cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan
ISSN : 02163241     EISSN : 25410652     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (JPTK) is a journal managed by the Faculty of Engineering and Vocational, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha). The scope of this journal covers the fields of Education, Electrical Engineering, Informatics, Computer Science, Information System, Vocational (Culinary, Fashion, Beauty and Tourism), Mechanical Engineering as well as learning. The incoming Article is are double blind peer-reviewed by at least two referees, and plagiarism checking will be carried out. JPTK is managed by issued twice a year i.e. in January and July.
Arjuna Subject : -
Articles 542 Documents
RANCANG BANGUN KEAMANAN TRANSFER DATA VOIP OVER VPN PADA SISTEM OPENSOURCE TRIXBOX Putra Darmawan, I Wayan Eka
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 11, No 1 (2014): EDISI JANUARI 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.211 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v11i1.4077

Abstract

VoIP (Voice over Internet) dikenal juga dengan sebutan IP (Internet Protocol) Telephony saat ini semakin banyak digunakan karena memiliki beberapa keunggulan, salah satu diantaranya yaitu tarif yang jauh lebih murah daripada tarif telepon tradisional sehinggapengguna telepon dapat memilih layanan tersebut sesuai dengan kebutuhannya. VoIP dapat mereduksi biaya percakapan sampai 70%. Selain memiliki beberapa keunggulan di atas,VoIP juga memiliki kelemahan yang sangat vital yaitu dari segi keamanan transfer suarakarena berbasis IP, sehingga siapapun bisa melakukan penyadapan dan perekaman terhadap data VoIP. Ganguan yang terjadi pada sistem VoIP ada berbagai macam diantaranya, transferdata yang lewat pada suatu jaringan seperti misalnya dapat disalahgunakan (abuse), dapatdibajak isi data tersebut (sniffing), dan tidak dapat mengakses server dikarenakan server yang kelebihan muatan (Denial of Services).Ada beberapa cara untuk mengamankan komunikasi data VoIP, antara lain, dengan mengamankan jalur yang digunakan pengguna untuk melakukan komunikasi VoIP denganmenggunakan metode VPN (Virtual Private Network) dan juga dapat dilakukan suatu metode kriptografi pada aplikasi VoIP tersebut sehingga data yang dikirimkan dapat dilindungidengan baik. VPN adalah teknik pengaman jaringan yang bekerja dengan cara membuat suatu tunnel sehingga jaringan yang dipercaya dapat menghubungkan jaringan yang ada diluar melalui internet. Titik akhir dari VPN adalah tersambungnya Virtual Channels (VCs)dengan cara pemisahan. Kenyataannya koneksi sebuah end-to-end VPN tergantung dari sebuah nilai dari hubungan daripada titik-titiknya. VPN mempunyai dua metode dalampengamanan yakni IPSec dan Crypto IP Encapsulation (CIPE). Selain itu dapat dipergunakan teknik Kriptografi (cryptography) yang merupakan ilmu dan seni penyimpanan pesan, data,atau informasi secara aman.Sistem VoIP menggunakan VPN ini diharapkan dapat memberikan keamanan transfer data pada jaringan internet maupun intranet.
FILM PEMBELAJARAN TARI JANGER KOLOK (TULI BISU) UNTUK GENERASI PENYANDANG KOLOK DI DESA BENGKALA Resdiana, Ni Putu Tina; Arthana, I Ketut Resika; Wirawan, I Made Agus
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 12, No 1 (2015): Edisi Januari 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v12i1.4900

