cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 02163241     EISSN : 25410652     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal managed by the Faculty of Engineering and Vocational, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). The scope of this journal covers the fields of Education, Electrical Engineering, Informatics, Computer Science, Information System, Vocational (Culinary, Fashion, Beauty and Tourism), Mechanical Engineering as well as learning. The incoming Article is are double blind peer-reviewed by at least two referees, and plagiarism checking will be carried out. JPTK is managed by issued twice a year i.e. in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 542 Documents
PENGUJIAN USABILITY PADA SISTEM INFORMASI PANGKALAN DATA DOSEN DAN KINERJA DOSEN UNDIKSHA MENGGUNAKAN METODE QUESTIONNAIRE AND FIELD OBSERVATION antari, kadek widya; Arthana, Resika; Sugihartini, Nyoman
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 1 (2019): Edisi januari 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.813 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v16i1.16790

Abstract

Undiksha has several systems incorporated in e-ganesha, including the Lecturer Database Information System (PDD) and the Undiksha Performance System. This system is used for accessibility of lecturer data and for recording lecturer performance in the implementation of Tri Dharma College. The objectives of this study were (1) to determine the level of usability in Lecturer Database Information System and Undiksha Lecturer Performance Using the Questionnaire and Field Observation Method (2) to find out the recommendations of Lecturer Database Information System and Undiksha Lecturer Performance to increase user satisfaction based on results from the research that will be conducted. The variables measured in this study are effectiveness, efficiency, and user satisfaction. With the Field Observation method to measure aspects of Effectiveness and efficiency, the SUS questionnaire was used to measure aspects of user satisfaction. The sample used was 25 respondents of PNS lecturers who were still active. The results of usability testing on the Undiksha PDD system show that (1) the system is still not effective with an average task completion of 64.96%, (2) the system is not efficient because the user is still confused with the PDD Undiksha system (3) the user is not satisfied using the PDD Undiksha system seen from the results of the SUS questionnaire which is 61.6% less than the SUS standard which is 68%. The results of usability testing in the Undiksha Performance system show that (1) the system has not been effective with an average task completion of 60.16%, (2) The system has not been efficient because many users have not been smooth and still confused using the Undiksha Performance system (3) Users not satisfied with using the system seen from the results of SUS which is 61.5%. Recommendations for improvements provided are derived from the results of video analysis using observation sheets on field observation methods, HCI theory and 8 golden rules, and expert tests and expert input have been carried out.
PERANCANGAN PENGATURAN SINYAL/RAMBU PADA STASIUN KERETA API BERSKALA KECIL BERBASIS PERSONAL KOMPUTER Udy Ariawan, Ketut
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 8, No 1 (2011): Edisi Januari 2011
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.234 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v8i1.2892

Abstract

Pada umumnya pengaturan sinyal/rambu pada stasiun kereta api berskala kecil masih menggunakan sistem manual (dijalankan oleh operator/manusia) yaitu menggunakan sebuah rantai penarik untuk menggerakkan palang sebagai sinyal/rambu bagi kereta api yang masuk ke stasiun. Berbeda halnya dengan sistem pengaturan sinyal/rambu pada stasiun kereta api berskala besar yang sudah lebih canggih yang serba otomatis, tetapi sangat disayangkan sekali biaya yang dibutuhkan untuk membuat sistem tersebut sangat mahal. Data ini didapatkan melalui studi visual dan studi perbandingan yang dilakukan oleh penulis di Stasiun Kereta Api Bandung, Jawa Barat (Stasiun Hall) dan Stasiun Kereta Api Kiaracondong Bandung, Jawa Barat. Dengan melihat permasalahan tersebut diatas maka solusi yang diambil adalah dengan membuat suatu perancangan alat pengatur sinyal/rambu kereta api yang berbasis personal komputer. Adapun alat yang digunakan dalam perancangan tersebut yaitu PPI 8255 sebagai antarmuka penghubung antara rangkaian elektronika dan komputer, motor DC untuk menggerakkan palang, seven segment untuk memberi tanda pada kereta api yang masuk agar pindah jalur atau tetap pada jalur, sensor untuk mendeteksi kedatangan kereta api yang masuk ke stasiun, serta lampu untuk memberi tanda pada kereta api bisa masuk ke stasiun atau tidak. Selain itu, penulis juga membuat perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 5.0 untuk menjalankan aplikasi perancangan alat tersebut.   Kata-kata kunci : motor DC, seven segment, sensor infra merah, interface PPI 8255
MEMBANGUN TEKNOLOGI INFORMASI PERPUSTAKAAN DIGITAL BERBASIS WEB ispandi, ispandi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (781.962 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v16i2.18476

