpa memiliki bekal yang cukup seperti etika, logika, dan estetika akan menimbulkan dampak negatif terhadap karakter peserta didik. Pembentukan karakter peserta didik dapat dilakukan secara preventif di Sekolah Menengah Kejuruan. Pada masa tersebut, peserta didik memasuki dunia baru dalam pendidikan yang berdampak terhadap perkembangan karakter individu sebagai bagian dari masyarakat. Penelitian ini difokuskan dalam pengintegrasian pendidikan karakter pada mata pelajaran yang menggunakan sarana komputer, khususnya IT melalui pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK). Dengan memperhatikan etika salah satu faktor yang mempengaruhi produktivitas penggunaan IT diharapkan siswa yang mengikuti program ini mendapatkan bekal yang progresif dalam menggapai masa depannya. Model penelitian tindakan kelas (PTK) adalah model yang dapat digunakan secara aplikatif dan sederhana dalam pembentukan peserta didik secara behavioristik sehingga dengan PTK hasil penelitian dapat diukur secara nyata dan applicable.
PENGARUH KOMUNIKASI DAN KOMPETENSI PEGAWAI TERHADAP KUALITAS PELAYANAN AKTA KELAHIRAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN BOGOR Oetje Subagdja
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 10 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.888 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v10i2.1784

Abstract

Fenomena yang diangkat menjadi masalah penelitian adalah kualitas pelayanan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor  dan korelasinya dengan masalah komunikasi dan kompetensi pegawai. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang dilaksanakan dengan pendekatan penelitian survey sample. Pengambilan sampel dari populasi penelitian menggunakan stratified random sampling technique. Pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan,  kuesioner penelitian dan observasi. Analisis data  menggunakan Analisis SEM (Structural Equation Model Analysis). Dari pembahasan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut :Besarnya pengaruh Komunikasi terhadap Kualitas Pelayanan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor mencapai 0,430. Besarnya pengaruh Komunikasi terhadap Kualitas Pelayanan Akta Kelahiran ditentukan oleh personal skills and attitudes, interpersonal skills dan oral and written communication. Besarnya pengaruh Kompetensi Pegawai terhadap Kualitas Pelayanan Akta Kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor mencapai 0,543. Besarnya pengaruh kompetensi pegawai terhadap kualitas pelayanan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Bogor ditentukan oleh motives,  traits,  self-concept,  knowledge, dan Skills.           Konsep baru yang diperoleh dari analisis pengaruh Komunikasi terhadap Kualitas Pelayanan Akta Kelahiran adalah tentang Sikap dan Ketrampilan Pribadi Petugas Pelayanan Publik. Cakupan sikap dan ketrampilan pribadi petugas pelayanan yang dimaksud meliputi keahlian berkomunikasi dalam menyiapkan informasi pelayanan; kepandaian berkomunikasi dalam menyampaikan informasi pelayanan; ketrampilan berkomunikasi dalam memproses informasi yang disampaikan oleh penerima layanan; sikap petugas menyampaikan informasi kepada penerima layanan; dan sikap dalam menerima informasi dari penerima layanan.           Konsep baru yang diperoleh dari analisis pengaruh Kompetensi Pegawai terhadap Kualitas Pelayanan Akta Kelahiran adalah tentang Ketrampilan Pelayanan Administrasi Publik. Ketrampilan pelayanan yang dimaksud meliputi ketrampilan mengelola sumber daya administrasi yang terdiri atas sumber daya manusia, sumber daya anggaran, sumber daya kebijakan, dan sumber daya sarana pelayanan; ketrampilan manajemen pelayanan yang terdiri atas perencanaan layanan, palaksanaan pelayanan, pengendalian pelayanan, dan penilaian hasil pelayanan; ketrampilan teknis pelayanan yang terdiri atas prosedur,  tata cara dan waktu pelayanan; ketrampilan sosial pelayanan.
MODEL IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PARIWISATA DALAM MENINGKATKAN DESTINASI PARIWISATA DI KABUPATEN BOGOR Denny Hernawan; Ginung Pratidina
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.202 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i2.504