Abstract

Pengembangan Media Film Pembelajaran Tari Janger  Kolok (Tuli Bisu) Untuk Generasi Penyandang Kolok (Tuli Bisu) di Desa Bengkala. Di Desa Bengkala terselip sesuatu yang menarik untuk ditelusuri. Ternyata, lebih dari 2% penduduk saat ini adalah penyandang tuli bisu. Masyarakat Desa Bengkala menyebutnya kolok. Menurut data yang di peroleh dari Kantor Kepala Desa, dulunya penyandang tuli bisu di Desa Bengkala ini hanya ada 1 orang dan kemudian meninggkat sehingga berjumlah sekitar 11 KK sampai saat ini jumlahnya sudah meningkat lebih dari 47 jiwa.Film ini merupakan sebuah film yang mempublikasikan kelestarian dari tarian yang sangat unik dan sangat menarik. Sehingga, sangat perlu dikembangkan suatu film pembelajaran agar nantinya dapat berfungsi bagi generasi kolok yang nantinya akan meneruskan kebudayaan ini. Dalam pembuatan Film Pembelajaran Tari Janger Kolok ini, metode penelitian atau perancangan Film Pembelajaran Tari Janger Kolok menggunakan model penelitian ADDIE. Model pengembangan ADDIE merupakan model desain pembelajaran yang berlandasan pada pendekatan sistem yang efektif dan efisien serta prosesnya yang bersifat interaktif yakni hasil evaluasi setiap fase dapat membawa pengembangan pembelajaran ke fase selanjutnya. Hasil akhir dari suatu fase merupakan produk awal bagi fase berikutnya. Model ini terdiri atas 5 fase atau tahap utama yaitu 1) Analyze (Analisis), 2) Design (Desain), 3) Develop (Pengembangan), 4) Implement (Implementasi), 5) Evaluate (Evaluasi). Berdasarkan angket penilaian dari ahli materi, ahli media dan responden media film maka diperoleh hasil, uji materi mendapat nilai presentase sebesar 86% jika dikonversi media mendapat kategori baik dan tidak perlu direvisi, dari uji ahli media I memperoleh presentase sebesar 90%  dan uji ahli media II memperoleh presentase sebesar 85%, uji ahli media III memperoleh presentase sebesar 83% jika di rata-rata dan dikonversi media mendapat nilai 86% baik dan tidak perlu direvisi dan berdasar hasil uji responden mendapat rerata presentase sebesar 90% jika dikonversi, maka media mendapat predikat sangat baik. Hasil akhir berupa Film Pembelajaran Tari Janger Kolok berformat DVD. Film ini diharapkan bisa memberikan tontonan yang menarik dan mendidik bagi penonton khususnya anak-anak penyandang kolok (Tuli Bisu) di Desa Bengkala. Selain itu dengan adanya pembuatan film  ini diharapkan bisa merangsang para pembuat media pembelajaran untuk membuat media yang lebih berkualitas. Sehingga dengan adanya media yang berkualitas bisa meningkatkan motivasi dan prestasi dalam mengembangkan diri.
PENGEMBANGAN TRAINER SIGNAL CONDITIONING Santoso, Djoko; Slamet, Slamet; Utami, Pipit; Wulandari, Bekti
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 13, No 1 (2016): Edisi Januari 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.845 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v13i1.6848

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan trainer signal conditioning dan menilai kelayakan trainer signal conditioning. Penelitian ini menggunakan model pengembangan yang terdiri dari analisis, desain, implementasi dan evaluasi, dimana letak evaluasi dan revisi terletak pada tiap tahapan. Evaluasi dilakukan oleh ahli materi, ahli media dan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan trainer signal conditioning melalui beberapa tahapan, diantaranya: (1) analisis diperoleh temuan bahwa: (a) alat dan pedoman praktik kurang update dan tidak match dengan dunia industri; (b) mahasiswa memerlukan gambaran hasil praktik; dan (c) mahasiswa memerlukan kemampuan trouble shooting; (2) pada tahapan desain diperoleh: (a) desain koper boks media yang didalamnya berisi 6 trainer yang terpasang dibagian atas koper, kemudian bagian dalam koper terdapat area signal conditioning, area project board, area alat ukur, area pembacaan signal menggunakan LCD, area penyimpan komponen dan area kabel; (b) pedoman praktik yang berisi 6 job praktik sesuai trainer yang dikembangkan; dan (c) manual book berisi petunjuk penggunaan trainer; (3) pada tahapan implementasi dilakukan pembuatan media berdasarkan desain; (4) pada tahapan evaluasi dilakukan penilaian media, dimana revisi dilakukan pada tiap tahapan. Hasil penelitian berikutnya menunjukkan bahwa nilai kelayakan media trainer signal conditioning secara umum memperoleh nilai 3,28 yang diintrepetasikan dalam kategori Sangat Baik dan diperoleh beberapa masukan yang telah diperbaiki, terkait penambahan jumlah bahan praktikum, penggantian kabel yang putus dan pembuatan kalimat instruksi. Nilai kelayakan yang dapat diinterpetasikan sangat baik pada trainer signal conditioning menunjukkan bahwa trainer ini dapat digunakan dalam pembelajaran dikelas. Kata Kunci : pengembangan, trainer, signal conditioning, kelayakan
PENGEMBANGAN FILM PEMBELAJARAN PERUBAHAN LINGKUNGAN PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNTUK KELAS 4 SEKOLAH DASAR NEGERI 2 GESING Sukma, Komang Agus Deny; Putrama, I Made; Divayana, Dewa Gede Hendra
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.744 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v14i1.9879

