cover
Contact Name
JURNAL SOSIAL HUMANIORA
Contact Email
jsh.lppm@unida.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsh.lppm@unida.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sosial Humaniora
ISSN : 20874928     EISSN : 25500236     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Sosial Humaniora (JSH) mendorong pengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang sosial humaniora melalui penerbitan karya ilmiah berbasis hasil penelitian (orisinal).
Arjuna Subject : -
Articles 332 Documents
KONSEP DIRI REMAJA DALAM BUDAYA MAKAN SEHAT Ratih Siti Aminah; Prasetyo Adi Nugroho
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.118 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v11i1.2189

Abstract

Penelitian ini berupaya menjelaskan dan mendeskripsikan hubungan antara konsep diri remaja dengan persepsi remaja terhadap budaya makan sehat. Penelitian ini dirancang menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian survei korelasional deskriptif. Pengamatan dalam penelitian ini menghasilkan jawaban, dari variabel karakteristik individu (X1) yang meliputi jenis kelamin, uang saku, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, status tempat tinggal dan jumlah saudara kandung dan variabel konsep diri (X2) yang terdiri dari citra diri dan variabel harga diri menunjukkan hubungan yang signifikan dengan variabel persepsi budaya makan sehat (Y) yang terdiri dari variabel pelaporan di media massa dan sosialisasi dengan teman sebaya. Nilai hubungan adalah 0,548. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh jawaban, semakin tinggi citra diri remaja, semakin tinggi kebutuhan akan berita kuliner di media massa. Remaja memahami perlunya menjaga kesehatan dan menjaga bentuk tubuh agar tetap proporsional dengan menghindari karbohidrat. Remaja mempertimbangkan untuk mencoba "makanan trending" dengan teman-teman ketika kondisi memungkinkan. Remaja percaya bahwa tubuh yang sehat menjadi bekal dalam hubungan. Remaja menjadikan media massa sebagai sumber dalam mendapatkan informasi terkait makanan sehat dan tempat makan baru (kafe) dengan menu kuliner baru yang inovatif dan harga terjangkau. Remaja terkadang berkumpul dengan teman-teman sebagai cara bersosialisasi. Menikmati makanan bersama teman-teman di kafe dapat memperkuat hubungan dengan teman sebaya. Kafe menjadi salah satu pilihan bagi remaja untuk bergaul. Meskipun mengonsumsi makanan di kafe-kafe, para remaja masih berpikir untuk mempertahankan bentuk dan penampilan tubuh mereka. Para remaja tahu konsep "4 sehat 5 sempurna" tetapi tidak selalu memilih diet dengan kandungan nutrisi yang cukup. Makanan di kafe sering mengandung tepung tinggi, gula dan lemak. Namun, untuk remaja, kadang-kadang makan makanan dengan kandungan gizi yang tidak lengkap adalah umum.
PENGEMBANGAN PROFESIONALISME GURU IPA SMP BPI BANDUNG Wiworo Retnadi Rias Hayu; Anna Permanasari; Omay Sumarna; Sumar Hendayana
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v11i1.2182

Abstract

Tujuan artikel ini mendeskripsikan langkah pengemabangan profesionalisme guru di SMP BPI Bandung. Peningkatan profesionalisme guru IPA yaitu kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, kreatifitas dan komunikasi. Hal tersebut menarik untuk dikaji ulang dan dibentuk menjadi kecakapan guru dalam pembelajaran. Hal tersebut sangat penting karena guru merupakan agen perubahan generasi penerus yang akan datang. Kebermutuan anak-anak sekarang dan masa yang akan datang tergantung pada keberhasilan pendidikan yang dilakukan. Pembelajaran yang dengan guru yang professional akan menghasilkan pembelajaran yang bermutu. Metode yang digunakan merupakan diskeptif kualitatif.  Hasil Penelitian memperoleh dengan adanya kegiatan perencanaan yang baik maka akan menghasilkan pengimplementasian pembelajaran berjalan dengan lebih baik dan bermutu. Kesimpulannya pengembangan profesionalisme guru IPA SMP BPI di Bandung yang cocok diterapkan yaitu pengembangan komunitas belajar guru melalui metode lesson study, adanya peningkatan keprofesionalisasime guru, kesiapan, percayadiri dan mau menerima kritikan. Perencanaan pembelajaran yang dilakukan menyesuaikan siswa supaya dapat belajar. Lesson desain tersusun pada tahap perencanaan yang tersusun simple dan sistematis. Selanjutnya pengimplementasian lesson desain dalam pembelajaran yang memfasilitasi siswa belajar, guru lebih percaya diri dan siap dalam pembelajaran. Tahap terakhir refleksi bersama untuk memperbaiki dan belajar bersama melalui pembelajaran yang dilakukan.
ANALISIS PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN PASAR SERTA INOVASI TERHADAP KINERJA EKONOMI PRODUKTIF KELOMPOK USAHA BBERSAMA (UEP KUBe) DI KOTA BUKITTINGGI SUMATRA BARAT Irwan Ch; Titiek Tjahja Andari; Mas Nur Mukmin
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v11i1.2159