Abstract

Pemanfaatan fasilitas internet yang baik dapat mempermudah masyarakat dalam melakukan aktivitas, seperti kegiatan membaca buku yang berguna untuk menambah wawasan dan pengetahuan. Akan tetapi terkadang  terhambat  pada  biaya untuk membeli buku yang diinginkan, oleh karena  itu  sistem  perpustakaan  merupakan  hal yang tepat untuk masyarakat dalam menambah wawasan melalui buku tanpa perlu mengeluarkan biaya. Hasil permasalahan yang penulis dapatkan pada perpustakaan konvensional adalah diharuskannya  meluangkan  waktu  untuk  pergi  ke  perpustakaan dan mengeluarkan biaya untuk pergi ke perpustakaan bahkan hanya untuk  menjadi anggota perpustakaan, oleh  karena  itu  penulis  tertarik untuk  menyelesaikan permasalahan tersebut dengan membuat sistem informasi digital library  berbasis website yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja tanpa mengeluarkan biaya. Pembuatan website ini menggunakan framework PHP Codeigniter yang dapat membantu user maupun pengelola dalam membaca, meminjam dan mengembalikan buku. Metode  yang  digunakan  pada  pengembangan  perangkat  lunak  ini menggunakan model  waterfall    yang  terdiri  dari  lima tahap yaitu Requirement Analysis, System Design, Implementation, Integration & Testing, Dari data yang di kumpulkan mengenai e-library siswa siswi yang mecoba aplikasi e-library menerangkan bahwa 84% siswa siswi menyukai program e-library Karena membatu mereka dalam membaca tanpa harus ke pepustakaan. Dengan adanya layanan e-library diharapkan banyak orang yang gemar membaca.
TEKNIK KOMUNIKASI DATA PADA AD HOC NETWORK COMMUNICATION Rahmadya, Budi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.277 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v11i2.4085

Abstract

Ad Hoc Network Communication is mobile networks communications and have a high mobility for each of its nodes. This type of network communications is a temporary networkwith utilizing a WiFi network or Bluethoot as a medium of communications. In the entirenetwork, node moves with a speed varying and unpredictable direction. Packets data delivery from the source node to destination node by using an ad hoc network requires its owntechniques. In this research discussed the existing data communication technique inVehicular Ad Hoc Network (VANETs) Communications with attention: Broadcasting Time, Routing Protocol, Message Dissemination, Delay Tolerant Network Dissemination and / DTN.These techniques can increase the delivery ratio / sending data packets to the destination as well as a smaller delay time. In order to maintain the integrity of the data packets received bythe destination node, the authors have proposed a method of duplicate messages in thisresearch.
PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SALAH SATU SUMBER BELAJAR SISWA DAN GURU DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA Gde Ekayana, Anak Agung
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.502 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v12i2.6477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pemanfaatan internet sebagai salah satu sumber belajar siswa dan guru beserta hambatan-hambatannya dalam penggunaan internet sebagai salah satu sumber belajar yang ditinjau dari proses pembelajaran, lingkungan dan sarana prasarana. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian sekaligus populasi penelitian  yang terdiri atas siswa kelas X, XI, XII dan guru. Data primer diambil dengan metode kuesioner dengan angket sebagai instrumennya. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemanfaatan internet sebagai salah satu sumber belajar siswa dan guru di SMK Negeri 2 Depok Sleman berada pada kategori tinggi, dengan ini berarti fasilitas yang ada disekolah maupun dilingkungan sekolah sudah digunakan dengan optimal untuk mencari referensi belajar maupun untuk pembelajaran di sekolah. Pemanfaatan internet sebagai salah satu sumber belajar untuk siswa kelas X; 75%, siswa kelas XI ; 77.42%, siswa kelas XII; 71.88% dan guru; 66.66%. Ini berarti bahwa sarana prasarana yang ada di sekolah sudah memadai untuk digunakan oleh para siswa dan guru dalam mencari sumber-sumber belajar. Selain dari segi sarana prasarana hambatan pemanfaatan internet sebagai sumber belajar juga berasal dari internet yaitu makin banyaknya situs pertemanan, seperti facebook, twitter, kaskus dan situs hiburan yang ada di internet yang mempengaruhi produktifitas belajar siswa maupun guru.
STUDI KOMPARATIF MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SQUARE DAN THINK PAIR SHARE TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MAPEL TIK KELAS X SMA N 1 SUKASADA Januartini, Putu Deli; Agustini, Ketut; Sindu, I Gede Partha
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.892 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v13i2.8523