Abstract

Potensi pariwisata di Kabupaten Bogor harus dikelola dan dimanfaatkan secara optimal melalui penyelenggaraan program pengembangan pariwisata yang diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan wilayah serta menyebarnya tempat pariwisata yang dapat dikunjungi wisatawan. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan dari Van Meter dan Van Horn karena hasil atau kinerja kebijakan ditentukan oleh faktor-faktor sebagai berikut: standar dan sasaran tertentu; sumber daya; komunikasi antar organisasi; karakter birokrasi pelaksana; sikap pelaksana; kondisi sosial, politik, dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan unit analisis yaitu implementors (Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan sampel diambil secara purposif sebanyak 18 orang pejabat struktural) dan sasaran kebijakan (pengelola tempat-tempat wisata dengan sampel pengelola pribadi, instansi pusat/daerah, perusahaan, dan masyarakat/yayasan). Berdasarkan hasil analisis, pelaksanaan pembangunan bidang kepariwisataan di Kabupaten Bogor selama ini menghadapi masalah pokok yaitu: keterbatasan SDM kepariwisataan, baik secara kuantitas maupun kualitas (kompeten dan profesional); belum baiknya infrastruktur (sarana dan prasarana), khususnya akses jalan dan jaringan transportasi, menuju destinasi wisata sehingga berpengaruh terhadap kinerja sektor kepariwisataan; koordinasi lintas-instansi dan lintas-pelaku yang belum optimal. Hal tersebut diperkuat dengan hasil penilaian rataan terbobot untuk variabel implementasi kebijakan berdasarkan model Van Meter dan Van Horn sebesar 3,37 (dalam skala 5) dan termasuk kategori “cukup baik”. Agar bidang kepariwisataan di Kabupaten Bogor dapat berkembang dengan baik, maka implementasi kebijakan ke depan harus fokus pada upaya perbaikan yaitu peningkatan kapasitas SDM (kuantitas dan kualitas), ketersediaan dan perbaikan infrastruktur untuk peningkatan aksesibilitas dari dan menuju destinasi wisata, serta perumusan mekanisme kooordinasi lintas-instansi dan lintas-pelaku dari pihak-pihak terkait dalam pembangunan bidang kepariwisataan. 
KOMPETANSI KESADARAN ETIKA PADA WARTAWAN TELEVISI DALAM MENJAGA OBJEKTIVITAS BERITA agustinii agustinii
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 10 No. 2 (2019): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2395.776 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v10i2.2059

Abstract

Standar kompetensi menjadi alat ukur profesioanalitas wartawan. Kompetensi ini diantaranya meliputi kemampuan memahami etika dan hukum pers. Kompetensi ini menjadi penting terutama masih ada wartawan yang memaknai kemerdekaan pers semata-mata sebagai kebebasan tanpa memperhatikan disiplin dan tanggungjawab bahkan anarki atau sewenang-wenang. Tingkah laku semacam ini merupakan sumber pelanggaran kode etik jurnalistik hingga pelanggaran hukum. Tujuan penelitian memfokuskan pendeskripsian kompetensi kesadaran etika dan hukum bagi peningkatan profesi wartawan televisi dalam menjaga objektivitas berita. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada wartawan SCTV. Simpulan, wartawan SCTV memiliki ukuran kompetensi kesadaran dalam dirinya akan norma-norma etika dan ketentuan hukum yang memudahkan wartawan menghindari kesalahan melakukan plagiat atau menerima imbalan serta mampu menentukan kelayakan berita atau menjaga kerahasiaan sumber. Selain itu wartawan SCTV memiliki naluri dan sikap diri dalam memahami, menangkap dan mengungkap informasi tertentu yang bisa dikembangkan menjadi karya jurnalistik dengan narasumber yang dapat dipercaya, akurat, terkini dan komprehensif dari pengetahuan liputan serta pengetahuan teori dan prinsip jurnalistik keterampilan peliputan berita televisi. Dalam menjaga objektivitas berita yang faktual, seimbang dan netral wartawan SCTV memperhatikan fakta-fakta dari kebenaran berita, loyalitas wartawan, disiplin melakukan verifikasi, kemandirian pada liputan, kemandirian memantau kekuasaan, forum kritik dan kesepakatan publik, menarik dan berguna, komprehensif dan proposional dan nurani wartawan. Sehingga pemirsa percaya kepada kegiatan wartawan SCTV dalam peliputan dan menyiarkan berita. 
ANALISIS SENSE, FEEL, THINK, ACT, DAN RELATE UNTUK MENINGKATKAN LOYALITAS KONSUMEN PENGGUNA AGROWISATA GUNUNG MAS KABUPATEN BOGOR erni yuningsih
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.283 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i1.495