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan film pembelajaran perubahan lingkungan pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam untuk siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 2 Gesing; (2) mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan film pembelajaran perubahan lingkungan pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam untuk siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 2 Gesing. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R & D) dengan model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 2 Gesing tahun ajaran 2016/2017. Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa film pembelajaran perubahan lingkungan dalam kriteria sangat baik. Hasil yang diperoleh berdasarkan analisis uji ahli isi, uji ahli media, dan uji lapangan. Dari segi isi/materi pelajaran yang terkandung dalam film sudah sangat baik, dari segi desain media atau tampilan film sudah sangat baik, dan rata-rata respon siswa menyatakan film perubahan lingkungan masuk dalam kriteria sangat baik. Berdasarkan analisis dari 20 siswa diketahui 13 siswa menyatakan film perubahan lingkungan masuk dalam kriteria sangat baik dan 7 siswa menyatakan baik. Simpulan yang didapat yaitu sudah berhasil mengembangkan film pembelajaran perubahan lingkungan pada mata pelajaran ilmu pengetahuan alam untuk siswa Kelas 4 Sekolah Dasar Negeri 2 Gesing dan sudah berhasil mendeskripsikan respon siswa terhadap pengembangan film pembelajaran perubahan lingkungan. Kata kunci: Pengembangan film pembelajaran, perubahan lingkungan, ilmu pengetahuan alam, ADDIE
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH PADA MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN MATERI ELEKTRO LISTRIK UNTUK KELAS XI MIPA DAN IPS DI SMA Negeri 3 SINGARAJA pradipta, kadek aditya; Ariawan, Ketut Udy; Sutaya, I Wayan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.885 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v14i2.11107

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media interaktif berbasis adobe flash pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan materi elektro listrik. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan desain pengembangan media interaktif berbasis adobe flash pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan materi elektro listrik; (2) menguji validitas hasil   pengembangan   media   berbasis adobe flash pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan materi elektro listrik. Penelitian ini menggunakan model pengembangan research and development (RnD) dengan langkah-langkah penelitian: analisis kebutuhan, perencanaan media, pengembangan produk, validasi, Tampilan Media pembelajaran interaktif berbasis adobe flash didesain oleh peneliti tampak jelas siswa lebih fokus terhadap pelajaran yang akan dipelajari. Di dalam materi pelajaran di media disisipi konten berupa video ilustrasi, tutorial sebagai pendukung interaktifnya media pembelajaran yang dikembangkan, selain itu agar siswa juga dapat mengetahui bentuk nyata dari materi yang dipelajarinya. Berdasarkan hasil validasi dan ujicoba, diperoleh besaran validitas sebagai berikut: (1) dari ahli materi(guru) 92,85% pada kualifikasi sesuai, dan (2) dari ahli media 100%, pada kategori sesuai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media interaktif berbasis adobe flash pada mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan materi elektro listrik ini sesuai dengan konsep pada mater
Media Pembelajaran Bahasa Pemrograman C++ Erawati Dewi, Luh Joni
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 7, No 1 (2010): Edisi Januari 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.915 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v7i1.31