Abstract

 AbstrakTujuan penelitian ini untuk mengetahui (1) pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran Think Pair Square dan Think Pair Share terhadap hasil belajar siswa, (2) hasil belajar yang lebih baik antara model pembelajaran Think Pair Square  atau  Think Pair Share, (3) motivasi belajar siswa, (4) respon siswa.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas X1 dengan model Think Pair Square, kelas X3 dengan model Think Pair Share dan X5 dengan model Direct Instruction.Data hasil belajar dianalisis melalui uji prasyarat dengan hasil ketiga kelompok berdistribusi normal dan homogen serta uji hipotesis menggunakan Anova Satu Jalur dengan hasil terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Think Pair Square, Think Pair Share dan Direct Instruction. Kemudian uji lanjut t-Scheffe dengan hasil terdapat perbedaan hasil belajar penggunaan model pembelajaran Think Pair Square, Think Pair Share dan Direct Instruction. Dilihat dari rata-rata hasil belajar maka disimpulkan model Think Pair Square lebih baik dengan hasil belajar lebih tinggi. Hasil analisis angket Think Pair Square diketahui respon sangat positif dan tingkat motivasi belajar sangat tinggi, Think Pair Share diketahui respon positif dan tingkat motivasi belajar sangat tinggi. Kata kunci:  Think Pair Square, Think Pair Share, Direct Instruction, hasil belajar, motivasi belajar, dan respon siswa. AbstractThe purpose of this study were to determine (1) the significant influence of the application of think pair square and think pair share learning model on student’s learning achievement, (2) better learning achievement between think pair square and think pair share learning model, (3) student’s motivation, (4) the student’s responses.The research was a quasi-experimental design experiment with post test only control group design. The population of study was all the students in grade X. The sample were as X1 class with the application of Think Pair Square learning model, X3 class with the application of Think Pair Share learning model, and X5 class with the application of Direct Instruction learning model.The data was collected by cognitive and psychomotor tests. The student’s learning achievement were analyzed by the prerequisite test with the results of the three groups at normal distribution and homogenous, and the hypothesis tested by One Way Anova which means there is a significant effect on the application of think pair square, think pair share, and direct instruction learning models. Then it was conducted a further test t-Scheffe with the results there are differences in the learning achievement between think pair square, think pair share, and direct instruction learning models. According to the average result we made a conclusion that Think Pair Square was better learning models with higher student’s learning achievement. The questionnaires results shows that Think Pair Square was very high positiveresponse and very high learning motivation, Think Pair Share was high positive response and very high learning motivation. Keywords :   Think Pair Square, Think Pair Share, Direct Instruction, learning achievement, learning motivation, and student response. 
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN MENENTUKAN KELAYAKAN PENERIMAAN BANTUAN PENGUSAHA AYAM PETELUR OLEH DINAS PETERNAKAN KABUPATEN PESAWARAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING Muslihudin, Muhamad
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.852 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v14i2.10370