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah memberikan kontribusi yang besar terhadap perekonomian Indonesia, baik dari sisi jumlah unit usaha, penyerapan tenaga kerja dan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), salah satu bentuknya adalah Usaha Ekonomi Produktif Kelompok Usaha Bersama (UEP KUBe). Adapun tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan memahami pengaruh pemasaran kewirausahaan (Orientasi Kewirausahaan dan Orientasi Pasar Serta Inovasi) terhadap Kinerja Keuangan dengan menggunakan teknik analisis data SEM (Stuctural Equition Model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran kewirausahaan yang terdiri dari Orientasi Kewirausahaan, Orientasi Pasar dan Inovasi berpengaruh signifikan kepada Kinerja Keuangan Usaha Ekonomi Produktif Kelompok Usaha Bersama (UEP KUBe). Untuk Orientasi Kewirausahaan dan Orientasi Pasar pengaruhnya positif dalam meningkatkan Kinerja Keuangan. Adapun Inovasi mempunyai pengaruh negatif terhadap Kinerja Keuangan, hal ini disebabkan Usaha Ekonomi Produktif Kelompok Usaha Bersama (UEP KUBe) ini merupakan Usaha Mikro Kecil, sedangkan inovasi membutuhkan biaya, yang tentunya akan berpengaruh negatif terhadap Kinerja Keuangan (terutama untuk jangka pendek).
KEPEMIMPINAN INFORMAL BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENJAGA KETAHANAN PANGAN LOKAL Ginung Pratidina; Nandang Saefudin Zenju; Sukarelawati .; Berry Sastrawan
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.172 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v11i1.2591

Abstract

Leadership is the most important factor in the management of groups and organizations, so that appropriate leadership is needed in achieving organizational goals. The Sundanese Indigenous Peoples (Kasepuhan) are unique communities to be investigated because the indigenous leaders in their leadership have success in managing their local food so that they rarely experience food shortages. One contributing factor is informal leadership based on community participation carried out by indigenous leaders. Therefore, this study aims to analyze the informal leadership of indigenous leaders based on community participation in maintaining local food security using descriptive analysis methods. Data were collected using literature study and observation techniques by distributing questionnaires and in-depth interviews, then the data were analyzed using analysis techniques Weight Mean Score (WMS). The results showed that the informal leadership of indigenous leaders based on community participation had a value of 3.22 on a scale of 4. this value is interpreted well. Based on observations and interviews with indigenous Kasepuhan Sinar Resmi Chiefs, two-way communication in conducting deliberations on each issue, because these indigenous communities focus on the culture of planting Sawah and Huma only once a year and starting from planting to harvest are carried out simultaneously, so that what is unique’s the indigenous head as the authority in making decisions when to plant to harvest, its members have high obedience, members Kasepuhan do not dare to plant first if the indigenous head has not started planting. This participation’s the strength of indigenous peoples so that they can maintain local food security in the region until now.  
GURU BERPRESTASI: PENGUATAN PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0. Rusi Rusmiati Aliyyah; Megan Asri Humaira; Sri Wahyuni Ulfah; Muhammad Ichsan
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.066 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v11i1.2362