Abstract

Tulisan ini adalah hasil pengembangan Media Pembelajaran BahasaPemrograman C++. Media pembelajaran ini merupakan media yang diharapkanmembantu pengguna dalam memahami konsep dan fitur yang terdapat pada bahasapemrograman C++. Media ini dapat digunakan sebagai alternatif untuk pembelajaranmandiri bagi pengguna. Adapun materi yang dicakup dalam media ini adalah sejarahmunculnya C++, struktur program, elemen dasar pemrograman dalam bahasa C++,operasi arimatika, percabangan, perulangan sampai dengan array dan fungsi. Mediapembelajaran ini dikembangkan mengikuti paradigma prototyping dengan toolspembantu berupa piranti lunak Adobe Flash CS3, Adobe Photoshop CS3 dan Audacity.Hasil akhir dari pengembangan media ini berbentuk compact disk interaktif dengansasaran pengguna adalah pebelajar yang ingin belajar bahasa pemrograman C++.Kata-kata kunci: bahasa pemrograman, bahasa pemrograman C++, mediapembelajaran.
Sistem Monitoring Detak Jantung dan Lokasi Pasien Resika Arthana, I Ketut; Pradnyana, I Made Ardwi; Kurniati, Desak Putu Yuli
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (651.886 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i1.13115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring detak jantung dan lokasi pasien untuk memantau kesehatan manusia. Salah satu aspek penting dalam kesehatan manusia adalah mendeteksi detak jantung. Penderita penyakit jantung seringkali mengalami gangguan secara tiba-tiba dan perlu penanganan yang cepat. Oleh karena itu diperlukan suatu teknologi untuk bisa mendeteksi detak jantung pasien serta bisa memberikan pemberitahuan ketika terjadi permasalahan pada jantung pasien. Pemberitahuan tersebut berupa ukuran detak jantung pasien yang akan dikirimkan ke keluarga atau dokter keluarga dari pasien sehingga bisa mendapatkan penanganan yang cepat. Selain itu,  lokasi pasien  i perlu diketahui agar bisa segera mendapatkan pertolongan. Pada penelitian ini dikembangan  sistem untuk mendeteksi detak jantung dan pemberian notifikasi berupa lokasi pasien saat ini. Tahapan penelitian ini meliputi Analisa teknologi dan analisa aspek-aspek yang perlu diperhatikan pada pasien, Desain arsitektur sistem, Pengembangan aplikasi pendukung dan sensor, Implementasi aplikasi pada sensor serta Evaluasi sistem.  Pada tahap analisa dilakukan identifikasi kebutuhan teknologi baik berupa perangkat keras maupun perangkat lunak untuk mendeteksi detak jantung dan lokasi pasien yang kemudian dirancang arsitektur pada tahapan design. Pengembangan dilakukan dengan merangkai perangkat-perangkat tersebut sehingga menjadi peralatan untuk mendeteksi detak jantung dan lokasi pasien.  Uji coba dilakukan dengan membandingkan dengan perangkat sejenis. Berdasarkan hasil pengujian terhadap 5 responden, diperoleh rata-rata perbedaan antara alat yang dikembangkan dengan tensimeter manual yaitu 1.5 BPM, sedangkan rata-rata perbedaan antara alat yang dikembangkan dengan pengukuran manual sebesar 2.8 BPM. Akurasi posisi pasien sekitar 20 meter, tergantung posisi pasien saat ini apakah didalam ruangan ataupun diluar ruangan.  Sedangkan respon terhadap request ukuran detak jantung berkisar 1.5 menitKata kunci: Sensor Detak Jantung, Arduino, GPS
ANALISA PENGEMBANGAN SOFTWARE QUALITY ASSURANCE PLAN (SQAP) UNTUK PENGEMBANG SOFTWARE KECIL DI INDONESIA DENGAN MENGACU PADA DOKUMEN IEEE STD 730â„¢-2002 DAN ISO/IEC 90003:2004 Purnamawan, Ketut
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 7, No 2 (2010): Edisi Juli 2010
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.805 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v7i2.2847

Abstract

SQAP, SQA, Pengembangan Software, Pengembang Software
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA VIRTUAL REALITY DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KLASIKAL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI TK NEGERI PEMBINA SINGARAJA Dharma, Kadek Yuda; Sugihartini, Nyoman; Arthana, I Ketut Resika
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.742 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v15i2.14481

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perbedaan hasil belajar anak yang belajar menggunakan media Virtual Reality dengan anak yang belajar menggunakan media LKA pada tema pengenalan kendaraan di TK Negeri Pembina Singaraja (2) mengetahui respon anak setelah menggunakan media Virtual Reality pengenalan kendaraan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian mencangkup seluruh anak kelompok B di TK Negeri Pembina Singaraja dengan jumlah 31 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan lembar posttest untuk mengukur hasil belajar, dan metode angket untuk mengukur respon anak. Data hasil belajar kemudian dianalisis dengan melakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukan (1) bahwa kelas eksperimen mempunyai hasil belajar lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Maka dapat dikatakan terdapat pengaruh penggunaan media virtual reality terhadap hasil belajar siswa di TK Negeri Pembina Singaraja. Hasil uji-t memperoleh thitung sebesar 4,794 dan ttabel sebesar 1,699 untuk dk sebesar 29 dengan taraf signifikan 5%. Berdasarkan kriteria pengujian diperoleh thitung > ttabel, ini berarti H0 ditolak. (2) respon siswa dari penerapan media virtual reality pada materi pengenalan kendaraan adalah sangat positif dilihat dari rata -rata skor hasil angket respon siswa yaitu 4,56.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR TIK SISWA KELAS XI BAHASA1 SMA NEGERI 3 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2009/2010 Yuni, Ni Wayan
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 9, No 2 (2012): Edisi Juli 2012
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.232 KB) | DOI: 10.23887/jptk-undiksha.v9i2.2871