Abstract

Sistem pendukung keputusan menentukan kelayakan penerimaan bantuan pengusaha ayam petelur oleh dinas kabupaten pesawaran yang belum ada dan  di apalikasikan menggunakan computer sehingga dapat mempermudah dan mempercepat dalam pengambilan keputusan. Dalam pengambilan keputusan banyak permasalahan yang harus di putuskan dengan melihat beberapa kriteria (multicriteria) yaitu dalam menentukan penerimaan bantuan yang tepat untuk di jadikan modal usaha peternakan pada kabupaten pesawaran.Konsep dasar metode Simple Additive Weighting (SAW) adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternative pada semua attribute. Metode Simple Additive Weighting (SAW di pilih karena metode ini menentukan nilai bobot untuk setiap attribute, kemudian di lanjutkan dengan proses perankingan yang akan menyeleksi alternative terbaik dari sejumlah alternative, dalam hal ini alternative yang dimaksud adalah kelayakan penerimaan bantuan pengusaha ayam petelur oleh dinas peternakan kabupaten pesawaran berdasarkan kriteria kriteria yang di tentukan dengan hasil akhir dari perhitungan atau perangkingan diperoleh :V1 = 64,5 , V2 = 60 , V3 = 58,5 , V4 = 51,5 , V5 = 69,5 , V6 = 61 , V7 = 46 , dan V8 = 58.5. Nilai terkecil ada pada perengkingan V7, dengan demikian alternative A7(budi) adalah alternative yang terpilih sebagai alternative terbaik  Oleh karena itu peternakan budi adalah peternakan yang berhak menerima bantuan modal usaha dari dinas kabupaten pesawaran agar bantuan yang diberikan tersebut tepat sasaran.Kata Kunci : Metode Saw, Bobot Nilai, peternakan ayam, Kabupaten Pesawaran.
STUDI KELAYAKAN PEMBUKAAN PROGRAM DIPLOMA III TEKNOLOGI INFORMASI UNDIKSHA SINGARAJA Setemen, Komang; Hendra Suputra, Putu; Purnamawan, I Ketut
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.867 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v6i1.15

Abstract

Bali sebagai daerah tujuan wisata (DTW) yang makinmengglobal memberikan sejumlah peluang dan tantangan, seperti : terbukanya sejumlah lapangan kerja baru, baik dalam jenis, jumlah, dan jenjang kualifikasi tertentu. Lapangan pekerjaan itu sebagian besar bertalian langsung dengan industri pariwisata serta sistem pendukungnya.Misalnya, jasa bahasa asing (Inggris dll), manajemen bisnis danakuntansi, pemandu wisata, biro perjalanan, pengelolaan hotel, sport  dan rekreasi, kesenian, produk industri kecil/kerajinan, termasuk teknologi informasi. Secara umum maupun secara khusus di Bali, sampai saat ini bidang teknologi informasi sudah memasuki hampir seluruh cabang kehidupan dengan kecenderungan yang semakin meningkat. Untuk mengetahui kompetensi dan potensi kebutuhan lulusan teknologi informasi oleh pasar kerja, dan seberapa besar potensi lulusanSMA atau SMK untuk melanjutkan studi di program teknologi informasi, maka dilakukan studi kelayakan dalam bentuk penyebaran kuisioner kepada instansi-instansi pemerintah maupun swasta yang memanfaatkan teknologi informasi pada bidang kerjanya. Kuisioner juga disebarkan kepada siswa-siswi SMA atau SMK untuk mengetahui seberapa besar keinginannya untuk melanjutkan studi pada program teknologi informasi.Hasil analisis menunjukkan bahwa proyeksi kebutuhan tenaga teknologi informasi dan komunikasi di Bali masih cukup tinggi dengan angka prediksi minimal 3.886 orang / tahun. Prediksi kebutuhan tenaga ini meliputi beberapa kualifikasi : data entri, operator, teknisi, programmer, administrator jaringan, Pustakawan, Broadcasting dan desain grafis.Kebutuhan tenaga terbesar yakni 23,70 % diperoleh untuk tenaga kualifikasi programmer. Tuntutan kualifikasi kebutuhan tenaga teknologi informasi dan komunikasi yang bervariasi mengarahkan pada kurikulum Diploma III Teknologi Informasi hendaknya mendukung tercetaknya alumni yang mempunyai kemampuan praktis dan terampil sehingga terpenuhinya tuntutan tenaga-tenaga programmer handal pada bidangnya.Dilihat dari ketersediaan sumberdaya, kepemilikan UNDIKSHASingaraja terhadap sumberdaya manusia maupun prasarana dan sarana sudah cukup memadai untuk menopang pembukaan program Diploma III Teknologi Informasi.Kata kunci: studi kelayakan, teknologi informasi dan komunikasi, kuisioner.
KOMPARASI PERHITUNGAN PEMILIHAN MAHASISWA TERBAIK MENGGUNAKAN METODE PERHITUNGAN KLASIK DENGAN LOGIKA FUZZY MAMDANI & SUGENO Wantoro, Agus
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.184 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.13000