Abstract

Guru adalah pendidik profesional yang mendidik, mengajarkan pengetahuan, membimbing, melatih, memberikan penilaian, dan mengevaluasi siswa. Dalam hal ini, guru tidak hanya mengajar pendidikan formal, tetapi juga pendidikan lainnya dan dapat menjadi model yang dicontohkan oleh murid-muridnya. Peran guru juga sangat penting dalam proses menciptakan generasi kualitas berikutnya, baik secara intelektual maupun moral. Untuk alasan ini, guru diperlukan untuk bersaing dalam revolusi industri 4.0. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi. Dalam menentukan sebagai guru yang luar biasa, kompetisi yang sangat ketat dilakukan dengan berbagai aspek penilaian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk menjadi guru yang berprestasi setidaknya memiliki kriteria tertentu, seperti kinerja guru, memiliki karya tulis ilmiah, dan lain-lain.
PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN BERBASIS KARAKTER DAN TEKNOLOGI DALAM MENGATASI TANTANGAN GLOBALISASI (STUDI KASUS DI SMK WIKRAMA KOTA BOGOR) Rusi Rusmiati Aliyyah
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 5 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.951 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v5i1.530

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah penyelenggaraan pendidikan berbasis karakter dan teknologi yangterdiri dari perencanaan, penggerakan, dan pengawasan di SMK Wikrama Kota Bogor. Penelitian inidirancang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Studi kasus dalampenelitian ini menggunakan pendekatan observasi partisipan dimana data dikumpulkan melaluiobservasi, wawancara formal dan informal, serta dokumentasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah(1) perencanaan pendidikan terdiri dari perencanaan jangka pendek, jangka menengah, dan jangkapanjang yang dilakukan oleh steakholder pendidikan melalui rapat pembentukan visi dan misi disekolah; (2) penggerakkan dilakukan melalui pemberian suri tauladan; (3) pengawasan dilakukanmelalui kegiatan akademik dan manajerial “SIMAK” serta bimbingan dan konseling dari guru.
PEMBANGUNAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA PESISIR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN Rukin Rukin
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 11 No. 1 (2020): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v11i1.1998

Abstract

Penelitian ini didasari dari fenomena yang masih rendahnya pembangunan yang terjadi didaerah-daerah desa Konservasi pengembangan dibidang ekonomi. Untuk penelitian ini dilakukan guna mempelajari rendahnya investasi masyarakat pesisir Pesisir sumber daya alam (SDA) Pesisir sangat melimpah. Pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan publik yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi dan pengelolaan wilayah pesisir. Namun demikian yang terjadi pada masyarakat desa Pesisir masih sangat rendah. Dengan menggunakan metode kualitatif dan kajian fenomenologi yang diperoleh temuan-temuan tentang rendahnya anggaran masyarakat desa Pesisir ini. Penyebab rendahnya anggaran ini Selain itu, pola hidup masyarakat yang kurang tepat juga menjadi pemicu rendahnya pendapatan mereka. Kurangnya pemberdayaan yang jelas dari pemerintah guna meningkatkan ekonomi mereka. Belum diberdayakannya secara maksimal SDA wilayah Pesisir ini oleh masyarakat Pesisir dan juga sarana prasarana prasarana desa. Diharapkan adanya peran serta pemerintah dalam pengelolaan serta pemberdayaan ekonomi mereka. Salah satu solusi yang daapat diambil adalah pembenahan kebijakan publik yang terkait dengan pembangunan desa Pesisir. Selain itu, program pavingisasi dan penerangan jalan juga menjadi program prioritas. Pembinaan dan pemberdayaan ekonomi harus segera dilakukan.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEDAGANG KECIL DENGAN BERKEMBANGNYA MINIMARKET DI WILAYAH KOTA BOGOR (MODEL PERLINDUNGAN HUKUM BERBISNIS) TN Syamsah; Jacobus Jopie Gilalo
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 6 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.485 KB) | DOI: 10.30997/jsh.v6i1.497