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (1) meningkatkan aktivitas belajar siswa dan (2) meningkatkan hasil belajar siswa dalam pelajaran TIK melalui implementasi model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan subjek sebanyak 43 orang siswa kelas XI Bahasa1 SMA Negeri 3 Singaraja pada tahun ajaran 2009/2010. Objek penelitian ini adalah (1) aktivitas belajar siswa dan (2) hasil belajar siswa terhadap pelajaran TIK. Penelitan ini berlangsung ke dalam dua siklus pembelajaran dengan tahap-tahap tiap siklus adalah (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi/ evaluasi, dan (4) refleksi. Jenis data yang dikumpulkan adalah data mengenai (1) aktivitas belajar siswa dan (2) hasil belajar siswa. Data aktivitas belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, sedangkan data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan observasi. Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) implementasi pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa, yaitu dari 3,8 dengan kategori cukup aktif pada siklus I menjadi 6,0 dengan kategori aktif pada siklus II, (2) implementasi pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa, yaitu pada siklus I rata-rata () hasil belajar siswa diperoleh sebesar 77,0 dengan kategori tuntas meningkat pada siklus II menjadi 82,7 dengan kategori tuntas, daya serap (DS) siswa pada siklus I diperoleh sebesar 77,0% dengan kategori tuntas meningkat menjadi 82,7% dengan kategori tuntas pada siklus II, dan ketuntasan klasikal (KK) pada siklus I diperoleh sebesar 68,3% dengan kategori tidak tuntas kemudian meningkat pada siklus II menjadi 90,0% dengan kategori tuntas. Kata-kata kunci:         model pembelajaran kooperatif STAD, aktivitas belajar, hasil belajar TIK

Page 7 of 55 | Total Record : 542


Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 22 No. 2 (2025): Edisi Juli 2025 Vol. 22 No. 1 (2025): Edisi Januari 2025 Vol. 21 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024 Vol. 21 No. 1 (2024): Edisi Januari 2024 Vol. 20 No. 2 (2023): Edisi Juli 2023 Vol. 20 No. 1 (2023): Edisi Januari 2023 Vol. 19 No. 2 (2022): Edisi Juli 2022 Vol. 19 No. 1 (2022): Edisi Januari 2022 Vol 18, No 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol. 18 No. 2 (2021): Edisi Juli 2021 Vol 18, No 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol. 18 No. 1 (2021): Edisi Januari 2021 Vol. 17 No. 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol 17, No 2 (2020): Edisi Juli 2020 Vol 17, No 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol. 17 No. 1 (2020): Edisi Januari 2020 Vol 16, No 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol. 16 No. 2 (2019): Edisi Juli 2019 Vol. 16 No. 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol 16, No 1 (2019): Edisi januari 2019 Vol 15, No 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol. 15 No. 2 (2018): Edisi Juli 2018 Vol 15, No 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol. 15 No. 1 (2018): Edisi Januari 2018 Vol. 14 No. 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 2 (2017): Edisi Juli 2017 Vol 14, No 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol. 14 No. 1 (2017): Edisi Januari 2017 Vol. 13 No. 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol 13, No 2 (2016): Edisi Juli 2016 Vol 13, No 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol. 13 No. 1 (2016): Edisi Januari 2016 Vol 12, No 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol. 12 No. 2 (2015): Edisi Juli 2015 Vol. 12 No. 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol 12, No 1 (2015): Edisi Januari 2015 Vol. 11 No. 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 2 (2014): Edisi Juli 2014 Vol 11, No 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol. 11 No. 1 (2014): EDISI JANUARI 2014 Vol 10, No 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol. 10 No. 2 (2013): Edisi Juli 2013 Vol 10, No 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 10 No. 1 (2013): Edisi Januari 2013 Vol. 9 No. 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol 9, No 2 (2012): Edisi Juli 2012 Vol. 9 No. 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 9, No 1 (2012): Edisi Januari 2012 Vol 8, No 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol. 8 No. 2 (2011): Edisi Juli 2011 Vol 8, No 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol. 8 No. 1 (2011): Edisi Januari 2011 Vol 7, No 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol. 7 No. 2 (2010): Edisi Juli 2010 Vol 7, No 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol. 7 No. 1 (2010): Edisi Januari 2010 Vol 6, No 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol. 6 No. 2 (2009): Edisi Juli 2009 Vol. 6 No. 1 (2009): Edisi Januari 2009 Vol 6, No 1 (2009): Edisi Januari 2009 More Issue