Abstract

Pemilihan mahasiswa terbaik di STMIK Teknokrat selama ini dilakukan belum efektif mulai dari pengumpulan nilai-nilai yang melibatkan Ketua Program Study, Ketua Kemahasiswaan, Staf BAAKU dan ketua organisasi mahasiswa. Berdasarkan data-data yang diperoleh, maka akan diberikan kepada ketua Program Study dan akan dilakukan pemilihan. Perhitungan Klasik dan Logika fuzzy merupakan metode yang dapat digunakan untuk melakukan pemilihan mahasiswa terbaik berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditentukan. Kriteria yang digunakan yaitu IPK, lama kuliah, prestasi mahasiswa dan organisasi yang masing-masing kriteria diberikan nilai atau rang. Metode fuzzy yang akan digunakan untuk melakukan perhitungan adalah Mamdani dan Sugeno. Dari kedua metode tersebut, maka akan dilakukan komparasi perbandingan dengan metode klasik untuk mengetahui perbedaaan hasil perhitungan dari Mamdani dan Sugeno. Penerapan perhitungan logika fuzzy menggunakan himpunan, lalu hitung derajat keanggotaan, predikat aturan dan penegasan. Berdasarkan nilai rata-rata dari perhitungan ketiga metode, maka didapat mahasiwa terbaik dengan nilai tertinggi adalah Reni dan Teguh. Dari hasil analisis perhitungan menggunakan metode perhitungan klasik, fuzzy mamdani dan sugeno, maka metode sugeno lebih mendekati nilai dari data senter dengan persentase sebesar 58,2% dan mamdani 41,7%
PERANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Mahedy, Kadek Surya
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 6, No 2 (2009): Edisi Juli 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.963 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v6i2.169

Abstract

Penerapan Teknologi Informasi (TI) saat ini telah menyebarhampir di semua bidang tidak terkecuali di sekolah ataupun perguruan tinggi. Sekolah sebagai institusi yang bertugas mengelola proses belajar mengajar, baik berupa pembelajaran langsung ataupun tidak lagsung. Kebutuhan akan TI sangat berhubungan dengan peran dari seorang guru untuk menguasi Teknologi Informasi sebagai mediator proses belajar mengajar.Pada artikel ini akan dijelaskan peranan TI untuk meningkatkankualitas pendidikan, baik dengan menggunakan media pembelajaran yang berbasis multimedia komputer ataupun dengan menggunakan media website atau yang sering dikenal dengan istilah cyber school. Pada artikel ini juga akan dijelaskan bagaimana kita memlih media pembelajaran yangtepat untuk proses pembelajaran.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025 Vol. 22 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025 Vol. 21 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024 Vol. 21 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024 Vol. 20 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023 Vol. 20 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023 Vol. 19 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022 Vol. 19 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022 Vol 18, No 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol. 18 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol. 18 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol 18, No 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol 17, No 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol. 17 No. 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol 17, No 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 17 No. 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 16 No. 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol 16, No 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol. 16 No. 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol. 15 No. 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol. 14 No. 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol. 13 No. 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol 13, No 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol. 12 No. 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol 12, No 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 11 No. 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol 10, No 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol 10, No 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol 9, No 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol. 9 No. 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol. 9 No. 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol 8, No 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol. 7 No. 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol 7, No 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol 7, No 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol. 6 No. 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Edisi Januari 2009 More Issue