Abstract

Sistem perekonomian di Indonesia menganut demokrasi ekonomi Pancasila yang berpihak kepada ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, segala kegiatan usaha tidak bertumpu pada suatu kekuatan ekonomi tertentu. Kekuatan pasar tidak boleh dikuasai oleh kelompok tertentu, tetapi peran masyarakat ekonomi lemah dapat turut menumbuhkan perekonomian Indonesia dalam persaingan usaha yang sehat dengan mengetahui masalah yang ada terkait dengan perizinan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Bogor terhadap Minimarket dalam wilayah Kota Bogor. Tujuan jangka panjang penelitian ini perlu kebijakan dari pemerintah (daerah) tertentu untuk membatasi tumbuh kembangnya suatu kekuatan ekonomi yang berpengaruh pada ketimpangan ekonomi, sehingga pembatasan perizinan dengan suatu kebijakan yang mengarah kepada keseimbangan pertumbuhan ekonomi pada suatu wilayah tertentu dapat memberikan perlindungan hukum dalam berbisnis secara sehat baik pemilik ekonomi kuat maupun ekonomi lemah. Metode penelitian ini adalah kualitatif dan perspektif. Data yang digunakan adalah secara deskritif analitis untuk menelaah terhadap sinkronisasi dari kebijakan pemerintah daerah tertentu dan keselarasan penerapannya, sehingga data yang terkumpul bersifat kualitatif maka hasil analisis data pun bersifat kualitatif, artinya tidak menggunakan rumus-rumus statistis dan/atau matematis. Dengan demikian, dapat diketahui kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah daerah tertentu dalam perizinan memberikan keseimbangan di antara pemilik ekonomi kuat dengan pemilik ekonomi lemah.
POTRET PENERAPAN SOSIAL DISTANCING DALAM MEMUTUS RANTAI COVID-19 Inayati; Rachmad Surya Muhandy; Meyrisdika Nur Rohmah; Muhamad Yusuf; Suparto Iribaram
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 12 No. 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v12i2.4146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan social distancing pada masyarakat Kampung Bebon Jaya Distrik Bonggo Kabupaten Sarmi terhadap peraturan jaga jarak sosial yang telah ditetapkan oleh Pemerintah selama masa Covid-19, maka artikel ini juga memaparkan pelaksanaan social distancing di Kampung Bebon Jaya Distrik Bonggo Kabupaten Sarmi Propinsi Papua. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dan paradigma fenomenologi sosial. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah menunjukan bahwa social distancing sebagian besar sudah diketahui dan dipahami oleh masyarakat Kampung Bebon Jaya sebagai strategi pencegahan penyebaran Covid-19, namun masih ada sebagian warga/masyarakat yang melanggar aturan berupa protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah dan dinas terkait. Penjagaan yang begitu ketat, pembatasan aktifitas warga, aturan yang mewajibkan pelaksanaan social distancing, dan kelalaian masyarakat dalam menerapkan social distancing, serta sanksi atas pelanggaran di masa pandemi Covid-19, yang merupakan konsekuensi kesepakatan bersama oleh warga untuk tetap beraktifitas yang ditimbulkan akibat kejenuhan warga.
PERAN HUMAN CAPITAL SEBAGAI SUMBER STRATEGI DALAM PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI ORGANISASI PENDIDIKAN TINGGI Hariyanto Djatola
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 12 No. 2 (2021): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v12i2.4390

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji lebih dalam peran penerapan Human Capital sebagai sumber strategi dengan tingginya persaingan perguruan tinggi swasta di Sulawesi Tengah dalam meningkatkan mutu dari pendidikan, terkadang dalam meningakatkan mutu pendidikan ada faktor yang mendukung dan menghambat human capital pada organisasi pendidikan tinggi seperti salah satunya di STPB. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pendekatan fenommenologi. Sumber data dalam penelitian seperti data Primer adalah data yang diperoleh melalui wawancara, serta studi dokumentasi yang berkaitan dengan penelitian ini. teknik analisis data diterapakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verivikasi, teknik triangulasi. Hasil peneliitian menemukan data yang diperoleh bahwa Penerapan human capital pada Organisasi pendidikan tinggi di STPB telah diterapkan dibeberapa bagian dan di beberapa bagian masih perlu dilakukan peninjauan kembali oleh unsur pimpinan. Kelima komponen human capital dalam penelitian ini yakni individual capability, individual motivation, the organization climate, workgroup effectiveness dan leadership” ternyata ditemukan dari tiga diantaranya masih memerlukan evaluasi dan tindakan perubahan/perbaikan, kemudian factor yang mendukung yakni (Kesamaan niat dan rasa memiliki, Sarana dan prasarana, kejujuran, kerjasama tim, motivasi dari pimpinan, pelatihan dan pengembangan) dan factor yang menghambat (Metode pengelolaan human capital yang belum baik, Tidak ada kebebasan dalam berpendapat, Metode kepemimpinan yang belum demokrasi, dan Tidak mempercayai kemampuan staf).