Abstract

Sektor pariwisata di Indonesia sekarang telah memberikan sumbangan dalam menambah devisa ataupun lapangan pekerjaan. Sektor pariwisata juga dapat memberikan dampak sosial, ekonomi, maupun dalam pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam (SDA), serta budaya yang semakin arif dan bijaksana. Dengan adanya wilayah atau tempat pariwisata maka akan berperan besar dalam memberikan sumbangan pendapatan bagi suatu daerah atau masyarakat di sekitar tempat pariwisata. Adapun tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: 1) persepsi konsumen tentang sense, feel, think, act, dan relate (experiential marketing) untuk meningkatkan loyalitas pengguna Agrowisata Gunung Mas; 2) hubungan sense, feel, think, act, dan relate (experiential marketing) untuk meningkatkan loyalitas pengguna Agrowisata Gunung Mas. Bentuk penelitian yang digunakan adalah asosiatif dan metode survey pada 100 responden. Uji validitas dan reliabilitas serta uji Chi Square dilakukan dalam penelitian ini. Hasil penelitiannya rata-rata dimensi: sense yaitu 3,90; feel 3,57; think 3,74; act  3,85; relate 3,57. Dimensi sense, feel, think, act, dan relate menunjukkan hubungan untuk meningkatkan loyalitas konsumen pada Agrowisata Gunung Mas. 
ANALISIS MODEL KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS PADA POS PELAYANAN TERPADU (POSYANDU)) Alialamsyah Kusumadinata
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.293 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i1.532

Abstract

Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan bagian dari program pemerintah yang terintegrasiantara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta. Penelitian ini menganalisis komunikasipartisipatif dalam program kesehatan terpadu. Penelitian ini dilakukan menggunakan modelkualitatif. Metode yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilpenelitian ini menunjukkan bahwa implementasi sistem dari Posyandu (Puskesmas) adalah telahmenerapkan komunikasi partisipatif, sedangkan pada perencanaan komunikasi itu lebih kepadamode intervensi dari pemerintah. Jadi, peran agen lebih dikooptasi oleh pemerintah dibandingkandengan menekankan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, perlunya partisipasi yang diharapkandari masyarakat. Pastisipasi masyarakat itu tidak lepas dari kekuasaan pemerintah yang dimilikidimana elemen itu berperan lebih pada informatif dan konsultatif. Oleh karena itu, proseskomunikasi partisipasi diharapkan mengedepankan proses dialog dan akses untuk mencapainya,sehingga mode akses dan dialog diabaikan oleh masyarakat terdampak pada komunikasi partisipatifyang tidak berjalan dengan baik. Masyarakat sebagai pengguna pelayanan kesehatan memilikisolidaritas yang lebih baik, sebagai lembaga independen, dan adanya peran serta instansi pemerintahyang saling berbagi.
PERLINDUNGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP PEREDARAN VCD BAJAKAN DI KOTA BOGOR Ratna Dewi Rahmawati
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 6 No. 2 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.386 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i2.500

Abstract

Dalam penelitian ini dirumuskan dua identifikasi permasalahan yaitu: (1) bagaimana upaya perlindungan atas hak kekayaan intelektual terhadap peredaran VCD bajakan di Kota Bogor; (2) upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi peredaran VCD bajakan di Kota Bogor. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: (a) memberikan penjelasan mengenai  perlindungan hak  kekayaan  intelektual  terhadap  VCD  bajakan  di  Kota Bogor; (b) melihat sejauh mana upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi peredaran VCD bajakan di Kota Bogor. Tujuan jangka panjang yang akan dicapai dari hasil penelitian ini adalah untuk melihat bentuk perlindungan hak kekayaan intelektual dan sejauhmana upaya yang dilakukan terhadap pelanggaran hak kekayaan intelektual. Penelitian ini dilakukan di Bogor karena peredaran VCD bajakan ini dapat dijumpai di beberapa lokasi strategis Kota Bogor. Jadi, hal ini menjadi latar belakang penelitian ini yaitu untuk mengetahui perlindungan hak kekayaan intelektual terhadap peredaran VCD bajakan di Kota Bogor. Penelitian ini bersifat yuridis empiris dengan pemilihan sampel melalui teknik random sampling dan purposive sampling yang disesuaikan dengan sampel yang dipilih. Data yang diteliti meliputi data primer yang diperoleh melalui pengamatan langsung dengan cara wawancara mendalam (in depth interview), sedangkan data sekunder merupakan data yang mendukung keterangan atau menunjang kelengkapan data primer. Metode analisis kedua data yang diperoleh tersebut menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif.
POLA PENDANAAN WAKAF DI BOGOR Tuti Kurnia
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.57 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v7i2.491

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pendanaan wakaf di Bogor.  Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel sebanyak 20 lembaga pengelola wakaf yang tersebar di wilayah kota dan Kabupaten Bogor. Metode analisis menggunakan analisis statistik deskriptif dengan cross tab analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pendanaan wakaf di Bogor masih didominasi dengan pendanaan yang bersumber dari donatur tetap, sementara pendapatan dari hasil wakaf yang membiayai operasional wakaf hanya 15 persen. Sumber dana lainnya berasal dari bantuan pemerintah, bantuan luar negeri, dan bantuan dari perusahaan atau instansi nonpemerintah.